cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 2,725 Documents
IMPLEMENTASI KONTROLER P-PI KASKADE UNTUK MENINGKATKAN KEAKURATAN MESIN BUBUT CNC Safitri, Erista Budi; Rameli, Mochammad; A.K., Rusdhianto Effendie
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.831

Abstract

Beberapa industri manufaktur skala kecil menengah masih menggunakan mesin bubut konvensional dalam pengerjaan benda kerja karena tingginya biaya operasional yang dibutuhkan untuk sebuah  mesin bubut CNC (Computer Numerical Control). Mesin bubut konvensional memiliki kelemahan yaitu ketidakpastian dan ketergantungan hasil produksi pada operator sehingga menyebabkan mesin ini tidak memiliki efisiensi dan produktifitas tinggi. Kualitas benda kerja yang dihasilkan beragam karena keakuratan saat tracking lintasan tidak dapat dicapai dengan baik seperti pada mesin CNC.  Kelemahan ini dapat diatasi dengan cara retrofit dengan menambahkan CNC sebagai pusat kontrol sehingga mesin bubut konvensional dapat bekerja secara otomatis selayaknya mesin CNC. Keakuratan saat tracking lintasan ditingkatkan dengan menggunakan kontroler P-PI kaskade sehingga kualitas benda kerja yang dihasilkan menjadi lebih baik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan kontroler P-PI kaskade hasil desain dinilai lebih baik daripada kontroler P-PI kaskade hasil auto-tuning. Tingkat presisi mengalami peningkatan dengan nilai error steady state sebesar 0,88% pada Motor X dan 3,97% pada Motor Z. Error saat tracking lintasan juga lebih kecil dengan nilai indeks IAE sebesar 65.458 pulse pada Motor X dan 82.202 pulse pada Motor Z
INSTRUMENTASI ELEKTROKARDIOGRAFI DENGAN CAPACITIVE CONTACT ELECTRODE PADA KURSI Emilia, Monica Regina; Arifin, Achmad
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16110

Abstract

Elektrokardiograf secara konvensional menggunakan elektroda Ag-AgCl sebagai conductive contact dan kabel sebagai penghubung antara elektroda dengan elektrokardiograf. Metode yang digunakan bersifat direct sehingga elektroda melekat langsung pada kulit. Konfigurasi ini mengakibatkan ruang gerak pengguna menjadi terbatas dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini akan difokuskan pada perancangan Instrumentasi Elektrokardiografi secara indirect menggunakan capacitive electrode. Elektroda dibuat dengan menggunakan komponen IC dengan input impedansi tinggi sehingga sinyal jantung dapat direkam walau terhalang oleh pakaian sekalipun. Elektroda dibuat sejumlah 2 buah dan diletakkan pada sandaran kursi, sedangkan untuk ground digunakan PCB berukuran 30cmx30cm sebagai alas duduk. Ketiga sinyal ini kemudian dilewatkan pada rangkaian penguat instrumentasi, filter dan baseline restoration untuk menguatkan dan menghilangkan komponen sinyal yang tidak diperlukan. Dari pengujian yang telah dilakukan, sinyal QRS complex dapat terdeteksi dengan jelas. Kualitas sinyal yang dihasilkan sangat bergantung dari pakaian yang digunakan. Oleh karena itu capacitive electrode memiliki peluang yang besar untuk dijadikan sebagai elektroda alternatif yang bisa digunakan dalam jangka panjang.
ANALISA SPEKTRUM MOTOR IMAGERY PADA SINYAL AKTIVITAS OTAK Chandra, Johan; Arifin, Achmad; Fatoni, Muhammad Hilman
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16103

