cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi
ISSN : 14121131     EISSN : 25285750     DOI : 10.21831
Core Subject : Science,
FISIENSI - Kajian Ilmu Administrasi adalah jurnal ilmiah dari hasil penelitian dan/atau kajian pustaka dalam bidang ilmu administrasi perkantoran baik dalam bidang kependidikan maupun dalam bidang ilmu administrasi murni dengan fokus dan ruang lingkup pembahasan tentang: 1) Pendidikan Vokasi Administrasi Perkantoran, 2) Manajemen Sumber Daya Perkantoran, 3) Administrasi/Manajemen Perkantoran, 4) Otomatisasi Perkantoran, 5) Teknologi Perkantoran, 6) Hubungan Masyarakat, 7) Simulasi Perkantoran, 8) Manajemen Event, 9) Pelayanan Prima, 10) Kesekretarisan, 11) Korespondensi, 12) Komunikasi, 13) Organisasi, dan 14) Kearsipan. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY secara berkala satu tahun dua kali yakni pada bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : -
Articles 177 Documents
OTOMATISASI KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT PENSIUN MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED PRODUCT Naramessakh, Kezia Tirza; Prianto, Cahyo
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi Vol. XVI No. 1 Februari 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.573 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v16i1.24475

Abstract

Abstrak: Otomatisasi Keputusan Pemberian Kredit Pensiun Menggunakan Metode Weighted Product. Dalam memberikan kredit pensiun, PT. Pos Indonesia masih mengalami kesulitan dalam menentukan Pensiun yang berhak atau layak untuk mendapatkan pinjaman kredit, sehingga dalam menentukan Pensiun yang berhak dan layak untuk diberikan pinjaman kredit membutuhkan waktu yang lama serta belum tentu hasil yang didapat juga benar. Maka penulis melakukan analisis kelayakan pemberian kredit agar bisa mempermudah dalam menentukan Pensiun yang layak atau diprioritaskan untuk diberikan pinjaman kredit. Penelitian ini menggunakan metode Weighted Product, yaitu salah satu metode penyelesaian untuk masalah Multi Attribute Decision Making (MADM). Multi Attribute Decision Making adalah keputusan analisis multi kriteria yang popular dan merupakan metode pengambilan keputusan multi kriteria. Dengan menggunakan metode Weighted Product (WP) akan mencari bobot untuk setiap kriteria, kemudian dilakukan proses peringkat yang akan menentukan alternatif optimal dari Pensiunan. Metode Weighted Product dapat membantu dalam mengambil keputusan kelayakan pemberian kredit. Penulis menggunakan lima kriteria yaitu, besar gaji, jumlah pinjaman, usia, jangka waktu kredit, kredit ke-berapa dan jaminan. Hasil dari penelitian ini, mempermudah dalam menentukan pensiun yang layak atau diprioritaskan untuk diberikan pinjaman kredit pensiun.  Abstract: PENSION CREDIT ADMINISTRATION AUTOMATION USING THE WEIGHTED PRODUCT METHOD. In providing pension credit, PT. Pos Indonesia still has difficulties in determining which pensions are entitled or eligible to get a loan, so in determining which pensions are entitled and eligible to be given a credit loan requires a long time and not necessarily the results obtained are also correct. So the author analyzes the feasibility of lending in order to make it easier to determine which pensions are feasible or prioritized for credit loans. This study uses the Weighted Product method, which is one of the settlement methods for the Multi Attribute Decision Making (MADM) problem. Multi Attribute Decision Making is a popular multi-criteria analysis decision and is a multi-criteria decision making method. Using the Weighted Product (WP) method will look for weights for each criterion, then a ranking process will be carried out that will determine the optimal alternative of the Pensioner. Weighted product methods can help in making credit worthiness decisions. The author uses five criteria, namely, the amount of salary, loan amount, age, credit period, what credit and collateral. The results of this study make it easier to determine a decent or prioritized pension for a pension credit loan. Jika Anda menyusun daftar pustaka menggunakan standar American Psychological Association (APA), Anda bisa copy paste teks dibawah ini untuk Anda masukkan pada bagian daftar pustaka Anda!Naramessakh, K. T., & Prianto, C. (2019). Otomatisasi keputusan pemberian kredit pensiun menggunakan metode weighted product. Efisiensi-Kajian Ilmu Administrasi, 16(1), 33-48. https://doi.org/10.21831/efisiensi.v16i1.24475
IMPLEMENTASI KOORDINASI DALAM PROGRAM-PROGRAM PEMBANGUNAN DI TINGKAT PEMERINTAHAN DESA Winarni, Francisca
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi No. 1, Volume III, Februari 2003
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10812.016 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v3i1.3789

