cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Al-Ulum
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Al-Ulum (AU) adalah Jurnal Studi-Studi Islam diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo. AU terbit sejak tahun 2000 setiap Juni dan Desember, telah diakreditasi B oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 58/DIKTI/Kep/2013.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 15 No 1 (2015): Al-Ulum" : 12 Documents clear
The Effect of Spin-Off Policy on Financing Growth in Indonesian Islamic Banking Industry Arif, Mohammad Al
Al-Ulum Vol 15 No 1 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.374 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i1.170

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini ialah untuk menganalisis keterkaitan antara kebijakan pemisahan terhadap pertumbuhan pembiayaan pada industri perbankan syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan teknik regresi panel dengan model efek tetap. Variabel yang dipergunakan dalam artikel ini ialah variabel dummy pemisahan, serta memasukkan pula faktor internal seperti dana pihak ketiga dan rasio efisiensi yang diukur dari BOPO. Selain itu dimasukkan pula faktor eksternal seperti tingkat inflasi, tingkat pertumbuhan ekonomi, dan tingkat suku bunga dari bank konvensional. Hasil yang ada menunjukkan bahwa hanya dana pihak ketiga dan tingkat bunga yang memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan pembiayaan di bank syariah yang pisah. Kebijakan pemisahan tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan pembiayaan di bank syariah yang pisah.
Zakat and Tax; From the Synergy to Optimization Mustofa, Mustofa; Fata, Khoirul
Al-Ulum Vol 15 No 1 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.486 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i1.171

Abstract

Dilema dualisme zakat dan pajak di Indonesia relatif bisa diredakan melalui pengesahan Undang-undang No No 38/1999 tentang Pengelolaan Zakat. Dalam  peraturan itu zakat telah disinergikan dengan pajak dengan menempatkan zakat sebagai unsur pengurang Penghasilan Kena Pajak (PKP). Namun sejauh ini ketentuan itu belum memberi pengaruh yang signifikan bagi penerimaan zakat maupun kesadaran umat Islam untuk membayar zakat. Selain itu juga terdapat problem di tingkat praktis yang turut berperan bagi kenyataan itu. Tulisan ini mencoba membahas sinergi yang telah tercapai melalui UU No 38 tahun 1999, problem-problem yang ditemukan dalam pelaksanaannya, dan tentu saja tawaran bagi solusi optimalisasi peran zakat dan pajak bagi kesejahteraan rakyat.  Dengan mengkaji praktik di beberapa negara, tulisan ini merekomendasikan zakat sebagai pengurang pajak secara langsung (tax credit)  sebagai langkah strategis dalam upaya optimalisasi peran zakat.
Optimizing The Competitiveness of Return on Mudhârabah Time Deposit in Improving Public Interest to Invest in Islamic Bank Razak, Syaparuddin
Al-Ulum Vol 15 No 1 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.809 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i1.214

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan perhitungan return deposito mudhârabah bagi deposan di bank syariah, dan pemberian return tersebut secara adil kepada deposan tanpa meninggalkan unsur kesyariahannya. Dua permasalahan ini menjadi urgen untuk dibahas dalam tulisan ini, karena jika uang mereka didepositokan di bank syariah akan meningkatkan jumlah dana yang tersedia di bank syariah tersebut, dan jumlah dana yang tersedia tersebut berpengaruh langsung terhadap besar kecilnya hasil investasi bank syariah. Jika hasil investasi tersebut besar, maka return yang akan diperoleh para deposan juga besar, demikian pula sebaliknya. Selain itu, juga akan menciptakan rasa tenang dan tentram bagi mereka sendiri, karena keberadaan uang mereka tidak saja dijamin oleh pemerintah tetapi juga sistemnya dijalankan sesuai dengan syariat Islam.
Sharia Banking Performance in Makassar Said, Salmah
Al-Ulum Vol 15 No 1 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.008 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i1.215