Abstract

Otak merupakan organ vital pada tubuh manusia yang berperan sebagai pusat kendali sistem saraf manusia. Sinyal yang dikeluarkan otak (EEG) mengandung berbagai informasi yang dapat dimanfaatkan pada teknologi BCI. Salah satu informasi yang dapat digunakan adalah informasi motorik baik mengenai motor execution maupung motor imagery. Pada penderita stroke yang biasanya mengalami kelumpuhan pada anggota gerak tubuhnya, informasi mengenai motor imagery dapat dimanfaatkan untuk aplikasi Brain Computer Interface terutama dalam rehabilitasi kelumpuhan anggota gerak pasien tersebut. Pada penelitian ini dirancang sebuah alat sistem EEG untuk merekam sinyal EEG pada otak untuk menganalisa spektrum motor imagery pada sinyal aktivitas otak. Sistem terdiri dari rangkaian filter pasif, rangkaian proteksi, penguat isntrumentasi, common mode rejection, amplifier, dan filter. Pengujian dilakukan dengan membandingkan sinyal EEG pada tasking motor imagery dan motor execution. Selanjutnya, informasi motorik baik motor execution dan motor imagery dapat diaplikasikan lebih lanjut pada sistem BCI terutama pada rehabilitasi medik.
SISTEM RESTORASI GERAK SENDI SIKU MENGGUNAKAN FUNCTIONAL ELECTRICAL STIMULATION Widjaja, Erwin Setiawan; Arifin, Achmad; Arrofiqi, Fauzan; Nuh, Mohammad
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16067

Abstract

Persendian anggota gerak atau fungsi motorik seorang pasien pasca stroke dan Spinal Cord Injury (SCI) melalui penelitian yang dilakukan menggunakan EMG dan pengukuran secara mekanis, menunjukan bahwa pergerakan persendian tersebut lebih kaku di bandingkan dengan persendian anggota gerak orang normal. Hal ini di akibatkan karena penyakit stroke yang menyerang otak seseorang, sehingga pergerakan persendian akan menjadi terbatas dalam jangka waktu tertentu. Oleh karena itu, persendian yang jarang digerakkan akan menyebabkan melemahnya sistem saraf dan otot untuk melakukan pergerakan pada persendian. Salah satu cara rehabilitasi pergerakan persendian tersebut adalah menggunakan Functional Electrical Stimulation (FES). Alat tersebut akan memberikan stimulus elektrik kepada otot melalui kulit, sehingga otot akan berkontraksi dan menimbulkan gerakan. Electrical stimulator dirancang untuk menghasilkan output berupa gelombang kotak untuk menggerakan persendian, dimana sinyal tersebut memiliki karakteristik lebar pulsa 200µS, frekuensi 20Hz dan amplitudo maksimal 100 V. Penempatan dari elektroda pada tangan, akan mempengaruhi pergerakan yang akan di bentuk oleh sendi siku. Selain itu besar tegangan yang digunakan akan mempengaruhi besar sudut yang di hasilkan. Melalui pengujian didapatkan tegangan minimum untuk menggerakkan otot biceps sebesar 31 V dan tegangan maksimum untuk mencapai sudut yang di inginkan sebesar 56.66 V melalui percobaan terhadap 3 subyek.
STUDI EKSPERIMENTAL FUZZY FES CONTROL UNTUK PERGERAKAN KNEE JOINT Setiawan, Stanley; Arifin, Achmad; Arrofiqi, Fauzan; Basith, Aidatunisadina Linazizah; Nuh, Mohammad
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16065

Abstract

Pada penelitian ini telah dikembangkan sebuah perangkat wearable functional electrical stimulation untuk merestorasi gerakan knee joint. Perangkat keras dirancang dengan menggunakan sensor accelerometer dan gyroscope yang dapat mengukur posisi dan kemiringan sudut, dan electrical stimulator yang menstimulasikan otot untuk melakukan knee extension dan knee flexion. Pada pengujian sistem sensor, dilakukan pengukuran pada model kaki statis yang digerakkan dan didapatkan nilai RMSE pada knee joint sebesar 0.714°. Pada pengujian rangkaian electrical stimulator tegangan maksimum yang dapat dihasilkan 95 Volt, frekuensi 20 Hz dan lebar pulsa 200 ?S. Untuk menguji pada subyek, elektroda ditempatkan pada otot BFLH untuk melakukan knee flexion dan otot vastus femoris untuk knee extension. Besarnya tegangan pada saat stimulasi knee flexion umumnya lebih besar daripada stimulasi knee extension. Hasil pembacaan sensor pada subyek kemudian akan dijadikan sebagai feedback untuk sistem kendali cycle-to-cycle control yang dikendalikan oleh fuzzy rule based system. Untuk melakukan knee extension, metode yang digunakan adalah multiple input single output yang menggunakan nilai error dan desired range sebagai input, sedangkan dalam melakukan knee flexion digunakan single input single output yang hanya menggunakan nilai error sebagai input. Keluaran fuzzy system ini adalah ?TB sebagai burst duration dari stimulasi yang dihasilkan
SISTEM MONITORING ELEKTROKARDIOGRAFI BERBASIS APLIKASI ANDROID Hendrata, Theo Wiranadi; Arifin, Achmad
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16059

