cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 797 Documents
APLIKASI PENCARI HOTEL DI KOTA SEMARANG MENGGUNAKAN LAYANAN BERBASIS LOKASI PADA PLATFORM BLACKBERRY DENGAN PEMROGRAMAN JAVA Purba, Nurul Ifan; Isnanto, R. Rizal; Sinuraya, Enda Wista
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.2.3.666-671

Abstract

Abstrak Teknologi GPS (Global Positioning System) telah banyak dimanfaatkan oleh lembaga-lembaga militer, riset maupun transportasi. Namun pemanfaatan teknologi GPS khususnya di negeri Indonesia tercinta ini, belum banyak dirasakan oleh banyak masyarakat secara langsung dan layanan-layanan konten lokal pada perangkat ponsel yang mengusung teknologi tersebut masih sangat sedikit. Blackberry merupakan salah satu jenis smartphone yang memiliki fitur GPS receiver yang handal menjadi inspirasi penulis untuk menerapkan suatu konten layanan publik Aplikasi Pencari Hotel dengan memanfaatkan teknologi GPS pada perangkat tersebut. Aplikasi ini dibangun dengan bahasa pemrograman Java API Blackberry dan J2ME (Java 2 Micro Edition) yang terdiri dari 2 bagian utama yang menjadi pokok bahasan pada penulisan ini, yaitu mekanisme pendeteksian lokasi hotel dan penyajian rute lokasi tersebut pada fitur Blackberry Maps. Mekanisme pendeteksian lokasi berdasarkan posisi koordinat lintang (latitude) dan bujur (longitude). Proses penyajian rute lokasi tersebut menggunakan dokumen lokasi LBS (Location Based Service) Blackberry yang ditulis dalam sintaks XML (Extensible Markup Language) berdasarkan latitude dan longitude pengguna. Penelitian ini menghasilkan aplikasi pencari hotel yang dapat memberikan informasi tentang alamat dan nomor telepon hotel. Dengan menggunakan aplikasi ini, para pengguna Blackberry dapat dengan mudah memperoleh lokasi hotel disekitar pusat kota Semarang, Simpang Lima, dan dapat mengetahui rute dari lokasinya berada ke lokasi hotel yang dituju..Kata Kunci : Hotel, BlackBerry, BlackBerry Maps, GPS.  Abstract GPS technology (Global Positioning System) has been widelyusedbymilitary institutions, researchand transportation. However, the use of GPS technology especially in this beloved country Indonesia, has not been widelyfelt by many people direct lyand local content serviceson mobile devices that carry the technology is still verylittle. Blackberry is one type of smart phone that featuresa reliable GPS receiver to inspireauthors to apply a public service content Hotel Search Application by utilizing GPS technology on these devices. The application is built with the Java programming language API Blackberry and J2ME (Java 2 MicroEdition), which consists of 2 main parts of  the subject at this writing, the hotel's location detection mechanisms and presentation of these locations on the Blackberry Maps feature. Detection mechanisms based on the position of the latitude location (latitude) and longitude (longitude). Process of presenting these location susing the location document LBS (Location Based Service) Blackberry is written in XML syntax (Extensible Markup Language) based on latitude and longitude users. This research resulted hotel search application that canprovide in formation about  the hotel address and phone number. By usingthis application, Blackberry userscan easilyobta in the location ofhotelsaround thecitycenterof  Semarang, Simpang Lima, and can learn from its location is the hotel's location to the destination. Keywords: Hotel, BlackBerry, BlackBerryMaps, GPS.
DESAIN DAN IMPLEMENTASI SECOND ORDER GENERALIZED INTEGRATOR-PHASE LOCKED LOOP (SOGI-PLL) UNTUK TEGANGAN SATU FASA MENGGUNAKAN DSPIC30F4011 DENGAN KONTROL PROPORTIONAL INTEGRAL Purwanto, Aji; Setiawan, Iwan; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.7.3.729-736

