cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SAINSMAT
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 155 Documents
DINAMIKA PENYEBARAN CAMPAK DENGAN PANGARUH MIGRASI Beay, Lazarus Kalvein
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 2 (2018): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.856 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat7273652018

Abstract

Migrasi merupakan salah satu parameter penting dalam penyebaran penyakit, tak terkecuali campak. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh parameter imigrasi dan emigrasi pada penyebaran campak. Metode yang digunakan yaitu studi literatur untuk menentukan variabel dan parameter yang digunakan untuk mendesain model. Data yang digunakan untuk simulasi adalah data sekunder yang diperoleh dari penelitian-penelitian sebelumnya. Dengan menentukan bilangan reproduksi dasar, dapat dilakukan analisa terhadap parameter migrasi pada penyebaran campak. Hasil simulasi menunjukkan bahwa bilangan reproduksi dasar dari model monoton naik ketika imigrasi meningkat. Selain itu, bilangan reproduksi dasar dari model monoton turun ketika emigrasi meningkat. Hasil tersebut menunjukkan bahwa migrasi yang terjadi dalam populasi memiliki pengaruh pada penyebaran campak.
DESKRIPSI TINGKAH LAKU OWA JAWA (HYLOBATES MOLOCH AUDEBERT) DI TAMAN MARGASATWA RAGUNAN Prasetyo, Budi; Amelia, Santi
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (913.078 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat228272013

Abstract

Keberadaan Hylobates moloch (Owa Jawa) endemik di hutan-hutan konservasi seperti Taman Nasional Ujung Kulon, Gunung Halimun, Gunung Gede Pangrango, Cagar Alam Gunung Simpang, dan Leuweung Sancang, dan menurut IUCN Redlist status konservasi Owa tersebut termasuk dalam kategori endangered (genting). Penelitian bertujuan untuk mempelajari tingkah laku dan karakteristik Owa Jawa di Karantina Taman Margasatwa Ragunan (TMR). Metode kualitatif yang digunakan dalam penelitian adalah melakukan pengamatan langsung terhadap tingkah laku Owa Jawa dengan cara: a) deskripsi, b) ad libitum, c) focal sampling, dan d) scan sampling. Aktivitas harian hidup Owa Jawa yang mencakup makan dan minum, bergerak, beristirahat, serta bersosialisasi di Karantina TMR pada dasarnya mirip dengan perilaku Owa di habitat alamiahnya serta di Pusat Penyelamatan dan Rehabilitasi Owa Jawa (Javan Gibbon Center), Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Adanya kemiripan aktivitas harian hidup Owa Jawa mengindikasikan bahwa sudah selayaknya tidak ada alasan yang sangat mendasar dalam tata cara pemeliharaan maupun perawatan Owa Jawa di karantina TMR untuk tidak berhasil, sebaliknya harus berhasil dan berkembang menjadi lebih banyak.Kata kunci: Owa Jawa, tingkah laku, Taman Margasatwa Ragunan
KAPASITAS ADSORPSI ARANG AKTIF IJUK POHON AREN (ARENGA PINNATA) TERHADAP PB2+ Jasmal, .; Sulfikar, .; Ramlawati, .
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 1 (2015): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.95 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat4112842015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu kontak optimum, dan kapasitas adsorpsi arang aktif ijuk pohon aren terhadap ion Pb2+. Arang aktif ini dibuat dengan mengkarbonasi ijuk pohon aren pada suhu 400°C, dihaluskan hingga ukuran -100/+200 mesh, dan diaktifkan dengan merendam arang yang terjadi di dalam larutan NaCl 30% pada 80°C selama 5 jam dan dikeringkan pada suhu 110°C. Penentuan waktu kontak optimum menggunakan metode batch dengan variasi waktu yaitu 30, 60, 90, 120, dan 150 menit, dan penentuan kapasitas adsorpsi menggunakan pola isotherm Freundlich dan Langmuir dengan variasi konsentrasi ion Pb2+ 5, 10, 15, 20, dan 25 ppm. Banyaknya ion yang terserap diukur menggunakan Spektrofotometer Serepan Atom (SSA).  Hasil penelitian yang diperoleh berupa waktu kontak optimum tercapai pada menit ke-120, dan  pola adsorpsinya mengikuti model isotherm Freundlich dengan kapasitas adsorpsi sebesar 6,81 mg/g.Kata kunci : Adsorpsi, Arang Aktif, Pb2+ dan Kapasitas Adsorpsi
DESKRIPSI KEMAMPUAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENGERJAKAN SOAL PROPORSI Assagaf, Said Fachry; Djadir, Djadir; Mulbar, Usman; Arwadi, Fajar
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 2 (2016): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1014.975 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat5264502016

