cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 392 Documents
Perencanaan Strategi Sistem Informasi Dalam Meningkatkan Daya Saing Sekolah Pada SMK Komputer Mandiri Banjarbaru - STMIK Banjarbaru, Panca Anitasari WH
Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Accepted Paper
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3112/speed.v8i2.1417

Abstract

Abstract – Vocational secondary school is one of the formal education that produces graduates labor ready students for stakeholders in the field of management, technology and communication. Currently SMK Komputer Mandiri felt the need to hold a good improvement of the quality of human resources who are less skilled in utilizing technology in the process of learning, technology, as well as supporting facilities information system used still less updates. In the face of the development of the systems and information technology to improve the quality of graduates and face global competition, then needed a strategic planning for the development of systems, technology and information management from the school itself. Strategic planning of information systems to improve the quality of graduates and face global competition is carried out by a factor of Five and Force Valuechain Porter. The results of the strategic planning information system showing the upcoming information systems strategic planning using the MCFarlan's portfolio.Key words: information system Strategy Planning, Vocational high school, Value chain, Porter Five Force, Mc Farlan Abstrak – Sekolah Menengah Kejuruan merupakan salah satu pendidikan formal yang menghasilkan lulusan tenaga kerja siap didik untuk para stakeholder dibidang manajemen, teknologi dan komunikasi. Saat ini SMK Komputer Mandiri merasa perlu mengadakan perbaikan baik dari kualitas SDM yang kurang terampil dalam memanfaatkan teknologi dalam proses belajarnya, fasilitas penunjang teknologi, maupun sistem informasi yang digunakan masih kurang update. Dalam menghadapi perkembangan sistem dan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas lulusan dan menghadapi persaingan global, maka diperlukan suatu perencanaan strategis untuk pengembangan sistem, teknologi dan manajemen informasi dari sekolah itu sendiri. Perencanaan strategis sistem informasi untuk meningkatkan kualitas lulusan dan menghadapi persaingan global dilakukan dengan Valuechain dan Five Force Faktor Porter. Hasil Perencanaan Strategis Sistem Informasi menampilkan perencanaan strategis sistem informasi mendatang dengan menggunakan portofolio MCFarlan.Kata kunci:  Perencanaan Strategi Sistem Informasi, Sekolah Menengah Kejuruan, Value chain, Five Force Porter, Mc Farlan 
Mengukur Kesiapan Kota Dalam Menerapkan Konsep Smart City Inisiatif (Studi Kasus: Kota Banjarmasin) - Politeknik Hasnur, Inayatul Ulya A; - Universitas AMIKOM Yogyakarta, Avinanta Tarigan
Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Accepted Paper Speed 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3112/speed.v9i2.1460

