cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
EINSTEN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 1 (2015): EINSTEIN" : 8 Documents clear
PENGARUH PENAMBAHAN STYROFOAM DENGAN PELARUT TOLUENA TERHADAP KUAT TEKAN DAN MODULUS ELASTISITAS BETON RINGAN Simamora, Nenni; Harahap, Mukti Hamjah
EINSTEIN Vol 3, No 1 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v3i1.5446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan styrofoam dengan pelarut toluena terhadap kuat tekan dan modulus elastisitas beton ringan.Penelitian ini dilakukan di Laboratorium teknik sipil USU mulai dari bulan Januari sampai dengan Februari. Metode pembuatan yang dilakukan adalah beton dibuat berbentuk silinder 15 x 30 cm. Campuran beton yang digunakan mengacu pada beton mutu rendah K175 dengan semen : pasir : kerikil adalah 1 : 2 : 3 dengan FAS 0,5. Pada penelitian ini dibuat variasi komposisi styrofoam sebesar 0%, 12%, 14%, 16%, 18% dan 20% dengan pelarut toluena dari berat kerikil yang digunakan. Setelah beton berumur 24 jam cetakan dibuka dan diberi nomor kode sesuai yang diinginkan dan dirawat dalam bak air. Setelah melalui masa perendaman 28 hari kemudian beton diuji dengan metode uji kuat tekan, dan modulus elastisitas. Dari hasil pengujian diperoleh sifat mekanik yaitu kuat tekan beton minimumnya yaitu pada penambahan styrofoam 20%  dengan pelarut Toluena yaitu 16,6 MPa, sedangkan kuat tekan beton maksimum pada penambahan styrofoam 12% dengan pelarut Toluena yaitu 23,1 MPa. Dari hasil pengujian modulus elastisitas diperoleh yaitu peningkatan maksimum terjadi pada beton dengan penambahan styrofoam 20 % yaitu sebesar 4672 MPa,atau meningkat sebesar 21,2309 % dari beton dengan styrofoam 0%.Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kuat tekannya maka modulus elastisitasnya juga semakin besar. Kata Kunci:Styrofoam, Kuat Tekan, Modulus Elastisitas
RANCANG BANGUN ALAT PENGONTROL SUHU DAN LAMPU OTOMATIS MENGGUNAKAN ARDUINO UNO R3 SEBAGAI SISTEM PENGENDALI Hakim, Abdul; Hulu, Fandi Christianto
EINSTEIN Vol 3, No 1 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v3i1.5451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat pengontrol suhu dan lampu otomatis dengan menggunakan Arduino Uno R3 sebagai sistem pengendali. Dalam sistem kerjanya sensor LM35 dan LDR digunakan untuk mendeteksi intensitas cahaya dan suhu ruangan dan dirangkai dengan mikrokontroler Arduino Uno R3 yang telah diprogram dengan software Arduino.IDE sehingga intensitas cahaya dan suhu ruangan yang dideteksi oleh kedua sensor diteruskan pada mikrokontroler Arduino Uno R3. Hasil pengukurannya diolah dan disimpan kedalam basis data pada Arduino Uno R3 setiap detik yang kemudian hasil pengolahan data tersebut ditangkap oleh rangkaian output yaitu lampu dan kipas sebagai perintah sehingga hasil pengukuran suhu dan intesitas cahaya dapat dilihat pada layar LCD serta lampu dan kipas dapat menyala/padam secara otomatis. Berdasarkan hasil pengujian dari sistem yang telah dibuat, dapat disimpulkan bahwa sistem alat rancangan dapat berkerja dengan baik karena hasil proses penyalaan/pemadaman lampu dan kipas terhadap Arduino Uno R3 sebagai sistem pengendali (mikrokontroler) yang tersruktur dari program dapat berjalan sesuai dengan parameter yang diharapkan, meskipun masih belum mampu mempertahankan nilai suhu secara maksimal atau tidak stabil dan tidak  linear dengan suhu rata-rata yaitu 27,89 0C. Kata Kunci : Pengontrol Suhu, Arduino Uno R3, LDR, LM35.
