cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Publikasi Pendidikan
ISSN : 20882092     EISSN : 25486721     DOI : -
Core Subject : Education,
Publikasi Pendidikan (ISSN 2088-2092 Print, ISSN 2548-6721 Online) published an article in the form of the results of thought, research and community service education. The focus and scope of the published article is about basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods and instructional media. Publish 3 times in one year, in the last week of February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 126 Documents
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MERANGSANG MINAT MAHASISWA TERHADAP MATA KULIAH SENI TARI Sayidiman, Sayidiman
Publikasi Pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v2i1.1583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui prosedur penggunaan media audio visual dalam meningkatkan minat mahasiswa PGSD FIP UNM UPP Parepare dalam mata kuliah Studio Seni Tari, dan untuk mengetahui peningkatan minat mahasiswa PGSD FIP UNM UPP Parepare dalam mata kuliah Studio Seni Tari melalui penggunaan media audio visual.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi melalui lembar observasi dan hasil test akhir mahasiswa setelah melalui tahapan pretest, treatment dan posttest. Dari hasil analisis data didapatkan Berdasarkan hasil penelitian maka didapatkan data hasil pelaksanaan pretest berdasarkan pengamatan didapatkan bahwa sebagaian besar mahasiswa sangat canggung dalam memperagakan beberapa ragam tari bahkan kebanyakan dari mereka tidak mampu sama sekali memperagakan ragam tari yang diinstruksikan. Setelah pelaksanaan pretest dilanjutkan dengan treatment dengan menyiapkan beberapa perangkat pembelajaran diantaranya penyediaan alat untuk penggunaan  media audio visual yang dalam hal ini menggunakan laptop sebagai alat pemutar media dan seperangkat loudspeaker untuk memperdengarkan audio yang selanjutnya dihubungkan kelayar menggunakan LCD adalah hal yang pertama dilakukan dalam pelaksanaan penelitian ini.Tahap terakhir dari pelaksanaan penelitian ini adalah melakukan posttest untuk mengetahui perbedaan hasil dari pelaksanaan pretest dan treatmen. Berdasarkan lembar pengamatan yang terbagi dalam beberapa kategori penilaian tentang pemahaman mahasiswa terhadap beberapa ragam tari dan peningkatan minat mahasiswa terhadap mata kuliah ini. Pelaksanaan posttest dilakukan secara berkelompok namun penilaian mahasiswa dilakukan secara individu, dan didapatkan bahwa 90 % mahasiswa mampu mempergakan ragam tari yang telah ditontonnya dan selanjutnya bahkan secara berkelompok mahasiswa mampu membuat ragam tari sendiri yang mengarah pada ranah penciptaan tari secara sederhana. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan Penggunaan media audio visual secara sistematis dengan langkah-langkah yang telah disusun dengan berbagai persiapan dapat meningkatkan kemampuan dan minat mahasiswa terhadap mata kuliah studio seni tari dan Hasil pelaksanaan penggunaan media audio visual dalam meningkatkan minat dan kemampuan mahasiswa dianggap telah berhasil berdasarkan hasil observasi dalam posttest. Kata kunci : Media, Seni, Tari
PELATIHAN PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN INSTRUMEN ASESMEN KPS BAGI GURU IPA Diella, Dea; Ardiansyah, Ryan
Publikasi Pendidikan Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v9i1.6855

