cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PIJAR
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Merupakan jurnal dengan akses terbuka (Open Access Journal) yang diterbitkan oleh Jurusan PMIPA FKIP Universitas Mataram, memuat artikel ilmiah baik berupa: 1. HASIL PENELITIAN. 2. LAPORAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT,3. KAJIAN PUSTAKA.Terbit setiap 6 bulan sekali (Maret dan September), mencakup pengkajian ilmu dan pengajaran dalam bidang MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi). Redaksi menerima tulisan dalam bahasa Indonesia atau Inggris, baik dari kalangan universitas maupun dari luar universitas
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue " Vol 10, No 2 (2015)" : 15 Documents clear
KOMPETENSI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI KELAS UNGGULAN DAN KELAS REGULER PADA PELAKSANAAN PPL DI SEKOLAH TAHUN 2014/2015 Wahyuni, Dini; Hadiprayitno, Gito; ilhamdi, Muh Liwa
Jurnal PIJAR Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini ialah untuk  mengetahui kompetensi mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi kelas unggulan dan kelas reguler pada pelaksanaan PPL di sekolah tahun 2014/2015. Jumlah mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi yang mengikuti PPL 46 mahasiswa yang ditempatkan di 23 sekolah. Mahasiswa kelas unggulan berjumlah 18 mahasiswa dan kelas reguler berjumlah 28 mahasiswa.  Teknik pengumpulan data kompetensi mahasiswa yang melaksanakan PPL di sekolah  melalui observasi yang dilakukan oleh guru pamong dengan menggunakan instrument dari UPPPL FKIP Universitas Mataram. Data penelitian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Penilaian kompetensi dalam melaksanakan PPL dikategorikan menjadi lima kategori yaitu, 1=(sangat tidak baik), 2=(tidak baik), 3=(cukup), 4=(baik), 5=(sangat baik). Analisis kompetensi mahasiswa dalam melaksanakan PPL dianalisis menggunakan Anova dengan bantuan software SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi mahasiswa PPL pada aspek perencanaan pembelajaran memiliki rerata skor 4,19 kelas unggulan dan 4,30 kelas reguler yang termasuk kategori baik. Kompetensi mahasiswa PPL pada aspek pelaksanaan pembelajaran memiliki rerata skor 3,77 kelas unggulan dan 4,11 kelas reguler, yang termasuk dalam kategori baik. Kompetensi  mahasiswa pada aspek penilaian sikap dan kepribadian memiliki rerata skor 4,38 untuk kelas unggulan dan 4,28 kelas reguler yang termasuk dalam kategori baik. Hasil analisis uji anova satu jalur menujukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kompetensi mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi kelas unggulan dengan kelas reguler dalam melaksanaan PPL di sekolah tahun 2014/2015. Kata kunci: Kompetensi Guru, PPL, Pendidikan Biologi ABSTRACT: The purpose of this research is to know the competency students of Biology Education Study Program on excellent and  regular classes in conducting Field Experience Program in 2014/2015. There are 46 students conducted Field Experience Program in 23 schools. Eighteen of them are excellent class and the rest twenty eight students are regular class. Data  of this research were collected by observation of theacher tutor,  where it is using   the instrument of Field Experience Program Implementation Unit  Faculty of Teacher Training and Education University Mataram. Data were analyzed qualitatively and quantitatively. The data  of students competency in conducting  Field Experience Program were analyzed using ANOVA with software SPSS version 16. The results  show that the average score of the Field Experience Program students competency in all aspects of planning  4.19 for excellent class and 4.30 for regular class. the competency of  Field Experience Program students in implementation aspect has the average score of 3.77 for excellent class and 4.11 for regular class. Competency of students in the aspect of attitude and personality has average score of 4.38 for excellent class and 4.28  for regular class. these average all aspect have good categories. The result of  ANOVA analysis has show there is no different  in competency of students of Biology Education Study Program classes between excellent  and regular classes in carry out  Field Experience Program in school the year of 2014/2015.Keywords: Competency of Teachers, Field Experience Program, Biology Education
