cover
Contact Name
Hakim
Contact Email
luqmanhyacob@gmail.com
Phone
+6281288884883
Journal Mail Official
widyagogik@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
ISSN : 2303307X     EISSN : 25415468     DOI : https://doi.org/10.21107/Widyagogik
Core Subject : Education,
Widyagogik, terbit dua kali setahun berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian di bidang pendidikan dan pembelajaran sekolah dasar.
Arjuna Subject : -
Articles 80 Documents
Frankenstein Dan Kereta Hantu Jabodetabek (Suatu Kajian Intertekstual Pada Sastra Bandingan) Fatmawati, Ira
Widyagogik Vol 1, No 1: Januari 2013
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.64 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v1i1.4

Abstract

Novel Frankenstein karya Marry Shelley ini menceritakan tentang adanya monster mengerikan yang diciptakan oleh seorang ilmuan yang bernama Victor Frankenstein. Cerita tentang Frankenstein telah banyak mengilhami para penulis novel dan para sutradara yang tema ceritanya tentang horor. Salah satunya adalah pengarang  Meliana Vendder yang menulis novel  Kereta Hantu Jabodetabek. Kedua novel tersebut banyak memiliki persamaan, terutama tentang tema, alur, penokohan dan setting. Karena itulah kedua novel ini patut untuk dikaji dengan teori perbandingan intertekstual. Dasar intertekstualitas adalah prinsip persamaan (vraisdmhahle ) teks yang satu dengan teks yang lain. Seperti yang dikemukakan oleh Julia Kristeva bahwa setiap teks itu merupakan penyerapan dan transformasi teks-teks lain, setiap teks itu merupakan mosaik kutipan-kutipan dari teks lain. Seperti yang terdapat dalam cerita Frankenstein karya Marry shelly dan Kereta Hantu Jabodetabek karya Meliana Vendder. Novel Frankenstein merupakan novel klasik yang telah banyak mengilhami cerita horor lainnya. Kadang-kadang penulis telah mengubah ceritanya, membuatnya bahkan menjadi lebih mengerikan lagi.
PENINGKATAN KOMPETENSI KETERAMPILAN MENULIS SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI MODEL EXAMPLES NON EXAMPLES Hotib, Hotib
Widyagogik Vol 4, No 2 (2017): Widyagogik
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.686 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v4i2.2887

Abstract

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di SDN Jukong 2 pada mata pelajaran bahasa Indonesia Tahun Pelajaran 2015/2016 diketahui penguasaan keterampilan menulis siswa masih rendah. Untuk menyikapi hal tersebut, perlu kiranya ditemukan solusi pemecahan dalam rangka perbaikan pembelajaran yang inovatif dan kreatif. Model Pembelajaran Examples non Examples dipandang sebagai bentuk tindakan yang relevan untuk dapat mengatasi masalah pembelajaran di atas. Hal ini guru semata-mata tidak hanya memberikan pengetahuan kepada siswa, melainkan siswalah yang harus membangun pengetahuannya serta mencari ide-idenya sendiri pada saat menulis. Penerapan model pembelajaran Examples non Examples pada proses pembelajaran Bahasa Indonesia terdapat peningkatan keterampilan menulis dan aktivitas siswa. Berdasarkan data hasil observasi, terbukti pada siklus I masih terdapat 21% dengan klasifikasi nilai C (cukup), sementara pada siklus II yang termasuk klasifikasi C (cukup)  0%. Bahkan klasifikasi A (sangat baik) pada siklus I terdapat 42,11% dan meningkat menjadi 84,21% pada siklus II. Penerapan model pembelajaran Examples non Examples ini, mengalami peningkatan kompetensi keterampilan menulis yang signifikan dari hanya 20 siswa (71,43%) yang tuntas pada siklus I, menjadi 25 siswa (100%) pada siklus II. Peningkatan kompetensi menulis teks berita yang terjadi dari siklus I ke siklus II adalah 28,57% (10 siswa), sehingga pada siklus II target ketuntasan belajar 85% dari jumlah siswa secara keseluruhan sudah tercapai. Hal ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Examples non Examples mampu meningkatkan keterampilan menulis siswa.
ANALISIS PERENCANAAN BAHAN AJAR TEMATIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA MAHASISWA PGSD Utami, Ima Wahyu Putri; Suwandayani, Beti Istanti
Widyagogik Vol 7, No 1 (2019): WIDYAGOGIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.983 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v7i1.5958

