cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
EINSTEN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 2 (2017): EINSTEIN" : 7 Documents clear
KONSTRUKSI TIMBANGAN DIGITAL MENGGUNAKAN LOAD CELL BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN TAMPILAN LCD (Liquid Crystal Display) Sani, Ridwan Abdullah; Maha, Andy Imanuel
EINSTEIN e-JOURNAL Vol 5, No 2 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v5i2.11837

Abstract

Load cell banyak digunakan sebagai sensor pada timbangan digital. Namun, timbangan digital yang tersedia pada umumnya tidak menyediakan fasilitas untuk memori. Fasilitas penyimpanan data secara digital dibutuhkan untuk beberapa aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan timbangan digital ini menggunakan load cell berbasis Arduino Uno dengan tampilan LCD dan kemampuan menyimpan data. Pada  penelitian ini digunakan perangkat keras (hardware): sensor load cell, Arduino Uno, Mikrokontroler ATMega328, HX711, dan LCD. Sistem kerja timbangan dimulai dengan menerima tegangan dari load cell yang diberi beban, kemudian sinyal diteruskan ke HX711 sebagai penguat sinyal, dan diteruskan melalui ADC Arduino. Selanjutnya, sinyal diolah menggunakan ATMega328 yang diprogram dengan bahasa C pada Arduino Uno untuk dapat ditampilkan pada LCD dan disimpan pada memori. Konstruksi timbangan digital dengan menggunakan load cell berbasis Arduino Uno dengan menggunakan tampilan LCD (Liquid Crystal Display) berhasil dibuat dengan hasil uji yang telah memenuhi standard. Hasil pengujian timbangan digital telah dilakukan dengan rata – rata persentase kesalahan sebesar 0,39%. Perhitungan pengukuran massa yang mampu dideteksi adalah pada rentang 189,09 gr hingga 449,27 gr dengan tingkat kepercayaan 95%. Kata Kunci : Sensor Load Cell, HX711, Arduino Uno, Mikrokontroler ATMega328, dan LCD
UJI DAYA ABSORBANSI ETANOL PADA DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Bella Gultom, Fitrisia Krisa; Nababan, Jelita; Sinambela, Tama Melati; Harizka, Tia; Rahmatsyah, Rahmatsyah
EINSTEIN e-JOURNAL Vol 5, No 2 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v5i2.11838

Abstract

Sirih merupakan tanaman menjalar dan merambat pada batang pohon di sekelilingnya dengan daunnya yang berbentuk jantung, berujung runcing, tumbuh bersilang-seling, bertangkai, teksturnya agak kasar dan mengeluarkan bau jika diremas. Batangnya berwarna cokelat kehijauan, berbentuk bulat dan berkerut. Sirih hidup subur dengan ditanam di daerah tropis dengan ketinggian 300-1000 m di atas permukaan laut terutama di tanah yang banyak mengandung bahan organik dan air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya absorbansi spectrum cahaya pada rendaman daun sirih hijau dengan pelarut etanol yang divariasikan konsentrasinya yaitu 50%, 70%, dan 96%. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis gelombang spectrum menggunakan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukan bahwa rendaman daun sirih hijau dengan pelarut etanol 70% merupakan absorbansi terbaik dari tiga variasi larutan yang diuji. Hal ini ditunjukkan dengan gambar gelombang spectrum yang didapatkan. Sampel yang paling efektif mengabsorbat spektrum adalah pada sampel dengan konsentrasi etanol 70%.Kata Kunci : Daun Sirih Hijau, Pelarut Etanol, Gelombang Spektrum
SINTESIS DAN KARAKTERISASI NANO PARTIKEL SILIKA DARI ABU AMPAS TEBU SEBAGAIFILLER ALUMINIUM Hasan, Doli Bonardo; Sinulingga, Karya
EINSTEIN e-JOURNAL Vol 5, No 2 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v5i2.11839

