cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Al-Ulum
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Al-Ulum (AU) adalah Jurnal Studi-Studi Islam diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo. AU terbit sejak tahun 2000 setiap Juni dan Desember, telah diakreditasi B oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 58/DIKTI/Kep/2013.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 17 No 2 (2017): Al-Ulum" : 12 Documents clear
Pengelolaan Endowment Fund di Perguruan Tinggi Malaysia: Studi Kasus di Universitas Teknologi Malaysia Munadi, Muhammad
Al-Ulum Vol 17 No 2 (2017): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1195.026 KB) | DOI: 10.30603/au.v17i2.199

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan historis, pengelolaan, mekanisme penghimpunan, dan distribusi endowment fund di UTM Malaysia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Endowment fund di UTM dilakukan dengan penggalangan dana melalui gerakan 1 RM tiap mahasiswa serta diperluas untuk dosen dan staf dan penggalangan dana dari perusahaan. Endowments fund memiliki program fundraising melalui every student to contribute RM 1.00,buku sponsor oleh penerbit UTM, Eternal Endowment Tower, turnamen golf, perekrutan sedekah saat Ramadlan dan Idulfithri serta investasi di bidang keuangan dan satuan dana perwalian. Mekanisme penghimpunan pemasukan dari sumbangan masih lebih dominan dibandingkan bersumber dari proyek dan hasil investasi. Pemasukan berasal dari proyek lebih besar daripada pemasukan yang bersumber dari investasi. Pendistribusi dana endowment fund identik dengan distribusi beasiswa.
Konsep Pendidikan Karakter Berbasis Ilmu Hikmah Pada Institut Parahikma Indonesia (IPI) Gowa Abu Bakar, Abd. Syukur
Al-Ulum Vol 17 No 2 (2017): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.803 KB) | DOI: 10.30603/au.v17i2.201

Abstract

Artikel ini mengelaborasi implementasi pendidikan karakter berbasis ilmu hikmah pada Institut Parahikma Indonesia (IPI) Gowa. Hasil penelitian kualitatif ini menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter berbasis ilmu hikmah pada Institut Parahikma Indonesia (IPI) Gowa selalu dikaitkan dengan lima pilar pengembangan yang pada awalnya telah didahului dengan penguatan pemahaman mahasiswa tentang hakikat penciptaan dirinya di muka bumi.Kendala yang dihadapi mencakup tiga aspek yang dalam hal ini ilmu hikmah yang belum memasyarakat, pemahaman dosen yang belum maksimal, serta keterbatasan mahasiswa dalam memahami akibat beberapa faktor. Solusinya kemudian adalah mengintensifkan integrasi ilmu hikmah pada lima pilar pengembangan dalam semboyang berperadaban, cerdas, dan termpil.
The Reconstruction of Islamic Education in Indonesia Through Maqāṣid Sharī‘ah of Jaseer Auda Naupal, Naupal
Al-Ulum Vol 17 No 2 (2017): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1279.986 KB) | DOI: 10.30603/au.v17i2.202

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia memiliki sejarah panjang dan dimulai sekitar abad ke-13, namun menghadapi banyak tantangan. Tantangan pertama adalah adanya logosentrisme dan tantangan kedua adalah aliran sentris (mazdhab-centrisme). Logosentrisme dan sekolah sentimentalisme (mazdhab-centrisme) dalam pendidikan Islam telah menyebabkan bangkitnya komunitas ghulat dan radikalisme di Indonesia. Untuk alasan ini, pendidikan Islam sebagai implementasi shar'ah maqasyid harus direkonstruksi. Sistem pendidikan Islam harus mengubah strategi dan metode operasinya. Ini harus terbuka dan inklusif terhadap sumber daya lingkungan sekolah asing seperti yang dinyatakan oleh Auda di maqâṣid sharī'ah. Dengan menerapkan pemikiran sholat mazhab Auda dalam pendidikan Islam di Indonesia, diharapkan masyarakat Muslim yang kompeten, cakap, humanis, toleran, dan demokratis dapat terwujud. Selain itu, rekonstruksi pendidikan Islam dapat memberi informasi kepada masyarakat bahwa Islam tidak sekuat klaim radikalisme, namun Islam menyediakan banyak alternatif untuk menyelesaikan masalah sekarang.
Communication Strategies to Prevent Terrorist Group’s Radical Ideology and Doctrine within Islamic Universities at Central Sulawesi Khairil, Muhammad
Al-Ulum Vol 17 No 2 (2017): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1139.517 KB) | DOI: 10.30603/au.v17i2.237

