cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SAINSMAT
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2018): Maret" : 10 Documents clear
PENGELOLAAN KAWASAN TAMAN NASIONAL BANTIMURUNG BULUSARAUNG DALAM PERSPEKTIF ETNOEKOLOGI (STUDI KASUS KELURAHAN KALABBIRANG). Arfan, Amal; Suprapta, Suprapta; Hikmah, Nur
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.742 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat7164732018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Pemahaman masyarakat sekitar terhadap Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, 2) Interaksi yang terjadi antara masyarakat sekitar. Informan berasal dari masyarakat di Kelurahan Kalabbirang yang dipilih dengan menggunakan purposive sampling yang dilanjutkan dengan snow ball sampling. Data diperoleh dari observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Masyarakat  memahami keberadaan tapal batas dan manfaatnya karena masyarakat memang sudah lama bermukim bahkan sejak kawasan belum dijadikan sebagai Taman Nasional. 2) Interaksi dilihat dari pemanfaatan lahan yang dikelola masyarakat  sebagai lahan pertanian; pemanfaatan kawasan sebagai Taman Wisata; serta berbagai tindakan pelestarian berupa gotong royong dalam membersihkan lingkungan sekitar; monitoring habitat kupu-kupu; serta patroli yang dilakukan masyarakat  dengan polisi kehutanan.
EKSPLORASI MINERAL MENGGUNAKAN METODE GEOMAGNET DAN SEM-EDS DI AREA PANAS BUMI DESA MAKULA TANA TORAJA Usman, Usman; Palloan, Pariabti; Ihsan, Nasrul; Tiwow, Vistarani Arini
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.124 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat7164792018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sebaran anomali magnetik dari mineral dari bawah permukaan serta mengidentifikasi komposisi unsur sampel batuan dan morfologi permukaan di area panas bumi Desa Makula menggunakan metode SEM-EDS (Scanning Electron Microscopy-Energy Dispersive Spectroscopy). Berdasarkan pengamatan langsung maka didapatkan suhu tertinggi dari area panas bumi Desa Makula adalah 43,6oC. Area panas bumi daerah Desa Makula Tana Toraja mempunyai karakteristik nilai anomali magnetik beragam mulai dengan -340,5 nT sampai dengan 1015,8 nT. Hasil pemodelan penampang A dan B menggunakan Oasis menunjukkan bahwa struktur batuan dibawah permukaan hingga kedalaman yang maksimal, diperoleh beberapa bentuk body anomali yaitu: calcite, clay, coal, lava andesit breksi, basalt, dan granit. Hasil pengujian SEM-EDS menunjukkan bahwa struktur mikro dari sampel batuan pada umumnya berbentuk lempengan yang tidak teratur dengan ukuran yang bervariasi dan didominasi oleh magnesium dan silikon.
PENGEMBANGAN ASESMEN PROYEK DALAM PEMBELAJARAN FISIKA Ali, Muhammad Harisah; Tawil, Muh.; Nurhayati, Nurhayati; Yunus, Sitti Rahma
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.024 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat7164742018

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui karakteristik asesmen proyek untuk mengases hasil belajar peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Bantaeng. (2) Mengetahui seberapa besar tingkat validitas asesmen proyek untuk mengases hasil belajar peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Bantaeng, (3) Mengetahui seberapa besar hasil belajar peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Bantaeng menggunakan asesmen proyek. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Asesmen Proyek dikembangkan menggunakan model pengembangan Plomp. Asesmen Proyek terdiri dari instrumen asesmen perencanaan proyek, rubrik asesmen perencanaan dan pelaksanaan, rubrik asesmen produk laporan, rubrik asesmen produk video. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah produk berbentuk instrumen asesmen proyek yang menunjukkan bahwa: (1) asesmen proyek memiliki karakteristik yaitu: pada tahap investigasi awal diperoleh karakteristik masalah-masalah yang muncul pada penugasan bentuk proyek berupa proses asesmen yang tidak sistematis, tidak mengases aspek-aspek mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan. Pada tahapan desain diperoleh bentuk asesmen proyek. Pada tahapan realisasi diperoleh prototype I dan pada tahap evaluasi diperoleh asesmen kinerja yang mengases mulai pada tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi (2) asesmen proyek yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, sehingga asesmen tersebut layak digunakan (3) hasil belajar peserta didik berada pada kategori tinggi.
FITOREMEDIASI FE DAN MN AIR ASAM TAMBANG BATUBARA DENGAN ECENG GONDOK (EICHORNIA CRASSIPES) DAN PURUN TIKUS (ELEOCHARIS DULCIS) PADA SISTEM LBB DI PT. JBG KALIMANTAN SELATAN Yunus, Rahmat; Prihatini, Nopi Stiyati
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1075.861 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat7164812018

