cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Media Komunikasi Geografi
ISSN : 02168138     EISSN : 25800183     DOI : -
MKG is a journal that facilitates the interests of lecturers, teachers and the academic community to communicate articles from research results and strengthen the exchange of ideas from academic reviews in the field of geography. The academic articles include research and reviews of studies in Human Geography and Physical Geography, population and environmental reviews, regional issue investigations, resource management, disaster management, remote sensing techniques (RS) and the application of geographical information system (GIS) and in-depth discussion on the development of standards in education and geography teaching, both at school and college level.
Arjuna Subject : -
Articles 115 Documents
PENGEMBANGAN KURIKULUM GEOGRAFI BERKEARIFAN LOKAL KEBUTUHAN BALI SEBAGAI EKOLOGI PULAU KECIL Astawa, Ida Bagus Made
Media Komunikasi Geografi Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v14i1.1741

Abstract

Pemberlakuan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) memberi kewenangan pada satuan pendidikan dan guru sebagai pengembang kurikulum, dengan berpedoman pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL), sehingga lokalitas daerah dapat terakomodasi dalam pengembangannya. Perkembangan pariwisata dan kemajuan perekonomian Bali, telah menjadikan sifat kosmosentris masyarakat dengan kearifan lokalnya yang selama ini telah menjaga ekologi Bali semakin ditinggalkan, sehingga memunculkan permasa-lahan sosial dan kerusakan lingkungan. Sebagai ekologi pulau kecil, Bali sangat membutuhkan masyarakat kosmosentris yang memiliki kesadaran akan arti dan makna hidup di pulau kecil, kesadaran akan arti dan makna identitas sebagai manusia Bali, dan kesadaran sebagai kapital humanitas yang mendorong berbagai bentuk revitalisasi kearifan lokal di tengah-tengah arus globalisasi. Salah satu usaha dalam menumbuhkan kesadaran tersebut adalah melalui pendidikan yang terimplementasikan dari kurikulum yang dikembangkan. Memperhatikan tujuan pembelajaran Geografi yang menjadi tuntutan KTSP, maka pengembangan kurikulumnya dipandang sangat relevan untuk mengakomodasi kearifan lokal Bali dalam menumbuhkan kesadaran-kesadaran yang dimaksud, sehingga siswa dapat bersikap dan berperilaku secara kosmosentris.Kata kunci: kearifan lokal, kosmosentris, kurikulum geografi
PERUBAHAN KONDISI FISIK PASCA ERUPSI GUNUNGAPI MERAPI TAHUN 2010 DI DESA GLAGAHARJO PROVINSI DIY Citra, I Putu Ananda
Media Komunikasi Geografi Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2947.722 KB) | DOI: 10.23887/mkg.v14i1.1744

Abstract

Perubahan Kondisi Fisik Pasca Erupsi Gunungapi Merapi Tahun 2010 di Desa Glagaharjo. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perubahan kondisi fisik Desa Glagaharjo pasca erupsi gunungapi merapi tahun 2010 di Kabupaten Sleman. Pengumpulan data kondisi fisik daerah penelitian yang berupa penggunaan lahan sebelum terdampak oleh erupsi Gunungapi Merapi sedangkan penentuan batas-batas daerah yang terdampak erupsi dilakukan dengan teknik tracking menggunakan GPS. Pengolahan data kondisi fisik dilakukan dengan overlay (penampalan) peta penggunaan lahan sebelum dan setelah terjadinya erupsi. Selanjutnya informasi tersebut digunakan sebagai pedoman dalam melakukan cek lapangan yang menghasilkan data primer yang berupa batas- batas daerah yang terdampak oleh luapan material vulkanik dan awan panas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perubahan kondisi fisik sesuai dengan klasifikasi kawasan yang terkena dampak yaitu pertama adalah kawasan yang terdampak oleh awan panas dan endapan material vulkanik, kedua adalah kawasan yang hanya terdampak oleh awan panas, dan ketiga adalah kawasan yang tidak terdampak baik oleh awan panas maupun endapan material vulkanik. Kata kunci: Perubahan Kondisi Fisik, Erupsi, Gunungapi Merapi
PEMANFAATAN GLOBAL POSITIONING SYSTEM DAN SURFER SEBAGAI MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI GURU-GURU SMP SE-KECAMATAN NUSA PENIDA Treman, I Wayan
Media Komunikasi Geografi Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v14i1.1746

