cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
pto@umpwr.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Purworejo
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Autotech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo
ISSN : 23033738     EISSN : 26232502     DOI : -
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media penuangan hasil penelitian bidang pendidikan Teknik Otomotif. Terbit dua kali dalam setahun tiap bulan Januari dan Juni. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, guru, dosen maupun pemerhati pendidikan. Redaksi berhak mengubah naskah sepanjang tidak merubah substansi/isi tulisan. Tanggung jawab isi tulisan sepenuhnya ada pada penulis.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Auto Tech" : 16 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE) SEBAGAI UPAYA MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI SMK CIPTA KARYA PREMBUN TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014 Sulaiman, M
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Auto Tech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.746 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa dengan metode Learning Cycle dalam pembelajaran chasis otomotif tingkat XI SMK Cipta Karya Prembun tahun pelajaran 2013/2014, dan mengetahui presentase peningkatan hasil kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran chasis otomotif tingkat XI SMK Cipta Karya Prembun tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan di SMK Cipta Karya Prembun. Subjek penelitian ini adalah siswa tingkat XI TKR A yang berjumlah 40 siswa yang terdiri dari 38 laki-laki dan 2 perempuan. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah melalui metode tes dan metode observasi. Untuk analisis data hasil kemampuan berpikir kritis dilakukan dengan deskriptif kuantitatif yaitu menghitung nilai rata-rata siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkan metode Learning Cycle dengan pembentukan kelompok dalam pelaksanaan evaluasi belajar siswa tingkat XI TKR A dalam pembelajaran chasis otomotif mengalami peningkatan. Hal ini diketahui dari hasil belajar siswa, pada siklus 1 ketuntasan klasikal 77,50% dimana siswa yang belum berhasil mencapai KKM ( Kriteria Ketuntasan Minimal ) 9 siswa, siswa yang sudah berhasil adalah 31 siswa dan nilai rata-rata 72,92. Pada siklus 2 mengalami peningkatan yang signifikan dimana ketuntasan klasikal mencapai 87,50%  dimana siswa yang belum berhasil mencapai KKM ( Kriteria Ketuntasan Minimal ) tinggal 5 siswa, siswa yang sudah berhasil adalah 35 siswa dan nilai rata-ratanya juga naik menjadi 75,63.   Kata Kunci : Model Siklus Belajar ( Learning Cycle ), Berpikir Kritis
PENINGKATAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN METODE PEMBELAJARAN PQ4R PADA MATA PELAJARAN K3 SMK YPE SAWUNGGALIH KUTOARJO rahman, yudhi
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Auto Tech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.188 KB)

Abstract

Peningkatan Aktifitas Dan Hasil Belajar Siswa Dengan Metode Pembelajaran PQ4R (Preview, Read, Reflect, Recite, Review) Pada Mata Pelajaran K3 Siswa Kelas X TSM SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo Tahun Pelajaran 2012/2013?. Skripsi Pendidikan Teknik Otomotif. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2014. Tujuan yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui apakah ada peningkatan aktifitas belajar K3 siswa kelas X TSM SMK YPE Sawunggalih dengan penerapan metode pembelajaran PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review).,(2) Untuk mengetahui seberapa tinggi persentase peningkatan hasil belajar K3 siswa kelas X TSM SMK YPE Sawunggalih dengan penerapan metode pembelajaran PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review).Jenis peneliti menggunakan metode kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas Kelas X TSM SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo Tahun Pelajaran 2012/2013, yang berjumlah 30 siswa. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif dan kualitatif. Dalam pengumpulan data penelitian dilakukan tes dan non tes. Berdasarkan hasil penelitian, siswa mengalami perubahan perilaku positif terhadap proses pembelajaran mata diklat keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Hal ini dilihat dari hasil nontes siklus I dan siklus II. Hasil observasi pada siklus I, dalam aspek positif diperoleh 22 siswa atau sebesar 73,3%, pada siklus II dalam aspek positif diperoleh 30 siswa atau sebesar 100% yang memperhatikan dan merespon. Hasil kemampuan siswa mengerjakan test uji coba memperoleh nilai rata-rata pada prasiklus sebesar 62.17 termasuk kategori cukup baik, sedangkan nilai rata- rata pada siklus I mencapai 73.50, dan termasuk dalam kategori cukup baik. Pada siklus II, nilai rata- rata yang dicapai adalah 78,17. Peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 4.70. Dengan demikian dapat dibuktikan ada peningkatan hasil belajar mata diklat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada siswa kelas X TSM SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo Tahun Pelajaran 2012/2013. Kata kunci: Aktifitas, Hasil Belajar, Keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
PEMANFAATAN MOBEL SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR MATERI SISTEM STARTER PADA SISWA KELAS XI SMK YEPEKA PURWOREJO TAHUN AJARAN 2013/2014 badarudin, idar
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Auto Tech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.759 KB)

