cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
ProNers
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 39 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 1 (2015): Proners" : 39 Documents clear
GAMBARAN SUMBER INFORMASI TENTANG PERILAKU PERAWATAN ORGAN REPRODUKSI PADA REMAJA PUTRI DI SMP ISLAM AL AZHAR 17 KOTA PONTIANAK ., Destiana
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Proners
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.842 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Remaja merupakan batas usia pubertas yang secara biologis sudah mengalamikematangan seksual, sehingga permasalahan yang banyak dihadapi para remaja adalah yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi seringkali berakar dari kurangnya informasi.  Akibat keterbatasan informasi yang didapat remaja maka timbul sikap kurang perhatian remaja terhadap kebersihan organreproduksinya sehingga dalam melakukan perawatan organ reproduksi remaja tidak dapat melakukandengan benar.  Objektif: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran sumber informasi tentang perilakuperawatan organ reproduksi pada remaja putri di SMP Islam Al Azhar 17  Kota Pontianak tahun 2014.Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel dalampenelitian ini adalah murid perempuan di SMP Islam Al Azhar 17 Kota Pontianak dari kelas 7-9dengan jumlah 58 orang dengan menggunakan teknik stratified random sampling  dan simple randomsampling.Hasil: Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa siswi di SMP Islam Al Azhar 17 KotaPontianak yang memiliki perilaku baik sebanyak 34 orang (58,6%) dan perilaku kurang baik sebanyak24 orang (41,4%), dan semakin banyak informasi yang diterima maka perilaku siswi semakin baik. Kesimpulan: Pada penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswi memiliki perilaku baik tentang perawatan organ reproduksi di SMP Islam Al Azhar 17 Kota Pontianak.Kata Kunci:  Sumber informasi, perawatan organ reproduksi, remaja putri.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA LANJUT USIA DI PANTI GRAHA KASIH BAPA KABUPATEN KUBU RAYA ., Suriyati
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Proners
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.095 KB)

Abstract

Latar Belakang: Pengaruh proses penuaan menimbulkan berbagai masalah baik secara fisik, mental maupun psikososial. Kecemasan yang terjadi pada lanjut usia disebabkan oleh perubahan kondisi fisik, perubahan psikologis maupun perubahan lingkungan. Diperlukan suatu tindakan farmakologi dan nonfarmakologi untuk mengurangi tingkat kecemasan pada lanjut usia, salah satunya adalah terapi nonfarmakologi aromaterapi lavender, aromaterapi lavender dapat memberikan perasaan rileks yang berpengaruh terhadap psikologis lanjut usia. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian aromaterapi lavender Terhadap Penurunan tingkat kecemasan lansia Di Panti Graha Kasih Bapa Kabupaten Kubu Raya Tahun 2015. Metode: Desain penelitian ini adalah pre- experiment dengan rancangan one-group pretest posttest design. Sampel penelitian berjumlah 15 responden yang diberikan aromaterapi lavender. Alat ukur yang digunakan adalah Hamilton Anxiety Rating Scale. Analisis yang digunakan adalah analisis menggunakan uji Marginal Homogeneity. Hasil: Hasil menunjukkan dengan nilai significancy 0,000 (p<0,05). Nilai ini menyatakan bahwa aromaterapi lavender efektif terhadap penurunan tingkat kecemasan lanjut usia. Direkomendasikan untuk Panti Graha Kasih Bapa agar menerapkan aromaterapi lavender sebagai salah satu terapi nonfarmakologi dalam menurunkan tingkat kecemasan lanjut usia.  Kesimpulan: Aromaterapi lavender efektif terhadap penurunan tingkat kecemasan lanjut usia.   Kata Kunci : Lansia, Kecemasan, Aromaterapi Lavender
EFEKTIVITAS TERAPI BEKAM BASAH TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI RUMAH TERAPI THIBBUN NABAWY PONTIANAK ., Edwin Safrianda
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Proners
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.902 KB)

