cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Konstruksia
ISSN : 20867352     EISSN : 2443308X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Konstruksia Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, industri, dan pemerhati serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan paper atau artikel ilmiahnya. Jurnal Konstruksia bersifat terbuka. Paper yang masuk akan di-review secara peer-review. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis paper melalui sistem Open Journal System (OJS) dan juga melalui email penulis. Jurnal Konstruksia terbit 2 kali dalam setahun. Secara berkala Jurnal Konstruksia terbit setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Konstruksia Vol 7. No. 1 Tahun 2015" : 7 Documents clear
STUDI ANALISIS PENGGUNAAN ALAT BERAT (CRANE) SEBAGAI ALAT ANGKAT UNTUK INSTALASI EQUIPMENT DEODORIZER DI PROYEK CPO PLANT Hartono, Priyo; Trijeti, Trijeti
Konstruksia Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Konstruksia Vol 7. No. 1 Tahun 2015
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya permintaan akan produk minyak sawit mentah / Crude palm oil (CPO) dan produk turunannya di pasaran dunia, membuat tinggi harga jual dari miyak sawit mentah (CPO) dan produk turunannya. Sehingga membuat investor asing dan dalam negeri mengivestasikan dananya untuk pengembangan produk minyak sawit mentah (CPO). Equipment Deodorizer Column Parts 822QS merupakan salah satu equipment terpenting dalam sistem proses refinery.  Untuk itu pada proses lifting Equipment Deodorizer Column Parts 822QS harus dilakukan perencanaan (lifting plan) yang baik, dari mulai awal kedatangan equipment tersebut, alat berat (crane), alat bantu kerja crane (lifting devices), lokasi kerja, pekerja (man power), biaya pelaksanaan, waktu pelaksanaan, juga keselamatan kerja baik dari equipment tersebut dan keselamatan man power-nya pada saat pelaksanaan pekerjaan lifting. Pada analisa pekerjaan Heavy Lifting, Equipment Deodorizer Column Parts 822QS dapat dilakukan dengan dengan beberapa cara yang tentunya semua bertujuan baik, sesuai dengan spesifikasi teknis dan juga manufaktur, agar equipment tersebut dapat berfungsi dengan baik nantinya pada saat opersional pabrik, dengan memperhatikan dari segi biaya, mutu, waktu dan keselamatan kerja. Pelaksanaan dilakukan dengan metode,Assembling and Lifting Methode, Lifting and Air Rising Methode, atau melakukan kombinasi antara  Assembling and Lifting Methode, Lifting and Air Rising Method. Kata kunci : crane, deodorize, lifting
ANALISA PERBANDINGAN RANGKA ATAP BAJA RINGAN DAN RANGKA ATAP KAYU DARI SEGI ANALISIS STRUKTUR DAN ANGGARAN BIAYA Oktarina, Devi; Darmawan, Agus
Konstruksia Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Konstruksia Vol 7. No. 1 Tahun 2015
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa Perbandingan Rangka Atap Baja Ringan Dan Rangka Atap Kayu Dari Segi Analisis Struktur Dan Anggaran Biaya. Rangka atap yang diteliti terdiri dari bentang 6 m dan 12 m dengan menggunakan kayu kelas II dan baja ringan dengan tipe atap pelana, sudut kemiringan atap 30°, penutup atap menggunakan genteng keramik dan genteng kodok. Pemodelan rangka atap yang digunakan merupakan pemodelan yang umum digunakan. Biaya dihitung dalam Rencana Anggaran Biaya menggunakan harga satuan Tahun 2013. Dengan berdasarkan peraturan SNI No. 3434 Tahun 2008 serta menggunakan Program SAP 2000 v.15 untuk menghitung tingkat kerusakan (ratio) dan defleksi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah presentase pengurangan berat kuda-kuda baja ringan terhadap kayu yang menggunakan genteng keramik bentang 6 m dan 12 m mencapai 79,66% dan 78,46%, sedangkan yang menggunakan genteng kodok bentang 6 m dan 12 m mencapai 79,04% dan 77,31%. Presentase pengurangan biaya kuda-kuda baja ringan terhadap kayu yang menggunakan genteng keramik bentang 6 m dan 12 m mencapai 8,45% dan 10,72%, sedangkan yang menggunakan genteng kodok bentang 6 m dan 12 m mencapai 27,29% dan 28,78%. Kedua permodelan menggunakan baja ringan maupun kayu mempunyai tingkat kerusakan (ratio) dan defleksi yang sangat kecil sehingga sangat aman. Nilai ratio maksimum untuk kuda-kuda kayu menggunakan genteng keramik bentang 6 m dan 12 m mencapai 0,02 dan 0,044, kuda-kuda kayu menggunakan genteng kodok bentang 6 m dan 12 m mencapai 0,018 dan 0,039. Nilai ratio maksimum untuk kuda-kuda baja ringan menggunakan genteng keramik bentang 6 m dan 12 m mencapai 0,108 dan 0,303, kuda-kuda baja ringan menggunakan genteng kodok bentang 6 m dan 12 m mencapai 0,09 dan 0,243. Nilai defleksi maksimum untuk kuda-kuda kayu menggunakan genteng keramik bentang 6 m dan 12 m mencapai 0,009 dan 0,026, kuda-kuda kayu menggunakan genteng kodok bentang 6 m dan 12 m mencapai 0,008 dan 0,023. Nilai defleksi maksimum untuk kuda-kuda baja ringan menggunakan genteng keramik bentang 6 m dan 12 m mencapai 0,015 dan 0,03, kuda-kuda baja ringan menggunakan genteng kodok bentang 6 m dan 12 m mencapai 0,012 dan 0,024. Kata Kunci : Kayu, Baja Ringan, Rangka Atap, Analisis Struktur, Anggaran Biaya 
