cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Administrasi Bisnis
ISSN : 02161249     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) adalah jurnal ilmiah Ilmu Administrasi Binis, diterbitkan oleh Center for Business Studies (CeBiS), Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Katolik Parahyangan. Jurnal Administrasi Bisnis diterbitkan 2 (dua) kali dalam satu tahun, setiap bulan Maret dan September, yang memuat essay dan atau hasil penelitian dalam kajian Ilmu Administrasi Bisnis. Jurnal Administrasi Bisnis bertujuan untuk menyebarluaskan hasil pemikiran dan analisis ilmiah dalam bidang Ilmu Admnistrasi Bisnis. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) is the biannual scientific journal of Business Administration, published by the Center for Business Studies (CeBiS), Business Administration Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Parahyangan Catholic University. Jurnal Administrasi Bisnis is issued two (2) times a year, every March and September, which contains essays or research results in Business Administration. Jurnal Administrasi Bisnis aims to disseminate the ideas and scientific analysis in the field of Business Administration.
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
COVER JAB - CEBIS VOL 9. NO. 2 Pawitan, Gandhi
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Business Administration Study Program - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.35 KB)

Abstract

Cover JAB - CEBIS Vol 9. No. 2
MENGELOLA PEKERJA PENGETAHUAN Raharso, Sri
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 7, No 1 (2011)
Publisher : Business Administration Study Program - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.315 KB)

Abstract

A growing belief has emerged that effectively managing knowledge can enhance per-formance. Prosperity now depends less on access to physical resources and more andmore on the ability to create economically useful new ideas. Knowledge is a centralfeature of post-industrial societies. The significance of knowledge as a vital resourcefor the world?s economies has been underlined; it forms the basis for innovation andeconomic success. Knowledge has become the most important basis for competition.More organizations core competencies will center around managing knowledge andknowledge worker. Knowledge management is the strategy for creating, accessingand supporting this vital resource. The task of knowledge worker is acquisition,creation, packaging, or application of knowledge. However, the nature of knowledgework is different from administrative and operational work and that the people whoperform it resist structured approaches. Hence, a viable approach critically neededfor improving knowledge work.Keywords: knowledge management, knowledge work, knowledge worker
EDITORIAL + SAMPUL Cebis UNPAR, JAB
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Business Administration Study Program - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.583 KB)

