cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 194 Documents
KEMAMPUAN PESERTA DIDIK KELAS X DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL KOGNITIF TIPE MENGANALISIS DAN MENGEVALUASI PADA MATA PELAJARAN FISIKA Wijaya, Peldi Aldi; Jasaruddin, Jasaruddin; Arafah, Kaharuddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v15i1.9409

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian survey yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan peserta didik kelas X dalam menyelesaikan soal-soal kognitif tipe menganalisis dan mengevaluasi pada mata pelajaran fisika. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA Negeri 8 Makassar sebanyak 67 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes kognitif soal pilihan ganda. Data yang terkumpul kemudian dianalisi dengan analisis kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: (1) Analisis dekriptif diperoleh nilai maksimum sebesar 38,00, nilai minimum 5,00, rata-rata 20,97, standar deviasi 6,68, dan varians 44,63. (2) Kemampuan menyelesaikan soal menganalisis peserta didik berkriteria cukup adalah 1,49%, kurang 41,79%, dan kurang sekali 56,72%, sedangkan baik dan sangat baik tidak ada. (3) Kemampuan soal mengevaluasi peserta didik berkriteria cukup adalah 1,49%, kurang 49,25%, dan kurang sekali 49,25%, sedangkan baik dan sangat baik tidak ada. (4) Melalui kategori skor berdasarkan kurva normal disarankan kepada guru untuk memberikan perlakuan terhadap setiap kategori
PENGEMBANGAN LKPD TEKANAN HIDROSTATIK BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS Herman, Herman
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 2 (2015): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v11i2.1478

Abstract

. This article is result from Research and Development (R&D) which has general objectives to produce Works sheets of students (LKPD) based on scientific process. Tool development procedure follows 4-D development model up from Thiagrajan, etc. it includes with define, design, develop, and disseminate. Model/structure of LKPD produces title, questions (observation, analysis and discussion, and conclusion). This model/structure is minimalizing the guide statement like on the experiment guide book (it’s like with “cake recipe”). Two professionals in validation and two apprentices (physics teacher) showed that tool has been fulfilled with valid criteria. Limited experiment tol (hydrostatic pressure) has been fulfilled the criteria and effective. The smoothness of LKPD usage by the teacher in student’s science process skill in problem summarize, hypothesize, apparatus identification, writing the process plot, and find the physics concept with answering the question in LKPD can be determined. The experiment result shows that tools which have been made had fulfilled the valid criteria, practice and effective until we can implement the material in a learning process. Tulisan ini merupakan hasil Research and Development (R & D) yang bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berupa Lembar kerja Peserta Didik (LKPD) fisika tingkat SMA berbasis keterampilan proses sains. Prosedur pengembangan perangkat mengikuti model pengembangan 4-D dari Thiagarajan dkk, yang terdiri dari define, design, develop, dan disseminate. Model/kerangka LKPD yang dihasilkan terdiri dari judul, pertanyaan penyelidikan, pertanyaan analisis dan pembahasan, dan pertanyaan penyimpulan. Model/kerangka ini meminimalkan pernyataan tuntunan seperti dalam bentuk penuntun praktikum (yang mirip ”resep kue”). Hasil validasi dua orang pakar/ahli dan dua orang praktisi (guru fisika) menunjukkan perangkat telah memenuhi kriteria valid. Uji coba terbatas LKPD menunjukkan bahwa perangkat memenuhi kriteria praktis dan efektif. Kelancaran penggunaan LKPD oleh Guru dalam pembelajaran sangat didukung oleh buku panduan penggunaan LKPD. Melalui LKPD tersebut, keterampilan proses sains peserta didik dalam merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengidentifikasi alat dan bahan, menuliskan langkah kerja, dan menemukan konsep fisika dengan menjawab pertanyaan dalam LKPD dapat diukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat yang telah dihasilkan telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif sehingga dapat diterapkan dalam pembelajaran. Kata Kunci:fisika, keterampilan proses sains, LKPD, tekanan hidrostatik
PERSEPSI SISWA TENTANG MEDIA PEMBELAJARAN POWER POINT DALAM PEMBELAJARAN FISIKA PADA PESERTA DIDIK KELAS XI MIA 2 SMA NEGERI 9 MAKASSAR Syahbani, Yulia; Haris, Abdul; Palloan, Paribati
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v15i2.11032