Abstract

Grid Side Converter (GSC) is a power converter device that have important role in electrical energy conversion systems especially in the utilization of renewable energy sources in order to be connected to the grid. Based on the grid connection requirements, the GSC should be able to operate even if the grid is experiencing interference. Based on the problem, the GSC control system technically should have ability to detect grid disturbances quickly by using Phase Locked Loop (PLL) method that can provide grid voltage information. Compared with other PLL algorithms, the Second Order Generalized Integrator-Phase Locked Loop (SOGI-PLL) has adaptive-filtering characteristics in adjusting phase information. The SOGI-PLL method in this final project will be implemented for single phase system using dsPIC30F4011 microcontroller with PI controller. PI controller is expected to make the system has a fast response to the changes that occur, because the purpose of the PLL?s own needs is to get the results of grid voltage information such as magnitude, frequency, and phase in realtime. As the results, the SOGI-PLL algorithm through the use of ZMPT101B sensor shows the magnitude, frequency, and phase information is suitable with the grid voltage. The result of phase estimation have also been implemented in the inverter product development project, so that the output voltage inverter is in phase with the grid voltage.
ANALISIS RESONANT TRAFO STEP UP DENGAN PENYEARAH CT DAN JEMBATAN PENUH Adi Prabowo, Hendra Fadholi; Facta, Mochammad; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.4.3.542-549

Abstract

Abstrak Trafo adalah salah satu peralatan listrik yang sering digunakan dalam pemakaian sehari-hari. Sebuah trafo memiliki kemampuan mentransformasikan tegangan dan konverter resonant mampu menurunkan rugi-rugi pensaklaran serta mengurangi EMI (Electromagnetic Interference) dengan teknik pensaklaran tegangan. Trafo step up dengan rasio lilitan yang tinggi memiliki induktansi bocor sekunder dan kapasitansi yang besar yang ditunjukan dari lilitan sekunder ke lilitan primer dan akan terinduksi di lilitan primer. Hal tersebut menyebabkan arus resonant yang besar pada saat waktu transisi turn on. Konverter resonant dengan rangkaian penyearah digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Penyearah dengan center tap dan penyearah jembatan penuh digunakan sebagai penyearah pada keluaran sisi sekunder trafo step up. Penggunaan rangkaian penyearah menyebabkan penambahan komponen parasitik pada trafo. Komponen parasitik terdiri dari kapasitansi stray sisi sekunder, kapasitansi junction dioda dan induktansi bocor sisi sekunder trafo. Nilai komponen parasitik didapatkan dengan pengukuran LCR meter digital. Puncak resonansi akan dianalisis dengan software simulasi PSIM 5.0.3 dan pengukuran dengan osiloskop. Puncak resonant  mengalami pergeseran yang disebabkan komponen parasitik. Puncak penyearah dengan center tap ada pada 6,7 kHz dan penyearah jembatan penuh pada 7,1 kHz.Tegangan masukan sebesar 21 Volt, tegangan input tersebut dapat mencapai tegangan tinggi DC  sebesar 2 kV untuk penyearah dengan center tap dan 5,5 kV untuk penyearah jembatan penuh. Beban yang digunakan adalah elektroda jarum bidang dengan ozon sebagai indikator terjadinya medan tinggi.         Kata kunci : trafo, resonant, penyearah Abstract Transformer is  once electric utility which common application daily life. A transformer have an ability to voltage transform. Resonant converter able to reduce switching losses and EMI ( Electromagnetic Interference) with volage switching technique. A step up transformer with high winding ratio have a large secondary leakage inductance and capacitance that shows from secondary to primary winding and be inducted in the primary winding. In this case cause a large resonant current at turn on transition time. Resonant converter with rectifier circuit can solve this problem. CT rectifier and fullbridge rectifier use to rectifying secondary side transformer?s output. Rectifier circuit causing  paracitic component in the traformer. Paracitic component consist of stray capacitance, diode junction capacitance and leakage inductance secondary transformer?s. The value of paracitic component acquired from digital LCR meter measurement. The peak of resonant will be analyze use PSIM 5.0.3 software and osciloscope maesurement. The peak of resonant shifted because of parasitic component.The resonant?s peak of CT rectifier at 6.7 kHz and fullbridge rectifier at 7.1 kHz. The input voltage is 21 V  ,it  can be reach high voltage DC 2 kV for CT rectifier and 5.5 kV for fullbridge rectifier. The load is needle-plate electrode with ozon as indicator of high field. Keyword : transformer, resonant, rectifier
APLIKASI PENGKONVERSI NADA-NADA INSTRUMEN TUNGGAL MENJADI CHORD MENGGUNAKAN METODE PITCH CLASS PROFILE Gaffar, Imam; Hidayatno, Achmad; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.1.3.121-127