Abstract

Politik dan bisnis merupakan dua aktifitas yang tidak dapat dipisahkan, yangmembentuk satu lingkungan besar yaitu lingkungan sosial. Lingkungan sosialini dapat mencakup aspek yang luas, seperti etika, corporate governance,corporate social responsibility, perlindungan konsumen, kepuasan konsumen, persaingan,industrial relation, pasar saham, hubungan dengan lembaga pemerintah,dan aspek sosial politik lainnya. Beberapa aspek ini merupakan sajian utama padapenerbitan Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) Volume 5 Nomor 2 Tahun 2009.Jojok Dwiridotjahjono menyajikan isu mengenai corporate governance (tatakelola perusahaan) yang merupakan salah satu bahasan penting dalam rangka mendukungpemulihan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi yang stabil di masa yang akandatang, baik di Indonesia ataupun di berbagai negara Asia lainnya, yang mengalamikrisis ekonomi pada pertengahan tahun 1997. Sedangkan Haeryip Sihombing danMochamad Safarudin mengangkat tema mengenai corporate social responsibilitysebagai salah satu inovasi pelaku bisnis dalam menghadapi pasar, seiring denganperubahan iklim dan kemiskinan sebagai pembentuk pasar.James R. Situmorang membahas mengenai keterkaitan antara politikdan bisnis, baik sebagai ilmu ataupun berdasarkan pendekatan empiris darilingkungan bisnis yang mencakup internal ataupun eksternal. Abdul Rahmanmembahas mengenai pentingnya setiap organisasi, baik bisnis atapun publik, untukmemperhatikan kualitas produk yang di tawarkannya. Orientasi pada kepuasankonsumen (pelanggan) mendorong organisasi untuk merumuskan kualitas secaralengkap. Situasi persaingan yang demikian ketat ditambah dengan tuntutan publikyang meningkat telah memaksa setiap organisasi untuk terus meningkatkan kualitasproduknya. Setyabudi Indartono menyajikan sebuah kajian mengenai hubunganantara persepsi politik organisasi terhadap komitmen, dan bagaimana variabelkepercayaan (trust) dapat menjelaskan hubungan tersebut.Arie I. Chandra menguraikan mengenai pentingnya setiap organisasi bisnis untukmengelola hubungan baik dan fungsional dengan para pemangku kepentingan.Hubungan perusahaan dengan lingkungan luarnya tidak lagi dapat disederhanakansebagai perihal mengoptimalkan kepuasan pembeli dan keuntungan perusahaan semata.Dengan semakin kompleksnya kehidupan modern maka ini berimbas pulapada perusahaan. Dalam menghasilkan barang dan atau jasa, perusahaan wajib memperhatikanaspek kesehatan dan keselamatan bagi pembeli/pengguna. SedangkanElizabeth Tiur Manurung dan Sean Adi Mulyawan memberikan kajian empirismengenai pengaruh dari tingkat bunga dan indeks harga saham terhadap harga sahamPT Telkom. Pasar modal merupakan salah satu sarana bagi pemerintah untuk menjalankankebijakan dalam rangka menstabilkan perekonomian. Saham merupakansalah satu instrumen pasar modal. Pergerakan harga saham diindikasikan oleh indeksharga saham dan juga tingkat bunga.
METRIK PEMASARAN SEBAGAI ALAT UNTUK MENGUKUR KINERJA PEMASARAN PERUSAHAAN (STUDI KASUS PADA BISNIS RITEL) Situmorang, James Rianto
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 6, No 2 (2010)
Publisher : Business Administration Study Program - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.827 KB)

Abstract

Marketing activities as any other company functions such as finance, production,human resources should be measured if their performance meets the specified targetcompany. To measure the performance of companies used marketing tool known asa marketing metric. Marketing metrics that can be used or made available so muchso that the company should be able to choose the appropriate metric variation inaccordance with the standards set by the company and also the type of companybusiness. If the marketing performance meets the targets that have been defined, themarketing metrics can be associated with profitability and shareholder value.Keywords: Marketing metrics, brand metrics, customer metrics, marketing performance,value metrics, forward looking, retail
EDITORIAL + SAMPUL Cebis UNPAR, JAB
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 5, No 1 (2009)
Publisher : Business Administration Study Program - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.645 KB)

