cover
Contact Name
Aswir Premadi
Contact Email
aswir.premadi@itp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
aswir.premadi@itp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro
ISSN : 22523472     EISSN : 25988255     DOI : -
Redaksi Jurnal Teknik Elektro Institut Teknologi Padang mengundang para Peneliti, Akademisi, Praktisi dan Profesional untuk menyumbangkan karya tulisnya, di bidang Teknik Elektro, baik berupa hasil penelitian dan kajian pustaka yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya di media lain.
Arjuna Subject : -
Articles 174 Documents
PENGARUH HARMONIK AKIBAT PENGGUNAAN VARIABLE SPEED DRIVE TERHADAP PIRANTI BRIDGE CRANE PLTU TELUK SIRIH (2X112MW) Zulkarnaini, Zulkarnaini
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.258 KB)

Abstract

PLTU Teluk Sirih (2X112MW) menggunakan Bridge Crane dengan Variable Speed Drive sebagai sistem kontrol. Variable Speed Drive merupakan beban non-linear dan dicurigai menjadi sumber distorsi harmonik pada tegangan dan arus yang mengalir pada piranti Bridge Crane. Dilakukan pengukuran pada sisi masukan dan keluaran sistem kontrol piranti masing-masing motor Bridge Crane. Dari hasil pengukuran diketahui jika terjadi distorsi pada arus, tegangan masukan dan keluaran. Hasil pengukuran yang dimasukkan dalam perhitungan kemudian dibandingkan dengan standar yang ada menunjukkan bahwa nilai Total Harmonic Distortion tegangan piranti Bridge Crane yang tertinggi yaitu sebesar 0.048% masih dalam batas aman sebesar 5%. yang ditetapkan standar IEEE 519-1992. Sementara nilai Individual Harmonic Distortion arus khususnya orde ke-5 piranti Motor Hoist pada Bridge Crane yang tertinggi sebesar 22A telah melewati ambang batas maksimum yang ditetapkan standar IEC 1000-3-2 sebesar 1.14A, nilai Total Demand Distortion tertinggi piranti Trolley Motor pada Bridge Crane sebesar 63% telah melewati standar nilai Total Demand Distortion IEEE 519-1992 sebesar 15%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Variable Speed Drive mengandung harmonik yang menyebabkan distorsi tegangan dan arus pada piranti-piranti Bridge Crane.
PERENCANAAN PENERANGAN JALAN UMUM JALAN LINGKAR UTARA KOTA SOLOK Effendi, Asnal; Aldifian, Aldifian
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7157.518 KB)

Abstract

Pembangunan Jalan Lingkar Utara Kota Solok telah sepanjang 8,12 Km telah selesai dikerjakan pada STA 0+550 M. Guna mengoptimalkan fungsi jalan ini diperlukan perencanaan penerangan jalan umum mengingat jalan lingkar utara merupakan jalur lintas sumatera nantinya. Lampu Penerangan Jalan Umum merupakan bagian dari bangunan pelengkpa yang dipasang dikiri/dikanan dan atau ditengah jalan guna menerangi jalan. Dari data Dinas Pekerjaan Umum Kota Solok, bahwa Jalan Lingkar Utara merupakan jalan 2 jalur dengan lebar 7 M dan titik median jalan direncanakan 2 M. Dengan mempertimbangkan Iluminasi Cahaya dititik ujung jalan (bahu jalan) dengan memenuhi persyaratan SNI maka diperoleh tinggi tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) sebesar 12 M dengan panjang stang ornamen sebesar 2 M dengan sudut kemiringan. Lampu yang digunakan adalah jenis Sodium dengan daya 400 W dan efisiensi 110 lumen/watt sehingga menghasilnya intensitas cahaya sebesar 3.503,18 candela. Dengan panjang jalan 550 M, maka diperlukan 15 batang tiang dengan stang ornament ganda dengan jumlah lampu sebanyak 30 unit. Penghantar digunakan adalah kabel tanah NYFGbY 4x10 dan NYFGbY 4x16 sebagai penghubung jaringan PLN ke Box APP. Drop tegangan diperkirakan sebesar 4,8%. Berdasarkan perhitungan daya langg anan Penerangan Jalan Umum ini sebesar 23.000 VA dengan biaya bulanan sebesar Rp. 4.842.000,-.
PENGARUH PERUBAHAN TEGANGAN SUMBER TERHADAP KARAKTERISTIK FAKATOR DAYA PADA LAMPU HEMAT ENERGI Bachtiar, Antonov; Natalinus, Natalinus
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.489 KB)

