cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PIJAR
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Merupakan jurnal dengan akses terbuka (Open Access Journal) yang diterbitkan oleh Jurusan PMIPA FKIP Universitas Mataram, memuat artikel ilmiah baik berupa: 1. HASIL PENELITIAN. 2. LAPORAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT,3. KAJIAN PUSTAKA.Terbit setiap 6 bulan sekali (Maret dan September), mencakup pengkajian ilmu dan pengajaran dalam bidang MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi). Redaksi menerima tulisan dalam bahasa Indonesia atau Inggris, baik dari kalangan universitas maupun dari luar universitas
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 1 (2009)" : 9 Documents clear
PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN IPA (BIOLOGI) DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Kusmiyati, Kusmiyati
Jurnal PIJAR Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pendekatan kontekstual merupakan konsep belajar yang mendorong siswa mengkontruksi pengetahuan yang ada pada mereka sendiri. Proses pembelajaran berlangsung alamiah dalam bentuk kegiatan siswa bekerja dan mengalaminya. Penerapan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran biologi bertujuan agar pembelajaran lebih produktif dan bermakna. Tugas guru adalah mengelola kelas atau menentukan strategi dan metode pembelajaran, agar siswa mencapai tujuan dengan menemukan sendiri konsep-konsep yang dipelajarinya.Kata-kata kunci: Pendekatan kontektual, IPA, SMP
Mixed Langmuir-Blodgett Films of Cu-3,5-bistetrabutyl phenylporphyrin, arachidate acid and hexatriacontane in ordinary environment: A UV Visible Study Hadisaputra, Saprizal
Jurnal PIJAR Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                ABSTRACTThe study of mixed Langmuir-Blodgett Films multilayer was conducted in ordinary experiment conditions by using metallo-porphyrin derivative (3,5-bistetrabutyl-phenylporphyrin with Cu as central metal) and arachidate acid with and without trigger molecule, hexatriacontane. We demonstrated that the mixed multilayer which consist of 4, 20 and 40 layers for each mixed solution (molar ratio porphyrin : arachidic acid : hexatriancontane, 1,5 : 10 : r, where r is 0, 0.5) successfully transfers into glass plates as Langmuir-Blodgett Films and characterized the transferred films using UV visible spectroscopy. The area per monolayer porphyrin molecule is approximately 15-21 Å2. The first mixed solution (porhyrin: arachidic acid) produced good multilayer while the second mixed solution (porphyrin : arachidic acid : trigger molecule, hexatriancontane) did not produce 20 and 40 layers as it was expected. Some possible problems such as cleanliness, isotherms condition and compression speed of forming multilayer will be discussed. Key words: Langmuir-Blodgett Films, multilayer, Cu-3,5-bistetrabutyl phenylporphyrin, UV  visible spectroscopy.ABSTRAK Telah dilakukan studi terhadap multilapis film Langmuir-Blodgett pada kondisi eksperimen sehari-hari menggunakan campuran Cu-3,5-bistetra-butil fenilporpirin, asam arakidat dengan dan atau tanpa inisiator, heksatriakantone. Campuran multilapis film (perbandingan molar porpirin : asam arachidic : heksatriakantone, 1,5 : 10, r, dimana r = 0, 0,5)  terdiri dari 4, 20 dan 40 lapis berhasil di transfer ke atas kaca preparat sebagai Langmuir-Blodgett film dan dilakukan karakterisasi dengan spektroskopi sinar tampak (UV-visible spectroscopy). Luas daerah per molekul porpirin adalah15-21 Å2. Campuran pertama (porpirin : asam arakidat) memberikan multilapis yang baik, sedangkan campuran dengan adanya inisiator tidak menghasilkan 20 dan 40 lapisan seperti prediksi. Beberapa kemungkinan penyebab hasil tidak optimum seperti tingkat kebersihan (cleanliness), kondisi isotermal dan kecepatan kompresi saat pembentukan multilapis film akan di bahas Kata-kata kunci: Langmuir-Blodgett Films, multilapis, Cu-3,5-bistetrabutyl-phenylporphyrin, spektroskopi sinar tampak.
