cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
IQTISHADIA
ISSN : 19790724     EISSN : 25023993     DOI : -
Core Subject : Economy,
IQTISHADIA, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of Islamic Business and economics areas. It covers Islamic management, Islamic Banking, Islamic Marketing, Islamic Human Resources, Islamic Finance, Zakah, Waqf, Poverty Alleviation, Islamic Public Finance, Monetary Economics, Economic Development, Maqasid al-Shariah, Institutional Economics, Behavioural Economics and Finance, Corporate Governance, Risk Management, Shariah issues, Financial Engineering, Securitization and Sukuk, Islamic Capital Markets, Insurance and Takaful, Regulatory Issues, Corporate Social Responsibility in Islam and other topics which related to this area.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 9, No 2 (2016): IQTISHADIA" : 10 Documents clear
Pengaruh Biaya, Angsuran dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah Pembiayaan BMT di Kabupaten Kudus Rokhman, Wahibur
IQTISHADIA Vol 9, No 2 (2016): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v9i2.1734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh biaya pinjaman (cost of loan), angsuran pinjaman (loan repayment), dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah pembiayaan Baitul mal wat tamwil (BMT) di kabupaten Kudus.Sampel dalam penelitian ini adalah konsumen pembiayaan BMT yang telah menjadi nasabah di atas 1 tahun dengan menggunakan tehnik purposive sampling. 150 kuesioner didistribusikan ke nasabah pembiayaan di 10 BMT yang beroperasi di Kabupaten Kudus. Kuesioner yang kembali  sebanyak 112 kuesioner  tetapi hanya 96 kuesioner yang dapat dianalisis lanjutan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa angsuran d an kualitas pelayanan pengaruh yang positif signifikan terhadap kepuasan nasabah pembiayaan. Sedangkan biaya pinjaman tidak berpengaruh terhadap kepuasan nasabah pembiayaan. Implikasi, keterbatasan dan saran untuk penelitian yang akan datang  juga dibahas dalam artikel ini. 
Filantropi Islam Untuk Pemberdayaan Ekonomi Umat (Model Pemberdayaan ZISWAF di BMT Se-Kabupaten Demak) Kasdi, Abdurrohman
IQTISHADIA Vol 9, No 2 (2016): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v9i2.1729

Abstract

Filantropi Islam merupakan praktik kedermawanan dalam  tradisi Islam melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF). Sebagai lembaga keuangan mikro syari’ah yang juga bergerak dalam filantropi Islam, BMT sangat berperan strategis dalam pembinaan agama bagi para nasabah dan penerima ZISWAF. Karena BMT merupakan lembaga yang di dalamnya mempunyai dua orientasi sekaligus; berorientasi laba dan nirlaba. BMT, yang salah satu perannya sebagai Bait alMal  dalam konteks ini adalah lembaga keuangan yang kegiatannya mengelola dana yang bersifat nirlaba (sosial) yang sumber dananya diperoleh dari ZISWAF. Selanjutnya dana tersebut diserahkan kepada mustahiq. Dengan demikian, pemberdayaan ekonomi yang dilakukan oleh BMT tidak terbatas pada sisi ekonomi dan kehidupan materiil saja, melainkan juga pada sisi agama dan kehidupan spiritualnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga sistem pengelolaan ZISWAF yang dilakukan pengelola BMT se-Kabupaten Demak, yaitu: sistem pengelolaan satu arah, sistem pengelolaan umpan balik (feed back), dan dengan sistem pilot project. Sedangkan model pemberdayaan ZISWAF yang dilakukan oleh pengelola BMT adalah: pemberdayaan sosial dengan cara penyaluran dana untuk fakir miskin langsung, pemberdayaan untuk pengembangan sumber daya manusia, dan dengan model pemberdayaan ekonomi melalui mudharabah muqayyadah, wadi’ah muqayyadah dan pemberdayaan dengan pinjaman lunak tanpa bagi hasil.
The Efficacy of Leader’s Islamic spiritual Intelligence Toward Employee Emotional Well-being Hastuti, Rina
IQTISHADIA Vol 9, No 2 (2016): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v9i2.1735

Abstract

The objective of this study is to find the evidence for the efficacy of Religiosity on spirituality workplace. The research conducted by measuring the effect of employee’s perspectives of leader’s islamic spiritual intelligence on employee emotional well-being which mediated by the quality of  employee spiritual value. The data was collected from the employees of moslem small medium enterprises on cullinary industry in Surakarta. The 75 samples was analyzed by multivariate analysis (Path Analysis) using SPSS 18 Software Program.The Islamic spiritual intelligence is explained by the variables that reflect the Muhammad SAW characters: sidiq (truthfulness), amanah (trustful), tabliq, and fatanah (wisdom). From the empirical research reveal that the employee spiritual value significantly mediating the effect of sidiq and fatanah toward employee’s emotional wellbeing. Meanwhile the variable of amanah and tabliq has no significant effect to employee spiritual value and employee emotional wellbeing. Therefore the higher the islamic spiritual value of leader (sidiq and fatanah) the higher the spiritual value of employee and the better the quality of employee’s emotional wellbeing. 
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Profitabilitas Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Di Aceh Yusuf, Muhammad Yasir; Mahriana, Wan Sri
IQTISHADIA Vol 9, No 2 (2016): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v9i2.1731