Abstract

Tujuan dari diadakannya Pelatihan Pengembangan LKPD berbasis Keterampilan Proses Sains (KPS) dan Penyusunan Instrumen Asesmen KPS bagi guru IPA SMP adalah untuk melatihkan pembuatan lembar kegiatan peserta didik (LKPD), mengenalkan KPS dan mengintegrasikannya pada LKPD yang dibuat oleh guru-guru IPA. Selain itu, teknik pembuatan instrumen untuk mengases atau menilai KPS pun dilatihkan pada guru-guru IPA. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegiatan adalah pelatihan dan mini workshop. Pelatihan dilakukan di awal kegiatan sebagai pendahuluan yang kemudian akan dilanjutkan dengan kegiatan workshop penyusunan LKPD KPS dan instrumen (soal) penilaian KPS. Capaian atau hasil dari kegiatan dibahas secara deskriptif yang menampilkan profil kemampuan meyusun LKPD dan instrumen asesmen KPS. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa kemampuan mengintegrasikan jenis KPS ke dalam LKPD adalah sebagai berikut (1) observasi 88.9%; (2) klasifikasi 22.2%;(3) interpretasi 100%), (4) prediksi 55.5%, (5)komunikasi 88.9 %; (6)merumuskan masalah 88.9%; (7) hipotesis 100%, (8) merencanakan percobaan 100%, (9) menggunakan alat bahan 100%; (10) menerapkan konsep 88.9%. Untuk kemampuan menyusun instrumen asesmen KPS capaiannya lebih rendah yakni (1) observasi 44.4%; (2) klasifikasi 44.4%;(3) interpretasi 55.5%), (4) prediksi 55.5%, (5)komunikasi 55.5%; (6)merumuskan masalah 55.5%; (7) hipotesis 55.5%, (8) merencanakan percobaan 66.7%, (9) menggunakan alat bahan 66.7%; (10) menerapkan konsep 66.7%.
PELATIHAN PEMBUATAN DAN PENGEMBANGAN INSTRUMEN (NON-TES) PENELITIAN BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS UNIVERSITAS LANCANG KUNING Marwa, Marwa; Herlinawati, Herlinawati
Publikasi Pendidikan Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v9i2.9669

Abstract

ABSTRAK Penguasaan metodologi penelitian merupakan hal penting bagi mahasiswa dimana mereka dituntut untuk mampu melakukan penelitian sebagai bagian dari kegiatan akademik. Beragam metode penelitian mempunyai cara berbeda dalam teknik pengumpulan data. Salah satunya adalah metode survei yang banyak digunakan peneliti dimana angket atau kuesioner selalu dipakai sebagai teknik pengumpulan data. Namun, berdasarkan fakta yang ditemukan banyak mahasiswa peneliti yang belum memahami secara jelas bagaimana merancang, menggunakan, dan menganalisa angket dengan benar. Hal ini menjadi permasalahan mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lancang Kuning Pekanbaru bahwa mereka masih belum memahami secara jelas teknis pembuatan angket yang layak untuk dipakai sebagai instrumen pengumpulan data penelitian dan bagaimana mengolah data yang diperoleh dari angket. Oleh karena itu, tim pelaksana pengabdian merasa perlu untuk melaksanakan kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serta memperkaya pengetahuan mahasiswa melalui pelatihan/workshop untuk mengatasi permasalahan ini. Kegiatan ini dilakukan selama 1 hari yang berlangsung selama 4,5 jam dan dibagi menjadi 2 sesi. Pada sesi pertama, mahasiswa diberikan topik dan materi pembuatan angket beserta contohnya. Selanjutnya, pada sesi kedua peserta diberikan penugasan membuat angket dibimbing langsung oleh tim pelaksana pengabdian. Penyelesaian tugas pelatihan dilanjutkan diluar sesi selama dua minggu dengan bimbingan online via grup WhatsApp. Dengan adanya kegiatan ini, dapat dilihat bahwa peserta pelatihan memahami langkah-langkah pembuatan instrumen angket dan dapat menyelesaikan tugas-tugas pelatihan yang diberikan kepada mereka. Mahasiswa mampu membuat angket penelitian sendiri dan dapat digunakan untuk kepentingan pengumpulan data untuk penyelesaian tugas akhir mereka. Kata kunci: Pelatihan, pembuatan angket, FKIP, Prodi Bahasa Inggris ABSTRACT Research methodology is a pivotal thing to students-researchers since they are required to conduct a lot of scientific research in academic settings. Different research methods result to different ways of data collection techniques. In fact, survey design has been frequently used along with the questionnaire as the common instrument to collect data. However, many students-researchers have not fully understood how to construct/design, use and analyze a questionnaire well. This similar case happened to the English students in the Faculty of Education and Teachers Training in Universitas Lancang Kuning Pekanbaru. Therefore, the outreach program team from the faculty intended to solve the problem by conducting a workshop in order to upgrade the students-researchers? knowledge and understanding of how to construct and analyze a questionnaire. The workshop was done in one day within the duration of 4.5 hours with two sessions. In the first session, the presenters gave the students the workshop topic and materials in terms of how to design and analyze a questionnaire. In the second session, the students were guided to construct a questionnaire and it then was continued with two weeks? task completion. The presenters also facilitated the students with the online discussion via WhapsApp group. As a matter of fact, the students-researchers gradually understand and know how to construct a questionnaire. They could construct their own research instruments for the sake of their data collection to complete the thesis writing. Keywords: Workshop, Questionnaire, Faculty of Education and Teachers Training, English Students
PERAN PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA PADA LEMBAGA PENDIDIKANDI INDONESIA Bangun, Sabaruddin Yunis
Publikasi Pendidikan Vol 6, No 3 (2016)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v6i3.2270

