cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SAINSMAT
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 146 Documents
PENERAPAN METODE SQ3R (SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, REVIEW) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIIIA SMP NEGERI 1 LAMURU KABUPATEN BONE Syamsiah, .; Adnan, .; Suhriana, .
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 1 (2012): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat114642012

Abstract

DOWNLOAD PDFClassroom action research aims to improving the students' activities and biology learning outcomes through the application of  SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) method. The subjects were students of VIIIA class at SMP Negeri 1 Lamuru, semester I, 2011/2012 academic years, consisted of 24 students, 13 male and 11 female. The research was carried out into two cycles. Collected data of learning outcomes were analyzed by using quantitative analysis. The results showed that the application of SQ3R method could improve the students' activities and biology learning outcomes. The improvements were shown by findings from cycle I to cycle II, namely: (1) the students' activities showed improvement in asking, reading, finding the pictures from the whole materials, and mentioning the answers, (2) the students' learning outcomes improved from the average score in cycle I was 63.19 to 74.86 in cycle II. In addition, improvement also occurred in a number of the students in mastery learning which in cycle 1 was 41.67% and in cycle II was 83.33%. Based on the findings, it could be concluded that the implementation of SQ3R method improved the students' activities and biology learning outcomes of VIIIA class at SMP Negeri 1 Lamuru.   Key words: Learning activity, learning outcomes, SQ3R method
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY BERBASIS KONTEKSTUAL TERHADAP RASA INGIN TAHU DAN KEJUJURAN AKADEMIK Sugiarti, S.; Side, Sumiati; Fatmawati, F.
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat81101882019

Abstract

Penelitian ini adalah eksperimen semu (quasy experiment) yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery berbasis kontekstual terhadap rasa ingin tahu dan kejujuran akademik, dan mengetahui korelasi antara rasa ingin tahu dan kejujuran akademik peserta didik kelas XI IPA MAN Gowa pada materi pokok asam basa. Desain penelitian adalah ?posttest only control design?. Sampel penelitian yang ditarik secara random adalah kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan wawancara. Data dianalaisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif diperoleh nilai rata-rata rasa ingin tahu dan kejujuran akademik peserta didik kelompok eksperimen berturut-turut 71,92 dan 73,91 (kategori cukup) dan kelompok kontrol yaitu 54,81 dan 50,93 (kategori cukup). Hasil pengujian hipotesis rasa ingin tahu menggunakan uji-t diperoleh nilai thitung = 8,098 pada taraf signifikan 0.05 diperoleh ttabel = 1,996, dan uji hipotesis kejujuran akademik menggunakan uji t diperoleh nilai thitung = 16,604 pada taraf signifikan 0, 05 diperoleh ttabel = 1,996. Berarti ada pengaruh model pembelajaran discovery berbasis kontekstual terhadap rasa ingin tahu dan kejujuran akademik peserta didik. Hasil analisis korelasi product moment diperoleh nilai rhitung = 0,027 pada taraf signifikan 0,05 diperoleh rtabel =0,068. Ini menunjukkan bahwa tidak ada korelasi antara rasa ingin tahu dan kejujuran akademik peserta didik kelas XI IPA MAN Gowa pada materi pokok asam basa.
E-LEARNING PADA MATA KULIAH ANATOMI DAN FISIOLOGI MANUSIA: ALTERNATIF UNTUK MENUNJANG PERKULIAHAN YANG LEBIH EFEKTIF Asmawati Azis, Andi; Adnan, .; Faisal, .
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3, No 1 (2014): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat3110132014

Abstract

Teknologi informasi telah berkembang sangat pesat, termasuk penerapannya dalam kegiatan pembelajaran. Dampak positif dari perkembangan tersebut, yaitu dengan adanya teknologi e-learning. Teknologi ini dapat menjadi sebuah solusi dan teknologi alternatif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian research & development dengan menggunakan model pengembangan Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluation (ADDIE). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-learning pada matakuliah Anatomi Fisiologi Manusia dan dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Oktober 2014, di Kelas Anatomi Fisiologi Manusia, Prodi Biologi FMIPA UNM. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa e-learning sangat bermanfaat dalam meningkatkan efektifitas perkuliahan matakuliah anatomi dan fisiologi manusia. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari hasil validasi konten, respon dosen, dan respon mahasiswa, terhadap fasilitas e-learning.Kata kunci: e-learning, anatomi dan fisiologi manusia
PENGARUH PENGGUNAAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS PENDEKATAN ILMIAH TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA BIOLOGI KELAS VII PESERTA DIDIK SMP NEGERI 2 WATAMPONE Marsa, Marsa; Hala, Yusminah; Taiyeb, A. Mushawwir
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat5130482016

