cover
Contact Name
Siti Mutrofin
Contact Email
sitimutrofin@ft.unipdu.ac.id
Phone
+6287852416880
Journal Mail Official
teknologi@ft.unipdu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Sistem Informasi, Unipdu Kompleks Ponpes Darul 'Ulum Peterongan, Jombang, Jawa timur, 61481
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
TEKNOLOGI: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
ISSN : 20878893     EISSN : 25273671     DOI : -
TEKNOLOGI: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi published by the Department of Information Systems Unipdu Jombang. TEKNOLOGI published twice a year, in January and July, TEKNOLOGI includes research in the field of Information Technology Design and Development of Information Systems; Business intelligence; Functions and Organization Management Information Systems; and others. Editors invite lecturers researchers, reviewers, practitioners, industry, and observers to contribute to this journal. The language used in the form of Indonesian and English. TEKNOLOGI is the national scientific journals are open to seeking innovation, creativity and novelty. Either in the form of letters, research notes, Articles, supplemental Articles Articles or reviews in the field of information systems and information technology. TEKNOLOGI aims to achieve state-of-the-art in the theory and application of this field. TEKNOLOGI provide a platform for scientists and academics across Indonesia to promote, share, and discuss new issues and the development of information systems and information technology.
Articles 27 Documents
SEJARAH PERKEMBANGAN INTERNET DAN KEBUTUHAN INFORMASI DALAM DUNIA PENDIDIKAN sumargono, sumargono
TEKNOLOGI: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol 1, No 1 (2011): January-June
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.803 KB) | DOI: 10.26594/teknologi.v1i1.43

Abstract

  ABSTRAK Adanya kemajuan hardware dan software komputer menjadikan  internet sebagai kebutuhan primer dan penting dalam segala bidang, khususnya dunia pendidikan. Saat ini seluruh aspek kehidupan berhubungan dengan dunia digital dan  internet yang membuat pekerjaan menjadi lebih mudah dan cepat, sehingga meningkatkan efektifitas dan efisiensi. Kelebihan lain yang dapat diperoleh dari digitalisasi informasi adalah berupa buku digital. Buku yang berjilid-jilid dapat disimpan dalam bentuk file yang dimuat di sebuah situs. Saat ini internet menjadi kebutuhan primer dalam dunia pendidikan. Dunia pendidikan mulai bergeser dari sekolah/universitas tradisional menjadi sekolah/universitas e-education. Hal ini merupakan pengaruh positif dari informasi online. Berbagai penelitian menunjukkan adanya kontribusi signifikan dari informasi online pendidikan terhadap akselerasi pengembangan IPTEK. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya frekwensi rujukan paper ilimiah online dan cepatnya perkembangan bidang bioinformatika yang memanfaatkan internet secara optimal untuk bertukar data dan hasil observasi. Walaupun pada pelaksanaannya masih ada kelemahan dan kendala dalam hal keamanan, hak cipta dan lain-lain, tetapi proses digitalisasi informasi ini merupakan tahap yang harus kita lalui untuk memajukan pendidikan dan riset di Indonesia. Kata kunci: internet, pendidikan, militer, e-education, IPTEK ABSTRACT Advances in computer hardware and software make the internet as a primary need and importance in all fields, especially education. Currently, all aspects of life associated with the digital world and the internet that makes the job easier and faster, thereby increasing the effectiveness and efficiency. Another advantage that can be obtained from the digitization of information is a form of digital books. Volumes of books can be stored in a file that is loaded on a site. Nowadays the Internet becomes a primary need in education. Education began to shift from the school / traditional universities into e-education. This is the positive influence of information online. Various studies suggest a significant contribution of online information to accelerate the development of science and technology education. This is indicated by a high frequency of references online scientific paper and rapid development of  the field of bioinformatics which optimally utilize the Internet to exchange data and observations. Although in practice there are still weaknesses and constraints in terms of security, copyright and other, but the process of digitizing this information is the stage we have to go through to promote education and research in Indonesia. Key words: internet, education, military, e-education, science and technology
PERENCANAAN PORTOFOLIO APLIKASI PADA PERGURUAN TINGGI XYZ Satyareni, Diema H.
TEKNOLOGI: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol 6, No 1 (2016): January-June
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.882 KB) | DOI: 10.26594/teknologi.v6i1.557