Abstract

Penelitian dengan perubahan tegangan sumber terhadap karakteristik factor daya pada lampu hemat energy apabila diberi tegangan sumber pada tegangan normal 220v diturunkan tegangan tiap satu jam sampai ke tegangan 150v, lalu dinaikan ketegangan 240v, setelah satu jam kemudian diturunkan lagi ketegangan normal 220v. Setiap penurunan tegangan terjadi kenaikan Faktor daya sebesar 50-63% dan bila tegangannya mencapai 240v maka factor dayanya malahan turun sebesar 40-52%. Faktor daya pada saat tegangan 220v awal, dengan tegangan 220v akhir dengan daya name plate 5 watt didapat hasil merk lampu Philips Faktor Dayanya turun 57% jadi 54%, Visalux turun 47% jadi 46%, Visicom naik 51-54%, Panasonic naik 49-54%, Energi turun 48% jadi 44%, Shinyoku naik 40-45%, Hannochs naik 38-42%. Daya name plate 8 watt merk Visalux Faktor Dayanya naik 52-56%, Philips turun 52% jadi 51%, Panasonic naik 50-51%, Visicom naik 50-53%, Energi turun 48% jadi 47%, Hannochs naik 48-53%, Shinyoku turun 45% jadi 44%. Daya name plate 14 watt merk Panasonic Faktor Dayanya naik 53-55%, Philips naik 51-53%, Visalux turun 51% jadi 50%, Visicom naik 48-49%, Energi naik 46-47%, Hannochs naik 45-46%, Shinyoku turun 44% jadi 42%.
ANALISIS ALIRAN DAYA TERHADAP DAYA TAK SEIMBANG Pulungan, Ali Basrah
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.985 KB)

Abstract

Pembahas artikel tentang analisis aliran daya tiga fas e tidak seimbang, fokus utamanya untuk mengetahui besar tegangan, arus dan daya masing-masing fase pada setiap bus dan saluran. Ketidakseimbangan sistem tiga fase salah satu penyebabnya adalah beban yang tidak seimbang. Pada kasus ini, ketidakseimban gan sistem tiga fase dilakukan dengan membuat simulasi beban tidak seimbang pada sistem 14 bus IEEE. Simulasinya dikerjakan menggunakan software EDSA dengan menjalankan unbalanced power flow analysis. Hasil simulasi aliran daya tiga fase tidak seimbang menunju kkan perbedaan besar tegangan, arus dan daya pada masing-masing fase. Besarnya ketidakseimbangan beban antara 0,99%-21,99% akan menyebabkan ketidakseimbangan tegangan pada bus antara 0,10%-1,38%. Persentase total masing-masing arus fase a, b dan c seluruh saluran berturut-turut adalah 27.55%, 32.92% dan 39.53%. Persentase daya aktif total masing-masing fase a, b and c adalah 32.83%, 33.15% dan 34.02%, sedangkan daya reaktifnya 32.81%, 32.74% dan 34.44% untuk fase a, b dan c berturut-turut.
KELAYAKAN INSTALASI LISTRIK RUMAH TANGGA DENGAN PEMAKAIAN LEBIH DARI 10 TAHUN DI KANAGARIAN NANGGALO KECAMATAN KOTO XI TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN Alfith, Alfith
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.556 KB)

