cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD)
ISSN : 23381140     EISSN : 25273043     DOI : -
Core Subject : Education,
JP2SD (Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar) is a journal of Elementary School Teacher Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muhammadiyah Malang. The scope of its journal is an elementary school, education, innovation of learning, learning methods and media, learning innovation, and learning management. This journal will be published twice in a year in April and September.
Arjuna Subject : -
Articles 134 Documents
PENGEMBANGAN GERAK DASAR RENANG UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR Bustanol Arifin
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 1, No 1 (2013): April
Publisher : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.944 KB)

Abstract

PENGEMBANGAN GERAK DASAR RENANGUNTUK ANAK SEKOLAH DASARBustanol Arifine-mail: bustanol_arifin@yahoo.co.idAbstract:Movement skills in the learning process of physical education in primary schoolsone of which is the basic swimming motion. The reason of the branch pool can be used toachieve the goal of physical education because the pool has many benefits. The benefits ofwhich can assist the growth and development of the body, to socialize and interact with others,increase self-confidence, and can be used as a recreational activity due to cold stimuli canrefresh the body and feelings. Model development of basic swimming motion in primaryschools should be tailored to the stage of growth and development that results are achieved inaccordance with the desired learning objectives. Motion design is basic pool (1) Introduction ofwater covers the child sits alongside a pond, moving both legs on the edge of the pool, movingboth feet with your legs straight, prone lane swimming by moving the legs, go and standalongside a pond, put the head into the water, walk holds a float pond, (2) motion base poolcovers sliding movement, leg movement with a buoy, hand rotary movement, do take thebreath with a swivel arm, coordinating the movements in moving the base pool.Abstrak:Keterampilan gerak dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasarsalah satunya adalah gerak dasar renang. Alasan mengapa cabang renang dapat digunakanuntuk mencapai tujuan pendidikan jasmani karena renang memiliki banyak manfaat. Manfaattersebut diantaranya dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan tubuh, bersosialisasidan berinteraksi dengan orang lain, menambah kepercayaan pada diri sendiri dan dapatdigunakan sebagai kegiatan rekreatif karena rangsangan dingin dapat menyegarkan tubuh danperasaan. Model pengembangan gerak dasar renang di sekolah dasar harus disesuaikan dengantahap pertumbuhan dan perkembangan anak, agar hasil yang dicapai sesuai dengan tujuanpembelajaran yang diinginkan. Desain gerak dasar renang tersebut meliputi (1) Pengenalan air,anak duduk di pinggir kolam, menggerakkan kedua kaki di pinggir kolam, menggerakan keduakaki dengan kaki lurus, tengurap di pinggir kolam dengan menggerakkan kedua kaki, masukdan berdiri di pinggir kolam, memasukkan kepala ke dalam air, berjalan memegang pelampungdi kolam, (2) Gerak dasar renang meliputi melakukan gerakan meluncur, melakukan gerakankaki dengan pelampung, melakukan gerakan putar tangan, melakukan ambil nafas denganputar tangan, melakukan gerak koordinasi gerakan dasar renang.Kata Kunci: gerak dasar renang, sekolah dasar (SD)
PEMBELAJARAN KELILING BANGUN DATAR MENURUT STANDAR NATIONAL COUNCIL OF TEACHERS OF MATHEMATICS (NCTM) DENGAN SETTING KOOPERATIF PADA SISWA KELAS 3 SD MUHAMMADIYAH 9 MALANG Dyah Worowirastri Ekowati
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 1, No 1 (2013): April
Publisher : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.695 KB)