Abstract

Sintesis dan karakterisasi nano partikel silika dari abu ampas tebu bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variasi suhu pembakaran awal terhadap struktur morfologi, ukuran partikel dan kristalnya, fasa yang terbentuk serta kekuatan tarik campuran antara nanosilika terbaik dengan aluminium. Abu ampas tebu kemudian dibakar didalam furnace selama 2 jam dengan suhu divariasikan 300oC, 400oC, 500oC dan 600oC. Selanjutnya sampel dimillingselama 4 jam dengan kecepatan 250 rpm. Nanosilika disintesis menggunakan metode kopresipitasi dengan larutan HCl 1 M dan NaOH 1 M. Sedangkan metode pencampuran aluminium dengan nanosilika menggunakan metode metalurgi serbuk. Dari analisis XRD, keempat sampel memiliki fasa silika dan garam sebagai fasa pengotor. Kenaikan suhu pembakaran awal, menyebabkan menurunnya ukuran kristal yaituyang terbesar 78,43 nm (300oC), dan yang terkecil 34,72 nm (600oC). Dari hasil PSA menunjukkan ukuran partikel nanosilika terbesar 245,5 nm (300oC), dan terkecil 38,9 nm (600oC). Dari analisis SEM, diperoleh keempat morfologi nanosilika menunjukkan butiran yang kurang rapat. Dari pengujian UTM, diperoleh modulus young campuran aluminium dengan nanosilika sebesar 1769,4 Mpa.Kata Kunci: Abu Ampas Tebu, Suhu Pembakaran Awal, Metode Kopresipitasi, Nanosilika
KARAKTERISASI UJI KEKUATAN TARIK (TENSILE STRENGHT) FILM PLASTIK BIODEGRADABLE DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DENGAN PENGUAT ZINK OKSIDA DAN GLISEROL Mandasari, Agustina; Safitri, Mutya Fika; Perangin-angin, Essy Risa; Sunarwati, Dian; Safitri, Wulan Dwi; Nasution, Hafni Indriati
EINSTEIN e-JOURNAL Vol 5, No 2 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v5i2.11835

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi uji kekuatan tarik (tensile strength) film plastik biodegradable dari tandan kosong kelapa sawit dengan penguat zink oksida dan gliserol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik film plastik biodegradable yang dihasilkan dari tandan kosong kelapa sawit dengan variasi ZnO dan gliserol (a) 0 %  ZnO dan 50% gliserol; (b) 2% ZnO dan 25% gliserol; (c) 9% ZnO dan 25% gliserol; (d) 3% ZnO dan 50 % gliserol. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis sifat mekanik dan uji kekuatan tarik film plastik menggunakan Universal Testing Machine (UTM). Hasil penelitian menunjukan bahwa kuat tarik pada film plastik biodegradable dipengaruhi oleh konsentrasi gliserol dan ZnO. Kuat tarik maksimal yang didapat dari penelitian yaitu 12,642 MPa dengan komposisi gliserol 25% dan ZnO 9%. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak penambahan komposisi gliserol dan ZnO maka kuat tarik plasik akan semakin baik. Kata kunci : biodegradable film, kuat tarik, tandan kosong kelapa sawit
IDENTIFIKASI ANOMALI MANGETIK BAWAH PERMUKAAN DAERAH GUNUNG SINABUNG Harahap, Muhammad Ali Thoha; Tampubolon, Togi
EINSTEIN e-JOURNAL Vol 5, No 2 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v5i2.11840

Abstract

Telah dilakukan penelitian menggunakan metode Geomagnet  dengan judul Identifikasi Anomali Mangetik Bawah Permukaan Daerah Gunung Sinabung, Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui penampang anomali dan model lapisan struktur bawah permukaan. Pengukuran metode geomagnet menggunakan PPM (Proton Precession Magnetometer) tipe Elsec 770, pengambilan data dilakukan secara acak dengan jumlah titik yang diperoleh 27 titik ukur, pengolahan data  menggunakan surfer 11 untuk mendapatkan peta kontur dan Mag2DC for windows untuk mendapatkan penampang anomali magnetik. Dari hasil penelitian didapatkan penampang anomali dengan metode geomagnet memiliki nilai terendah 18,45 nT dan nilai tertinggi 64,92 nT, dari penampang anomali didapat nilai suseptibilitas 0,0004, 0,00018, 0,0002 emu dimana model lapisan struktur bawah permukaan terdiri dari batuan dolomit, dan gamping.Kata kunci:  Geothermal, GPS, Suseptibilitas, Anomali, Geomagnet PPM Type elsec 770
KARAKTERISASI BIOPLASTIK DARI PELEPAH KELAPA SAWIT DENGAN PENAMBAHAN VARIASI PERBANDINGAN MAIZENA DAN GLISERIN Ramadhan, Ahmad; Wardana, Dian; rahayu, Rahayu; Fadhilla, Vina; Manalu, Yuli Santika; eddiyanto, Eddiyanto
EINSTEIN e-JOURNAL Vol 5, No 2 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v5i2.11836