Abstract

Instalasi listrik diduga akan mengalami perubahan nilai parameter setelah digunakan untuk penyediaan daya listrik. Perubahan parameter ini ditinjau dengan tujuan mengetahui tingkat kelaikan pemakaian instalasi penerangan rumah tangga yang telah digunakan lebih dari 10 tahun. Terdapat empat parameter tinjauan, yaitu: tahanan isolasi, resistansi pentanahan, penampang penghantar pada penambahan beban titik nyala dan pengaman instalasi. Hasil analisis data menunjukkan persentase faktor kelaikan tahanan isolasi instalasi sebesar 100%, resistansi pentanahan instalasi sebesar 62,66%, penampang penghantar pada penambahan beban titik nyala sebesar 46,66% dan pengaman instalasi (MCB) ditinjau dari kondisi fisiknya sebesar 100%. Maka secara keseluruhan instalasi penerangan rumah di Kenagarian Nanggalo Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan sebesar 28% laik pakai, sedangkan 72% kurang laik pakai.
SISTEM PENGENDALI ARUS START MOTOR INDUKSI PHASA TIGA DENGAN VARIASI BEBAN Yusnita, Yusnita; Tjahjono, Hendro
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.698 KB)

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan suata cara sederhana dalam mengendalikan arus start motor induksi 3-fasa. Penelitian ini dibantu oleh program komputer Matlab untuk menganalisa kinerja motor selama proses start dan operasi. Motor yang digunakan pada penelitian ini adalah motoro induksi 3-fasa, 1500 W, 380 V, 4 kutup, 50 Hz and 1400 rpm. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa untuk mengendalikan arus start sebaiknya pada awal start motor diberi tegangan 26.32% dari tegangan nominalnya,kemudian dinaikan secara bertahap menjadi 69% and 100% dari tegangan nominalnya.
ANALISA PENGARUH PERUBAHAN BEBAN TERHADAP KARAKTERISTIK GENERTOR SINKRON Bandri, Sepannur
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.94 KB)

Abstract

Generator adalah salah satu jenis mesin listrik yang digunakan sebagai alat pembangkit energi listrik dengan cara menkonversikan energi mekanik menjadi energi listrik. Pada generator, energi mekanik didapat dari penggerak mula yang bisa berupa mesin diesel, turbin, baling-baling dan lain-lain. Pada pembangkit-pembangkit besar, salah satu alat konversi yang sering digunakan yaitu generator sinkron 3 phase. Generator sinkron yang ditinjau adalah generator sinkron 37 MVA, 10.5 kV, hubungan Y pada PLTG Pauh Limo. Pengoperasian generator dituntut suatu kestabilan agar kinerja generator menjadi optimal. Kestabilan generator dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu beban, arus eksitasi, faktor daya, jumlah putaran generator, dan lain sebagainya. Perubahan besar tegangan terminal akibat dihubungkan ke beban akan menyebabkan ketidakstabilan generator. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan melihat kinerja generator sinkron tiga fasa terhadap perubahan beban daya aktif. Dari hasil analisa diperoleh bahwa semakin bertambahnya beban maka GGL induksi juga akan naik dan arus medan juga naik dimana GGL induksi yang di dapat pada saat beban puncak dari factor daya lagging adalah 6397.211 V dan arus medan 304.629 A, GGL induksi pada factor daya leading adalah 6043.474 V dan arus medan 287.784 A.
APLIKASI ILMU STATISTIK UNTUK RENCANA UMUM KETENAGALISTRIKAN DAERAH DI PROVINSI RIAU TAHUN 2010 – 2019 Yandri, Valdi Rizki; warman, Desmi
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5102.614 KB)

Abstract

Permintaan listrik Provinsi Riau saat ini dipasok oleh sistem interkoneksi Sumatera dan sistem terisolasi. Pada Agustus 2010, beban puncak sistem interkoneksi dalam sistem sub Riau adalah 339,6 MW, sementara pasokan daya listrik di Riau hanya 179,1 MW. Beban puncak sistem terisolasi bisa 66,573 MW tetapi pasokan daya listrik terisolasi hanya 73,044 MW. Riau membutuhkan pasokan daya listrik dari Sumatera Barat sub sistem dan sub sistem Sumatera Utara. Pasokan minimum tenaga listrik membuat minimum rasio elektrifikasi, berdasarkan PLN Corp data, rasio elektrifikasi Provinsi Riau adalah 45,26%. Di sisi lain, Energi dan Pertambangan Departemen Riau mengatakan bahwa rasio elektrifikasi adalah 47,19% jika nilai ini didasarkan pada semua pelanggan, bukan hanya PLN Corp pelanggan tetapi juga non PLN rasio Corp. Jika didasarkan pada pelanggan PLN Corp, rasio elektrifikasi hanya 38.41%. Rasio ini lebih kecil dari rasio elektrifikasi nasional, yaitu 60%. Kondisi masa depan, listrik di Riau bisa lebih buruk daripada sekarang karena peningkatan pembangunan daerah yang membutuhkan lebih banyak energi listrik. Untuk mengatasi pasokan minimum tenaga listrik,beberapa tindakan harus dilakukan oleh Pemerintah Daerah Riau dan PLN Corp Salah satu tindakan adalah membuat Perencanaan Umum Listrik yang dapat membuat perkiraan kebutuhan listrik untuk masa depan,
Optimalisasi Jaringan Komunikasi Serat Optik Melalui Analisa Power Budget (Studi Kasus PT. Telkom di STO Padang) Kartiria, Kartiria
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.8 KB)

