cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Buana Informatika
ISSN : 20872534     EISSN : 20897642     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013" : 6 Documents clear
Persepsi Mahasiswi Teknik Informatika Mengenai Karir Dalam Bidang Teknologi Informasi Setelah Menjadi Sarjana Rahayu, Flourensia Sapty
Jurnal Buana Informatika Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. The Information Technology (IT) world tends to be dominated by men. Although some women have already worked in this field but the number is still very low. This study attempts to obtain information from female students taking Computer Science about their career goals in the IT field after they graduate later and to analyze the constraints and competencies that must be mastered by women to compete with men in the IT world. The research respondents were 50 female students of the Informatics Engineering Department in Atma Jaya University Yogyakarta, Indonesia. Questionnaires and interviews were carried out to obtain the data needed. The results show that although most respondents have high motivation and optimism in their IT education, they do not feel confident in taking a career path in the IT field after they graduate. There are some obstacles that may inhibit women’s IT career.Keywords: Female Computer Science Students Perception, Information Technology Career Abstrak. Dunia Teknologi Infomasi (TI) sampai dengan saat ini masih didominasi oleh kaum laki-laki. Meskipun wanita sudah mulai eksis di bidang ini namun jumlahnya masih sangat sedikit dan posisinyapun kebanyakan bukan di posisi strategis. Penelitian ini berusaha untuk mendapatkan informasi dari para mahasiswi Teknik Informatika tentang tujuan karir mereka dalam bidang TI setelah mereka lulus, menganalisa tentang kendala dan kompetensi yang harus dimiliki wanita untuk dapat bersaing dengan laki-laki di dunia TI. Sampel penelitian adalah 50 orang mahasiswi Teknik Informatika Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Metode penggalian data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Dari hasil penelitian didapatkan informasi bahwa mayoritas responden memiliki motivasi yang tinggi dalam menempuh pendidikan, memiliki optimisme yang tinggi dalam bidang TI namun sayangnya mayoritas tidak yakin akan berkarir di bidang TI nantinya. Banyaknya kendala yang ditemui turut berkontribusi dalam hal ini.Kata Kunci: Persepsi, Mahasiswi Teknik Informatika, Karir Teknologi Informasi 
Perbandingan Metode Enhanced Confix Stripping dan Porter Stemmer Untuk Stemming Konten Bahasa Indonesia Alif, Muhamad; Solihin, Firdaus; Husni, Husni
Jurnal Buana Informatika Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. In Indonesian, there are many existing methods of stemming; among others are ECS and Porter.  However, the advantages and disadvantages of both methods are not yet known. To find out which one of the stemmers is more effective and efficient it requires us to compare the effectiveness of both methods. This research compares and evaluates two Indonesian stemmers, ECS and the porter. Trial research documents are taken from Tala’s research as many as 50, 100 and 300. In evaluating 50 document’s, ECS is able produce 82% with elapsed time of 6.781 seconds and porter only produces 61% with elapsed time of 0.0148 seconds. In evaluating 100 document’s, ECS produces 81% with elapsed time of 11.8311 seconds, while the porter only 61% with elapsed time of 0.0291 seconds.  While in trying 300 document’s, ECS produces 81% with elapsed time of 11.8311 seconds and porter is only able produce 61% of with elapsed time of 0.0291 seconds. Keywords: Stemming, Enhanced Confix Stripping, Porter stemmer Abstrak. Dalam Bahasa Indonesia, banyak metode stemming yang sudah ada, salah satunya yaitu ECS dan Porter. Namun, belum diketahui kelebihan dan kekurangan kedua metode tersebut. Untuk mengetahui stemmer mana yang lebih efektif dan efisien, diperlukan perbandingan efektifitas pada kedua metode. Penelitian ini membandingkan dan mengevaluasi dua stemmers Bahasa Indonesia, ECS dan porter. Dokumen uji coba diambil dari penelitian Tala yang berjumlah 50, 100 dan 300. Pada uji coba 50 dokumen, ECS mampu menghasilkan 82% dari total kata dengan kecepatan 6,781 detik dan porter hanya menghasilkan 61% dengan kecepatan 0,0148 detik. Uji coba 100 dokumen, ECS telah mampu menghasilkan 81% dengan kecepatan 11,8311detik, sedangkan porter hanya  menghasilkan 61% dengan  kecepatan 0,0291 detik. Uji coba 300 dokumen, ECS telah menghasilkan 81% dengan kecepatan 11,8311 detik dan porter hanya mampu menghasilkan 61% dengan kecepatan 0,0291 detik.Kata Kunci: Stemming, Enhanced Confix Stripping, Porter stemmer
