cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Al-Ulum
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Al-Ulum (AU) adalah Jurnal Studi-Studi Islam diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo. AU terbit sejak tahun 2000 setiap Juni dan Desember, telah diakreditasi B oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 58/DIKTI/Kep/2013.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 1 (2013): Al-Ulum" : 10 Documents clear
Membentuk Karakter Melalui Pendidikan Berbasis Nilai Yusuf, Muhammad
Al-Ulum Vol 13 No 1 (2013): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.206 KB)

Abstract

Artikel ini mengungkap fakta mengenai hasil pendidikan yang mengecewakan terutama kegagalannya dalam membentuk karakter yang baik bagi masyarakat. Fakta itu menunjukkan bukti adanya kesenjangan yang â??mengangaâ? antara tujuan pendidikan Nasional dengan hasil pendidikan yang dicapai.Al-Quran memberikan perhatian terhadap pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter (character building) dan penghayatan terhadap nilai-nilai luhur. Pembentukan karakter menurut Al-Quran harus dimulai pada â??sisi dalamâ?? (anfus) manusia.Nilai-nilai tersebut diinternalisasi dan diamalkan untuk menjadi kebiasaan yang membentuk karakter yang baik.Al-Quran menampilkan contoh-contoh dengan mengajak manusia untuk mengempirisasi objek itu serta mengambil â??ibrah dari kisah-kisah teladan yang sarat dengan nilai-nilai luhur yang diharapkan membentuk manusia yang berakhlak mulia, berilmu, beriman dan bertakwa.
Pembentukan Karakter Melalui Pendidikan Agama Islam Ainiyah, Nur
Al-Ulum Vol 13 No 1 (2013): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.366 KB)

Abstract

Tulisan ini akan membahas tentang peran pedidikan agama Islam di sekolah dalam pembentukan karakter peserta didik. Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan salah satu pilar pendidikan karakter yang paling utama. Pendidikan karakter akan tumbuh dengan baik jika dimulai dari tertanamnya jiwa keberagamaan pada anak, oleh karena itu materi PAI disekolah menjadi salah satu penunjang pendidikan karakter. Melalui pembelajaaran PAI siswa diajarkan aqidah sebagai dasar keagamaannya, diajarkan al-Quran dan hadis sebagai pedoman hidupnya, diajarkan fiqih sebagai rambu-rambu hukum dalam beribadah, mengajarkan sejarah Islam sebagai sebuah keteladan hidup, dan mengajarkan akhlak sebagai pedoman prilaku manusia apakah dalam kategori baik ataupun buruk. Oleh sebab itu, tujuan utama dari Pembelajaran PAI adalah pembentukan kepribadian pada diri siswa yang tercermin dalam tingkah laku dan pola pikirnya dalam kehidupan sehari-hari.Disamping itu, keberhasilan pembelajaran PAI disekolah salah satunya juga ditentukan oleh penerapan metode pembelajaran yang tepat.
Pendidikan Karakter: Al-Qaulu Al-Qadim wa Al-Qaulu Al-Hadits Arsyad, Azhar
Al-Ulum Vol 13 No 1 (2013): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.235 KB)

Abstract

Tulisan ini membahas tentang pendidikan karakter, Al-Qaulu Al-Qadim Wa al-Qaulu Al-Hadits. Pendidikan dimaksud bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengendalikan emosi dan bersikap samahah (toleran) dan terbuka, bagaimana menanamkan nilai nilai kejujuran (honesty), loyalitas, dan integritas (integrity), dapat dipercaya (amanah.trusworthy), memperlakukkan orang lain dengan respek (respect), bertanggung jawab (responsible), adil (fair), serta peduli dan kasih (caring), memiliki ciri manusia trampil (cultivating studentsâ?? practical skills), kreatif, kerja keras, bersemangat (cultivating students innovative spirit), mandiri, percaya diri, bijak, tekun, tegar, tertib, sadar hukum dan aturan, disiplin, damai, dan hormat, santun, suka menolong, dan baik serta rendah hati. Semua unsur yang disebut di ataslah yang ingin dicapaidalam pendidikan karakter.
Pendidikan Karakter pada Psikolinguistik Bahasa Arab Rusydi, Muhammad
Al-Ulum Vol 13 No 1 (2013): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.137 KB)