Abstract

Pendidikan Jasmani dan Olahraga di Lembaga Pendidikan harus ditekankan pada olahraga kesehatan dan latihan jasmani untuk meningkatkan derajat sehat dinamis dan kemampuan motorik dan koordinasi yang lebih baik. Agar para siswa selama masa belajar memiliki kualitas hidup yang lebih baik, serta dapat diharapkan dapat berprestasi di bidang akademik dan olahraga sehingga menjadi sumber daya manusia yang bermutu di masa depan. Tujuan tulisan ini adalah sebagai referensi awal peran Peran Pendidikan Jasmani dan Olahraga di lembaga pendidikan Indonesia, dengan pemikiran bersama. Tentunya dalam kerangka membangun kembali pendidikan di Indonesia yang semakin lama semakin terpuruk dari segi pengelolaan. Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi serta konsep pendidikan yang kurang jelas kontribusinya pada kualitas sumber daya manusia dalam pembangunan Indonesia, dalam hal ini kaitannya dengan program-program yang selama ini telah berjalan. Pemerintahan Indonesia harus berbenah diri dulu dengan menjadikan pendidikan jasmani dan olahraga sebagai kebutuhan dan pemerintah tertinggi harus memiliki komitmen yang kuat dan fokus dalam memajukan pendidikan jasmani dan olahraga di tanah air. Pemerintahan adalah kunci utama, pengambil kebijakan dan memajukan pendidikan di tanah air. Pemerintah dan para menteri terkait harus sinergis dan koordinasi yang baik dalam memajukan pendidikan jasmani dan olahraga pada lembaga pendidikan menuju Indonesia berkualitas Internasional.Kata Kunci: Pendidikan Jasmani dan Olahraga
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GRUP INVESTIGASI BERVISI SETS MATA PELAJARAN SUMBER DAYA ALAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SDN DI KOTA PALOPO Wahid, Herniwati; Bumbungan, Busra
Publikasi Pendidikan Vol 7, No 3 (2017)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v7i3.3680