Abstract

Persepsi merupakan suatu pandangan yang muncul pada seseorang terhadap suatu objek atau peristiwa setelah ia mengamatinya. Peneltian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui persepsi siswa tentang media pembelajaran power point dalam pembelajaran fisika pada peserta didik kelas XI MIA 2 di SMA Negeri 9 Makassar. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIA 2 SMA Negeri Negeri 9 Makassar yang berjumlah 26 peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode deskriptif, data-data kuantitaf dalam penelitian ini didapatkan dengan cara penilaian lembar angket dengan menggunakan rumus persentase angket. Hasil penelitian pada persepsi siswa tentang media pembelajaran interaktif melalui power point terhadap pembelajaran fisika dikelas XI MIA 2 SMA Negeri 9 Makassar secara keseluruhan adalah 73, 4 % sehingga dapat dikategorikan dalam kategori baik.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI STRUKTUR KRISTAL CaF2 DENGAN DIFRAKSI SINAR-X Putri, Andi Dini; Irhamsyah, Andi; Muris, Muris
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 12, No 1 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v12i1.2034

Abstract

This reseach investigated the synthesis of flourite (CaF2) from calcium chloride (CaCl2). The purpose of this reseach to determine effect of adding CaF2 with HF varying masses of the phased formed in CaCl2, analysis and characterization the crystal of CaF2. The flourite (CaF2) made from CaCl2 synthesised by mixing with a aquades and stirring at the 30 minute to form the colour change be a white, then added HF with a varying masses, after that was allowed to stand obtain a precipitate. The precipitated heated at an temperature of 100oC to form the dry solids, then solids calcined of 400oC at four hours. The characterized sampel synthesis using X-Ray Diffraction (XRD) and crystal structure analysis with software MAUD. XRD characterization result showed the higher percentation of CaF2 at adding 10 ml is 92 wt%. The analysis crystal structure using with MAUD showed the crystal structure of CaF2 is a cubic with space group 225 Fm-3m.Keywords: CaF2, CaCl2, HF, MAUD, X-Ray Diffraction (XRD)Penelitian ini mengkaji tentang sintesis flourite (CaF2) yang berbahan dasar calcium chloride (CaCl2). Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan asam flourida (HF) dengan variasi massa yang berbeda terhadap fasa yang terbentuk pada CaF2, hasil karakterisasi dan analisis struktur kristal dari CaF2. Flourite (CaF2) disintesis dengan cara melarutkan CaCl2 dalam aquades dan distirrer selama 30 menit hingga larutan berubah warna menjadi putih keruh, kemudian ditambahkan dengan HF dengan variasi massa yang berbeda hingga membentuk gel, setelah itu didiamkan hingga diperoleh endapan. Endapan dipanaskan pada suhu 100oC hingga membentuk padatan kering dan dikalsinasi pada suhu 400oC selama 4 jam. Sampel hasil sintesis dikarakterisasi dengan menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) dan dianalisis struktur kristalnya dengan program MAUD. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa persentasi CaF2 yang paling tinggi diperoleh pada penambahan sebesar 10 ml yaitu sebanyak 92 wt%. Hasil analisis struktur kristal dengan menggunakan program MAUD menunjukkan bahwa struktur kristal dari CaF2 adalah cubic dengan space group 225 Fm-3m.Kata Kunci:  CaF2, CaCl2, HF, MAUD, X-Ray Diffraction (XRD)
APLIKASI PERSAMAAN REGRESI LINIER BERGANDA PADA PENENTUAN SUHU UDARA RATA-RATA HARIAN DI STASIUN METEOROLOGI HASANUDDIN MAKASSAR Yani, Ahmad
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v8i1.811

Abstract

Abstract. The air temperature is weather or climate elements that need to be observed and predicted. In order to predict the daily average of air temperature in Stasiun Meteorologi of Hasanuddin Makassar, the author examines the degree of linear relationship between the daily average of air temperature by using multiple linear regression equation ( cal) with the daily average of actual air temperature ( 24)  by using hourly temperature data in 2003, 2004 and 2005, and then tested in 2006 were taken from Stasiun Meteorologi Kelas I of Hasanuddin Makassar. Abstrak Suhu udara merupakan unsur cuaca atau iklim yang perlu diamati dan diprediksi. Untuk dapat memprediksi suhu udara rata-rata harian di Stasiun Meteorologi Hasanuddin Makassar maka penulis meneliti seberapa besar derajat hubungan linier antara nilai suhu udara rata-rata harian menggunakan persamaan regresi linier berganda ( cal) dengan nilai suhu udara rata-rata harian yang sebenarnya ( 24) dengan menggunakan data suhu tiap jam pada tahun 2003, 2004, dan 2005 yang kemudian diujikan di tahun 2006 yang diambil di Stasiun Meteorologi Kelas I Hasanuddin Makassar.
ANALISIS HIDROLOGI SUNGAI PONRE-PONRE KABUPATEN BONE H, Yusniati; Yusuf, Muhammad
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 14, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v14i1.6323