Desain dan Implementasi Media Pembelajaran Penggolongan Hewan Berdasarkan Jenis Makanan Menggunakan Teknologi Augmented Reality pada Android Wirawan, Deddy Unggul; Setiawan P, T. Arie; Somya, Ramos
Jurnal Buana Informatika Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Science is about learning natural environment systematically. At primary school, science is taught in a conventional way, mostly is not supported by appropriate learning media. By mainly learning from books as a learning medium, primary school students cannot completely understand about the subject. Therefore learning media which can increase the interests of study and completely understand the subject is needed. Based on the problem, learning media for animal classification based on the type of food by using augmented reality technology on android OS mobile device has been made. This research uses a prototype method to develop the learning media. From this learning media, primary school students can learn more about animal classification based on the type of food.Keywords: Learning, IPA, Augmented Reality, Android. Abstrak. IPA adalah ilmu yang berhubungan dengan cara mempelajari alam secara sistematis. Salah satu kendala pembelajaran IPA di sekolah dasar  adalah cara belajar konvensional yang tidak didukung dengan media pembelajaran yang tepat. Proses belajar konvensional hanya mengandalkan buku sebagai media pembelajaran. Hal ini mengakibatkan siswa kurang menguasai materi yang disampaikan, untuk itu diperlukan media pembelajaran yang dapat meningkatkan  minat belajar dan pemahaman materi pembelajaran IPA. Berdasarkan masalah tersebut dibuat media pembelajaran penggolongan hewan berdasarkan jenis makanan menggunakan teknologi augmented reality pada perangkat mobile android OS. Penelitian ini menerapkan metode prototype  dalam proses pengembangan media pembelajaran ini. Melalui media pembelajaran  inilah siswa dapat lebih memahami materi penggolongan hewan berdasarkan jenis makanan.Kata Kunci: Pembelajaran, IPA, Augmented Reality, Android.
Perancangan Arsitektur Perusahaan Dengan Top-Down Approach Pada UD. Sinar Surya Pontianak Kosasi, Sandy
Jurnal Buana Informatika Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This research results in a model of company architectural design to integrate all business processes, information systems and the application of information technology. By identifying and clarifying the needs for information related to the strategic activities of the UD. Sinar Surya can facilitate the activities of operational processes and integrate the business processes of marketing and logistics. This is a case study that uses descriptive analysis and exploratory. The data is collected from interviews and observation. Architectural design companies use top-down approach. Data analysis is carried out by using business area analysis on Critical Success Factor, case diagrams and activity diagrams. The results show the data processing and more precise distribution information by minimizing misinformation, procurement and sale of goods, stock information becomes more accurate and relevant, information becomes more consistent. Through synchronization, integration, convergence, and interoperability make the operational performance can be run more effectively and efficiently.Keywords: Enterprise Architecture, Top-Down Approach, Business Area Analysis Abstrak. Penelitian ini menghasilkan sebuah model perancangan arsitektur perusahaan untuk mengintegrasikan seluruh proses bisnis, sistem informasi dan penerapan teknologi informasinya. Mengidentifikasi dan mengklarifikasi kebutuhan akan informasi strategis yang berhubungan dengan kegiatan dari UD. Sinar Surya serta mempermudah dalam kegiatan proses operasional, dan dalam mengintegrasikan proses bisnis bagian pemasaran dan logistik. Penelitian berbentuk studi kasus dan menggunakan metode penelitian analisis deskriptif dan eksploratif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, dan observasi. Perancangan arsitektur perusahaan menggunakan pendekatan atas-bawah. Metode analisis data menggunakan analisis area bisnis, Critical Success Factor, diagram use case dan diagram activity. Hasil penelitian memperlihatkan pengolahan data dan pendistribusian informasi menjadi lebih tepat, meminimalisasi kekeliruan informasi pengadaan dan penjualan barang, informasi stok menjadi lebih akurat dan relevan, informasi menjadi lebih konsisten. Melalui sinkronisasi, integrasi, konvergensi, dan interoperabilitas membuat kinerja operasional dapat berjalan lebih efektif dan efisien.Kata Kunci: Arsitektur Perusahaan, Pendekatan Atas-Bawah, Analisis Area Bisnis.
