cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 20867603     EISSN : 20895879     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi Multiparadigma or Journal of Multiparadigm Accounting (JAMAL) has been published since April 2010 by Universitas Brawijaya, and since 2014 has been collaborating with Masyarakat Akuntansi Multiparadigma Indonesia. JAMAL publishes scientific articles and highly appreciates creative and challenging thought to trigger the birth of accounting innovation as well as practices. JAMAL is quarterly issued on April-July, August-November, and December-March. JAMAL also uses LOCKSS system to ensure a secure and permanent archive for the journal. Today, JAMAL is indexed in ASEAN Citation Index (ACI), Directory of Open Access Journal (DOAJ), Google Scholar, and Sinta. Since 2015, JAMAL is member of CrossRef, therefore each article will own a DOI (Digital Object Identifier) number. To increase publicity JAMAL can also be found in Mendeley and Academia.Edu. JAMAL is also associated with AlJEBI (Aliansi Pengelola Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia) to continuously improve its quality.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue " Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma" : 13 Documents clear
DETERMINAN HARGA SAHAM PERBANKAN YANG TERDAFTAR (2009-2012) DI BURSA EFEK INDONESIA Maulana, Panji Rizki; Salim, Ubud; Aisjah, Siti
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.552 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2015.08.6015

Abstract

Abstrak: Determinan Harga saham Perbankan yang Terdaftar (2009-2012) di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dari faktor internal dan eksternal perbankan di Indonesia terhadap harga saham pada periode waktu 2009-2012. Pengujian dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier multipel pada 27 perbankan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari faktor internal perbankan, Modal, Kualitas Aset, Manajemen, Earning, Likuiditas berpengaruh terhadap harga Saham perbankan, sedangkan Sensitivity to Market Risk tidak berpengaruh terhadap harga saham. Dari faktor eksternal, variabel PDB dan Suku Bunga berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan Nilai Tukar tidak memiliki pengaruh terhadap harga Saham perbankan. Abstract: Determinant of Banking Stock Price Listing (2009-2012) on Indonesia Stock Exchange. This study aims to analyze the influence of internal and external factors in the Indonesian banking on stock price on 2009-2012. The data analysis was using multiple linear regression analysis for 27 banks in Indonesia. The results showed that the bank’s internal factors, which are Capital, Asset Quality, Management, Earnings, Liquidity effect the banking stocks price, while Sensitivity to Market Risk has no effect on stock price. The external factors of bank, GDP and Interest Rate have a significant effect on stock price, while the Exchange Rate has no influence on the stock price.  
RELEVANSI NILAI MODAL INTELEKTUAL TERHADAP NILAI PASAR PERUSAHAAN DI BURSA EFEK INDONESIA Yusuf, Akbar; Gasim, Gasim
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.646 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2015.08.6016

Abstract

Abstrak: Relevansi Nilai Modal Intelektual Terhadap Nilai Pasar Perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah menguji hubungan langsung dan moderasi antara Modal Intelektual dan komponen-komponennya dengan nilai pasar Penelitian ini menganalisis data sekunder yang tersedia di BEI tahun 2008-2012, menggunakan teknik analisis regresi multipel dan moderasi Empat faktor kontrol digunakan yakni Leverage (DEBT), Size, Pengeluaran R&D dan Advertising Hasil penelitian menunjukkan bahwa adalah modal Intelektual dan komponen-komponennya memiliki nilai relevan dengan nilai pasar Kehadiran pengeluaran R&D meningkatkan nilai pasar Interaksi human capital dengan structural capital memberikan nilai relevan hubungannya dengan market value, namun secara negatif Abstract. Value Relevance of Intellectual Capital on the Market Value Companies. The purpose of this study was to test the direct and moderation relationship between intellectual capital and components with market value. This study analyzed secondary data available at the Indonesia Stock Exchange in 2008-2012, using multiple linier regression analysis techniques and moderation. Four factors are used to reduce bias control models of the Leverage (DEBT), Size, R&D expenditure, and Advertising expenditure. The result is intellectual capital and its components have the relevant value with market value. The presence of R&D expenditure increase its market value. Interaction human capital and structural capital provides relevant value to market value, but negatively.
MAKNA BIAYA DALAM UPACARA RAMBU SOLO Tumirin, Tumirin; Abdurahim, Ahim
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.471 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2015.08.6014

