cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Islam
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Komunikasi Islam" : 9 Documents clear
Gaya Retorika Da’i dan Perilaku Memilih Penceramah Sahroni A. Jaswadi, Kholid Noviyanto dan
Jurnal Komunikasi Islam Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.68 KB)

Abstract

This study aims to identify trends of al-Istiqomah congregation in Jambangan Surabaya, in choosing the preachers based on in terms of rhetoric style. This research uses descriptive quantitative method with a sample of 150 through technical questionnaire with Likert scale. The results showed that the al-Istiqomah congregation tend to choose speakers who use recreational style. In addition, the results of this study stated that the vote does not mean happy with all characteristics possessed by the speaker. Most respon–dents said that they choose the speakers with no reason and refused to practice their teachings. While others claimed to like the content of the lectures and actively practice it.Keywords: rhetoric style, preachers, tendency to choose, quantitative method----------------------------------------------------------------------Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecen–derungan jama’ah pengajian al-Istiqomah di Jambangan Surabaya dalam memilih penceramah agama ditinjau dari segi gaya retorikanya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan sampel 150 jama’ah laki–laki dan perempuan melalui teknik penyebaran angket dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa jama’ah pengajian al –Istiqomah Surabaya cenderung memilih pen–ceramah yang menggunakan gaya rekreatif. Selain itu, hasil penelitian ini menyatakan bahwa memilih bukan berarti senang dengan segala fitur atau karakteristik yang dimiliki oleh penceramah. Sebagian responden menyatakan asal pilih terhadap penceramah dan enggan mengamalkan materi yang disampaikan olehnya. Sedangkan lainnya mengaku suka dengan isi ceramah dan giat mengamalkannya.Kata Kunci: gaya retorika, penceramah agama, kecenderungan memilih, metode kuantitatif
Kritik Nalar Agama dalam Film Tanda Tanya (‘?’) Basri, Huda Hasan
Jurnal Komunikasi Islam Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.654 KB)

Abstract

This article deals with the meaning of religious pluralism in the cinema Film Tanda Tanya (Movie of Question Mark?). Using a semiotic approach and genre analysis, this paper argues that the film directed and produced by Hanung Bramantyo can be categorized as a critical-reconstructive religious genre offering social critique on the communication of religious life in Indonesia, which is often tinged with terror. In addition, the film also seeks to reconstruct religious reasons in a moderate, plural, and tolerant way, so that religious communities can keep themselves away from the trap of religious fundamentalism, which often trigger sectarian conflicts.Keywords: Movie critique, religious reason, genre analysis, semiotic, religious pluralism.----------------------------------------------------------------------Artikel ini mendiskusikan makna pluralisme agama dalam film Tanda Tanya “?”. Melalui pendekatan semiotik dan analisis genre, tulisan ini berpendapat bahwa film besutan Hanung Bramantyo ini, termasuk genre religi kritis-rekonstruktif, yang menawarkan kritik sosial atas komunikasi kehidupan beragama di Indonesia yang kerap diwarnai dengan aksi terror. Selain itu, film ini juga berupaya merekonstruksi nalar agama masyarakat yang skriptural-tekstualis agar terlepas dari jebakan fundamentalisme agama, yang kerap memicu terjadinya konflik antar umat beragama.Kata Kunci: kritik nalar agama, makna relasional, analisis genre, semiotik, pluralism agama
Kartun Humor dan Misi Dakwah dalam Media Cetak Satrio Adhitama, Tias
Jurnal Komunikasi Islam Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1095.945 KB)

Abstract

This article discusses the gag cartoon in the study of proselytizing. The mass media has a particular rubric for the readers to share their best works of Cartoons. The paper argues that jokes-based Cartoons develop significant values for the proliferation of moral and spiritual messages. For this purpose, these Cartoons should comply with, at least, two principles. First, the Cartoons are deliberately created through the solemn contemplation relying on divine values. Second, the Cartoons are presented within the confines of, and in line with, educational purposes. Both principles maintain the quality of humor in accordance with ethical and aesthetic criteria.Keywords: cartoon humor, proselytizing, print media----------------------------------------------------------------------Paper ini mengulas kartun humor (gag cartoon) dalam kajian dakwah. Seorang kartunis yang bertanggung jawab sadar bahwa karya yang lahir dari tangannya harus memiliki nilai-nilai manfaat. Pertama, karya tersebut sengaja diciptakan melalui kontemplasi yang khusyuk bersandar pada nilai-nilai Ilahiyah. Kedua, kelucuan kartun yang dihadirkan harusnya dalam batas-batas yang edukatif. Kedua hal tersebut untuk menjadikan kualitas humor senantiasa sehat jika dilihat dari humor kriterium etis dan dikategorikan sebagai humor meninggi dalam kriterium estetisnya.Kata Kunci: kartun humor, dakwah, media cetak.
Peran Jurnalisme Islam di Tengah Hegemoni Pers Barat dalam Globalisasi Informasi Syah, Hakim
Jurnal Komunikasi Islam Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.787 KB)

