cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
REKA KARSA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
KAJIAN DESAIN STRUKTUR RUMAH TINGGAL MASYARAKAT KAMPUNG NAGA DI TASIKMALAYA Pynkyawati, Theresia; Agung, Efri; Noviandi, Aditya; Suhardiman, Raden Nenden; Putri, Mutiara Anggita
REKA KARSA Vol 2, No 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.195 KB) | DOI: 10.26760/rekakarsa.v2i3.597

Abstract

Abstrak Kampung Naga merupakan salah satu kampung adat yang terletak di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Kesederhanaan tradisi yang didasari oleh hubungan manusia dan alam telah menjadi identitas dari masyarakat Kampung Naga sebagai kearifan lokal dan tercermin dalam arsitektur rumah tinggal. Rumah tinggal di Kampung Naga memiliki keunikan yang berasal dari kesederhanaan tatanan masa, desain struktur dan material sehingga menarik untuk dikaji. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui desain struktur yang digunakan oleh masyarakat Kampung Naga yang didasari teori pola ruang Francis D.K Ching, serta material yang digunakan seperti kayu, batu, bambu dan lain lain. Hasil Kajian menunjukan bahwa tatanan masa rumah tinggal di Kampung Naga memiliki pola linear. Bangunan rumah tinggal menggunakan pondasi umpak dengan material batu kali dan desain atap jolopong dengan rangka kayu. Kata kunci: vernakular, material struktur, desain struktur, Kampung Naga Abstract Kampung Naga is a traditional village located in the district of Tasikmalaya, West Java. Simplicity tradition based on the relationship between humans and nature has become the identity of people in Kampung Naga as the local wisdom and reflected in residential architecture. House in Kampung Naga has a uniqueness that comes from the simplicity of building patterns, structure design and material, make this case interesting to study. This study aims to determine the design of structures used by the people of Kampung Naga is based on the theory of Francis DK Ching space patterns, and materials used such as wood, stone, bamboo and others. The study results showed that the system of residential houses in Kampung Naga has a linear pattern. Residential buildings using the umpak foundation with stone materials and jolopong roof design with wood frame. Keywords: vernakular, material of structure, structure design, Kampung Naga
CARA PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN MATERIAL FASAD VERTIKAL NON STRUKTURAL PADA BANGUNAN RUMAH SUSUN Hendarto, Tecky; Kahfi, Muhammad; Danudja, Aditya; Khairana, Nadhifa; Pramudiani, Arini
REKA KARSA Vol 4, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.475 KB) | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i4.1349

Abstract

CARA PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN MATERIAL FASAD VERTIKAL NON STRUKTURAL PADA BANGUNAN RUMAH SUSUN   muhammad kahfi, aditya danudja, nadhifa khairana, arini pramudiani, tecky hendrarto Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional Email : muhammadkahfi2552@gmail.com   Abstrak Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) semakin berkembang di Bandung tetapi ada beberapa hal yang terabaikan, salah satunya adalah dari segi pemeliharaan dan perawatan bangunan, khususnya pemeliharaan dan perawatan fasad vertikal pada bangunan, yang dapat mempengaruhi faktor kenyamanan, kelayakan, dan kesehatan bagi penghuninya. Guna mengetahui aspek kelayakan dari pemeliharaan dan perawatan fasad vertikal pada bangunan rumah susun sederhana sewa yang berada di Cingised, Arcamanik, Bandung, dilakukan kajian tentang cara pemeliharaan dan perawatan fasad vertikal dengan menggunakan metode analisis deskriptif, yaitu membandingkan kasus desain, terhadap teori dan peraturan yang berlaku. Kajian ini bertujuan untuk rumah susun yang layak huni oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah, baik secara visual, kesehatan, dan kenyamanan yang salah satunya dapat dipengaruhi oleh cara pemeliharaan dan perawatan fasad vertikal pada bangunan hunian vertikal. Kata Kunci : Rusunawa, pemeliharaan dan perawatan, material. Abstract The vertical residences such as mansions seem to be expanding in Bandung City, but there are some aspects overlooked; one of them is building maintenance, particularly the facade maintenance of inside and outside of the buildings that could affect on the convenience, feasibility, and the health factors of its residents. In order to know the feasibility aspect of the material maintenance of inside and outside of the buildings, we conduct a study by using descriptive analysis method which compares the design case to the theories and regulations about how to conduct a facade maintenance for inside and outside of the mansion. A study about the mansion which located in Cingised, Bandung aims to build a feasible residence for the lower middle society based on visual, health, and convenience aspects in which one of them could be affected by the method of facade maintenance for inside and outside vertical residence. Keywords : vertical residence, maintenance, material
KAJIAN BENTUK FASAD DEPAN HOTEL ASTON PRIMERA Hidayat, Achsien; Hendratmoko, Yoma; Raezah, Mohammad; Widodo, Agus Ekoprasetyo
REKA KARSA Vol 1, No 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.903 KB) | DOI: 10.26760/rekakarsa.v1i1.187

