cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
T R A K SI
ISSN : 16933451     EISSN : 25799738     DOI : -
TRAKSI (eISSN 2579-9738 / ISSN 1693-3451) adalah Majalah Ilmiah Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dengan cakupan bidang material teknik, konversi energi dan manjfaktur. Jurnal ini terbit 2 kali dalam satu tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 141 Documents
USAHA PENGHEMATAN BAHAN BAKAR DENGAN SISTEM PENGAPIAN CDI Sigit A, Ireng
T R A K SI Vol 5, No 1 (2007): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.084 KB) | DOI: 10.26714/traksi.5.1.2007.%p

Abstract

Dewasa ini semua kendaraan yang beroperasi diharapkan harus mengacu pada standar Euro 2000 dan hemat bahan bakar. Penelitian ini di aplikasikan pada kendaraan lama namun sistem pengapiannya diganti dengan sistem CDI dan diuji pada berbagai tingkat kecepatan. dari hasil penelitian yang dilakukan tersebut menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna dan hemat bahan bakar.   Kata Kunci : CDI , Bahan bakar
ANALISIS PERBANDINGAN KEKERASAN CONNECTING ROD TYPE ORIGINAL, AHM DAN MPM MOTOR HONDA SUPRA FIT Lima, Feru; Abdillah, Fuad; Solechan, -
T R A K SI Vol 13, No 1 (2013): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.351 KB) | DOI: 10.26714/traksi.13.1.2013.%p

Abstract

Sekarang ini banyak produsen pembuat spare part kendaraan yang bermunculan dengan menawarkan harga jual berbanding 50% sampai 100% dengan kualitas bersaing dengan suku cadang asli dari pabrikan sepeda motor pembuatnya. Oleh karena itu setiap merk yang memproduksi Connecting Rod memiliki mechanichal properties yang berbeda-beda sehingga perlu diadakan penelitian pemilihan connecting rod yang baik dan berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan hasil pengujian: komposisi kimia , strukturmikro dan harga kekerasan dari connecting rod type Original, AHM dan MPM Honda Supra Fit. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: hasil pengujian komposisi kimia di dapatkan connecting rod original memiliki unsur karbon paling tinggi dengan nilai 0,302. Sedangkan AHM dengan nilai 0,229 dan MPM dengan nilai 0,265. Struktur mikro connecting rod original yang memiliki unsur karbon dan struktur perlit paling tinggi di banding connecting rod AHM dan MPM.   Kata Kunci: Kekerasan, Komposisi Kimia, Connecting Rod, Mechanical Properties.
RANCANG BANGUN AWAL MESIN LAS GTAW SEMI OTOMATIS UNTUK PENGELASAN PLAT BAJA Hadi Mukhammad, Alaya Fadllu; Setyoko, Bambang; ., Murni; Amiruddin, Muhammad; Abdillah, Kevin Kusumo; Utama, Rizki Saputra
T R A K SI Vol 18, No 2 (2018): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1372.976 KB) | DOI: 10.26714/traksi.18.2.2018.96-108