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCIENCE TECHNOLOGY AND SOCIETY DENGAN METODE DISKUSI TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS VIII SMPN 1 LABUAPI TAHUN AJARAN 2014/2015 Setiawan, Trisno; Rahayu, Satutik; ., Hikmawati
Jurnal PIJAR Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Science Technology and Society (STS) dengan metode diskusi terhadap hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMPN 1 Labuapi tahun ajaran 2014/2015. Populasi pada penelitian ini adalah kelas VIII SMPN 1 Labuapi tahun ajran 2014/2015. Desain penelitiannya adalah posttest only control group design dengan pengambilan sampel menggunakan teknik cluster sampling, sehingga diperoleh kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII E sebagai kelas kontrol. Jumlah siswa pada kedua kelas sama yaitu 25 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes multiple choice dengan empat alternatif jawaban dengan mempertimbangkan validitas, reliabilitas, daya beda dan taraf kesukaran soal. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksprimen adalah 75.05 dan kelas kontrol sebesar 54.4, kedua kelas terdistribusi normal dan homogen. Data posttest dianalisis dengan menggunakan uji-t dua pihak dan diperoleh  sebesar 11.65 sedangkan  2.02 dengan taraf signifikan 5%, dari data tersebut diperoleh sehingga dan atau  maka Ha diterima dan H0 ditolak, yang artinya terdapat perbedaan hasil belajar fisika siswa antara penggunaan model pembelajaran Science Technology and Society (STS) dengan metode diskusi dan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Science Technology and Society (STS) dengan metode diskusi berpengaruh terhadap hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMPN 1 Labuapi tahun ajaran 2014/2015.                Kata kunci: model pembelajaran STS, metode diskusi, hasil belajar fisika                            Abstract : This research is experimental study aimed to determine the effect of Science Technology and Society (STS) learning model by discussion methode on learning outcomes physics student 8th grade SMPN 1 Labuapi in the academic year 2014/2015. Design research is posttest only control group design with sampling using cluster sampling, in order to obtain students of grade VIII C as experimental class and students of grade VIII E as the control class. The research instrument used was a multiple choice test with four alternative answers considering the validity, reliability, power and level of difficulty different matter. The result showed that the average value was 75.05 posttest experimental class and control class is 54.4, the both class are distributed normally and homogeneous. Posttest data were analyzed using t-test and the two parties obtained of 11.65 while  2.02 with a significant level of 5%, as  so that  or  so Ha accepted and  is rejected, which means that there are differences in the results studied physics students between the use of learning model Science Technology and Society (STS) by discussion method and conventional learning model. Thus, it can be concluded that Science Technology and Society (STS) learning model with discussion method affects the learning outcomes of physics students 8th grade SMPN 1 Labuapi in the academic year 2014/2015.Keywords: learning model, discussion method, learning outcomes
KELIMPAHAN KERANG DARAH (Genus: Anadara) di PERAIRAN PANTAI LABUHAN TERENG KABUPATEN LOMBOK BARAT Fitri Handayani, Meyla; Muhlis, Muhlis; Ryantin Gunawan, Erin
Jurnal PIJAR Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan kerang darah (Genus: Anadara) di perairan pantai Labuhan Tereng Kabupaten Lombok Barat. Penelitian menggunakan metode acak sistematik dengan cara membentangkan 5 transek garis tegak lurus kearah pantai. Masing-masing transek terdiri atas 3 plot dengan ukuran 5x5 m2. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa terdapat total 11 jenis kerang dan 3 diantaranya termasuk dalam genus Anadara yaitu Anadara granosa, Anadara antiquata, dan Anadara cornea. Kelimpahan kerang darah tertinggi terdapat pada spesies A. cornea yaitu 2.08 Ind/m2 di  pesisir seberang Kampong Punyahan, dan yang terendah terdapat pada spesies A. granosa dan A. antiquata yaitu 0.04 Ind/m2 di pesisir Dusun Cemara dan dan di sekitar muara Kebon Talo.