Abstract

Konsep dasar PPK adalah suatu program pemberdayaan masyarakat dengan pemberian akses pada masyarakat untuk memperoleh dan memanfaatkan nilai-nilai hak asasi masyarakan miskin dalam mengembangkan kesejahteraan dan kualitas hidupnya. Tulisan ini membahas secara kritis implementasi koordinasi program pembangunan desa/wilayah, faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilannya. Pelaksanaan koordinasi PPK di tingkat pemerintah desa pada umumnya telah berlangsung dengan cukup baik, namun pelaksanaannya masih perlu ditingkatkan agar tujuan yang ingin dicapai dari program tersebut dapat dicapai secara maksimal. Hal-hal yang mendukung koordinasi yang efektif di lapangan menunjukkan perlunya diterapkan komunikasi yang terbuka dan persuasif sehingga menimbulkan kesadaran dan kesepahaman tentang hak, wewenang, dan tanggung jawab dari masing-masing pihak yang terlibat. Selain itu diperlukan waktu dan intensitas sosialisasi PPK scara merata kepada masyarakat sehingga program tersebut dapat dimanfaatkan sceara maksimal.
KEARIFAN PEMBANGUNAN BERBASIS SUMBER DAYA MANUSIA Aw, Suranto
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi No. 1, Volume I, Agustus 2001
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2136.766 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v1i1.3740

Abstract

Program pembangunan merupakan salah satu alternatif untuk menciptakan peningkatan derajat kesejahteraan suatu bangsa. Diperlukan kemampuan untuk secara krif memilih strategi pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan keberdayaan masyarakat. Pilihan tersebut adalah pada kearifan pembangunan berbasis Sumber Daya Manusia (SDM), yakni program pembangunan yang dilaksanakan dengan mendasarkan diri pada logika human centered development. Dengan pola kearifan pembangunan ini, berarti SDM ditempatkan sebagai kunci utama keberhasilan pembangunan. Dengan demikian, pembangunan yang dilaksanakan menekankan pada inovasi, penguasaan ilmu pengetahuan, keterampilan dan teknologi, serta peningkatan daya kreasi.
MODEL KEPEMIMPINAN DALAM REFORMASI BIROKRASI PEMERINTAH Sumarto, Rumsari Hadi
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi Vol. XIII No. 1 Februari 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.388 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v13i1.7855

Abstract

Birokrasi pemerintah di Indonesia pada masa Orde Baru sering diindetikkan dengan birokrasi yang korup dan lamban. Kemudian, birokrasi pada masa Orde Reformasi yang diharapkan dapat menampilkan wajah baru dari birokasi Orde Baru, pada kenyataannya gagal untuk merepresentasi birokrasi yang mampu memahami konteks pelayanan yang sesungguhnya. Bahkan korupsi meraja lela sampai birokrasi tingkat paling bawah. Ekspetasi publik pun tidak mampu terrpresentasi dengan baik pada Orde Reformasi. Oleh karena itu, untuk meluruskan kembali birokrasi yang menjadi harapan publik dibutuhkan figur pemimpin birokrasi yang mampu menjadi pelayan publik dan membawa organisasi birokrasi pemerintah menjadi birokrasi yang berpihak pada masyarakat. Pemimpin birokrasi tersebut juga inovatif dan kreatif dalam mengemban fungsi pelayanan kepada publik sehingga dapat menjadi representasi pemerintahan milik masyarakat yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
AKANKAH PEMERINTAH DAERAH BANGKRUT KARENA KENAIKAN GAJI PEGAWAI NEGERI SIPIL DAERAH? Waluyo, Indarto
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi Volume XI, No. 1, Februari 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2696.51 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v11i1.3985

Abstract

Pegawai Negeri Sipil (PNS) mempunyai tiga peran dalam kehidupan bernegara. Peran tersebut adalah PNS sebagai Abdi Negara, Abdi Masyarakat, serta Abdi Pemerintah, Sebagai imbal jasanya, pemerintah memberikan gaji dan tunjangan kepada PNS yang dibayarkan setiap bulan. Dewasa ini, jumlah PNS di daerah dan besaran gaji yang semakin bertambah menjadi beban tersendiri bagi daerah. Belanja gaji pegawai yang dianggarkan dari dana alokasi umum (DAU) juga semakin bertambah porsinya. Di beberapa daerah porsi belanja pegawai mencapai lebih dari 70% dari APBD-nya. Bila hal tersebut dibiarkan, maka dikhawatirkan beberapa pemerintah daerah lama kelamaan akan mengalami kebangkrutan, karena APBD habis hanya untuk membayar gaji pegawai. Beberapa hal yang diduga menjadi penyebab adalah 1) Meningkatnya jumlah dan besaran gaji pegawai, 2) Kebebasan pemberian tunjangan pegawai, 3) Formula penghitungan DAU yang tidak mendorong efisiensi, 4) Sistem Rekrutrnen PNS di daerah, 5) Tidak Adanya Rasio Ideal Jumlah Pegawai, 6) Pernekaran Wilayah. Untuk itu diperlukan usaha yang sungguh-sungguh dan riil dari pemerintah. Reformasi birokrasi dipandang sebagai langkah penting untuk mengatasinya. Reformasi birokrasi meliputi ; 1) Moratorim PNS di daerah, 2) Revisi formula penghitungan DAU, 3) Peningkatan Pendapatan Asli Daerah.
MEMBUDAYAKAN KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DALAM AKTIVITAS DI PERKANTORAN Mardiyah, Siti Umi Khayatun
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi No. 2 Volume VII, Agustus 2007
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3207.286 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v7i2.3924