Abstract

Abstrak: Makna Biaya dalam Upacara Rambu Solo. Tujuan penelitian ini adalah menyingkap makna biaya upacara “rambu solo” di Tana Toraja. Biaya pelaksanaan upacara ini sangat mahal karena banyaknya hewan (kerbau dan babi) yang dikorbankan dan lamanya hari pelaksanaan upacara Hal tersebut merupakan sesuatu yang unik dilihat dari perspektif akuntansi. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif dengan metodologi fenomenologi. Kami mewawancarai dua informan untuk mendapatkan data dan sekaligus mengobservasi pelaksanaan upacara rambu solo di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menemukan tiga makna dari biaya pelaksanaan upacara “rambu solo”, yaitu kumpul keluarga, identitas strata sosial, dan utang keluarga.Abstract: The Meaning of Cost in Ceremony of Rambu Solo. The purpose of this study was to reveal the meaning of cost of the “rambu solo” ceremony in Tana Toraja. The cost of this ceremony is expensive because of many animals (buffaloes and pigs) were sacrified and the time of ceremony is lengthy. This research was employed interpretive paradigm with phenomenology as methodology. We interviewed two informants to fid the data and we observed the ritual of “rambu solo”. The research conducted in Toraja, South Sulawesi. The results has revealed three meanings of the cost of the ritual “rambu solo”, namely, family gathering, the identity of social strata, and family’s debt.
AKUNTABILITAS DALAM UPACARA ADAT PEMAKAMAN Paranoan, Shelmita
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.656 KB) | DOI: 10.18202/jamal 2015 08 6017

Abstract

Abstrak: Akuntabilitas dalam Upacara Adat Pemakaman. Penelitian ini bertujuan memahami makna dan bentuk akuntabilitas upacara adat pemakaman yaitu Aluk Rambu Solo’ (ARS). Pendekatan interpretif melalui studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menemukan bentuk akuntabilitas cinta kasih, akuntabilitas sosio-kultural, dan akuntabilitas fisik. Selanjutnya, ditemukan pula sebuah konsep akuntabilitas upacara ARS dalam organisasi Tongkonan yang dikenal oleh masyarakat Toraja sebagai Passanan Tengko’. Hal ini bermakna bahwa segala sesuatu yang diamanahkan harus dipertanggungjawabkan secara fisik untuk menjaga hubungan sosio-kultural yang didasari atas cinta kasih kepada sesama manusia terutama kepada Puang Matua (Tuhan). Proses ini diakui sebagai bentuk keimanan dan ketaatan kepada-Nya.Abstract: Accountability in the Ethnic Burrial Culture. This study is aimed to understand the meaning and form of accountability of Aluk Rambu Solo’ (ARS) as burrial ceremony. Interpretive approach through case study was employed. The result shows various accountability, namely love, socio-cultural, and physical. Furthermore, it is also found an acoountability concept of ARS ceremony in Tongkonan organization that is known by the society as Passanan Tengko’. It means that everything that has been trusted must be accounted physicly in order to keep socio-cultural relationship based on love to humanity, moreover to Puang Matua (God). This process is claimed as a form of faith and piety to God.
UANG NAI: ANTARA CINTA DAN GENGSI Rahayu, Sri; Yudi, Yudi
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.043 KB) | DOI: 10.18202/jamal 2015 08 6018

Abstract

Abstrak: Uang Nai’: Antara Cinta dan Gengsi. Studi ini bertujuan memahami doi menre atau uang Nai’ dalam Budaya Panai’ Bugis Makassar saat menentukan besaran uang belanja perkawinan. Analisis data menggunakan pola budaya perkawinan adat masyarakat Bugis yang dikemukakakan oleh Lamallongeng. Hasil penelitian menemukan fenomena tingginya uang Nai’, mahar dan sompa dipandang kaum muda Bugis dan orang luar sebagai bentuk harga. Lamaran dianggap transaksional antara kedua keluarga calon pengantin. Pandangan ini keliru, sebab nilai dibalik budaya panai’ merupakan bentuk penghargaan budaya Bugis terhadap wanita, siri’, prestise dan status sosial. Uang nai’ merupakan bentuk penghargaan keluarga pihak pria terhadap keluarga wanita karena telah mendidik anak gadisnya dengan baik. Abstract: Money of Na’i: Between Love and Prestige. This study is aimed to understand doi menre or money of Na’i at Panali’ culture of Bugis Makassar in determining amount of the wedding. The study used wedding culture pattern stated by Lamallongeng. The result shows that the higher of uang Nai’, dowry dan sompa have viewed by youth and society around as a form of price. Panai culture is a form of Bugis culture appreciation to the bride, siri’, prestige, and social status instead considered as a transactional between two families. Money of nai’ as an appreciation of groom family to bride because they have educated the woman as well.
PREDATORY PRICING: PERSAINGAN HARGA MINIMARKET
 DAN GADDE-GADDE DALAM METAFORA CERPEN Wahyuni, Andi Sri
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.003 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2015.08.6019