Abstract

Latar belakang: Hipertensi menjadi silent killer karena sebagian besar kasus tidak menunjukan gejala apapun yang dapat mengakibatkan stroke dan serangan jantung. Penatalaksanaan hipertensi dapat berupa terapi nonfarmakologi. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan adalah terapi bekam basah. Objektif: Untuk mengetahui efektifitas terapi bekam basah  terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: Desain penelitian kuantitatif dengan metode pre-eksperimental model one group pretest posttest design tanpa adanya kelompok kontrol. Jumlah sampel 16 responden yang dengan teknik Non Probability Sampling dan metode accidental sampling. Analisa menggunakan uji t berpasangan pada tekanan darah sistolik dan uji Wilcoxon pada tekanan darah diastolik. Hasil: Hasil uji statstik dengan menggunakan uji t berpasangan didapatkan bahwa  nilai p tekanan darah sistolik sebelum dan setelah dilakukan terapi bekam basah adalah 0.000 dan hasil uji Wilcoxcon didapatkan bahwa nilai p tekanan darah diastolik sebelum dan setelah dilakukan terapi bekam basah 0.001. Menunjukan bahwa nilai p tekanan darah sistolik dan tekanan diastolik lebih kecil dari 0.05. Kesimpulan: Terdapat perubahan yang signifikan pada tekanan darah sebelum dan setelah dilakukan terapi bekam basah di Rumah Terapi Thibbun Nabawy Pontianak.   Kata Kunci                          : Terapi Bekam Basah, Hipertensi
PENGARUH PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PENURUNAN TAJAM PENGLIHATAN PADA ANAK USIA SEKOLAH (6-12 TAHUN) DI SD MUHAMMADIYAH 2 PONTIANAK SELATAN ., Widea Ernawati
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Proners
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.539 KB)

Abstract

Abstrak : Penggunaan gadget yang salah antara lain frekuensi penggunaan berlebihan, posisi tidak benar dan intensitas pencahayaan yang tidak baik akan berdampak terhadap penurunan tajam penglihatan. Penurunan tajam penglihatan pada anak-anak akan berakibat pada kesulitan anak untuk melakukan aktivitas sehari-harinya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh penggunaan gadget terhadap penurunan tajam penglihatan pada anak usia sekolah (6-12 tahun) di SD Muhammadiyah 2 Pontianak Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian berjumlah 55 orang dari kelas 1-5. Data diolah dengan uji Chi-Square dengan nilai p < 0,05. Berdasarkan hasil analisis didapatkan nilai p=0,015 yang artinya ada pengaruh antara  posisi dan intensitas pencahayaan saat menggunakan gadget terhadap penurunan tajam penglihatan. Tidak terdapat pengaruh secara statistik antara frekuensi lamanya menggunkaan gadget terhadap penurunan tajam penglihatan dengan nilai p=0,112. Disimpulkan tidak ada pengaruh antara frekuensi lamanya menggunakan gadget terhadap penurunan tajam penglihatan pada anak usia sekolah. Ada pengaruh antara posisi dan intensitas pencahayaan saat menggunakan gadget terhadap penurunan tajam penglihatan pada anak usia sekolah. Kata Kunci : Gadget, Tajam Penglihatan, Anak Usia Sekolah  
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE PONTIANAK TAHUN 2015 ., Rini Darmayanti
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Proners
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1090.667 KB)

Abstract

Latar Belakang : Motivasi kerja mempengaruhi seseorang untuk terus meningkatkan,mengarahkan serta memelihara perilakunya yang berhubungan baik secara langsung maupun tidaklangsung dengan lingkungan kerjanya. Kinerja perawat sebagai ujung tombak pelayanan kesehatanmerupakan masalah yang sangat penting untuk dikaji dalam rangka mempertahankan danmeningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Kinerja yang baik dapat meningkatkan kualitaspelayanan kesehatan Rumah Sakit.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi kerja dengan kinerjaperawat di Ruang Rawat Inap RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak Tahun2015.Metodologi Penelitian : Desain penelitian ini survey analitik dengan rancangan cross sectional.Sampel penelitian ini berjumlah 37 responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner.Analisis statistik yang digunakan analisis fisher’s.Hasil : Hasil menunjukkan dengan nilai significancy 0,001 (p<0,05). Nilai ini menyatakan bahwaterdapat hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja perawat di Ruang Rawat Inap RSUDSultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak.Kesimpulan : Terdapat hubungan motivasi kerja dengan kinerja perawat. Diharapkan dapat lebihmeningkatkan motivasi dengan kinerja perawat yang baik dalam memberikan pelayanankeperawatan penelitian ini dapat dijadikan acuan pihak rumah sakit dalam meningkatkan kualitaspelayanan.Kata Kunci: Motivasi kerja, Kinerja Perawat
PENGARUH PENERAPAN PELAYANAN PRIMA (SERVICE EXCELLENCE)PERAWAT TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS TANJUNGPURA KOTA PONTIANAK ., Muhammad Tria Kelana
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Proners
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1654.896 KB)

