cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Al-Ulum
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Al-Ulum (AU) adalah Jurnal Studi-Studi Islam diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo. AU terbit sejak tahun 2000 setiap Juni dan Desember, telah diakreditasi B oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 58/DIKTI/Kep/2013.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 15 No 2 (2015): Al-Ulum" : 12 Documents clear
Improving Discipline and Responsibility of Student Learning Through Project Assessment Mania, Sitti
Al-Ulum Vol 15 No 2 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.477 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i2.176

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penilaian proyek dalam meningkatkan disiplin dan tanggung jawab belajar siswa. Penelitian dilakukan pada Madrasah Tsanawiyah Model Makassar dengan subyek penelitian siswa kelas VIII/a. Tindakan dilakukan dalam dua siklus, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tiga cara yaitu angket, observasi dan pemberian tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik penilaian proyek mampu meningkatkan: 1) disiplin siswa, terlihat pada rata-rata siklus pertama sebesar 73,78% dan pada siklus kedua sebesar 91,72%. 2) tanggung jawab belajar siswa, terlihat pada rata-rata siklus pertama sebesar 66,37 dan pada siklus kedua sebesar 85,77. 3) hasil belajar siswa, siklus pertama terdapat 51,72% sedangkan pada siklus kedua terdapat 17,24% skor di bawah kriteria ketuntasan minimal. Pada tes individu yang dilakukan pada akhir siklus II hanya terdapat 4 siswa (13,79%) yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. 
The ‘Thaharah Bermakna’ Training Through The Logo Analysis Model to Build Students’ Positive Characters Nurjannah, Nurjannah
Al-Ulum Vol 15 No 2 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.086 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i2.177

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk melihat  pengaruh pelatihan â??thaharah bermaknaâ?? menggunakan model logoanalisis untuk membentuk karakter positif siswa. Eksperimen menggunakan desain tes awal-tes akhir satu kelompok eksperimen ini melibatkan 22 siswa SMP Diponegoro Yogyakarta. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala karakter positif (ri=0,316-0,651, α=0,929) dan lembar monitor praktek mandiri â??thaharah bermaknaâ??. Hasil uji with-in subject menunjukkan bahwa pelatihan â??thaharah bermaknaâ?? dan praktek mandiri selama satu minggu, signifikan meningkatkan karakter positif siswa dengan t=0,578 p=0,005 (p<0,010). Sebelum diberi perlakuan, skor rerata subjek sebesar 186,91 dan setelah diberi perlakuan skor rerata subjek meningkat menjadi 193,91. Dalam kajian ini disimpulkan bahwa pelatihan â??thaharah bermaknaâ?? dengan menggunakan model logoanalisis dan praktek mandiri selama satu minggu signifikan meningkatkan karakter positif siswa. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa â??thaharah bermaknaâ?? efektif digunakan untuk membentuk karakter positif siswa.  
Nationalism Among Students: A Comparison Between Students of Islamic Junior High School and Students Of Junior High School in Serang Municipality and Serang Regency Fauzi, Anis
Al-Ulum Vol 15 No 2 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.403 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i2.203

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi wawasan kebangsaan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kabupaten Serang dan Kota Serang. Kemudian melakukan analisis statistik dalam rangka mencari perbandingan wawasan kebangsaan antara siswa MTs dan SMP di lokasi penelitian dengan menggunakan Tes â??tâ?? untuk sampel kelompok besar. Dalam studi ini disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara wawasan kebangsaan siswa MTs dan SMP di Kota Serang dengan Siswa MTs dan SMP Kabupaten Serang. Namun demikian, berdasarkan selisih nilai rata-rata (mean) antar kedua kelompok responden ternyata harga mean kelompok siswa MTs dan SMP di Kota Serang (204,235) sedikit lebih besar dibandingkan dengan mean kelompok siswa MTs dan SMP di Kabupaten Serang (203,765). 
Character Education Values That Work in Islamic Senior High School Setting Yaumi, Muhammad; Husain, Rustam
Al-Ulum Vol 15 No 2 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.246 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i2.204