Abstract

Abstrak: Predatory Pricing: Persaingan Harga Minimarket dan Gadde-Gadde dalam Metafora Cerpen. Artikel ini bertujuan mengungkap pola penetapan harga produk agresif (predatory pricing) yang digunakan minimarket. Metafora cerita pendek (cerpen) milik Eka Kurniawan, ”Kisah Seorang Kawan” sebagai metode. Sosok “ayah” dalam cerpen ini mengalami kejadian yang mirip, namun berbeda, dengan kondisi yang terjadi pada pelaku usaha gadde-gadde. Kejadian yang bermula dari kedatangan “saudagar kaya” yang mewakili kedatangan minimarket di berbagai titik perumahan yang ada di Makassar. Lewat cerpen tersebut, tampak bagaimana strategi predatory pricing mampu menarik pelanggan berpindah dari gadde-gadde ke minimarket, dan pada akhirnya mematikan usaha-usaha kecil yang menjadi denyut nadi sektor ekonomi. Abstract: Predatory Pricing: The Competition between Minimarket Price And Gadde-Gadde in Short-Story Metaphor. This article is aimed to explore the determination of agressive cost of product (predatory pricing) used by minimarket. Short story metaphor by Eka Kurniawan, “Kisah Seorang Kawan” as methodology. The “father” figure in this story has similiar condition with enterpreneur of gadde-gadde. The story begins with the attendant of “the rich merchant” who represent the arrival of minimarket in housing area at Makassar. Through the short story, strategy of predatory pricing could attract customer to move from gadde-gadde to minimarket. Finally, these changes could diminish small businesses which are become the primary economic sector.
MEMAKNAI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY: SUATU KAJIAN PROSES TRANSFORMASI SOSIAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL Rismawati, Rismawati
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.796 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2015.08.6020

Abstract

Abstrak: Memaknai Program Corporate Social Responsibility: Suatu Kajian Proses Transformasi Sosial Berbasis Kearifan Lokal. Penelitian ini bertujuan menjabarkan  bagaimana nilai perusahaan PT Vale Indonesia yaitu “no bussiness interruption” dan nilai budaya lokal yaitu budaya siri’ dan maseddisiri’ membentuk konsep pertanggungjawaban sosial. Melalui studi kasus, peneliti ingin mengeksplorasi peran kedua budaya ini dalam membentuk realitasnya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa no bussiness interruption dimaknai sebagai perintah menjaga lingkungan dan keamanan  serta keselamatan kerja karyawan agar aktivitas produksi tidak terhalang. Di sisi lain, nilai-nilai budaya Luwu telah mengajarkan satu ikatan yang sangat kokoh berdasarkan rasa malu (siri’). Abstract: Understanding Corporate Social Responsibility Program: a Social Transformation Process Analysis Based on Local Wisdom. This research aims to explain how corporate value of PT. Vale Indonesia which is “no business interruption” and local value which is siri and maseddisiri’ form the social responsibility concept. Through case study, researcher aims to explore the role of both of these cultures in reality formation. The result indicates that “no business interruption” is understood as order to maintain environment and the safety of workers, so that production activity will not be hurdled. On the other hand, Luwu cultural values have taught one strong bond based on the value of siri (shamefulness).
AKUNTANSI MALANGAN: SALAM SATU JIWA DAN KONSEP KINERJA KLUB SEPAK BOLA Triyuwono, Iwan
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.304 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2015.08.6023