Abstract

Satu dari sepuluh kematian di dunia disebabkan oleh penyakit jantung. Hal ini menjadikan serangan jantung peringkat pertama penyebab kematian di dunia tiap tahunnya. Aktivitas fisik yang berat dan kondisi jantung yang tidak dipantau menyebabkan jantung mengalami kekurangan oksigen, sehingga akhirnya memicu serangan jantung. Terlebih, tanda tanda serangan jantung harus dikenali dan ditangani dengan segera, atau dapat dipastikan akan terjadi kerusakan permanen pada otot jantung yang bila berlangsung lama dipastikan akan berujung pada kematian. Peran pemantauan kondisi jantung ini dapat dilakukan dengan memantau sinyal jantung menggunakan elektrokardiogramOleh karena itu dibutuhkan adanya sistem monitoring elektrokadiografi berbasis android. Alat ini berupa elektrokardiogram portabel yang terintegrasi dengan perangkat smartphone. Alat ini bekerja dengan menangkap sinyal jantung melalui elektroda, kemudian diamplifikasi dan difilter, dan diolah di mikrokontroler untuk memperoleh parameter irama jantung sebagai tanda kelelahan jantung. Sinyal tersebut lalu dikirimkan melalui komunikasi bluetooth ke perangkat android. Dari sana dapat diperoleh detak jantung dan zona detak jantung secara spesifik. Dari data tersebut, ketika terdeteksi kelelahan dari irama jantung akan muncul peringatan pada aplikasi perangkat pengguna.
OPTIMASI PEMBEBANAN PEMBANGKIT MENGGUNAKAN RANDOM DRIFT PARTICLE SWARM OPTIMIZATION (RDPSO) PADA SISTEM INTERKONEKSI JAWA – BALI 500 KV Abri, Khalid
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16056

Abstract

Optimasi pembebanan pembangkit adalah sebuah upaya untuk merumuskan kombinasi daya output beberapa generator secara optimal. Tujuan utamanya adalah untuk meminimalisir biaya bahan bakar dari generator yang beroperasi. Pada tugas akhir ini, optimasi dilakukan dengan metode Random Drift Particle Swarm Optimization (RDPSO). RDPSO adalah metode yang terinspirasi oleh pergerakan elektron pada suatu konduktor metal yang berada di area bermedan listrik. Metode ini menghasilkan evolusi dalam sebuah set algoritma untuk penyelesaian fungsi non-linear. RDPSO digunakan untuk menemukan daya output yang optimum dari generator sistem interkoneksi Jawa ? Bali 500 kV yang sedang beroperasi memenuhi beban pelanggan pada 19 Februari 2016. Hasilnya, RDPSO mampu menghemat biaya bahan bakar sekitar 0.65% dari total biaya realisasi PLN. Disamping itu, RDPSO mampu menemukan titik yang lebih optimum secara cepat jikalau dibandingkan dengan metode Particle Swarm Optimization (PSO).
FEATURE SELECTION PADA DATASET FAKTOR KESIAPAN BENCANA PADA PROVINSI DI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE PCA (PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS) Putra, Septa Firmansyah; Pradina, Renny; Hafidz, Irmasari
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atribut-atribut apa yang akan digunakan untuk klasterisasi provinsi di Indonesia berdasarkan faktor kesiapan dalam menghadapi bencana. Data yang digunakan terdiri dari tiga kelompok data yaitu data jumlah kejadian bencana yang terdiri dari 19 sub-atribut, data jumlah fasilitas kesehatan yang terdiri dari 14 sub-atribut dan data jumlah tenaga kesehatan yang terdiri dari 11 sub atribut. Penelitian ini dapat menjadi gambaran tentang bagaimana melakukan pembersihan dan pemilihan data sebelum digunakan dalam proses klasterisasi. Data-data ini akan dibersihkan dan dipilih sebelum nantinya digunakan pada proses klasterisasi. Proses pembersihan dan pemilihan data dilakukan dengan bantuan PCA (Principal Component Analysis) namun sebelumnya dibersihkan telebih dahulu dengan cara manual. Penelitian dibagi menjadi 3 percobaan. Pada percobaan pertama didapatkan 31 sub-atribut yang siap digunakan, percobaan kedua didapatkan 29 sub-atribut yang siap digunakan dan pada percobaan ketiga didapatkan 24 sub-atribut yang siap digunakan.
KLASIFIKASI CITRA MENGGUNAKAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) PADA CALTECH 101 Eka Putra, Wayan Suartika
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v5i1.15696

