cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Konstruksia
ISSN : 20867352     EISSN : 2443308X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Konstruksia Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, industri, dan pemerhati serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan paper atau artikel ilmiahnya. Jurnal Konstruksia bersifat terbuka. Paper yang masuk akan di-review secara peer-review. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis paper melalui sistem Open Journal System (OJS) dan juga melalui email penulis. Jurnal Konstruksia terbit 2 kali dalam setahun. Secara berkala Jurnal Konstruksia terbit setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 1 No. 1 Tahun 2010" : 10 Documents clear
ANALISA PRODUKTIFITAS TENAGA KERJA PADA PEKERJAAN BETON Trijeti, Trijeti
Konstruksia Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 1 No. 1 Tahun 2010
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas dikatakan sebagai perbandingan antara hasil yang dicapai / keluaran (output) dengan keseluruhan sumber daya yang digunakan / masukkan (input). Bagi pemilik bangunan, output bisa berarti  sebagai biaya persatuan keluaran (output) yang dihasilkan. Untuk kontraktor dapat berarti jumlah atau persentase biaya yang didapatkan dari pemilik berada diatas dari biaya pembangunan. Untuk mengetahui produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan beton perlu dilakukan pengukuran. Pengukuran produktivitas secara langsung menggunakan analisa kerja dengan mengambil sampel pekerjaan balok beton.
PENGARUH KADAR SILIKA (SiO2) PADA AGREGAT HALUS TERHADAP PERMEABILITAS BETON Prayitno, Nadia; Ramdhon, Ahmad Ghani
Konstruksia Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 1 No. 1 Tahun 2010
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan additive Silika (SiO2)  merupakan salah satu senyawa yang sangat berpengaruh pada proses hidrasi Beton, sehingga dapat mempengaruhi Kuat Tekan maupun Permeabilitasnya. Campuran Beton yang utama merupakan campuran yang terdiri dari Agregat halus (Pasir)+ Agregat kasar (Split/Kerikil) + Semen + Air + Bahan additive.  Umumnya Bahan Silika yang ditambahkan pada Beton berupa bahan additive. Sedangkan Pasir setelah diteliti dari beberapa jenis, ternyata Pasir mengandung Silika dalam jumlah yang bervariasi. Sehingga perlu penelitian, apakah kandungan Silika pada Agregat Halus (Pasir) berpengaruh terhadap Beton, dan seberapa besar pengaruhnya. Penelitian dilakukan pada campuran beton normal, dimana agregat halus (pasir) yang digunakan mengandung unsur Silika (SiO2) sebesar 13,12% (rendah < 20%), 35,09% (sedang 20%-40%) dan 50,40% (tinggi >50%) dan beton telah melalui umur rendaman 28 hari. Penelitian dilakukan dalam hal permeabilitasnya, dengan maksud supaya dapat diketahui kerapatan atau porositas beton pada campuran  yang dipengaruhi oleh kandungan Silika pada agregat halusnya. Pengukuran dilakukan pada  nilai koefisien permeabilitasnya. Nilai koefisien permeabilitas yang diperoleh adalah  1,55x10-7 cm/det untuk kadar SiO2 = 13,12%, 1,17x10-7 cm/det untuk kadar SiO2 = 35,09% dan 8,11x10-8 cm/det untuk kadar SiO2 = 50,40%. Dari hasil penelitian yang diperoleh, ternyata makin tinggi kandungan Silika pada Pasir, semakin rendah nilai koefisien permeabilitasnya.
