cover
Contact Name
Melki
Contact Email
melki@unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmaspari@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Maspari Journal
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 20870558     EISSN : 25976796     DOI : -
Maspari Journal : Marine Science Research with eISSN: 2597-6796 (SK no. 0005.25976796/JI.3.1/SK.ISSN/2017.09 - 13 September 2017) publish by Marine Science Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Sriwijaya, particularly focuses on the marine science areas as follows: 1). Marine Biology, 2). Marine Ecology, 3). Marine Acoustic, 4). Oceanography, 5). Environment, 6). Maritime Law, 7). Marine Microbiology and Biotechnology, 8). Marine Culture, 9). Coastal Management, and 10). Marine Social Science.
Arjuna Subject : -
Articles 190 Documents
MENENTUKAN TIPE PASANG SURUT DAN MUKA AIR RENCANA PERAIRAN LAUT KABUPATEN BENGKULU TENGAH MENGGUNAKAN METODE ADMIRALTY ., Fadilah; ., Suripin; Sasongko, Dwi P
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 6, No 1 (2014): Edisi Januari
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.025 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v6i1.1703

Abstract

Pengelolaan  wilayah  pantai  sangat  penting  untuk  mempertahankan  fungsinya  sebagai pelindung  (barrier)  antara  lautan  dan  daratan,  karena  wilayah  ini  berperan  khusus  dalam bidang  pelabuhan,  navigasi,  rekreasi,  dan  sebagainya.  Pasang  surut  merupakan  faktor  utama yang  mempengaruhi  keberadaan  peran-peran  wilayah  pantai  tersebut  sehingga  perlu diperhitungkan dengan baik sebelum melakukan kegiatan di wilayah pantai. Setiap wilayah memiliki kondisi pasang surut yang berbeda-beda. Studi perhitungan dan penentuan  kondisi  pasang  surut  telah  banyak  dilakukan  baik  secara  konvensional  maupun menggunakan  metode  admiralty.  Penelitian  ini  bertujuan  menentukan  komponen  dan  tipe pasang  surut  di  Kabupaten  Bengkulu  Tengah  Provinsi  Bengkulu  menggunakan  metode admiralty.  Hasil  yang  diperoleh  bahwa  perairan  di  Kabupaten  Bengkulu  Tengah  Provinsi Bengkulu  memiliki  pasang  surut  Tipe  Campuran  Condong  Ganda  (Mix  Tide  Prevailing Semidiurnal) dengan tinggi rata-rata muka air laut berkisar 70cm.
ANAEROBIC PROPANE OXIDATION FOR BIOLOGICAL SULPHATEAND THIOSULPHATE REDUCTIONS Diansyah, Gusti
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 6, No 1 (2014): Edisi Januari
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.187 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v6i1.1712

Abstract

The  existence  of  microbial  populations  that  use  short  chain  alkanes  (SCA)  (ethane,  propane  and butane) as potential electron donors for the reduction of sulphate has been recently reported. The useof sulphur compounds in many chemical processing leads wastewaters containing high concentration of  sulphate  and  thiosulphate.  Batch  experiments  were  studied  to  determine  the  ability  of  mixed sediment  cultures  from  Aarhus  and  Eckernförde  Bay  to  anaerobically  reduce  sulphate  and thiosulphate coupled to propane as electron donor.  In the presence of propane, sulphide production from  all  sulphate  and  thiosulphate  bottles  was  higher  than  the  sulphide  production  when  the propane was not added.
STUDI PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT EUCHEUMA COTTONII DENGAN BERBAGAI METODE PENANAMAN YANG BERBEDA DI PERAIRAN KALIANDA, LAMPUNG SELATAN Wijayanto, Try; Hendri, Muhammad; Aryawati, Riris
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 3, No 2 (2011): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.888 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v3i2.1319