Abstract

Air asam tambang (ATT) adalah air limbah yang terbentuk dari serangkaian reaksi kimia dan aktivitas biologis pada saat dan setelah eksploitasi batu bara dengan sistem terbuka. Batubara yang mengandung sulfida dengan adanya oksigen dan air mengalami oksidasi membentuk asam sulfat sehingga memilki pH<4. Kondisi ini mempermudah kelarutan Fe dan Mn. Akibatnya, AAT menjadi potensi besar sebagai pencemar lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi penyisihan Fe dan Mn pada AAT. Metode yang digunakan adalah fitoremediasi dengan memanfaatkan eceng gondok (Eichhornia crassipes) dan purun tikus (Eleocharis dulcis) pada sistem lahan basah buatan (LBB). Perlakuan dilakukan selama 25 hari dengan debit aliran 5 m3/hari. Pengukuran dan pengambilan sampel dilakukan per 5 hari. Pengukuran konsentrasi Fe dan Mn menggunakan ICP-OES. Hasil analisis diperoleh bahwa LBB hanya mampu menaikkan pH dari 3,20 menjadi 5,31. Eceng gondok dan purung tikus mampu mengakumulasi Fe dan Mn dengan Faktor Biokonsentrasi (FBK) tertinggi untuk Fe yaitu berturut-turut sebesar 1701,12 dan 1010,86 dan untuk Mn berturut-turut sebesar 1,12 dan 1,45, Indeks Fitoremediasi (IFR) atau efisiensi kinerja LBB dalama menyisihkan Fe dan Mn yaitu berturut-turut antara (87,11- 95,28)% dan (70,08 - 79,84)%. Hasil ini menunjukkan bahwa kedua tumbuhan ini dapat dipertimbangkan untuk dimanfaatkan dalam pengolahan AAT dengan waktu yang lebih panjang dalam LBB yang lebih luas.
PERBEDAAN EKSTRAK ETANOL DAN ETIL ASETAT DAUN LADA (PIPER NIGRUM L) TERHADAP AKTIVITAS ANTIMIKROBA Hartati, H.; Pagarra, Halifah
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.292 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat7164702018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ekstrak etanol dan ekstrak etil asetat daun lada (Piper nigrum L) terhadap aktivitas antimikroba Staphylococcua aureus, Escherichia coli dan Candida albicans. Metode maserasi telah digunakan untuk mengekstrak daun lada dengan menggunakan dua pelarut yaitu etanol 70% dan etil asetat. Hasil ekstrak selanjutnya dilakukan uji aktivitas antimikroba. Hasil ekstrak etanol daun lada diperoleh rendemen yang lebih tinggi yaitu 24,64% dibandingkan dengan ekstrak etil asetat 9,18%. Ekstrak etanol daun lada memiliki aktivitas antimikroba lebih tinggi dibandingkan ekstrak etil asetat daun lada terhadap bakteri Staphylococcua aureus,dan Escherichia coli tetapi tidak menghambat jamur Candida albicans  pada konsentrasi 10%.
PENENTUAN BAHAN RADIOAKTIF ALAMI (NORM) DALAM PUPUK KIMIA MENGGUNAKAN SPEKTROMETRI SINAR GAMA Hatika, Rindi Genesa
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.644 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat7164752018

Abstract

Pupuk kimia adalah campuran senyawa kimia yang menyediakan kebutuhan unsur kimia dan nutrisi pada tanaman (Chauhan et al., 2013). Salah satu contoh daripada pupuk kimia yang banyak digunakan adalah pupuk fosfat. Batuan fosfat adalah bahan awal untuk produksi semua produk fosfat dan sumber utama pupuk fosfat (Roselli et al., 2010). Uranium alam dalam batuan fosfat mempunyai sifat dapat menggantikan kedudukan kalsium, sehingga dalam waktu tertentu uranium akan terakumulasi dalam pupuk. adanya uranium di dalam pupuk fosfat tergantung pada kadar uranium dalam batuan fosfat (Indri dkk., 2006). Dalam proses pembuatan pupuk fosfat, banyak radionuklida yang ikut masuk kedalam pupuk, sehingga pupuk menyebarkan NORM ke lingkungan dan menjadi sumber radioaktif (Rehman et al., 2006). Penelitian ini dilakukan untuk menentukan bahan radioaktif (NORM) dalam  pupuk kimia di Indonesia menggunakan spektrometri sinar gama. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa  6 jenis sampel pupuk yaitu Urea, ZA, KCL, NPK, TSP dan Phospate mempunyai kandungan bahan radioaktif alami (NORM). Kandungan unsur U-238 paling tinggi terdapat pada sampel pupuk TSP, Kandungan unsur Th-232 paling tinggi terdapat pada sampel pupuk NPK, Kandungan unsur Ra-226 paling tinggi terdapat pada sampel pupuk TSP, dan Kandungan unsur K-40 paling tinggi terdapat pada sampel pupuk KCL.
STUDI PENDAHULUAN AKTIVITAS ANTIJAMUR DARI EKSTRAK DAUN BUNGA PUKUL EMPAT (MIRABILIS JALAPA) TERHADAP JAMUR RIZOCTONIA DAN FUSARIUM Majid, Ahmad Fudhail; Suryani, A.Irma
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.882 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat7164712018