Abstract

This research is experimental research. The expected long-term goal of this research is that through an investigative group study model with vision of SETS, it will be able to improve cognitive, affective and psychomotoric learning outcomes and students? creativity, which relate between natural resources with environment, technology, and society and how to utilize the environment. The specific targets of this research are (1) developing and implementing learning natural resources materials in natural sciences subject course (teaching materials and lesson plans) based on learning model of study group with vision of SETS (2) increasing students? learning outcomes of elementary school, activities and responses to cooperative learning of investigative group with vision of SETS. To know the difference of natural science learning outcomes between which was taught using study group model of SETS visionary and conventional learning, it used inferential statistic is t test. This study involved 3 classes and 3 elementary schools at Palopo. The experimental design used is One Way ANOVA. In the experimental classroom, treatment class 1 employed investigative group learning model with vision of SETS and the experimental class 2 used an investigative group learning model and 1 control class used conventional learning. Stages of data collection were the provision of test results and students? questionnaire responses. The data collected were analyzed qualitatively, quantitatively, descriptive statistical analysis, and inferential statistical analysis. The results showed after the treatment between the model class Investigation group with vision of SETS, investigative group model class and conventional class, based on student learning outcomes, there was a difference in which the investigation group is better than the conventional class, the SETS vision investigation group is better than the conventional class while the investigation group and investigation group SETS have no difference. It was concluded that investigation group class with vision of SETS is better than the conventional class, in line with the responses of students which were classified as good category and students? activity increased.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 PINRANG Maryam. M, St.
Publikasi Pendidikan Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v2i2.1412

Abstract

Permasalahan penelitian ini yaitu apakah penerapan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas V SD Negeri 1 Pinrang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Pinrang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas yang berdaur ulang/siklus. Tindakan dalam penelitian ini dilakukan dua siklus yang mana setiap siklus melalui empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data pada siklus I berada pada kategori kurang, siklus II pada kategori cukup dan siklus III pada kategori sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa tentang sifat operasi hitung bilangan bulat pada kelas V SD Negeri 1 Pinrang.Kata Kunci:  Model Numbered Head Together, hasil belajar.
PKM BAGI MADRASAH IBTIDAIYAH MUHAMMADIYAH DI KECAMATAN SALAM KABUPATEN MAGELANG Oktradiksa, Ahwy; Sari, Kanthi Pamungkas; Nugroho, Irham
Publikasi Pendidikan Vol 8, No 3 (2018)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v8i3.6424

Abstract

MIM Jagalan (1950) and MIM Jumoyo (1968) is a Basic Education Institution in Salam Sub-district, Magelang. Although it has been half a century established, but until now still experiencing a number of obstacles, among which are 1) the low knowledge and understanding of the National Education Standards (SNP) so that the impact on the implementation of quality education process; 2) the existence of gaps in the implementation of primary education (MI and SD) in Salam District Magelang regency; 3) The objective conditions of teachers and human resources and the resources of instructional media for educational visual aids (APE) so as to impact on the limitations in supporting quality learning process; 4) The lack of support of madrasah stakeholders in the development of madrasah both morally and materially. In relation to this matter, it is a community service activity that aims to improve the quality of madrasah to madrasah with quality education process. The method to be used in the achievement of the objective is Participatory Rural Appraisal (PRA) participatory community empowerment model. The method is divided into three stages: preparation, implementation and mentoring, and preparation of reports. The preparation phase begins with permission, preparation through Forum Group Discussion (FGD) division of implementing tasks with partners. Implementation phase begins with socialization, SNP evaluation, document quality assurance, APE development assistance, strategy training and learning method, final stage of preparation of final report.
KONTRIBUSI PERMAINAN HITAM HIJAU TERHADAP KETERAMPILAN LARI SPRIN MURID SMP NEGARI 11 KOTA JAMBI Ilham, Ilham; Arsil, Arsil; Ali, Muhammad
Publikasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2015)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v5i3.1609