KARAKTERISTRIK DARI SEMIGRUP YANG SETIAP BI-IDEALNYA PRIME KUAT Kurniati, Nani
Jurnal PIJAR Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Dalam tulisan ini akan dibahas tentang hubungan antara bi-ideal prime kuat, bi-ideal prime, bi-ideal semiprime, bi-ideal tak terreduksi kuat, dan bi-ideal tak terreduksi dari semigrup. Selain itu juga akan dibahas tentang karakteristik dari semigrup yang setiap bi-idealnya prime kuat.Kata-kata Kunci : Bi-ideal prime kuat, bi-ideal prime, bi-ideal semiprime
PENGEMBANGAN PERANGKAT STRATEGI BELAJAR MAPPING MELALUI MODEL DIRECT INSTRUCTION Makhrus, Muhammad
Jurnal PIJAR Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan model four-D dan juga termasuk penelitian penjelasan dengan metode eksperimen. Perangkat yang dikembangkan meliputi: Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang berupa LKS Eksperimen dan LKS Panduan Belajar, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Kisi-kisi dan Lembar Tes Hasil Belajar (THB) Produk. Penelitian ini menggunakan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Hasil pengamatan dan analisis data diperoleh temuan antara lain, kemampuan siswa dalam melakukan strategi belajar mapping adalah baik, serta siswa senang dan berminat terhadap pembelajaran dengan menggunakan strategi belajar mapping. Proses belajar mengajar yang menerapkan perangkat pembelajaran ini dapat meningkatkan proporsi jawaban benar siswa untuk THB Produk sebesar 57 %  dan dari hasil analisis statistik uji-t, diperoleh bahwa hasil belajar produk siswa yang diajar melalui startegi belajar mapping dengan model pengajaran langsung adalah lebih baik dari hasil belajar siswa yang diajar dengan pembelajaran yang biasa dilakukan disekolah dengan metode ceramah, tanya jawab, eksperimen, dan pemberian tugas.Kata kunci: strategi belajar, mapping, direct instruction
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA FKIP UNIVERSITAS MATARAM PADA MATAKULIAH BIOLOGI DASAR Raksun, Ahmad
Jurnal PIJAR Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa semester satu Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Mataram tahun akademik 2007/2008 pada mata kuliah biologi dasar. Kriteria keberhasilan penelitian ini adalah bila tes hasil belajar mahasiswa  mencapai skor rata-rata 70,0.  Kriteria motivasi belajar sangat tinggi (skor motivasi 64 - 80), tinggi  (48 – 63), rendah (32 – 47) dan sangat rendah (20-31).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi pembelajaran kooperatif metode jigsaw dapat meningkatkan motivasi belajar  mahasiswa S1 Pendidikan Fisika FKIP Universitas Mataram pada matakuliah biologi dasar. 48% mahasiswa memiliki motivasi belajar sangat tinggi , 52% mahasiswa memiliki motivasi tinggi dan 0% mahasiswa memiliki motivasi belajar rendah dan sangat rendah. (2) Implementasi pembelajaran kooperatif metode jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa S1 Pendidikan Fisika FKIP Universitas Mataram pada matakuliah biologi dasar. Hal ini dibuktikan dengan dicapainya rata-rata kelas dengan skor  73,60           Kata-kata kunci: Pembelajaran kooperatif, motivasi, hasil belajar
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN SAINS BERORIENTASI IMAN DAN TAQWA Wildan, H
Jurnal PIJAR Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Meningkatkan IMTAQ selalu muncul pertama  sebagai tujuan pendidikan sains  dalam setiap kurikulum pada semua jenis dan jenjang pendidikan. Namun, upaya guru untuk mengembangkan pembelajaran yang berorientasi kepada IMTAQ masih sangat sedikit, buku-buku pelajaran sains yang mengkaitkan antara materi sains dengan aspek imtaq sangat sedikit,  kemampuan dan kemauan guru untuk mengembangkan pembelajaran berorientasi imtaq masih sangat kurang. Karena itu, guru dan/atau calon guru sains harus  membekali dirinya,  tidak hanya dengan penguasaan materi, pendekatan dan strategi pembelajaran yang cangkih, tetapi juga dengan menambah wawasan tentang pembelajaran (sains) yang berorientasi kepada  imtaq, dan yang paling utama adalah kesadaran bahwa guru adalah profesi nurani. Kata Kunci: Pembelajaran Sains, Imtaq
IMPLEMENTASI MODUL FISIKA SMP MATERI POKOK GERAK DENGAN MENERAPKAN MODEL PENGAJARAN LANGSUNG DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF Hikmawati, Hikmawati
Jurnal PIJAR Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berorientasi model 4-D dan mengetahui hasil implementasi modul Fisika materi pokok gerak dengan menerapkan model pengajaran langsung dan model pembelajaran kooperatif, mendeskripsikan aktivitas siswa, keterlaksanaan KBM, respon siswa, hasil belajar siswa. Subjek dalam penelitian adalah siswa Kelas VII SMP Laboratorium Unesa, dengan Pre-test and Post-test Group Design. Analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi aktivitas siswa yang paling tinggi adalah komponen mendiskusikan tugas pada pertemuan 1 27,2%, pertemuan 2 22,9%, pertemuan 3, frekuensi tertinggi adalah melakukan pengamatan, percobaan, atau bekerja sebesar 26,2%. Rata-rata kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran cenderung berkategori baik, dan respon siswa dinilai baik serta hasil belajar tuntas. Simpulan penelitian, implementasi modul Fisika SMP materi pokok gerak dengan menerapkan model pengajaran langsung dan model pembelajaran kooperatif dapat dikategorikan baik dan dapat menuntaskan hasil belajar.Kata-kata kunci: modul, pengajaran langsung, pembelajaran kooperatif.