STUDI KEBUTUHAN PELABUHAN DAN TINJAUAN TEKNIS TERHADAP KONDISI PERAIRAN DAERAH KEPULAUAN ARU Kartohardjono, Aripurnomo; Buwono, Haryo Koco; Al Hanif, Basit
Konstruksia Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Konstruksia Vol 7. No. 1 Tahun 2015
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Kepulauan Aru merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Maluku Tenggara pada tahun 2003 berdasarkan Undang-undang No 40 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat, Dan Kabupaten Kepulauan Aru Di Provinsi Maluku. Pada saat pembentukan kabupaten baru, wilayah ini terdiri dari 3 kecamatan, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kecamatan Aru Tengah dan Kecamatan Aru Selatan. Sarana dan prasarana angkutan penyeberangan yang beroperasi secara rutin seperti LCT/kapal fery dan dermaganya masih sangat terbatas. Sampai dengan saat ini Pemerintah Dearah telah memiliki 1 unit LCT dan 1 buah dermaga penyeberangan yang masih dalam tahap pembangunan. Saat ini, pergerakan melalui laut, baik untuk transportasi regional maupun lokal, dilayani oleh pelabuhan Dobo dan pelabuhan Benjina. Jumlah penumpang yang naik turun di pelabuhan Dobo pada tahun 2006 mencapai 19.947 orang, sedangkan jumlah barang yang dibongkar muat mencapai 1.469 ton. Secara lebih rinci mengenai angkutan penumpang dan barang pada lintas penyeberangan Dobo – Tual. Hasil pemilihan alternatif diperoleh alternatif 1 sebagai lokasi yang paling tepat sebagai lokasi rencana pelabuhan Batu Goyang namun dari evaluasi kelayakan didapati bahwa lokasi ini dikategorikan kurang layak dibangun mengingat tinggi gelombang, arus dan akses enunjang hinterland tidak terpenuhi. Kata Kunci: kelayakan, pelabuhan, kondisi perairan, Indonesia Timur
ANALISA KARAKTERISTIK CURAH HUJAN DI KOTA BANDAR LAMPUNG Susilowati, Susilowati; Sadad, Ilyas
Konstruksia Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Konstruksia Vol 7. No. 1 Tahun 2015
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari hasil penelitian untuk menganalisis karakteristik curah hujan dari data hujan durasi jangka pendek pada stasiun BMG Maritim Lampung (tahun 2000-2014), dapat disimpulkan  sebagai berikut: (1) Data hujan yang digunakan adalah data curah hujan jangka pendek ( 5, 10, 15, 30, 45, 60, 120 menit, 3 jam, 6 jam dan 12 jam ) dan merupakan data maksimum tahunan (annual maximum series), (2) Jenis distribusi yang sesuai dengan  semua stasiun pengamatan adalah Distibusi Log pearson Type III, (3)  Intensitas hujan metode Van Breen menggunakan persamaan Talbot dipakai sebagai acuan untuk membentuk kurva IDF. Persamaan Intensitas ini berlaku hanya untuk data hujan sepanjang tahun pengamatan saja pada stasiun BMG Maritim Lampung, (4) Dari kurva IDF terlihat bahwa intensitas hujan yang tinggi berlangsung dalam durasi pendek, (5) Kurva IDF dapat digunakan untuk menentukan banjir rencana dengan mempergunakan metode rasional.Kata kunci: Intensitas Hujan, kurva IDF, curah hujan
STUDI PENGARUH PENGGUNAAN AIR PAYAU DALAM MIX DESIGN BETON UNTUK PEMBUATAN KONSTRUKSI DERMAGA AKIBAT RENDAMAN AIR LAUT Mulyono, Slamet Budi; Nadia, Nadia
Konstruksia Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Konstruksia Vol 7. No. 1 Tahun 2015
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan air yang baik dan sesuai dengan peraturan beton ada kalanya tidak dapat dicapai diakibatkan keterbatasan sumber daya alam. Seperti pada area kepulauan di Kepulauan Seribu dimana air bersih sangat sulit didapat sehingga dalam konstruksi beton menggunakan air payau yang diperoleh dari sumur warga, sehingga diharapkan dapat mendekati standar air yang ada ditambah lagi dengan konstruksi dermaga sehingga diharapkan dapat dicapai umur rencana konstruksi yang maksimal. Dalam penelitian ini akan diuji penggunaan masing-masing variable penggunaan air PDAM dan air payau pada campuran beton dengan rendaman air laut dan diuji kuat