cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
EINSTEN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 1 (2016): EINSTEIN" : 14 Documents clear
Pemanfaatan Limbah Kulit Durian Sebagai Briket Terhadap Nilai Kalor Dan Lama Waktu Pembakaran Lestari, Iin; Harahap, Mara Bangun
EINSTEIN Vol 4, No 1 (2016): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v4i1.7877

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan limbah kulit durian sebagai briket. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya nilai kalor,waktu pembakaran,kerapatan,laju pembakaran dari briket kulit durian. Sampel dibuat dengan komposisi kulit durian, kulit singkong dan lem kayu sebagai perekat. Kulit durian di bakar dengan drum pembakaran, kemudian dilakukan penggerusan, pengayakan dan pencetakan. Briket yang telah dicetak dikeringkan dengan suhu 1000C selama 4 jam dengan massa tekan 5 ton. Masing-masing sampel dilakukan pengujian nilai kalor, kerapatan, laju pembakaran, dan waktu bakar sampai sampel menjadi abu. Diperoleh bahwa briket kulit durian perekat kulit singkong komposisi (95%:5%) nilai kalor 6712,54 kal/gr ,waktu pembakaran 3 menit, laju pembakaran 11 gr/menit dengan nilai kerapatan 0,7 gr/cm3. koposisi (90%:10%) nilai kalor 6480,04 kal/gr, waktu pembakaran 2,7 menit, laju pembakaran 11,85 gr/menit, kerapatan 0,64 gr/cm3. komposisi (85%:15%) nilai kalor 6015,04 kal/gr, waktu pembakaran 2,7 menit, laju pembakaran 12,59 gr/menit, kerapatan 0,8 gr/cm3. Kemudian untuk briket kulit durian perekat lem kayu komposisi (95%:5%) memiliki nilai kalor sebesar 6480,04 kal/gr, waktu pembakaran 3 menit, laju pembakaran 9,66 gr/menit, kerapatan 0,66 gr/cm3. komposisi (90%:10%) nilai kalor 6247,54 kal/gr, waktu pembakaran 2,7 menit, laju pembakaran 12,22 gr/menit, kerapatannya 0,68 gr/cm3; komposisi (85%:15%) nilai kalor sebesar 6015,04 kal/gr, waktu pembakaran 2,5 menit, laju pembakaran 13,6 gr/menit, kerapatan 0,68 gr/cm3.Kata Kunci : Briket, kulit durian, kulit singkong, lem kayu
Interpretasi Penentuan Struktur Bawah Permukaan Berdasarkan Data Geofisik Tahanan Jenis Di Desa Mardinding Julu Kecamatan Sibiru-Biru Dinna, Anna; Siregar, Alkahfi Maas
EINSTEIN Vol 4, No 1 (2016): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v4i1.7879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bentuk interpretasi penentuan struktur bawah permukaan daerah potensi panas bumi di Desa Mardinding Julu Kecamatan Sibiru-biru berdasarkan data geofisik tahanan jenis. Interpretasi dilakukan menggunakan metode inversi dalam bahasa pemrograman MATLAB, menggunakan data nilai arus, faktor geometri dan beda potensial. Dimulai dari mengkomfirmasikan persoalan fisika ke dalam bentuk numerik sehingga memenuhi persamaan matriks yang ditentukan. Selanjutnya proses manipulasi persamaan matriks sehingga perkalian antar matriks menghasilkan matriks bujursangkar, tahap akhir yaitu dilanjutkan dengan prosedur inversi yang dilakukan satu-per-satu dengan menggunakan matriks kernel. Hasil dari interpretasi struktur bawah permukaan berupa gambar kontur yang divisualisasikan dari nilai resistivitas yang menunjukkan struktur bawah permukaan memiliki nilai resistivitas minimun dan maksimal sebesar 1,54 – 1552 Ωm terdiri dari air tanah, tanah lempung, tanah lanau, tanah lanau pasiran dan batu gamping. Sedangkan lapisan yang mengandung fluida panas bumi memiliki nilai resistivitas antara 1,54 – 8,34 Ωm pada kedalaman mulai dari permukaan sampai 28,7 meter dan lapisan yang paling berpotensi dari ketiga lintasan adalah lintasan kedua dengan resistivitas terendah. Penyebaran fluida panas dari ketiga lintasan berturut-turut diperkirakan adalah ± 55,83%, ±43,81% dan ± 25,44%.Kata kunci: Metode Inversi, MATLAB, Resistivitas
Preparasi Nanopartikel Fe3O4 (magnetit) dari Pasir Besi Sebagai Bahan Pengisi Termoplastik HDPE (High Density Poliethylene) Gea, Hepi Armen; Bukit, Nurdin
EINSTEIN Vol 4, No 1 (2016): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v4i1.7868