Abstract

Generally this research is for knowing the contribution of hitam hijau and sentuh batu games on the ability to sprints for female student of SMPN 11 jambi, specificially this research is for knowing : (1) the contribution of hitam hijau games on the ability to sprints. (2) the contribution of sentuh batu games on the ability to sprints. (3) differences in the contribution of hitam hijau and sentuh batu games on the ability to sprint. And the advantage of this research are (1) for the physical education teacher is as the information form of the game that can be used as a learning media  in order to achieve the indicator skills to run sprints . (2) For the trainers, is for building the ability to sprint for athlete can be done with the hitam hijau and sentuh batu games. The research method that used in this research is the experimental method, using the two groups pretest post test design. The variable in this research is the ability to sprint as the binding variable and the hitam hijau and sentuh batu games as  the free variable . The data that we collected were analyzed with the t test, but before that we conducted the normality and homogenity test. The hypothesis testing result are (1) t hitung (9,35) > t table (1,69). (2) t hitung (6,44) > t table (1,69). (3) t hitung (4,54) > t tabel (2,24).  Thus it can be concluded that (1) hitam hijau games gives the significant contribution for the ability to sprint. (2) sentuh batu games gives the significant contribution for the ability to sprint. (3) there are significant differences  in the contribution of hitam hijau and sentuh batu games for the ability to sprint. Hitam hijau game is far better than sentuh batu games.Keywords : Hitam hijau, Sentuh batu, The ability to sprint
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN MENERAPKAN METODE INKUIRI SISWA KELAS V SD NEGERI 68 KEC. BACUKIKI KOTA PAREPARE Nurjanah, Nurjanah
Publikasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v6i2.1899

Abstract

Studi ini menelaah penerapan model inkuiri pada pembelajaran IPA di kelas V SD Negeri 68 Kec. Bacukiki Kota Parepare. Permasalahan pokok yang dikaji yaitu Apakah penerapan metode inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar IPA tentang gaya pada siswa kelas V SD Negeri 68 Kec. Bacukiki Kota Parepare. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan hasil blajar IPA tentang gaya dengan menerapkan metode inkuiri pada siswa kelas V SD Negeri 68 Kec. Bacukiki Kota Parepare. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Fokus penelitian ini adalah proses dan hasil pembelajaran IPA mengenai gaya. Subjek penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas V SD Negeri 68 Kec. Bacukiki Kota Parepare, sebanyak 17 orang, yang terdiri dari 10 siswa laki ? laki dan 7 siswi perempuan. Data dikumpulkan berdasarkan observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penelitian siklus I belum mencapai indikator keberhasilan dan dikategorikan kurang, namun pada siklus II indikator keberhasilan telah tercapai dan dikategorikan baik. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah metode inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar IPA tentang gaya pada siswa kelas V SD Negeri 68 Kec. Bacukiki Kota Parepare.Kata Kunci: hasil belajar, metode inquiry
PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TENTANG KEANEKARAGAMAN BUDAYA INDONESIA SISWA KELAS V SDN CANGKRINGSARI SUKODONO SIDOARJO Rifayanti, Zuni Eka Tiyas
Publikasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v7i2.3141

Abstract

This class action research aimed to increasing student learning result through the utilization of animation media on social science. The subject of research is 20 fifth grade students of SDN Cangkringsari Sukodono Sidoarjo. The execution of this research consisted of two cycles and each cycle consisted from several stage namely planning, execution, observation and reflection. The kind of data that collected on this research are teacher?s learning activities, student?s learning activities and data from student learning result after the application of animation media. Data collected done by multilevel scale systematic observation method to measuring the activity of teacher and student while student learning result using evaluation tool in the form of test. On the data collection activity researcher helped by one observer. Data from this research analyzed descriptive qualitatively.  When the process of learning goes well on cycle I and cycle II showing that teacher activity can increased, it indicated by the enhancement of teacher activity on first cycle with percentage as big as 64.16% and on the action of second cycle with percentage as big as 86.66% with the enhancement as big as 22.50%. Student?s activity on learning activity showing an enhancement from first cycle to second one, on first cycle with percentage as big as 62.69% and on the action of second cycle with percentage as big as 83.05% with the enhancement as big as 20.36% . On the student learning result that obtained from first cycle and second cycle, obtained average learning result score  on first cycle as big as 61.75, and on the second cycle as big as 79.75 it showed that after the utilization of animation media on the matter of diversity of Indonesian?s cultures can increasing the learning result of fifth grade students of SDN Cangkringsari Sukodono Sidoarjo. Thus, utilization of animation media on the matter of diversity of Indonesian?s cultures can increasing teacher?s activity, student?s activity and student learning result. Keywords: animation media , social science learning, student learning result.            

Page 5 of 13 | Total Record : 126