cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 20867603     EISSN : 20895879     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi Multiparadigma or Journal of Multiparadigm Accounting (JAMAL) has been published since April 2010 by Universitas Brawijaya, and since 2014 has been collaborating with Masyarakat Akuntansi Multiparadigma Indonesia. JAMAL publishes scientific articles and highly appreciates creative and challenging thought to trigger the birth of accounting innovation as well as practices. JAMAL is quarterly issued on April-July, August-November, and December-March. JAMAL also uses LOCKSS system to ensure a secure and permanent archive for the journal. Today, JAMAL is indexed in ASEAN Citation Index (ACI), Directory of Open Access Journal (DOAJ), Google Scholar, and Sinta. Since 2015, JAMAL is member of CrossRef, therefore each article will own a DOI (Digital Object Identifier) number. To increase publicity JAMAL can also be found in Mendeley and Academia.Edu. JAMAL is also associated with AlJEBI (Aliansi Pengelola Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia) to continuously improve its quality.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue " Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma" : 12 Documents clear
KONSEP HARGA JUAL BETAWIAN DALAM BINGKAI SI PITUNG Amaliah, Tri Handayani; Sugianto, Sugianto
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.947 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9002

Abstract

Abstrak: Konsep Harga Jual Betawian dalam Bingkai Si Pitung. Studi ini bertujuan mengungkap konsep harga jual berbasis nilai-nilai Si Pitung yang diimplementasikan oleh masyarakat Betawi. Metode yang digunakan adalah fenomenologi berbasis nilai-nilai Si Pitung. Studi ini menemukan bahwa harga jual yang ditetapkan masyarakat Betawi tidak hanya terbentuk oleh nilai materi, namun juga terkandung nilai religi dalam bentuk sedekah dan nilai sosial. Harga jual tersebut juga merefleksikan profit ubuddiyah dan profit religius. Nilai-nilai Si Pitung mampu membawa pencapaian going concern dari aktivitas ekonomi. Abstract: The Concept of Betawian Selling Price based on Si Pitung’s Value. This study aims to reveal the concept of selling price based on the values of Si Pitung implemented by Betawi society. The method used is phenomenology based on the values of Si Pitung. This study finds that the selling price set by Betawi society is not only formed by the value of the material, but also contained religious values in the form of alms and social values. The selling price also reflects the profit of ubuddiyah and religious profit. The values of Si Pitung are able to bring the achievement of going concern of the economy activity.
GOING CONCERN DALAM METAFORA ONDEL-ONDEL Totanan, Chalarce; Paranoan, Natalia
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.935 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9006

Abstract

Abstrak: Going Concern dalam Metafora Ondel-Ondel. Artikel ini berusaha mengungkap bahwa konsep going concern berlaku tidak hanya bagi perusahaan tetapi juga dalam budaya (dalam hal ini ondel-ondel dalam budaya Betawi). Metode yang digunakan adalah analisis semiotika terhadap ondel-ondel sebagai simbol keberlanjutan masyarakat Betawi. Hasil analisis menunjukkan bahwa ondel-ondel merupakan simbol dari “seniman jalanan.” Hal ini merupakan akibat logis dari perubahan sosial, teknologi, dan perspektif baru budaya modern. Meskipun demikian, simbol tersebut tetap disosialisasikan secara turun-temurun supaya tetap going concern dalam jangka panjang.Abstract: Going Concern in Ondel-Ondel Metaphor. This article seeks to reveal that the concept of going concern applies not only to companies but also to cultures (in this case ondel-ondel in Betawi culture). The method used is semiotic analysis of ondel-ondel as a symbol of sustainability in Betawi society. The results show that ondel-ondel is a symbol of "street artists." This is the logical consequence of new social, technological, and cultural changes in modern culture. Nevertheless, the symbols are still socialized in order to keep going concern in the long run.
PRAKTIK AKUNTANSI UMKM DALAM MENINGKATKAN AKSES PEMBIAYAAN DARI PEMERINTAH Parwati, Ni Made Suwitri; Jurana, Jurana
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.415 KB)

Abstract

Kami menemukan bahwa artikel yang berjudul “Praktik Akuntansi UMKM dalam Meningkatkan Akses Pembiayaan dari Pemerintah” telah: (1) dipresentasikan pada prosiding yang memiliki ISBN, yaitu pada “ASIAN Academic Society International Conference Proceeding” 2016 tanpa sepengetahuan editor Jurnal Akuntansi Multiparadigma dan pemberitahuan penulis, (2)  dipresentasikan pada Sarasehan Akuntansi Multiparadigma (SAM) JAMAL 2017. Oleh karena itu, kami mencabut artikel tersebut dari Jurnal Akuntansi Multiparadigma Volume 9 Nomor 1 April 2018, yang telah terpublikasi, secara terbuka.
PERILAKU PEBISNIS DAN WIRAUSAHA MUSLIM DALAM MENJALANKAN ASAS TRANSAKSI SYARIAH Fauzia, Ika Yunia
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.934 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9003