RANCANG BANGUN INSTRUMENTASI PENGOLAHAN SINYALELEKTROKARDIOGRAFI (EKG) DENGAN ADDER AMPLIFIER BERBASIS PERSONAL COMPUTER (PC) Ferani, Nia Annisa; Simatupang, Sehat
EINSTEIN Vol 3, No 1 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v3i1.5447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik rancangan instrumentasi pengolahan sinyal elektrokardiografi (EKG) dengan perancangan rangkaian penguat instrumentasi, high pass filter, low pass filter orde 2 butterworth, dan penambahan rangkaian adder amplifier. Sinyal biopotensial tubuh ditangkap oleh sensor Ag/AgCl dan dikuatkan dengan penguat instrumentasi, kemudian dilanjutkan ke rangkaian high pass filter, low pass filter orde 2 butterworth untuk menghilangkan noise pada frekuensi yang telah ditetapkan, dan selanjutnya diteruskan ke rangkaian adder amplifier. Dimana pada rangkaian adder, output sinyal amplitude gelombang dapat diatur. Sinyal tersebut diolah menjadi sinyal digital menggunakan software soundcard scope dengan Jack Mic sebagai konektor. Hasil grafik EKG rancangan dibandingkan dengan EKG medis dan didapatkan amplitude gelombang P pada sampel pertama 0,09mV, sampel kedua 0,06mV, sampel ketiga 0,09. Pada gelombang QRS, sampel pertama 1,71mV, sampel kedua 1,25mV, sampel ketiga 1,17mV. Pada gelombang T, sampel pertama 0,13mV, sampel kedua 0,12mV, sampel ketiga 0,18 mV, dan didapat persentase error rata-rata sebesar 13,2%. Pada perioda gelombang Q-R-S sampel pertama 80ms, sampel kedua 100ms, sampel ketiga 100ms. Pada interval Q-T sampel pertama 320ms, sampel kedua 280ms, sampel ketiga 350ms. Interval P-R didapat data sampel pertama 120ms, sampel kedua 160ms, sampel ketiga 200ms. Pada interval P sampel pertama 80ms, sampel kedua 80ms, sampel ketiga 100ms. Sehingga didapat persentase error rata-rata interval 10,8%. Pada pengukuran sampel di waktu yang sama, tampak pola gelombang P, gelombang Q, kompleks QRS telah terbentuk, yang menandakan alat rancangan telah bekerja dengan baik.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan pola grafik EKG telah memenuhi parameter Elektrokardiografi. Kata kunci : EKG, high pass filter, low pass filter,adder amplifier, dan soundcardscope
RANCANG BANGUN DETEKTOR SUHU RUANGAN MENGGUNAKAN SENSOR LM35 DENGAN DFRDUINO UNO V3.0 BERBASIS LIQUID CRISTAL DISPLAY (LCD) Ginting, Philipson Valerius; Amdani, Khairul
EINSTEIN Vol 3, No 1 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v3i1.5448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan fisik alat pendeteksi suhu ruangan menggunakan sensor LM35 dengan DFRduino Uno V3.0 berbasis Liquid Cristal Display (LCD), mengetahui bahasa pemrograman Java yang disusun untuk memerintahkan komponen-komponen rangkaian instrumentasi dan untuk mengetahu hasil suhu yang di deteksi oleh sensor LM35 dari alat yang telah dibuat dan membandingkan dengan termometer suhu ruangan.Detektor suhu ruangan dirancang untuk mengetahui suhu pada suatu ruangan dan ditampilkan pada Liquid Cristal Display (LCD).Sinyal suhu di sekitar ruangan akan di deteksi oleh sensor LM35 dimana sensor LM35 mendeteksi sinyal dalam bentuk tegangan. Sinyal  tersebut diolah menjadi sinyal digital menggunakan bahasa Java yang di listing code pada Software Arduino. Pengolahan sinyal suhu menggunakan DFRduino UNO V3.0 meghasilkan hasil detektor yang lebih akurat. Penggunaan sensor LM35 dan DFRduino UNO V3.0 diperoleh rata-rata suhu ruangan dengan menggunakan detektor ruangan sebesar (29,15 ± 0,5oC) dan termometer analog sebesar (29,23 ± 0,5oC). Dari selisih nilai dari kedua alat ukur didapat besar % range error dari detektor rancangan sebesar 0,27%, range suhu yang dideteksi secara akurat berada pada 28-31oC. Rancangan detektor suhu ruangan dilengkapi dengan sistem pengamanan dengan menggunakan keypad sebagai switch password.Berdasarkan hasil rancangan detektor diketahui bahwa sensor LM35 bekerja dengan baik dan memberikan informasi suhu yang akurat. Kata kunci : Sensor LM35,DFRduino UNO V3.0,liquid cristal display, listing code, keypad, switch password, % range error