Abstract

ABSTRAKParadigma pendidikan menuntut perubahan pembelajaran  yang berpusat pada guru menjadi pembelajaran yang berpusat  pada peserta didik. Pembelajaran dengan menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik berbasis pendekatan ilmiah adalah pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Lembar Kerja Peserta Didik berbasis pendekatan ilmiah merupakan lembaran kerja peserta didik yang  berisikan  petunjuk  untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran yang harus dilakukan oleh peserta didik dengan mengaplikasikan pendekatan ilmiah yang melalui tahapan-tahapan  mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengasosiasi,  dan mengomunikasikan. Penelitian ini bertujuan  untuk (1) mengetahui  aktivitas belajar IPA Biologi  peserta didik kelas VII SMP Negeri  2 Watampone yang diajar dengan menggunakan LKPD berbasis pendekatan ilmiah, (2) mengetahui  hasil belajar  IPA Biologi   peserta didik kelas VII SMP  Negeri  2 Watampone yang diajar dengan menggunakan LKPD berbasis pendekatan ilmiah, dan (3) mengetahui pengaruh penggunaan LKPD berbasis pendekatan ilmiah terhadap hasil  belajar IPA Biologi peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Watampone. Penelitian ini merupakan peneltian  pre eksperimen dengan  desain one group pretest-posttest design. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas VII semester genap tahun pelajaran 2015/2016, yaitu kelas VII A sebanyak 24 peserta didik sebagai kelas eksperimen tanpa  kelas kontrol. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif . Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)  aktivitas belajar peserta didik   yang diajar dengan menggunakan LKPD berbasis pendekatan ilmiah berada pada kategori sangat aktif, (2) hasil belajar peserta didik setelah diajar dengan menggunakan LKPD berbasis pendekatan ilmiah mencapai nilai rata-rata 83,13 dengan standar deviasi 9,143, dan (3)  Peningkatan kemampuan peserta didik  setelah diajar dengan pembelajaran menggunakan LKPD berbasis pendekatan ilmiah  berada pada klasifikasi tinggi.Kata kunci: LKPD berbasis pendekatan ilmiah, aktivitas belajar  dan hasil belajar.ABSTRACTEducational paradigm requires a change in the teacher-centered learning to a student-centered learning. Learning to use the Student Worksheet based learning scientific approach is learner-centered. Student Worksheet-based scientific approach is student work sheet that contains instructions for implementing the learning activities to be performed by the students by applying scientific approach through stages observe, ask, collect data, associate and communicate. This study aims to (1) determine the activities to learn science Biology of seventh grade students at SMP Negeri 2 Watampone taught using LKPD-based scientific approach, (2) determine learning outcomes IPA Biology of seventh grade students at SMP Negeri 2 Watampone taught by using LKPD-based scientific approach, and (3) the effect of the use of LKPD scientific approach based on learning outcomes of science Biology of seventh grade students at SMP Negeri 2 Watampone. This study is peneltian pre-experimental design with one group pretest-posttest design. Subjects were students of class VII second semester of academic year 2015/2016, ie a total of 24 students VIIa class as a class experiment without a control class. Data were analyzed using descriptive statistics. The results showed that (1) the learning activities of students taught using a scientific approach based LKPD are in a very active category, (2) the learning outcomes of students after being taught to use a scientific approach based LKPD reach an average value of 83.13 with a standard deviation of 9.143 and (3) Increase the ability of students after being taught by learning to use a scientific approach based LKPD are at higher classification.Keywords: LKPD-based scientific approach, learning activities and learning outcomes.
MENGINTEGRASIKAN REVISI TAKSONOMI BLOOM KEDALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI Faisal, .
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 2 (2015): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat4218372015