Abstract

Pelatihan penggunaan Global Positioning System (GPS) dan Surfer bagi guru-guru Geografi SMP se-kecamatan Nusa Penida dilaksanakan di SMP N 2 Nusa Penida. Kegiatan tersebut bertujuan  memberi pembekalan keterampilan tentang penggunaan GPS dan Surfer dan mengetahui nilai kebermanfaatan pelatihan  untuk pemetaan sebagai media digital bagi guru-guru Geografi. Pemecahan masalah dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu observasi, pemberian materi, pelatihan penggunaan GPS, analisis Surfer, pembuatan peta kontur 2 dimensi dan model medan 3 dimensi yang akhirnya digunakan sebagai media pembelajaran geografi. Berdasarkan hasil tes keterampilan menunjukkan bahwa  penggunaan alat GPS dan Surfer untuk pemetaan sebagai media digital bagi guru-guru Geografi dengan kualifikasi 25% sangat mampu dan 75% kategori mampu. Keterampilan pembuatan peta kontur 2 dimensi dan model medan 3 dimensi menggunakan GPS dan Surfer  sebagai media digital bagi guru-guru Geografi tergolong kategori mampu. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil dari lay out (komposisi) peta, perpaduan warna, pemilihan simbol dan pemanfaatan informasi peta dengan benar sesuai dengan kaidah kartografi. Kata kunci : Pelatihan, GPS, Surfer, media digital, geografi.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) SEBAGAI MEDIA PENGAJARAN GEOGRAFI Suatu Kasus Manfaat Media Pengajaran Geografi Pada Pendidikan Tinggi Suryadi, Made
Media Komunikasi Geografi Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v14i1.1747

Abstract

SIG sebagai media pengajaran geografi membantu pengajaran dalam pemahaman konsep, generalisasi dan pemecahan masalah geografi. Dengan peta, fakta-fakta geografi secara realistis dengan mudah dapat dilihat. Untuk pemahaman konsep, generalisasi dan pemecahan masalah melalui pengamatan pada fakta-fakta geografi, pengajaran geografi membutuhkan sejumlah peta-peta yang relevan. Peta, dengan tumpang susun beberapa peta adalah SIG secara manual. Dalam SIG manual, pembuat peta dan penggunanya adalah terpisah. Pembuat dan pengguna peta melalui SIG dengan komputer oleh guru secara terpadu memudahkan penyediaan dan penggunaan peta sesuai dengan tujuan pengajaran geografi-pemahaman konsep, generalisasi, dan pemecahan masalah. Pengajaran geografi dapat dilakukan secara lebih efektif. Kata-kata kunci : SIG, media, pengajaran dan geografi.
APLIKASI GEOGRAFI DALAM PENANGANAN KEBENCANAAN LINGKUNGAN DI INDONESIA Suarna, I Wayan
Media Komunikasi Geografi Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v14i1.1748

Abstract

Artikel ini merupakan hasil kajian pustaka dan membahas tentang aplikasi geografi dalam penanganan  kebencanaan lingkungan di daerah Indonesia. Indonesia merupakan negara kepulauan dan terdapat dua jalur gunung berapi (sirkum Meditterrania dan sirkum Pasifik) serta dikelilingi dua samudra dan dua benua, dengan demikian negara Indonesia rentan terhadap berbagai bencana alam. Fokus kajian dalam aplikasi geografi dalam penanganan  kebencanaan lingkungan ditekankan pada kebencanaan dalam arti bencana alami dan bencana artificial. Untuk bencana alami menekankan pada bencana seismic, bencana vulkanik, dan bencana tropic. Sedangkan bencana artificial diakibatkan oleh manusia dan perilakunya serta aplikasi teknologi yang berdampak langsung atau tak langsung pada lingkungan Kata-kata kunci: Bencana alami, Bencana artificial, Kebencanaan Lingkungan
NASIB PERTANIAN DI TENGAH ANCAMAN IKLIM GLOBAL Suratha, I Ketut
Media Komunikasi Geografi Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v14i1.1749