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan prima perawat merupakan sikap kepedulian perawat kepada pasien dalammemberikan pelayanan yang terbaik untuk memfasilitasi kemudahan pemenuhan kebutuhan pasien sehinggadapat digunakan untuk mewujudkan kepuasan bagi pasien agar terciptanya pelayanan yang berkualitas sertamenciptakan kesetiaan dari pengguna pelayanan kesehatan di rumah sakit.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pelayanan prima perawat terhadaptingkat kepuasan pasien di Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Pontianak.Metodologi Penelitian: Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian preeksprimentaldengan rancangan Posttest Only Design. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 26 respondendengan menggunakan teknik sampling Accidental Sampling. Analisa menggunakan uji korelasi Spearman.Hasil: Uji statistik menggunakan Spearman Rho menunjukan nilai significancy 0,000 (p<0,05). Nilai inimenyatakan bahwa ada pengaruh penerapan pelayanan prima perawat terhadap tingkat kepuasan pasien.Kesimpulan: Ada pengaruh penerapan pelayanan prima perawat terhadap tingkat kepuasan pasien di RumahSakit Universitas Tanjungpura Kota Pontianak. Perawat diharapkan dapat menerapkan pelayanan prima dirumah sakit agar dapat terciptanya kepuasan pasien dan fungsi profesionalisme perawat.Kata Kunci: Pelayanan Prima, Kepuasan Pasien, Perawat
PENGGARUH PENGGUNAN LAMPU PADA SAAT TIDUR TERHADAP KUALITAS TIDUR REMAJA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 PONTIANAK ., Rista Suci Rusmiyati
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Proners
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.799 KB)

Abstract

Latar Belakang: Tidur merupakan suatu keadaan bawah sadar saat orang tersebut dapat dibangunkan denganrangsang sensorik atau rangsangan lainnya. Remaja memerlukan waktu tidur 7-8 jam per hari. Kualitas tidurremaja di penggaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah cahaya. Cahaya yang ada pada saat tidur akanmenghambat produksi hormone melantonin di dalam darah, homon melantonin sangat berperan penting dalamproses tidur dan kualitas tidur seseorang.kualitas tidur sangat penting bagi dunia kesehatan karena berpengaruhterhadap fisik dan mental seseorang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh PengguananCahaya Lampu Pada Saat Tidur Terhadap kualitas Tidur Remaja Di madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak Tahun2015. Metode: Merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross secional dengan survey analitikpada 246 sampel. Dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil: Hasil menunjukkan dengan nilai significancy 0,000(p<0,05). Hal ini menyatakan ada pengaruh pennguaan cahaya lampu pada saat tidur terhadap kualitas tidurremaja. Kesimpulan: Ada pengaruh pengguaan cahaya lampu terhadap kualitas tidur remaja. Dengan tidakmenggunakan lampu pada saat tidur kualitas tidur seseorang akan semangkin baik.   Kata kunci: Cahaya lampu, Kualitas Tidur, Remaja*Mahasiswa Prodi Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Pontianak.**Pembimbing 1 Skripsi, Dosen Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Pontianak.***Pembimbing 2 Skripsi, Dosen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Pontianak.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KONTROL GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI KLINIK SPESIALIS PERAWATAN LUKA, STOMA, DAN INKONTINENSIA “KITAMURA”PONTIANAK TAHUN 2015 ., Ibnu Wahyu Najatullah
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Proners
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1475.084 KB)