Abstract

PEMBELAJARAN KELILING BANGUN DATAR MENURUTSTANDAR NATIONAL COUNCIL OF TEACHERS OFMATHEMATICS (NCTM) DENGAN SETTING KOOPERATIF PADASISWA KELAS 3SD MUHAMMADIYAH 9 MALANGDyah Worowirastri Ekowatie-mail: dyah_umm@yahoo.comAbstract:The purpose of this research is produce the material circumference of planeaccording to standart National Council Of Teachers Mathematics (NCTM) with cooperativesetting. To get the purpose of this research used qualitatif research of action class. The studycircumference of plane according to standart National Council Of Teachers Mathematics(NCTM) with cooperative setting in this research do with developed of 4 components NCTM,there are assignment, discourse, environment and analysis. The steps of this study areidentification of the problem, design of act, collect data, and analysis data which all do in twocycles. Based on the result of study, it is ascertainable the average of score the result of studyhad been around increase. At the average of score in post-test first cycle as big as 71.72 andthen the average of score in post-test second cycle had been around increase become 85.68.Beside that it is ascertainable, the completeness result of study in first and second cycle hadbeen around increase, as big as 72,41% the students get score 65 in first cycle and increasebecomes 96.55% in second cycle, this case is getting better of the success of criteria is 80%.Whereas in average score process of the study increases, at first cycle as big as 94.55%increase at second cycle becomes 98.87%.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan pembelajaran keliling bangun datarmenurut standar National Council Of Teachers Of Mathematics (NCTM) dengan settingkooperatif. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut digunakan penelitian kualitatif jenispenelitian tindakan kelas. Pembelajaran keliling bangun datar menurut standar NationalCouncil Of Teachers Of Mathematics (NCTM) dengan setting kooperatif dalam penelitian inidilakukan dengan mengembangkan 4 komponen NCTM yaitu tugas, wacana, lingkungan dantugas. Adapun langkah-langkah pembelajarannya adalah identifikasi masalah, perancangantindakan, pengumpulan data, serta analisis data yang semuanya dilaksanakan di dalam duasiklus. Berdasarkan hasil tes pembelajaran, diketahui rata-rata nilai tes hasil belajar siswamengalami peningkatan. Pada rata-rata nilai pada tes akhir siklus 1 sebesar 71.72, dankemudian rata-rata nilai pada tes akhir siklus II mengalami peningkatan menjadi 85.68. Selainitu diketahui pula, bahwa ketuntasan hasil belajar pada siklus I dan II mengalami peningkatan,sebanyak 72,41% siswa telah mencapai skor 65 pada siklus I dan meningkat menjadi 96.55%pada siklus II, hal ini melebihi kriteria keberhasilan yaitu 80%. Pada rata-rata nilai prosespembelajaran mengalami peningkatan, pada siklus I sebesar 94.55% meningkat pada siklus IImenjadi 98.87%.Kata Kunci: pembelajaran keliling bangun datar, standar National Council Of Teachers OfMathematics (NCTM), setting kooperatif
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM MUATAN LOKAL Elly Purwanti
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 1, No 1 (2013): April
Publisher : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.018 KB)

Abstract

PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU SEKOLAH DASARMUHAMMADIYAH DALAM PENGEMBANGANKURIKULUM MUATAN LOKALElly Purwantie-mail: purwantielly@gmail.comAbstract:Local content include parts of the structure and content of the curriculumcontained in the Content Standards in the curriculum unit level education. The existence oflocal content subjects is a form of education that is not centralized, as an effort to provideeducation in their respective areas further increased its relevance to the circumstances andneeds of the region. This is in line with efforts to improve the quality of national educationcurriculum so that the existence of local support and complement the national curriculum(UU Sisdiknas, 2003). The implementation of local content in basic education can be said tobe still relatively new, so many problems in this curriculum still leaves many problematic.Issues in the implementation of local curriculum to date quite complicated. This is relatedto the planning, implementation and evaluation. Implementation of local content requiresthe organization in particular because it’s involves a parts other than the school. The teamteaching may be considered as an alternative to development. Besides, how to teach aregular classroom teacher, there should be an integrated cooperation between supervisors,field staff and resource. In terms of teaching and learning to use local contentimplementation process approach and the contextual approach. Through contextual learningstrategies, learners can use the resources of the learning environment and play a more activerole in gathering knowledge. But in practice the competence of teachers in applying, it isstill a major issue that must be addressed further.Abstrak :Muatan lokal termasuk bagian dari struktur dan muatan kurikulum yang terdapatpada Standar Isi di dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan. Keberadaan mata pelajaranmuatan lokal merupakan bentuk penyelenggaraan pendidikan yang tidak terpusat, sebagaiupaya agar penyelenggaraan pendidikan di masing-masing daerah lebih meningkatrelevansinya terhadap keadaan dan kebutuhan daerah yang bersangkutan. Hal ini sejalandengan upaya peningkatan mutu pendidikan nasional sehingga keberadaan kurikulummuatan lokal mendukung dan melengkapi kurikulum nasional ( UU Sisdiknas , 2003).Implementasi muatan lokal pada pendidikan dasar dapat dikatakan masih relatif baru,sehingga berbagai persoalan dalam kurikulum ini masih menyisakan berbagai problematik.Persoalan dalam implementasi kurikulum muatan lokal sampai saat ini cukup cukup pelik.Hal ini berkaitan dengan dengan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasinya. Dilihat darisegi ketenagaan, pelaksanaan muatan lokal memerlukan pengorganisasian secara khususkarena melibatkan pihak – pihak lain selain sekolah. Untuk itu mungkin team teachingsebagai alternatif dapat dipikirkan pengembangannya. Disamping cara – cara mengajar yangrutin oleh guru kelas, harus ada kerjasama terpadu antara pembina, pelaksana lapangan dannara sumber. Dilihat dari segi proses belajar mengajar pelaksanaan muatan lokal dapatmenggunakan pendekatan proses dan pendekatan kontekstual. Melalui strategi pembelajarankontekstual, peserta didik dapat muatan lokal, pengembangan SK, KD.menggunakansumber belajar dari lingkungan dan berperan lebih aktif dalam mengumpulkan pengetahuan.Namun dalam prakteknya kompetensi guru – guru dalam menerapkannya masih merupakanpersoalan besar yang harus ditangani lebih lanjut.Kata Kunci: kemampuan guru, kurikulum muatan lokal
PENGEMBANGAN MODEL PEMBINAAN SD MUHAMMADIYAH DI MALANG RAYA UNTUK MENJADI SEKOLAH PPL BAGI MAHASISWA PGSD-UMM Endang Poerwanti
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 1, No 1 (2013): April
Publisher : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.735 KB)