Audit Tingkat Kematangan Penerapan Teknologi Informasi di STIE Musi Palembang Menggunakan COBIT Quickstart Vasia, Frederikus Taurus
Jurnal Buana Informatika Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. The application of Information Technology (IT) has been carried out in the business sector  globally, vast and turbulently. However, in general, the education sector has not been able to implement the information system properly. Thus, a research was conducted on the application of Information Technology maturity level in the School of Economics (STIE) Musi in Palembang. The method applied in this research is Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT) Quickstart framework. The research stages start from formulating research problems and objectives, literature review, data collection, measuring as-is maturity level, Gap analysis and recommendations. The results state that the level of maturity of the application of Information Technology in STIE Musi is on level 2 (Repeatable but Intuitive). The conclusion of the research is to provide a suitable recommendation gudelines for the implementation of COBIT Quickstart framework in STIE Musi Palembang.Keywords: Information Technology, STIE Musi, COBIT Quickstart. Abstrak. Penerapan Teknologi Informasi (TI) telah dilakukan secara global, pesat dan turbulent di sektor bisnis, pendidikan, namun di sektor pendidikan pada umumnya berjalan lambat, bahkan belum dapat menerapkan sistem informasi dengan baik dan benar. Oleh karena itu dilakukan penelitian tentang maturity level penerapan teknologi informasi di salah satu sektor pendidikan yakni Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Musi di Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah framework Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT) Quickstart. Tahapan penelitian dimulai dari merumuskan masalah dan tujuan, studi literatur, pengumpulan data, mengukur as-is maturity level, analisis Gap, serta rekomendasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa tingkat kematangan penerapan teknologi informasi di STIE Musi Palembang berada pada level 2 (Repeatable but Intuitive). Kesimpulan hasil penelitian adalah rekomendasi guide lines yang sesuai framework COBIT Quickstart untuk diterapkan selanjutnya di STIE Musi Palembang.Kata Kunci: Teknologi Informasi, STIE Musi, COBIT Quickstart.
Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Lokasi Usaha Toko Komputer Dengan Metode AHP (Analytic Hierarchy Process) Usman, Usman
Jurnal Buana Informatika Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstract. Computer Store business is one growing business in the Tembilahan, so competition in this business increases rapidly. Most decision makers make mistakes in finding a strategic location for business due to the lack and limitation of analysis in survey data. Therefore it is necessary to make a Decision Support System (DSS) to assist the survey data processing. The application of the method Analytical Hierarchy Process (AHP) in developing Decision Support System (DSS) to determine the Computer Store business development set by using 4 (four) criteria, such as population, competitors, population backgrounds, and investment value. The final results of the DSS process using AHP is a ranking of several alternative locations in the set, and alternative locations that have the highest global weight is recommended for the development of Computer Store business.Keywords: Analytical Hierarchy Process, Business Computer Store, Decision Support Systems. Abstrak. Usaha toko komputer merupakan salah satu usaha yang sedang berkembang di Tembilahan, sehingga persaingan di bidang usaha ini dapat dikatakan meningkat pesat. Untuk mendapatkan lokasi yang strategis, kebanyakan para pengambil keputusan salah dalam memilih, ini dikarenakan kurangnya analisa terhadap data hasil survey lokasi dan keterbatasan pengambil keputusan dalam menganalisa data hasil survey. Untuk itu perlu dibuat sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk membantu dalam mengolah data hasil survey. Penerapan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam pembangunan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) penentuan pengembangan usaha toko komputer ditetapkan menggunakan 4 (kriteria) kriteria diantaranya jumlah penduduk, kompetitor, latar belakang penduduk, dan nilai investasi. Hasil akhir dari proses SPK menggunakan metode AHP ini berupa peringkat dari beberapa alternatif lokasi yang di tetapkan, dan alternatif lokasi yang mendapatkan bobot global paling tinggi yang menjadi rekomendasi untuk pengembangan usaha toko komputer.Kata Kunci: Analytical Hierarchy Proses, Sistem Pendukung Keputusan, Usaha Toko komputer.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 1 - April 2020 Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 2 Oktober 2019 Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol 8, No 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 2 Juli 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 More Issue