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menemukan nilai-nilai pendidikan karakter yang diintegrasikan melalui Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, diimplementasikan dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas dan aturan akademik sekolah. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang diarahkan pada pendeskripsian integrasi program pendidikan karakter pada Madasah Aliyah Negeri Model Makassar, Indonesia. Sebanyak 50 RPP dikumpulkan, duapuluh enam informan diamati, dan lima informan diwawancarai untuk memperoleh data tentang nilai-nilai karakter yang dijalankan. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitiatif; reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat delapan belas karakter yang tertulis pada RPP mencakup religius, jujur, toleran, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, keingintahuan, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan bertanggungjawab, (2) nilai-nilai karakter yang diintegrasikan dalam ruang kelas adalah religius,amanah, hormat, rajin, adil, peduli, integritas, bertanggungjawab, jujur, cinta tanah air, keberanian, dan (3) nilai-nilai karakter dalam penegakkan aturan sekolah adalah disiplin, peduli, toleran, bersahabat, dan bertanggungjawab. 
‘Maqashid Al-Sharia’ Perspective for Character Building among Street Children in Makassar, South Sulawesi. Ipandang, Ipandang
Al-Ulum Vol 15 No 2 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.572 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i2.205

Abstract

Anak jalanan sering mendapat citra negatif, sehingga menjadi fokus perhatian dari semua pihak dalam upaya pembinaan karakter mereka. Artikel ini secara fokus membahas tiga pokok masalah antara lain; realitas anak jalanan Kota Makassar, faktor munculnya dan pembinaannya serta prinsip â??maqashid al-syariahâ?? dalam pembinaan karakter anak jalanan di Kota Makassar. Dalam perspektif â??maqashid al-syariahâ??, kedudukan anak jalanan di Kota Makassar secara jelas memiliki aturan dan landasan hukum normatif.Pembinaan karakter anak memiliki makna yang fundamental yaitu sebagai nilai dasar untuk melakukan perubahan nasib anak, serta sebagai pendekatan komprehensif bagi manusia dalam pendidikan rohani dan kemuliaan karakter. Artikel ini menganalisis perspektif â??maqashid al-syariahâ?? dalam pembinaan karakter, sehingga anak jalanan di kota Makassar dapat berubah menuju masa depan yang cerah.
Character Education Base on Local Wisdom in Aceh (Study on Tradition of Children Education in Aceh Community) Samad, Sri Astuti A.
Al-Ulum Vol 15 No 2 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.673 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i2.206

Abstract

Kajian ini menjelaskan tentang pendidikan karakter anak yang berbasis kearifan lokal dalam Masyarakat Aceh. Studi ini menggunakan pendekatan historis, sosiologis dan antropologis. Kearifan lokal tersebut memiliki kaitan yang erat dengan agama Islam yang dianut secara kuat oleh masyarakat Aceh. Hal ini terlihat dalam hadih majah (pepatah): â??hukom ngon adat lagee zat ngon sifeutâ?, artinya hukum [agama] dan adat, seperti zat dengan sifatnya, tidak dapat dipisahkan. Tradisi mendidik anak dalam masyarakat Aceh dapat disebutkan fase-fasenya yaitu; azan dan iqamah, boh nan (memberi nama), peutron aneuk (bayi diturunkan ke tanah), aqÄ«qah, doda idi (bernyanyi atau bercerita), euntat beut (mengantar mengaji), peutamat beut (tamat mengaji). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi tersebut merupakan entitas yang cukup penting bagi anak dalam memperoleh pendidikan karakter sehingga tertanam nilai-nilai; ketauhidan, kebaikan, kebersamaan, kepahlawanan dan kecerdasan.
Managing Islamic Education to Overcome Juvenile Delinquency Rapi, M.
Al-Ulum Vol 15 No 2 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.067 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i2.208