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja perbankan syariah di Makassar. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner yang dibagikan kepada tujuh bank syariah. Data pendukung diperoleh dari Bank Indonesia perwakilan Makassar dan website Bank Indonesia. Teknik analisis data menggunakan analisis rasio keuangan, terutama Non Performing Financing (NPF) dan Finanicng to Deposit Ratio (FDR) perbankan syariah secara agregat. Hasil penelitian menunjukkan NPFperbankan syariah di Makassar secara agregat sebesar 1,49% dan FDR sebesar 201,67%. Rasio pertama menunjukkan rendahnya pembiayaan bermasalah, sedangkan rasio kedua menunjukkan tingginya pembiayaan yang diberikan kepada masyarakat. Lebih jauh, penerapan prinsip syariah dalam sistem, mekanisme, dan produk perbankan syariah menjadi nilai tambah bagi masyarakat. Hal ini tidak ditemukan dalam perbankan konvensional. Dengan kinerja keuangan yang kompetitif, maka perbankan syariah memiliki potensi untuk berkembang pesat di masa yang akan datang.
Syariah Obligation: Prospects and its Challenges in Indonesia Sudirman, Sudirman; Bakri, Bakri
Al-Ulum Vol 15 No 1 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.719 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i1.217

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji prospek dan tantangan obligasi syariah (sukuk) di Indonesia. Pada penelitian ini, ditemukan bahwa prospek pengembangan obligasi syariah (sukuk) di Indonesia cukup baik. Terdapat beberapa faktor yang mendukung keberadaan obligasi syariah (sukuk) di Indonesia, antara lain: jumlah penduduk yang banyak, dukungan dari pemerintah, Stabilitas perekonomian dalam negeri, di atas persen pertahun, mengalirnya dana segar dari timur tengah, dan regulatory farmework yang cukup memadai, serta bangkitnya pasar global syariah. Meskipun potensi sukuk cukup baik, tetapi tetap saja memiliki sejumlah tantangan, antara lain: adanya kelemahan dari aspek regulasi, ketidakpastian dari segi perpajakan, kebanyakan produk keuangan syariah bersifatâ? debt-basedâ?atau â??debt-likely, kurangnya pemahaman oleh investor terhadap instrumen obligasi syariah, dan iklim investasi yang kurang kodusif serta birokrasi yang berbeli-belit.
Economics Ethics in the Fatwa of Islamic Economics Maksum, Muhammad
Al-Ulum Vol 15 No 1 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.595 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i1.218

Abstract

Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Majelis Penasihat Syariah (MPS) Bank Negara Malaysia (BNM) tentang ekonomi syariah didominasi aspek etika Syariah. Larangan riba merupakan etika syariah yang paling banyak ditetapkan dalam dua fatwa tersebut. Bagian konsideran hukum lebih banyak memuat etika ketimbang bagian putusan fatwa. Etika dalam konsideran hukum umumnya menyangkut prinsip-prinsip dasar etika yang bersumber dari Alquran, hadis, dan kaidah fikih. Etika untuk objek akad dalam fatwa DSN lebih banyak disebutkan pada putusan fatwa dari pada konsideran hukumnya. Etika untuk pelaku akad dalam fatwa MPS ditemukan hampir seimbang dalam konsideran dan putusannya. Tesis tersebut ditemukan melalui pembacaan terhadap fatwa DSN tahun 2000-2010 dan fatwa MPS tahun 1997-2010. Setelah diidentifikasi, etika-etika yang terdapat dalam fatwa DSN dan MPS dikelompokkan dalam kategori tertentu. Penelitian ini berimplikasi pada kuatnya aspek etika syariah yang dominan pada sisi legal formalnya.
The Influence of Spiritual Intelligence,Leadership, and Organizational Culture on Organizational Citizenship Behavior: A Study To Islamic Bank in Makassar City HM, Muhdar; Rahma, St.
Al-Ulum Vol 15 No 1 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.12 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i1.219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) pengaruhkecerdasan spiritual terhadap organizational citizenship behavior, (2) pengaruh kepemimpinan terhadap organizational  citizenship  behavior, (3) pengaruh budaya organisasi terhadap organizational  citizenship  behavior. Penelitianini bersifat deskriptif.   Populasi penelitian adalah seluruh karyawan Bank Umum Syariah di Kota Makassar. Sampel yang  diambil sebanyak 178 orang  dengan menggunakan rumus Slovin.Pengambilan sampel dilakukan melalui dua tahap yaitu sampel  proportional  dan sampel purposif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Data dianalisis dengan teknik analisis jalur melalui program AMOS 2 .Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual berpengaruh positif dan signifikan terhadap  organizational  citizenship  behavior,  kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap organizational  citizenship  behavior, budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap organizational  citizenship  behavior
Political Economy of Religious and Cultural Symbols in the Soap Opera of Tukang Bubur Naik Haji At RCTI Yasir, Yasir
Al-Ulum Vol 15 No 1 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.62 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i1.220