Abstract

PENGEMBANGAN MODEL PEMBINAANSD MUHAMMADIYAH DI MALANG RAYAUNTUK MENJADI SEKOLAH PPL BAGI MAHASISWAPGSD-UMMEndang Poerwantie-mail : endangpoer@yahoo.comAbstract:To be able to equip students to be professional teacher candidates required completionof curriculum, effective and giving lectures free experience teaching in elementary schools, so thattakes SD Partners namely SD Muhammadiyah Malang. The purpose of research is the analysis ofSD Partner readiness to be able to build a school PPL PGSD students. Planned two-year study, thefindings of the first year of completion map SD SD Mitra to be training and training needs analysis/ mentoring required. The second is the result of the completion of training programs andmaterials. First year potential mapping methodology SD Partners, using instruments effectiveschools and school inkator air MBS, and education Inclusion map gap between the ideal and theconditions and factual circumstances, be used as a material representation of FGD with KS andteachers to develop models appropriate training and mentoring leisure needs.Abstrak:Untuk dapat membekali mahasiswa menjadi calon guru profesional diperlukanpenyiapan kurikulum, perkuliahan yang efektif dan pemberian pengalaman lapang mengajar diSD, sehingga diperlukan SD Mitra yaitu SD Muhammadiyah di kota Malang. Tujuan penelitianadalah analisis kesiapan SD Mitra untuk menjadi sekolah PPL yang dapat membina mahasiswaPGSD. Penelitian dirancang dua tahun, temuan tahun pertama adalah peta kesiapan SD Mitrauntuk menjadi SD latihan dan analisis kebutuhan pelatihan / pendampingan yang diperlukan. Hasiltahun kedua adalah penyiapan program dan materi pelatihan. Metodologi tahun pertama pemetaanpotensi SD Mitra, dengan menggunakan instrumen inkator sekolah efektif dan sekolah ber MBS,dan pendidikan Inklusi peta kesenjangan antara kondisi ideal dan dan kondisi faktual, akandigunakan sebagai materi FGD dengan KS dan perwakilan guru untuk mengembangkan modelpelatihan dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan lapang.Kata Kunci: kesiapan SD mitra PGSD
PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD-PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SD MUHAMMADIYAH 8 DAU MALANG Erna Yayuk
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 1, No 1 (2013): April
Publisher : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.177 KB)