Abstract

ABSTRAKArsitektur dewasa ini harus mampu memahami kekhasan suatu bentuk pada bangunan, denganpemanfaatan secara maksimum dari penggunaan bahan-bahan bangunan, tekstur bahanbangunan, serta warna permukaan yang akan diterapkan pada facade bangunan tersebut,sehingga suatu bangunan mempunyai ciri khas sendiri yang berbeda dari bangunan-bangunanyang ada. Facade pada bangunan Hotel Aston Primera Pasteur ini terlihat sederhana denganbentuk geometris dan warna yang khas. Bentuk dasar pada bangunan ini terlihat jelas, yaituperpaduan antara persegi panjang dan bujur sangkar. Bentuk geometris tersebut juga diterapkan pada bentuk jendela dan tower, sehingga pada facade bangunan terlihat suatu polayang tersusun baik. Namun bentuk facade dan nilai kenyamanan tersebut diharapkan sesuaidengan kebutuhan bangunan.Kata Kunci: Wujud, Dimensi, Warna, Tekstur, Posisi, OrientasiABSTRAKArsitektur dewasa ini harus mampu memahami kekhasan suatu bentuk pada bangunan, denganpemanfaatan secara maksimum dari penggunaan bahan-bahan bangunan, tekstur bahanbangunan, serta warna permukaan yang akan diterapkan pada facade bangunan tersebut,sehingga suatu bangunan mempunyai ciri khas sendiri yang berbeda dari bangunan-bangunanyang ada. Facade pada bangunan Hotel Aston Primera Pasteur ini terlihat sederhana denganbentuk geometris dan warna yang khas. Bentuk dasar pada bangunan ini terlihat jelas, yaituperpaduan antara persegi panjang dan bujur sangkar. Bentuk geometris tersebut juga diterapkan pada bentuk jendela dan tower, sehingga pada facade bangunan terlihat suatu polayang tersusun baik. Namun bentuk facade dan nilai kenyamanan tersebut diharapkan sesuaidengan kebutuhan bangunan.Kata Kunci: Wujud, Dimensi, Warna, Tekstur, Posisi, Orientasi
PENGOLAHAN ELEMEN PADA FASAD BANGUNAN APARTEMENT COSMO TERRACE TERHADAP TEMA BACK TO THE CITY Aji, Iman; Lestari, Mutiara Dwi; Anthony, Anastasia Levina
REKA KARSA Vol 4, No 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (889.57 KB) | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i3.1402