Abstract

Rekonstruksi pola pendidikan Islam merupakan suatu keharusan dalam  menempatkan nilai-nilai dasar agama yang menyediakan lingkup pengembangan pendidikan Islam. Pendidikan adalah upaya untuk melestarikan, mentransfer dan mengubah nilai-nilai budaya dalam segala aspeknya yang baik untuk generasi muda. Pola pendidikan Islam dalam menanggulangi kenakalan remaja termasuk upaya untuk meningkatkan strategi pendidikan Islam mengenai masalah bagaimana pelaksanaan tujuan pendidikan dari proses pendidikan dengan melihat situasi dan kondisi, serta bagaimana untuk menjaga proses tersebut supaya berjalan tanpa hambatan, internal dan eksternal, dalam lingkungan kelembagaan atau sosial. Penerapan metode preventif (pencegahan), kuratif (pengobatan) dan rehabilitatif (karantina) sangat diperlukan untuk seorang pendidik atau sekolah penyelenggara untuk pembinaan generasi muda di sekolah-sekolah dapat difokuskan baik sehingga setidaknya mengurangi frekuensi perilaku negatif yang terjadi pada remaja.
Re-Inventing Teachers’ Competences at Early Childhood Education in Building Characters Needed for Global Competition Machmud, Karmila
Al-Ulum Vol 15 No 2 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.569 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i2.209

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan dan menemukan kembali kompetensi yang harus dimiliki oleh guru PAUD. Pembentukan karakter anak usia dini sangat ditentukan dengan kualitas guru PAUD. Sehingga jika kita ingin menanamkan nilai-nilaikarakter yang dibutuhkan oleh anak bangsa kita, maka peningkatan kualitas guru PAUD sangatlah signifikan. Dalam hal pembentukan karakteranak, seorang guru PAUD harus dibekali dengan beberapa keahlian dan kompetensi, karena mereka bertanggung jawab untuk membentuk generasi Indonesia yang mampu berkarya di tingkat Internasional, tanpa meninggalkan identitasnya sebagai bangsa Indonesia yang bermartabat.
The Implementation of Character Education at Ar-Rahmah Integrated Islamic Elementary School of Makassar Syahruddin, Syahruddin
Al-Ulum Vol 15 No 2 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.843 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i2.210

Abstract

Implementasi pendidikan karakter yang tercermin dalam QS Luqman ayat: 12 â?? 19  pada peserta didik di Sekolah Dasar Islam Terpadu Ar Rahma Makassar di integrasikan ke dalam seluruh program sekolah. Program tersebut, antara lain: terintegrasi dalam setiap mata pelajaran, melalui pengembangan budaya sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, kerjasama antara orang tua peserta didik, menggunakan kartu kontrol (kartu yaumian) dan sarana komunikasi lewat group in website. Dampak pendidikan karakter pada peserta didik terlihat dari perilaku setiap hari: disiplin, melaksanakan shalat duha,  shalat duhur berjamaah, menjaga kebersihan lingkungan sekolah saling menghargai temannya, tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan oleh guru, menjaga ketertiban dalam belajar, dan minta izin jika ingin keluar.
Al-Tarbiyah Al-Syahshiyah fi Indonesia (Diraasah min Al-Ithaar Al-Falsafi, wa Al-Qaanuun, wa Al-Tanfiidz, wa Al-Isykaaliyaat) Widodo, Sembodo Ardi
Al-Ulum Vol 15 No 2 (2015): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.861 KB) | DOI: 10.30603/au.v15i2.211

Abstract

Artikel ini dimaksudkan untuk menggambarkan fenomena pendidikan karakter di Indonesia. Kajian mencakup aspek kerangka filosofis tentang pentingnya pendidikan karakter, dasar-dasar hukum yang dijadikan landansan, implementasi pendidikan karakter di sekolah, dan problem-problem yang muncul di lapangan. Banyaknya kasus korupsi, kenakalan remaja, narkoba, konflik sosial, dan kerusakan lingkungan yang terjadi di Indonesia menjadi faktor yang penting diterapkannya pendidikan karakter. Dalam hal ini, pemerintah sudah menetapkan 18 nilai-nilai karakter yang ditanamkan melalui pendidikan, yaitureligius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Namun demikian dalam realitasnya masih banyak dijumpai kendala dalam implementasinya di lapangan. Permasalahan-permasalahan inilah yang perlu dianalisis secara lebih mendalam dalam tulisan ini.

Page 1 of 2 | Total Record : 12