cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Konstruksia
ISSN : 20867352     EISSN : 2443308X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Konstruksia Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, industri, dan pemerhati serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan paper atau artikel ilmiahnya. Jurnal Konstruksia bersifat terbuka. Paper yang masuk akan di-review secara peer-review. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis paper melalui sistem Open Journal System (OJS) dan juga melalui email penulis. Jurnal Konstruksia terbit 2 kali dalam setahun. Secara berkala Jurnal Konstruksia terbit setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Konstruksia Vol. 3 No. 1 Tahun 2011" : 6 Documents clear
PERILAKU KOEFISIEN TEKANAN TANAH LEMPUNG PADA FONDASI TIANG BENTUK MERUNCING Jatmoko, Heru Dwi
Konstruksia Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Konstruksia Vol. 3 No. 1 Tahun 2011
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku tekanan tanah horisontal pada fondasi tiang meruncing di tanah lempung. Secara umum perilaku tanah lempung sangat dipengaruhi oleh kadar air dan kepadatanya. Salah satu indikator meningkatnya daya dukung dapat dilihat dari tegangan horisontal yang terjadi. Penelitian dilakukan dengan tiang berukuran kecil berbentuk meruncing dan lurus sebagai pembanding. Ukuran tiang meruncing diameter atas 5 cm dan bawah 4 cm sedang untuk tiang seragam berdiameter luar 4,5 cm masing-masing dengan panjang efektif 20 cm serta ketebalan tiang 0,3 cm. Sebagai batasan tanah uji pengujian dilakukan di dalam mould dengan diameter 30 cm. Untuk mengetahui perilaku distribusi gaya maka dipasang strain gauge pada tiang dan mould dengan 3 posisi. Media tanah digunakan tanah asli, lempung tak organik dengan plastisitas tinggi (CH) yang diambil dari Desa Kedung Sari, Sentolo, Kulonprogo, DIY, yang dijenuhkan pada berat volume kering, d = 10,9 kN/m3 dan kadar air, w = 52%. Pencarian nilai Ko, dilakukan dengan memberikan tegangan vertikal secara bertahap dan mencatat tegangan horisontal yang terjadi pada setiap penambahannya. Hasil pengujian menunjukan dengan bertambahnya tekanan vertikal maka tekanan horisontal akan naik. Pada tiang yang lurus diperoleh tekanan horisontal lebih besar dari tiang meruncing.Kata Kunci: Tahanan Gesek Satuan, Tanah Lempung, Tiang Meruncing
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL DAN EKONOMI TERHADAP PELABUHAN SUMBA TENGAH Suyuti, Hermawati
Konstruksia Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Konstruksia Vol. 3 No. 1 Tahun 2011
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka mendukung penerapan UU No. 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah maka sebagai konsekuensinya dari penerapan peraturan tersebut perlu membagi kewenangan kepada Pemerintah Daerah baik Pemerintah Propinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota. Pembagian kewenangan berupa desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas pembantuan, kewenangan tersebut juga dimaksud dan agar setiap daerah berusaha mengejar ketertinggalannya dari daerah lain yang lebih maju dan agar dapat berkembang sesuai kemampuannya. Dari perhitungan analisa ekonomi, diperoleh tolok ukur kelayakan ekonomi, yaitu: EIRR (14,14 %); NPV (Rp. 37.115 juta,- pada discount rate 10%) dan BCR (1,59 pada discount rate 10%). Dinyatakan, proyek pembangunan pelabuhan laut Kabupaten Sumba Tengah, dinilai layak secara ekonomis. Dari perhitungan analisa finansial, diperoleh tolok ukur kelayakan finansial, yaitu: FIRR (Tidak Tercapai); NPV (- Rp. 59.672 juta,- pada discount rate 10%); BCR (0,047 pada discount rate 10%) dan Payback Period (tidak terdifinisi). Dinyatakan proyek pengembangan jangka pendek Pelabuhan Kabupaten Sumba Tengah, dinilai tidak layak secara finansial.Kata Kunci: kelayakan ekonomi, kelayakan finansial, Sumba Tengah, pelabuhan
PENGARUH KADAR SILIKA PADA AGREGAT HALUS CAMPURAN BETON TERHADAP PENINGKATAN KUAT TEKAN Nadia, Nadia; Fauzi, Anwar
Konstruksia Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Konstruksia Vol. 3 No. 1 Tahun 2011
