cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 20867603     EISSN : 20895879     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi Multiparadigma or Journal of Multiparadigm Accounting (JAMAL) has been published since April 2010 by Universitas Brawijaya, and since 2014 has been collaborating with Masyarakat Akuntansi Multiparadigma Indonesia. JAMAL publishes scientific articles and highly appreciates creative and challenging thought to trigger the birth of accounting innovation as well as practices. JAMAL is quarterly issued on April-July, August-November, and December-March. JAMAL also uses LOCKSS system to ensure a secure and permanent archive for the journal. Today, JAMAL is indexed in ASEAN Citation Index (ACI), Directory of Open Access Journal (DOAJ), Google Scholar, and Sinta. Since 2015, JAMAL is member of CrossRef, therefore each article will own a DOI (Digital Object Identifier) number. To increase publicity JAMAL can also be found in Mendeley and Academia.Edu. JAMAL is also associated with AlJEBI (Aliansi Pengelola Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia) to continuously improve its quality.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue " Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma" : 13 Documents clear
KEMELUT PENATAUSAHAAN ASET TETAP (DULU HINGGA KINI) Kurniati, Evy; Asmony, Thatok; Santoso, Budi
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.12 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2017.12.7072

Abstract

Abstrak: Kemelut Penatausahaan Aset Tetap (Dulu Hingga Kini). Penelitian ini bertujuan menginvestigasi penyebab terjadinya kendala dalam penatausahaan aset tetap di Pemerintah Kabupaten Dompu dan upaya yang dapat dilakukan oleh setiap pihak. Metode yang digunakan adalah desain multi kasus holistik. Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor kendala seperti kuantitas dan kualitas SDM, koordinasi intern, penyalahgunaan aset, dan insentif. Berbagai langkah telah dilakukan oleh pemerintah daerah, namun masih terkendala oleh faktor internal. Peneliti menyarankan supaya pemerintah setempat melakukan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, memperkuat komitmen pimpinan, dan membuat peraturan terkait pencatatan aset tetap. Abstract: The Flow of Fixed Assets Administration (Past until Now). This study aims to investigate the causes of constraints in the administration of fixed assets in Dompu District Government and the efforts that can be done by each party. The method used is multi holistic case design. This study shows that there are several constraint factors such as quantity and quality of human resources, internal coordination, asset abuse, and incentives. Various steps have been made by local governments, but are still constrained by internal factors. The researchers recommend that local governments must improve the quality of human resources, strengthen the leadership commitments, and make regulations related about fixed assets recording.
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN LIMBAH BERBASIS MULAT SARIRA Siskawati, Eka; Susilawati, Made
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.907 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2017.12.7067

Abstract

Abstrak: Akuntabilitas Pengelolaan Limbah Berbasis Mulat Sarira. Penelitian ini mencoba untuk menggali makna mulat sarira dalam konsep akuntabilitas pengelolaan limbah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa konsep akuntabilitas berbasis mulat sarira pengelolaan limbah memberikan nilai puputan, THK, jengah, taksu, desa-kala-patra, saput poleng, ngayah, hukum karmaphala, dan paras paros. Mulat sarira sebagai senjata pengendalian diri mampu membangkitkan kewaspadaan diri untuk tidak merusak hubungan dengan Tuhan, manusia, dan lingkungan. Dengan demikian, budaya mulat sarira merupakan konsensus dekonstruksi nilai keseimbangan dan keharmonisan yang melandasi pembangunan konsep akuntabilitas pengelolaan limbah. Abstract: Mulat Sarira-based Accountability Waste Management. This research tried to explore the meaning of mulat sarira in the concept of waste management accountability. The research method used was descriptive qualitative. This study found that the concept of accountability based on multifarious sarira gives the value of puputan, THK, embarrassment, taksu, village-kala-patra, polish, ngayah, karmaphala, and paros paros. Mulat sarira as a weapon of self-control could awaken self-awareness to not damage relationships with God, human, and environment. Thus, the culture of mulat sarira was the consensus of the deconstruction of balance and harmony values which underlies the development of the concept of waste management accountability.
PERILAKU PENGUSAHA MIKRO BETAWI PERANTAUAN TERHADAP COST REDUCTION Niswatin, Niswatin; Noholo, Sahmin; Tuli, Hartati; Wuryandini, Ayu R
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.742 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2017.12.7064