Abstract

Sampai saat ini Indonesia masih menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian. Mengingat negara Indonesia terkenal sebagai negara kepulauan dengan sumber daya alam yang melimpah, memungkinkan bangsa Indonesia tidak kekurangan bahan pangan. Namun, realita membuktikan sampai saat ini Indonesia masih bergantung pada produk impor, bahkan produk-produk imporitu mampu mengalahkan produk dalam negeri. Perubahan iklim merupakan perubahan unsur-unsur iklim dalam jangka waktu panjang (50-100 tahun) yang dipengaruhi oleh kegiatan manusia yang menghasilkan gas rumah kaca. Perubahan iklim global merupakan salah satu buah kemajuan peradaban manusia, yakni masyarakat industrial yang dilandasi iptek modern. Semakin meningkatnya suhu permukaan bumi sebagai akibat remisi rumah kaca yang berlebihan menimbulkan fenomena yang disebut pemanasan global (global warming), menyebabkan terjadinya perubahan iklim global, regional dan lokal. Fenomena ini yang amat dikhawatirkan banyak pihak, mengingat dampaknya dapat mengancam kelangsungan aktivitas pertanian. Kata kunci: pertanian, iklim global.
PEMETAAN KOMPETENSI DAN PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN FISIKA SISWA SMA/MA DI KABUPATEN KUTAI BARAT PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Haryanto, Zeni
Media Komunikasi Geografi Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v14i1.1750

Abstract

Graduation rates of the National Examination SMA/MA in West Kutai district in 2011 were ranked the lowest in the province of East Kalimantan. This condition is quite alarming and illustrates the uneven quality of education in East Kalimantan. Therefore be made to improve and enhance the quality of education, especially in West Kutai district.The purpose of this study is to identify the factors that cause low student achievement of competencies SMA/MA in subjects who entered the National Exam and find a suitable alternative model to address the causes of low student achievement of competencies SMA/MA in these subjects.The method used in this study is the method of research and development (Research and Development) held a 2 year period. The data in this study were obtained from interviews, observation and documentation study on the implementation of eight components of national education standards in SMAN 1 Sendawar, SMAN 2 Sendawar, and SMA Surya Mandala, which is being sampled in this study. Data collection techniques used is triangulation. Data analysis was conducted qualitatively using USG(Urgent, Seriousness and Growth)analysis and fishbone analysis.The results showed that the main causes of low student competence in the SMA / MA in West Kutai District is a standard implementation of the learning process of nonconforming Permendiknas. To overcome this problem, the problem-solving model recommended as alternative form of the application of constructivism learning model and lesson study in SMA/MA in West Kutai. Key words: competencies mapping, the results of National Examination, the development of quality learning, Kutai Barat
STUDI AIR DANAU BATUR SEBAGAI SUMBER AIR BERSIH DI KAWASAN KALDERA GUNUNG BATUR (SUATU TINJAUAN KUALITAS AIR) Purnama, Sang Putu Gede Cahya
Media Komunikasi Geografi Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v14i1.1751