Abstract

Komunikasi antar budaya merupakan komunikasi biasa layaknya komunikasi yang sering kita lakukan, hanya orang-orang yang terlibat mernpuyai latar belakang budaya yang berbeda. Komunikasi kita dengan orang lain khususnya dalam aktivitas di perkantoran berpotensi mengandung komunikasi antar budaya, karena setiap orang selalu memiliki "budaya" yang berbeda-beda meskipun perbedaan itu hanya kecil. Komunikasi antar budaya mengkaji bagaimana budaya berpengaruh terhadap aktivitas komunikasi. Aktivitas komunikasi meliputi: apa makna pesan verbal dan nonverbal menurut budaya-budaya yang bersangkutan, apa yang layak dikomunikasikan, bagaimana cara mengkomunikasikannya (verbal dan nonverbal), dan kapan mengkomunikasikannya. Membudayakan komunikasi antar budaya memiliki keuntungan secara pribadi yaitu: 1) Perasaan senang dan puas dalam menentukan sesuatu yang baru, dalam hal ini kebudayaan orang lain yang belum pemah diketahui atau disadari sebelumnya; 2) Pengetahuan tentang komunikasi antar budaya dapat membantu untuk menghindari masalah komunikasi. Pemahaman mengenai faktor-faktor yang melatarbekangi persepsi seseorang atau sekelompok orang dapar menjadi pedoman untuk memperlakukan mereka, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman; 3) Kesempatan-kesempatan kerja banyak terbuka untuk bidang komunikasi antar budaya; 4) Memberikan kesempatan untuk mampu mempersepsikan dan memahaml diri sendiri. Usaha untuk mengerti kebudayaan orang lain dapat membuat pengertian yang lebih rasional tentang diri sendiri dan kebudayaan kita sendiri.
MEMBANGUN KEMBALI ETOS KERJA GENERASI MUDA Rahayu, Sugi
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi No. 3 Volume VI, September 2006
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6127.174 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v6i3.3907

Abstract

Manusia dan bekerja tidak dapat dipisahkan. Bekerja merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan seseorang. Orang yang sehat jasmani merasa tidak terhormat berada di lingkungan keluarga dan masyarakatnya apabila orang itu tidak bekerja (menganggur). Aktivitas bekerja melibatkan fungsi fisik dan mental. Ini tidak berarti bahwa semua aktivitas itu adalah bekerja, tergantung motif yang mendasari dilakukannya aktivitas tersebut. Agar memberikan hasH yang memuaskan. pertu ada etas kerja. Etos kerja sangat penting peranannya mengingat ada kecenderungan tumbuhnya budaya instan kalangan generasi muda Indonesia. Budaya ingin cepat berhasil dan terkenal menurunkan etos kerja generasi muda. Untuk itu perlu etos kerja agar menyadari tidak selamanya budaya instan memberikan hasil yang memuaskan. Nilai yang terkandung didalamnya seperti kerja keras, perilaku hidup hemat, kegairahan, ketekunan dan semangat dalam bekerja, per1u ditanamkan pada generasi muda. Lembaga pendidikan memiliki paranan dalam membangun etos kerja. Nilai yang terkandung dalam konsep etos kerja berhubungan dengan sikap mental dan tampak dalam pekerjaan yang mereka lakukan. Manusia di mana pun ia bekerja. akan merasa dihargai bila hasil kerjanya mempunyai makna dan mendapat penghargaan atas yang telah dilakukan. Penghargaan tidak hanya berupa materi tetapi juga immateri. Bekerja suatu kebutuhan dan meyakini sebagai ibadah kepada Allah SWT, hal itu akan memberikan kemuliaan di dunia dan di akhirat. Ini merupakan daya dorong orang agar bekerja lebih baik dari waktu ke waktu.
HUBUNGAN KEMANDIRIAN BELAJAR DAN PERHATIAN ORANG TUA DENGAN PRESTASI BELAJAR Astuti, Rika; Hisyam, Djihad
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi Volume XII, No. 1, Februari 2012
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4555.17 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v12i1.3865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemandirian belajar dan perhatian orang tua dengan prestasi belajar. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto, desain penelitiannya adalah korelasi. Penelitian ini bersifat kuantitatif karena dimaksudkan untuk mengetahui hubungan kemandirian belajar dan perhatian orang tua dengan prestasi belajar. hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemandirian belajar dengan prestasi belajar yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi sebesar 0,0492 (r hitung 0,492 > r tabel 0.279); (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara perhatian orang tua dengan prestasi yang ditunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,737 (r hitung 0,737 > r tabel 0,279); (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemandirian belajar dan perhatian orang tua secara bersama-sama dengan prestasi belajar yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi ganda (R) sebesar 0,742 dan koefisien determinasi (R kuadrat) sebesar 0,550. Nilai F hitung yang diperoleh sebesar 28,779 sedangkan F tabel sebesar 3,18 (F hitung > F tabel).
PEMBERDAYAAN UMUM MELALUI PUSAT KOMUNIKASI BISNIS BERBASIS WEB (SUATU GAGASAN) Sutirman, Sutirman
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi No. 1 Volume VI, Februari 2006
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3264.69 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v6i1.3829