Abstract

Pengolahan Elemen Pada Fasad Bangunan Apartement Cosmo Terrace Terhadap Tema Back To The City Utami, Iman Aji, Mutiara Dwi Lestari, Anastasia Levina Anthony Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional Email: iman.aji1894@gmail.com ABSTRAK Apartemen  memiliki atribut-atribut yang berperan dalam mendukung fungsi apartemen sebagai hunian serta merupakan faktor yang dipertimbangkan penghuni dalam memilih apartemen. Salah satu faktor yang paling mudah dinilai oleh orang awam adalah fasade sebuah bangunan. Dimana fasade merupakan muka dan citra yang ingin ditunjukan oleh sebuah bangunan yang dirancang yang menjadi daya tarik tersendiri bagi calon penghuni. Penelitian ini menganalisa keterkaitan antara tema konsep dengan fasade bangunan dengan tema yaitu ?Back To The City?. Metoda yang dilakukan untuk menganalisa yaitu dengan pendekatan analisis deskriptif secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa suatu desain dapat mengekspresikan sesuatu pada hasil rancangan dengan tidak lagi terbatasi oleh material-material dan metode konstruksi sehingga perlakuan elemen terhadap fasade bangunan tidak dapat dikesampingkan. Kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi mahasiswa arsitektur dan arsitek dalam mendesain pengolahan elemen fasade bangunan berupa rancangan fasade yang menjadi daya tarik akibat elemen fasade bangunan yang terbentuk. Kata Kunci: Bangunan tinggi apartemen, Bentuk massa dan material fasad bangunan ABSTRACT The apartments have attributes play a role in supporting the functions of the apartment as a residence as well as a factor that is taken into consideration in selecting the apartment dweller. One of the easiest factors assessed by lay people is the façade of a building. Where is the façade of the advance and the image want to shown by a building designed which becomes attraction for prospective residents. On this penilitian will be analyzed further regarding the interconnectedness between the theme concept with the façade. The survey was conducted on apartemen in Cosmo Terrace in the form of an analysis of the elements of the façade of the building and processing dependencies with the theme concept taken by officials ' Back To The City '. The interview will also be done to the building manager in the form of the intended purpose of taking the theme concept of ' Back To The City ' and mean of the façade of the building is being designed. This study aims to clarify that a design must be reflective of the theme in the take it and applying it against the design of the building itself. So that the public can know what the theme is applied on the building. Key words: high-rise apartment, shape and material of the facade of the building mass
STRUKTUR SEBAGAI ELEMEN ESTETIS DALAM RANCANGAN PENGEMBANGAN DI KAWASAN INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL BANDUNG Saputra, Nur Muhamad Firman; Pynkyawati, Theresia
REKA KARSA Vol 1, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (934.744 KB) | DOI: 10.26760/rekakarsa.v1i4.362

Abstract

ABSTRAKSejak didirikan pada tahun 1972 hingga saat ini, ITENAS telah mengalami berbagai perkembangan yang sangat signifikan, baik dari segi sumber daya manusia, fasilitas pembelajaran, program studi, maupun kelembagaan. Maka sudah tidak heran dengan prestasi yang telah di raih ITENAS dapat menjadi salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Jawa Barat. Hal ini dapat menjadi pertimbangan bagi calon mahasiswa baru untuk masuk ITENAS, terbukti dengan selalu bertambahnya jumlah peminat mahasiswa baru pada setiap tahunnya. Akan tetapi hal ini harus di imbangi dengan perkembangan kondisi setiap gedung yang berada di kawasan ITENAS agar dapat memenuhi kebutuhan aktifitas mahasiswa, maka direncanakan suatu pengembangan terhadap kawasan ITENAS. Dimana dalam pengembangan ini diantaranya perluasan gedung yang meliputi gedung rektorat dan gedung 4, sedangkan rancangan bangunan terdiri dari gedung perkuliahan umum dan gedung pascasarjana. Tema perancangan struktur sebagai elemen estetis dipilih sebagai penerapan kedalam desain rancangannya.Kata kunci: Pengembangan, Elemen struktur, Estetis. ABSTRACTSince its founding in 1972 until today , ITENAS has undergone significant developments , both in terms of human resources , learning facilities , courses , and institutions . Then it is no wonder with the achievements that have been achieved , ITENAS can be one of the leading private universities in West Java . This can be a consideration for prospective new students to enter ITENAS , as evidenced by the growing number of enthusiasts are always new students every year . However, this must be balanced with the development of the condition of each building in ITENAS region , in order to meet the needs of student activities .Then planned a development of the region ITENAS. Where in this development include some part of them, the expansion of the building includes Rectorate building and building 4, while the design of the new building include building public lectures and graduate building. With the application structure as aesthetic elements as a theme in its design.Keywords: Development, Structural elements, Aesthetic.
APLIKASI MATERIAL PADA BANGUNAN MODERN DITINJAU DARI ESTETIKA FASADE Furqon, Hilmi M; Verlialdi, Giea P; P., Rickardo
REKA KARSA Vol 3, No 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1569.524 KB) | DOI: 10.26760/rekakarsa.v3i3.695