Abstract

Research on Growth Studies Seaweed (Eucheuma cottonii) with Various Different Planting Methods on Kalianda Strait, South Lampung" was done March until April 2010. The aim of this research ware to know and analyze the ratio of floating raft method, long line method, and off-bottom method to growth from Eucheuma cottonii covering as follows : growth rate; growth relative; and weight accretion. The data obtained were analyzed using parametric statistics with more than two different test groups (One Way ANOVA) and continued with LSD test on α = 5% level if data was significantly affected. The results of showed that the floating raft method is more effective than other farming methods. The highest growth rate of Eucheuma cottonii on the floating raft method amounted to 48.40% gr / day. As the same with highest growth relative was found in the floating raft method amounted to 1.569 g and weight accretion of highest on the method of long line of 122.39 gr.   Key Words : Seaweed Farming Method, Eucheuma cottonii, ABSTRAK Penelitian mengenai Studi Pertumbuhan Rumput Laut (Eucheuma cotonii) dengan berbagai Metode Penanaman yang berbeda di Perairan Kalianda, Lampung Selatan telah dilaksanakan pada bulan Maret sampai April 2010. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis perbandingan metode budidaya rakit apung (floating raft method), rawai panjang (long line method), dan lepas dasar (off-bottom method) terhadap pertumbuhan Eucheuma cottonii melalui pengukuran : laju pertumbuhan; pertumbuhan nisbi/relatif, dan pertambahan berat. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik parametrik dengan uji beda lebih dari dua kelompok (One Way Anova) dan apabila berpengaruh nyata maka diuji lanjut dengan uji LSD pada taraf α = 5%. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa metode budidaya rakit apung lebih efektif dibanding dengan metode budidaya lainnya. Laju pertumbuhan tertinggi  Eucheuma cottonii didapatkan pada metode rakit apung sebesar 48,40 %gr/hari. Pertumbuhan nisbi/relatif tertinggi didapatkan pada metode rakit apung sebesar 1,569 gr dan pertambahan berat tertinggi didapatkan pada metode long line sebesar 122,39 gr.   Kata Kunci : Metode Budidaya Rumput Laut, Eucheuma cottonii
ANALISIS KONDISI PERAIRAN DITINJAU DARI KONSENTRASI TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) DAN SEBARAN KLOROFIL-A DI MUARA SUNGAI LUMPUR, SUMATERA SELATAN Arifelia, Destri Rizki; Dianysah, Gusti; Surbakti, Heron
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 9, No 2 (2017): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.862 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v9i2.4475

Abstract

TSS (Total Suspended Solid) dan Klorofil-a merupakan parameter indikator tingkat kesuburan di suatu perairan. Tinggi rendahnya parameter tersebut dipengaruhi oleh faktor hidrologi perairan (pasang surut, suhu, salinitas, pH, arus, kecerahan). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan,sebaran serta mengetahui faktor yang mempengaruhi TSS dan Klorofil-a di perairan Muara Sungai Lumpur. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli â?? September 2014. Pengambilan sampel air menggunakan metode purposive sampling dengan 10 stasiun berdasarkan metode tiga lapisan kedalaman. Analisis TSS menggunakan metode gravimetri di Laboratorium Oseanografi dan Instrumentasi, analisis klorofil-a menggunakan metode spektrofotometridi Laboratorium Kimia. Analisis data menggunakan Ocean Data View (ODV) 4.3.6 untuk melihat hubungan antara parameter pendukung dan parameter utama dilakukan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan TSS berkisar 100 - 1900 mg/l, sedangkan Klorofil-a berkisar 4,02 â?? 8,26 mg/m3. Secara umum hasil TSS dengan nilai tinggi berada pada stasiun-stasiun di daerah timur muara yang dekat dengan daratan, sedangkan Klorofil-a dengan nilai tinggi berada pada stasiun di daerah sungai.KATA KUNCI: Klorofilâ??a, muara Sungai Lumpur, TSS.
TINGKAT KEBERHASILAN HIDUP BIBIT MANGROVE RHIZOPHORA MUCRONATA, R. APICULATA DAN BRUGUIERA GYMNORRHIZA DI DELTA UPANG BANYUASIN SUMATERA SELATAN Fahmi, Khairul; Dahlan, Zulkifli; ., Sarno
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 1, No 1 (2010): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.54 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v1i1.1124