Abstract

Proses pengelasan GTAW banyak digunakan untuk industri makanan, pressure vessel,pesawat terbang maintenance dan manufaktur. Parameter-parameter pengelasan GTAWoptimal merupakan salah satu faktor utama  untuk menghasilkan lasan yang baik. Akantetapi pada pengelasan manual Beberapa masalah yang timbul pada pengelasan adalahperbedaan tingkat keahlian operator las serta perubahan kondisi fisik dan psikis operatorlas. Tujuan utama rancang bangun ini adalah membuat desain, manufaktur mesin lasGTAW semiotomatis dapat bekerja dengan baik. Ujicoba pengelasan kemudiandievaluasi menggunakan metode visual. Rancang bangun ini terdapat 3 sistem yaitu sistem pengelasan, Sistem Monitoring,  Kontrol dan Penggerak Pengelasan GTAW, sistem feeder kawat las(Gambar 3.2 ). Rangka berupa meja ukuran 1x1 m dan terbuat dariprofil hollow baja karbon rendah. Hasil pengujian mesin las dapat bekerja dengan baik.Hasil uji coba pengelasan menunjukkan bahwa .
VARIASI UKURAN PASIR CETAK TERHADAP KEKERASAN DAN KEKUATAN TARIK CORAN SCRAP PISTON SEPEDA MOTOR Gunawan, Sigit; Hartono, Sigit Budi
T R A K SI Vol 15, No 1 (2015): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4006.224 KB) | DOI: 10.26714/traksi.15.1.2015.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi ukuran besar butir pasir cetak terhadap kekerasan dan kekuatan tarik coran scrap aluminium piston sepeda motor. Aluminium merupakan logam yang ringan (berat jenis 2.56 kg/m3 atau 1/3 berat jenis tembaga) kekuatan tarik maksimum dalam keadaan dingin 17 ? 20 kg/cm 2 , dan titik cairnya 660ºC, sedangkan titik didihnya 1800°C. Variabel penelitian adalah besar butir pasir silika. Variasi besar butir pasir silika 140 mesh, 130 mesh, 120 mesh, 110 mesh, dan 100 mesh. Proses pengecoran dilakukan dengan cara mencairkan scrap aluminium piston sepeda motor, dilanjutkan dengan penuangan logam cair dalam cetakan pasir silika dengan tingkat kehalusan pasir 140 mesh, 130 mesh, 120 mesh, 110 mesh, dan 100 mesh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan kekasaran pasir silika menyebabkan kekerasan meningkat tetapi kekuatan tarik cenderung menurun. Kekerasan rata-rata tertinggi 84,90 HB pada 120 mesh, dan kekuatan tarik rata-rata tertinggi 14,92 kg/mm2 pada 130 mesh.
PERHITUNGAN PERBANDINGAN KONSUMSI BAHAN BAKAR-UDARA MESIN TOYOTA CORONA 2000 CC Yulianto, Arief Rudy; Sigit A, Drs. Ireng; Cahyandari, Dini
T R A K SI Vol 12, No 2 (2012): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.795 KB) | DOI: 10.26714/traksi.12.2.2012.%p

Abstract

Sebuah mobil merupakan suatu kendaraan dimana penggeraknyamenggunakan motor (engine) dengan menggunakan bahan bakar berupabensin atau solar. Mulai tahun 1885 sampai dengan tahun 2007 banyak mobil dirancang dengan menggunakan bahan bakar yang berasal dari minyak bumi tersebut. Akan tetapi ada juga sebagian kecil yang telah menggunakan penggerak motor listrik dan tenaga angin. Meskipun demikian, penggunaan bahan bakar bensin maupun solar masih mendominasi konsumsi mesin-mesin kendaraan saat ini. Permasalahan yang terjadi mengenai penggunaan bahan bakar yang berasal dari minyak bumi, seperti bensin adalah semakin menipisnya cadangan sumber bahan bakar tersebut. Hal ini disebabkan sumber energi tersebut adalah sumber energi yang tidak dapat diperbaharui sehingga lama-kelamaan akan mengalami kelangkaan. Oleh karena itu perlu sekali melakukan penghematan energi dari minyak bumi tersebut. Untuk mengetahui besarnya konsumsi bahan bakar pada sebuah kendaraan dapat dilakukan pengujian dan perhitungan ulang dengan melihat kondisi yang sebenarnya. Dari hasil perhitungan pada Mesin Toyota Corona 2000 CC diperoleh bahwa konsumsi bahan bakar adalah 1 dan 12 untuk udara.Kata Kunci: Konsumsi Bahan Bakar, Mesin Toyota Corona 200 CC
PERBAIKAN KUALITAS SPROKET SEPEDA MOTOR LOKAL DENGAN PROSES PACK CARBURISING MENGGUNAKAN ARANG AKTIF DARI BATOK KELAPA Raharjo, Samsudi
T R A K SI Vol 6, No 1 (2008): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8408.6 KB) | DOI: 10.26714/traksi.6.1.2008.%p