ANALISIS PENCEMARAN AIR MENGGUNAKAN METODE SEDERHANA PADA SUNGAI JANGKUK, KEKALIK DAN SEKARBELA KOTA MATARAM Al Idrus, Syarifa Wahidah
Jurnal PIJAR Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:  Telah dilakukan penelitian tentang analisis pencemaran air menggunakan metode sederhana pada sungai jangkuk, kekalik dan sekarbela. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pencemaran yang terjadi pada ketiga sungai tersebut dilihat dari uji fisik, uji kimia dan uji biologis  secara sederhana. Penelitian ini menggunakan alat dan bahan yang banyak dijumpai sehingga masyarakat dapat menganalisis sendiri untuk membuktikan kondisi air yang digunakan. Dari hasil pengamatan yang dilakukan secara fisik, ketiga sungai tersebut mengalami pencemaran dari segi bau, warna dan suhu. Berdasarkan pengujian secara biologi terdapat  aktivitas biologis dan kimiawi mikroorganisme. Hasil pengujian secara kimia, maka dapat diketahui pH sampel air tersebut sebesar 5 (bersifat asam), kemudian pengujian kimia ini juga dilakukan dengan teh, terdapat gumpalan hitam pada ketiga sampel air, perubahan warna menjadi gelap dan lapisan minyak pada permukaan air yang menunjukkan kualitas air tidak dapat dijadikan bahan baku air minum. Penyebab pencemaran air pada ketiga sungai tersebut adalah limbah rumah tangga, limbah pertanian dan limbah industri. Kondisi ini dapat diatasi dengan melestarikan hutan di hulu sungai, dan tidak membuang limbah ke sungai baik cair ataupun padat. Kata kunci: analisi, pencemaran air, metode sederhana, sungai jangkuk, kekalik dan sekarbela  Abstract: It has been done a research about waters’ pollution analysis by simple method at jangkuk, kekalik and Sekarbela Rivers. The aim of this research is to find out the waters’ pollution at those three rivers by looking at its physical, chemical, and biological test with a simple method. This research used tools and materials those easy to find, and that made people could analyze and prove the condition of the water which they used every day by themselves. From the result of physical test, it showed that three of those rivers were polluted from smell, color, and temperature aspects. Based on biological test, it showed that there are activities of biological and chemical microorganisms on the water. From its chemical test, it showed that the pH of the sample water is 5 (positively acid). Then, the chemical test was also done with tea, there found black spot at those three samples of water. The water’s color changed darker and found some oil compound at the surface. This condition showed that the water’s qualities are bad and not suitable to be consumed. The causes of the water pollution are mostly from home, agricultural, and industrial trashes. This problem could be solved by replanting the river side and not throwing the trashes materials (liquid or solid materials) into the rivers.Keywords: Analysis, Water Pollution, simple method, Jangkuk River, Keklaik River, Sekarbela River.
PENGARUH METODE INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII DI SMPN 3 GUNUNGSARI TAHUN AJARAN 2013/2014 Yasmin, Nur; Ramdani, Agus; Azizah, Afriana
Jurnal PIJAR Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Melalui proses inkuiri dan belajar dengan melakukan (learning by doing), peserta didik dapat melatih keterampilan proses sains mereka sekaligus memperoleh pembelajaran yang bermakna. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa belajar dengan melakukan (learning by doing) dan melalui proses inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, termasuk hasil belajar kognitif dan ke-terampilan proses sains. Berdasarkan hasil observasi peneliti di sekolah, diketahui bahwa pembelajaran Biologi masih menekankan pada pembelajaran yang sifatnya konseptual, teoritis dan hafalan melalui buku serta masih berpusat pada guru (teacher-centered). Peserta didik tidak dibiasakan melakukan inkuiri ilmiah melalui eksperimen dan melatih keterampilan proses sains mereka. Akibatnya, hasil belajar mereka belum mencapai hasil yang memuaskan. Metode inkuiri terbimbing di-harapkan dapat mengatasi permasalahan ini. Oleh karena itu, tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar Biologi peserta didik. Penelitian ini telah dilaksanakan di SMPN 3 Gunungsari dari bulan Januari sampai Maret 2014. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII tahun ajaran 2013/2014 yang terbagi dalam 5 kelas, kelas VIII A – kelas VIII E. Sampel ditentukan melalui teknik simple random sampling dan diperoleh kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Desain penelitian ini menggunakan nonequivalent control group design. Instrumen yang digunakan untuk mengukur keterampilan proses sains dan hasil belajar Biologi adalah tes pilihan ganda yang sudah valid. Data berupa nilai hasil belajar dan keterampilan proses sains dianalisis menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan:bahwa tidak terdapat perbedaan hasil belajar Biologi dan keterampilan proses sains yang signifikan pada kedua kelas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa: metode inkuiri terbimbing memberikan pengaruh yang sama baiknya dengan metode ceramah bervariasi dan praktikum terhadap hasil belajar dan keterampilan proses sains peserta didik.cKata kunci:Metode Inkuiri Terbimbing, Keterampilan Proses Sains, Hasil BelajarABSTRACT: Students are capable to improve their skills in scientific process and to get meaningful learning both by inquiry learning and learning by doing. Many researches reported that learning by doing and inquiry learning could improve student’s achievements, including cognitive achievement and secientific process skills. It was observed that Biology learning at school still mainly emphasize on conceptual, theoritical, recitation learning through textbook and tend to be teacher centered. The students were unfamiliar to do scientific inquiry through experiment and train their scientific process skills. As a consequence, their learning achievement still unsatisfied. Guided inquiry method is expected can overcome this problem. Therefore, the aim of this research is to examine the effect of guided inquiry method on student’s scientific process skills and Biology learning achievement. This research was conducted in SMPN 3 Gunungsari from January to March 2014. Population of this study were all students at grade VIII of academic year 2013/2014 which divided into five classes, VIII A – VIII E. Samples were determined by simple random sampling technique and obtained VIII A as experimental class and VIII C as control class. Research design was nonequivalent control group design. Instrument to measure both student’s scientific process skills and Biology learning achievement was a valid multiple choices test. Data of students’s Biology learning achievement and scientific process skills were analyzed by using t-test formula at level of significant 5%. Results showed that students’s Biology learning achievement and scientific process skills in both classes were not significantly different. Therefore, it can be concluded that effectiveness of expository and experiment method is as good as guided inquiry method on students’s Biology learning achievement and scientific process skills. Key words:Guided Inquiry Method, Science Process Skills, Learning Achievement
PENERAPAN FREUNDLICH MODEL PADA ADSORPSI-REDUKTIF ISOTHERM AUCL4¯ DENGAN ASAM HUMAT Ismillayli, Nurul; Santosa, Sri Juari; Siswanta, Dwi
Jurnal PIJAR Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Telah dilakukan adsorpsi reduktif isotherm AuCl4¯ dengan menggunakan asam humat hasil isolasi tanah gambut Rawa Pening, Ambarawa. Isolasi dilakukan melalui perendaman alam 0,1 M NaOH dan dilanjutkan dengan pemurnian menggunakan 0,1 M HCl/0,3 M HF. Asam humat hasil isolasi dikarakterisasi menggunakan spektroskopi inframerah, ditentukan kadar abunya dan diaplikasikan untuk adsorpsi reduksi isotherm larutan AuCl4¯. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa asam humat hasil isolasi memiliki gugus –COOH, -OH fenolik, hidrokarbon alifatik dan aromatis dengan kadar abu sebesar 1,13%. Data adsorpsi AuCl4¯  dengan menggunakan asam humat lebih menunjukkan kecocokan dengan persamaan Freundlich di banding Langmuir, dengan harga R=0,92, n=1,7184 dan log KF= 4,1707. Reduksi Au(III) menjadi Au(0) oleh asam humat dikonfirmasi dengan munculnya puncak tajam baru dengan nilai 2θ =38, 44, 64 dan 77° yang merupakan puncak karakteristik dari partikel emas. Kata kunci: adsorpsi reduktif isotherm, AuCl4¯, asam humat, Freundlich.                                                                                   Abstract: Isotherm adsorption reductive of AuCl4¯ by using isolated humic acid of Rawa Pening peat soil, Ambarawa had been conducted. Isolation was done by soaking peat soil in 0.1 M NaOH and following by purification in 0.1M HCl/0.3 HF. The isolated humic acid was characterized using infrared spectroscopy, determined its ash contain and aplicated for isotherm adsorption reductive of AuCl4¯. FTIR spectra indicated that isolated humic acid consist of COOH group, phenolic –OH, aliphatic hydrocarbon and aromatic ring, its ash content was 1.13%. Asorption data of AuCl4¯  showed more suitable for Freundlich model than Langmuir model, with R=0,92, n=1,7184 and log KF= 4,1707. Reduction of Au(III) to Au(0) was confirmed by appearance of sharp peak at 2θ = 38, 44, 64 dan 77° as characteristic peak of gold particles.Keywords: Isotherm adsorption reductive, AuCl4¯ , humic acid, Freundlich.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS (THINK PAIR SHARE) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR IPA BIOLOGI KELAS VIII.5 SMPN 4 MATARAM Mahyaeny, Mahyaeny
Jurnal PIJAR Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) untuk meningkatkan aktivitas belajar IPA Biologi siswa Kelas VIII.5 SMPN 4 Mataram. Penelitian dilaksanakan secara kolaboratif dalam bentuk penelitian tindakan. Penelitian ini melibatkan siswa-siswi sebanyak 37 orang. Penelitian dilakukan dalam 3 (tiga) siklus, masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi evaluasi, dan refleksi. Keberhasilan dalam penelitian ini tercapai apabila rata-rata skor aktivitas siswa selama proses pembelajaran di kelas 4,00 (sangat memuaskan) dan sebagai tambahan skor aktivitas guru 4,00 (sangat memuaskan). Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata 2,41 (kurang memuaskan). Sedangkan skor untuk kegiatan guru 3,00 (memuaskan). Siklus II diperoleh data aktivitas belajar siswa 3,01 ( memuaskan) sedangkan kegiatan guru 3,43 (memuaskan).pada siklus III menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan siklus sebelumnya. Nilai rata-rata skor aktivitas belajar siswa 4,03 (sangat memuaskan) demikian juga untuk aktivitas guru 4,28 (sangat memuaskan). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPA Biologi kelas VIII.5 SMPN 4 Mataram.Kata Kunci: TPS (Think Pair Share, Aktivitas Belajar.Abstract: This study aims to implement cooperative learning model TPS (Think Pair Share) to increase learning activities of student Class VIII.5 junior high school 4 Mataram. The study involved 37 students. The study was conducted in three (3) cycles, each cycle consisting of the stages of planning, action, observation  evaluation, and reflection. Research indicators  this study  when the average score of student activity during the learning process in the classroom 4.00 and score activity of teacher is 4.00. The results show student learning activity  in the first cycle an average of 2.41. While scores for teacher activity 3.00. Cycle II, scor  students learning activity 3.01, while the teachers activities 3.43 .In the third cycle showed an increase compared to the previous cycle. The average value of student learning activity score of 4.03  as well as for the activities of teachers 4.28. The conclusion from this study is the implementation of cooperative learning model TPS (Think Pair Share) can increase  learning activities of sstudent in science subjects Biology class VIII.5 junior high school 4 Mataram.Keywords: TPS (Think Pair Share), Activity Learning.