Abstract

Abstrak – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada tahun 2015, jumlah penduduk kota Banjarmasin menempati persentase terbesar di Kalimantan Selatan yaitu  16,93%. Pesatnya pertumbuhan penduduk di daerah perkotaan akan memberikan tantangan dalam menata dan mengelolanya. Konsep smart city (SC) diharapkan dapat memberikan solusi terhadap masalah khas perkotaan. Untuk menerapkan SC, framework SC inisiatif bisa digunakan sebagai model pengembangan awal SC. Penelitian kali ini bertujuan untuk mengukur kesiapan kota dalam menerapkan konsep SC inisiatif menggunakan faktor enabler Garuda Smart City Model (GSCM), studi kasus dilakukan di kota Banjarmasin.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan dilakukan dengan metode wawancara, studi dokumen, pengamatan lapangan di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Pemerintah Kota Banjarmasin. Penggunaan menggunakan indikator 3 (tiga) faktor enabler GSCM yaitu teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tatakelola SC, dan manusia. Parameter enabler ini mencakup aspek-aspek penting dalam SC inisiatif yang mampu mentransformasi kota sehingga menjadi SC. Hasil pengukuran kesiapan kota untuk menerapkan konsep SC inisiatif menunjukkan bahwa dari 36 indikator dan subindikator yang ada, Kota Banjarmasin sudah mencapai 20 indikator dan subindikator. Dari tiga komponen enabler yang telah disebutkan, di Kota Banjarmasin komponen TIK dan komponen manusia sudah siap dalam menerapkan konsep SC inisiatif. Akan tetapi indikator komponen tatakelola yang meliputi tatakelola TIK di lingkungan Pemko Banjarmasin dan tatakelola SC belum tersedia.Kata kunci:  smart city, kesiapan smart city, smart city inisiatif, Kota Banjarmasin, indikator smart city Abstract - Based on data from Central Bureau of Statistics (BPS-Statistics) in 2015, the number of residents in Banjarmasin municpality occupy the largest percentage in South Kalimantan, about 16.93%. The rapid growth of population in urban areas will provide a challenge in organizing and managing. The concept of smart city (SC) is expected to provide solutions to typical urban problems. To implement the SC, the SC initiative framework can be used as a model for early development of SC. This study aims to measure the readiness of the city in applying the concept of the SC initiative using enabler factors of Garuda Smart City model (GSCM), case studies carried out in the city of Banjarmasin.This study uses descriptive qualitative method. Data collection was conducted using interviews, document research, field observations at the Department of Communications, Information and Statistics (Diskominfotik) City of Banjarmasin. Indicator measurements using three (3) enabler factors, they are information and communication technology (ICT), SC governance, and humans. This enabler parameters include important aspects in the SC initiative that is able transform the city to become SC. The measurement results of city readiness to implement a SC initiative shows that from 36 indicators and subindicators, Banjarmasin has reached the 20 indicators and subindikator. From three components enabler already mentioned, ICT and human components are ready to implement the concept of the SC initiative. However, in governance indicators, that include ICT governance and SC governance in Banjarmasin municipality is not yet available.Keyword: smart city, smart city readiness, smart city initiative, Banjarmasin, smart city indicators
Analisis Komparasi Metode Tsukamoto dan Sugeno dalam Prediksi Jumlah Siswa Baru - STMIK Banjarbaru, Siti Abidah
Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Accepted Paper
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3112/speed.v8i2.1419

Abstract

Abstract – The number of new students in the admission of students the new school year can be increased, and can also be decreased , it is a problem faced by SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru in determining the strategic steps in the future so it is necessary to prediction or forecasting to know of the number of new students , so that all policies and decisions in planning ahead can be met properly .               In a study conducted analysis of two fuzzy inference system, the method Tsukamoto and Sugeno to determine which method is most accurate to be used to predict the number of new students the wave of the SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru, where the results of such predictions can provide convenience to the parties SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru in determining the strategic steps in decision-making and policy in two waves.               Based on the research that has been done to predict the number of new students, Tsukamoto method produces accuracy rate of 90.41% with an average value afer a deviation occurs between the real data with data from the prediction of 9.59%. And Sugeno method has an accuracy rate of 85.92% with a value afer that occurs between real data with the data predicted by 14.08%, so that the resulting analysis showed that Tsukamoto method has a higher degree of accuracy than the Sugeno method.Keywords : prediction, new students, fuzzy logic, tsukamoto, sugeno Abstrak –Jumlah siswa baru pada penerimaan siswa tahun ajaran baru dapat mengalami peningkatan dan dapat juga mengalami penurunan, hal tersebut merupakan suatu masalah yang dihadapi SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru dalam menentukan langkah-langkah strategis kedepannya sehingga diperlukan adanya prediksi atau peramalan untuk mengetahui perolehan jumlah siswa baru, agar semua kebijakan dan keputusan dalam menyusun perencanaan ke depan dapat terpenuhi dengan baik.Dalam penelitian dilakukan analisis dua sistem inferensi fuzzy, yaitu metode tsukamoto dan sugeno untuk menentukan metode mana yang paling akurat yang akan digunakan untuk memprediksi perolehan jumlah siswa baru pada gelombang satu SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru, dimana hasil prediksi tersebut dapat memberikan kemudahan kepada pihak SMK Telkom Sandhy Putra dalam menentukan langkah-langkah strategis dalam pengambilan keputusan dan kebijakan pada gelombang dua.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan untuk prediksi jumlah siswa baru, metode tsukamoto menghasilkan tingkat akurasi sebesar 90,41% dengan nilai AFER rata-rata simpangan yang terjadi antara data riil dengan data hasil prediksi sebesar 9,59%. Dan metode sugeno mempunyai tingkat akurasi sebesar 85,92% dengan nilai AFER yang terjadi antara data riil dengan data hasil prediksi sebesar 14,08%, sehingga analisis yang dihasilkan menunjukkan bahwa metode tsukamoto mempunyai tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode sugeno.Kata kunci:  prediksi, siswa baru, logika fuzzy, tsukamoto, sugeno
Pengenalan Wisata Pancer Door Dengan Animasi 3 Dimensi Hakim, Frestika Cahyo; Yulianto, Lies
Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 6, No 3 (2014): Jurnal Speed 23 - 2014
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.599 KB) | DOI: 10.3112/speed.v6i3.1017