Abstract

Proporsi merupakan salah satu topik matematika yang mulai diajarkan di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan bagaimana siswa sekolah dasar kelas 5 memecahkan masalah kontekstual proporsi ditinjau dari perbedaan kemampuan matematika. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5 SD yang terdiri dari kemampuan matematika rendah, sedang, dan tinggi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Soal tentang konsep proporsi. Hasil menunjukkan bahwa subjek dengan kemampuan matematika rendah tidak menggunakan konsep proporsi untuk menyelesaikan masalah terkait perbandingan. Subjek tersebut hanya membandingkan antara kuantitas yang satu dengan kuantitas yang lain secara langsung. Subjek dengan kemampuan matematika sedang mampu menggunakan konsep proporsi untuk menyelesaikan masalah terkait perbandingan. Akan tetapi, mereka belum menunjukkan alasan yang kuat dalam hal membandingkan tiga buah kuantitas. Subjek dengan kemampuan matematika tinggi mampu menggunakan konsep proporsi untuk menyelesaikan masalah terkait perbandingan. Subjek tersebut mampu membandingkan ketiga kuantitas dalam masalah yang diberikan.
PENGELOLAAN KAWASAN TAMAN NASIONAL BANTIMURUNG BULUSARAUNG DALAM PERSPEKTIF ETNOEKOLOGI (STUDI KASUS KELURAHAN KALABBIRANG). Arfan, Amal; Suprapta, Suprapta; Hikmah, Nur
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.742 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat7164732018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Pemahaman masyarakat sekitar terhadap Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, 2) Interaksi yang terjadi antara masyarakat sekitar. Informan berasal dari masyarakat di Kelurahan Kalabbirang yang dipilih dengan menggunakan purposive sampling yang dilanjutkan dengan snow ball sampling. Data diperoleh dari observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Masyarakat  memahami keberadaan tapal batas dan manfaatnya karena masyarakat memang sudah lama bermukim bahkan sejak kawasan belum dijadikan sebagai Taman Nasional. 2) Interaksi dilihat dari pemanfaatan lahan yang dikelola masyarakat  sebagai lahan pertanian; pemanfaatan kawasan sebagai Taman Wisata; serta berbagai tindakan pelestarian berupa gotong royong dalam membersihkan lingkungan sekitar; monitoring habitat kupu-kupu; serta patroli yang dilakukan masyarakat  dengan polisi kehutanan.
UJI RESISTENSI ANTIBIOTIK PADA BAKTERI RESISTEN MERKURI (HG) YANG DI ISOLASI DARI KAWASAN PANTAI LOSARI MAKASSAR Dwiyana, Saraswati; Fahruddin, .
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 2 (2012): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.716 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat127442012