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini membahas tentang perencanaan portofolio aplikasi yang nantinya akan digunakan oleh Perguruan Tinggi (PT) XYZ untuk mendukung proses bisnisnya dalam mencapai tujuan. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini menggunakan metode Ward Peppard, metode SWOT dan Mc. Farlan Strategic Grid. Metode Ward dan Peppard digunakan untuk model strategis sistem informasi, metode SWOT digunakan untuk analisis kondisi lingkungan internal dan eksternal PT XYZ, dan Mc Farlan Strategic Grid digunakan untuk pemetaan aplikasi. Hasil dari penelitian ini berupa rekomendasi portofolio aplikasi mendatang yang terdiri dari 9 aplikasi yang termasuk aplikasi key operational, 4 aplikasi sebagai aplikasi support, 10 aplikasi sebagai aplikasi strategic, dan 3 aplikasi sebagai aplikasi high potential.            Kata Kunci: Mc Farlan Strategic Grid, PT XYZ, portofolio aplikasi, SWOT, Ward Peppard. ABSTRACTThis study discusses the planning application portfolio that will be used by the late high College XYZ to support their business processes to achieve goals. The method used in this study using Peppard Ward, SWOT method and Mc. Farlan Strategic Grid. Ward and Peppard methods used to model information systems strategic, SWOT method used for the analysis of environment conditions internal and external college XYZ, and Mc Farlan Strategic Grid is used for mapping ap-likasi. The results of this research is a recommendation that the application portfolio consists of 9 applications that are entered key operational applications, 4 applications as application support, 10 applications as a strategic application, and 3 ap-likasi as high application potential.Keywords: Application portfolio, college XYZ, SWOT, McFarlan Strategic Grid, Peppard Ward.
PENERAPAN SISTEM INFORMASI DALAM PRAKTEK LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA sugiantina, sugiantina
TEKNOLOGI: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol 1, No 1 (2011): January-June
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.159 KB) | DOI: 10.26594/teknologi.v1i1.52

Abstract

ABSTRAK Tolak ukur bagi kemajuan pelaporan keuangan adalah metode analisis laporan keuangan dan penerapan teknologi informasi dalam berbagai analisis keuangan. Setiap institusi bisnis berupaya untuk menyeimbangkan perkembangan teknologi Informasi dengan perkembangan analisis pelaporan keuangan. Adanya perkembangan tersebut, institusi bisnis dituntut untuk bisa lebih cepat dan kreatif dalam bekerja khususnya dalam pelaporan keuangan. Hal ini dikarenakan adanya software system informasi yang sudah menjadi trend, dalam dunia bisnis dapat membuat laporan keuangan berbasis webyang  memberikan kemudahan dalam hal financial controlling bagi semua lapisan level manajemen intitusi bisnis Kata Kunci: sistem informasi, laporan keuangan, institusi bisnis   ABSTRACT Benchmarks for the progress of financial reporting is a method of financial statement analysis and application of information technology in a variety of financial analysis. Every business institution seeks to balance the development of information technology with the development of financial reporting analysis. The existence of these developments, business institutions are required to be more quickly and creatively in the work, especially in financial reporting. This is because the software information system that has become a trend, in the business world to create financial reports based web that  provide convenience in terms of financial controlling for all levels of management level business institution Keywords: information systems, financial reporting, business institutions
Pengelompokan usia berdasarkan citra wajah menggunakan algoritma neural network dengan fitur face anthropometry dan kedalam kerutan Hayatin, Nur
TEKNOLOGI: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol 6, No 2 (2016): July-December
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.182 KB) | DOI: 10.26594/teknologi.v6i2.577