Abstract

Tantangan dan pendidikan bisnis merupakan topik utama dalam penerbitan JurnalAdministrasi Bisnis (JAB) Volume 5 Nomor 1 Tahun 2009. Selain itudilengkapi juga dengan artikel hasil penelitian mengenai aplikasi model regresilogistik biner untuk model keberhasilan belajar, sebuah studi kasus dan hasilpenelitian mengenai pengaruh manfaat dan kualitas hubungan relasional terhadaphasil pemasaran relasional dari sebuah layanan suratkabar, dan sebuah artikel hasilpenelitian mengenai perubahan pola belanja masyarakat perkotaan.James Rianto Situmorang mengupas mengenai karakteristik pendidikan bisnisdan perbandingan beberapa lembaga pendidikan yang berada di Indonesia maupun diluar negeri. Sedangkan Jony Oktavian Haryanto menyoroti mengenai peran praktisidalam pendidikan bisnis. Penulis menyampaikan konsep mengenai theories-in-usesebagai pendekatan dalam proses pembelajaran di sekolah bisnis. Melalui pendekatantersebut, diharapkan peserta didik dapat memperoleh pemahaman secara komprehensif.Orpha Jane menguraikan mengenai knowledge yang menjadi salah satufaktor produksi yang penting bagi organisasi. Secara spesifik penulis mengeksplorasilebih jauh mengenai strategi dalam mengimplementasikan knowledge managementdi Perguruan Tinggi.Sam?un Jaja Raharja menyajikan sebuah analisis dan pemikiran mengenai polahubungan antar organisasi masa kini yang dicirikan oleh kesalingtergantungan (interdependensi)satu sama lain karena situasi lingkungan yang dinamis dan terus berubah.Perubahan atau pergeseran dari sifat independen ke interdependen telah melahirkanberbagai pemikiran yang mengarahkan kepada model pengelolaan bisnis berdasarkankemitraan, tidak lagi berdasarkan kompetisi (persaingan). Gandhi Pawitan menyajikansebuah hasil penelitian di FISIP Unpar, Jurusan Administrasi Bisnis khususnya,mengenai model keberhasilan siswa dalam menyelesaikan studinya.A. J. Ibnu Wibowo menyajikan mengenai konsep pemasaran relasional (relationshipmarketing) dengan aplikasi di layanan surat kabar. Tujuan utama dariteori pemasaran relasional adalah mengidentifikasi faktor-faktor penentu utama yangmempengaruhi hasil yang penting bagi perusahaan, sehingga menghasilkan suatumodel konseptual yang bisa menjelaskan hubungan antara layanan yang diberikanperusahaan dengan konsumennya. Terahkir Maria Widyarini dan Nina Septinamenyajikan sebuah hasil penelitian mengenai perubahan pola belanja masyarakatperkotaan. Pembahasan menitikberatkan pada faktor penyebab beralihnya konsumenpasar tradisional ke pasar moderen.
A GROWTH MODEL FOR INTERNATIONAL EDUCATION IN DEVELOPING COUNTRIES Nguyen, Hoang T.; Ma?ruf, Ma?ruf; Stoffers, Jol
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Business Administration Study Program - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.382 KB)

Abstract

This papers objective is to build a collaboration framework to marshal the international cooperation among universities, not only within the same region in developing countries but also with developed countries. The research is based on selected case studies, which consists of top universities in Vietnam, Indonesia, Australia, the Netherlands, and the worldwide universities network. The suggested framework involves two core activities, which are teaching and learning, and research. These are influenced by required resources, policy, and accreditation. The key for successful collaboration lies in the relations between these elements; therefore, the collaboration will not necessarily follow a continuum. Keywords: collaboration in higher education, university
PENGARUH OWNERSHIP CONCENTRATION TERHADAP KINERJA OPERASIONAL PERBANKAN DI INDONESIA Widyarini, Maria; Octaviani, Yovita Pooy
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 8, No 2 (2012)
Publisher : Business Administration Study Program - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.102 KB)

Abstract

Based on Good Corporate Governance implemented by go public company espe-cially in banking industry which is one of the most affecting sectors in Indonesianeconomy, ownership concentration and banking operational performance are interre-lated. The purpose of this research is to analyze and interpret the effect of ownershipconcentration to the banking operational performance in Indonesia using the finan-cial data report such as Income Statement, Balance Sheet, and Stockholder Equity.The conclusion of this research are the state-owned banks have significant effect ofthe ownership concentration to operational performance; and inversely compared tothe private banks which have no significant effect of ownership concentration to theoperational performance. This can be seen from the ROE (Return on Equity) of thesebanks. Therefore, It is recommended to the banks (state-owned and private banks) toenhance the operational performance because will gives significant effect in the longterm as well. Moreover, the operational performance is one of a measure instrumentfor consumers prevalence (individual or corporation) in pointing of for their assetsafety.Keywords: Good corporate governance, ownership concentration, operationalperformance
PERENCANAAN STRATEGIS PT. X DALAM RANGKA MENINGKATKAN KEUNGGULAN BERSAING Manggala, Bambang Wahyudi Praja
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Business Administration Study Program - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.732 KB)