Abstract

Tulisan ini akan membahas tentang dimensi psikolinguistik bahasa Arab yang berorientasi pendidikan karakter. Saat pendidikan mengalami berbagai kendala prinsip dalam memanusiakan manusia menuju perubahan yang lebih baik sebagai orientasi dasar pendidikan, pendidikan karakter bangsa muncul dengan menawarkan empat pilar pengembangan yang meliputi olah hati, olah pikir, olah rasa, dan olah raga sebagai menifestasi dari nilai luhur pancasila. Dalam dimensi psikolinguistik, pembelajaran bahasa Arab yang cenderung dianggap sebagai suatu aktivitas yang mengikis nasionalisme akan kecintaan terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan bisa menjadi proses yang semakin memperkokoh nasionalisme tersebut dengan melakukan integrasi keempat pilar pendidikan karakter bangsa tersebut dalam kegiatan pembelajaran bahasa Arab.
Peranan Orang Tua terhadap Pendidikan Karakter Remaja Putri menurut Islam Rahim, Arhjayati
Al-Ulum Vol 13 No 1 (2013): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.747 KB)

Abstract

Tulisan ini membahas tentang peranan orang tua terhadap pendidikan karakter remaja putri menurut Islam. Masa remaja dalam kehidupan manusia hanya datang sekali, masa yang indah sekaligus rentan karena masa ini merupakan masa transisi fisik,emosi dan psikologi menuju ke fase hidup selanjutnya yang mengarah pada kedewasaan, kematangan berfikir dan bertindak sebagai eksistensi sisi manusia. Masa ini juga identik dengan pergaulan dan adaptasi dengan lingkungan sekitarnya sehingga tidak mengherankan ketika pola fikir dan tingkah laku masing-masing remaja di tiap negara berbeda karena terkait masalah kultur dan dominasi sosial lingkungannya. Remaja cenderung akan mengalami kondisi yang labil sehingga di perlukan pengawasan dan bimbingan dari orang tua terutama pada remaja putri, kondisi pengetahuan dan pemahaman orang tua baik dari segi kepribadian dan pengetahuan keagamaan sangat berpengaruh terhadap pola didik terhadap karakter remaja putri sehingga mereka dapat melewati masa remaja dengan baik dan sesuai ajaran Islam sehingga menghasilkan generasi yang tangguh,berprestasi serta taat dan selalu berada dalam jalur Islam.
Pendidikan Karakter Menuju SDM Paripurna HM, Muhdar
Al-Ulum Vol 13 No 1 (2013): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.205 KB)

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah mengurai bagaimana pendidikan karakter dalam perspektif Islam menuju SDM Paripurna. Pendidikan karakter dalam perspektif Islam adalah pendidikan yang membentuk watak dan karakter manusia unggul dari sisi kecerdasan intelektual (IQ), emosional (EQ), dan spiritual (SQ). Totalitas dari tiga kecerdasan ini akan memebentuk manusia sempurna (insân kâmil) atau SDM paripurna. IQ membentuk kecerdasan pikiran yang bersifat rasional.Sedangkan cerdas secara emosional adalah pikiran emosional yang merupakan satu sistem pemahaman yang impulsif dan berpengaruh besar, terkadang tidak logis.Kedua pikiran ini bekerja dalam keselarasan, saling melengkapi. SQ adalah kecerdasan rohaniah yang membentuk pikiran manusia menjadi shiddiq, istiqamah, amanah, fathanahdan tabliq.Singkronisasi IQ, SQ dan SQ akan memebentuk relasi vertikal (Hablum minallah) dan relasi horizontal (Hablum minnannas) yang dapat dijadikan pedoman suatu perbuatan yang bertangung jawab didunia maupun diakhirat.
Kesadaran Diri Proses Pembentukan Karakter Islam Malikah, Malikah
Al-Ulum Vol 13 No 1 (2013): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.557 KB)