Abstract

PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODELSTAD-PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASIDAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SDMUHAMMADIYAH 8 DAU MALANGErna Yayuke-mail: er_2y@yahoo.co.idAbstract:The purposes of this study are to describe the implementation of learning and describethe implementation of learning outcomes with STAD-Problem Solving Model in an effort toimprove the quality of processes and outcomes studied mathematics at the fourth grade students ofMuhammadiyah Elementary School 8 Malang Dau. This type of research is the Classroom ActionResearch (CAR). Subjects were fourth grade students of Muhammadiyah Elementay School 8Malang Dau, year 2011/2012 semester 2. The results of this study is the application of the modelSTAD cooperative learning, Problem Solving, can improve the quality of learning processes andresults of the fourth grade math students of Muhammadiyah Elementary School 8 Malang Dau 8,year 2011/2012. The phase of learning can be explained as follows: phase 1. Preparation, phase 2.Presentation of Information Toward Problem Solving, phase 3. Working group, phase 4. Providytest / quiz on the lesson material covering, phase 5. Scoring developments, phase 6. GivingReward, it includes.Abstrak:Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan dan peningkatan hasil belajarmatematika siswa dengan mengunakan model STAD Problem Solving. Jenis penelitian ini adalahPenelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian adalah siswa kelas IV SD Muhammadiyah 8Dau Malang tahun pelajaran 2011/2012 semester 2. Hasil penelitian ini adalah penerapanpembelajaran kooperatif model STAD-Problem Solving, dapat meningkatkan motivasi dan hasilbelajar matematika siswa kelas IV SD Muhammadiyah 8 Dau Malang tahun pelajaran 2011/2012.Adapun rancangan pelajarannya dapat dijelaskan sebagai berikut: fase 1. Persiapan, fase 2.Penyajian Informasi kearah Problem Solving, fase 3. Bekerja kelompok, fase 4. MemberikanTes/kuis, fase 5. Memberikan skor Perkembangan, fase 6. Memberikan Penghargaan padaKelompok.Kata Kunci: pembelajaran kooperatif, STAD-Problem Solving, hasil belajar
INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER KE DALAM PEMBELAJARAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH DASAR Machful Indra Kurniawan
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 1, No 1 (2013): April
Publisher : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.562 KB)

Abstract

INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER KE DALAMPEMBELAJARAN KEWARGANEGARAANDI SEKOLAH DASARMachful Indra Kurniawane-mail: Machful.indra.k@gmail.comAbstract:This study aims to integrate character education into teaching civics in elementaryschool, specifically aims to (1) identify the values corresponding character integrated intoCivics subjects SD (2) character value integrate into the elementary civics lesson. The designof research studies are exploratif with data sources in the form of documents such as books andexpert opinions about character education, civic education content standards in 2006 about SKand KD Civics SD. The instrument used to collect the data that is documentation. Based on theanalysis results of the study showed that (1) values corresponding characters integrated into theelementary civics subjects, namely: social Caring, intelligent, patriotic, democratic, disciplined,honest, hard work, reward achievement, caring environment, curiosity, national spirit,responsibility, and tolerance, (2) integration of the device into the character value ofelementary civics lesson is done by understanding the substance of SK and KD. Cognitively,the concept of what is in SK and KD. Understand the concept and expected behavior in SK andKD to be key in the development of indicators. Of these indicators will become a reference indeveloping evaluation tools and teaching materials. Of teaching materials will guide inchoosing learning methods.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalampembelajaran PKn di SD, secara khusus bertujuan untuk (1) mengidentifikasi nilai-nilaikarakter yang sesuai diintegrasikan kedalam mata pelajaran PKn SD (2) mengintegrasikan nilaikarakter ke dalam pembelajaran PKn SD. Rancangan penelitian tergolong penelitian exploratifdengan sumber data berupa dokumen yang berupa buku dan pendapat para ahli tentangpendidikan karakter, Standar isi PKn tahun 2006 tentang SK dan KD PKn SD. Instrumen yangdigunakan untuk mengumpulkan data yaitu dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis didapatkanhasil penelitian yaitu (1) Nilai-nilai karakter yang sesuai diintegrasikan ke dalam matapelajaran PKn SD, yaitu: Peduli sosial, cerdas, cinta tanah air, demokratis, disiplin, jujur, kerjakeras, menghargai prestasi, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, tanggungjawab, dan toleransi; (2) Pengintegrasian nilai karakter kedalam perangkat pembelajaran PKnSD dilakukan dengan cara memahami substansi SK dan KD.Kata Kunci: pendidikan karakter, pendidikan kewarganegaraan di sekolah dasar
MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA PEMBELAJARAN TEMATIK DI SD MUHAMMADIYAH 9 KOTA MALANG Rina Wahyu Setyaningrum; Husamah .
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 1, No 1 (2013): April
Publisher : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.81 KB)

