cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
EINSTEN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 1 (2017): EINSTEIN" : 7 Documents clear
Analisis Kualitas Air Sumur Bor Berdasarkan Parameter Fisika Dan Parameter Kimia Di Desa Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan Situmorang, Rappel; Lubis, Juliana
EINSTEIN Vol 5, No 1 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v5i1.7226

Abstract

Telah dilakukan penelitian Analisis Kualitas  Air Sumur Bor Berdasarkan Parameter Fisika Dan Parameter Kimia Di Desa Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan, dengan tujuan untuk menentukan apakah kualitas air sumur bor warga desa bagan Deli masih memenuhi standar baku mutu air bersih atau tidak. Penentuan  Kualitas air sumur bor didasarkan pada Baku Mutu air yang telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu PEMENKES no 416/MENKES/PER/IX/1990 tentang persyaratan Kualitas Air Bersih. Hasil analisa yang diperoleh dibandingkan dengan standar baku mutunya. Kemudian untuk mengetahui  kualitasnya, diperoleh dengan menggunakan Metode Indeks Pencemaran (MIP). Jika ditinjau berdasarkan parameter Fisika, yaitu warna, rasa, bau, kekeruhan, TDS, dan suhu, 85 % telah melewati ambang batas baku mutu air bersih. Jika ditinjau dari nilai DHL, 90 % telah melewati baku mutu air bersih. sedangkan berdarkan parameter kimia, nilai pH, kandungan Besi (Fe), Timbal (Pb), Kesadahan, Fluoride, Nitrat, seluruh sampel yang diuji masih memenuhi baku mutu air bersih, sedangkan kandungan nitrit, ada 3 sampel yang melewati baku mutu air bersih , yaitu SB4, SB2, dan SB20. Setelah dihitung menggunakan persamaan Indeks Pencemaran (IP) diperoleh bahwa semua air sumur bor di desa bagan deli telah tercemar ringan. Karena nilai MIP nya masing- masing berada di atas 1.Kata kunci : Kualitas air, parameter fisika, parameter kimia, cemar ringan
Pengaruh Variasi Ukuran Butiran Pasir Merah Labuhan Batu Selatan Untuk Meningkatkan Kekuatan Beton Lubis, Fadilah Ulfa; Harahap, Mukti Hamjah
EINSTEIN Vol 5, No 1 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v5i1.7229

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pasir merah ukuran 80 mesh, 100 mesh, dan 120 mesh terhadap nilai kuat tekan dan daya serap air beton. Metode pembuatan yang dilakukan adalah SNI 03-2834-2000 yang mengacu pada pembuatan beton mutu K-175 dengan komposisi campuran semen : pasir : kerikil adalah 1 : 2 : 3 dengan FAS 0,5. Beton dibuat berbentuk kubus 15 x 15 x  15 cm. Pada penelitian ini dibuat variasi komposisi pasir merah sebesar 80 mesh, 100 mesh, dan 120 mesh. Setelah beton berumur 24 jam cetakan dibuka dan diberi nomor kode sesuai yang diinginkan dan dirawat dalam bak air. Setelah melalui masa perendaman 28 hari kemudian beton diuji dengan metode uji kuat tekan dan daya serap air. Dari hasil pengujian diperoleh sifat mekanik yaitu kuat tekan beton minimumnya yaitu pada penambahan pasir merah 120 mesh yaitu rata-rata 13.36 MPa, sedangkan kuat tekan beton maksimum pada penambahan pasir merah 80 mesh yaitu rata-rata 15,61 MPa. Dari hasil pengujian daya serap air terjadi penurunan pada beton dengan penambahan pasir merah pada ukuran 80 mesh (sampel B) dan 120 mesh (sampel D) yaitu 50%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa variasi ukuran butir lebih efektif untuk menurunkan daya serap air.Kata kunci :  Pasir merah 80 mesh, Pasir Merah 100 mesh, Pasir Merah 120 mesh, Kuat Tekan, Daya Serap Air
Analisa Puncak Banjir Dengan Metode MAF (Studi Kasus Sungai Krueng Keureuto) Yusniyanti, Erna; Kurniati, Kurniati
EINSTEIN Vol 5, No 1 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v5i1.7224

