cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SAINSMAT
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 146 Documents
IDENTIFIKASI DAERAH RAWAN BENCANA LONGSOR LAHAN SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN BENCANA DI KABUPATEN SINJAI Nasiah, .; Ichsan, Invanni
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3, No 2 (2014): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat3211012014

Abstract

Longsor merupakan bencana alam yang dapat mengakibatkan kerugian baik berupa jiwa maupun harta benda. Oleh karena itu, maka perlu dilakukan penelitian inventarisasi daerah rawan bencana longsor. Model yang diterapkan untuk menentukan daerah rawan bencana longsor yaitu metode penjumlahan harkat dengan menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG). Beberapa faktor penyebab longsor adalah geologi (sifat batuan, stratigrafi, stuktur geologi, tingkat pelapukan dan kegempaan), iklim (curah hujan), tanah (tebal solum), topografi (kemiringan lereng), vegetasi (kerapatan vegetasi) dan manusia (penggunaan lahan). Hasil analisis menunjukkan bahwa di Kabupaten Sinjai terdapat 4 kelas tingkat rawan bencana longsor yaitu tidak rawan, agak rawan, cukup rawan, dan rawan. Secara umum Kabupaten Sinjai cukup rawan bencana longsor, tetapi ada dua kecamatan yang rawan yaitu kecamatan Sinjai Barat dan Sinjai Borong.Kata kunci : Longsor lahan, Penanggulangan Bencana, Kabupaten Sinjai
HUBUNGAN KECERDASAN LOGIS-MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 14 SINJAI Usman, U.
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat81101892019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan hubungan antara kecerdasan logis-matematis dan motivasi belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah, baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama. Sampel yang digunakan berjumlah 55 orang yang ditentukan simple random sampling. Pengukuran terhadapmotivasi belajar menggunakan instrumen angket model skala likert dengan rentangan skor 1-5. Kecerdasan logis-matematis dan kemampuan pemecahan masalah diukur dengan instrumen tes. Data penelitian diolah dengan teknik regresi sederhana, regresi ganda dan korelasi taraf signifikansi ? = 0.05.Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat hubungan yang positif antara kecerdasan logis-matematis dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas XI SMA Negeri 14 Sinjai dengan kontribusi sebesar 15,8%; (2) terdapat hubungan yang positif antara motivasi belajar dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas XI SMA Negeri 14 Sinjai dengan kontribusi sebesar 23,2 %; (3) terdapat hubungan yang positif antara kecerdasan logis-matematis dan motivasi belajar dengan kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas XI SMA Negeri 14 Sinja dengan kontribusi sebesar 25,8 %. Hasil ini menunjukkan bahwa kecerdasan logis-matematis dan motivasi belajar memberikan pengaruh dalam mendukung kemampuan pemecahan masalah peserta didik, meskipun  pengaruh yang diberikan rendah diakibatkan banyaknya faktor lain yang lebih besar mendukung kemampuan pemecahan masalah peserta didik.
VALIDASI METODE ANALISIS BAHAN PEMBANDING SEKUNDER ANHIDROTETRASIKLIN HASIL TRANSFORMASI IN SITU TETRASIKLIN HIDROKLORIDA DENGAN ASAM HIDROKLORIDA Kurniyati, Fajar; Saefumillah, Asep
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3, No 1 (2014): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat3110142014