Abstract

ABSTRAKDalam suatu sistem komunikasi serat optik, kita tidak akan lepas dari perhatian anggaran daya (Power Budget). Sistem komunikasi optik berjalan baik dan lancar apabila tidak kekurangan anggaran daya (Power Budget). Analisis Power Budget ini sangat penting dilakukan secara berkala untuk menilai dan mengevaluasi kelayakan suatu jaringan komunikasi optic. Analisis Power Budget pada penelitian ini akan dilakukan untuk jaringan komunikasi yang berada dalam area cakupan STO Padang PT. Telkom. Untuk mengetahui kwalitas jaringan perlu diadakan penelitian serta pengukuran dengan menggunakan alat ukur OTDR dan Power Meter, yaitu untuk melihat besaran redaman serat optic sepanjang Link Padang – Bukittinggi. Parameter yang digunakan meliputi redaman sambungan (splice), redaman konektor, redaman serat optic dan jumlah penguat optic. Perhitungan power budget digunakan untuk menentukan kelayakan dari jaringan serat optic. Dari data-data hasil pengukuran core 1 sampai dengan core 12 masih layak digunakan. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa redaman yang terjadi pada kabel serat optic tipe G 655 Link Padang – Bukittinggi sesuai dengan rekomendasi dari CCITT yaitu komunikasi jarak jauh redaman maksimal yang diperbolehkan adalah 0.25 dB/Km
SISTEM VERIFIKASI PENUTUR MENGGUNAKAN METODA MEL FREQUENCY CEPSTRAL COEFFICIENTS-VECTOR QUANTISATION (MFCC-VQ) SERTA SUM SQUARE ERROR (SSE) DAN PENGENALAN KATA MENGGUNAKAN METODA LOGIKA FUZZY harisma, Atik
Jurnal Teknik Elektro - ITP Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.1 KB)

Abstract

Metoda Mel Frequency Cepstral Coefficients-Vector Quantization (MFCC-VQ) dapat digunakan dalam sistem verifikasi penutur dan Logika Fuzzy dalam sistem pengenalan kata. Proses ekstraksi ciri sinyal wicara menggunakan metoda Mel Frequency Cepstral Coefficients (MFCC) nantinya akan menghasilkan vektor akustik sinyal wicara. Vector Quantization (VQ) digunakan untuk membentuk vector akustik yang spesifik untuk tiap penutur. Pada pengenalan atau verifikasi, Sum Square Error digunakan untuk mencocokkan penutur tak dikenal dengan penutur dalam filebase berdasarkan error terkecil. Dalam penelitian ini, sistem digunakan untuk memverifikasi penutur dan mengenali kata, yaitu merah, biru, dan hijau dalam Bahasa Indonesia. Sistem ini telah diuji dengan membandingkan tingkat keberhasilan verifikasi penutur antara sumber suara yang digunakan sebagai filebase dan pemodelan kata dengan sumber suara yang tidak digunakan sebagai filebase. Untuk 10 kali pengucapan pada masing-masing pengujian diperoleh persentase keberhasilan verifikasi penutur yang baik. Pada pengujian sumber suara yang digunakan sebagai filebase, rata-rata persentase keberhasilan verifikasi adalah 70% dengan rata-rata persentase kebenaran pengenalan kata sebesar 87.5%, sedangkan pengujian sumber suara yang tidak digunakan sebagai filebase memperoleh persentase rata-rata keberhasilan verifikasi sebesar 78.3%.

Page 2 of 18 | Total Record : 174