tekannya pada umur beton 28 hari dan 56 hari, pada mutu beton rencana K-250 menggunakan benda uji beton kubus. Hasil penelitian diantaranya yaitu: penggunaan air payau hasil uji lebih tinggi 1,92% dibandingkan dengan kuat tekan rencana, sementara penggunaan air PDAM hasil uji lebih rendah 1.3% dari kuat tekan rencana pada umur 28 hari. Pada beton uji umur 56 hari penggunaan air PDAM hasil uji lebih tinggi 5,55% dibandingkan dengan kuat tekan rencana, sementara pada beton campuran air payau hasil uji mengalami penurunan atau lebih rendah 13,48% dari kuat tekan rencana. Dari gambar 5.3 Grafik perbandingan kuat tekan, didapat beton campuran air PDAM kuat tekannya mempunyai trend meningkat, sementara beton campuran air payau mempunyai trend menurun.Kata kunci : campuran beton normal, air payau, air laut dan kuat tekan.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KINERJA BIAYA PERUSAHAAN INDUSTRI KONSTRUKSI (STUDI KASUS PERUSAHAAN KONSULTAN, KONTRAKTOR DAN SUPLAYER DI PROVINSI BANTEN) Meddepungeng, Andi; Abdullah, Rahman; Persada, Tegar Panji
Konstruksia Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Konstruksia Vol 7. No. 1 Tahun 2015
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan dan peranan teknologi informasi disegala sektor kehidupan pada akhir – akhir ini telah membawa dunia memasuki era baru  globalisasi lebih cepat.Teknologi informasi dalam industri konstruksi berfungsi sebagai sarana utama dalam meningkatkan kinerja perusahaan dan juga dijadikan alat untuk bersaing dengan kompetiternya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja biaya pada perusahaan industry konstruksi. Penelitian ini menggunakan metode non probability purposive sampling, dan metode kuesioner yang disebar di Provinsi Banten pada 30 perusahaan industri konstruksi masing – masing 10 perusahaan Kontaktor, 10 perusahaan konsultan dan 10 perusahaan suplayer material dan alat berat konstruksi. Metode analisis data menggunakanan alisis descriptive menggunakan program SPSS for Windows versi 21. Hasil uji analisis regresi linear Pada kinerja biaya perusahaan industri konstruksi pada kontraktor, konsultan dan suplayer menunjukkan bahwa nilai index investasi pada ketiga perusahaan tersebut berpengaruh terhadap pendapatan pertahun perusahaan. Nilai index investasi terhadap pendapatan per-tahun pada perusahaan suplayer peningkatannya lebih signifikan dibandingkan dengan perusahaan konsultan dan kontraktor. Pada perusahaan konsultan peningkatannya lebih signifikan di bandingkan dengan perusahaan kontraktor.Kata kunci : Teknologi Informasi, Investasi IT, kinerja biaya, Industri konstruksi.
EFISIENSI DIMENSI TANKI PAH DAN BIAYA TERHADAP PDAM Fredianto, Henri; Maliki, Achmad
Konstruksia Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Konstruksia Vol 7. No. 1 Tahun 2015
Publisher : Konstruksia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk merencanakan desain dan ukuran/dimensi tangki penampungan air hujan yang tepat yang berdasarkan keseimbangan antara suplai dan kebutuhan air bulanan bangunan rumah tinggal serta untuk mengetahui seberapa besar biaya penghematan yang dapat dilakukan apabila dibandingkan dengan menggunakan sumber air dari PDAM. Analisis dari penelitian ini di perlukan data analisis potensi suplai air hujan yang di dapat dari data luas atap dan data hujan harian,bulanan,tahunan yang akan di hitung dengan analisis kebutuhan air baku rumah tinggal yang di dapat dari jumlah penghuni rumah tinggal dan rata-rata pemakain air berdasarkan SNI 03-7065-2005.Data tersebut untuk mendapatkan hasil perhitungan neraca air dan perhitungan dimensi tangki PAH (Penampungan Air Hujan) yang sesuai beserta perbandingan biaya dengan pemakaian air PDAM. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa desain tangki PAH (Penampungan Air Hujan) yang dihitung sebesar 14 m3  atau 14.000 liter dengan ukuran 3.5 x 2 x 2 m dengan volume suplai air hujan yang dapat dipanen dari atap rumah tinggal Bapak Kasino yaitu 77,4 m3/tahun dan kebutuhan rata-rata harian adalah 0,856 m3/hari, 25,68 m3/bulan, dan 308,16 m3/tahun. Dibandingkan dengan tangki PAH secara aktual di rumah tinggal Bapak Kasino dengan ukuran 3 x 3 x 3 m, sebesar 27 m3 sehingga menjadikan tanki PAH (Penampungan Air Hujan) ini menjadi kurang efisien dalam pemanfaatannya. Penghematan penggunaan air tahunan sebanyak 12.1 m3/tahun atau sebesar Rp. 30.250,-/tahun.Kata Kunci: Tanki PAH (Penampungan Air Hujan), sumber air, air.

Page 1 of 1 | Total Record : 7