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penyusunan perencanaan pembelajaran tematik berbasis kearifan lokal mahasiswa PGSD dan juga mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat serta menganalisis upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan dalam penyusunan perencanaan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa menyusun rancangan pembelajaran menyesuaikan dengan kearifan lokal daerah masing-masing. Faktor penghambatnya adalah mahasiswa masih kurang mendalam dalam pengembangan indikator dan memilih model pembelajaran yang sesuai dengan materi kearifan lokal. Faktor pendukungnya adalah pengetahuan mahasiswa tentang kearifan lokal yang ada di daerah masing-masing memperkaya materi bahan ajar.
PERBAIKAN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS KECERDASAN MAJEMUK TIPE MATEMATIKLOGIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 (STUDI SISWA KELAS 3 SDN KOKOP 1 KECAMATAN KOKOP) Rahman, Abd
Widyagogik Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/widyagogik.v2i2.1687

Abstract

The success of the learning objectives is determined by many factors including the factor of the teachers in implementing the learning process, because teachers can directly influence, creating and improving intelligence and skills of the students. To overcome the above problems and to achieve the goal of education to the maximum, the teacher's role is very important and teachers are expected to have a method / model of good teaching and learning models are able to choose appropriate and in accordance with the concepts of subjects that will be delivered. The purpose of this action research are: (a) Describe the implementation of improvement of learning Indonesian narrative text reading material with your reading method in class IV SDN Kokop 1 school year 2013-2014. (B) Describe the improvement of learning outcomes Indonesian narrative text reading material in grade IV SDN Lessons Kokop 1 year 2013-2014. This study used action research (action research) as much as two rounds. Each round consists of four phases: design, activities and observation, reflection, and refisi. The targets of this research was grade IV SDN Kokop 1 of the school year 2013-2014. Data obtained in the form of a formative test results, observation sheet teaching and learning activities. From the analyst found that student achievement has increased from cycle I to cycle II. Percentage mastery learning in pre-cycle is 53.3% using conventional teaching methods. After using your reading in the first cycle obtained mastery learning which decreased from pre-cycle is 50% and in the second cycle to be improved from the results of reflection, learning completeness sehinggan increased by 87.5%. so it can be concluded that the learning outcomes of students from the first cycle to the second cycle by using the method of increasing your reading.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PKn MELALUI MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN ASSURE PADA SISWA SEKOLAH DASAR Rahman, Suhamo
Widyagogik Vol 5, No 2 (2018): Widyagogik
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.228 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v5i2.3875