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini membuat nanokomposit campuran HDPE dengan kompatibilizer PE-g-MA (2%) berat dan tanpa PE-g-MA dengan bahan pengisi Nanopartikel Fe3O4 (magnetit) yang telah berhasil dipreparasi dengan komposisi (2, 4, 6, 8) % berat. Metode pembuatan nanokomposit menggunakan internal mixer Laboplastomil dengan laju 60 rpm selama 10 menit pada suhu 150o C dengan masing-masing variasi % berat bahan pengisi. Kemudian dilakukan penekan panas (hot press) dan penekan dingin (cold press) untuk pemotongan dengan dumbbell pemotong standar JIS K 6781 dan kemudian  dilakukan uji tarik. Dari hasil analisis diperoleh sifat mekanik dengan nilai terbaik untuk kekuatan tarik yaitu tanpa menggunakan PE-g-MA, sedangkan untuk perpanjangan putus diperoleh nilai terbaik pada komposisi nanokomposit dengan menggunakan PE-g-MA dan Modulus Young’s dengan nilai terbaik tanpa menggunakan PE-g-MA.Kata kunci : Nanopartikel Fe3O4, termoplastik HDPE, sifat mekanik
Pengaruh Intrusi Air Laut Dan Kandungan Air Sumur Bor Dengan Konduktivitimeter Di Desa Pasar Baru Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai Harahap, Anna Aria Ningsih; Siregar, Nurdin
EINSTEIN Vol 4, No 1 (2016): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v4i1.7874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai DHL, besar tingkat intrusi air laut  pada sumur-sumur bor dan kandungan logam pada air sumur bor di Desa Pasar Baru Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Konduktivitas Listrik. Metode Konduktivitas ini dilakukan untuk mengetahui nilai DHL air yang berasal dari sumur bor yang digunakan oleh penduduk Desa Pasar Baru Kecamatan Teluk Mengkudu – Kabupaten Serdang Bedagai. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil sampel air laut dimulai dari titik acuan (garis pantai) hingga air laut murni dan mengambil sampel air sumur bor dimulai dari sumur bor terdekat dengan titik acuan (garis pantai), mengukur suhu dan daya hantar listrik kedua sampel serta kedalaman dan  jarak sumur bor dari titik acuan (garis pantai). Data pengukuran  daya hantar listrik yang diperoleh dikonversikan pada  suhu 250C. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa tingkat nilai daya hantar listrik (DHL), tertinggi pada SB10 dengan kedalaman 114 m, pada jarak antara 5968 m, dari garis pantai dengan nilai DHL 7830 µmho/cm, 250C dan terendah pada SB5 dengan kedalaman 108 m pada jarak 5661 m dari garis pantai dengan nilai DHL 322,22 µmho/cm, 250C. Dan  tingkat intrusi air laut pada sumur bor yang memiliki 20 titik, dimana yang  terintrusi tinggi yaitu mencapai 25 %, terintrusi agak tinggi yaitu mencapai 60% Sedangkan pada terintrusi sedang yaitu mencapai 15%. Dan Nilai pH pada sumur bor berkisar 7,4 -9,4 mg/l, pada nilai Suhu berkisar 26,8-27,9 oC, Sedangkan nilai salinitas pada sumur bor berkisar 173-855 mg/l. Untuk analisa pengujian sampel kandungan air di laboratorium Balai Riset dan Standarisasi Industri Medan, diperoleh hasil kandungan logam Besi (Fe) terkandung 3,69 mg/l pada sumur bor SB 10 telah melewati batas kualitas air bersih menurut baku mutu kualitas air bersih. Untuk kandungan logam lainnya, Timbal, Kadmium dan Tembaga pada sumur bor 10 dan 5 tidak melewati baku mutu kualitas air bersih sehingga air masih dikatakan layak untuk dikonsumsi.Kata Kunci : Intrusi Air Laut, Daya Hantar Listrik (DHL) dan Konduktivitimeter
Kristalisasi Superkonduktor Bscco (2212) Dan Pengaruh Penambahan Doping Pb Dengan Metodepadatan Sembiring, Sehati Winarsih; M, Motlan; S, Abdul Hakim
EINSTEIN Vol 4, No 1 (2016): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v4i1.7878