Abstract

ABSTRAKPengelompokan usia (age prediction) merupakan salah satu topik penelitian yang terkait dengan prediksi usia berdasarkan citra wajah. Permasalahan terkait dengan pengelompokan usia berdasarkan citra wajah adalah bagaimana memilih fitur wajah yang tepat, sehingga dapat mempengaruhi hasil akhir pengelompokan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokan usia berdasarkan citra wajah dengan menggunakan fitur penting yaitu face anthropometry dan kerutan (wrinkle). Di mana fitur kerutan yang digunakan selain memperhitungkan lebar kerutan (wrinkle density) juga digunakan fitur kedalaman kerutan (the dept of wrinkle). Metode penelitian ini terdiri dari 4 tahapan yaitu: Praproses, identifikasi lokasi titik wajah, ekstraksi fitur dan klasifikasi. Lokasi titik wajah diidentifikasi berdasarkan bentuk simetri wajah dan perbedaan nilai intensitas piksel. Sedangkan kerutan didapatkan dari gabungan metode deteksi tepi menggunakan operator Sobel dan histogram equalization. Algoritma yang digunakan untuk proses klasifikasi adalah algoritma Neural Network (NN) yang akan mengelompokan data citra input menjadi 3 kelas yaitu anak, remaja dan tua. Hasil akhir pengujian menunjukkan bahwa metode yang diusulkan telah mampu mengelompokan usia berdasarkan citra wajah dengan cukup baik dengan hasil akurasi pengujian sebesar 65 % dengan epochs = 1000, dan error rate = 0.0095, sebanyak 100 kali iterasi.Kata kunci: Age prediction, face ratio, Neural Network, wrinkle. ABSTRACT   Age prediction  is one of the  research topics related to the prediction of age based on facial image. The problems associated with age groupings based on the image of the face is how to choose the right facial features, that will affect the final result grouping.  This study aims to categorize age based on facial image by using the important features, that is face anthropometry and wrinkles. Wherein the wrinkles features that used are wrinkles density and the depth of wrinkles. The research methodology consists of four stages: preprocessing, identification of the face point location , feature extraction and classification. The face point is identified based on facial symmetry and the difference of pixel intensities. While wrinkles was obtained from the combined edge detection method using Sobel operator and histogram equalization. The algorithm used for the classification process is a Neural Network (NN) algorithm that would classify the input image data into three classes, there are children, young and old. The final results of test-ing show that the proposed method was able to categorize age based on facial image fairly well with the results of the test accuracy of 65% with epochs = 1000, and the error rate = 0.0095, 100 iterations.Keywords: Age prediction, face ratio, Neural Network, wrinkle.
PERAN STRATEGIS CHIEF INFORMATION OFFICER (CIO) DI PERGURUAN TINGGI DALAM MEMBANGUN COMPETITIVE ADVANTAGE Murtadho, Mohamad Ali
TEKNOLOGI: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol 1, No 2 (2011): July-December
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.088 KB) | DOI: 10.26594/teknologi.v1i2.58

Abstract

ABSTRAK Perguruan tinggi tergolong dalam industri  quasi-commercial, selain memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat, juga menerapkan prinsip-prinsip manajemen industri komersial untuk mendapatkan dana sebagai pendukung keberlangsungan hidup universitas. Karakteristik perguruan tinggi yang demikian itu, menjadikan teknologi informasi (TI) menjadi sangat penting. Adanya kegagalan dalam implementasi  TI  dalam Universitas akan dipandang negatif oleh banyak pihak. Karenanya, IT governance saat ini menjadi salah satu critical success factor (CSF) bagi para pemimpin dan mitra perguruan tinggi untuk mengoptimalkan peran IT dalam efektifitas peningkatan aset, capaian kinerja, sasaran, tujuan, visi dan visi organisasi. Sejalan dengan perubahan keberadaan fungsi TI dari level operasional menjadi strategis di dalam suatu organisasi, muncul pula suatu manajerial baru yang disebut sebagai Chief Information Officer (CIO). Keberadaan CIO untuk organisasi yang sangat menggantungkan aktivitas bisnisnya sehari-hari pada sistem informasi dan teknologi Informasi (SITI) merupakan suatu keharusan. Tanpa adanya fungsi strategis dari sistem dan teknologi informasi, perusahaan yang bersangkutan akan mengalami permasalahan yang sangat serius. Pertanyaan yang muncul kemudian adalah bagaimana karakteristik dan peranan TI di perguruan tinggi sehingga membutuhkan tata kelola yang baik dan bagaimana peran strategis CIO  dalam organisasi. Tulisan ini berusaha menjawab kedua pertanyaan tersebut. Kata kunci: IT governance, chief information officer (CIO), teknologi informasi (TI), sistem informasi dan teknologi informasi (SITI) ABSTRACT Universities belong to the quasi-commercial industry, in addition to provide educational services to the community, also apply the principles of management of commercial industry to raise funds to support the survival of the university. Characteristics of such universities, making information technology (IT) becomes very important. The failure have occurred in the implementation of IT within the university would be viewed negatively by many. Therefore, IT governance is now a critical success factor one (CSF) for leaders and college partners to optimize the role of IT in increasing asset effectiveness, achievement of performance, goals, objectives, vision and the vision of the organization. In line with changes in the presence of IT functions from operational to strategic level within an organization, there are also some new managerial known as the Chief Information Officer (CIO). The existence of CIO for an organization that is dependent activities of dailybusiness in the information systems and information technology (SITI) is a must.Without the strategic function of the system and information technology, the company concerned will have a very serious problem. The question that arises thenis how the characteristics and role of IT in higher education and thus require good governance and how the CIO's strategic role within the organization. This article tries to answer both questions. Key words: IT governance, chief information officer (CIO), information technology (IT), systems information and technology information (SITI)
Pengembangan sistem informasi kuliah pengabdian masyarakat (KPM) di Unipdu Jombang berbasis web Khotimah, Kanti Khusnul; Mutrofin, Siti; Agustiawan, Yosi
TEKNOLOGI: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol 6, No 2 (2016): July-December
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.083 KB) | DOI: 10.26594/teknologi.v6i2.793