Abstract

Deep Learning adalah sebuah bidang keilmuan baru dalam bidang Machine Learning yang akhir-akhir ini berkembang karena perkembangan teknologi GPU accelaration. Deep Learning memiliki kemampuan yang sangat baik dalam visi komputer. Salah satunya adalah pada kasus klasifikasi objek pada citra. Dengan mengimplementasikan salah satu metode machine learning yang dapat digunakan untuk klasifikasi citra objek yaitu CNN. Metode CNN terdiri dari dua tahap. Tahap pertama adalah klasifikasi citra menggunakan feedforward. Tahap kedua merupakan tahap pembelajaran dengan metode backpropagation. Sebelum dilakukan klasifikasi, terlebih dahulu dilakukan praproses dengan metode wrapping dan cropping untuk memfokuskan objek yang akan diklasifikasi. Selanjutnya dilakukan training menggunakan metode feedforward dan backpropagation. Terakhir adalah tahap klasifikasi menggunakan metode feedforward dengan bobot dan bias yang diperbarui. Hasil uji coba dari klasifikasi citra objek dengan tingkat confusion yang berbeda pada basis data Caltech 101 menghasilkan rata-rata nilai akurasi mencapai. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode CNN yang digunakan pada Tugas Akhir ini mampu melakukan klasifikasi dengan baik.
IDENTIFIKASI AKTIVITAS MANAJEMEN PERUBAHAN ORGANISASI PADA IMPLEMENTASI ERP DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA XI MENGGUNAKAN MODEL ADKAR Anundra, Rizki Nugraha; Holil, Achmad
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.15990

Abstract

Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan sistem yang kompleks sehingga angka kegagalan dalam proyek implementasinya sangat tinggi. Manajemen perubahan merupakan salah satu faktornya. PT Perkebunan Nusantara XI (PTPN XI), salah satu perusahaan Badan Umum Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang agribisnis akan mengimplementasikan ERP sehingga perlu manajemen perubahan yang baik agar implementasi berjalan sukses. ADKAR merupakan salah satu model manajemen perubahan organisasi. Model ini digunakan sebagai dasar perencanaan strategi manajemen perubahan organisasi di PTPN XI. Manajemen perubahan dapat diinisiasi melalui strategi yang diwujudkan dengan berbagai aktivitas untuk membangun kesadaran (awareness), menumbuhkan keinginan (desire) dan memberikan pengetahuan (knowledge). Seluruh aktivitas ini didapatkan dari hasil analisis dari literatur yang disesuaikan dengan kondisi di PTPN XI melalui observasi, wawancara dan diskusi dengan Kepala Divisi TI PTPN XI. Hasil dari penelitian ini berupa kumpulan aktivitas manajemen perubahan yang dipetakan berdasarkan pada elemen ADKAR dan diurutkan berdasarkan tingkat keefektifan dari masing-masing elemen ADKAR.

Page 1 of 273 | Total Record : 2725