Abstract

MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KARAKTERPADA PEMBELAJARAN TEMATIKDI SD MUHAMMADIYAH 9 KOTA MALANGRina Wahyu Setyaningrum dan Husamahe-mail: rinawahyus2004@yahoo.comAbstract:This study aims to gain learning model of character education on thematic learningin SD Muhammadiyah Malang 9. Learning model is composed of a device and guide studentlearning. Acquisition of the model begins with the study of literature, observations madeduring this study, analysis was then prepared a draft design of the model and continued withlimited testing in class 1A. Results from the trial, it is known that the prepared draft model stillneeds to be refined, especially in the student guide. This is because at the time of trial, theguide is still not able to guide students in learning. Sentences in the guide is still bias. Based oninterviews, the students feel bothered utilizing the student guide. In addition to its unusual useguide as well as instructions for using the manual has not been so clear. But overall, this modelis useful to become one of the guidelines in determining measures or policies related toimproving the quality of learning in SD Muhammadiyah Malang 9, especially in the classroomwhere the trial.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model pembelajaran pendidikan karakterpada pembelajaran tematik di SD Muhammadiyah 9 Kota Malang. Model pembelajaran yangdimaksud terdiri dari perangkat pembelajaran dan panduan siswa. Pemerolehan model tersebutdiawali dengan studi literatur, observasi pembelajaran yang dilakukan selama ini, analisiskemudian disusun draf desain model dan dilanjutkan dengan uji coba terbatas di kelas 1A.Hasil dari uji coba, diketahui bahwa draf model yang disusun masih perlu disempurnakan,khususnya pada panduan siswa. Hal ini karena pada saat uji coba, panduan tersebut masihbelum mampu untuk memandu siswa dalam belajar. Kalimat-kalimat yang ada di dalampanduan masih bias. Berdasarkan hasil wawancara, siswa merasa repot memanfaatkan panduansiswa tersebut. Selain karena tidak biasa menggunakan panduan juga karena petunjukpenggunaan panduan belum begitu jelas. Namun secara keseluruhan, model ini berguna untukmenjadi salah satu pedoman dalam menentukan langkah atau kebijakan terkait denganpeningkatan kualitas pembelajaran di SD Muhammadiyah 9 Malang, khususnya di kelastempat uji coba.Kata Kunci: model pembelajaran, pendidikan karakter, pembelajaran tematik
PENERAPAN STRATEGI MULTIPLE GAMES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SD NEGERI PENANGGUNGAN MALANG Sri Agustin Mulyani
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 1, No 1 (2013): April
Publisher : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.527 KB)

Abstract

PENERAPAN STRATEGI MULTIPLE GAMESUNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACAPERMULAAN SISWA KELAS ISD NEGERI PENANGGUNGAN MALANGSri Agustin Mulyanie-mail: mulyanisriagustin@yahoo.comAbstract:Ability to read the beginning of first grade students is still low. This is due toclassroom teachers SDN Indemnity Malang I have not utilize strategies that can foster studentsinterest in learning. Under these conditions, the necessary research that can improve beginningreading skills through the implementation of strategies Multiple Games. This study used aqualitative approach to the design of action research. Implementation results show that thisstrategy can improve reading skills beginning with an average percentage continues to increasefrom cycle I to cycle III.Abstrak:Kemampuan membaca permulaan siswa kelas I masih rendah. Hal ini disebabkanguru kelas I SDN Penanggungan Malang belum memanfaatkan strategi yang dapatmenumbuhkan minat siswa dalam belajar. Berdasarkan kondisi tersebut, diperlukan penelitianyang dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui penerapan strategiMultiple Games. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancanganpenelitian tindakan. Hasil penerapan menunjukkan bahwa strategi ini dapat meningkatkankemampuan membaca permulaan dengan rata-rata persentase yang terus meningkat dari siklusI sampai dengan siklus III.Kata Kunci: membaca permulaan, strategi multiple games
PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH DASAR Widada .
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 1, No 1 (2013): April
Publisher : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.416 KB)