Abstract

Penelitianinibertujuanuntukmeningkatkankeaktifan belajar dengan memanfaatkan model pembelajaran Snowball Throwing.JenispenelitianiniadalahPenelitianTindakanKelas.Penelitianinidilaksanakandalamduasiklus.Subyekdalampenelitianiniadalahsiswa kelas XI SMK YEPEKA Purworejo tahun pelajaran 2013/2014, yang berjumlah 25 orang.Pengumpulan data dilakukandenganmenggunakanmetodeobservasi, metodetes, metodeangketdanmetode dokumentasi.Setelah data diperolehkemudiandianalisismenggunakanteknikdeskripsipersentase.Berdasarkan data hasilobservasi terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa daripersentase rata-rata 44% pada pra siklus menjadi 53,2% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 71,4% pada siklus II. Pada siklus I rata-rata persentase angket keaktifan belajar siswa yaitu 80% dan meningkat menjadi 81,2% pada siklus II. Peningkatan keaktifan belajar siswa ini berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar. Rata-rata nilai siswa dari57,53 dengan ketuntasan 40% pada pra siklus meningkat menjadi 65,31 dengan ketuntasan 52% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 71,2 dengan ketuntasan 80% padasiklus II.     Kata Kunci: Keaktifan Belajar, Model Pembelajaran Snowball Throwing.
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DENGAN METODE PROBLEM BASE LEARNING (PBL) PADA KOMPETENSI MENGUKUR DENGAN ALAT UKUR DI SMK GIRIPURO SUMPIUH BANYUMAS irfangi, irfangi
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Auto Tech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3338.059 KB)