Abstract

Abstrak: Akuntansi Malangan: Salam Satu Jiwa dan Konsep Kinerja Klub Sepak Bola. Penelitian ini bertujuan membangun konsep kinerja klub sepak bola dengan menggunakan budaya khas kota Malang, yaitu budaya basa wali-an[1], malangkucecwara dan salam satu jiwa."[2] Penelitian ini menggunakan paradigma spiritualis dan disain penelitian spiritualis. Melalui metode dzikir, doa, dan tafakkur, peneliti mendapatkan metafora bola sebagai alat untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep kinerja klub sepak bola berorientasi kepada titik terdalam spiritual manusia, yaitu takwa, yang disimbolkan dengan titik pusat bola dengan nilai budaya "salam satu jiwa." Orientasi ke dalam adalah refleksi dari basa wali-an yang membalik kepentingan materi ke kepentingan spiritual. Setiap pihak, dapat menggunakan jalur profesinya masing-masing untuk masuk ke dalam titik Tuhan (takwa) melalui jalan kebenaran mental malangkucecwara sebagai jembatan penghubung antara titik kesejahteraan materi, sebagai bagian terluar dari bola, dengan titik Tuhan. Abstract: Malangan Accounting: Salam Satu Jiwa and the Performance Concept of Football Club. This research aims to construct the performance concept of football club by employing Malang indigenous culture namely basawali-an, malangkucecwara and salam satu jiwa. This research uses spiritual paradigm and spiritual research design. Through dzikir, doa, and tafakkur, researcher finds a metaphor in the form of ball as analysis tool. The research indicates that the performance concept of football club is oriented to the deepest point of human spirituality, namely takwa, which is symbolised with the epicentre of the ball with the cultural value of salam satu jiwa. Inward orientation is a reflection of basa wali-an that reverses material to spiritual interest. Every party involved in the football club can use his/her professional way to enter to the deepest God spot through righteous path of malangkucecwara as a bridge between material well being, as the outer part of the ball, with God spot.
NGELMU NGALAP-NYAUR: TRANSAKSI BERBASIS AKUN-ISME TANPA KREDIT Prasetyo, Whedy
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.151 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2015.08.6026

Abstract

Abstrak: Ngelmu Ngalap-Nyaur: Transaksi Berbasis Akun-isme Tanpa Kredit. Penelitian ini bertujuan mengkonstruksi akun berbasis ngalap-nyaur yang dilakukan oleh PKL Ngalam Raya dilandasi jiwa saling percaya antara pemasok dengan PKL. Penelitian ini menggunakan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan model transaksi yang merubah kehadiran akun piutang usaha dan kos barang terjual dengan jumlah pengambilan dan kepercayaan. Akun yang menunjukkan transaksi penjualan kebersamaan tanpa kredit namun tidak tunai sebagai perwujudan akun salam satu jiwa sosial (moral) berdampingan dengan ekonomi (rasional), untuk menjamin dan mengatasi “goncangan” proses kulakan barang dan penjualannya. Salam satu jiwa berusaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan ekonomi lokal.   Abstract: Ngelmu Ngalap-Nyaur: Transaction Based Account-isme Without Credit. This research aimed to construct account based on ngalap-nyaur done by PKL Ngalam raya underpined trust each other by supplier . This research use case study. The research refer to transaction model that change attendance accountof account receivable and cost of goods sold with amount of taking good sand trust. The account shows sales transactions to getherness without credit but not cashas the account embodiment of one soul greeting social (moral) side by side with economic (rational), to guarantee and overcome “shock” the process of commodity making and sales. One soul greeting seeks reduce unemployment and boost the local economy.  
MEMBAWA PANCASILA DALAM SUATU DEFINISI AKUNTANSI Sitorus, Jordan Hotman Ekklesia
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.521 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2015.08.6021

Abstract

Abstrak: Membawa Pancasila dalam Suatu Definisi Akuntansi Tujuan dari penelitian ini adalah membuat definisi akuntansi baru berdasarkan pada nilai-nilai Pancasila. Adapun dalam membuat definisi penulis menggunakan metode kualitatif yang bersandar pada paradigma posmodernisme dalam sudut pandang Pancasila. Penelitian ini menghasilkan konsep definisi akuntansi berdasarkan masing-masing sila Pancasila dan diformulasikan menjadi satu definisi baru. Adapun definisi akuntansi berdasarkan perspektif Pancasila adalah pertanggungjawaban manusia kepada Tuhan melalui pemanusiaan manusia, membangkitkan semangat persaudaraan, pengangkatan derajat rakyat, serta penyeimbangan kebutuhan jasmani dan rohani manusia dalam hal aktivitas keuangan. Abstract: Carrying Pancasila in an Accounting Definition The purpose of this research is to create a new definition of accounting based on Pancasila values. The author uses a qualitative method which relies on the postmodernism method in the perspective of Pancasila to make a new definition. The result of this research is a new accounting definition based on each principle and the result is being formulated into a new definition. The accounting definition in Pancasila perspective is the human accountability to God by humanizing human, arousing the spirit of brotherhood, uplifting the degree of society, and balancing the physical and spiritual needs of human in financial activity.  

Page 1 of 2 | Total Record : 13