Abstract

Abstrak Chord recognition atau pengenalan chord adalah sebuah transkripsi dari suara menjadi chord atau proses pengkonversian sebuah masukan yang berupa file audio menjadi sebuah tanda yang dapat dikenali sebagai suatu huruf atau yang disebut dengan chord. Chord merupakan tiga buah nada atau lebih yang dibunyikan secara bersamaan sehingga menciptakan suatu suara yang harmonis. Chord yang akan dikenali dalam aplikasi ini adalah chord standar yaitu chord mayor. Tujuan dari tugas akhir ini adalah membuat perangkat lunak yang dapat mengkonversi nada?nada dari instrument tunggal menjadi chord secara otomatis dengan input file audio, yang mana di dalamnya terjadi pemrosesan sinyal audio. Tahapan proses yang dilakukan adalah perekaman audio dari instrument tunggal berupa gitar akustik dan gitar bass, pengambilan data audio, front - end detection, FFT, deteksi puncak frekuensi, dan pengelompokan frekuensi-frekuensi ke dalam nada atau dengan sebutan Pitch Class Profile . Perancangan aplikasi ini dilakukan dengan metode PCP (Pitch Class Profile) yang mana nada akan dideteksi pada frekuensi tertentu berdasarkan pengkelasan nada dan kemudian akan ditampilkan hasil akhir dari sistem tersebut berupa huruf chord beserta chord dialognya. Pembuatan aplikasi ini menggunakan bahasa pemograman pascal dengan software Delphi 7 dengan didukung komponen-komponennya. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis, tingkat keberhasilan dari masing-masing nada untuk menjadi chord pada gitar bass adalah 99,1 % dengan persentase error sebesar 0,84%. Sedangkan untuk gitar akustik, tingkat keberhasilannya sebesar 72,27 % dan persentase error sebesar 27,72%. Kata Kunci: Chord, Pitch Class Profile, FFT, Instrumet tunggal. Abstract Chord recognition is a transcription of voice to be chord or the process of converting an input audio file into a signal that can be recognized as a letter or called a chord. Chord is three or more tones are sounded simultaneously, creating a harmonious sound. Chord will be recognized in this application is standard chord which it is a major chord. The purpose of this thesis is to create software that can convert the pitch from single instrument to be chord automatically with input audio file, which occurs inside the audio signal processing. Stage of the process is the audio recording of a single instrument that is an acoustic guitar and bass guitar, audio data retrieval, front-end detection, FFT, peak detection of FFT frequency and classification of frequencies into a tone or it can be called the Pitch Class Profile. The Implementation of this application is using PCP (Pitch Class Profile) methode which tone that detected on a certain frequency based classes are the tone then it will display the final results of the system in the form of letters chord and chord dialogue. This applications using the programming language Pascal with Delphi 7 supported software components. Based on the test results and analysis, the success rate of each tone to a chord on bass guitar is 99.1% with a percentage error of 0.84%??. As for the acoustic guitar, the success rate of 72.27% and the percentage error of 27.72%. Keyword : Chord, Pitch Class Profile, FFT, Single Intrument.
ANALISIS KESTABILAN TEGANGAN KELISTRIKAN PADA SUBSISTEM PEDAN Gultom, Berzelius Octa Natanael; Nugroho, Agung; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.6.3.490-495

Abstract

Sistem tenaga listrik dalam skala besar memiliki potensi resiko terjadinya ketidakstabilan sistem tenaga. Salah satu potensi tersebut adalah gangguan yang berhubungan dengan tegangan dan frekuensi. Gangguan tersebut dapat menyebabkan terjadinya kondisi undervoltage pada sistem. Kondisi undervoltage merupakan suatu gejala ketidakstabilan sistem. PT. PLN APB JATENG dan DIY sebagai perusahaan yang memegang peranan dalam pengaturan beban Jawa Tengah dan Yogyakarta. Peran tersebut adalah skema prosedur manual load shedding terkait undervoltage pada tahun 2014.Tujuan dari penelitian adalah melakukan analisis sejauh mana kestabilan tegangan subsistem Pedan jika terjadi gangguan. Pada penelitian ini, gangguan yang disimulasikan adalah kenaikan beban dan lepasnya suplai daya. Simulasi ini dilakukan untuk mengetahui respon tegangan dari setiap bus pada subsistem Pedan. Kurva P-V, Q-V, dan sensitivitas bus diterapkan untuk menganalisis profil tegangan yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kestabilan dan memberikan beberapa rekomendasi untuk menanggulangi undervoltage. Hasil simulasi menunjukkan bahwa penggunaan governor dan AVR sangat penting dalam mencegah undervoltage. Berdasarkan kurva P-V, Q-V dan sesnitivitas bus, Sragen dan Gejayan dimana memiliki injeksi daya kritis 90,909MW-20,994MVAr dan 83,266MW-22,64MVAr serta nilai sensitivitas sebesar 0.00142874 dan 0.00140879 merupakan busbar yang termudah mengalami undervoltage. Direkomendasikan pelepasan beban berdasarkan sensitivitas bus untuk menanggulangi undervoltage.
PERANCANGAN DC-DC CONVERTERBUCK QUASI RESONANT DENGAN MODE PENSAKLARAN ZERO CURRENT SWITCHING (ZCS) DAN ZERO VOLTAGE SWITCHING (ZVS) Marsal, Renaldo; Facta, Mochammad; Karnoto, Karnoto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.3.3.294-300