Abstract

Parameter mutu dan keamanan obat seringkali dikaitkan dengan kandungan cemaran di dalamnya terutama terkait dengan cemaran yang bersifat racun atau karsinogenik. Dalam konteks pengawasan obat di Indonesia, analisis yang akurat dalam mendeteksi dan mengkuantisasi cemaran pada senyawa obat maupun produk obat perlu dilakukan. Namun demikian, ketersedian bahan pembanding cemaran yang merupakan salah satu faktor penentu jaminan mutu hasil pengujian laboratorium, seringkali menjadi kendala karena sukar diperoleh dan cukup mahal harganya. Penelitian ini dimaksudkan untuk membuat bahan pembanding sekunder cemaran secara in situ dengan cara mengubah senyawa aktifnya dalam hal ini anhidrotetrasiklin hidroklorida yang dibuat melalui transformasi tetrasiklin hidroklorida dengan asam hidroklorida. Analisis kualitatif pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan HPLC yang dilengkapi detektor dioda array, sementara analisis kuantitatifnya dilakukan menggunakan HPLC UV-vis pada panjang gelombang 280 nm. Anhidrotetrasiklin hasil transformasi diuji stabilitasnya dengan microwave dan paparan sinar matahari dan hasilnya menunjukkan bahwa senyawa yang terbentuk bukan produk intermediet. Semua parameter validasi metode seperti spesifisitas/selektivitas, rentang, linearitas, presisi dan akurasinya telah terpenuhi dengan nilai sangat baik. Uji homogenitas juga dilakukan dan tetrasiklin hidroklorida yang diuji dapat dinyatakan homogen dalam hal pembentukan anhidrotetrasiklin hidroklorida. Nilai yang ditetapkan terhadap baku pembanding primer anhydrotetracycline hydrochloride EPRS adalah 102,05%, n=10, SD=0,64%, RSD=0,63% tanpa data outlier. Nilai estimasi ketidakpastian pengukuran diperluas yaitu 3,19%.Kata kunci: bahan pembanding sekunder in situ, anhidrotetrasiklin hidroklorida, transformasi, tetrasiklin hidroklorida, validasi metode, homogenitas
HUBUNGAN ANTARA REGULASI DIRI DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DALAM KIMIA PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SE-KABUPATEN TAKALAR AHMAR, Dewi Satria
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat5130442016

Abstract

ABSTRAKKemampuan berpikir kreatif merupakan salah satu jenis kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking). Wasis dkk. (2014) menyatakan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi bukan hanya diperlukan dalam proses pembelajaran melainkan juga diperlukan untuk aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kemampuan berpikir kreatif sebagai bagian kemampuan berpikir tingkat tinggi perlu untuk dijadikan sebagai salah satu tujuan penting yang ingin dicapai untuk pendidikan saat ini. Sebagai usaha untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik, maka diperlukan aspek-aspek yang dapat dijadikan sebagai dasar pemgembangan kemampuan berpikir kreatif peserta didik, salah satu aspek yang dapat dikaji adalah kemampuan regulasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara regulasi diri dengan kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas XI IPA se-Kabupaten Takalar. Sampel penelitian terdiri dari 134 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik strativied purposive random sampling. Data dikumpulkan dengan mengunakan angket regulasi diri yang terdiri dari 40 item (? = 0,756) dan angket kemampuan berpikir kreatif yang terdiri dari 32 item (? = 0,825). Dengan menggunakan analisis korelasi dan regresi sederhana, diperoleh bahwa koefisien korelasi antara kedua variabel tersebut adalah 0,595 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Nilai tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara regulasi diri dengan kemampuan berpikir kreatif dalam kimia dan hubungan kedua variabel merupakan hubungan yang positif.Kata kunci: Regulasi diri, kemampuan berpikir kreatif. ABSTRACTThe ability to think creatively is one kind of higher order thinking. Wasis et al. (2014) stated that the ability to think critically is not only necessary in the learning process but also necessary for applications in everyday life. Therefore, the ability to think creatively as part of higher order thinking necessary to serve as one of the important objectives to be achieved for education today. In an effort to develop creative thinking abilities of students, the necessary aspects that can serve as the basis development creative thinking abilities of students, one of the aspects that can be assessed is the ability of self-regulation. This study aims to determine whether there is a relationship between self-regulation with creative thinking ability of students of grade XI in Takalar. The study sample consisted of 134 students who were selected using purposive random sampling technique strativied. Data were collected by using self-regulation questionnaire consists of 40 items (? = 0.756) and creative thinking abilities questionnaire consisting of 32 items (? = 0.825). By using simple correlation and regression analysis, found that the correlation coefficient between these two variables is 0.595, p = 0.000 (p <0.05). This value indicates that there is a relationship between self-regulation with creative thinking ability in chemistry and the relationship between the two variables is a positive relationship. Key words: Self-regulation, the ability to think creatively.
STANDARISASI SIMPLISIA DAUN HANTAP (STERCULIA COCCINEA JACK) ASAL KABUPATEN DONGGALA PROPINSI SULAWESI TENGAH SEBAGAI BAHAN BAKU SEDIAAN FITOFARMAKA Effendi, Nurmaya
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 1 (2012): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat114512012

