cover
Contact Name
Aswir Premadi
Contact Email
aswir.premadi@itp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
aswir.premadi@itp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro
ISSN : 22523472     EISSN : 25988255     DOI : -
Redaksi Jurnal Teknik Elektro Institut Teknologi Padang mengundang para Peneliti, Akademisi, Praktisi dan Profesional untuk menyumbangkan karya tulisnya, di bidang Teknik Elektro, baik berupa hasil penelitian dan kajian pustaka yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya di media lain.
Arjuna Subject : -
Articles 174 Documents
REKAYASA PERANGKAT LUNAK HEMAT ENERGI BERBASIS ANDROID UNTUK APLIKASI PEMILIHAN LAMPU DALAM RUANGAN Perinov, Perinov; Monice, Monice
Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/JTE.2020.3133907

Abstract

Penerangan listrik merupakan salah satu sektor yang banyak mengkonsumsi energi listrik sehingga sangat memerlukan pengoptimalan dalam pemanfaatannya dan dapat memberikan penghematan energi yang besar.  Adapun penelitian ini bertujuan untuk  rekayasa perangkat lunak hemat energi berbasis android untuk aplikasi pemilihan lampu dalam ruangan.  Dengan menggunakan perangkat lunak ini maka pengguna akan mendapatkan saran tipe lampu yang tepat untuk digunakan berdasar masukan yang diberikan. Rekayasa perangkat lunak ini dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Android Studio dengan menggunakan standar penentuan kebutuhan luminansi berdasarkan luas dan kondisi ruangan. Hasil penelitian ini menghasilkan sebuah model perangkat lunak hemat energi berbasis android untuk aplikasi pemilihan lampu dalam ruangan yang dapat berguna bagi untuk penghematan energi.
ANALISIS KINERJA KONVERTER PENAIK TEGANGAN DENGAN MENURUNKAN FREKUENSI PENSAKLARAN Putra, Andi M. Nur
Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/JTE.2020.3133908

Abstract

Pembangunan sumber pembangkit listrik yang bersumber dari EBT terus meningkat. Namun rendahnya tegangan keluaran pembangkit EBT seperti PV merupakan kendala saat harus dihubungkan secara langsung dengan sistem jala-jala. Pada artikel ini dikaji penggunaan konverter daya high ratio boost converter sebagai langkah sederhana dibandingkan dengan menghubung sel PV secara paralel dalam jumlah yang sangat besar.  Konverter daya ini dipakai untuk menaikkan tegangan keluaran sel PV, yang bekerja dengan membagi beban kerja komponen saklar ke setiap saklar yang terdapat pada rangkaian konverter sehingga tidak perlu bekerja pada kondisi duty cycle yang sangat ekstrim. Untuk mengendalikan proses penyaklaran diterapkan hybrid control yang merupakan kendali non linier, yang dapat mengoptimalkan keluaran konverter dengan meminimalkan riak dan menurunkan frekuensi pensaklaran. Selanjutnya untuk melihat kinerja hybrid kontrol dalam mengendalikan proses pensaklaran pada high ratio boost konverter dilakukan simulasi dengan perangkat lunak PSIM. Verifikasi dilakukan dengan mengubah ukuran boundary untuk melihat perubahan yang terjadi pada keluaran konverter. Dari hasil kajian menunjukkan bahwa hybrid kontrol bekerja dengan baik dimana diperoleh keluaran konverter yang diinginkan dengan riak yang sebesar 2,8% pada frekuensi pensaklaran 8 kHz. Hasil ini juga menunjukkan bahwa memungkinkan untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut terhadap topologi konverter dengan pendekatan hybrid kontrol sebagai kendali proses pensaklarannya.
PENGARUH PENERIMAAN INTENSITAS CAHAYA PADA GERAK ROBOT LINE FOLLOWER MENGGUNAKAN SEL SURYA Fajriah, Try Rahmany; Kusumanto, R. D.; Risma, Pola
Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/JTE.2020.3133905

Abstract

Robot line follower merupakan robot yang dirancang untuk membantu pekerjaan manusia. Pada penelitian ini, robot line follower yang dibangun terdiri dari 8 sensor pembaca garis, dan menggunakan Arduino Mega 2560, aktuator motor servo continous dan pensuplaian yang berasal dari sel surya. Sel surya yang digunakan adalah jenis polycrystalline dengan kapasitas daya sebesar 20W. Berdasarkan hasil pengujian penggunaan catu daya dari sel surya, menunjukkan bahwa nilai intensitas cahaya matahari yang didapatkan adalah rata-rata antara 48.940 lux dan 55.453 lux. Kemudian jika nilai intensitas cahaya matahari didapati dibawah 15.000 lux maka robot line follower tidak mampu untuk bergerak karena nilai intensitas cahaya matahari yang diterima mesti berkisar antara 40.000 - 83.000 lux.
STUDI ANALISA PENGARUH SUHU DAN TEKANAN UDARA TERHADAP RUGI DAYA KORONA SUTT 150 KV Dewi, Arfita Yuana; Effendi, Asnal; Saputra, Yogi
Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/JTE.2020.3133909

Abstract

Sistem kelistrikan antar pusat-pusat pembangkit dan pusat-pusat beban pada umumnya terpisah dalam ratusan bahkan ribuan kilometer. Untuk itu di butuhkan saluran transmisi tegangan tinggi dengan tujuan untuk memperkecil kerugian kerugian yang terjadi, baik rugi-rugi energi maupun penurunan tegangan, tetapi dengan mempertinggi tengangan tentu akan menimbulkan permasalahan baru yaitu korona. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh suhu dan tekanan udara terhadap rugi rugi daya yang diakibatkan oleh korona pada SUTT 150 kV pada GI Maninjau ? GI Lubuk Alung. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan didapatkan rugi-rugi daya terbesar terjadi pada saat suhu rata-rata yaitu berkisar 260-285 kW perbulan, pada suhu maksimum rugi-rugi daya yang terjadi bekisar antara 215-232 kW. Sedangkan pada suhu minimum rugi-rugi yang diakibatkan korona tidak terlalu besar yaitu 50-61 kW perbulan. Pada suhu 31,40C terdapat rugi daya korona sebesar 216,294 kW, semakin besar suhu maka korona dihasilkan semakin kecil. Begitupun sebaliknya, pada suhu 30,30C terdapat rugi daya korona sebesar 231,9239 kW, semakin kecil suhu maka korona semakin besar. Sedangkan pengaruh tekanan udara terhadap rugi-rugi korona adalah pada tekanan udara 75,86 cmHg dengan rugi daya korona 51,6620 kW, semakin besar tekanan udara maka korona semakin kecil begitupun sebaliknya pada tekanan udara 75,74 cmHg dengan rugi daya korona 60,5765 kW, semakin kecil tekanan udara maka korona semakin besar.