Abstract

The research of the survival level of mangrove seed Rhizophora mucronata, R. apiculata and Bruguiera gymnorrhiza had been conducted during August to December 2009 in Upang Delta, Banyuasin. The objective of conducting this research was to find out the percentage of survival level of mangrove seed Rhizophora mucronata, R. apiculata, and Bruguiera gymorrhiza and to obtain some information to analyzed the level of adaptation among those three species of mangrove seed. The decision of survival level was observed based on the ability to live (%), the height of bud (cm), the number of leaf it has (sheet), and the stem illustration of observed object through sample data under such circumstances. The rateâ??s of presentation lives mangrove seed from threes station. First station Rhizophora mucronata 100-73,3 %, R. apiculata 100-60 % and Bruguiera gymnorrhiza 100-66,6 %. Second station, Rhizophora mucronata 100-66,6 %, R. apiculata 100-86,6 % and Bruguiera gymnorrhiza 100-73,3 %, on third station, Rhizophora mucronata 100-66,6 %, R. apiculata 100-80 % and Bruguiera gymnorrhiza 100-66,6 %. The level adaptation of but has changed comparisons of stem diameters and quantity of leaf.   Keywords: Bruguiera gymnorrhiza, Mangrove, Rhizophora apiculata and R. mucronata Penelitian tingkat keberhasilan hidup bibit mangrove Rhizophora mucronata, R. apiculata dan Bruguiera gymnorrhiza telah dilaksanakan pada bulan Agustus- Desember 2009 di Delta Upang Banyuasin. Tujuan penelitian untuk mengetahui persentase keberhasilan hidup bibit mangrove Rhizophora mucronata, R. apiculata dan Bruguiera gymnorrhiza serta mengetahui dan menganalisa tingkat adaptasi ketiga bibit mangrove. Penentuan tingkat keberhasilan diamati dari persentase hidup (%), tinggi tunas (cm), jumlah daun (helai), serta diameter batang (mm). Analisis data yang digunakan secara deskriftif yaitu dengan cara memberikan gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data sampel sebagaimana adanya. Rata-rata tingkat persentase hidup dari masing-masing bibit mangrove ketiga stasiun Rhizophora mucronata stasiun satu 100-73,3 %, R. apiculata 100-60 %, dan Bruguiera gymnorrhiza 100-66,6 %. Stasiun dua Rhizophora mucronata 100-66,6 %, R. apiculata 100-86,6 % dan Bruguiera gymnorrhiza 100-73,3 %, Pada stasiun tiga Rhizophora mucronata 100-66,6 %, R. apiculata 100-80 % dan Bruguiera gymnorrhiza 100-66,6 %. Tingkat adaptasi tinggi tunas mengalami perubahan dibandingkan diamater batang dan jumlah daun.   Kata kunci : Bruguiera gymnorrhiza, Mangrove, Rhizophora apiculata a and R. mucronat.
ANALISIS INDEKS TRUE DIVERSITIES DIATOM EPIPELIC TAMBAK UDANG DENGAN TEKSTUR TANAH YANG BERBEDA ., Supono
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 8, No 1 (2016): Edisi Januari
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.944 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v8i1.2648