Abstract

DOWNLOAD PDFDi lingkungan  ditemukan  beberapa  bakteri  yang  resisten  terhadap  logam  beratmerkuri  juga  dapat  resisten  terhadap  beberapa  antibiotik. Penelitian ini bertujuan untukmengisolasi bakteri dari perairan laut Pantai Losari,  Makassar  yang  memiliki dayaresistensi bakteri terhadap logam berat merkuri (Hg) dan resisten terhadap beberapa jenisantibiotik  yang  digunakan masyarakat pada umumnya. Pengisolasian bakteri dilakukandari sampel air laut Pantai Losari menggunakan media Nutrien Agar Air Laut Sintetik (NAALS) yang  ditambahkan HgCl dengan tingkat konsentrasi  0,0002mg/ml  (0,02µg/ml).Selanjutnya isolat bakteri dilakukan uji resisten antibiotik menggunakan paper diskantibiotik  (Oxoid) meliputi Ampicillin 10µg, Novobiocyn 30µg, Chloramphenicol 30µg,Cefoperazone 75µg dan Ofloxacin 5µg. Ada tiga jenis isolat yang resisten merkuri (Hg)dan antibiotik yang diperoleh yaitu: isolat RmI yang juga resisten terhadap Ofloxacin 5µg,isolat RmII yang resisten terhadap Ampicillin 10µg dan isolat RmIII yang resisten terhadapsemua jenis antibiotik.Kata kunci : Merkuri, bakteri resisten Hg, bakteri resisten antibiotik
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT DITINJAU DARI LINGKUNGAN FISIK Wulandhani, Suci; Purnamasari, A. Bida
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 2 (2019): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1346.6 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat82107212019

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular dunia. Penyakit-penyakit berbasis lingkungan memang masih merupakan penyebab utama kematian di Indonesia. Penyakit ISPA di Indonesia berada pada 10 daftar penyakit terbanyak di rumah sakit. Berdasarkan laporan Dinkes Kota Makassar yang bersumber dari bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, penyakit ISPA menjadi penyakit utama nomor 1 di Kota Makassar diantara 9 penyakit lainnya dengan jumlah kasus ISPA tahun 2015 sebanyak 45.569 dan pada tahun 2016 sebanyak 44.819 kasus. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan tingginya angka kejadian ISPA adalah faktor lingkungan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar faktor risiko kualitas lingkungan fisik terhadap kejadian ISPA. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan sample berjumlah 59 orang yang selanjutnya diolah dengan uji crosstab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara kepadatan hunian (OR=2.030, RR=0.635, 95% CI : 0.673-6.128), ventilasi (OR=0.814, RR=1.138, 95% CI : 0.280-2.369), jenis lantai (OR=0.768, RR=1.173, 95% CI : 0.155-3.802), jenis dinding (OR=5.294, RR=0.324, 95% CI :1.499-18.695) jarak antara rumah dengan jalan raya (OR=1.167, RR=0.909, 95% CI : 0.351-3.881) dan kebiasaan membersihkan debu dalam rumah (OR=1.228, RR=0.879, 95% CI : 0.422-3.572) dengan kejadian ISPA.
PEMETAAN WILAYAH PRODUKSI RUMPUT LAUT DI KECAMATAN TAMALATEA KABUPATEN JENEPONTO Hasriyanti, .
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3, No 2 (2014): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.598 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat3211272014

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kapasitas budidaya rumput, produksi dan penyebaran budidaya rumput laut, tingkat eksploitasi rumput laut, dan melakukan pemetaan desa-desa yang berpotensi untuk budidaya rumput laut di Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto. Lokasi penelitian adalah seluruh wilayah Kecamatan Tamalatea, kelompok obyek penelitian adalah 11 jumlah desa yang dianggap berpotensi sebagai penghasil rumput laut. Rangkaian tahapan penelitian adalah dengan melakukan survey, plotting lokasi, pengukuran kesesuaian lahan untuk budidaya rumput laut, serta pemetaan terhadap lokasi yang telah diplot tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kapasitas budidaya rumput laut di Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto, sangat beragam di 7 desa. Produksi dan penyebaran budidaya rumput laut di Kecamatan Tamalatea, berkembang secara intensifikasi. Bentuk eksploitasi pembudidayaan rumput laut di Kecamatan Tamalatea, terjadi pada aspek pencemaran. Wilayah yang berpotensi untuk pengembangan budidaya rumput laut, berdasarkan aspek fisik dan sosial, yakni terdapat di 7 desa, sedangkan 1 desa yang berada di garis pantai berpotensi pada wisata pantai.Kata kunci: Pemetaan, Wilayah Produksi, Rumput Laut
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECKS DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA TEPADU SISWA KELAS VIIIA SMP NEGERI 1 TABULAHAN KAB. MAMASA Ahmad, Fandi
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 2 (2016): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.794 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat5232412016