Abstract

AbstractPT. X is a company which is engaged in the various products spicy crackers. Markettrends has changed rapidly and the emergence of a wide range of similar productsfrom competitors, made a stagnation of sales. Therefore, this study aims to analyzethe implementation of the strategy of PT X in achieve competitive advantage.The theory used is the Strategic Planning of Strickland and Thompson (2003)and the 5 Forces of Porter?s model of competitive advantage. The method used isqualitative case study approach, which resulted in a recommendation strategy.The results showed some strength (strengths) that already have a brand preference,obtained a patent for the right brand, and experience in producing a quality product.However, some weaknesses (weaknesses) that must be overcome major capacity ofskilled labor is still low and the planning of the business development strategy is stillnot structured.The conclusion of this study is PT. X should focus on strengthening the corebusiness through investment oriented to the interests of market share, through adifferentiation strategy to maximize competitiveness, especially efforts to increasethe perceived value in the eyes of consumers.Keywords: Strategic Planning , Competitive Advantage , Culinary IndustryAbstrakPT. X adalah sebuah perusahaan yang bergerak di penjualan berbagai varian produkkeripik pedas. Trend pasar yang cepat berubah dan bermunculannya berbagai produksejenis dari pesaing, menyebabkan stagnasi penjualan. Oleh karena itu penelitian inibertujuan untuk menganalisis implementasi strategi PT X di dalam meraih keunggu-lan bersaing.Teori yang digunakan adalah Perencanaan Strategis dari Strickland dan Thompson(2003) dan model keunggulan bersaing Porters 5 Forces. Metode yang digunakanadalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang menghasilkan rekomendasistrategi.Hasil penelitian menunjukan beberapa kekuatan (strengths) yaitu telah memiliki brand preference, memperoleh paten atas hak merk, dan pengalaman dalam menghasilkanproduk yang berkualitas. Namun demikian, beberapa kelemahan (weaknesses)utama yang harus segera diatasi yaitu kapasitas tenaga kerja terampil yangmasih rendah serta perencanaan strategi pengembangan bisnis masih belum terstruktur.Kesimpulan dalam penelitian ini adalah PT.X harus fokus terhadap penguatan corebusiness melalui investasi yang berorientasi pada kepentingan penguasaan pasar,melalui strategi differentiation untuk memaksimalkan daya saing yang dimiliki,khususnya upaya peningkatan perceived value di mata konsumennya.Kata kunci: Perencanaan Stratejik, Keuntungan Bersaing, industri kuliner
MODEL ADOPSI E-GOVERNMENT DALAM PERSPEKTIF SISTEM Mulyono, Fransisca
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Business Administration Study Program - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.017 KB)

Abstract

E-Government is actually an application of business concept in the public sectorwhose existence is now recognized many countries as being to their advantage inserving its citizens more efficiently and effectively. The main purpose of the paper isa review of E-Government as a system, which should be observed for E-Governmentadoption process more quickly and successfully. As a system, E-Government consistsof seven elements that are interdependent with one another, namely the government?scommitment, the characteristics of users, website design, cultural awareness, servicequality and clients satisfaction. Thus the successful adoption of E-Government isunlikely released from a good understanding of the seven elements.Keywords: E-Government adoption, system, elements of E-government
EKSEKUSI STRATEGI DI TINGKAT INDIVIDU Adi, Patria Prasetio
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Business Administration Study Program - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1296.938 KB)

Abstract

Formulasi strategi belum dapat memberikan pengaruh yang signifikan untuk men- jamin keberlangsungan perusahaan, terlebih lagi terhadap pencapain tujuan perusa- haan. Strategi yang telah disusun pada tahap formulasi, harus dilaksanakan sampai kepada tingkat operasional perusahaan. Bentuk eksekusi strategi ni dapat diwujudkan dengan penurunan sasaran strategis, indikator kinerja utama beserta targetnya pada setiap jabatan dalam perusahaan. Proses ini memerlukan uraian jabatan dari setiap pemegang jabatan, penyelarasan antara uraian jabatan dengan sasaran strategis dan indikator kinerja utama. Metode untuk melakukan proses ini tergantung kepada karakteristik dari masing-masing indikator kinerja utama. Terdapat dua metode yang dapat dilakukan, yaitu pendekatan jumlah dan pendekatan rata-rata. Hasil akhir dari proses ini adalah individual scorecard. Interpretasi para pengambil keputusan di perusahaan akan menentukan optimalisasi dari penggunaan indivdual scorecard dalam eksekusi strategi.