Abstract

Diatom  epipelic  merupakan  salah  satu  mikro  alga  bentik  yang  banyak ditemukan  di sedimen  dasar tambak air payau dan keberadaannya dipengaruhi oleh kualitas air dan jenis  sedimennya.    Karena  hidup  di  dasar  tambak,   jenis  dan  kelimpahannya  sangat dipengaruhi  oleh  kondisi  dasar  tambak.   Penelitian  mengenai  pengembangan  diatom epipelic  sebagai  indikator kualitas  air  dan  produktivitas  ekosistem  masih  terbatas dibandingkan dengan  plankton.  Penggunaan  diatom  epipelic  untuk  mendukung analisis kualitas  air  akan  sangat  membantu  untuk  budidaya   biota  yang hidup  di  dasar   tambak seperti  udang.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah untuk  menganalisis  tingkat  kesuburan tanah  dasar  tambak   dengan  tekstur yang  berbeda  berdasarkan  indeks  true  diversitydiatom  epipelic.   Penelitian ini  merupakan  penelitian  eksploratif   mengenai  struktur diatom epipelic yang ada di tambak udang. Pengumpulan data dilakukan terhadap 8 unit tambak udang, 4 tambak dengan tekstur liat dan 4 tambak dengan tekstur liat berpasir.Pengumpulan diatom epipelic dilakukan dengan metode  lens tissue trapping.  Selain itu dikumpulkan data kualitas air antara lain: klorofil-a sedimen, karbon organik, kapasistas pertukaran  kation  (KPK),  dan  potensial redoks.  Berdasarkan  hasil  penelitian menunjukkan bahwa tanah tambak yang bertekstur liat lebih subur dibandingkan dengan liat  berpasir  berdasarkan analisis  indeks  true  diversity  diatom  epipelic.   Indeks  true diversity diatom epipelic  pada tambak dengan tekstur tanah liat sebesar 11,96 sedangkan tanah liat  berpasir  sebesar  6,32.   Keragaman  diatom  epipelic  dipengaruhi  oleh kapasitas pertukaran kation (r = 0,72), kandungan liat (r = 0,65), dan kandungan organik (r = 0,62).KATA KUNCI:  Diatom epipelic, liat, liat berpasir, tambak udang, tekstur tanah.
STARVASI NITROGEN DAN PENGARUHNYA TERHADAP BIOMASSA DAN PROTEIN TOTAL NANNOCHLOROPSIS SP. (NITROGEN STARVATION EFFECT ON BIOMASS AND CRUDE PROTEIN OF NANNOCHLOROPSIS SP) Muhaemin, Moh; F, Practica; S, Rosi Dona; Agustina, Tri
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 6, No 2 (2014): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2096.801 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v6i2.1817

Abstract

Pengurangan nitrogen anorganik sebagai nutrien pada media kultur merupakan salahsatu metode untuk mempersingkat fase eksponensial pada kultur mikroalgae.Pengurangan nitrat anorganik pada media kultur Nannochloropsis sp hingga 50%dari konsentrasi normal pada media kultur Conwy ternyata mampu menurunkankepadatan rata-rata (sel/ml) hingga 15,16 % dan menurunkan pula kandungan proteintotal 13,93 %. Fenomena tersebut mengindikasikan bahwa pengurangan nitrogenanorganik pada media kultur berdampak negatif pada kepadatan (sel/ml) dankandungan protein total namun mampu mereduksi waktu kultur pada faseeksponensial mikroalgae Nannochloropsis sp.
LAJU PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT EUCHEUMA COTTONII (KAPPAPHYCUS ALVAREZI) DENGAN BOBOT BIBIT AWAL BERBEDA MENGGUNAKAN METODE RAKIT APUNG DAN LONG LINE DI PERAIRAN TELUK HURUN, LAMPUNG Damayanti, Tri; Aryawaty, Riris; Fauziyah, Fauziyah
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 11, No 1 (2019): Edisi Januari
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.863 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v11i1.8582

Abstract

Rumput laut Eucheuma cottonii (Kappaphycus alvarezi) merupakan salah satu komoditas yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Teknik budidaya dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain metode rakit apung dan long line. Tujuan penelitian ini untuk megetahui pengaruh laju pertumbuhan rumput laut E.cottonii dengan bobot bibit berbeda (50 gr, 100 gr, dan 150 gr) dengan menggunakan metode rakit apung dan long line. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-Oktober 2017 di Teluk Hurun Lampung. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang dilanjutkan dengan one way ANOVA. Pengukuran pertumbuhan dilakukan setiap satu minggu sekali selama 42 hari. Parameter perairan yang diukur antara lain DO, pH, salinitas, kecerahan, nitrat, fosfat, suhu dan kecepatan arus. Hasil penelitian menunjukkan bobot bibit 50 gr memiliki pertumbuhan tertinggi dengan rata-rata pertumbuhan harian 2,15 %, pertumbuhan mingguan 72 gr dan pertumbuhan mutlak 72 gr. Sedangkan untuk metode pananaman, metode rakit apung memberikan hasil lebih baik dibanding long line.
KONDISI TERUMBU KARANG DI PERAIRAN PULAU TEGAL DAN SIDODADI KECAMATAN PADANG CERMIN KABUPATEN PESAWARAN PROVINSI LAMPUNG ., Hartoni; Damar, Ario; Wardiatno, Yusli
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 4, No 1 (2012): Edisi Januari
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.671 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v4i1.1341