Abstract

Perkembangan kelompok teroris terus mengalami metamorfosis melalui transformasi jaringan komunikasi dan doktrin radikalisme. Penomena yang membuat upaya afiliasi dengan kelompok radikal, termasuk membangun jaringan di perguruan tinggi. Ide radikal mudah menembus kampus dan universitas. Kerentanan ini tidak hanya dilihat dari pendekatan psiko-sosial saja, tapi juga seperti pada instrumen atau media yang mengungguli kebencian dan kekerasan yang dirancang agar sesuai dengan gaya hidup kampus. Beberapa cara seperti buku, majalah, buletin, jaringan internet dan media sosial. Universitas dapat merumuskan strategi komunikasi yang tepat dan efektif sebagai upaya de-radikalisasi, indoktrinasi, dan de-ideologisasi. Mengubah stigma Islam sebagai agama teroris dan menghilangkan citra Indonesia karena menerapkan ajaran Islam secara substantif sesuai dengan lokasi Islam Indonesia dapat melakukan negara teroris. Islam ditembus dan dikembangkan di Indonesia tidak berdasarkan kekerasan atau radikalisme agama, namun dengan merefleksikan semangat Islam sebagai agama rahmatan li_al-alamin.
Aktualisasi Peran dan Tantangan Perguruan Tinggi Islam dalam Pencerahan dan Pencerdasan Marjuni, Marjuni
Al-Ulum Vol 17 No 2 (2017): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (969.067 KB) | DOI: 10.30603/au.v17i2.238

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi aktualisasi dan tantangan Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI). Studi ini menunjukkan bahwa PTAI bukanlah merupakan pengalihan atau transfer of knowledge belaka melainkan manpu membantu para mahasiswa dan masyarakat  dalam mengembangkan potensinya. Dalam kasus FKTK UIN Alauddin, studi ini menunjukkan bahwa respon fakultas ini terhadap perubahan sosial dengan usaha membangun kecerdasan dan memperluas wawasan, membangun etos kerja dan menerapkan kurikulum aktif-positif, serta melakukan integarasi keilmuan. Hal demikian menjadi penting dalam rangka menyiapkan peserta didik utnuk mejadi sumber daya manusia yang memiliki kemampuan akademik dan kepekaan social yang tinggi. Studi merekomendasikan bahwa PTAI harus berorientasi kedepan  dengan menerapkan pilar pendidikan sejati yakni: learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to live together.
Pola Pengkaderan Ulama di Sulawesi Selatan (Studi pada Program Ma’had Aly Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang Kabupaten Wajo) Idham, Idham
Al-Ulum Vol 17 No 2 (2017): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1128.861 KB) | DOI: 10.30603/au.v17i2.239

Abstract

Artikel bertujuan untuk mengelaborasi pola regenerasi ulama di Sulawesi Selatan dengan memusatkan perhatian pada studi Ma'had Aly As'adiyah Sengkang Wajo. Dalam pencarian, digunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regenerasi ulama Islam di Sulawesi Selatan telah lama dilakukan di beberapa Pondok Pesantren. Studi ini menemukan bahwa regenerasi ulama Islam diberikan dengan media tertentu dalam program khusus. Keberadaan Pondok Pesantren As'adiyah Sengkang dengan menerapkan regenerasi ulama Islam melalui Ma'had Aly menyebabkan Pondok Pesantren As'adiyah Sengkang menjadi salah satu dari 13 penyelenggara program Ma'had Aly yang diberi izin operasional oleh Menteri Agama Republik Indonesia.
Pemanfaatan Teknologi Mobile Learning dalam Pengembangan Profesionalisme Dosen Setyawan, Wawan Herry
Al-Ulum Vol 17 No 2 (2017): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1028.838 KB) | DOI: 10.30603/au.v17i2.240