Abstract

Profitabilitas bank merupakan kualitas yang dinilai  berdasarkan keadaan dan kemampuan suatu bank dalam menghasilkan laba. Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat profitabilitas Bank Pembia yaan Rakyat Syariah (BPRS) di Aceh. Profitabilitas dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan dua rasio, yaitu return on asset dan return on equity, dengan menggunakan empat faktor yaitu pembiayaan, dana pihak ketiga, financing to deposit ratio dan non performing financing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif.Adapun sampel yang digunakan adalah Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di Aceh yang berjumlah 10 bank dan dipilih berdasarkan metode purposive sampling dengan 140 data pengamatan.Pengamatan dilakukan dari tahun 2010 sampai dengan kuartal III tahun 2015. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara simultan variabel pembiayaan, dana pihak ketiga, financing to deposit ratio dan non performing financing berpengaruh signifikan terhadap return on asset dan return on equity. Untuk pengujian secara parsial, seluruh variabel independen yaitu pembiayaan, dana pihak ketiga, financing to deposit ratio dan non performing financing berpengaruh signifikan terhadap return on asset. Sedangkan terhadap return on equity, hanya variabel dana pihak ketiga dan financing to deposit ratio yang berpengaruh signifikan. Adapun variabel pembiayaan dan non performing financing tidak berpengaruh signifikan terhadap return on equity. 
Intellectual Capital and Islamic Banks Performance; Evidence from Indonesia and Malaysia Setianto, Rahmat Heru; Sukmana, Raditya
IQTISHADIA Vol 9, No 2 (2016): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v9i2.1736

Abstract

This paper aims to investigate empirically the relationship between the Intellectual Capital (IC) efficiency consist of human capital, structural capital and capital employed and Islamic banks performance in Indonesia and Malaysia. We employ independent sample t-test and regression analysis focusing on the period from 2010 to 2014. The results suggest that there are significant differences in intellectual efficiency scores, where Islamic Banks in Malaysia have exhibited better VAIC  scores as compare to that of Islamic banks in Indonesia. While the regression analysis suggest that banks with better human capital efficiency tend to exhibit higher profitability levels. Moreover, sstructural capital is not related to Islamic bank performance. The results also suggets that capital efficiency tend to exhibit higher profitability levels both in Indonesia and Malaysia. The findings may serve as a useful input for Islamic bankers to apply knowledge based management in their respective institutions and in addressing the factors affecting IC performance in order to establish priorities and develop strategic plans, which will in turn enhance their future performance to maximize their value creation.  
Model Kepemimpinan Spiritual Dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja Dan Kinerja Karyawan di BMT se-Kabupaten Pati Rahmawaty, Anita
IQTISHADIA Vol 9, No 2 (2016): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v9i2.1732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model teoritis pengaruh kepemimpinan spiritual, budaya organisasi, komitmen organisasi terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Data penelitian ini diperoleh dari 130 karyawan di BMT seKabupaten  Pati. Teknik pengujian model penelitian ini menggunakan teknik analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap budaya organisasi, komitmen organisasi, kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Namun demikian, dalam penelitian ini ditemukan pula bahwa budaya organisasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian, temuan penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual merupakan variabel penting yang mempengaruhi kepuasan kerja dan kinerja karyawan.  
Penyelesaian Pembiayaan Murabahah Bermasalah Di Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) -, Shobirin
IQTISHADIA Vol 9, No 2 (2016): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v9i2.1737

Abstract

Pembatasan wilayah pengkajian dalam artikel ini, bertitik tolak dari tiga landasan keilmuan, yaitu landasan ontologi berkaitan dengan obyek kajian, landasan epistemologi berkaitan dengan metode yang digunakan dalam kajian dan landasan aksiologi berkaitan dengan kegunaan atau signifikasi kajian. Obyek kajian dalam artikel ini adalah penyelesaian pembiayaan murabahah bermasalah di Baitul Maal Wa Tamwil (BMT), terfokus pada dua permasalahan, yaitu  faktor-faktor yang  menyebabkan adanya pembiayaan murabahah bermasalah diBMT dan mekanisme  penyelesaian  pembiayaan  murabahah bermasalah di BMT. Metode pendekatan yang digunakan untuk  pisau analisis, ada dua yaitu: 1) dalam pembiayaan bermasalah diukur dengan teori NPF (Non erforming), dengan pendekatan mencari penyebab terjadinya pembiayaan bermasalah,  dan 2) dalam penyelesaian pembiayaan bermasalah menggunakan teori Restrukturisasi pembiayaan, dengan langkah pendekatan  sebagai berikut; a) Reschedulling (penjadwalan kembali), b) Reconditioning (persyaratan kembali), c) Restructuring  (penataan kembali). Sedangkan signifikasi dalam kajian ini adalah untuk menemukan faktor-faktor p enyebab adanya pembiayaan murabahah bermasalah di BMT dan mekanisme  penyelesaian  pembiayaan  murabahah bermasalah di BMT.  
Fakta Empirik Tentang Etos Kerja Islam, Stres Kerja, Kepuasan Kerja, dan Kinerja Akuntan pada Industri Keuangan Islam di Indonesia -, Amilin
IQTISHADIA Vol 9, No 2 (2016): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v9i2.1733