Abstract

Penerapan metode PBL bertujuan untuk mengetahui adakah peningkatan prestasi belajar siswa dan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan prestasi belajar siswa dengan metode Problem Base Learning (PBL) pada kompetensi Mengukur dengan Alat Ukur pada siswa  kelas X TKR-5 SMK Giripuro Sumpiuh tahun ajaran 2012/2013.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X TKR 5 SMK Giripuro Sumpiuh, yang berjumlah 35. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe PBL dapat meningkatkan keaktifan siswa dan hasil belajar siswa. Hal ini ditandai dengan meningkatnya persentase keaktifan siswa pada setiap siklusnya. Persentase keaktifan siswa pada observasi awal sebesar 76% meningkat menjadi 85 % pada siklus I, dan menjadi 92 % pada siklus II.  Hasil belajar juga mengalami peningkatan dari nilai rerata pada data awal  sebesar  68,57 meningkat  menjadi 80 pada siklus I dan 85,29 pada siklus II. Dari hasil belajar juga diketahui persentase siswa yang lulus mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal mencapai 100% dari jumlah siswa.Sehingga pada siklus II penelitian ini dapat dinyatakan selesai atau dihentikan.   Kata Kunci : Keaktifan, Prestasi belajar,  PBL
PENERAPAN MODEL GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN SISTEM PEMINDAH TENAGA hendrianto, juli
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Auto Tech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.049 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Sistem Pemindah Tenaga melalui pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) siswa kelas XI TKR 1 jurusan Teknik Mekanik Otomotif SMK Taman Karya Madya Teknik Kebumen. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian tindakan kelas XI TKR I siswa SMK Taman Karya Madya Teknik Kebumen yang berjumlah 40 siswa. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi dan soal tes berbentuk pilihan ganda pada tiap siklus. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Hasil penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada mata pelajaran praktik Sistem Pemindah Tenaga kelas XI TKR 1 SMK Taman Karya Madya Teknik Kebumen. Penelitian ini mengalami peningkatan yaitu pada kondisi awal, siklus I dan siklus II. Rata-rata pada observasi awal yaitu 48,00 %, observasi pada siklus I menjadi 52,16 %, dan pada siklus II menjadi 74,33 %. Kemudian pada kondisi awal tes teori yaitu 22,5 %, setelah dilaksanakan siklus I naik menjadi 50 % dan pada akhir siklus II naik menjadi 87,5 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Group Investigation dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan di tandai meningkatnya prestasi belajar teori dan dapat juga meningkatkan keterampilan praktik mereka secara kelompok.   Kata Kunci : keterampilan, berpikir kritis siswa, sistem pemindah tenaga
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA PEMELIHARAAN SISTEM PENDINGIN DI KELAS XI TOKR F SMK PANCASILA I KUTOARJO taftazani, heydar
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Auto Tech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.653 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tahap pengembangan multimedia interaktif pada pemeliharaan sistem pendingin di kelas XI TOKR F SMK Pancasila I Kutoarjo; (2) proses pengembangan multimedia interaktif pada pemeliharaan sistem pendingin di kelas XI TOKR F SMK Pancasila I Kutoarjo; (3) hasil belajar siswa terhadap penggunaan pengembangan multimedia interaktif pada pemeliharaan sistem pendingin di kelas XI TOKR F SMK Pancasila I Kutoarjo.Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI TOKR SMK Pancasila I Kutoarjo. Kelas XI TOKR F sebagai kelas eksperimen menggunakan multimedia interaktif pemeliharaan sistem pendingin dan kelas XI TOKR G sebagai kontrol. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dan instrumen tes. Analisis menggunakan statistik deskriptif.Hasil analisis data menunjukan bahwa pengembangan multimedia interaktif pada pemeliharaan sistem pendingin berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa di kelas XI TOKR F SMK Pancasila I Kutoarjo. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji T yang di peroleh dari nilai korelasi parsial antara pengembangan multimedia interaktif dan peningkatan hasil belajar siswa (rY) sebesar 4,835 dan nilai signifikan 0,038, karena signifikan kurang dari 0,05 maka pengembangan multimedia interaktif berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa.   Kata kunci: Multimedia Pembelajaran Interaktif, Hasil Belajar
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA TRAINER PENGAPIAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA SISWA KELAS XI TEKNIK OTOMOTIF DI SMK NEGERI 1 GOMBONG purnomo, edi
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Auto Tech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.185 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media pembelajaran menggunakan trainer pada kompetensi sistem pengapian (mata pelajaran kelistrikan mesin) dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas XI Teknik Otomotif di SMK Negeri 1 Gombong. Penelitian ini termasuk jenis  Penelitian Tindakan Kelas dan merupakan penelitian kuantitatif. Analisis data menggunakan metode statistik dengan Korelasi Pearson Product Moment. Dari hasil analisis data pada uji normalitas dapat disimpulkan data pada siklus 1 (Pre-test) normal karena Chi hitung (9,00) lebih rendah dari Chi-Square (11,07); dan data yang diperoleh pada siklus 2 (Post-test) diperoleh data normal, karena Chi hitung (10,00) lebih rendah dari Chi-Square (11,07).Kemudian pada uji homogenitas didapatkan F = 2,01 dan disimpulkan data ini homogen, karena F-Nilai (1,80) lebih rendah dari F-Tabel (1,82). Dan pada uji signifikasi dapat disimpulkan dalam penelitian ini adanya perubahan yang signifikan dengan tingkat kesalahan 5% (0,05) karena F tabel signifikan 5% à 1,82. Berdasarkan perhitungan rata-rata nilai pre-test  66,56 dan post-test 85,75, maka terlihat jelas bahwa nilai post-test lebih tinggi daripada nilai pre-test, sehingga diperoleh nilai T-hitung lebih tinggi daripada T-tabel (9,63 > 2,04), hal ini dapat mengindikasikan bahwa penggunaan trainer pengapian dinyatakan efektif sebagai media pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI Teknik Otomotif di SMK Negeri 1 Gombong. Kata Kunci :  penggunaan media trainer pengapian, meningkatkan hasil belajar