Abstract

Sungai Krueng Keureuto merupakan salah satu sungai yang sering menyebabkan terjadinya banjir yang meresahkan masyarakat. Hal ini dikarenakan ketidak adaanya data debit banjir yang tercatat terus menerus untuk menentukan besarnya  debit puncak banjir. Statistik  merupakan salah satu cara yang dapat dipergunakan untuk menentukan besarnya puncak banjir dengan periode tahun berulang. Salah satu metode statistik yang dipergunakan disini adalah metode serial data, yang merupakan bagian dari perhitungan MAF (Mean Annual Flood).  Hasil perhitungan MAF untuk DPS Krueng Keureuto adalah nilai XR yang diperoleh sebesar 1,83  (XR < 3), debit puncak banjir tahunan rata-rata (MAF) sebesar 17,80 m3/dtk. Berdasarkan metode MAF, analisis data untuk periode ulang yang diperoleh semakin besar periode ulangnya maka kemungkinan debit puncak banjir akan semakin besar pula.Kata Kunci : Sungai Krueng Keureuto, Metode Serial Data, MAF
Studi Penentuan Semikonduktor Melalui Kajian Celah Energi Kompleks Senyawa Be-Porfirin Menggunakan Metode Komputasi Semiempiris ZINDO/1 Siregar, Alkhafi Maas; Sinaga, Hendro Jansya
EINSTEIN Vol 5, No 1 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v5i1.7225

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan celah energi dari Be-Porfirin yang dapat digunakan sebagai bahan semikonduktor dan menganalisis penyerapan inframerah dari Be-Porfirin. Penelitian ini menggunakan software Hyperchem versi 8.0 untuk Windows 7. Celah energi dan analisis penyerapan inframerah dari Be-Porfirin diperoleh dengan metode komputasi semiempiris ZINDO/1. Adapun celah energi dihitung dari selisih energi pada energi HOMO ( Highest Occupied Molecular Orbital) dan energi LUMO ( Lowest Unoccupied Molecular Orbital ). Energi HOMO yang dihasilkan sebesar 3,535352 eV dan energi LUMO sebesar 3,856724 eV, sehingga celah energinya sebesar 0.321372. Be-Porfirin yang diberi radiasi inframerah akan menyerap energi yang mampu mengeksitasi elektron dari pita valensi menuju pita konduksi. Energi foton yang diserap harus lebih besar dari celah energi yang dihasilkan. Be-Porfirin menyerap energi foton pada panjang gelombang 2,04 µm -2,11 µm. Sesuai dengan literatur, semikonduktor memiliki celah energi 0 < Eg < 3. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Be-Porfirin dapat dijadikan sebagai bahan semikonduktor organik dan memiliki kemiripan dengan bahan semikonduktor lead selenide(PbSe). Be-Porfirin menyerap baik sinar infra merah pada area mid infrared sehingga dapat diaplikasikan dalam pembuatan sensor dalam area mid infrared.Kata kunci : Semikonduktor Organik, Porfirin, Hyperchem versi 8.0, celah energi, Inframerah
Karakterisasi Papan Komposit Berbahan Serbuk Tempurung Kelapa Dan High Density Polyethylene Rafiqie, Dinie; Motlan, Motlan
EINSTEIN Vol 5, No 1 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v5i1.7223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui papan komposit berbahan serbuk tempurung kelapa dan high density polyethylene yang terbaik sesuai dengan SNI 03-2105-2006 dengan empat perbandingan STK : HDPE (60:40; 55:45; 50:50; 45:55). Metode yang dilakukan adalah dengan merefluks HDPE bersama dengan compatibilizer yaitu Maleat Anhydride dan Benzoyl Peeroxide dengan menambahkan xilene sebagai katalisator untuk mendapatkan HDPE aktif dalam bentuk serbuk dengan suhu 1350C selama 90 menit. Kemudian HDPE aktif dicampur bersama STK dan dicetak di cetakan berukuran 20 cm x 3 cm sesuai dengan SNI 03-2105-2006 selama lebih kurang 1 jam. Selanjutnya dilakukan pengujian mekanik dan pengujian fisis yaitu Modulus of Elasticity (MOE), Modulus of Rupture (MOR), uji impak, densitas, dan porositas. Dari hasil uji MOE, MOR, dan uji impak dihasilkan bahwa papan komposit STK:HDPE dengan perbandingan 45:55 menghasilkan hasil dengan nilai tertinggi yaitu 350,62785 MPa, 14,28483 MPa, dan 6,8 x 10-3 J/cm2. Sementara hasil karakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) dihasilkan papan komposit STK:HDPE dengan perbandingan 55:45 menghasilkan pola dengan puncak tertinggi sebesar 15,850.Kata Kunci : Papan Komposit, Serbuk Tempurung Kelapa, High Density Polyethylene
Karakterisasi Superkonduktor Bahan Bscco Didoping Dengan MgO Sihombing, Eidi; Purba, Nurhayati
EINSTEIN Vol 5, No 1 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v5i1.7228