Abstract

Abstrak: Perilaku Pengusaha Mikro Betawi Perantauan terhadap Cost Reduction. Penelitian ini mencoba mengungkap makna cost reduction dalam perspektif pengusaha mikro Betawi perantauan. Fenomenologi digunakan sebagai metode dalam penelitian ini. Penelitian ini menemukan bahwa pengusaha mikro Betawi perantauan memaknai cost reduction sebagai cara menghemat biaya untuk menghasilkan produk. Mereka berupaya menjaga keberlangsungan usaha dengan mempertimbangkan aspek pelanggan. Selain itu, eksistensi usaha juga dilakukan dengan menjunjung tinggi nilai kebudayaan Betawi, Gorontalo, dan agama Islam. Hal ini ditemukan ketika mereka meyakini bahwa tidak semua konten pengeluaran dapat diartikan sebagai biaya yang harus dihindarkan atau dilakukan efisiensi. Abstract: The behavior of the Overseas Betawi Micro Entrepreneur to Cost Reduction. This research tried to reveal the meaning of cost reduction in the perspective of Betawi overseas micro entrepreneurs. Phenomenology was used as a method in this study. This research found that Betawi micro entrepreneurs perceive cost reduction as a cost-saving way to produce the product. They strive to maintain business continuity by considering the customer aspect. In addition, the existence of business is also done by upholding the value of Betawi culture, Gorontalo, and Islam religion. This has been found when they believe that not all expenditure content can be interpreted as cost-avoided or efficiency.
DETERMINAN KEBIJAKAN DIVIDEN Ningrum, Nurani Puspa
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.014 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2017.12.7069

Abstract

Abstrak: Determinan Kebijakan Dividen. Penelitian ini bertujuan menguji determinan kebijakan dividen berdasarkan profitabilitas dan leverage dengan menggunakan moderasi kepemilikan manajerial dan likuiditas. Analisis regresi multipel digunakan sebagai metode untuk menguji determinan tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa besarnya laba sangat menentukan pembagian dividen, sedangkan ada atau tidaknya pembatasan hutang tidak mampu memengaruhi dividen. Sebaliknya, kepemilikan manajerial menurunkan jumlah dividen pada saat kepemilikan saham oleh manajer tersebut cukup tinggi, dan likuiditas tidak mampu meningkatkan atau menurunkan jumlah dividen karena tingginya likuiditas akan semakin menimbulkan konflik agensi. Abstract: Determinant of Dividend Policy. This study would examine the determinants of dividend policy based on profitability and leverage by using moderation of managerial and liquidity ownership. Multiple regression analysis was used as a method. This study showed that the amount of profit is very decisive dividend distribution, whereas the presence or absence of debt restrictions were not able to affect dividends. In contrast, managerial ownership decreased the amount of dividends when the share ownership by the manager was high enough, and liquidity wass not able to increase or decrease the amount of dividends because of the high liquidity would increase the agency conflicts.
FLYPAPER EFFECT: SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH AKRUAL Subadriyah, Subadriyah
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.752 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2017.12.7073