Abstract

Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) atau biasa dikenal dengan sebutan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan mata kuliah wajib yang harus  diambil sebagai salah satu persyaratan kelulusan di Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang. Pengembangan sistem KPM ini berdasarkan penelitian terdahulu yang berjudul sistem informasi manajemen KPM di Unipdu Jombang berbasis web dengan hasil sistem dapat melakukan pendaftaran, pembagian kelompok dan melihat informasi secara online. Namun, masih ada banyak fitur dari sistem yang belum tersedia guna memenuhi kebutuhan kegiatan KPM sesuai kebijakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), termasuk fitur yang dapat menyimpan logbook, proposal, laporan, nilai dan lokasi. Berdasarkan kebutuhan tersebut, maka pada peneliti ini mengusulkan pengembangan sistem informasi KPM berbasis web di Unipdu Jombang menggunakan perancangan UML (Unified Modeling Language), bahasa pemrograman PHP, dan database MySQL. Hasil dari pengembangan sistem ini adalah dapat melakukan pendaftaran KPM, pembagian grup secara dari, menyimpan dan melihat: logbook, laporan, proposal, nilai, lokasi dan informasi terkait kegiatan KPM. Hasil dari pengujian menggunakan Black Box menunjukkan sistem informasi berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan penelitian ini. Adanya pengembangan sistem ini diharapkan dapat memudahkan mahasiswa maupun LP2M dalam melakukan kegiatan KPM dan  mengelola data.Kata kunci: Jombang, KKN, Kuliah Kerja Nyata, Kuliah Pengabdian Masyarakat, Unipdu.  Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) or commonly known as Student Study Service is a compulsory course that must be taken as one of the graduation requirements at the Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang. The development of this KPM system is based on previous research entitled KPM management information system in Unipdu Jombang web-based with the results of the system can register, divide groups and view information online. However, there are still many features of the system that are not yet available to meet the needs of KPM activities in accordance with the policies of the Institute for Research and Community Services (LP2M), including features that can store logbooks, proposals, reports, values and locations. Based on these requirements, the researchers proposed the development of a web-based KPM information system in Unipdu Jombang using UML (Unified Modeling Language) design, PHP programming language, and MySQL database. The result of the development of this system is that it can register KPM, divide groups by, store and view: logbooks, reports, proposals, values, locations and information related to KPM activities. The results of testing using the Black Box show that the information system is going well according to the purpose of this study. The development of this system is expected to facilitate students and LP2M in conducting KPM activities and managing data.Kata kunci: Institute for Research and Community Services, Jombang, KKN, Student Study Service, Unipdu.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENDUKUNG UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS KONSULTAN LOKAL DALAM MENANGANI PROYEK PASCA BENCANA ALAM Agustiawan, Yosi
TEKNOLOGI: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol 6, No 1 (2016): January-June
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.65 KB) | DOI: 10.26594/teknologi.v6i1.556