PERUMUMAN LEMMA SNAKE DAN LEMMA LIMA ., Sripatmi; Anwar, Yunita Septriana
Jurnal PIJAR Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Barisan -eksak merupakan perumuman dari barisan eksak yang diperkenalkan oleh Davvaz dan Parnian-Garamaleky. Dalam tulisan ini akan dikaji perumuman dari Lemma Snake dan Lemma Lima yang memanfaatkan sifat-sifat dari barisan -eksak. Kata Kunci : Barisan -eksak, Lemma Snake, Lemma Lima  Abstract. -exact sequences was introduced by  Davvaz dan Parnian-Garamaleky as a generalization of exact sequences. In this paper, we give some characterizations and properties of -exact sequences. We use these result to find a generalization of Snake Lemma and Five Lemma. Key words Kunci : -exact sequences, Snake Lemma, Five Lemma
OPTIMASI FOTODEGRADASI METIL ORANYE MENGGUNAKAN FOTOKATALIS TiO2/Al2O3 MONTMORILONIT Sumarlan, Iwan
Jurnal PIJAR Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Dispersi TiO2 ke dalam montmorilonit terpilar aluminium (PILM) telah sukses dilakukan. Fotokatalis dibuat dengan menginterkalasikan Al13 ke dalam montmorilonit alam kemudian dikalsinasi pada temperatur 500oC. Dispersi TiO2 ke dalam montmorilonit terpilar aluminium (PILM) dilakukan dengan menggunakan metode impregnasi dengan konsentrasi teoritis 0,4%, 0,8% 1% dan 3%. Fotodegradasi metil oranye optimum diperoleh pada Ti/PILM 1%, pH 10, konsentrasi metil oranye 1,5 M dan konsentrasi katalis 1 gram/liter dengan laju konstanta orde satu sebesar 21,77x10-3 per menit.Kata kunci : Metil Oranye, Montmorilonit,Optimasi, Fotokatalis, TiO2Abstract: Dispersion of TiO2 on montmorillonite pillared aluminium has been done successfully. The photocatalyst were prepared by intercalation of Al13 onto natural montmorillonite and then calcined at 500oC. Titania dispersion onto aluminium pillared montmorillonite was carried out by impregnation method at the theoritic concentration of 0.4%, 0.8%, 1% and 3% titania. Photodegradation optimum of methyl orange was found to be at Ti/PILM 1%, pH 10, methyl orange concentration 1.5 M and concentration of photocatalyst 1 gram/litre. The photodegradation follows first order reaction with constan rate of 21.77x10-3 per minutes.Key Word: Methyl Orange, Montmorillonite, Optimation, Photocatalyst, TiO2
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT DAN STAD TERHADAP HASIL BELAJAR SIKAP SISWA SMA NEGERI 2 GERUNG Aryana, I. G. M. R.; Idrus, Agil Al; Harjono, Ahmad
Jurnal PIJAR Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar sikap siswa antara kelompok siswa yang mendapatkan perlakuan model pembelajaran kooperatif NHT dan model pembelajaran kooperatif STAD pada pembelajaran biologi sistem pencernaan. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Gerung pada siswa kelas XI jurusan Ilmu Pengetahuan Alam semester genap tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan rancangan Type Between Group Design dengan Posttest Only Design. Populasi penelitian berjumlah 44 siswa terdiri atas dua kelas, dimana keseluruhan populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Melalui teknik simple random sampling ditentukan dua kelas eksperimen. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif yaitu dengan menghitung rata-rata dari jawaban yang diberikan kemudian dinyatakan dalam bentuk angka persentase dari setiap pernyataan. Angka persentase yang menggambarkan sikap pada indikator: rasa ingintahu, tanggungjawab, dan disiplin diuji hipotesisnya menggunakan analisis uji-t dengan bantuan program SPSS versi 20 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan hasil belajar sikap yang signifikan antara kelompok siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif NHT dan model pembelajaran kooperatif STAD dimana diperoleh nilai thitung ≤ ttabel (p>0.05) pada setiap indikator sikap. Kata kunci:      Model pembelajaran kooperatif NHT, model pembelajaran kooperatif STAD, hasil belajar sikap siswa.  ABSTRACT: This study aims to determine differences of student’s attitude learning outcomes between groups of students who receive NHT cooperative learning model and STAD cooperative learning model treatment for biology digestive system learning. This research was conducted at SMAN 2 Gerung in class of XI. This study is a quasi-experimental research using Type Between Group Design with Posttest Only Design. The number of population was 44 students consit of two classes, and all member of population used to sample study. By using simple random sampling obtained two classes of experiments. Data were analyzed using descriptive statistical and than with count the average of data, obtained scaling data and than hypothesis was tested using t-test analysis with SPSS version 20 for Windows. The results showed there was no significant difference about attitude learning outcome between the group the of students using NHT cooperative learning model and group of students using STAD cooperative learning model in all indicators of attitude that gained tcount ≤ ttable (p> 0.05). Key words:           NHT cooperative learning model, STAD cooperative learning model, student’s attitude learning outcome.

Page 1 of 2 | Total Record : 15