Abstract

Ekstrak daun bunga pukul empat (Mirabilis jalapa), memiliki senyawa metabolit sekunder yang dapat dimanfaatkan sebagai botani pestisida. Selain itu, sinergisme ekstrak daun tanaman ini dengan mikroba entomopatogen seperti jamur entomopatogen untuk memaksimalkan efek dan daya kerjanya dalam mengendalikan serangga. Namun demikian,  perlu mempelajari aktivitas antijamur ekstrak daun M. jalapa terhadap jamur.  Penelitian ini menggunakan ekstrak M. jalapa konsentrasi 0 (kontrol), 0,1; 0,2; 0,4; dan 0,8 % (b/v). uji antijamur menggunakan metode difusi agar. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun dari M. jalapa tidak menghambat aktivitas jamur Rizoctonia dan Fusarium sehingga memungkinkan ekstrak daun M.jalapa dapat dikombinasikan dengan jamur untuk penelitian lanjutan mengenai kombinasi botani pestisida.
PEMBELAJARAN SISTEM REPRODUKSI MANUSIA MENGGUNAKAN BLENDED LEARNING TERINTEGRASI DISCOVERY LEARNING Palennari, Muhiddin; Adnan, Adnan; Fajrianti, Nur
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.666 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat7164762018

Abstract

Media pembelajaran moodle secara blended learning yang terintegrasi model discovery learning dibelajarkan dengan tujuan membelajarkan materi sistem reproduksi manusia yang berbasis online. Pembelajaran blended learning berbasis moodle (bioshare.my.id) dianalisis hingga bersifat valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE, yaitu analisis (analyze), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Penilaian produk dilakukan oleh dua validator ahli berupa instrumen penilaian silabus, instrumen penilaian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), instrumen penilaian moodle, instrumen angket respon guru dan peserta didik. Hasil penilaian dari validator ahli menunjukkan bahwa produk yang akan dibelajarkan layak untuk digunakan karena nilai validitas silabus yaitu 4,86; RPP yaitu 4,70; LKPD yaitu 4,90; moodle yaitu 4,82; angket respon guru yaitu 4,93; dan angket respon peseta didik yaitu 4,90 (sangat valid). Kepraktisan media diperoleh respon guru dengan nilai 89,94 (sangat praktis) dan respon siswa dengan nilai 70,20 (praktis). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran dan media pembelajaran online berbasis moodle yang dikembangkan bersifat valid dan praktis.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA Elinawati, Winda; Duda, Hilarius Jago; Julung, Hendrikus
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.557 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat7164722018

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Materi Pencemaran Lingkungan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen jenis Quasi-eksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 7 Dedai. Sampelnya kelas VIIA dan VIIB. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan teknik Purposive Sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, soal tes, dan angket. Analisis data untuk obesrvasi dan angket dengan cara persentase dan untuk test dengan statistik parametrik yaitu uji-t dua sampel. Hasil analisis lembar observasi guru pertemuan pertama dan kedua diperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 97,70%, yang berkriteria sangat kuat, sedangkan analisis lembar observasi siswa pada pertemuan pertama dan kedua diperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 95,45% yang berkriteria sangat kuat. Berdasarkan uji hipotesis pada posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh thitung sebesar 14,77 dan ttabel sebesar 2,00665. Pengujian hipotesis membuktikan bahwa thitung> ttabel (14,77 > 2,00665) yang artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar kognitif siswa pada materi Materi Pencemaran Lingkungan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan pengolahan data angket respon siswa diperoleh rata-rata nilai persentase sebesar 86,81% dengan kategori sangat kuat.
ANALISIS PROKSIMAT PADA BERAS HIBRID YANG TERBUAT DARI SINGKONG (MANIHOT ESCULENTRA) DAN LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA) Sjamsiah, Sjamsiah; Jaya, Alwi; Suriani, Suriani
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.335 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat7164782018

Abstract

Beras hybrid merupakan hasil pengembangan panganan lokal sebagai alternatif makanan pokok. Pada penelitian ini, bahan yang digunakan adalah singkong dan labu kuning dengan perbandingan singkong dan labu kuning dalam 1 kg adalah 60:40, 50:50, dan 40:60 melalui metode penguliran. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan kandungan air, abu, lemak, protein, serat dan  karbohidrat dalam beras hybrid yang terbuat. dari singkong (Manihot esculentra) dan labu kuning (Cucurbita moschata). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencampuran singkong dan labu kuning yang terbaik adalah pada perbandingan 50:50 dimana kadar protein 3,25%, lemak 0,1%, air 6,49%, abu 2,17%, serat 4,6% dan karbohidrat 71,89%. Hal ini menunjukkan bahwa beras hibryd yang terbuat dari singkong dan labu kuning dapat dijadikan sebagai beras alternatif dengan nilai gizi yang tidak jauh berbeda dengan beras pada umumnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 10