Abstract

Abstrak Fasade atau bagian tampak bangunan adalah unsur yang tidak dapat dihilangkan dari suatu  produk desain arsitektur dan merupakan bagian terpenting dari suatu karya arsitektur. Tampilan fasade bangunan mulai banyak perubahan dan inovasi setelah revolusi industri di zaman arsitektur modern. Arsitektur modern adalah sebuah gaya yang menganut form follow function (bentuk mengikuti fungsi) dan less is more (sedikit ?ornamen?  itu baik), serta terkait erat dengan penggunaan material. Pemilihan material merupakan salah satu elemen keberhasilan dalam fasade bangunan bergaya arsitektur modern. Pemilihan material pada fasade bangunan dianggap penting dalam sebuah proses perancangan untuk menghasilkan sebuah karya dengan nilai estetika yang dapat mencerminkan karakteristik sebuah bangunan. Kajian aplikasi material pada bangunan modern ditinjau dari estetika fasade diharapkan berpengaruh positif bagi perkembangan ide kreatif arsitek mengenai fasade. Kata kunci: Aplikasi material; Bangunan modern; Estetika fasade   Abstract Facade are elements that can not be removed and are always attached to design and architecture. It is also an important part of architecture. Changes and innovations of facade are move often seen after the industrial revolution in the era of modern architecture. Modern architecture is a style that embraces form follow function (form follows function) and less is more (a little "ornament" is good), as well as closely related to the use of material. Selecting material is one of success element in achieving an aesthetic and character of buildings. Studies on  application of modern building materials in terms of facade aesthetic is expected to gain positive effect on the development of creative ideas of the facade. Keywords : Application materials; Modern building; Aesthetic facade
KAJIAN DESAIN SIRKULASI RUANG DALAM SEBAGAI SARANA EVAKUASI PADA KONDISI BAHAYA KEBAKARAN DI BANDUNG SUPERMAL DAN TRANS STUDIO BANDUNG Pynkyawati, Theresia; Amir, Azwar; Al Syafaat, La Ode Abdullah
REKA KARSA Vol 1, No 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (930.118 KB) | DOI: 10.26760/rekakarsa.v1i1.44

Abstract

ABSTRAKBangunan Bandung Supermal (BSM) dan Trans Studio Bandung merupakan sebuah mall dantempat rekreasi yang mempunyai banyak pengujung setiap akhir pekan, sehingga menarik untukdikaji desain sirkulasi ruang dalam terhadap bahaya kebakaran pada bangunan komersil tersebut.Banyaknya pengunjung pada bangunan BSM dan Trans Studio perlu mendapatkan perhatian padasaat terjadi kebakaran. Bangunan ini sarat fasilitas pendukung seperti lubang pada shaft, tangga, liftdan ducting AC yang dapat memicu api merambat dengan cepat serta kemungkinan adanya humanerror. Kajian bangunan komersil ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami desain sirkulasiruang dalam yang memenuhi syarat terhadap bahaya kebakaran di bangunan BSM dan Trans Studio.Studi dilakukan melalui analisis deskriptif yaitu meliputi analisis desain sirkulasi ruang dalam,pembagian zona fungsi, bentuk dan besaran jalur evakuasi, alat pengamanan kebakaran, sertaperletakan alat-alat tersebut di dalam bangunan. Hasil analisis menunjukkan bahwa gunamengurangi korban jiwa pada saat terjadi kebakaran perlu mempertimbangkan bentuk desainsirkulasi ruang di dalamnya, serta memperhatikan terhadap syarat koridor buntu, jarak tangga,jarak tempuh, kelengkapan alat pengaman pada jalur evakuasi seperti sprinkler, hydrant, fireextinguisher, smoke detector, smoke fan dan signage (tanda), dengan sarana evakuasi pada kondisibahaya kebakaran, guna mengevakuasi pengunjung dalam waktu yang sangat singkat. Hasilpenelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dalam perancangan sirkulasi ruangdalam bagi penghuni pada sebuah bangunan pusat perbelanjaan dan rekreasi.Kata kunci : sirkulasi, ruang dalam, evakuasi, komersil.
RANCANGAN ASPEK VISUAL BANGUNAN TERKAIT FUNGSI APARTEMEN PADA TAMAN SARI PANORAMIC DI KOTA BANDUNG Virdianti, Eka; Eka Putra, Aji Noristian; Hilmi Islami, Nugraha; Marilia, Eulalia; Izzati Variezta, Chynda
REKA KARSA Vol 4, No 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.532 KB) | DOI: 10.26760/rekakarsa.v4i1.1393