Abstract

Abstrak: Perilaku Pebisnis dan Wirausaha Muslim dalam Menjalankan Asas Transaksi Syariah. Studi ini bertujuan untuk memetakan perilaku pebisnis dan wirausaha muslim, khususnya pada aspek budaya bisnis dan pedoman asas transaksi syariah yang disusun oleh Ikatan Akuntan Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui penggalian informasi kepada sejumlah informan yang dibagi menjadi tiga kelompok. Temuan penting dalam studi ini adalah terdapat perbedaan persepsi antara informan lulusan pesantren dan sebaliknya ketika menerapkan asas adalah, tawazun, serta maslahah. Meskipun demikian, peneliti tidak menemukan adanya perbedaan persepsi dalam menjalankan asas ukhuwah dan syumuliyah.    Abstract: The Behavior of Businessmen and Muslim Entrepreneurs in Running the Principles of Sharia Transactions. This study aims to map the behavior of businessmen and Muslim entrepreneurs, especially in the aspects of business culture and guiding principles of sharia transactions compiled by the Indonesian Institute of Accountants. The approach used is descriptive qualitative through the extracting of information to a number of informants divided into three groups. An important finding in this study is that there are differences in perceptions between pesantren graduate informants and vice versa when applying adalah, tawazun, and maslahah principles. Nevertheless, the researcher doesn’t find any difference of perception in running ukhuwah and syumuliyah principles.
PENGEMBANGAN TEORI AKUNTANSI SYARIAH DI INDONESIA Hadi, Dudi Abdul
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.102 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9007

Abstract

Abstrak: Pengembangan Teori Akuntansi Syariah di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengembangan teori akuntansi syariah yang sudah ada di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ex post facto analysis melalui urf sebagai landasan utama. Penelitian ini menemukan bahwa teori akuntansi syariah idealinya terdiri atas aturan-aturan yang meliputi aspek akidah, hukum amaliah, dan akhlak. Implikasinya, laporan keuangan syariah harus memiliki sejumlah sifat materi dan non materi. Dengan demikian, teori akuntansi syariah digunakan untuk menjaga syariah Allah, baik secara konseptual maupun praktik. Abstract: A Critical Development of Shariah Accounting Theory in Indonesia. The purpose of this research is to criticize the development of sharia accounting theory that already exist in Indonesia. The method used in this research ex post facto analysis through urf as the main foundation. This research finds that the ideal sharia accounting theory consists of rules that include aspects of aqidah, amaliah law, and morals. The implication, sharia financial statements must have a number of material and non-material properties. Thus, shariah accounting theory is used to safeguard the shariah of Allah, both conceptually and practically.
PRAKTIK AKUNTANSI BETAWIAN DALAM PERSPEKTIF KUASA DAN PENGETAHUAN Budiasih, I Gusti Ayu Nyoman; Erawati, Ni Made Adi; Suardikha, I Made Sadha
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.903 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9001

Abstract

Abstrak: Praktik Akuntansi Betawian dalam Perspektif Kuasa dan Pengetahuan. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan praktik akuntansi Betawian pada masa kekuasaan Belanda. Metode yang digunakan adalah perspektif Foucauldian. Artikel ini menemukan bahwa perspektif kuasa kapitalis menghasilkan pengaruh besar terhadap pemungutan pajak yang dilakukan pada masyarakat Betawi. Kuasa dari kolonialisme Belanda merupakan mekanisme yang dapat menciptakan pengetahuan praktik akuntansi yaitu dalam hal pembuatan aturan pemungutan pajak maupun denda kepada rakyat lokal. Hal ini digunakan sebagai alat untuk melanggengkan kekuasaan dalam jangka waktu panjang. Abstract: The Betawian Accounting Practice in Power and Knowledge Perspective. This article aims to identify and explain the Betawian accounting practices during the Dutch colinialism period. The method used is Foucauldian perspective. This article finds that the perspective of capitalist power produces a major influence on tax collection conducted on Betawi society. Power of Dutch colonialism is a mechanism that can create knowledge (accounting practices) that is in terms of making the rules of tax collection and fines to the local people. It is used as a tool to perpetuate power in the long term.
PRAKTIK PENGELOLAAN KEUANGAN DANA DESA Triani, Ni Nyoman Alit; Handayani, Susi
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.867 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9009

Abstract

Abstak: Praktik Pengelolaan Keuangan Dana Desa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan peraturan Menteri Keuangan Nomor 49/2016 tentang pengelolaan keuangan dana desa. Metode yang digunakan adalah studi kasus melalui wawancara kepada warga dan pemimpin Desa Plosogeneng, Donowarih, dan Pesantren. Penelitian ini menemukan bahwa pengelolaan keuangan desa secara umum telah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Meskipun demikian, peneliti juga menemukan bahwa terdapat kendala yang disebabkan oleh perubahan kementerian dan kemampuan penyalur dana desa yang masih belum mumpuni. Hal ini menyebabkan terhambatnya penyaluran dana desa. Abstract: The Practice of Village Fund Financial Management. This study aims to explain the application of the Minister of Finance Regulation Num. 49/2016 on financial management of village funds. The method used is case study by interviews to villagers and leaders of Plosogeneng, Donowarih, and Pesantren Village. This study finds that village financial management in general has been in compliance with prevailing regulations. Nevertheless, the researcher also finds that there is constraints caused by ministry changes and the ability of village fund distributors who were not yet qualified. This has led to delays in the disbursement of village funds.
KEIKUTSERTAAN AMNESTI PAJAK DITINJAU DARI LAPORAN KEUANGAN KOPERASI SYARIAH Arifin, Zainal; Sayekti, Yosefa; Wardayati, Siti Maria
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.772 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9008