KORELASI PENERAPAN ILMU TEKNIK, ILMU EKONOMI DAN KEAHLIAN TEKNIK DALAM PROBLEMATIK PROYEK KONSTRUKSI Alfa, Yul Achyar
Konstruksia Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 1 No. 1 Tahun 2010
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek adalah suatu keseluruhan aktifitas atau kegiatan yang menggunakan sumber-sumber (dana, daya dan lain-lain) untuk mendapatkan manfaat pada masa yang akan datang dan yang dapat direncanakan dibiayai dan dilaksanakan sebagai suatu unit aktifitas untuk mencapai tujuan dan mempunyai suatu titik akhir (ending point). Pada dekade tahun 60-an dan sebelumnya, umumnya para tenaga teknik (insinyur) melibatkan dirinya dengan pekerjaan-pekerjaan perencanaan konstruksi, perhitungan-perhitungan dan lain sebagainya, kurang sekali perhatiannya terhadap sumber-sumber daya atau tenaga baik yang berasal dari manusia maupun sumber alam yang menghasilkan produk-produk akhir. Bidang usaha semakin lama semakin kompetetif, akibatnya para insinyur memainkan peran yang semakin bertambah penting dalam pengelolaan dan beberapa keputusan yang dibuat oleh para insinyur menyangkut faktor ekonomi. Para insinyur sebagai ahli teknik dalam melakanakan suatu proyek diahadapan dengan persoalan penerapan ilmu teknik, ilmu ekonomi serta keahlian teknik dalam permasalahan proyek untuk mengambil suatu keputusan. Segi proses keahlian teknik yang mencoba mempelajari kebutuhan-kebutuhan manusia, memerlukan tidak hanya suatu pengetahuan saja (batasan-batasan kemampuan teknik), tetapi memerlukan juga pengetahuan umum seperti sosiologi, psikologi, politik, ekonomi dan lain-lain dimana pengetahuan ini sangat berguna dan penting dalam banyak cabang ilmu pengetahuan teknik modern. Pengetahuan tentang Net Present Value, Internal Rate of Return dan Net Benefit-Cost Ratio sangat diutamkan dan merupakan hal yang mutlak dikuasai agar investasi yang diutamakan dapat mencapai sasaran sesuai dengan prinsip ekonomi dan teknik.Keahlian teknik yang selalu berhadapan dengan lingkungan fisik, berlangsung terus menerus untuk memenuhi kebutuhan umat manusia yang timbul dalam suatu lingkungan ekonomi.
ANALISIS KETAHANAN GEMPA DINAMIS PADA GEDUNG DEPARTEMEN ERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN MENGGUNAKAN SNI 03-1726-2002 Buwono, Haryo Koco
Konstruksia Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 1 No. 1 Tahun 2010
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspek perencanaan yang harus ditinjau salah satunya adalah memperhitungkan kemampuan struktur terhadap gempa. Di Indonesia saat ini terdapat 2 peraturan yang kedua-duanya masih berlaku yaitu Peraturan Bangunan Tahan Gempa SNI 03-1726-1989 dan SNI 03-1726-1989. Peraturan ini menjadi menarik ketika ada klaim bahwa peraturan tahun 1989 menjadikan konstruksi tidak aman ketika diberlakukan peraturan baru. Kasus yang dipakai disini adalah menggunakan bangunan eksisting Depatemen Perindustrian dan Perdagangan Jl. MI Ridwan No. 5 Jakarta Pusat. Alat bantu hitung adalah SAP 2000 versi 11. Perencanaan dengan Gempa sistem Statis dan Dinamis. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Volume pembesian yang dihasilkan peraturan SNI 03-1726-1989, menunjukkan jumlah lebih banyak dibandingkan dengan peraturan tahun 2002. Hasil tersebut mematahkan klaim tentang peraturan 1989 tersebut.
PENCEGAHAN PENDANGKALAN ALUR PELAYARAN ANTARA DUA BREAKWATER, DENGAN SYSTEM SAND BYPASSING Kartohardjono, Aripurnomo
Konstruksia Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 1 No. 1 Tahun 2010
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendangkalan alur pelayaran yang terletak diantara dua breakwater, merupakan fenomena alam yang biasa terjadi, sehingga upaya mengatasinya harus menggunakan solusi yang tepat agar alur pelayaran dapat berfungsi sebagaimana mestinya dengan biaya yang memadai. Upaya pencegahan pendangkalan yang disebabkan oleh sedimen transport yang datang dan masuk ke alur pelayaran harus dipindahkan agar tidak terjadi pengendapan, dalam hal ini dibahas dengan menggunakan sistem sand by passing. Material yang masuk melalui breakwater diupayakan agar dapat terus berlalu dan tidak mengendap di alur, tentunya dengan memperhatikan kualitas dan kuantitas material sedimen.