Abstract

PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELINGDI SEKOLAH DASARWidadae-mail: widada_bkum@yahoo.comAbstract:Any formal educational institutions including elementary school (SD) aims to produceindividuals achieve optimal development in accordance with the values, interests and values intotheir way of life. Required three activities that form the main activity of the instructionalcurricularand administrative activities that support and supervision and guidance activities andother services for the welfare of students. These activities synergize with each other to jointlyachieve the goal. Paradigm Guidance and Counseling program (BK) is a developmental guidanceand counseling services as the specific services that facilitate the development of each student tobe able to achieve the developmental task in accordance with the period of development or levelof education. There are four components of the program BK BK basic services, responsiveservices, individual planning services and support systems. BK program components areimplemented via tail intervention strategies for the provision of services as well as supportingactivities with BK main objectives to students. Implementing programs in SD BK classroomteacher is in charge of implementing the guidance and counseling services in the classroomwhich they are responsible.Abstrak:Setiap lembaga pendidikan formal termasuk Sekolah Dasar (SD) bertujuan untukmenghasilkan individu mencapai perkembangan optimal sesuai dengan potensi, minat dan nilaiyang menjadi pandangan hidupnya. Diperlukan tiga aktivitas yang berupa aktivitas utama yakniinstruksional-kurikuler dan aktivitas pendukung yakni administrasi dan supervisi serta aktivitasbimbingan dan layanan lain bagi kesejahteraan siswa. Aktivitas-aktivitas tersebut salingbersinergi satu sama lain untuk secara bersama-sama mencapai tujuan. Paradigma programBimbingan dan Konseling (BK) perkembangan merupakan layanan bimbingan dan konselingsebagai layanan spesifik yang memfasilitasi perkembangan setiap siswa agar mampu mencapaitugas perkembangan sesuai dengan periode perkembangannya atau jenjang pendidikannya.Terdapat empat komponen program BK yakni layanan dasar BK, layanan responsif, layananperencanaan individual dan dukungan sistem. Komponen program BK tersebut dilaksanakanmelalaui strategi intervensi berupa pemberian layanan BK serta kegiatan pendukung dengansasaran pokok kepada siswa. Pelaksana program BK di SD ialah guru kelas bertugasmelaksanakan layanan bimbingan dan konseling di kelas yang menjadi tanggung jawabnya.Kata Kunci: bimbingan, konseling, Sekolah Dasar
Daftar Isi JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN SEKOLAH DASAR Jilid 1, Nomor 1, April 2013, hlm. 1-75 DAFTAR ISI & Petunjuk Penulisan
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 1, No 1 (2013): April
Publisher : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.383 KB)

Abstract

Pengembangan Gerak Dasar Renang untuk Anak Sekolah Dasar 1-8Bustanol ArifinPembelajaran Keliling Bangun Datar Menurut Standar 9-14National Council of Teachers of Mathematics (NCTM) dengan Setting Kooperatifpada Siswa Kelas 3 SD Muhammadiyah 9 MalangDyah Worowirastri EkowatiPeningkatan Kemampuan Guru Sekolah Dasar Muhammadiyah dalam Pengembangan 15-21Kurikulum Muatan LokalElly PurwantiPengembangan Model Pembinaan SD Muhammadiyah di Malang Raya 22-28Untuk Menjadi Sekolah PPL Bagi Mahasiswa PGSD-UMMEndang PoerwantiPembelajaran Kooperatif Model STAD-Problem Solving untuk Meningkatkan 29-36Motivasi dan Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas IVSD Muhammadiyah 8 DAU MalangErna YayukIntegrasi Pendidikan Karakter ke dalam Pembelajaran Kewarganegaraan di Sekolah Dasar 37-45Machful Indra KurniawanModel Pembelajaran Pendidikan Karakter pada Pembelajaran Tematik di 46-53SD Muhammadiyah 9 kota MalangRina Wahyu Setyaningrum & HusamahPenerapan Strategi Multiple Games untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan 54-64Siswa Kelas I SD Negeri Penanggungan MalangSri Agustin MulyaniProgram Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar 65-75Widada

Page 1 of 14 | Total Record : 134