Abstract

Abstrak Proses pensaklaran DC-DC converter metodehard switching dilakukan pada kondisi arus mengalir ke bebansehingga menimbulkan rugi-rugi pensaklaran. Metode soft switching dikembangkan untuk meminimalkan rugi-rugi pensaklaran tersebut, salah satunya adalah dengan teknik quasi resonan.Pensaklaran saat arus nol dan/atau tegangan nol diharapkan dapat dicapai dengan teknik quasi resonan. Penelitian ini merancang suatu DC-DC converter dengan teknik quasi resonan. DC-DC converter yang dirancang menggunakan mode pensaklaran zero current switching (ZCS) dan zero voltage switching (ZVS). MOSFET IRF840 digunakan sebagai komponen pensaklaran dan IC TL494 sebagai osilator frekuensi pengontrol pemicuan MOSFET. Perancangan terdiri dari 2 blok utama, yaitu blok rangkaian daya dan blok rangkaian kontrol pemicuan.Hasil pengujian memperlihatkan DC-DC converter yang dirancang mampu melakukan proses pensaklaran saat arus nol untuk mode pensaklaran ZCS dan mampu melakukan pensaklaran saat tegangan nol untuk mode pensaklaran ZVS. Efisiensi tertinggi dari DC-DC converter sebesar 94,02% dicapai pada mode pensaklaran ZVS dengan variasi beban 68 ? dan duty cycle 80%.Kata Kunci: DC-DC converter, quasi resonant, ZCS, ZVS  Abstract Switching process of DC-DC converter using hard switching method is done on condition of current flows to load causing switching losses. Soft switching methods developed to minimize the switching losses, one of them is the quasi resonant technique. Switching at zero current and / or zero voltage are expected to be achieved using the quasi resonant technique. The research designs a DC-DC converter with quasi-resonant techniques. DC-DC converter is designed using zero current switching (ZCS) mode and zero voltage switching (ZVS) mode. IRF840 MOSFET is used as switching component and IC TL494 as trigger frequency oscillator of MOSFET. The design consists of two main blocks, namely the power circuit block and the triggers control circuit block. Test results showed the designed DC-DC converter is able to do switching process at zero current for ZCS mode and capable to do switching process at zero voltage for ZVS mode. The highest efficiency of the DC-DC converter of 94,02% was achieved in ZVS mode with a 68 ? load variations and a duty cycle of 80%.Keyword: DC-DC converter, quasi resonant, ZCS, ZVS
RANCANG BANGUN SISTEM PARKIR PINTAR BERBASIS PLC (PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER) Bilowo, Ananto; Sumardi, Sumardi; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.5.2.142-148