Abstract

DOWNLOAD PDFStandarization simplisia leaf hantap (Sterculia coccinea Jack) origin Dongala regency of Central Sulawesi Province raw materials preparations for phitopharmaca. The morphological examination showed that hantap leaf plants including dicotyledoneae class with  woody stems and  roots heels. Transverse  slices of  the anatomy of  the  leaf  stomata indicate anomositik type, sliced crosswise rod carrier file types are radial. Physical determination  powders  include  determining the  total wash content  9.74%, wash  content the water soluble and 5.21% wash content that does not dissolve in acid 3.62%. Determination of levels of leaf extract hantap covering levels of water soluble extract, which is 18.89% and levels of ethanol-soluble extract: 14.17%. Identification with chemical reagents contain tannins, steroids and alkaloids. Thin-layer chromatography profiles obtained by the number of spots with more in n-butanol extract with polar eluen chloroform : methanol (20:1) diethyl ether extract compared with non eluen polar heksan: ethyl acetate (8:2). Key words : Standaritation, leaf hantap, tanin, alkaloids, steroids.  
PERKIRAAN LONJAKAN JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN DI KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2021 DENGAN PENERAPAN METODE ARIMA Bakhtiar, B.; Didiharyono, D.
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 2 (2018): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat7273682018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan (forecasting) lonjakan jumlah wisatawan di kabupaten Toraja Utara tahun 2021 dengan penerapan model ARIMA. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan (applied research) dengan data sekunder kuantitatif yang diperoleh di BPS Kab. Toraja Utara. Prosedur penelitian yang dilakukan meliputi identifikasi model, estimasi parameter, tahap diagnostik dan forcasting dengan bantuan soft komputer dalam hal ini Minitab 18. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh lima model time series yang digunakan memperkirakan lonjakan jumlah wisatawan di kabupaten Toraja Utara tahun 2021 yakni ARIMA (1,1,1), ARIMA (2,1,1) dan ARIMA (1,2,1). Kriteria yang tepat dalam pemilihan model yang terbaik adalah model yang mempunyai nilai MS (Mean Square) terkecil. Dalam hal ini model time series dengan MS terkecil adalah ARIMA (1,1,1) yaitu sebesar 16487384. Sehingga, model ini yang digunakan dalam melakukan peramalan adalah ARIMA (1,1,1) dengan bentuk umumnya yaitu . Hasil memperkirakan dari bulan januari sampai Desember 2021 adalah 13984,9; 14924,1; 15033,1; 15204,6; 15371,4; 15538,6; 15705,7; 15872,8; 16040; 16207,1; 16374,2 dan 16541,4.
PEMETAAN KARAKTERISTIK UNTUK PENANGGULANGAN KEMISKINAN DAN KERENTANAN PANGAN DI KOTA MAKASSAR Umar, Ramli
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat228512013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik masyarakat miskin kota dan tingkat kerentanan pangan serta faktor kunci yang menyebabkan terjadinya kemiskinan dan kerentanan pangan di perkotaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan melakukan metode survei/wawancara yang dianalisis dengan metode statistik inferensial dan analisis multivariabel. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa distribusi masyarakat miskin dan karakteristik masyarakat miskin kota dan rentan pangan bervariasi secara spasial antar kecamatan di Kota Makassar. Tingkat pendapatan dan pengeluaran masyarakat miskin sangat rendah. Adapun pengeluaran untuk konsumsi terutama pangan merupakan proporsi terbesar dan hampir semua pendapatan dialokasikan untuk konsumsi pangan tersebut. Rumusan penanggulangan dengan menggunakan pendekatan spasial berdasarkan karakteristik masyarakat miskin memungkinkan untuk merancang dan memodelkan pola penanggulangan kemiskinan kota dan rentan pangan sehingga keberhasilan program lebih terjamin.Kata kunci : Pemetaan, Karakteristik, Kemiskinan, Rentan Pangan, Pemodelan.
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN KOTA MAKASSAR TAHUN 1990-2010 Maru, Rosmini; Nasaruddin, .; Ikhsan, Muhammad; Laka, Beatus M.
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 2 (2015): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat4218622015