Abstract

Latar Belakang Pasien diabetes mellitus tipe 2 mempunyai kualitas tidur buruk yang diakibatkanoleh poliurin dan nokturia. Hal ini akan mempengaruhi kontrol glukosa darah sehingga kadarglukosa darah tidak dalam rentang  normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungankualitas tidur dan kontrol glukosa darah pasien diabetes mellitus tipe 2.Metode Desain penelitian menggunakan studi korelasi dengan rancangan penelitian crosssectional. Responden berjumlah 62 pasien rawat jalan di Klinik Spesialis Perawatan Luka, Stomadan Inkontinensia “KITAMURA” Pontianak, teknik sampel menggunakan incidental sampling.Intrumen penelitian untuk mengukur kulitas tidur menggunakan kuisoner Piitburgh Sleep QualityIndex sedangkan kontrol glukosa darah dilihat dari glukosa darah sewaktu yang pengecekannyamenggunakan glukotest device.Hasil Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square dengan nilai p= 0,000 (p<0,05). Nilai inimenunjukan H0 ditolak sehingga adanya hubungan kualitas tidur dengan kontrol glukosa darahpasien diabetes mellitus tipe 2.
GAMBARAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DIRUANG RAWAT INAP RSUD SULTANSYARIF MOHAMAD ALKADRIE KOTA PONTIANAK ., Eka Febriani
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Proners
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.406 KB)

Abstract

Latar Belakang : Komunikasi merupakan proses kompleks yang melibatkan perilaku yangdigunakan untuk berhubungan dengan orang lain dan dunia sekitarnya. Komunikasi yangdigunakan oleh perawat bersifat terapeutik yaitu komunikasi yang direncanakan dan dilakukanbertujuan untuk membantu menyembuhkan dan pemulihan pasien. Seorang perawat yang memilikikomunikasi yang baik dapat mempengaruhi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatandan meningkatkan citra diri profesi keperawatan.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawatterhadap kepuasan pasien di ruang rawat inap RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie KotaPontianak Tahun 2015.Metodologi Penelitian : Desain penelitian ini survey analitik dengan rancangan cross sectional.Sampel penelitian ini berjumlah 43 responden pasien dan 30 responden perawat. Alat ukur yangdigunakan adalah kuisioner. Analisis statistik yang digunakan analisis univariat.Hasil : Hasil penelitian menunjukan penerapan komunikasi terapeutik perawat dan tingkatkepuasan pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Sultan Syarif Mohammad Alkadrie Kota Pontianaksudah baik. Komunikasi terapeutik didapatkan hasil 83,3% dan kepuasan pasien 81,4%.Kesimpulan : Gambaran komunikasi terapeutik dan tingkat kepuasan pasien sudah baik. Kata Kunci : Komunikasi Terapeutik, Kepuasan pasien
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP KUALITAS TIDUR SIANG ANAK USIA PRASEKOLAH DI TEMPAT PENITIPAN ANAK LKIA PONTIANAK TAHUN 2014 ., Ayu Fitria Utami
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Proners
Publisher : ProNers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.158 KB)

Abstract

Latar belakang : Tidur siang penting bagi perkembangan otak anak prasekolah. Namun tidak semua anak prasekolah dapat meraih kualitas tidur siang yang baik. Anak yangtidak cukup beristirahat akan mengalami gangguan perkembangan dibanding anak yangcukup beristirahat. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapilavender terhadap kualitas tidur siang anak prasekolah di tempat penitipan anak LKIAPontianak tahun 2014. Metodologi Penelitian : merupakan penelitian kuantitatifyang menggunakan desain preexperiment dengan rancangan one-group pra-post test. Sampel penelitian berjumlah 30orang anak yang dititipkan dan mengikuti program tidur siang yang diselenggarakan TPALKIA Pontianak. Sampel diberikan intervensi selama 3 hari. Analisis yang digunakanadalah analisis univariat dan bivariat.  Hasil : Analisis bivariat menggunakan uji wilcoxon  menunjukkan bahwa ada pengaruharomaterapi lavender terhadap kualitas tidur siang anak prasekolah sebelum dan sesudahdiberikan intervensi dengan nilai p= 0,000  Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap kualitas tidursiang anak prasekolah. Aromaterapi lavender dapat meningkatkan kualitas tidur anakprasekolah. Direkomendasikan untuk Tempat Penitipan Anak LKIA Pontianakmenerapkan aromaterapi lavender ini sebagai salah satu terapi alternatif dalam upayamenidurkan anak di TPA LKIA tersebut. Kata kunci : Kualitas tidur siang, anak prasekolah, aromaterapi lavender.

Page 1 of 4 | Total Record : 39