Abstract

Televisi adalah media yang sangat berpengaruh dan juga alat yang penting dalam mengakumulasi modal. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap pemanfaatan simbol agama Islam dan budaya Betawi, pekerja sinetron dan khalayak sinetron Tukang Bubur Naik Haji (TBNH) di RCTI. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekonomi politik komunikasi. Untuk mengumpulkan data peneliti melakukan wawancara mendalam, observasi, dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol agama dan budaya Betawi dieksploitasi sebagai komoditas untuk diperjualbelikan. Simbol tersebut dikomersialisasi dan diselewengkan melalui penggunaan kata-kata dan kalimat serta tayangan yang sensasional, provokatif dan hiperbola untuk menghibur dan menarik khalayak. Hiper-komersialisasi dan politisasi simbol ini menyebabkan pekerja sinetron dan khalayak muslim ikut dikomodifikasi dan dieksploitasi.
Principles of Economic Ibn Taymiyyah (Moral Analysis) Duriana, Duriana
Al-Ulum Vol 15 No 1 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.375 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i1.221

Abstract

Tulisan ini membahas tentang prinsip-prinsip ekonomi Ibnu Taimiyah dengan analisis moral. Tujuannya adalah untuk mengungkap posisi moralitas dalam prinsip-prinsip ekonomi Ibnu Taimiyah. Terdapat dua masalah yang ingin dijawab dalam tulisan ini yaitu: 1. Bagaimana prinsip-prinsip ekonomi Ibnu Taimiyah? 2. Bagaimana posisi moral dalam prinsip-prinsip ekonomi Ibnu Taimiyah? Berdasarkan penelusuran yang dilakukan ditemukan bahwa: Prinsip-prinsip ekonomi Ibnu Taimiyah meliputi: Prinsip keseimbangan, keadilan, syariah, kerja sama, musyawarah dan larangan riba. Posisi moral dalam prinsip ekonomi Ibnu Taimiyah menjadi dasar dan pondasi ekonomi yang pada hakekatnya bertumpu pada penegakan keadilan sebagai induk moral yang bertujuan melindungi masyarakat dari berbagai tindakan eksploitatif.
Framing the Risk of Islamic Based Equity Financing: an Inside Look Adawiyah, Wiwiek Rabiatul
Al-Ulum Vol 15 No 1 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.217 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i1.222

Abstract

Artikel ini merupakan kajian literatur yang bertujuan untuk membahas manajemen resiko bagi pembiayaan syariah berbasis ekuitas yang saat ini kurang diminati oleh bank syariah.  Bank syariah menawarkan beberapa bentuk pembiayaan kepada calon nasabah. Pembiayaan berbasis bagi hasil dianggap kurang menguntungkan dibandingkan dengan pembiayaan berbasis hutang karena adanya risiko tinggi terkait pembiayaan bagi hasil. Sejumlah strategi telah dikembangkan oleh peneliti untuk meminimalisir resiko pembiayaan namun strategi tersebut masih jauh dari sukses karena belum mampu meningkatkan jumlah pembiayaan berbasis bagi hasil yang disalurkan oleh bank syariah. Meskipun demikian pembiayaan syariah berbasis ekuitas dianggap sebagai bentuk terbaik dari pembiayaan yang akan ditawarkan kepada usaha kecil karena beroperasi atas prinsip keadilan. Mekanisme pembiayaan berbasis laba rugi meringankan pihak yang bermitra, dalam hal ini bank Islam dan usaha kecil, dari beban keuangan. Artikel ini akan meninjau potensi risiko yang melekat pada pembiayaan ekuitas dan strategi untuk mengatasinya

Page 1 of 2 | Total Record : 12