Abstract

Abstrak: Flypaper Effect: Sebelum dan Sesudah Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Akrual. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui terjadinya flypaper effect pada pemerintah daerah sebelum dan sesudah penerapan Standar Akuntansi Pemerintah berbasis akrual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi multipel dan paired sampel t-test. Penelitian ini menunjukkan bahwa fenomena flypaper effect semakin berkurang setelah penerapan Standar Akuntansi Pemerintah. Meskipun demikian penurunnya kecil. Hal ini disebabkan karena belum adanya syarat dan kepastian kebijakan teknis dalam pemberian dana alokasi umum. Oleh karena itu, faktor kelembagaan dan kepastian kebijakan teknis harus dibuat. Abstract: Flypaper Effect: Before and After The Implementation of Accrual Government Accounting Standards. This study aims to determine the occurrence of flypaper effect on local governments before and after the implementation of Accounting Standards Government-based accruals. The method used in this research is multiple regression and paired t-test sample. This study shows that the phenomenon of flypaper effect decreases after the application of the standard. Nevertheless the reduction is small. This happens because there is no requirement and certainty of technical policy in giving general allocation fund. Therefore, institutional factors and technical policy certainty must be made.
DETERMINANT OF DOWNWARD AUDITOR SWITCHING Budisantoso, Totok; Rahmawati, Rahmawati; Bandi, Bandi; Probohudono, Agung Nur
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.958 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2017.12.7065

Abstract

Abstrak: Determinan Pengalihan Auditor. Penelitian ini menguji faktor-faktor yang memengaruhi downward auditor switching di lima Negara ASEAN. Metode analisis yang digunakan adalah fixed effect logistic regression. Penelitian ini menemukan bahwa opinion shopping terjadi di ASEAN, terutama pada perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan. Perusahaan dengan bisnis yang kompleks akan mempertahankan auditor Big Four untuk mengurangi kompleksitas dan biaya audit. Komite audit dan publik berperan sebagai penjaga kualitas auditor. Di sisi lain, pemegang saham gagal menjalankan peran sebagai penjaga kualitas audit. Ini mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh kubu dalam pemegang saham.Abstract: Determinant of Downward Auditor Switching. This study examines the factors that influence downward auditor switching in five ASEAN countries. Fixed effect logistic regression was used as analytical method. This study found that opinion shopping occurred in ASEAN, especially in distress companies. Companies with complex businesses will retain the Big Four auditors to reduce complexity and audit costs. Audit and public committees serve as guardians of auditor quality. On the other hand, shareholders failed to maintain audit quality. It indicates that there is entrenchment effect in auditor switching.
ADA APA SETELAH TAX AMNESTY? Okfitasari, Antin; Meikhati, Ety; Setyaningsih, Titik
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.486 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2017.12.7070

Abstract

Abstrak: Ada Apa Setelah Tax Amnesty? Penelitian ini menganalisis kewajiban wajib pajak setelah tax amnesty serta konsekuensi yang muncul jika mereka lalai melaksanakan kewajibannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui telaah studi literatur. Hasil studi literatur menunjukan bahwa terdapat beberapa kewajiban wajib pajak yang harus dikerjakan. Kelalaian dan kesalahan dalam pelaksanaan kewajiban setelah tax amnesty, akan menimbulkan konsekuensi sanksi, pembatalan tax amnesty, dan pemeriksaan. Akhirnya kelegaan yang seharusnya diperoleh wajib pajak peserta tax amnesty akan berubah menjadi bumerang karena hal tersebut. Abstract: What is the matter After Tax Amnesty? This study analyzes the taxpayer obligation after tax amnesty and the consequences that arise if they fail to perform their obligations. The research uses descriptive qualitative approach through literature study. The research shows that there are some obligations for taxpayers to be done. Failure and misconduct in the implementation of obligations after tax amnesty, will result in consequences of sanctions, tax amnesty cancellation, and examination. Finally the relief that should be obtained taxpayers tax amnesty participants will turn into a boomerang because of it.
APAKAH KARAKTERISTIK KEPALA DAERAH BERDAMPAK TERHADAP KINERJA PEMERINTAHAN? Pahlevi, Agus Reza; Setiawan, Doddy
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.856 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2017.12.7074