Abstract

In the information age today, Muslims are faced with the dominant Western media, which sometimes biased in informing the world of Islam. This condition seems to require Muslim communities to create alternative media to provide correct information about Islam and the information based on Islamic values. Thus Islam journalism will play a significant role in the global information.Keywords: Islamic jurnalisme, hegemony, globalization----------------------------------------------------------------------Di era informasi saat ini masyarakat Muslim dihadapkan dengan dominasi media Barat yang kadangkala bias dalam melakukan pemberitaan dunia Islam. Kondisi ini sepertinya menuntut masyarakat Muslim untuk menciptakan media alternatif untuk memberikan informasi yang benar tentang Islam dan berdasarkan nilai-nilai Islam. Diharapkan jurnalisme Islam akan memainkan peran penting dalam dunia informasi global.Kata Kunci: jurnalism Islam, hegemoni, globalisasi
Hermeneutika Gadamer Sebagai Teknik Analisi Pesan Dakwah Prihananto, Prihananto
Jurnal Komunikasi Islam Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.855 KB)

Abstract

This article discusses Gadamers hermeneutics to understand and analyse the messages of Da’wa, including the rational importance of interconnection and integration between hermeneutic theories developed in the West and in Islamic world, especially regarding to the message of Da’wa in Islamic communication. In addition, the principal key issues to be addressed in this article are related to how the development of hermeneutic itself. The author argues that Gadamers hermeneutics Ricoeur approach applied in the Islamic communication is able to be an alternative to delivering a message of Da’wah that is open, inclusive and constructive.Keywords: hermeneutics, Gadamer Ricoeur, analytical techniques, message of da’wa----------------------------------------------------------------------Artikel ini membahas tentang hermeneutika Gadamer untuk memahami dan menganalisis pesan dakwah, termasuk rasional pentingnya interkonneksi dan integrasi antara teori-teori hermeneutika yang berkembang di Barat dan khazanah keilmuan Islam, khususnya menyangkut pesan dakwah dalam komunikasi Islam. Selain itu, pokok perma–salahan utama yang akan dijawab dalam artikel ini adalah terkait dengan bagaimana perkembangan pemikiran herme–neutik itu sendiri. Penulis berpendapat bahwa pendekatan hermeneutika Gadamer Ricoeur yang diaplikasikan dalam komunikasi Islam ternyata dapat menjadi sebuah alternatif penyampaian pesan dakwah yang terbuka, inklusif dan mengandung pesan yang membangun.Kata Kunci: hermeneutika, Gadamer Ricoeur, teknik analisis, pesan dakwah
Realitas TV Lokal dan Celah Hukum: Studi Kasus Kerjasama Kompas TV dan BCTV Surabaya Harianto, Rahmad
Jurnal Komunikasi Islam Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.552 KB)

Abstract

This article discusses the reality of local television after nine years of Law No. 32 of year 2002 on Broadcasting endorsed. Kompas TV cases cooperating with ten local television in the early emergence is one such example, even some of the local television that eventually acquired by private national television that they did have a very strong capital. This paper argues that what Kompas TV in this case is an ingenious attempt to exploit a legal loophole, which on the one hand that what Kompas TV is considered against the rules, on the other hand it is possible or not regulated in detail.Keywords: restructuring law of broadcast, Kompas TV, local broadcast----------------------------------------------------------------------Artikel ini mendiskusikan tentang realitas televisi lokal setelah sembilan tahun UU Nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran disahkan pemerintah. Kasus kerjasama Kompas TV dengan sepuluh televisi lokal pada awal kemun-culannya adalah salah satu gambaran bagaimana nasib televisi lokal sesungguhnya, bahkan tidak sedikit televisi lokal yang pada akhirnya diakuisisi oleh televisi swasta nasional yang secara modal memang lebih kuat. Tulisan ini berargumentasi bahwa apa yang dilakukan Kompas TV dalam kasus ini merupakan upaya cerdik memanfaatkan celah hukum yang ada, yakni di satu sisi apa yang dilakukan Kompas TV dianggap menyalahi aturan, tapi di sisi lain hal itu diperbolehkan atau belum diatur secara detail.Kata Kunci: restrukturisasi UU penyiaran, Kompas TV, siaran lokal
Trendsetter Komunikasi di Era Digital: Tantangan dan Peluang Pendidikan Komunikasi dan Penyiaran Islam Venny Eka Meidasari, Andi Faisal Bakti dan
Jurnal Komunikasi Islam Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.461 KB)