IMPLEMENTASI TEKNIK JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN GEOMETRI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS IX SMU NEGERI 1 DEPOK YOGYAKARTA Retnowati, Endah; Jailani, Jailani
Jurnal PIJAR Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak.  Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan kemandirian belajar siswa melalui teknik pembelajaran jigsaw. Subjek penelitian ini adalah 36 siswa kelas XI Jurusan IPA SMU Negeri 1 Depok, Yogyakarta. Langkah-langkah penelitian tindakan kelas mengacu pada model Kemmis dan McTaggart dimana setiap siklus tindakan meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian terdiri dari lembar pengamatan pelaksanaan pembelajaran dan pengamatan terhadap partisipasi siswa, kuis, angket kemandirian belajar, angket sikap siswa dan wawancara. Penelitian ini terlaksana dalam 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran geometri dengan menerapkan teknik jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa, yaitu sebanyak 78.13% siswa tuntas belajar pada siklus 2 dengan adanya tindakan antara lain visualisasi materi dengan software CABRI, pemberian bimbingan atau petunjuk dalam mengaktifkan proses kognitif siswa untuk memahami materi, memvisualisasikan konsep melalui gambar yang menarik menggunakan presentasi dengan software CABRI dan melibatkan siswa dalam penilaian kuis. Sebelum siklus 1, sebanyak 32.26% siswa mampunyai kemandirian belajar kualifikasi atas dan setelah siklus 2 meningkat menjadi 37.93% siswa. Peningkatan kemandirian belajar terlihat menonjol terutama dalam hal menumbuhkan motivasi belajar, merumuskan tujuan belajar dan mengevaluasi hasil belajarnya.Kata Kunci: Jigsaw, hasil belajar matematika, kemandirian belajar
TINGKAT PEMAHAMAN GURU KIMIA SMA NEGERI KOTA MATARAM TERHADAP KBK/KTSP DAN PENERAPANNYA Burhanuddin, Burhanuddin
Jurnal PIJAR Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pemberlakuan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) sebagai pengganti Kurikulum 1994 diasumsikan memiliki dampak pada kinerja guru Kimia yang telah sangat familiar dengan Kurikulum 1994. Dengan demikian sangat mungkin guru akan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan pemahaman dan keterampilan yang telah melekat pada dirinya.  Berdasarkan hasil analisis data, kesimpulan yang dapat dirumuskan adalah 1). Dalam merencanakan pembelajaran dengan menggunakan KBK/KTSP 58,7% guru kimia SMA Negeri di kota Mataram tidak mengalami hambatan atau terbebani kecuali pada item penyusunan silabus yang dirasakan memberatkan dengan persentase pendapat sebesar 77%, 2). Dalam pelaksanaan proses pembelajaran kinerja guru cenderung terpengaruh karena merasa memberatkan dengan nilai 54,0%, yaitu pada item mengelola ruang dan fasilitas pembelajaran seperti menyiapkan alat, media, dan sumber belajar, 3). Indikator evaluasi/penilaian pembelajaran yang dinyatakan memberatkan oleh sebagian besar guru kimia SMA Negeri di Kota Mataram yaitu pada saat pengayaan dan remidi dilakukan dengan persentase pendapat sebesar 69,2%, dan 4). Secara umum terdapat indikasi bahwa sebagian besar guru kimia SMA Negeri di Kota Mataram belum memahami dengan benar filosofi KBK/KTSP. Hal ini tercermin dari persentase pendapat (56,8%) guru yang menyatakan bahwa perubahan kurikulum tidak secara signifikan mempengaruhi kinerja guru dan meningkatkan kualitas siswa dan lulusan.Kata-kata kunci: KBK/KTSP, Perubahan Kinerja, Kompetensi

Page 1 of 1 | Total Record : 9