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang sangat pesat berimplikasi terhadap peningkatan berbagai kebutuhan seperti perumahan, industri, kesehatan, pendidikan, dan lain-lain. Selanjutnya, peningkatan berbagai kebutuhan hidup tersebut menyebabkan  terjadinya perubahan penggunaan lahan/ruang perkotaan, seperti rahan terbuka (RT) dan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi lahan perumahan, lahan industri, perkantoran, sekolah dan lain-lain. Analisis perubahan penggunaan lahan di Kota Makassar dilakukan dengan menggunakan sistim informasi geografi (SIG). Data yang digunakan adalah Citra Landsat tahun 1990, 2000, dan 2010. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan di Kota Makassar dalam kurun waktu 30 tahun menunjukkan hasil signifikan, dengan perubahan penggunaan lahan terbesar terjadi pada lahan tegalan/ladang menjadi kawasan terbangun dengan keluasan adalah 10.000 Ha atau 23.91%. Keadaan ini berlangsung terus hingga masa kini. Oleh karena itu, ia memberi dampak yang besar terhadap lingkungan sekitar seperti terjadinya peningkatan suhu kota, yang menyebabkan semakin berkurangnya tingkat kenyamanan penduduk Kota Makassar. Oleh karena itu, perlu dilaksanakan pembangunan yang berkelanjutan, sehingga lingkungan tetap lestari.Kata kunci: Penggunaan Penggunaan Lahan, Kota Makassar, Sistem Informasi Geografi (SIG).
KAJIAN PERSPEKTIF KEBERMAKNAAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATEMATIKA; BERDASARKAN REVIEW LITERATUR BEBERAPAHASIL PENELITIAN TERBARU Fitrah, Muh.
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat6164552017

Abstract

Pembelajaran berbasis masalah adalah pembelajaran yang didesain secara sistematik untuk memaksimalkan proses belajar siswa terutama dalam menyelesaikan masalah. Pembelajaran berbasis masalah selalu menjadi prioritas beberapa peneliti khususnya dibidang pendidikan matematika. Penulisan ini bertujuan menganalisis hasil penelitian yang telah diteli beberapa tahun terakhir yang difokuskan pada pembelajaran berbasis masalah dan menganalisis tahu isu-isu yang menarik, hal ini dilakukan guna untuk meminimalisir hal yang sudah diteliti dan tidak diteliti kembali. Misalkan variabel penelitian yang sering muncul pada matematika ketika penulis search pada google.com pada pembelajaran berbasis masalah, antara lain: prestasi, hasil, motivasi, minat, pemecahan masalah, komunikasi, penalaran, kemampuan dan pemahaman konsep, berpikir kritis, kreatif bahkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Hal demikian tentu sesungguhnya adalah guna meransang ide-ide peneliti selanjutnya terkait dengan pembelajaran berbasis masalah dalam bidang matematika, sebab salah satu acuan mutu pembelajaran yang diarahkan oleh guru adalah implementasi model pembelajaran yang membuat siswa aktif secara penuh dan bermain pada masalah yang kontekstual berdasarkan masalah yang ada disekitar siswa itu sendiri atau lebih sederhananya adalah masalah yang diadopsi dalam konten kearifan lokal. Penting rasanya bahwa pembelajaran berbasis masalah terus dilestarikan karena memang pembelajaran tersebut sudah banyak sekali dibahasakan oleh para peneliti, penulis, dan bahkan para pemerhati pendidikan bahwa pembelajaran berbasis masalah memberikan efek positif terhadap perkembangan kemampaun siswa, karena hal yang manariknya ada pada konten rutinitas guru ketika pembelajaran tersebut di terapkan dalam kelas.
EKSPLORASI MINERAL MENGGUNAKAN METODE GEOMAGNET DAN SEM-EDS DI AREA PANAS BUMI DESA MAKULA TANA TORAJA Usman, Usman; Palloan, Pariabti; Ihsan, Nasrul; Tiwow, Vistarani Arini
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat7164792018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sebaran anomali magnetik dari mineral dari bawah permukaan serta mengidentifikasi komposisi unsur sampel batuan dan morfologi permukaan di area panas bumi Desa Makula menggunakan metode SEM-EDS (Scanning Electron Microscopy-Energy Dispersive Spectroscopy). Berdasarkan pengamatan langsung maka didapatkan suhu tertinggi dari area panas bumi Desa Makula adalah 43,6oC. Area panas bumi daerah Desa Makula Tana Toraja mempunyai karakteristik nilai anomali magnetik beragam mulai dengan -340,5 nT sampai dengan 1015,8 nT. Hasil pemodelan penampang A dan B menggunakan Oasis menunjukkan bahwa struktur batuan dibawah permukaan hingga kedalaman yang maksimal, diperoleh beberapa bentuk body anomali yaitu: calcite, clay, coal, lava andesit breksi, basalt, dan granit. Hasil pengujian SEM-EDS menunjukkan bahwa struktur mikro dari sampel batuan pada umumnya berbentuk lempengan yang tidak teratur dengan ukuran yang bervariasi dan didominasi oleh magnesium dan silikon.

Page 2 of 15 | Total Record : 146