Abstract

Revisi taksonomi Bloom membagi tujuan pembelajaran (instructional objective) kedalam dua dimensi utama, yaitu dimensi pengetahuan atau isi materi pembelajaran (frase noun) dan dimensi proses kognitif (frase verb). Dimensi pengetahuan mencakup, pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif. Sedangkan dimensi proses kognitif terdiri atas enam kategori, yaitu mengingat (remember), memahami (understand), mengaplikasikan (apply), menganalisis (analyze), mengevaluasi (evaluate), dan mencipta (create). Mengintegrasikan revisi taksonomi Bloom kedalam pembelajaran biologi, dapat dilakukan dengan menggunakan tabel taksonomi pendidikan. Guru dapat memasukkan tujuan-tujuan pembelajaran yang telah dibuat, kedalam kotak-kotak pada tabel taksonomi pendidikan yang merupakan perpotongan antara dimensi pengetahuan dan dimensi proses kognitif. Dengan cara tersebut, guru dapat memahami hubungan integral antara jenis pengetahuan pada keilmuan biologi dengan proses kognitif yang inheren dalam rumusan tujuan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang bertujuan untuk menguraikan hasil analisis kritis penggunaan tabel taksonomi pendidikan, pada konteks pembelajaran Biologi Sekolah Menengah Atas (SMA). Diawali dengan membuat dan mengklasifikasikan beberapa tujuan pembelajaran Biologi, mendeskripsikan rancangan pembelajaran, dan memilih instrumen serta prosedur asesmen yang sesuai.Kata kunci: Revisi Taksonomi Bloom, Pembelajaran Biologi.
PERAN INTERNET DALAM PROSES PENDIDIKAN FISIKA DI SMAN 1 BONTONOMPO KABUPATEN GOWA Nurdin, Wira Bahari; Surungan, Tasrief; Bansawang, Bansawang; Rauf, Nurlaela; Gareso, Paulus L.; Juarlin, Eko
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat6164542017

Abstract

Perbaikan penguasaan ilmu fisika kepada masyarakat umum merupakan roadmap pendidikan Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Hasanuddin. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat telah dilakukan upaya peningkatan tingkat pemahaman ilmu fisika di kalangan pelajar dan pengajar SMAN I Bontonompo. Keluaran kegiatan ini adalah peningkataan kemampuan berupa pengayaan cara penyelesaian soal dalam berbagai bidang fisika. Dengan demikian para peserta akan memiliki kemampuan menyelesaikan soal?soal (Problem Solving) tersebut baik dalam bidang teori maupun eksperimen fisika sebagai bekal bagi anak didik untuk dapat berlomba dalam berbagai event kompetisi seperti olimpiade sains dan ONMIPA. Selain itu diperkenalkan cara menggunakan internet secara optimal dalam mempelajari ilmu fisika. Dengan melakukan survei terhadap 105 orang siswa di SMAN I Bontonompo dengan metode sampel acak diperoleh kesimpulan bahwa seluruh siswa telah mampu menggunakan mesin  cari di internet, 91% menyatakan menggunakan internet dalam pencarian kumpulan soal fisika, 90% org menyatakan membantu dalam mencari bahan catatan kuliah atau buku, 87% menyatakan internet membantu dalam menyelesaikan jawaban, 21% menyatakan pernah melihat video pembelajaran fisika di internet, dan 11% menyatakan pernah berdiskusi tentang masalah fisika di internet. Kemudian mata pelajaran di SMA yang menurut siswa tersebut yang paling susah adalah fisika (78%), matematika (19%), kimia (6%), bahasa Inggris (2%), dan biologi (1%). Terhadap penggunaan internet rata-rata sehari, 24%  menjawab 1 jam, 28% menjawab 2 jam, 15% 3 jam, 5% 4 jam, dan 10%  diatas 5 jam.
SINTESIS MEMBRAN ELEKTROLIT PADAT BERBAHAN DASAR KITOSAN Pratiwi, Diana Eka
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 2 (2018): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat7273612018