Abstract

Penelitian mengenai analisis hidrologi sungai Ponre-Ponre Kabupaten Bone ini bertujuan untuk menganalisis debit sungai Ponre-Ponre dan mengetahui hubungan antara curah hujan dan debit sungai dengan menggunakan fuzzy logic. Data debit sungai Ponre-Ponre diperoleh dari Automatic Water Level Recorder (AWLR) yg berada di koordinat posisi 4º 51ʼ 31” LS dan 120º 00ʼ 38” BT. Data debit sungai harian diambil dari tahun 1997-2003. Data curah hujan harian diperoleh dari stasiun klimatologi Ponre-Ponre (4º 51ʼ 17” LS dan  120º 01ʼ 44” BT). Data curah hujan diambil dari tahun 1997-2003. Data debit sungai di kalibrasi dengan metode debit langsung yang menggunakan alat Currentmeter propeller. Hasil analisis aliran sungai dengan menggunakan metode debit langsung menghasilkan nilai debit 0.022 m³/det, sedangkan hasil pemodelan fuzzy logic dengan prediktor curah hujan dan debit sungai menghasilkan nilai RMSE 0.6137 m³/det dan korelasi 0.5322.Kata kunci : curah hujan Ponre-Ponre, debit sungai, fuzzy logic
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS XIIA SMAN 1 LILIRILAU Selvianti, Selvianti; Ali, Muh. Sidin; Helmi, Helmi
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 1 (2015): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v11i1.1463

Abstract

This research is a true experiment which aimed to determine: 1) physical learning activities and student physics achievement  that students taught using cooperative learning model two stay two stray and is taught using conventional learning models; (2) a significant difference between the activity of studying physics and student physics achievement students taught using cooperative learning model two stay two stray and is taught using conventional learning models; The variables  were the model of learning with cooperative learning model level two stay two stray and conventional learning models as independent variables, activity and student physics achievement as the dependent variable. The research design was a posttest-only control group design. The research population was a class XI IA SMAN I Lilirilau, with a sample XI IA2 experimental class and XI IA1 control class. Descriptive analysis showed that physical activity and student physics achievement who are taught using cooperative learning model two stay two stray higher than physical activity and student physics achievement taught using conventional learning models. Inferential analysis results showed that there were significant differences in activity and student physics achievement are taught using cooperative learning model TSTS and are taught using conventional learning models.  Penelitian ini adalah eksperimen sesungguhnya yang bertujuan untuk mengetahui : (1) aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray  dan yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional ;  (2) perbedaan yang signifikan antara aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray  dan yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Variabel penelitian ini adalah model pembelajaran dengan level model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray dan model pembelajaran konvensional sebagai variabel bebas, aktivitas dan hasil belajar sebagai variabel tak bebas. Desain penelitian menggunakan posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas XI IA SMAN I Lilirilau, dengan sampel XI IA2 sebagai kelas eksperimen dan XI IA1 kelas kontrol. Analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray  lebih tinggi dibanding aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS dan  yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci: pembelajaran kooperatif, two stay two stray, aktivitas belajar fisika, hasil belajar fisika kognitif.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENGALAMAN PADA PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMA NEGERI 9 PINRANG Amir, Musdalifah; Muris, Muris; Arsyad, Muhammad
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 3 (2015): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v11i3.1756