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji (1) penggunaan lahan disekitar Danau Batur, (2) kulitas air Danau Batur sebagai sumber air bersih, (3) Hubungan penggunaan lahan sekitar Danau Batur dengan kualitas air Danau Batur sebagai sumber air bersih. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, metode pencatatan dan wawancara. Analiasis data dalam penelitian ini, untuk permasalahan satu dan dua menggunakan metode deskriftif komparitif, dan untuk permasalahan ketiga menggunakan metode dekkritif korelasional, yaitu mengetahui seberapa jauh tingkat penggunaan lahan di sekitar Danau Batur dapat mempengaruhi kualitas air Danau Batur. Hasil Penelitian menunjukkan 1) adanya penggunaan lahan di sekitar Danau Batur yang beragam, yaitu: pertanian, permukiman, pariwisata dan hutan, 2) kualitas air Danau beragam, disebelah utara penggunaan lahannya pertanian, disebelah barat penggunaan lahan untuk permukiman dan pariwisata serta disebelah selatan penggunaan lahannya adalah hutan, 3) adanya hubungan positif antara penggunaan lahan di sekitar Danau Batur dengan rendahnya kualitas air Danau Batur, dengam intensifnya penggunaaan lahan, yaitu pertanian, permukiman dan pariwisata. Kata Kunci: Pengunaan Lahan, Kualitas Air
ANALISIS KEBERHASILAN PROYEK DESENTRALISASI PENDIDIKAN DASAR TERKAIT DENGAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN SEKOLAH DI KABUPATEN GIANYAR TAHUN 2003-2007 Suryadi, Made
Media Komunikasi Geografi Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v14i2.2192

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan analisis keberhasilan proyek desentralisasi pendidikan dasar terkaitdengan pengembangan pendidikan sekolah di Kabu[aten Gianyar tahun 2003-2007. Adapuntujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis keberhasilan upaya peningkatan akses danpemerataan pemerolehan pendidikan dan (2) menganalisis keberhasilan upaya peningkatanmutu pendidikan di tingkat pendidikan dasar di kabupaten Gianyar selama proyekdesentralisasi pendidikan dasar dari tahun 2003-2007. Populasi penelitian adalah 107 SD danSMP sedangkan sampel penelitian sebanyak 28 sekolah SD dan SMP di Kabupaten Gianyar.Sampel ditentukan dengan teknik bertingkat dan berjenjang secara random. Data tentangjumlah siswa, APK, APM, DO, AMK, AT, hasil UAS, UN, proses pembelajaran, tenagapendidik, dan sarana-prasarana diambil dengan instrumen pengambil data baik lewatpengisian kuesioner,observasi dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secaradeskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada keberhasilan dalam pengembanganpendidikan sekolah di kabupaten Gianyar sesuai dengan yang direncanakan dalam rencanapengembangan pendidikan sekolah selama proyek berlangsung kurun waktu 2003-2007.Keberhasilan ini dapat dilihat dari: (i) adanya peningkatan kualitas akses danpemerataan pemerolehan pendidikan yang meliputi jumlah siswa, APK, APM, DO, AMK,AK, dan AT di tingkat pendidikan dasar dan (ii) adanya peningkatan mutu pendidikan ditingkat pendidikan dasar dilihat dari capaian UAS SD dan UN SMP, proses pembelajaran,pendidik, tenaga kependidikan dan sarana-prasarana sekolah.Kata kunci : analisis keberhasilan, desentralisasi pendidikan dasar, pengembanganpendidikan sekolah
MEMAHAMI KEWAJIBAN GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Astawa, Ida Bagus Made
Media Komunikasi Geografi Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v14i2.2193

Abstract

Otonomi pendidikan dan pemberlakuan Kurikulum Tingkat SatuanPendidikan (KTSP) telah memberikan kewenangan pada guru sebagai pengembangkurikulum. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan salah satu wujuddari pengembangan kurikulum yang wajib disusun oleh guru dan digunakan sebagaipedoman dalam melaksanakan pembelajaran. Namun, realitanya masih banyak guruyang belum melaksanakan kewajiban tersebut. Paling tidak terdapat tiga faktor yangdipandang sebagai penyebab guru belum melaksanakan kewajiban tersebut.Pertama, karena sudah terlalu lama menjadi ”tukang mengajar” (kurikulum 1950 –1994) sehingga belum tumbuhnya kesadaran bahwa menyusun RPP adalahkewajiban guru; kedua, karena belum dipahaminya makna sebuah RPP dalampembelajaran; dan ketiga dengan sistem rekrutmen guru dan sifat terbukanya profesiguru, bisa jadi sebagian guru belum memiliki kompetensi untuk menyusun RPP.Kata kunci: tukang mengajar; standar kompetensi, rencana pelaksanaanpembelajaran.

Page 1 of 12 | Total Record : 115