Abstract

Coral reefs are ecosystem that have important economic value, but very fragile towards natural factor and human activities. Increasing human activities around the coastal waters will affect the ecosystem of coral reefs. The research was conducted from April to July 2010. The purpose of this study were to analyze the current state of coral reefs, to analyze the extent of damage and identify the cause of damage in Tegal island and Sidodadi waters. Percentage of life coral cover was obtained using line intercept transect (LIT) method. The results showed that percentage of life coral cover at 6 observation stations approximately 37.76% - 65.90%. The highest percentage live coral cover at Station 2 and the lowest at Station 3. In general, the condition of coral reef life was categorized "medium" with an average percentage of 49.87%. Damage of coral reefs were caused by bombing activities to catch fish, coral mining for construction materials and jewelry, anchor of ships, marine tourism activities and culture.   Keyword: Coral reefs, Tegal island, Sidodadi.   ABSTRAK Terumbu karang adalah ekosistem yang mempunyai nilai ekonomi penting, tapi sangat rapuh terhadap faktor alam dan aktivitas manusia. Meningkatnya aktivitas manusia di sekitar perairan pesisir berdampak terhadap ekosistem terumbu karang. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan April sampai Juli 2010. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kondisi terkini tutupan terumbu karang di perairan Pulau Tegal dan  Sidodadi. Penelitian ini dilakukan dari bulan April sampai bulan Juli 2010 di perairan Pulau Tegal dan Sidodadi Kecamatan Padang Cermin  Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Pengambilan data tutupan karang menggunakan metode line intercept transect (LIT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutupan karang hidup di 6 Stasiun pengamatan berkisar antara 37,76% - 65,90%. Tutupan terumbu karang terendah di Stasiun 3 sedangkan tutupan tertinggi di Stasiun 2. Secara umum kondisi terumbu karang di perairan Pulau Tegal dan Sidodadi dikategorikan kondisi sedang dengan rata-rata tutupan karang sebesar 49,87%. Kerusakan terumbu karang disebabkan oleh aktivitas pengeboman, penambangan karang untuk bahan bangunan dan souvenir, jangkar kapal, wisata bahari dan budidaya laut.   Kata Kunci: Terumbu karang, Pulau Tegal, Sidodadi
PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT EUCHEUMA SPINOSUM DENGAN PERLAKUAN ASAL THALLUS DAN BOBOT BERBEDA DI TELUK LAMPUNG PROVINSI LAMPUNG Kurniawan, Mardian Candra; Aryawati, Riris; Putri, Wike Ayu Eka
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 10, No 2 (2018): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.572 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v10i2.5900

Abstract

Rumput laut merupakan tanaman yang tidak memiliki daun, batang dan akar sejati. Rumput laut memiliki thallus sebagai pengganti peran ketiga bagian (daun, batang dan akar) tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan rumput laut dari asal Thallus dan perbedaan bobotnya. Penelitian ini dilakukan pada 31 Agustus ? 5 Oktober 2017 di Teluk Lampung, Provinsi Lampung. Pengamatan pertumbuhan rumput laut dilakukan selama 42 hari. Parameter lingkungan yang diukur data menggunakan desain rancangan RAL (rancang acak lengkap) yang kemudian dianalisis menggunakan uji One way anova dengan menggunakan bantuan software SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan thallus ujung E.spinosum dengan kombinasi berat 150 gr menghasilkan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Faktor lingkungan seperti lemahnya pergerakan air dan timbulnya penyakit ice-ice diduga mempengaruhi pertumbuhan E.spinosum pada lokasi budidaya.

Page 1 of 19 | Total Record : 190