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan kelompok pelaku ekonomi terbesar dalam perekonomian Indonesia dan terbukti menjadi katup pengaman perekonomian nasional dalam masa krisis,serta menjadi dinamisator pertumbuhan ekonomi pasca krisis ekonomi, UMKM juga menciptakan peluang kerja yang cukup besar bagi tenaga kerja dalam negeri, sehingga sangat membantu upaya mengurangi pengangguran.Salah satu kunci keberhasilan usaha mikro, kecil dan menengah adalah adalah tersedianya pasar yang jelas bagi produk UMKM. Sementara itu kelemahan mendasar yang dihadapi UMKM dalam bidang pemasaran adalah orientasi pasar rendah, lemah dalam persaingan yang kompleks dan tajam serta tidak memadainya infrastruktur pemasaran. Menghadapi mekanisme pasar yang makin terbuka dan kompetitif, penguasaan pasar merupakan prasyarat untuk meningkatkan daya saing. Oleh karena itu, peran pemerintah diperlukan dalam mendorong keberhasilan UMKM untuk memperluas akses pasar melalui pemberian fasilitas teknologi informasi berbasis web yang dapat digunakan sebagai media komunikasi bisnis global.Salah satu gagasan pemberdayaan UMKM di era teknologi informasi sekarang ini adalah melalui pembentukan Pusat Komunikasi Bisnis Berbasis Web di setiap daerah kabupaten atau kecamatan di Indonesia. Pusat Komunikasi Bisnis Berbasis Web ini diperuntukan bagi UMKM dalam mempromosikan usahanya, mengakses informasi faktor­faktor produksi, melakukan transaksi usaha, serta melakukan komunikasi bisnis lainnya secara global, dalam rangka rnernpenuas jaringanusahanya.Kata Kunci: pemberdayaan, komunikasi bisnis
INTEGRASI BAHASA INGGRIS DALAM PROSES PEMBELAJARAN Kusuma, Chusnu Syarifa Diah
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi Vol. XV No. 2 Agustus 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.252 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v15i2.24493

Abstract

Abstrak: Integrasi Bahasa Inggris dalam Proses Pembelajaran. Salah satu bahasa yang paling luas dan penting di dunia adalah bahasa Inggris. Mulai dari konferensi akademik internasional hingga laporan berita bahkan lirik musik popular menggunakan bahasa Inggris. Tidak hanya itu bahasa Inggris digunakan untuk menyampaikan informasi dan berita serta menjadi  bahasa bisnis dan pemerintahan. Bahasa Inggris diperlukan dalam  diplomasi dan berperan dalam profesi.  Bahasa Inggris adalah bahasa internasional. Program pendidikan berkualitas tinggipun membutuhkan kefasihan bahasa Inggris. Belajar bahasa Inggris adalah penting. Oleh karena itu pendidik harus siap mengembangkan kompetensi bahasa Inggris sebagai bahasa internasional kepada siswa melalui kegiatan proses pembelajaran.  Abstract: Integration of English in the Learning Process. One of the most extensive and important languages in the world is English. Starting from international academic conferences to news reports and even popular music lyrics using English. Not only that English is used to convey information and news and to become the language of business and government. English is needed in diplomacy and plays a role in the profession. English is the international language. High quality education programs also require English fluency. Learning English is important. Therefore educators must be prepared to develop English language competence as an international language to students through the learning process activities.

Page 1 of 18 | Total Record : 177