Abstract

Abstrak: Keikutsertaan Amnesti pajak Ditinjau dari Laporan Keuangan Koperasi Syariah. Penelitian ini bermaksud membuktikan apakah besaran laba, utang, dan total asset memengaruhi keikutsertaan amnesti pajak. Penelitian ini dilakukan pada 144 wajib pajak koperasi syariah secara simultan dan parsial menggunakan teknik regresi logistik. Penelitian ini menemukan bahwa lembaga koperasi dengan memiliki total aset yang besar lebih mempunyai peluang yang besar dalam keikutsertaan program amnesti pajak. Lembaga tersebut dianggap memiliki kepentingan dan kepatuhan yang besar pula terhadap negaranya. Oleh karena itu, koperasi syariah seharusnya melaporkan laba, utang, total asset sesuai kenyataanya supaya terhindar dari sanksi pajak. Abstract: Tax Amnesty Participation Based on Sharia Cooperative Financial Statements. This study intended to prove whether the amount of profit, debt, and total assets affect the participation of tax amnesty. This research was conducted on 144 taxpayers of sharia cooperatives simultaneously and partially using logistic regression technique. This study found that cooperative institutions with large total assets have greater opportunities in tax amnesty program participation. They were considered to have a great interest and adherence to its country. Therefore, sharia cooperatives should report profit, debt, total assets according to the facts to avoid tax sanctions.
PERAN CORPORATE GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN VOLUNTARY DISCLOSURE Fatmawati, Rini; Astuti, Dessy Widya; Suhardjanto, Djoko
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.727 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9004

Abstract

Abstrak: Peran Corporate Governance dalam Meningkatkan Voluntary Disclosure. Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh sejumlah variabel corporate governance terhadap tingkat voluntary disclosure. Analisis data dilakukan dengan uji regresi linier berganda. Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan publik dan komite audit berpengaruh terhadap tingkat voluntary disclosure. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan tuntutan voluntary disclosure. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa komite audit berperan untuk menjamin kepatuhan pelaporan keuangan, termasuk voluntary disclosure. Meskipun demikian, dewan komisaris dan komisaris independen tidak dapat memengaruhi voluntary disclosure karena lebih menekankan pengawasan pada mandatory disclosure. Abstract: The Role of Corporate Governance in Increasing Voluntary Disclosure. The purpose of this study is to examine the effect of a number of corporate governance variables on the level of voluntary disclosure. Data analysis was done by multiple linear regression test. This study shows that public ownership and audit committee have an effect on voluntary disclosure level. These indicate that there is an increase in voluntary disclosure demands. In addition, the audit committee acts to ensure compliance with financial reporting, including voluntary disclosure. Nevertheless, the board of commissioners and independent commissioners can’t influence voluntary disclosure because it emphasizes supervision on the mandatory disclosure.
PENTINGKAH NILAI RELIGIUSITAS DAN BUDAYA ORGANISASI UNTUK MENGURANGI KECURANGAN? Urumsah, Dekar; Wicaksono, Aditya Pandu; Hardinto, Wirawan
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.498 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9010

Abstract

Abstrak: Pentingkah Nilai Religiusitas dan Budaya Organisasi untuk Mengurangi Kecurangan? Penelitian ini berusaha untuk menginvestigasi urgensi religiusitas dan budaya organisasi dalam meminimalisir perilaku kecurangan individu. Metode yang digunakan adalah wawancara kepada informan dan dianalisis melalui coding. Penelitian ini menunjukkan bahwa religius mampu mencegah terjadi kecurangan. Namun, kondisi tersebut tidak dapat terjadi secara konsisten. Keyakinan religius dapat berubah jika individu mendapatkan tekanan, sehingga mengabaikan religiusitas yang dimilikinya. Di sisi lain, budaya organisasi sangat berkaitan erat dengan pimpinan sehingga arah budaya sangat bergantung dengan pimpinan. Selain itu, promosi anti kecurangan belum banyak diterapkan di organisasi.Abstract: Is the Value of Religiosity and Organizational Culture Important for Reduce Fraud? This study seeks to investigate the urgency of religiosity and organizational culture in minimizing individual fraud behavior. The method used is interview to informant and analyzed through coding. This study shows that religious can prevent fraud. However, such conditions can not occur consistently. Religious beliefs can change if the individual gets pressure, thus ignoring the religiosity it has. On the other hand, organizational culture is closely related to the leadership so that the direction of culture depends on the leader. In addition, anti-fraud promotions have not been widely applied in organizations. 

Page 1 of 2 | Total Record : 12