Abstract

ABSTRACTThis research aims to increase learning outcomes by implementation of Assure learning model on PKn learning “Sikap Terhadap Pengaruh Globalisasi” subjects by class IV students of elementary Banjarbillah 1 Tambelangan Sampang district semester 2 school year 2016/2017. This research was Class Action Research that implemented in two cycles. Each cycle consists of four steps such as planning, implementation, observation, and reflection. Subject of this research were students in class IV, they were 16 students. Collection data technique were test, observation, documentation, and discussion record. The result of this research indicated that implementation of Assure learning model was able to increase learning outcomes of students such as increasing of average grade and classical completeness on each cycle. For example, there was 48 of average grad on pra-cycle, and increased on cycle 1 been 62, and more increase on cycle 2 been 80. Keywords: Model  Pembelajaran Assure, Hasil Belajar, PKn ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dengan menerapkan model pembelajaran assure mata pelajaran PKn materi “Sikap Terhadap Pengaruh Globalisasi” Siswa Kelas IV SDN Banjarbillah 1 Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang Semester 2 Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SDN Banjarbillah 1 Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang Semester 2 Tahun Ajaran 2016/2017 yang berjumlah 16 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, observasi, dokumentasi dan wawancara.  Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran assure dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dengan meningkatnya nilai rata-rata dan ketuntasan klasikal pada setiap siklus. Nilai rata-rata siswa pada saat prasiklus adalah 48, meningkat menjadi 62 pada Siklus 1 dan meningkat menjadi 80 pada saat Siklus 2
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN E-QUIZ (ELECTRONIC QUIZ) MATEMATIKA BERBASIS HOTS (HIGHER OF ORDER THINKING SKILLS) UNTUK KELAS V SEKOLAH DASAR Nur Aini, Dian Fitri; Sulistyani, Nawang
Widyagogik Vol 7, No 2 (2020): WIDYAGOGIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.101 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v7i2.5980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan instrumen penilaian e-quiz matematika berbasis HOTS (high order thinking skills) untuk kelas V SD, (2) mendeskripsikan kelayakan instrumen penilaian e-quiz matematika berbasis HOTS (high order thinking skills) untuk kelas V SD. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian pengembangan model Lee and Owens yang terdiri dari lima tahapan, yaitu; (1) Assesment/ Analysis yang terdiri dari dua bagian utama yaitu Analisis Kebutuhan dan Analisis Front-end; (2) Desain (Design); (3) Pengembangan (Development); (4) Penerapan (Implementation); dan (5) Evaluasi (Evaluation). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan angket. Analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk hasil pengembangan memenuhi aspek kevalidan dengan nilai koefisien validasi sebesar 86,5 persen. Hasil uji coba lapangan  memeroleh persentase kepraktisan produk sebesar 90 persen. Instrumen penilaian e-quiz berbasis HOTS (high order thinking skills) yang dikembangkan pada penelitian ini telah layak digunakan dalam penilaian pembelajaran khususnya pada mata pelajaran matematika karena telah memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan.
UPAYA PENINGKATAN KINERJA GURU MELALUI TEKNIK LESSON STUDY SECARA KOLABORATIF DAN RUTIN DI SD NEGERI 2 PENGANTEN KECAMATAN KLAMBU KABUPATEN GROBOGAN SEMESTER II TAHUN 2017/2018 Suliyono, Suliyono
Widyagogik Vol 6, No 2 (2019): Widyagogik
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.931 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v6i2.5194

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kinerja guru melalui teknik lesson study secara kolaboratif dan rutin di SD Negeri 2 Penganten Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan Semester II Tahun 2017/2018. Penelitian ini dilakukan selama semester II tahun pelajaran 2017/2018 dari penyusunan Proposal bulan Januari sampai penulisan laporan hasil penelitian pada bulan Maret 2018. Subyek penelitian adalah 8 Guru di SD Negeri 2 Penganten Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan. Kondisi awal persentase kinerja hanya 38,375%. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Sekolah. Setiap siklus terdiridariempat tahap yaitu tahap perencanaan (planning),pelaksanaan tindakan(acting),pengamatan (observing)dan refleksi(reflecting).Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptifnkomparatif yaitu dengan membandingkan nilai hasil tes awal,siklus pertama dan siklus ke dua. Dari analisa data yang dilaksanakan dalam penelitian ini diperoleh simpulan peningkatan kinerja guru secara keseluruhan adalah dari awal sebesar 38,375% (kategori rendah), setelah tindakan siklus I menjadi 60% (kategori sedang), dan setelah tindakan siklus II meningkat lagi menjadi 84,583 % (kategori  sangat tinggi)
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN SEDERHANA PADA SISWA KELAS III Herawati, Sufi
Widyagogik Vol 3, No 2 (2016): widyagogik
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.871 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v3i2.2590