Abstract

Tulisan ini membahas tentang kesadaran diri, proses pembentukan karakter Islam.Dalam kesadaran diri, manusia dihadapkan pada dua sisi yang saling bertolah belakang, yakni mengenal kekuatan yang dimiliki dan pengetahuan kelemahan yang ada pada diri. Di antara keduanya terhadap suatu sinergi, yang apabila suatu pribadi dapat menggunakannya secara proporsional dan optimal, maka puncak keberhasilan pribadi akan mungkin dapat dicapai. Untuk menumbuhkan kesadaran diri diperlukan pembentukan karakter yang dimulai dari adanya nilai yang diserap dari berbagai sumber, kemudian nilai tersebut membentuk pola pikir seseorang secara keseluruhan keluar dalam bentuk rumusan visi.Visi turun ke wilayah hati dan membentuk sesuana jiwa, yang secara keseluruhan keluar dalam bentuk mentalisasi, mengalir memasuki wilayah fisik dan melahirkan tindakan yang secara keseluruhan disebut sikap.
Pendidikan Karakter dalam Perspektif Pendidikan Islam Tola, Baso
Al-Ulum Vol 13 No 1 (2013): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.142 KB)

Abstract

Tulisan ini akan mengkaji tentang pendidikan karakter dalam perspektif pendidikan Islam. Sejak manusia hadir ke dunia sudah dibekali potensi, berupa potensi akal, qalbu, nafsu, serta roh di samping potensi fisik jasmaniah. Semua potensi itu akan berkembang sesuai dengan stimulus yang diberikan lewat pendidikan. Akal manusia akan menjadi cerdas dan dapat digunakan untuk memecahkan problema kehidupan apabila akal itu dididik, diberi latihan-latihan intelektual dan diisi dengan berbagai ilmu pengetahuan, maka akan melahirkan kecerdasan intelektual. Demikian pula qalbu manusia akan mengalami kecerdasan emosional dan spiritual apabila diberi upaya-upaya pendidikan, sehingga manusia akan mencapai kecerdasan emosional dan spritualnya. Selanjutnya nafsu sebagai daya penggerak dapat dimaknai sebagai yang positif, sepanjang nafsu itu juga memperoleh pendidikan yang bernilai akhlak, sehingga nafsu itu terkendali dan dapat dikendalikan.
Pendidikan Karakter Berbasis Sunnah Nabi Hairuddin, Hairuddin
Al-Ulum Vol 13 No 1 (2013): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.024 KB)

Abstract

Tulisan ini membahas tentang pendidikan Karakter berbasisi sunnah Nabi. Munculnya berbagai persoalan yang mengepung para anak didik kita, mulai dari maraknya peredaran Narkoba, pergaulan bebas, tawuran antar pelajar, terlibat anggota geng motor, membuat kita dan praktisi pendidikan mencari solusi untuk menyelamatkan generasi ini dari persoalan tersebut. Mencari solusi terhadap persolan ini tidaklah susah jika kita ingin mengkaji dan mendalami ajaran agama Islam. Karena salah satu tujuan utama diutusnya Rasulullah adalah memperbaiki karakter manusia. Rasulullah yang semua tingkah lakunya merupakan cerminan dari Al Qurâ??an telah berhasil mencetak generasi yang dikenal dengan generasi Rabbani, yaitu generasi yang mapan dari segi Aqidah dan cakap dari etika/karakter. Teori pendidikan yang berkualitas adalah teori yang benar secara logika dan teori yang berasal dari sumber yang kokoh, dan teori itu hanya dapat dijumpai dalam Alquran dan Sunnah Rasululla Shallallhu â??alaihi wa sallam yang merupakan bahasan utama dalam Jurnal ini.
Pendidikan Karakter Perspektif Pendidikan Islam Rakhmawati, Rakhmawati
Al-Ulum Vol 13 No 1 (2013): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.878 KB)

Abstract

Tulisan ini membahas tentang pendidikan karakter perspektif pendidikan Islam. Pendidikan karakter menekankan pentingnya keutuhan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku tiap individu untuk dapat hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Terwujudnya pendidikan karakter perspektif Pendidikan Islam menghendaki keseriusan orang tua, guru, dan masyarakat dalam membentuk karakter anak sejak dini yang meliputi aspek kognitif (pengetahuan) afektif (sikap) dan psikomotornya. Sebagai upaya untuk melahirkan generasi muda Islam yang bertakwa kepada Allah dan berakhlakul karimah maka pendidikan Islam harus direkonstruksi termasuk kurikulumnya. Kurikulum pendidikan Islam seyogyanya mengutamakan nilai-nilai luhur dari agama dan budaya dalam impelementasinya demi terwujudnya pendidikan karakter di Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 10