KORELASI ANTARA KONDISI EDUKATIF GURU DENGAN KEMAMPUAN PENGELOLAAN KELAS PADA SMK NURUSSALAF KEMIRI PURWOREJO permana, hangga
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Auto Tech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.277 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: hubungan kondisi edukatif guru yang berupa: jenjang pendidikan, pengalaman mengajar dan pelatihan yang diikuti terhadap kemampuan pengelolaan kelas oleh guru SMK Nurussalaf Kemiri Purworejo tahun pelajaran 2013/2014 .Penelitian ini dilakukan di SMK Nurussalaf Kemiri Purworejo. Subjek dalam penelitian ini adalah guru yang mengajar dikelas X jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK Nurussalaf Kemiri Purworejo dengan jumlah 5 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan angket. Dokumentasi digunakan untuk mencari data kondisi edukatif guru yang berupa jenjang pendidikan, pengalaman mengajar dan pelatihan yang diikuti, sedangkan angket diberikan ke siswa untuk mengetahui kemampuan pengelolaan kelas oleh tiap- tiap guru. Penelitian ini menggunakan teknik product moment. Berdasarkan hasil penelitian, Kondisi edukatif guru dalam penelitian ini mempunyai hubungan dengan penguasaan atau pengelolaan kelas. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis menggunakan teknik product moment diperoleh nilai r hitung sebesar 0,648 dan r tabel pada taraf signifikansi 5 % dengan N = 20 sebesar 0,444.  Dengan demikian hipotesis kerja yang menyatakan ada hubungan kondisi edukatif guru dengan pengelolaan kelas di SMK Nurussalaf Kemiri Purworejo dapat diterima.   Kata Kunci: Kondisi Edukatif, Pengelolaan Kelas, Guru SMK
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK SISWA KELAS X SMK PUSPAJATI KABUPATEN KEBUMEN sudarsono, bambang
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Auto Tech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.426 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran gambar teknik siswa kelas XA SMK Puspajati Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014. Subjek dari penelitian ini adalah siswa TKR XA SMK Puspajati Buluspesantren yang berjumlah 30 siswa yang terdiri dari 27 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan. Pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi dan metode tes. Analisis data diolah dengan menghitung rerata dan menggunakan presentasi rerata. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode tutor sebaya dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa setelah siklus I dan Siklus II. Ketika siklus I yang hanya mencapai KKM sebanyak 46,66% dengan rata-rata 69,54 dan meningkat pada siklus II, KKM 76,67% dengan rata-rata 73,03.   Kata kunci: pembelajaran tutor sebaya, hasil belajar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN MACRO MEDIA FLASH 8 PADA PEMBELAJARAN TUNE UP SEPEDA MOTOR DI SMK YPE SAWUNGGALIH KUTOARJO zulmi, ari
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Auto Tech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.384 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran untuk kompetensi Tune Up Sepeda Motor dengan menggunakan media video pembelajaran dan  mengetahui kelayakan media video pembelajaran untuk kompetensi Tune Up Sepeda Motor di SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo. Desain penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research&development). Penelitian pengembangan ini adalah pengembangan dengan 3 langkah yaitu: planning : menentukan kebutuhan dan tujuan, mengumpulkan sumber, dan menghasilkan gagasan. design : membuat flowchart, membuat storyboard, dan mempersiapkan skrip. development : memproduksi video dan audio, memprogram materi, meyiapkan komponen pendukung, mengevaluasi dan revisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Dihasilkannya media video pembelajaran Tune Up Sepeda Motor dengan kelayakan berdasarkan dari ahli materi diperoleh hasil valid dan layak dengan persentase 100%, penilaian dari Guru materi pembelajaran diperoleh hasil valid dan layak dengan persentase 100% sehingga dapat digunakan dan diuji cobakan kepada peserta didik. Hasil pengujian kelayakan dari peserta didik kelas XI SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo meliputi aspek materi pada kategori sangat layak dengan frekuensi relatif sebesar 61,1% dan kategori layak sebesar 38,9%. Aspek media pembelajaran pada kategori sangat layak dengan frekuensi relatif sebesar 50% dan kategori layak sebesar 50%. Aspek luaran/output pada kategori sangat layak dengan frekuensi relatif sebesar 63,8% dan kategori layak sebesar 36,2%. Sedangkan penilaian kelayakan media secara keseluruhan pada kategori sangat layak dengan frekuensi relatif sebesar 58,3% dan kategori layak sebesar 41,7%. Hal ini menunjukkan bahwa media video pembelajaran Tune Up Sepeda Motor sangat layak dan sesuai untuk digunakan sebagai sumber belajar bagi guru dan peserta didik di SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo.   Kata kunci: Media Pembelajaran, Macromedia Flash 8, Pembelajaran Tune Up.  

Page 1 of 2 | Total Record : 16