Abstract

Dosen Profesional adalah profesionalisme dosen yang meliputi profesionalisme pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Lembaga memiliki tanggung jawab untuk melakukan pengembangan terhadap profesi dosen. Langkah penting yang dapat dilakukan lembaga pendidikan tinggi adalah dengan mengembangkan program pembinaan profesi dosen yang meliputi bidang pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Program pengembangan dan pembinaan terhadap profesionalisme para dosen harus dipadukan dengan tuntutan ilmu, teknologi, seni yang berkembang secara ekpansif dan kualitatif. Pengembangan dan pembinaan profesi dosen ini dapat dilakukan melalui program-program pembinaan yang didasarkan pada analisa kebutuhan lembaga. Program-program dapat dikatakan berhasil apabila dalam diri dosen telah terjadi suatu proses transformasi dari program tersebut. Proses transformasi in dapat dilihat dari dua hal yaitu: (1) peningkatan kemampuan dalam melaksanakan tugas dan (2) perubahan prilaku yang tercermin pada sikap, disiplin dan etos kerja.
Kompetensi lulusan LPTK Islam dan LPTK Umum menurut Stakeholder Diniaty, Amirah; Risnawati, Risnawati; Hartanto, Dicki
Al-Ulum Vol 17 No 2 (2017): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1144.29 KB) | DOI: 10.30603/au.v17i2.251

Abstract

Penelitian ini mengungkap perbedaan penilaian customer terhadap kompetensi lulusan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan yang disingkat LPTK Islam (Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau) dan LPTK Umum (FKIP Universitas Riau), jurusan Bahasa Inggris, Kimia, Matematika, Pendidikan Ekonomi, dan Bimbingan Konseling. Objek penelitian 92 orang alumni yang bekerja sebagai pendidik/guru. Responden penelitian adalah 24 orang Kepala dan Wakil Kepala Sekolah, SMA/Madrasah Aliyah dan SMP/MTs Negeri Unggulan di Propinsi Riau. Data dikumpulkan menggunakan angket. Pengolahan data dengan uji-t mendapatkan hasil 0.006  yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kompetensi alumni LPTK Umum dengan LPTK Islam. Perhitungan eta squared diperoleh nilai sebesar 0,086 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara Kompetensi Alumni LPTK Umum dengan Kompetensi LPTK Islam, termasuk dalam kategori sedang.
Multi-Disciplinary Approach in Indonesian Islamic Higher Education: A Western Perspective upon Epistemological Problem, Challenge, and Critique Ridwan, Auliya
Al-Ulum Vol 17 No 2 (2017): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.948 KB) | DOI: 10.30603/au.v17i2.252

Abstract

Perkembangan beberapa Institut Agama Islam menjadi Universitas Islam membawa konsekuensi untuk menghidupkan disiplin keagamaan secara beriringan dengan disiplin ilmu sekuler. Pendekatan multi-disipliner diadopsi dengan menempatkan al-Quran dan Hadits sebagai fondasi pengembangan keilmuan. Tulisan ini mencoba membawa perspektif barat dalam menelaah masalah epistemologi pendekatan multidisipliner di lembaga PT Islam di Indonesia, tantangan-tantangannya, dan kritiknya. Disiplin keagamaan tidak dapat sepenuhnya ditelaah dari disiplin sekuler karena akan menimbulkan konfrontasi kontra-produktif dari kedua otoritas. Dengan demikian, tantangan pendekatan ini adalah mendefinisikan mana wilayah otonom di kedua domain dan mana wilayah irisannya. Secara pragmatis, pendekatan ini harus menghasilkan genre-genre keilmuan baru yang lebih produktif dalam kontribusinya bagi perkembangan peradaban manusia.
Reorientation Of Islamic Higher Education Leaders in Dealing With The Global World Ninsiana, Widhiya; Dacholfany, M. Ihsan
Al-Ulum Vol 17 No 2 (2017): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (992.89 KB) | DOI: 10.30603/au.v17i2.254

Abstract

Artikel ini difokuskan pada peran Pendidikan Tinggi Islam dalam menghadapi globalisasi. Dalam penelitian ini, penulis menyarankan bahwa dalam rangka mendukung upaya pengembangan dan kemajuan suatu bangsa, Pendidikan Tinggi Islam harus memiliki kaitan antara dunia sains, teknologi, dan kebutuhan masyarakat. Upaya ini terlihat dengan membina dan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki pengetahuan dan wawasan teknologi dengan ketentuan kesalehan iman yang tetap berdasarkan nilai agama, moral, dan moral mulia sesuai dengan norma peraturan agama dan pemerintahan sehingga bisa menguasai, mengembangkan dan menerapkan apa yang diperoleh dari pendidikan tinggi Islam. Visi dan misi Pendidikan Tinggi Islam dapat dicapai dengan hubungan yang kuat antara dosen dan mahasiswa, karyawan dan lulusan yang diimplementasikan sesuai dengan tujuan serta tuntutan pemangku kepentingan atau pasar.

Page 1 of 2 | Total Record : 12