KORELASI PENERAPAN ILMU TEKNIK, ILMU EKONOMI DAN KEAHLIAN TEKNIK DALAM PROBLEMATIK PROYEK KONSTRUKSI Alfa, Yul Achyar
Konstruksia Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 1 No. 1 Tahun 2010
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek adalah suatu keseluruhan aktifitas atau kegiatan yang menggunakan sumber-sumber (dana, daya dan lain-lain) untuk mendapatkan manfaat pada masa yang akan datang dan yang dapat direncanakan dibiayai dan dilaksanakan sebagai suatu unit aktifitas untuk mencapai tujuan dan mempunyai suatu titik akhir (ending point). Pada dekade tahun 60-an dan sebelumnya, umumnya para tenaga teknik (insinyur) melibatkan dirinya dengan pekerjaan-pekerjaan perencanaan konstruksi, perhitungan-perhitungan dan lain sebagainya, kurang sekali perhatiannya terhadap sumber-sumber daya atau tenaga baik yang berasal dari manusia maupun sumber alam yang menghasilkan produk-produk akhir. Bidang usaha semakin lama semakin kompetetif, akibatnya para insinyur memainkan peran yang semakin bertambah penting dalam pengelolaan dan beberapa keputusan yang dibuat oleh para insinyur menyangkut faktor ekonomi. Para insinyur sebagai ahli teknik dalam melakanakan suatu proyek diahadapan dengan persoalan penerapan ilmu teknik, ilmu ekonomi serta keahlian teknik dalam permasalahan proyek untuk mengambil suatu keputusan. Segi proses keahlian teknik yang mencoba mempelajari kebutuhan-kebutuhan manusia, memerlukan tidak hanya suatu pengetahuan saja (batasan-batasan kemampuan teknik), tetapi memerlukan juga pengetahuan umum seperti sosiologi, psikologi, politik, ekonomi dan lain-lain dimana pengetahuan ini sangat berguna dan penting dalam banyak cabang ilmu pengetahuan teknik modern. Pengetahuan tentang Net Present Value, Internal Rate of Return dan Net Benefit-Cost Ratio sangat diutamkan dan merupakan hal yang mutlak dikuasai agar investasi yang diutamakan dapat mencapai sasaran sesuai dengan prinsip ekonomi dan teknik.Keahlian teknik yang selalu berhadapan dengan lingkungan fisik, berlangsung terus menerus untuk memenuhi kebutuhan umat manusia yang timbul dalam suatu lingkungan ekonomi.
ANALISIS KETAHANAN GEMPA DINAMIS PADA GEDUNG DEPARTEMEN ERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN MENGGUNAKAN SNI 03-1726-2002 Buwono, Haryo Koco
Konstruksia Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 1 No. 1 Tahun 2010
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspek perencanaan yang harus ditinjau salah satunya adalah memperhitungkan kemampuan struktur terhadap gempa. Di Indonesia saat ini terdapat 2 peraturan yang kedua-duanya masih berlaku yaitu Peraturan Bangunan Tahan Gempa SNI 03-1726-1989 dan SNI 03-1726-1989. Peraturan ini menjadi menarik ketika ada klaim bahwa peraturan tahun 1989 menjadikan konstruksi tidak aman ketika diberlakukan peraturan baru. Kasus yang dipakai disini adalah menggunakan bangunan eksisting Depatemen Perindustrian dan Perdagangan Jl. MI Ridwan No. 5 Jakarta Pusat. Alat bantu hitung adalah SAP 2000 versi 11. Perencanaan dengan Gempa sistem Statis dan Dinamis. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Volume pembesian yang dihasilkan peraturan SNI 03-1726-1989, menunjukkan jumlah lebih banyak dibandingkan dengan peraturan tahun 2002. Hasil tersebut mematahkan klaim tentang peraturan 1989 tersebut.