Abstract

Abstrak: Apakah Karakteristik Kepala Daerah Berdampak terhadap Kinerja Pemerintahan? Tujuan dari penelitian ini adalah menguji pengaruh karakteristik kepala daerah terhadap kinerja pemerintah daerah di Indonesia. Uji regresi data panel digunakan sebagai metode penelitian. Hasil pengujian menunjukkan kepala daerah yang mempunyai umur lebih tinggi dan masa kerja yang lebih lama serta gender perempuan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja pemerintah daerah. Kepala daerah menggunakan pengalaman mereka untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan tingkat pendidikan kepala daerah tidak memberikan dampak positif terhadap kinerja karena mereka cenderung memutuskan kebijakan berdasarkan prinsip dan lingkungan sosial. Abstract: Does the Characteristic of Regional Head Affect to Government Performance? The purpose of this study is to examine the influence of regional head characteristics on the performance of local government in Indonesia. The panel data regression test is used as a research method. The test results show that heads of regions with higher age and longer service life and womens gender can contribute positively to the performance. They use their experience to improve local government performance. In addition, this study also shows that the level of education of local heads don’t have a positive impact on performance because they tend to decide policies based on principles and social environment.
SUDIKAH AKUNTAN MENGUNGKAP AIB KECURANGAN? Utami, Intiyas; Jori, Adrianus; Hapsari, Aprina Nugrahesthy Sulistya
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.297 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2017.12.7066

Abstract

Abstrak: Sudikah Akuntan Mengungkap Aib Kecurangan? Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan kausalitas antara model pahala dan jalur pelaporan serta interaksi antara kedua faktor tersebut dengan niat mengungkapkan aib kecurangan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen antarsubjek faktorial 2x2. Penelitian ini menunjukkan bahwa akuntan sudi mengungkap aib kecurangan karena adanya jalur pelaporan tak berindentitas serta model pahala berupa perlindungan. Jaminan keamanan bagi pelapor menjadi faktor utama bagi mereka untuk berani menyampaikan informasi mengenai adanya kecurangan kepada pimpinan organisasi. Pada sisi lainnya, sistem pengungkapan aib perlu mempertimbangkan mekanisme yang memberi perlindungan bagi para pelapor. Abstract: Will the Accountant Whistle the Fraud? The research aims to examine the causality between the reward model, the reporting channel and the interaction between that factors to the whistleblowing intention of fraudulent. This research uses experiment between 2x2 factorial subject. This study shows that the accountant will reveal the cheating inclination due to the existence of non-indexing reporting path and the model of reward in the form of protection. Security guarantees for complainants are the key factor for them to dare to disclose information about fraud to the organization leader. On the other hand, disgrace disclosure systems need to consider mechanisms that provide protection to reporters.
FORMALITAS FIKIH DALAM PENERAPAN AKUNTANSI SYARIAH ALIRAN PRAGMATIS Iswanaji, Chaidir; Wahyudi, Muhamad
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.467 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2017.12.7075

Abstract

Abstrak: Formalitas Fikih dalam Penerapan Akuntansi Syariah Aliran Pragmatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas unsur fikih dalam akad transaksi-transaksi syariah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menekankan evaluasi dan kesadaran teknis atas jawaban informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian akad transaksi syariah belum sepenuhnya menampilkan unsur landasan fikih. Para pelaku akad cenderung mengandalkan akal konvensional yang berorientasi keduniawian tanpa mengindahkan urusan akhirat. Hal ini disebabkan karena akuntansi syariah pragmatis mengutamakan adaptasi akuntansi konvensional, mulai dari konsep dasar sampai bentuk praktik, sehingga belum sesuai dengan nilai-nilai Islam. Abstract: The Formalities of Fiqh in the Application of Sharia Accounting Pragmatic Perspective. This study aims to review the elements of fiqh in the contracts of Islamic transactions. The method used is descriptive qualitative by emphasizing evaluation and technical awareness of informants answer. This research finds that some of the contracts of sharia transaction have not fully show the element of fiqh base. The actors of the contract tend to rely on world-oriented conventional wisdom without regard to the matter of the afterlife. This is because pragmatic Islamic accounting prioritizes conventional accounting adaptation, from the basic concept to the practice, so it is not corresponding with Islamic values.

Page 1 of 2 | Total Record : 13


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2020 - Agustus 2020) Vol 10, No 3 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 3 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 3 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 3 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 3 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma More Issue