Abstract

RANCANGAN ASPEK VISUAL BANGUNAN TERKAIT FUNGSI APARTEMEN PADA TAMANSARI PANORAMIC DI KOTA BANDUNG   Eka Virdianti, Aji Noristian, Nugraha Hilmi, Eulalia Marilia, Chynda Izzati. Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Nasional   Email:virdianti_eka@itenas.ac.id   Abstrak                                                                   Vitruvius Pollio mengungkapkan aspek yang harus dipenuhi dalam bangunan sebagai karya arsitektur. Dari sisi arsitektur harus memiliki 3 (tiga) aspek yaitu: keindahan (venusitas), kekuatan (firmitas), dan fungsi (utilitas). Berkaitan dengan aspek yang mempengaruhi visual bangunan, kota Bandung mengatur dalam PERDA no 5 Tahun 2010 bahwa setiap pembangunan dan pemanfaatan bangunan gedung harus memperhatikan terwujudnya aspek visual baik dari dalam ke luar bangunan maupun dari luar ke ruang-ruang tertentu dalam bangunan. Untuk obyek penelitian diambil bangunan Apartement Tamansari Panoramic Bandung. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis rancangan aspek visual bangunan terkait fungsi apartemen pada Tamansari Panoramic di Kota Bandung. Pendekatan penelitian dilakukan secara kualitatif dengan metode studi kasus. Analisis menggunakan metode keterkaitan (asosiatif) dengan variabel permasalahan yaitu : Gubahan massa bangunan, Rancangan bukaan, Tata ruang dalam dan luar bangunan, Rancangan bentuk luar bangunan, Pemanfaatan potensi ruang luar bangunan gedung dan penyediaan RTH. Hasil analisis memberikan gambaran bahwa rancangan aspek visual sudah terkait dengan fungsi hunian dan penunjang Apartemen. Kata kunci: aspek visual, fungsi ApartemenAbstract Vitruvius Pollio reveal aspects that must be met in the building as an architectural masterpiece. From the architecture must have three (3) aspects: beauty (venusitas), strength (firmitas), and function (utility). Related to the visual aspects that affect the building, the city of Bandung set in PERDA No. 5 of 2010 that every development and utilization of the building should pay attention to the realization of the visual aspect either from inside to outside the building or from outside to certain spaces in the building. For objects retrieved research buildings Taman Panoramic Apartment Bandung. The purpose of this study is to analyze the design of the visual aspects of building-related function at Taman Panoramic apartment in the city of Bandung. Research carried out qualitative approach with case study method. Using linkage analysis (associative) with variable problems, namely: Composition mass of buildings, design of openings, The space inside and outside buildings, The design of the outer shape of the building, Utilization of the potential of space outside the building and provision of green space. Results of the analysis suggests that the visual aspect of the design has been associated with residential and support functions Apartment. Keywords: visual aspect, functionality apartment
ARSITEKTUR TROPIS PADA PERANCANGAN SEKOLAH TINGGI BAHASA ASING (STBA) BANDUNG BARAT Hashartyadi, Himawan; Pawitro, Udjianto
REKA KARSA Vol 1, No 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (963.444 KB) | DOI: 10.26760/rekakarsa.v1i3.301