Abstract

Telah di lakukan penelitian kristalisasi superkonduktor berbasis bismuth dalam senyawa B1,6Sr2CaCu2O10+δ (BSCCO) dan B1,6Pb0,5Sr2CaCu2O10+δfasa 2212 dengan menggunakan metode padatan. Dalam penelitian ini bahan yang digunakan adalah Bismuth Nitrat (BiNO3) 71%, Stronsium Clorida (SrCl2) 99%, Calsium Nitrat (CaNO3) 99 % dan Cooper Clorida (CuCl2) 99 % dengan perbandingan 2:2:1:2 dan doping yang digunakan untuk mengetahui pengaruh penambahannya adalah Lead Nitrat (PbNO3)99,5% sebanyak 0,5 gram. Setelah itu bahan di timbang sesuai dengan perbandingan yang telah di tentukan yaitu 2:2:1:2 dan doping 0,5. Bahan yang sudah di timbang kemudian di gerus dengan menggunakan mortal selama 8 jam untuk masing-masing sampel bertujuan agar sampel yang telah di timbang tadi bersifat lebih homogen. Selanjutnya di sintering dengan menggunakan furnace selama 12 jam dengan menggunakan suhu konstan 8200C setelah itu bahan di keluarkan dari furnace dan dilakukan penggerusan kedua dengan menggunakan mortal  selama 5 jam agar bahan yang sudah di furnace lebih homogen lagi. Kemudian di kalsinasi kembali menggunakan furnace dengan suhu 8400C selama 48 jam dan sampel yang sudah di kalsinasi kemudian digerus kembali. Kemudian bahan yang selesai di sintesis di karakterisasi menggunaka PSA (Particle Size Analyzer), XRD (X-Ray Diffraction) dan juga SEM (Scanning Electron Microscopy). Sampel yang selesai di karakterisasi kemudian di cetak dengan menggunakan alat pencetak berdiameter 1 cm dan tebal 0,5cm dan di tekan dengan beban seberat 2 ton selama 5 menit. Selesai itu dilakukan pengujian Meissner dengan menggunakan nitrogen cair. Dari hasil pengujian diperoleh diameter partikel BSCCO tanpa doping 122.2 nm   atau 0.0122 μm dan sampel dengan menggunakan doping Pb 3.388 nm atau 0.388 μm. Parameter kisi untuk BSCCO yang diuji menggunakan XRD tanpa doping a= 7.9400 Å b= 5.7200 Å c= 4.1080 Å dan dengan menggunakan doping Pb  a= 7.9596 Å b= 5.814 Åc= 4.1243 Å dan disimpulkan orthorombic, untuk pengujian SEM masih terlihat acak, untuk pengujian Meisnner sampel tidak mengalami levitasi.Kata Kunci: Superkonduktor BSCCO, Doping Pb
Pengukuran Intrusi Air Laut Pada Sumur Gali Dengan Konduktivitimeter Di Desa Pematang Guntung Kecamatan Teluk Mengukudu Kabupaten Serdang Bedagai Naibaho, Hotdon Saut Parulian; Situmorang, Rappel
EINSTEIN Vol 4, No 1 (2016): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v4i1.7869