Abstract

Sprocket sepeda motor yang berpasangan dengan rantai merupakan salah satu contoh komponen yang beifungsi mentransmisikan daya. Di pasaran beredar beberapa macam produk sprocket sepeda motor mulai dari produk orisinil (buatan Jepang) yang berharga mahal, hinggaproduk - produk non orisinil yang relatif lebih murah. Harga produk orisinil saat ini sekitar sepuluh kali lipat dari harga produk iiruan. Kualitas produk non orisinil pun patut dipertanyakan, melihat perbedaan harga yang cukup besar ini. penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sprocket sepeda motor yang berkualitas tinggi dengan harga relatif murah. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan proses perlakuan permukaan dengun karburisasi padat, dilanjutkan perlakuan panas quench hardening dan tempering pada sprocket non orisinil sehingga kualitasnya mendekati sprocket orisinil. Hasil pengamatan foto struktur pada bagian permukaan menunjukkan fasa mertensit, semakin banyak fasa martensit yang terbentuk menyebabkan tingkat kekerasan semakin tinggisearah dengan meningkatnya variasi waktu tahan. Hasil pengujian kedalaman difusi dan komposisi kimia menunjukkan semakin dalam difusi karbon dan meningkatkan kadar karbon dipengaruhi oleh variasi waktu tahan. Semakin besar waktu tahan semakin besar difusi karbon dan semakin meningkatnya komposisi unsur kimia
ALAT BANTU PENDINGINAN FILTER OLI MOBIL Hidayat, Taufiq
T R A K SI Vol 19, No 1 (2019): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.372 KB) | DOI: 10.26714/traksi.19.1.2019.9-19

Abstract

The main function of an oil filter in a car is to filter the oil coming from the charter to be circulated to the engine. The main function of the oil between it is as a lubricant and engine coolant. The engine working temperature is affected by the engine cooling system and the oil function which acts as a cooler. One effort to improve the quality of oil cooling can be done with the addition of cooling aids placed in the oil filter. The purpose of this research is to determine the effectiveness of changes in the working temperature of the engine mounted cooling aids on oil filters. The method used to conduct research is the use of metal and aluminum based tools with the number of fins that are varied. The shape of the tool is a metal sleeve with fin fins that vary in number. The results of the temperature scale under the influence of engine speed in this study is the greatest level of decline with variations in the number of fins of 10oC. Whereas with the use of different materials, a 5oC reduction was obtained in the use of aluminum compared to stainless steels.
ANALISIS HARGA FRACTURE TOUGHNESS DENGAN METODE INDENTASI KEKERASAN VICKERS PADA KERAMIK KAOLIN Amin, Muh
T R A K SI Vol 9, No 1 (2009): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.411 KB) | DOI: 10.26714/traksi.9.1.2009.%p

Abstract

Pengujian Fracture Toughness (K1C) bertujuan untuk mengetahui ketangguhan terhadap retak pada specimen. Metode yang sering dipergunakan adalah Single-Edge Notched Beam (SENB).Pada material yang getas (britle) seperti halnya keramik dapat dicari harga fracture toughnesnya dengan cara pintas yaitu dengan memanfaatkan bekas injakan Vickers pada saat pengujian kekerasan material tersebut. Karena prinsip dasar dari penghitungan harga fracture toughness ini dengan jalan pengamatan panjang retak yang terjadi pada ujung-ujung bekas Vickers HardnessI akibat material getas diinjak dengan indentor Vickers. Dari hasil pengukuran panjang retak tersebutlalu disesuaiakn dengan bentuk crack yang terjadi setelah dipolis dan dengan rumus empiris tertentu dapat dihitung harga fracture toughnessnya. Hasil dari penghitungan harga fracture tersebut adalah hanya pendekatan saja untuk setiap material getas yang perlu diperbandingkan harganya dengan pengujian yang sesungguhnya yaitudengan Metode Single-Edge Notched Beam (SENB) untuk mengetahui seberapa jauh keakuratan metode tersebut apabila diaplikasikan pada material tertentu dalam hal ini keramik kaolin. Pengujian fracture toughness pada spesimen dengan tekanan kompaksi 25 MPa dan suhu sinter 1500oC dengan menggunakan Metode Indentasi Kekerasan Vickers diperoleh harga fracture toughness sebesar 3,12 MPa.m0,5. Sedangkan dengan menggunakan metode Single-Edge Notched Beam (SENB) untuk spesimen yang sama diperoleh harga fracture toughness sebesar (0,32± 0,004) MPa.m0,5.
PENGARUH PROSES SINTERING PADA TEMPERATUR 800?C TERHADAP KEKERASAN DAN KEKUATAN BENDING PADA PRODUK GERABAH Rifai, Muhammad; Hartono, Sigit Budi
T R A K SI Vol 16, No 2 (2016): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2492.208 KB) | DOI: 10.26714/traksi.16.2.2016.%p