Abstract

Kemajuan pesat teknologi menyebabkan peningkatan kebutuhan baterai, salah satunya baterai ion litium. Baterai litium memiliki cairan elektrolit yang mudah terbakar bila mengalami kebocoran elektrolit dan logam lithium dalam baterai akan bereaksi dengan air, sehingga memproduksi gas hidrogen yang eksplosif. Saat ini elektrolit bermatriks padatan sebagai elektrolit baterai telah banyak dikembangkan. Kitosan merupakan salah satu jenis polimer alam yang berpotensi sebagai bahan elektrolit padat. Penambahan kation dengan massa atom rendah seperti ion litium (Li+) di dalam membran polimer memungkinkan suatu proses transfer muatan yang efisien.. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mensintesis membran elektrolit padat berbahan dasar kitosan. Sampel kitosan yang digunakan merupakan kitosan yang memiliki derajat deasetilasi sebesar 98 %. Membran elektrolit kitosan- LiOH disintesis menggunakan metode blending dengan perbandingan konsentrasi kitosan-LiOH sebesar (100:0), (95;5), (90:10), (85:15), dan (84:16)% b/b. Membran yang diperoleh dikarakterisasi warna dan ketebalannya, diukur konduktivitasnya menggunakan alat LCR meter, dan dianalisis derajat kristalinitasnya dengan alat X-Ray Diffraction (XRD). Dari hasil penelitian diperoleh membran kitosan-LiOH berwarna kuning jernih dengan ketebalan rata-rata sebesar 0,1 mm, dengan konduktivitas tertinggi diperoleh pada perbandingan konsentrasi kitosan-LiOH sebesar (85:15) % b/b.
PENGARUH EKSTRAK KULIT BUAH KAKAO (THEOBROMA CACAO) DALAM MENGHAMBAT PENYAKIT LAYU FUSARIUM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN TOMAT Abdillah, A.; Rachmawaty, R.; Mu'nisa, A.
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat81127642019

Abstract

Tanaman budidaya tidak dapat dipisahkan dari penyakit, penyakit ini disebabkan oleh patogen yang dapat merusak proses fisiologi tanaman. patogen ini dapat berupa bakteri atau jamur. Layu fusarium disebabkan oleh fusarium oxysporum, pada tomat penyakit ini disebabkan oleh fusarium oxysporum f. sp lycopersici. Penyakit ini bisa menyebabkan kerugian besar bagi petani. Penggunaan fungisida sintetik telah banyak digunakan untuk mengendalikan penyakit yang disebabkan oleh fusarium oxysporum tetapi memiliki efek buruk yang besar terhadap lingkungan, oleh karena itu diperlukan fungisida biologis yang ramah lingkungan dalam mengendalikan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas fungisida alami yang diperoleh dari buah kakao. Dalam penelitian ini 6 perlakuan digunakan, P0 (kontrol tanaman sehat tanpa pengobatan), P1 (kontrol tanaman sakit diobati F. oxysporum), P2 (pengobatan ekstrak kakao 2% + perlakuan F. oxysporum) P3 (pengobatan ekstrak buah kakao ekstrak 5% + perlakuan F. oxysporum), P4 (perlakuan ekstrak buah kakao 8% + perlakuan F. oxysporum) P5 (perlakuan benomyl + perlakuan F. oxysporum) Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungisida nabati dari ekstrak biji kakao mampu menghambat layu fusarium. Setiap perlakuan memiliki efek yang sama pada tinggi maksimum tanaman tomat, jumlah buah dan berat buah. Tinggi tanaman tertinggi, jumlah daun dan berat buah tertinggi pada perlakuan ekstrak 8% dan terendah adalah 2% perlakuan ekstrak. Kata Kunci : Layu Fusarium, Fusarium Oxysporum, Fungisida Alami  Cultivation plants are inseparable from disease, this disease is caused by pathogens that can damage plant physiology processes. these pathogens can be either bacteria or fungi. Fusarium wilt is caused by fusarium oxysporum, in tomatoes this disease is caused by fusarium oxysporum f. sp lycopersici. This disease can cause huge losses to farmers. The use of synthetic fungicides has been widely used to control diseases caused by fusarium oxysporum but has a major adverse effect on the environment, therefore it is necessary to have an environmentally friendly biological fungicide in controlling the disease. This study aims to examine the effectiveness of natural fungicides obtained from cocoa pods. In this study 6 treatments were used, P0 (control of healthy plants without treatment), P1 (control of sick plants treated F. oxysporum), P2 (treatment of 2% cocoa pods extract + treatment of F. oxysporum ) P3 (treatment of cocoa pods extract 5 % + treatment of F. oxysporum ), P4 (treatment of 8% cocoa pods extract + treatment of F. oxysporum) P5 (treatment of benomyl + treatment F. oxysporum ) The results showed that vegetable fungicides from cocoa pods extract were able to inhibit fusarium wilt. Each treatment has the same effect on the maximum height of tomato plants, number of fruits and weight of fruit. The highest plant height, number of leaves and highest fruit weight was at 8% extract treatment and the lowest was 2% extract treatmen. Keywords: fusarium wilt. Fusarium oxysporum, natural fungicide
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN AWAL DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DALAM KIMIA PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMA NEGERI SE-KABUPATEN TAKALAR Ahmar, Dewi Satria
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 2 (2016): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat5232462016