Abstract

Telah dilakukan penelitian Pengukuran Intrusi Air Laut pada Sumur Gali dengan Konduktivitimeter di Desa Pematang Guntung Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai, serta mengetahui tingkat Daya Hantar Listrik (DHL) air sumur gali di Desa Pematang Guntung. Penelitian dilakukan dengan metode konduktivitas listrik. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil sampel air laut sebanyak 5 sampel dan sampel air sumur gali sebanyak 20 sampel. Pengambilan sampel air laut dimulai dari titik acuan (garis pantai) hingga air laut murni sedangkan sampel air sumur gali dimulai dari sumur yang terdekat dari titik acuan (garis pantai). Hasil penelitian menunjukkan bahwa air sumur gali Desa Pematang Guntung terintrusi air laut. Sampel yang terintrusi tinggi terdapat pada sumur gali 13 sebesar 1119,85 µmho/cm,25°C yang berada pada kedalaman 5 m dan jarak 5258 m dari garis pantai, sedangkan sampel yang terintrusi rendah terdapat pada sumur gali 9 sebesar 200,36 µmho/cm,25°C yang berada pada kedalaman 4 m dan jarak 4933 m dari garis pantai. Jarak sumur gali dari titik acuan dan kedalaman sumur gali berpengaruh nyata terhadap Daya Hantar Listrik, dengan koefisien determinasi  atau 20% dari data yang diperoleh. Kata Kunci : Intrusi Air Laut, Daya Hantar Listrik dan Konduktivitimeter
Aplikasi Citra Landsat 8 Oli Untuk Menganalisa Kerapatan Vegetasi Mangrove Di Pesisir Kabupaten Langkat Simanjuntak, Bill Cklinton; Juliani, Rita
EINSTEIN Vol 4, No 1 (2016): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v4i1.7873

Abstract

Telah dilakukan penelitian aplikasi citra landsat 8 OLI untuk menganalisa kerapatan vegetasi mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerapatan mangrove di pesisir kabupaten Langkat melalui pengolahan citra Landsat 8 OLI. Metode yang digunakan untuk menganalisa kerapatan mangrove dengan menggunakan komposi citra RGB 564, pemisahan objek mangrove dan objek yang bukan mangrove digunakan klasifikasi unsupervised, menganalisa luasan dan kerapatan mangrove menggunakan formula NDVI. Hasil yang diperoleh dari analisa NDVI pada tahun 2014 tingkat kerapatan mangrove rapat mendominasi distribusi hutan mangrove di pesisir kabupaten Langkat dengan persentase luasan  48,39 % (7552.8 ha),  kerapatan sedang 38,84 % (6061.68 ha) dan kerapatan jarang 13,76 % (1992.15 ha) dengan luas  keseluruhan mangrove 15606.63 ha. Kata Kunci : Kerapatan, Mangrove, NDVI, Pesisir Kabupaten Langkat, Landsat.
Pemanfaatan Limbah Kulit Durian Sebagai Briket Terhadap Nilai Kalor Dan Lama Waktu Pembakaran Lestari, Iin; Harahap, Mara Bangun
EINSTEIN Vol 4, No 1 (2016): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v4i1.7870

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan limbah kulit durian sebagai briket. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya nilai kalor,waktu pembakaran,kerapatan,laju pembakaran dari briket kulit durian. Sampel dibuat dengan komposisi kulit durian, kulit singkong dan lem kayu sebagai perekat. Kulit durian di bakar dengan drum pembakaran, kemudian dilakukan penggerusan, pengayakan dan pencetakan. Briket yang telah dicetak dikeringkan dengan suhu 1000C selama 4 jam dengan massa tekan 5 ton. Masing-masing sampel dilakukan pengujian nilai kalor, kerapatan, laju pembakaran, dan waktu bakar sampai sampel menjadi abu. Diperoleh bahwa briket kulit durian perekat kulit singkong komposisi (95%:5%) nilai kalor 6712,54 kal/gr ,waktu pembakaran 3 menit, laju pembakaran 11 gr/menit dengan nilai kerapatan 0,7 gr/cm3. koposisi (90%:10%) nilai kalor 6480,04 kal/gr, waktu pembakaran 2,7 menit, laju pembakaran 11,85 gr/menit, kerapatan 0,64 gr/cm3. komposisi (85%:15%) nilai kalor 6015,04 kal/gr, waktu pembakaran 2,7 menit, laju pembakaran 12,59 gr/menit, kerapatan 0,8 gr/cm3. Kemudian untuk briket kulit durian perekat lem kayu komposisi (95%:5%) memiliki nilai kalor sebesar 6480,04 kal/gr, waktu pembakaran 3 menit, laju pembakaran 9,66 gr/menit, kerapatan 0,66 gr/cm3. komposisi (90%:10%) nilai kalor 6247,54 kal/gr, waktu pembakaran 2,7 menit, laju pembakaran 12,22 gr/menit, kerapatannya 0,68 gr/cm3; komposisi (85%:15%) nilai kalor sebesar 6015,04 kal/gr, waktu pembakaran 2,5 menit, laju pembakaran 13,6 gr/menit, kerapatan 0,68 gr/cm3.Kata Kunci : Briket, kulit durian, kulit singkong, lem kayu
Aplikasi Citra Landsat 8 Oli Untuk Menganalisa Kerapatan Vegetasi Mangrove Di Pesisir Kabupaten Langkat Simanjuntak, Bill Cklinton; Juliani, Rita
EINSTEIN Vol 4, No 1 (2016): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v4i1.7866