Abstract

Transportasi mengalami perkembangan yang pesat setiap tahunnya. Salah satu alat transportasi yang jumlahnya semakin meningkat setiap tahunnya adalah mobil. Pada Tahun 2013 jumlah mobil penumpang yang ada di Indonesia mencapai angka 11.484.514. Dengan jumlah mobil yang semakin meningkat dan tidak diiringi dengan jumlah lahan parkir yang tersedia, menimbulkan parkir liar yang sering memanfaatkan bahu jalan. Hal ini, tentu saja menambah kepadatan dan mengakibatkan kemacetan yang semakin parah. Gedung parkir yang ditemui pada daerah pusat aktivitas penduduk seperti pusat perbelanjaan, alun alun, dan pusat kota lainnya juga dirasa kurang efektif dalam menampung mobil. Dengan menggunakan miniature gedung yang menerapkan intelligent parking system yang dapat memarkirkan mobil dengan otomatis kedalam tempat parkir yang kosong, membuat pengemudi akan lebih mudah dalam mencati tempat parker yang tersedia. Sistem menggunakan model parkir bertingkat sehingga dapat memaksimalkan jumlah mobil yang masuk dan hanya membutuhkan lahan yang sempit. Sistem menggunakan RFID sebagai identitas mobil yang diparkir  dan PLC (Programmble Logic Controller) sebagai kontrol utama dan menggunakan trial and error sebagai metode kontrolnya. Penelitian ini menghasilkan sistem parkir pintar yang sudah diterpakan pada miniatur gedung parkir. Intelligent parking system telah diterapkan dalam miniatur gedung parkir dengan menggunakan tag RFID sebagai identitas mobil dengan tingkat keberhasilan sebesar 90%.
APLIKASI PENDIAGNOSIS GANGGUAN GINJAL MELALUI CITRA IRIS MATA MENGGUNAKAN METODE SEGMENTASI BERDASAR DETEKSI TEPI Rahayu, Dictosendo Noor Pambudi; Isnanto, R. Rizal; Hidayatno, Achmad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.2.2.283-288

Abstract

Abstrak Iridologi sebagai ilmu pengetahuan didasarkan pada analisis susunan iris mata. Secara khusus iris memiliki kelebihan spesifik, yaitu dapat merekam semua kondisi organ, konstruksi tubuh, serta kondisi psikologis. Jejak rekaman yang berkaitan dengan tingkat-tingkat intensitas zatau penyimpangan organ-organ tubuh yang disebabkan oleh penyakit terdata secara sistematis serta terpola pada iris mata dan sekitarnya. Hal ini dapat dijadikan pedoman praktis untuk melakukan diagnosis terhadap aneka penyakit. Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai diagnosis kondisi organ dengan melihat citra iris mata. Dalam Tugas Akhir ini, perangkat lunak mampu melakukan pengklasifikasian menggunakan segmentasi deteksi tepi dan pengambangan. Citra mata yang akan diolah terlebih dahulu dipisahkan dari citra mata untuk selanjutnya dilakukan perubahan ke citra aras keabuan dan peningkatan kualitas citra menggunakan adaptif histogram. Proses selanjutnya adalah mengubah citra iris kedalam bentuk rectangular dan pengambilan Region Of Interest pada citra mata yang berhubungan dengan organ ginjal, langkah terahir adalah dengan mendeteksi tepi dari ROI citra iris mata, dan mengubahnya menjadi citra biner untuk dihitung luasan luka pada ROI citra iris. Dari hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa sistem pengenalan iris mata ini menunjukkan hasil pengenalan yang baik. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses pengenalan yaitu erau dari citra masukan, warna citra iris mata, pencahayaan pada citra masukan. Dari 20 citra iris mata yang diuji, program ini dapat mengenali 19 citra, sehingga pengenalannya 95%. Kata-Kunci : Iridologi , pengolahan citra digital, deteksi tepi  Abstract Iridology as a science is based on an analysis composition of iris. In particular organ rather iris have specific advantages, which can record all the conditions of the organs, body construction, as well as psychological conditions. Trace records related to the intensity levels or deviations organs caused by disease recorded in a systematic and patterned on the iris of the eye and surrounding area. It can be used as a practical guideline for the diagnosis of the various diseases. Therefore, further research needs to be done about the condition of the organ diagnosis by looking at image of the iris. In this final project, the software is able to perform classification using edge detection and segmentation floating. Eye image to be processed first separated from the image of the eye and then changes to the gray level image and the image quality improvement using adaptive histogram. The next process is to change the image of iris into rectangular form and making the Region Of Interest eye image associated with the kidneys, the last step is to detect the edge of the iris image ROI, and turn it into a binary image for the calculated area of wounds on iris image ROI. From the test results, it can be concluded that the iris recognition system shows good recognition results. There are several factors that influence the recognition process Noise of the input image, color image of the iris of the eye, the lighting in the input image. Of 20 tested iris image, the program can recognize 19 of image, so the program can recognize of 95%. Keywords : Iridology, digital image processing, Edge detection
IMPLEMENTASI KONTROL ARUS PADA INVERTER SATU FASA MENGGUNAKAN DSPIC30F4011 DENGAN METODE KONTROL PROPORTIONAL RESONANT Al Achmad, Syah Jahan; Setiawan, Iwan; Andromeda, Trias
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.7.1.310-318