Abstract

The increasing penetration of so-called new media has undermined the global boundary, giving rise to the liberalization of information. This reality results in the rise of the era of the information society, and has led people across the world, including Muslims in Indonesia, to deal with the demands of the era. Therefore, attempts to create strategies to take benefits from those new media and to reduce their negative impacts are important. This paper discusses the challenges and opportunities of Islamic communication in the midst of todays digital era. Central to this analysis are kinds of communication trendsetter among Muslims in this country.Keywords: Communication trendsetter, digital era, Islamic communication and broadcast----------------------------------------------------------------------Penetrasi new media (media baru) yang mengglobal seakan meruntuhkan dinding-dinding pembatas dan menjadikannya sebagai sekat liberalisasi informasi. Realitas ini telah membawa masyarakat, termasuk masyarakat Mus-lim di Indonesia masuk ke dalam era masyarakat informasi, sehingga pengendalian yang tepat untuk memanfaatkan new media dan mengeliminir dampaknya menjadi penting. Tulisan ini mendiskusikan tantangan dan peluang komuni-kasi dan peyiaran Islam di tengah-tengah era digital saat ini.Kata Kunci: trendsetter komunikasi, era digital, komunikasi dan penyiaran Islam
Review Buku: Meneguhkan Dakwah Bi al-Kitabah Melalui Fikih Jurnalistik Yusron, Alfi
Jurnal Komunikasi Islam Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1114.08 KB)

Abstract

.
The Integration of Dakwah in Journalism: Peace Journalism Lecomte, Isabelle
Jurnal Komunikasi Islam Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Komunikasi Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2014.4.1.%p

Abstract

This article discusses the integration of Islam, particularly da’wa, with peace journalism. It argues that Islamic communication is basically peace journalism. Islamic communication consists of tabligh (information), taghyir (so–cial change), khairu ummah (exemplary community), and akhlaq al-karimah (noble behavior, civil society), the purpo–se of which is to perpetuate conflict sensitivity, constructive conflict, and conflict resolution. Muslim journalists can produce articles about Islam to promote Islamic teachings relevant to universal values, including inclusiveness for humanity values which are inclusive. It is important for Muslims to create a platform for sharing information and religious values that can be discussed by audiences.Keywords: Integration of Dakwah in journalism, peace journalism----------------------------------------------------------------------Artikel ini mengulas integrasi Islam, khusunya dakwah, dengan jurnalistik damai (peace journalism). Penulis perpandangan bahwa pada dasarnya, komunikasi Islam adalah jurnalistik perdamaian (peace journalism). Sebab komunikasi Islam terdiri daripada tabligh, taghyir, khairu ummah dan akhlak al- karimah, yang bertujuan untuk membangun kepekaan sosial, perdamaian, dan resolusi konflik. Pula Peace journalism menggambarkan nilai-nilai universal dan inklusif, seperti keadilan, keamanan, kesela–matan, keharmonian, toleransi, hormat kepada semua manusia sebagaimana diajarkan oleh Islam. Oleh karennya, jurnalis Muslim dapat bekerja di media Islam dan meng–hasilkan karya-karya tulisan tentang nilai-nilai Islam yang inklusif. Hal ini penting bagi umat Islam untuk membuat platform untuk berbagi informasi dan nilai-nilai agama yang dapat didiskusikan.Kata Kunci: integrasi dakwah dalam jurnalistik, jurnalistik damai

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Komunikasi Islam Vol. 9 No. 2 (2019): Jurnal Komunikasi Islam Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Komunikasi Islam Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Islam Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Islam Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Islam Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Komunikasi Islam Vol 1, No 1 (2018): Juni 2018 Vol. 7 No. 2 (2017): Jurnal Komunikasi Islam Vol. 7 No. 1 (2017): Jurnal Komunikasi Islam Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Islam Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Komunikasi Islam Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Komunikasi Islam Vol. 6 No. 1 (2016): Jurnal Komunikasi Islam Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Komunikasi Islam Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Komunikasi Islam Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Komunikasi Islam Vol. 5 No. 1 (2015): Jurnal Komunikasi Islam Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Komunikasi Islam Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Komunikasi Islam Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Komunikasi Islam Vol. 4 No. 1 (2014): Jurnal Komunikasi Islam Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Komunikasi Islam Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Komunikasi Islam Vol. 3 No. 2 (2013): Jurnal Komunikasi Islam Vol. 3 No. 1 (2013): Jurnal Komunikasi Islam Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Komunikasi Islam Vol 3, No 2 (2013): JKI Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Komunikasi Islam Vol 3, No 1 (2013): JKI Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Komunikasi Islam Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Komunikasi Islam Vol 2, No 02 (2012): JKI Vol. 1 No. 2 (2011): Jurnal Komunikasi Islam Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Komunikasi Islam Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Komunikasi Islam Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Komunikasi Islam More Issue