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar biologi dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe pair checks pada materi sistem pernapasan. Pengumpulan data yang dilakukan dengan jumlah subjek 21 siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 tabulahan dengan menggunakan angket untuk mengukur motivasi belajar siswa, dan untuk mengukur hasil belajar dengan menggunakan tes hasil belajar siswa pada setiap ahir siklus. Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan terjadi peningkatan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA Terpadu pada siklus I 73% dan  meningkat pada siklus II menjadi 85,50%, sedangkan untuk  hasil belajar siswa, siklus I sebanyak 10 orang dengan kategori kurang atau dengan persentase 47,60% dan pada siklus II sebanyak 19 orang dengan kategori sangat tinggi atau dengan persentase 90,08%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe pair checks.Kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Checks, Hasil Belajar dan Motivasi Belajar.ABSTRACTThis study is a classroom action research that aims to increase motivation and biology learning outcomes by applying cooperative learning model of pair checks type on the respiratory system. The data were collected from 21 students of class VIIIA SMP Negeri 1 Tabulahan by using questionnaires to measure student's learning motivation, and learning outcomes test to measure learning outcomes of the students at each end of the cycle. Study result showed that there is improvement of student's learning motivation in Integrated IPA subject. In cycle I learning motivation of students is 73% and increase in cycle II become 85,50%. While for student learning outcomes in cycle I there are 10 people with less category or with percentage 47 , 60% and in cycle II there are 19 people with very high category or with percentage 90,08%. From this study it can be concluded that there is an increase in motivation and student learning outcomes with the application of cooperative learning model of pair checks type. Key words: Cooperative Learning Model of Pair Checks Type, Motivation, and Learning Outcomes
THE EFFECTIVENESS OF IMPLEMENTATION OF QUANTUM LEARNING MODEL BASED ON STUDENT LEARNING STYLE ON CIRCULATION SYSTEM MATERIAL ON STUDENT CLASS XI IPA SMAN 1 BONTOSIKUYU SELAYAR ISLANDS L., Hamka; D., Nur Apriany
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.787 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat6264642017

Abstract

 The aim of this study is to find out the effectiveness of quantum learning model implementation based on student?s learning style for circulation system matter in the XI grade science students of SMAN 1Bontosikuyu Selayar Island. This research was pre-experimental research with one-group pretest-posttest research design. The population of this study was all the XI grade science students of SMAN 1Bontosikuyu. The sampling technique was saturated sampling that all the XI grade science students consisted of 24 students as the sample. The research instruments were learning style questioner, multiple-choice and essay  questions of student?s achievement, and activity observation paper. The increase of value from pre-test to post-test was found out through N-gain calculation, with the effectiveness criteria which were ? 75% of the total of students based on the learning style that obtained N-gain in middle to high category. The result of this  study showed that were visual learners students 58.33%, auditory learners 25%, kinesthetic learners 4.17%, visual-kinesthetic learners 8.33% and auditory-kinesthetic learners 4.17%. All students of each learning style were able to meet the criteria of effectiveness in this research. It can be concluded that the implementation of quantum learning method based on student?s learning style was effective for circulation system matter in the XI grade science students SMAN 1 Bontosikuyu. Student?s activity during the learning process by quantum learning method was in very good category.

Page 1 of 16 | Total Record : 155