Abstract

Telah dilakukan penelitian aplikasi citra landsat 8 OLI untuk menganalisa kerapatan vegetasi mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerapatan mangrove di pesisir kabupaten Langkat melalui pengolahan citra Landsat 8 OLI. Metode yang digunakan untuk menganalisa kerapatan mangrove dengan menggunakan komposi citra RGB 564, pemisahan objek mangrove dan objek yang bukan mangrove digunakan klasifikasi unsupervised, menganalisa luasan dan kerapatan mangrove menggunakan formula NDVI. Hasil yang diperoleh dari analisa NDVI pada tahun 2014 tingkat kerapatan mangrove rapat mendominasi distribusi hutan mangrove di pesisir kabupaten Langkat dengan persentase luasan  48,39 % (7552.8 ha),  kerapatan sedang 38,84 % (6061.68 ha) dan kerapatan jarang 13,76 % (1992.15 ha) dengan luas  keseluruhan mangrove 15606.63 ha. Kata Kunci : Kerapatan, Mangrove, NDVI, Pesisir Kabupaten Langkat, Landsat.
Pengukuran Intrusi Air Laut Pada Sumur Gali Dengan Konduktivitimeter Di Desa Pematang Guntung Kecamatan Teluk Mengukudu Kabupaten Serdang Bedagai Naibaho, Hotdon Saut Parulian; Situmorang, Rappel
EINSTEIN Vol 4, No 1 (2016): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v4i1.7876

Abstract

Telah dilakukan penelitian Pengukuran Intrusi Air Laut pada Sumur Gali dengan Konduktivitimeter di Desa Pematang Guntung Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai, serta mengetahui tingkat Daya Hantar Listrik (DHL) air sumur gali di Desa Pematang Guntung. Penelitian dilakukan dengan metode konduktivitas listrik. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil sampel air laut sebanyak 5 sampel dan sampel air sumur gali sebanyak 20 sampel. Pengambilan sampel air laut dimulai dari titik acuan (garis pantai) hingga air laut murni sedangkan sampel air sumur gali dimulai dari sumur yang terdekat dari titik acuan (garis pantai). Hasil penelitian menunjukkan bahwa air sumur gali Desa Pematang Guntung terintrusi air laut. Sampel yang terintrusi tinggi terdapat pada sumur gali 13 sebesar 1119,85 µmho/cm,25°C yang berada pada kedalaman 5 m dan jarak 5258 m dari garis pantai, sedangkan sampel yang terintrusi rendah terdapat pada sumur gali 9 sebesar 200,36 µmho/cm,25°C yang berada pada kedalaman 4 m dan jarak 4933 m dari garis pantai. Jarak sumur gali dari titik acuan dan kedalaman sumur gali berpengaruh nyata terhadap Daya Hantar Listrik, dengan koefisien determinasi  atau 20% dari data yang diperoleh. Kata Kunci : Intrusi Air Laut, Daya Hantar Listrik dan Konduktivitimeter

Page 1 of 2 | Total Record : 14