Abstract

Superkonduktor berbasis Bismut BSCCO adalah material yang paling banyak dikaji untuk meninggkatkan suhu kritis. Material BSCCO ini banyak digunakan dalam bnetuk kabel bawah tanah, kabel transmisi, maglev dan lain lain. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan bahan superkonduktor berbasis Bismut antara lain : Bismut Nitrat (Bi(NO3)3), Stronsium Nitrat (Sr(NO2)3), Kalsium Nitrat (Ca(NO3)24H¬2O), Kopper Oksida (CuO), Magnesium Oksida (MgO). Bahan-bahan ini direaksikan dengan metode kering atau metode padatan menggunakan perbandingan molar 2: 2 : 2 : 3. Proses kalsinasi dilakukan dengan variasi suhu  selama 24 jam. Sintering dilakukan pada suhu konstan 850oC selama 48 jam. Serbuk superkonduktor dipeletisasi dengan tekanan 10 ton dalam bentuk silinder berdiameter 0,4 cm dan tinggi 0,5 cm, selanjutnya dilakukan uji sifat dimagnetik dengan uji efek Meissner menggunakan nitrogen cair. Kemudian dikarakterisasi dengan alat XRD (X-Ray Diffraction) dan SEM (Scanning Electron Mycroscopy). Hasil yang diperoleh adalah superkonduktor BMgSCCO mengalami sedikit levitasi melaui uji efek meissner. Dari uji XRD diperoleh Hasil analisa XRD diperoleh fasa 2212 dan fasa 2223 dengan fraksi volume tertinggi sebesar 30,6% dan 68,5%. Parameter kisi a =  1,917 Å, b = 2,825 Å, c = 4,759 Å untuk BMgSCCO 0,1 gram menunjukkan stuktur ksristal adalah orthorhombic. Hasil analisa morfologi permukaan melalui alat SEM berupa Gumpalan dan serpihan kecil bersifat acak.hasil uji efek meissner sampel mengalami levitasi lemah pada setiap sampel.Kata kunci : Superkonduktor, BSCCO, doping MgO
Identifikasi Sebaran Situs Purbakala Di Desa Lobu Tua Kabupaten Tapanuli Tengah Dengan Menggunakan Metode Geolistrik Dan Penginderaan Jauh Sutama, Indriani; Kadri, Muhammad
EINSTEIN Vol 5, No 1 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v5i1.7227

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan memanfaatkan Resistivitas bawah permukaan dan memanfaatkan citra satelit Landsat 8 OLI dengan tujuan untuk menentukan penyebaran resistivitas bawah permukaan bumi secara vertikal dan horizontal serta memetakan permukaan daerah bersejarah di Desa Lobu Tua menggunakan metode Geolistrik konfigurasi Schlumberger dan Penginderaan Jauh. Data pengukuran dilapangan diolah untuk mendapatkan gambar penampang kontur nilai resistivitas perlapisan dan penyebaran batuan dengan menggunakan software Res2Dinv dan untuk penginderaan jauh yang memanfaatkan data citra satelit landsat 8 OLI Path 129 Row 58. Data diolah menggunakan software Envi 4.7 dan ArcGIS 10.0  untuk memperoleh peta permukaan daerah Lobu Tua. Hasil penelitian menunjukkan adanya anomali batuan andesit sebagai batuan penyusun situs purbakala dengan nilai resistivitas 1313 Ωm – 1820 Ωm. keberadaan batuan andesit bervariasi pada kedalaman 5 meter sampai 25 meter dan jarak 20 meter  sampai 140 meter. struktur lapisan pada setiap lintasan terdapat lapisan alluvium yang terdiri dari pasir dan kerikil dengan nilai resistivitas 44,8 Ωm – 1059 Ωm. berdasarkan data penginderaan jauh diketahui daerah Lobu Tua didominasi oleh endapan batuan alluvium dengan kemiringan lereng 0 – 0.6%.Kata Kunci: Geolistrik, Res2Dinv, Citra Satelit, Envi 4.7, ArcGIS 10.0, andesit, alluvium

Page 1 of 1 | Total Record : 7