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai karakterisasi bioplastik dari pelepah kelapa sawit yang bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan variasi perbandingan maizena dan gliserin pada sampel. Dimana pelepah kelapa sawit yang mengandung selulosa, dalam penelitian ini telah disintesis menjadi bioplastik melalui proses delignifikasi dan bleaching cacahan pelepah kelapa sawit kering. Selulosa yang didapat diasetilasi untuk mengubahnya menjadi selulosa asetat. Selulosa asetat yang terbentuk selanjutnya disintesis dengan penambahan berbagai variasi perbandingan maizena dan gliserin. Karakterisasi bioplastik dilakukan dengan menggunakan alat universal testing machine yang meliputi kuat tarik dan elongasi, sedangkan untuk uji degradasi menggunakan metode gravimetri. Dari hasil pengujian, didapatkan nilai kuat tarik, elongasi dan degradasi tertinggi secara berurut yaitu sebesar 8,96 MPa, 23,61 % dan 91 %.Kata kunci : Bioplastik, Pelepah Kelapa sawit, Maizena, Gliserin, Karakterisasi.
PENGOLAHAN TEMPURUNG KEMIRI SEBAGAI KARBON AKTIF DENGAN VARIASI AKTIVATOR ASAM FOSFAT Sulaiman, Nurul Huda; Malau, Lastri Aryani; Lubis, Fadhillah Husna; Br Harahap, Nurhailani; Manalu, Fadly Rikki; Kembaren, Agus
EINSTEIN e-JOURNAL Vol 5, No 2 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v5i2.11841

Abstract

Tempurung kemiri merupakan limbah organik yang dapat diuraikan namun dengan teksturnya yang cukup keras sehingga membutuhkan waktu untuk menguraikannya secara alamiah, sehingga kulit kemiri menjadi limbah yang sangat meresahkan masyarakat sehingga dilakukan berbagai upaya untuk memanfaatkan limbah kulit kemiri.Proses pembuatan karbon aktif melalui tiga tahapan yaitu proses pengarangan atau kabonisasi, proses aktivasi dan proses dehidrasi. Untuk menjadi arang, tempurung kemiri awalnya dikeringkan diterik matahari dan dioven pada suhu 110°C selama 1 jam. Kemudian tempurung kemiri di furnace pada suhu 700°C selama 2 jam agar menjadi arang. Arang yang dihasilkan direndam dalam larutan H3PO4 pada konsentrasi 2,5%, 5,0% dan 7,5% selama 24 jam. Selanjutnya dioven untuk menghilangkan kadar air pada arang. Arang yang sudah dioven diaktivasi termal dalam furnace pada suhu 700°C selama 2 jam. Yang dianalisa dalam penelitian ini adalah kadar air, kadar abu, daya serap terhadap iodium, dan kristalinitas. Dari uji kualitas karbon aktif yang dilakukan, kualitas karbon aktif yang terbaik diperoleh pada konsentrasi asam posfat 7,5% dengan kadar air 6,95 %, kadar abu 2,38%, daya serap terhadap kadar iod sebesar 602,91 mg/g yang memenuhi standar SNI 06-3703-1995. Hasil yang di dapat dari penelitian ini yaitu semakin tinggi konsentrasi zat aktivator, dan waktu aktivasi maka semakin tinggi daya serap karbon aktif.Kata Kunci: Karbon aktif, Tempurung Kemiri, Asam Fosfat

Page 1 of 1 | Total Record : 7