PENENTUAN STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN TANAH DAERAH POTENSI PANAS BUMI DENGAN METODE GEOMAGNETIK DI TINGGI RAJA KABUPATEN SIMALUNGUN F.Z., Awaliyatun; Hutahean, Juniar
EINSTEIN Vol 3, No 1 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v3i1.5444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana struktur bawah permukaan dan untuk menentukan jenis batuan berdasarkan suseptibilitas anomalinya di daerah sumber air panas Tinggi Raja Desa Dolok Marawa Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun.Posisi daerah sumber air panas terletak pada koordinat 476212 N – 476370 N dan 347890 E – 347780 E. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode magnetik. Pengukuran data magnetik ini menggunakan alat yang disebut PPM (Proton PrecessionMagnetometer). Dan titik koordinat dapat diketahui dari hasil pembacaan GPS (Global Position System). Dengan menggunakan alat ini akan diperoleh berupa data medan magnet utama bumi, variasi medan magnet bumi yang berhubungan dengan kerentanan magnet batuan. Data magnetik yang diperoleh dikurangi dengan nilai variasi harian utuk mendapatkan nilai koreksi hariannya. Untuk desain survei pengukuran metode magnetik dilakukan secara acak dengan jumlah titik ukur 60 titik dan pengolahan data anomali magnet total dilakukan dengan menggunakan program Surfer11. Untuk mendapatkan penampang anomali digunakan program Mag2dc For Windows.Hasil pengukuran magnetik menunjukan adanya variasi kuat medan magnet disetiap titik dengan nilai intensitas magnet terendah sebesar 41909,44 nT terdapat pada titik 30 pada posisi 476342 N dan 347905 E. Dan harga intensitas magnet tertinggi sebesar 41948,77 nTdi titik 7 pada posisi 476250 N dan 347868 E. Dari hasil interpretasi kualitatif, nilai anomali magnetik berada pada -11,8533 nT sampai 34,6033 nT sedangkan hasil interpretasi kuantitatif pemodelan AA’ menunjukan adanya batuan sedimen dan kalsit, dengan nilai suseptibilitas -0,002; 0,006; 0.002; dan 0,015. Kata Kunci : Geomagnetik, Anomali Magnetik, Suseptibilitas
PREDIKSI PERIODE ULANG GEMPA BUMI TAPANULITENGAH DENGAN MENGGUNAKAN METODEWEIBULL DAN EXPONENSIAL Ompusunngu, Yohana D.; Juliani, Rita
EINSTEIN Vol 3, No 1 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v3i1.5449

Abstract

Tapanuli  Tengah berada pada koordinat 1°11’00” - 2°22’0” LU, dan 98°07’ - 98°12’ BT merupakan salah satu daerah rawan gempa bumi karena memiliki sumber gempa dangkal yang disebabkan aktivitas patahan Sumatera. Penelitian bertujuan memprediksi periode ulang gempa bumi di Tapanuli Tengah menggunakan metode Weibull dan Exponensial. Data yang digunakan adalah data gempa bumi dari tahun 1997-2014 yang diperoleh dari BMKG dan USGS dengan magnitudo  5,0 SR.Data diolah menggunakan metode Weibull dan Exponensial dengan bantuan perangkat lunak Mathematica 8,0. Hasil analisa data untuk penentuan prediksi periode ulang gempa bumi Tapanuli Tengah  menggunakan metode Weibull diperoleh % kemungkinan terjadinya gempa adalah 74,9% dan menggunakan metode Exponensial diperoleh 69,5%. Kata kunci :MetodeWeibull, MetodeExponensial, Prediksi Gempa Bumi
PENGARUH PENAMBAHAN CANGKANG KEMIRI TERHADAP KUAT TEKAN DAN RETAKAN BETON PASCA BAKAR Nainggolan, Biduan Manahan; Siregar, Alkhafi Maas