Abstract

Kreativitas merupakan aspek yang diamanatkan dalam undang-undang dan menjadi hal yang diperlukan bagi perkembangan suatu bangsa agar dapat bersaing dengan bangsa yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara kemampuan awal  dengan kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri se-Kabupaten Takalar. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto menggunakan paradigma ganda dengan dua variabel independen. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri Se-Kabupaten Takalar yang terdiri dari 39 kelas atau 1537 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified purposive random sampling dan dipilih kelas XI IPA di SMAN 1 Takalar, SMAN 3 Takalar, SMAN 1 Polongbangkeng Selatan, dan SMAN 3 Polongbangkeng Utara dengan jumlah peserta didik 134 orang. Data dikumpulkan dengan mengunakan tes kemampuan awal yang terdiri dari 16 item (? = 0,883) dan tes kreativitas verbal yang terdiri dari 18 item (? = 0,808). Dengan menggunakan analisis korelasi dan regresi sederhana, diperoleh bahwa koefisien korelasi antara kedua variabel tersebut adalah 0,619 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Nilai tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kemampuan awal dengan kemampuan berpikir kreatif dalam kimia dan hubungan kedua variabel merupakan hubungan yang positif.Kata kunci: kemampuan awal, kemampuan berpikir kreatif.ABSTRACTCreativity is an aspect that is mandated by law and become essential to the development of a nation in order to compete with other nations. The study aimed at examining the correlation between prior knowledge with creative thinking ability of students grade XI IPA at Public Senior high school in entire Takalar district. This study was an ex post facto research. The population was the entire students of grade XI IPA at public senior high school in the entire Takalar which consist of 39 classes with 1537 people. Sample was taken by employing stratified purposive random technique and obtained grade XI  IPA 1 students in SMAN 1 Takalar, SMAN 3 Takalar, SMAN 1 Polongbangkeng Selatan, and SMAN 1 Polongbangkeng Utara with 134 students. The instrument of the study used test of prior knowledge consisting of 16 items (? = 0.883) and test of verbal creativity that consist of 18 items (? = 0.808). by using correlation and simple regression analysis, study founded that coefficient correlation between these two variables is 0.619, p = 0.000 (p <0.05). This value indicated that there was correlation between prior knowledge with creative thinking ability in chemistry and the correlation between the two variables is a positive correlation.Key words: Prior knowledge, creative thinking ability
ANALISIS PROKSIMAT PADA BERAS HIBRID YANG TERBUAT DARI SINGKONG (MANIHOT ESCULENTRA) DAN LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA) Sjamsiah, Sjamsiah; Jaya, Alwi; Suriani, Suriani
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat7164782018

Abstract

Beras hybrid merupakan hasil pengembangan panganan lokal sebagai alternatif makanan pokok. Pada penelitian ini, bahan yang digunakan adalah singkong dan labu kuning dengan perbandingan singkong dan labu kuning dalam 1 kg adalah 60:40, 50:50, dan 40:60 melalui metode penguliran. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan kandungan air, abu, lemak, protein, serat dan  karbohidrat dalam beras hybrid yang terbuat. dari singkong (Manihot esculentra) dan labu kuning (Cucurbita moschata). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencampuran singkong dan labu kuning yang terbaik adalah pada perbandingan 50:50 dimana kadar protein 3,25%, lemak 0,1%, air 6,49%, abu 2,17%, serat 4,6% dan karbohidrat 71,89%. Hal ini menunjukkan bahwa beras hibryd yang terbuat dari singkong dan labu kuning dapat dijadikan sebagai beras alternatif dengan nilai gizi yang tidak jauh berbeda dengan beras pada umumnya.