Abstract

Konsumsi energi global yang semakin besar dengan sumber energi yang terbatas membutuhkan suatu sumber green energy. Oleh karena itu, energi terbarukan yang berkelanjutan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi hal ini. Tenaga angin, photovoltaic, ataupun pasang surut air laut merupakan beberapa contoh sumber energi tersebut dan menarik untuk diteliti. Konverter sangat diperlukan untuk merealisasikan sumber energi ini. Inverter satu fasa adalah konverter yang mengubah input DC menjadi output AC. Dalam Penelitian ini, dirancang inverter satu fasa tipe Full Bridge dengan metode kontrol proportional resonant menggunakan mikrokontroler 16-bit dsPIC30F4011 karena metode kontrol tersebut mampu memperbaiki respon sistem dengan cepat. Besarnya arus keluaran inverter diumpan-balikkan menggunakan sensor arus ACS712-05B. Pengujian dilakukan dengan rentang referensi arus sebesar 1 ? 2,5 A pada variasi beban 4 ? dan 9 ?. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kontrol proportional resonant adalah kontroler yang cocok untuk digunakan sebagai pengendalian arus AC pada inverter satu fasa yang dirancang. Ripple arus yang terjadi karena nilai filter induktor yang kurang sesuai. Tegangan output pada beban resistif yang kecil terjadi karena arus yang melewati beban resistif kecil, drop tegangan pada keluaran inverter, dan pembagi tegangan dari induktor karena dirangkai seri.
PERANCANGAN SISTEM PEMANTAUAN RUANGAN SECARA NIRKABEL MENGGUNAKAN ARF 7429B Nauvaliana, Sheila; Darjat, Darjat; Christiyono, Yuli
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.2.3.437-445

Abstract

Abstrak ARF (Adeunis Radio Frequency) 7429B merupakan modul radio transceiver yang berfungsi sebagai penerima dan pengirim sinyal informasi berupa gelombang radio pada frekuensi 900 MHz Modul ini menggunakan sistem komunikasi digital sehingga dapat mengirimkan data digital berupa data gambar, suara, maupun data-data digital lainnya. ARF 7429B dapat dikombinasikan dengan mikrokontroler sebagai sistem pengendalinya. Pada penelitian ini, dirancang sistem pemantauan ruangan secara nirkabel menggunakan ARF 7429B. Sistem ini terdiri dari stasiun master yang memberikan perintah untuk mengirimkan data dan manampilkan data akuisisi dari kamera dan sensor suhu serta stasiun slave yang berfungsi untuk mengendalikan kerja sensor dan mengirimkan data ke stasiun master. Pengujian dilakukan pada prototype ruangan dengan memberikan variasi pada posisi kamera, suhu ruangan, dan jarak pemancar dengan penerima baik Line of Sight (LOS) maupun non LOS. Tolok ukur keberhasilan berupa data citra dan suhu dapat dikirim dari slave ke master. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, didapatkan bahwa data hasil akuisisi kamera dan sensor suhu dapat diterima berdasarkan permintaan stasiun master. Data citra dan suhu dapat diterima hingga jarak 300 m pada kondisi Line of Sight. Pada pengujian jarak 300 m ke atas, hanya data suhu yang dapat diterima. Kata Kunci: Pemantauan Ruangan, Nirkabel, ARF 7429B  Abstract ARF (Adeunts Radio Frequency) 7492B is radio transceiver modul that is applied as receiver and transmitter information signal in the form of radio wave within frequency of 900 Mhz. This modul use digital commnication sistem thus it is able to send digital data including picture, voice and the other digital datas. ARF 7492B can be applied together with the other microcontroller as controller system. In this final paper, wireless indoor monitoring system is built by having ARF 7492B. This sistem consists of master station that rule the command to send and show acuitition data from camera and temperature sensor as the matter of slave station that is utilized to control the sensor and send the data to master station. The experiment is conducted in room prototype by giving various camera position, room temperatures and the distance between transmitter and receiver as well as Line of Sight (LOS) or non LOS. The parameter of success is determined by picture and temperature data can be successfully sent from slave to master. Based on experiment, taken that the acuitition result of camera and temperature sensor can be received as master station request. Picture and temperature data are able to be well received up to 300 m long in Line of Sight condition. While, in the test for more than 300 m, only temperature data that can be received. Keywords: Indoor monitoring,  Wireless, ARF 7429B

Page 1 of 80 | Total Record : 797