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton umumnya tersusun dari tiga bahan penyusun utama yaitu semen, agregat, dan air. Jika diperlukan, bahan tambah (admixture) dapat ditambahkan untuk mengubah sifat-sifat tertentu dari beton yang bersangkutan. Pada umumnya, beton mengandung rongga udara sekitar 1% - 2%, pasta semen (semen dan air) sekitar 25% - 40%, dan agregat (agregat halus dan agregat kasar) sekitar 60% - 75%. Untuk mendapatkan kekuatan yang baik, sifat dan karakteristik dari masing-masing bahan penyusun tersebut perlu dipelajari. Dalam agregat terutama agregat halus memiliki sifat-sifat yang sangat mempengaruhi kuat tekan beton yaitu keras dan kuat, bersih, tahan lama, massa jenis tinggi, butir bulat, distribusi ukuran butir yang cocok. Selain itu, di dalam agregat halus terdapat kandungan senyawa SiO2 yang memberikan kontribusi dalam proses pengerasan maupun peningkatan kuat tekan pada beton. Salah satu upaya yang akan dilakukan untuk mengetahui korelasi antara besarnya kandungan senyawa SiO2 dalam agregat halus terhadap peningkatan kuat tekan beton adalah dengan dilakukannya suatu penelitian beton dengan menggunakan 3 kategori pasir yang memiliki kandungan senyawa SiO2 yang berbeda. Kategori pasir yang digunakan pada penelitian ini antara lain : pasir mundu (SiO2 > 40%), pasir cileungsi (SiO2 20% - 40%), pasir cianjur (SiO2 < 20%). Selain itu, untuk mendapatkan optimalisasi kuat tekan dari beton, diperlukan juga standarisasi kuat tekan karakteristik yaitu K300 (f’c = 250 kg/cm2). Hasil yang didapatkan pada pengujian kuat tekan beton yang dilakukan dengan menggunakan 3 kategori pasir yang berbeda pada umur 7, 14, 21, 28 hari menunjukkan adanya hubungan antara besarnya kandungan senyawa SiO2 dalam pasir terhadap peningkatan kuat tekan beton. Walaupun demikian, hasil yang didapatkan pada pengujian kuat tekan beton dengan menggunakan campuran pasir yang mengandung senyawa SiO2 tidak begitu significant (pengaruhnya sangat kecil).Kata Kunci: Beton, agregat, Kuat tekan, SiO2.
ANALISIS PERKERASAN JALAN KABUPATEN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA Sholeh, Ir, MT, Ibnu
Konstruksia Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Konstruksia Vol. 3 No. 1 Tahun 2011
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infrastruktur jalan merupakan salah satu faktor terpenting dalam pengembangan suatu daerah. Ketika infrastruktur rusak, distribusi aliran antar daerah akan terganggu dan menyebabkan biaya operasi menjadi tinggi dan tidak nyaman bagi pengguna jalan. Untuk mengevaluasi kondisi perkerasan jalan, penelitian yang dilakukan diutamakan jalan-jalan kabupaten/kota dan analisis menggunakan metode Bina Marga. Lokasi penelitian dipilih adalah jalan-jalan di daerah Purworejo, Provinsi jawa Tengah. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi suatu masukan bagi para pemegang otoritas dalam pengelolaan jalan Kabupaten / Kotamadya untuk mengkompilasi sebuah daftar prioritas perkerasan jalan, apakah harus dipertahankan atau diperbaiki, sehingga sedini mungkin untuk menghemat anggaran.Kata kunci: Perkerasan Lentur, Bina Marga method, perawatan, infrastuktur
ANALISIS UNJUK KERJA JARINGAN PIPA SIPHON Herlan, Dedeng
Konstruksia Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Konstruksia Vol. 3 No. 1 Tahun 2011
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam makalah ini dijelaskan tentang kemampuan jaringan pipa siphon memindahkan sejumlah air dari satu reservoir ke reservoir lain. Konsep teknik pemindahan air ini, sama seperti halnya dengan irigasi yang sudah lazim digunakan. Perbedaan diantara keduanya terletak pada jaringan pipa siphon dibentangkan mengikuti halangan dengan ketinggian tertentu. Hasil-hasil yang dicapai berdasarkan pengukuran dari berbagai ukuran dan bentangan pipa siphon, diuraikan dalam makalah ini. Volume air keluaran yang secara teoritis berbanding langsung dengan laju aliran air, ternyata banyak juga dipengaruhi oleh dimensi fisik.Kata kunci: Pipa PVC, sistem siphon, laju aliran, rugirugi, debit
STUDI PERBANDINGAN BEKISTING KONVENSIONAL DENGAN PCH (PERTH CONSTRUCTION HIRE) Trijeti, Trijeti; Hernawan, Bambang
Konstruksia Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Konstruksia Vol. 3 No. 1 Tahun 2011
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum pelaksanaan bangunan sipil dimulai dengan tahapan struktur yang merupakan tahapan terpenting karena menjadi penentu agar bangunan dapat bertahan sesuai dengan umur rencana dalam menerima beban baik dari beban sendiri dan atau dari beban luar. Dalam pelaksanaan pekerjaan suatu proyek dibutuhkan suatu metode agar pelaksanaan dapat berjalan sesuai target waktu, mutu dan biaya. Perencanaan bekisting merupakan bagian penting dalam pelaksanaan struktur beton bertulang, ada beberapa macam metode bekisting. Salah satunya adalah metode bekisting PCH, yang dikembangkan di Australia dan sudah digunakan dibeberapa negara. Dalam penulisan ini mengkaji metode bekisting PCH (Perth Construction Hire) yang digunakan dalam Proyek Gedung Departemen Kesehatan kemudian dibandingkan dengan metode konvensional terutama pada struktur plat dan kolom yang ditinjau dari segi waktu dan biaya.Kata Kunci: Bekisting, beton, metode konvensional & PCH

Page 1 of 1 | Total Record : 6