Abstract

Abstract: Development of Experience-based Learning Package to Class XI IPA Students at SMAN 9 Pinrang. This study was a research and development aimed to develop experience-based learning package. The learning packages which are developed are lesson plan, students’ worksheet, and material. The development procedure employed 4-D models modified from Thiagarajan’s model. The development learning package phases consisted of (i) define phase, (ii) design phase, (iii) develop phase and (iv) disseminate phase. The study was conducted in SMAN 9 Pinrang and class XI IPA1 was the test subject. The result of the study showed that (i) the learning package developed was confirmed as valid and practical with validity degree 1,0 and coefficients practicality 100% so it was feasible to be used in Physics learning class XI IPA at SMAN 9 Pinrang, and (ii) Lesson plan are developed based on experience learning syntax namely i) concrete experience, ii) reflection observation, iii) abstract conceptualization, and iv) active experimentation, materials are developed based on students experience and students’ worksheet are developed as lesson-guided to find fluid static concept using demonstration.Keywords: experience-based learning, learning packageAbstrak: Pengembangan Perangkat PembelajaranBerbasis Pengalaman pada Peserta Didik Kelas XI IPA SMA Negeri 9 Pinrang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development) yang bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis pengalaman. Adapun perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD), dan Bahan Ajar Peserta Didik (BAPD). Prosedur pengembangannya menggunakan four D models (Model 4-D) yang dimodifikasi dari model Tiagharajan. Tahap pengembangan perangkat pembelajaran terdiri atas: (i) tahap define, (ii) tahap design, (iii) tahap develop dan (iv) tahap disseminate. Ujicoba perangkat dilaksanakan di SMA Negeri 9 Pinrang dengan subjek ujicoba pada kelas XI IPA1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis dengan tingkat validitas Vc sebesar 1,0 dan koefisien kepraktisan sebesar 100 % sehingga layak untuk digunakan dalam pembelajaran fisika kelas XI IPA di SMA Negeri 9 Pinrang, dan (ii) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dikembangkan berdasarkan empat sintaks belajar pengalaman yaitu i) concrete experience, ii) reflection observation, iii) abstract conceptualization, dan iv) active experimentation, Bahan Ajar Peserta Didik (BAPD) disusun berdasarkan pengalaman peserta didik, dan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) dikembangkan sebagai penuntun belajar untuk menemukan konsep fluida statis melalui kegiatan demonstrasi.Kata Kunci:         pembelajaran berdasarkan pengalaman, perangkat pembelajaran
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 3 POLEWALI Muliana, Muliana
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 14, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v14i2.10807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar melalui metode pembelajaran inkuiri terbimbing dan yang diajar dengan pembelajaran konvensional di kelas X MIPA SMA Negeri 3 Polewali Tahun Ajaran 2017/2018, dan (2) menganalisis perbedaan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan metode pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran konvensional di kelas X MIPA SMA Negeri 3 Polewali Tahun Ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen sesungguhnya dengan menggunakan Posttest Only Design With Nonequivalent Groups. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 3 Polewali Tahun Ajaran 2017/2018 dan sampel dipilih secara Purposiive Sampling. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan menggunakan metode pembelajaran inkuiri terbimbing dengan skor ideal 28 adalah sebesar 20,44 dan standar deviasinya 2,75 sedangkan skor rata-rata hasil belajar fisika yang diajar dengan pembelajaran konvensional adalah sebesar 17,78 dan standar deviasinya 3,12. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan metode pembelajaran inkuiri terbimbing dengan peserta didik yang diajar dengan pembelajaran konvensional pada kelas X MIPA SMA Negeri 3 Polewali pada taraf nyata α = 0,05.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERORIENTASI KONSTRUKTIVISTIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK KELAS X MIA 5 SMA NEGERI 1 SUNGGUMINASA Ati, Andi; Tawil, Muhammad
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 12, No 3 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v12i3.3056

Abstract

This study is a classroom action research which aims at obtaining the description of constructivist-based learning process that can improve problem solving skills in Physics subject of grade X MIA 5 students at SMAN 1 Sungguminasa in Gowa district. The subject of the study were the students of grade X MIA 5 on the second semester of academic year 2015/2016 with the total of 46 students, consisted of 17 female students and 29 male students. The study was conducted in two cycles which consisted of four activities, namely the planning, the implementation of treatment, observation, and reflection. The result of the study reveal that (1) the learning activities of the students using constructivist-based learning approach improve from cycle I 52.00% (fairly active category) to cycle II 81.73% (very active category); (2) the observation result of learning management by the teacher in cycle I and II is at the range of 90.00%< NR< 100% which categorized as very good; (3) the average score of LKPD (students’ worksheet) improves from cycle I 2.96 to 4.08 in cycle II; (4) the average score of problem solving skills of students improve from cycle I 2.37 to 4.12 in cycle II or improve by 73.84%. The conclusion based on the result of the study is the constructivist-based learning can improve problem solving skills of grade X MIA 5 students at SMAN 1 Sungguminasa.Keywords: constructivist, problem  solving skillsPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk memperoleh gambaran proses pembelajaran berorientasi konstruktivistik yang dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah fisika peserta didik kelas X MIA 5 SMA Negeri 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik Kelas X MIA 5 semester genap tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah peserta didik 46 orang terdiri dari 17 laki-laki dan 29 perempuan.Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari empat kegiatan, yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan tindakan,observasi, dan refleksi.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktifitas pembelajaran peserta didik dengan pendekatan pembelajaran berorientasi konstruktivistik mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 52,00% (kategori cukup aktif) menjadi 81,73% (kategori sangat aktif) pada siklus II, (2) hasil observasi pengelolaan pembelajaran oleh guru pada siklus I dan II berada pada rentang 90,00 % ≤ NR ≤ 100 %, sehingga dikategorikan sangat baik, (3) skor rata-rata LKPD mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 2,96 menjadi 4,08 pada siklus II, (4) skor rata-rata keterampilan pemecahan masalah peserta didik mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 2,37 menjadi 4,12 pada siklus II atau mengalami peningkatan sebesar 73,84%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berorientasi konstruktivistik dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah peserta didik kelas X MIA 5 SMA Negeri 1 sungguminasa.Kata Kunci: konstruktivistik, keterampilan pemecahan masalah. 

Page 1 of 20 | Total Record : 194