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh bukti empiris tentang pengaruh lingkungan beretos kerja Islam terhadap kepuasan kerja dan kinerja akuntan, dengan stres kerja sebagai variabel moderating. Populasi penelitian ini adalah profesi akuntan manajemen yang bekerja pada institusi keuangan berbasis Islam di Indonesia. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner. Pengujian data untuk menjawab hipotesis menggunakan metoda simple regression dan moderated regression Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bukti empiris antara lain: Pertama, etos kerja Islam berpengaruh terhadap kepuasan kerja akuntan. Kedua, stres kerja dapat memoderasi pengaruh etos kerja Islam terhadap kepuasan kerja akuntan. Ketiga, etos kerja Islam tidak berpengaruh terhadap kinerja akuntan. Terakhir, stres kerja tidak dapat memoderasi pengaruh etos kerja Islam terhadap kinerja akuntan. Hasil penelitian ini penting bagi para pimpinan organisasi khususnya bagian SDM sebagai salah satu referensi dalam melakukan pembinaan dan pemberdayaan pegawai untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi. 
Peran Bank Indonesia, Dewan Syariah Nasional, Badan Wakaf Indonesia dan Baznas dalam Pengembangan Produk Hukum Ekonomi Islam di Indonesia Iswanto, Bambang
IQTISHADIA Vol 9, No 2 (2016): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v9i2.1738

Abstract

Perbankan Syariah merupakan ikon ekonomi syariah yang menjadi referensi dan pendorong tumbuh kembang produk hukum ekonomi Islam di Indonesia.Dalam era reformasi terdapat institusi-institusi lain yang memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya hukum ekonomi Islam seperti Bank Indonesia, Dewan Syariah Nasional, Badan Wakaf Indonesia, dan Badan Amil Zakat Nasional.Eksistensi BI yang independen sehingga tidak dapat diintervensi pihak lain dalam mengeluarkan produk hukum. Selain BI, institusi-institusi lainnya yang berperan dalam pengembangan ekonomi Islam di Indonesia adalah Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI yang memiliki otoritas untuk mengeluarkan fatwa-fatwa terkait ekonomi Islam.Sampai dengan tahun 2016 DSN telah mengeluarkan fatwa sebanyak 100 fatwa. Selain itu, Badan Wakaf Nasional Indonesia (BWI) juga merupakan institusi yang diharapkan perannya untuk mengakomodir gerakan wakaf di Indonesia melalui dorongan dan usulan regulasi sehingga menjadi lebih efektif dan produktif dan berkontribusi bagi pembangunan dan perkembangan ekonomi syariah itu sendiri.  
Analisis Faktor-Faktor Sustainabilitas Lembaga Keuangan Mikro Syariah Zubair, Muhammad Kamal
IQTISHADIA Vol 9, No 2 (2016): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v9i2.1728

Abstract

Tulisan ini membahas faktor-faktor yang menjadi penentu  keberlanjutan lembaga Baitul Mal wat Tamwil (BMT) sebagai Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS).  Model yang dibangun melalui penelitian ini menunjukan bahwa variabelvariabel penyusun faktor  eksternal, yaitu regulasi, pengawasan dan infrastruktur terbukti positif signifikan mempengaruhi sustainabilitas BMT, sedangkan variabel penyusun faktor internal, dari lima variabel yang diteliti, yaitu sumber daya manusia, manajemen, permodalan, jangkauan pasar dan inovasi produk, hanya dua variabel yang positif signifikan mempengaruhi sustainabilitas BMT, yaitu sumber daya manusia  dan permodalan.  Aspek-aspek tersebut dapat dijadikan sebagai tuntunan untuk meningkatkan kinerja BMT menuju  sustainabilitas lembaga keuangan mikro syariah. Hasil penelitian ini lebih lanjut dapat dimanfaatkan untuk merancang kebijakan-kebijakan yang diperlukan untuk mendorong pengembangan BMT sehingga secara luas dan berkelanjutan mampu menjangkau dan memberdayakan pelaku usaha mikro.  

Page 1 of 1 | Total Record : 10