Abstract

Abstrak Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) merupakan sekolah yang termasuk jenjang pendidikan tinggi yang berperan dalam menunjang penguasaan bahasa. Sebagai sekolah tinggi, STBA pada umumnya mempunyai program studi diantaranya, program studi bahasa dan sastra luar negeri. Tugas akhir ini mencoba merancang pendirian sebuah lembaga STBA yang belokasi di Bandung Barat Jawa Barat, Indonesia. Dalam dalam tugas akhir ini dituangkan bahwa proyek pembangunan STBA ini memepertimbangkan beberapa aspek penting seperti elaborasi tema, aspek arsitektural, dan aspek strukturaldemi terwujudnya keberhasilan pembangunan proyek sekolah tinggi ini. Konsep yang digunakan pada perancangan bangunan Sekolah Tinggi Bahasa Asing di Kabupaten Bandung Barat ini dengan menerapkan Arsitektur Tropis, yang bertujuan untuk menunjang Sekolah Tinggi ini di Kawasan yang ber iklim Tropis. Kata kunci: Bangunan Akademik, Sekolah Tinggi, Arsitektur Tropis.   Abstract College of Foreign Languages is a school of higher education, including a role in supporting language acquisition. As a College, generally have such courses it likes language courses and literature abroad. This final project trying to design the establishment of an institution that located in West Bandung Regency, West Java Province, Indonesia. In the final project is also outlined that the project's construction of College with considering some important aspect, such as themes elaboration, architectural aspects and structural aspects for the realization of project college success. Concepts used in the design of buildings Colleges of Foreign Languages ??in West Bandung regency by applying Tropical Architecture, which aims to support the High School is in the area of ??tropical climate air. Keywords: Academic Building, College, Tropical Architecture.
KAJIAN PENGGUNAAN MATERIAL KAYU DAN BAMBU DITINJAU DARI PENGAWETAN DAN PERAWATAN Hidajat, Achsien; Fatharani, Fakhry; Martika, Desy; Andika, Fitra; Putih, Glagah
REKA KARSA Vol 2, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.164 KB) | DOI: 10.26760/rekakarsa.v2i4.615

Abstract

ABSTRAK Dunia arsitektur modern tentu tidak pernah lepas dari arsitektur vernakular.Seperti halnya pemukiman di Kampung Pulo Garut,rumah juru kunci di Kampung Pulo Garut menggunakan material kayu dan bambu. Dengan penggunaan material yang tidak tahan lama, maka diperlukan proses pengawetan dan perawatan pada bangunan di Kampung Pulo ini. Untuk proses pengawetan bahan material kayu, dilakukan oleh penyedia material yang dipilih oleh pemerintah dan tidak diawetkan kembali untuk mempersingkat waktu pekerjaan dan meminimalisir biaya. Sedangkan untuk bahan material bambu dilakukan pengawetan dengan metoda perendaman dalam waktu satu minggu saja. Untuk menjaga keawetan material kayu dan bambu pada rumah Kampung Pulo, penghuni rumah melakukan perawatan secara sederhana dan berkala agar rumah tersebut dapat bertahan lama. Kata kunci : vernakular, kayu, bambu, pengawetan dan perawatan.   ABSTRACT The world of modern architecture would never be separated from the vernacular architecture. The same whit settelment in Kampung Pulo Garut. The caretaker?s house in Kampung Pulo Garut uses wood and bamboo materials. Whit the use of the materials that are not durabel, it is necessary to process the preservation of wood material, carried by the material providers who are chosen by the goverment and it is not preserved back to shorten the processing period and minimize costs. As for materials made of bamboo, it is preserved by immersion method within only one week. To maintain the durability of wood and bamboo material at home in Kampung Pulo, residents of the house perform simply and periodically maintanance in orde the house can last a long time. Keywords :vernacular, wood, bamboo, preservation and maintenance

Page 1 of 15 | Total Record : 142