PENCEGAHAN PENDANGKALAN ALUR PELAYARAN ANTARA DUA BREAKWATER, DENGAN SYSTEM SAND BYPASSING Kartohardjono, Aripurnomo
Konstruksia Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 1 No. 1 Tahun 2010
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendangkalan alur pelayaran yang terletak diantara dua breakwater, merupakan fenomena alam yang biasa terjadi, sehingga upaya mengatasinya harus menggunakan solusi yang tepat agar alur pelayaran dapat berfungsi sebagaimana mestinya dengan biaya yang memadai. Upaya pencegahan pendangkalan yang disebabkan oleh sedimen transport yang datang dan masuk ke alur pelayaran harus dipindahkan agar tidak terjadi pengendapan, dalam hal ini dibahas dengan menggunakan sistem sand by passing. Material yang masuk melalui breakwater diupayakan agar dapat terus berlalu dan tidak mengendap di alur, tentunya dengan memperhatikan kualitas dan kuantitas material sedimen.
ANALISA PRODUKTIFITAS TENAGA KERJA PADA PEKERJAAN BETON Trijeti, Trijeti
Konstruksia Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 1 No. 1 Tahun 2010
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas dikatakan sebagai perbandingan antara hasil yang dicapai / keluaran (output) dengan keseluruhan sumber daya yang digunakan / masukkan (input). Bagi pemilik bangunan, output bisa berarti  sebagai biaya persatuan keluaran (output) yang dihasilkan. Untuk kontraktor dapat berarti jumlah atau persentase biaya yang didapatkan dari pemilik berada diatas dari biaya pembangunan. Untuk mengetahui produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan beton perlu dilakukan pengukuran. Pengukuran produktivitas secara langsung menggunakan analisa kerja dengan mengambil sampel pekerjaan balok beton.
PENGARUH KADAR SILIKA (SiO2) PADA AGREGAT HALUS TERHADAP PERMEABILITAS BETON Prayitno, Nadia; Ramdhon, Ahmad Ghani
Konstruksia Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 1 No. 1 Tahun 2010
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan additive Silika (SiO2)  merupakan salah satu senyawa yang sangat berpengaruh pada proses hidrasi Beton, sehingga dapat mempengaruhi Kuat Tekan maupun Permeabilitasnya. Campuran Beton yang utama merupakan campuran yang terdiri dari Agregat halus (Pasir)+ Agregat kasar (Split/Kerikil) + Semen + Air + Bahan additive.  Umumnya Bahan Silika yang ditambahkan pada Beton berupa bahan additive. Sedangkan Pasir setelah diteliti dari beberapa jenis, ternyata Pasir mengandung Silika dalam jumlah yang bervariasi. Sehingga perlu penelitian, apakah kandungan Silika pada Agregat Halus (Pasir) berpengaruh terhadap Beton, dan seberapa besar pengaruhnya. Penelitian dilakukan pada campuran beton normal, dimana agregat halus (pasir) yang digunakan mengandung unsur Silika (SiO2) sebesar 13,12% (rendah < 20%), 35,09% (sedang 20%-40%) dan 50,40% (tinggi >50%) dan beton telah melalui umur rendaman 28 hari. Penelitian dilakukan dalam hal permeabilitasnya, dengan maksud supaya dapat diketahui kerapatan atau porositas beton pada campuran  yang dipengaruhi oleh kandungan Silika pada agregat halusnya. Pengukuran dilakukan pada  nilai koefisien permeabilitasnya. Nilai koefisien permeabilitas yang diperoleh adalah  1,55x10-7 cm/det untuk kadar SiO2 = 13,12%, 1,17x10-7 cm/det untuk kadar SiO2 = 35,09% dan 8,11x10-8 cm/det untuk kadar SiO2 = 50,40%. Dari hasil penelitian yang diperoleh, ternyata makin tinggi kandungan Silika pada Pasir, semakin rendah nilai koefisien permeabilitasnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 10