Abstract

ABSTRAKBencana alam dapat terjadi setiap saat dan sering menyebabkan korban, baik harta benda maupun nyawa manusia. Pengelolaan kebencanaan perlu diperbaiki terus menerus oleh pemerintah dan masyarakat untuk mengurangi resiko akibat bencana. Artikel ini mengkaji kemampuan konsultan lokal dalam mengelola proyek pasca bencana dan bagaimana peran teknologi informasi dalam meningkatkan kapasitas kebencanaan mereka. Pada proses rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana, banyak pihak yang ingin terlibat untuk membantu. Namun demikian biasanya mereka menghendaki untuk menggunakan prosedur, standar yang mereka biasa lakukan, sehingga membuat banyak prosedur dan standar yang berbeda pada saat pelaksanaan suatu proyek. Hal ini mengakibatkan banyak konsultan lokal tidak mampu terlibat dalam banyak proyek rekonstruksi dan rehabilitasi karena kurangnya kapasitas mereka. Agar konsultan lokal dapat terlibat dalam proyek pasca bencana, program pelatihan peningkatan kinerja yang terprogram dengan baik, pengetahuan kebencanaan, dan penggunaan teknologi informasi mampu meningkatkan kapasitas kebencanaan mereka.Kata Kunci: Bencana alam, konsultan, teknologi informasi. ABSTRACTSince natural disaster usually occurs unpredictable and often causes large-scale disruptions the disaster management must be developed by the government together with the community. This article examines the ability of local engineering firms in managing post-disaster projects and how the role of information technology in improving their capacity. Many organizations are keen to get involved in the reconstruction and rehabilitation projects. However, they tend to use their standard operations procedure that might present many different procedures and standards during reconstruction projects. As a result, many local consultants are unable to bid post-disaster projects. In order to improve the ability of local consultants in disaster management, training program to enhance the performance and improve the capacity of managing disaster have to be continuously maintained. Information technology is also the most important tool that can be used to increased their capacity.Keywords: Disaster, local consultant, information technology.
ANALISIS DAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK (SIAKAD) DI UNIPDU JOMBANG masrur, mukhamad
TEKNOLOGI: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol 1, No 1 (2011): January-June
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.231 KB) | DOI: 10.26594/teknologi.v1i1.45

Abstract

ABSTRAK Inti dari analisis sistem ini adalah berusaha untuk melihat keseluruhan masalah dalam hubungannya, dengan cara sistematis menyelidiki tujuan sistem dan kriteria untuk berhasilnya sistem tersebut dan untuk menilai alternatif-alternatif dipandang dari sudut keberhasilan dalam  mutu dan manfaat. Tugas penting dalam melakukan analisis sistem adalah memaksimumkan keberhasilan pemecahan dengan prosedur aplikasi sistem informasi yang tepat. Kata Kunci: analisis, sistem, informasi, Akademik     ABSTRACT The core of the analysis of this system is trying to see the whole problem in a relationship, a way to systematically investigate the system objectives and criteria for success of such systems and to evaluate alternatives in light of the success of the quality and benefits. Important task in analyzing the system is to maximize the success of the solution with the procedures appropriate information system applications. Keywords: analysis, systems, information, academic
LANGKAH-LANGKAH STRATEGIS DALAM PENINGKATAN DAYA SAING UNIVERSITAS MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI Masrur, Mukhamad
TEKNOLOGI: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol 1, No 2 (2011): July-December
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.332 KB) | DOI: 10.26594/teknologi.v1i2.57