EINSTEIN Vol 3, No 1 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v3i1.5445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan cangkang kemiri terhadap kuat tekan dan pola retakan beton pasca bakar. Pembuatan beton ini dilakukan dengan pencampuran cangkang kemiri sebagai pengganti agregat kasar. Metode pembuatan yang dilakukan adalah beton dibuat berbentuk kubus berukuran 15 x 15 x 15 cm. Campuran beton yang digunakan mengacu pada beton mutu K 225 dengan semen : pasir : kerikil adalah 1 : 2 : 3 dengan FAS 0,5. Pada penelitian ini dibuat variasi komposisi cangkang kemiri terhadap kerikil sebesar 10%, 20%, dan 30%. Setelah beton dicetak dan dikeringkan pada umur 28 hari dilakukan pembakaran dengan menggunakan mesin furnace pada suhu 200 °C, 250 °C, 300 °C dengan waktu penahanan (holding time) selama 1 jam untuk masing-masing temperatur. Setelah dilakukan pembakaran beton direndam ke dalam air selama ± 3 menit, kemudian didiamkan selama 24 jam dengan temperatur ruangan kemudian dilakukan pengujian karakteristik sifat mekanik (kuat tekan) benda uji beton.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan beton pasca bakar dengan komposisi 10%, 20%, dan 30% cangkang kemiri didapatkan hasil paling optimal pada campuran 10% dengan suhu pembakaran 200 °C sebesar 25,3 M.Pa. Sedangkan pada komposisi 20% dan 30% beton cangkang kemiri mengalami penurunan nilai kuat tekannya. Pola retakan beton terbaik yaitu pada campuran 10% cangkang kemiri dengan suhu pembakaran 200°C, sedangkan untuk pola retakan pada campuran 20% cangkang kemiri belum ada terlihat retakan dan pada  komposisi penambahan 30% terjadi sedikit retakan pada beton dengan suhu pembakaran tertinggi yaitu 300°C. Hasil uji karakteristik yang ditunjukkan bahwa cangkang kemiri sebagai substitusi kerikil pada pembuatan beton berpengaruh dalam menentukan sifat mekanik beton dan dipengaruhi oleh suhu pembakaran yang dapat mengakibatkan kerusakan struktur pada beton tersebut. Kata Kunci : Beton, Cangkang Kemiri, Pasca Bakar, Uji Kuat Tekan, Pola Retakan.
PENGARUH PENAMBAHAN KARBON AKTIF DARI ARANG TEMPURUNG KELAPA TERHADAP KARAKTERISTIK KERAMIK CORDIERITE (2MgO.2AL2O3.5SiO2) BERPORI SEBAGAI BAHAN FILTER GAS BUANG Amalia, Mutia; Simarmata, Usler
EINSTEIN Vol 3, No 1 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v3i1.5450

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan karbon aktif terhadap karakteristik keramik cordierite berpori sebagai bahan filter gas buang kendaraan bermotor. Pengarangan tempurung kelapa menggunakan furnace pada suhu 700o C, aktivasi karbon dari arang tempurung kelapa dilakukan secara kimia melalui perendaman dalam larutan pengaktif NaOH konsentrasi 1,5% selama 2 jam.  Pencampuran bahan baku MgO, Al2O3 dan SiO2menggunakan Planetary Ball Mill selama 2 jam, pengayakan hingga lolos 200 Mesh. Suhu kalsinasi yaitu 1100o C dengan persentase penambahan aditif berturut- turut 20%, 25%, dan 30%. Keramik dibuat dengan metode pencetakan slip casting. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara penambahan karbon aktif dengan karakteristik keramik cordierite berpori dan daya absorbsi gas buang dari kendaraan bermotor. Keramik dengan aditif 20%, 25% dan 30% berturut-turut menghasilkan densitas 0,83 gr/cm3,0,74 gr/cm3, 0,69 gr/cm3, porositas 45%, 52%, 68%,  kekerasan 1156,4 MPa, 1075,06 MPa, 938,84 MPa, kekuatan tekan 1,44 .105 Pa, 1,21 .105 Pa, 0,91 .105 Pa dan dapat mengarbsorbsi gas buang CO sebesar 14%, 29%, dan 25%, gas HC sebesar 3,39%, 5%, dan 5,08%, serta gas CO2 sebesar 0%, 33% dan 33%. Komposisi terbaik yang dihasilkan adalah dengan aditif 25%. Kata Kunci: Karbon Aktif, Keramik Cordierite Berpori, Metode Slip Casting, Filter Gas Buang.

Page 1 of 1 | Total Record : 8