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD menitik beratkan pada  4 keterampilan berbahasa. yaitu mendengarkan, membaca, menulis, dan berbicara. Meskipun mempunyai karakteristik yang berbeda, akan tetapi keempat aspek keterampilan berbahasa itu mempunyai hubungan yang integral dan tidak dapat pisahkan. Menulis yang merupakan salah satu aspek berbahasa seolah-olah menjadi kendala tersendiri bagi sebagian besar anak SD. Padahal keterampilan menulis bagi anak SD sebaiknya diberikan sejak dini. Teori dan teknik-teknik menulis, hendaknya sudah dikenalkan dan diterapkan sejak di kelas rendah. Untuk mengantisipasi kesulitan yang dialami siswa dalam mengembangkan keterampilan menulis, yaitu dengan menerapakan media gambar berseri. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan sederhana melalui pemanfaatan media gambar kartu berseri. Jenis penelitian ini adalah Penelitian tindakan kelas, dengan tahapannya terdiri dari perencanaan, pelaksanann, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN Ba’engas 3 Kamal Bangkalan. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil siklus I hasil belajar siswa mencapai 75% tuntasm secara klasikal, sedangkan siklus II rata-rata hasil belajar siswa mencapai 85, dengan ketuntasan belajar mencapai 80%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa pemanfaatan media gambar berseri dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis karangan
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENJAWAB ISI DONGENG MENGGUNAKAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK MELALUI BIMBINGAN DAN LATIHAN Torima, Torima
Widyagogik Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.844 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v3i1.2646

Abstract

Salah satu permasalahan yang menyangkut pengelolaan proses belajar mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD adalah kurangnya pengetahuan bagi guru SD, serta terbatasnya dana dan sarana tentang bagaimana cara membuat dan menggunakan media / alat peraga dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Di sisi lain pentingnya media/alat peraga dalam pembelajaran Bahasa Indonesia telah diakui oleh semua jajaran pengelola pendidikan dan para ahli pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah menjawab isi dongeng di kelas III SDN Demangan 3 Bangkalan semester I dengan metode bimbingan dan latihan. Tujuan pembelajaran dalam penelitian ini adalah dengan metode bimbingan dan latihan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menjawab isi dongeng. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah 15 siswa kelas III SDN Demangan 3 Bangkalan semester I tahun pelajaran 2013/2014. Teknik pengumpulan data tentang kemampuan siswa menggunakan metode bimbingan dan latihan, dilakukan melalui observasi dan evaluasi pada akhir pembelajaran. Penelitian ini dilakukan melalui metode bimbingan dan latihan secara berkelompok. Hasil penelitian ini menunjukkan prosentase ketuntasan sebesar 40%, 60% dan 80%. Secara keseluruhan pelaksanaan pembelajaran dengan penggunaan metode bimbingan dan latihan mulai pra siklus, siklus 1 dan siklus 2 menunjukkan peningkatan baik kemampuan siswa, maupun pemahaman subjek penelitian terhadap isi dongeng
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI MAHASISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY OF RESPONSE INDEX PADA KONSEP OPTIK GEOMETRI HAKIM, MOHAMMAD Luqman
Widyagogik Vol 5, No 1 (2017): Widyagogik Vol 5
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.025 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v5i1.5322

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan adanya miskonsepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Deskriptif kuantitafif. Subyek Penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan Universitas Trunojoyo Madura. Teknik pengambilan subjek pada penelitian ini adalah random sampling dengan menggunakan instrumen tes disertai kolom CRI. Kesimpulan dari penelitin ini adalah persentase responden yang tahu konsep, tidak tahu konsep, dan miskonsepsi pada setiap soal/konsep diperoleh bahwa 30% mengalami miskonsepsi pada konsep bayangan. 80% responden tidak tahu konsep Bayangan nyata dan hanya 30% responden tahu konsep pada konsep proses melihat benda oleh mata Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan adanya miskonsepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Deskriptif kuantitafif. Subyek Penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan Universitas Trunojoyo Madura. Teknik pengambilan subjek pada penelitian ini adalah random sampling dengan menggunakan instrumen tesdisertai kolom CRI. Kesimpulan dari penelitin ini adalah persentase responden yang tahu konsep, tidak tahu konsep, dan miskonsepsi pada setiap soal/konsep diperoleh bahwa 30% mengalami miskonsepsi pada konsep bayangan. 80% responden tidak tahu konsep Bayangan nyata dan hanya 30% responden tahu konsep pada konsep proses melihat benda oleh mata