Abstract

ABSTRAK Teknologi Informasi mempunyai peranan sangat penting dalam upaya peningkatan daya saing perguruan tinggi saat ini. Salah satu bentuk teknologi informasi yang sering digunakan adalah internet beserta aplikasinya. Upaya peningkatan daya saing perguruan tinggi melalui internet adalah dengan cara membangun website universitas yang bisa disebut sebagai web portal sebagai ujung tombak dalam merealisasikan cita cita sebagai universitas nomer satu di dunia, didukung dengan Search Engine Optimization (SEO) sebagai cara untuk memudahkan website universitas untuk dicari melalui mesin pencari seperti google, serta adanya webometric sebagai aplikasi berbasis web yang berguna untuk pemeringkatan website universitas seluruh dunia.Website universitas tentunya harus terdaftar pada perangkat teknologi informasi yang telah disebutkan, sehingga kita bisa memantau dan menindak lanjuti hasil dari pemeringkatan webometric. Oleh karena itu seluruh sumberdaya yang berada dilingkungan universitas hendaknya diberdayakan sesuai dengan tri dharma perguruan tingg, baik staft, pimpinan, dosen maupun mahasiswa turut berperan dalam upaya meningkatkan peringkat website universitas pada webometric. Demikianlah langkah strategis yang bisa diambil dalam upaya peningkatan daya saing universitas secara global Kata kunci : teknologi informasi, website, SEO, webomatric ABSTRACT Nowadays, the information technology has a very large and important usefulness in the competitive escalation effort in universities. One of the very vast information technology used is the internet together with its applications. One of the universities competitive escalation effort troughs the internet applications is by universities website making called to be a portal web as a top point in realizing a number one university in the world, supported by the Search Engine Optimization (SEO) as the way to facilitating university website search i.e. Google, and webometric as a web application for universities web ranks in all over the world. The university website, definitely, should be listed in the information technology sets mentioned so the webometricâ??s ranks can be monitored and followed up. For aiming that goal, all the universityâ??s sources and all the manpower i.e. the staff, lecturers, deans and also students, should be carried out. Key words: information technology, website, SEO, webomatric
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PENDATAAN SEBARAN SATWA LANGKA DI INDONESIA Efendi, Fery S.; Izzah, Abidatul; Sudarmaji, Sudarmaji
TEKNOLOGI: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol 6, No 1 (2016): January-June
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.328 KB) | DOI: 10.26594/teknologi.v6i1.561

Abstract

ABSTRAK Indonesia adalah negara yang memiliki banyak variasi satwa yang tersebar di seluruh kepulauan dan memiliki keanekaragaman yang berbeda-beda. Namun, pada kenyataannya, kekayaan ini tidak diimbangi dengan kepedulian dan keingintahuan masyarakat mengenai keberadaan dan kelestariannya. Hal ini dapat disebabkan karena media yang menampung informasi satwa ini sangatlah sedikit. Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut, maka lama kelamaan  keberadaan satwa tersebut akan menjadi punah. Dengan demikian diperlukan sebuah media yang mampu merekam data sebaran satwa yang di lindungi di Indonesia. Data satwa ini dapat berupa nama ilmiah dan lokasi satwa tersebut dipelihara. Oleh karena itu penelitian ini mengimplementasikan Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis Google API sebagai media yang mampu mendata sebaran satwa yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia. Adanya SIG yang dapat merepresentasikan sebaran data satwa dalam bentuk peta dapat memudahkan pengaksesan informasi dan menampilkan lokasi mengenai sebaran satwa langka di Indonesia. SIG yang dibangun dalam penelitian ini memiliki tiga user yaitu administrator, lembaga konservasi yang berperan sebagai kontributor, dan masyarakat sebagai pengunjung web. Fitur yang dimiliki oleh SIG ini antara lain adalah fitur pencarian informasi satwa, pencarian lokasi satwa langka, dan penanda lokasi pada map.Kata kunci: Google API, Satwa Langka, Sistem Informasi Geografis. ABSTRACT Indonesia is a country that has a lot of variety of animals. In fact, they are scattered throughout the islands and has a big diversity in them. However, the wildlife animals were not a concern of the public at all. It can be caused by media that holds the information of this animal is not well. If this is allowed to drag on, then over time the number of these animals will become extinct. Because of this, it is needed to build a media that capable to recording data or information about the distribution of wildlife in Indonesia. This information can be their scientific name and where they lived. Therefore, this study implements a Geographic Information System (GIS) based Google API as a media that is able to record the distribution of species protected by the Indonesian government. GIS can presents the distribution of animals in maps. The SIG can be used by three users, that is administrator, conservation organizations as a contributor, and society as a web visitor. The features that we can use are searching wildlife information, searching location of endangered species, and marking location on the maps.Keywords: Geographic Information Systems, Google APIs, Rare Animals.

Page 1 of 3 | Total Record : 27