Abstract

Untuk membuat produk gerabah, perlu dilakukan dengan menggunakan metode yang baik serta proses pengerjaan yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proses sintering pada temperatur 800 0C terhadap sifat mekanis pada produk industri gerabah kasongan. Bahan material yang digunakan berupa tanah merah, tanah kuning dan pasir halus. Masing-masing material dikeringkan kemudian disaring sampai didapat ukuran butir 80 mesh, kemudian material di-mixing selama 20 menit dengan proses kering. Produk dibentuk dengan menggunakan cetakan stone gipsum dengan tekanan 15 kg. Sintering produk dilakukan dengan menggunakan tungku listrik (furnace) dengan laju pemanasan 13,3 0C/menit sampai temperatur 800 0C dan ditahan selama 60 menit. Pendinginan dilakukan di dalam furnace sampai pada temperatur suhu ruang 30 0C. Uji bending dengan bentuk balok ukuran (P = 50 mm, L = 3 mm, T = 4 mm) dengan menggunakan standar JIS R 1601 dan untuk kekerasan Rockwell, sampel di-mounting di dalam resin. Pengujian Kekerasan Rockwell pada sampel 1 dan 2 sebesar 20,3 dan sampel 3 sebesar 22,6. Pada ketahanan bending sampel 1 dan 2 sebesar 0,016 dan sampel 3 sebesar 0,05 (kg/mm2).Kata kunci : Sintering, Kekerasan Rockwell, Bending.
STUDI KARAKTERISASI PEMBUATAN OPTICAL PHASA CONDUCTOR PADA KONDISI IKLIM TROPIS INDONESIA Raharjo, Samsudi
T R A K SI Vol 13, No 2 (2013): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.205 KB) | DOI: 10.26714/traksi.13.2.2013.%p

Abstract

Sejalan perkembangan akan urgent demands (tuntutan mendesak) kebutuhan tenaga listrik dan informasi komunikasi khususnya jaringan internet data, sekarang dikembangkan konduktor terintergritas yang dinamakan OPPC (optical phasa conductor). Penelitia.ini sebagai dasar pembuatan kabel OPPC yang digunakan untuk penghantar listrik tegangan ekstra tinggi dan jaringan internet data sekaligus dengan performa handal dan tahan lama. Tujuan penelitian studi karakteristik dan mekanik dari masing-masing material pembentuk konduktorOPPC. Kegiatan percobaan dari variasi material Aluminium dan kabel optik desain konduktor OPPC dengan menganalisa kekuatan mekanik dan karakteristik.Metodologi penelitian menganalisa karakteristik dan sifat mekanik dari material Aluminium dan serat  optik sebagai variabel bebas, sedangkan untuk pengujian terdiri dari komposisi kimia, strukturmikro, kekerasan, tarik dan puntir berpengaruh terhadap pengaruh daya hantar kabel, kekuatan menahan beban dan pengaruh interfensi pada peningkatan ampacity pada kabel. Hasil pengujian material kabel OPPC untuk material Aluminium memiliki komposisi kimia 98.99 % wt, ini termasuk jenis Aluminium murni yang ditunjang pengujian metalurgrafi untuk strukturmikro hampir semuanya unsur Al sedangkan kekerasannya 18BHN. Kekuatan tarik 22 kg/mm 2 dan kawat optik 4,5 kg/mmTRAKSI Vol. 13 No. 2 Desember 2013 2. Dari hasil uji puntir material Al sebesar 18,8 kg/mm 2 pada kawat serat  optik 3,8 kg/mm2, dantidak terjadi induksi tegangan listrik pada kabel optic, sehingga interferensi bersifat membangun terjadi penjumlahan superposisi dua gelombang.

Page 1 of 15 | Total Record : 141