Abstract

ABSTRACT Pancer Door is a stub at this point in the beach resort city of Pacitan. Therefore, the construction is done by stages. Means of promotion at the time was still using the Figure 2 dimensions, so that the results achieved are less than the maximum. With the 3-D animation is expected that in the future introduction of beach tourism and coastaltourism regional development more detail and clarity. The scope of the problem in this study is how to create multimedia-basedinformation media that can be used as a media introduction to the public beaches.The method used in the manufacture of multimedia-basedinformation is the media, library methods, observations, interviews, analysis, product design, testing and implementation. With the 3-Danimation is expected to potentially help the media and thepromotion of coastal tourism information.Keyword : "3 Dimensions, Media Illustration".ABSTRAKSI : Pancer Door pada saat ini merupakan rintisan daerah wisata pantai di Kota Pacitan. Oleh sebab itu pembangunan dilakukan dengan cara bertahap. Sarana promosi pada saat masih menggunakan gambar 2 Dimensi, sehingga hasil yang dicapai masih kurang maksimal. Dengan adanya animasi 3 Dimensi diharapkan agar nantinya pengenalan wisata pantai dan pembangunan daerah wisata pantai lebih detail dan jelas. Ruang lingkup permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana membuat media informasi berbasis multimedia yang sekaligus dapat digunakan sebagai media pengenalan wisata pantai kepada masyarakat.Metode yang digunakan dalam pembuatan media informasi berbasis multimedia adalah, metode pustaka, observasi, wawancara, analisis, perancangan produk, uji coba dan implementasi. Dengan adanya animasi 3 Dimensi diharapkan agar nantinya dapat membantu media informasi dan promosi wisata pantai.Kata Kunci : “3 Dimensi, Media Ilustras
Pembangunan Sistem Informasi Perpustakaan Pada Perpustakaan Umum Kabupaten Pacitan Pebrianto, Slamet
Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 2, No 2 (2010): Speed 6 - 2010
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.333 KB) | DOI: 10.3112/speed.v2i2.1255

Abstract

ABSTRAKSI – Perkembangan teknologi informasi sangat mempengaruhi dunia bisnis. Seperti halnya dalam pengolahan data, apabila menggunakan teknologi informasi akan terasa lebih cepat, akurat dan baik dalam pengerjaannya. Karena sistem komputerisasi ini sangat membantu di dalam pengolahan data, pemeliharaan data yang dimiliki perpustakaan sehingga dapat menghemat waktu dan meningkatkan ke akuratan informasi hasil pengolahan data perpustakaan.Untuk sistem yang sedang berjalan saat ini Perpustakaan Umum Kabupaten Pacitan belum menggunakan sistem yang terkomputerisasi, akan tetapi searah dengan  perkembangan kapasitas perpustakaan terdapat beberapa hambatan yang dirasakan cukup menyita waktu, seperti susahnya mencari data – data penting yang menumpuk, sehingga terlambat dalam pembuatan laporan – laporan dan sebagainya. Kata Kunci : Sistem Informasi PerustakaanABSTRACT: Development of information technology is affecting the business world. Just as in data processing, an information technology rather fast, accurate and good in the process. Because the computerized system is very helpful in the processing of data, maintenance data owned library that can save time and improve the accuracy of information data processing library. For systems that are currently running Public Library Pacitan not use a computerized system, but the direction of the development capacity of the library there are several perceived barriers of time-consuming enough, as hard to find data - important data is piling up, so late in making a report - a report and so on. Keyword: Library Information System
Media Pembelajaran Mengenal Komputer SMP Kelas 1 Zarkasyi, Amin; Nugroho, Gesang Kristianto
Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 2, No 3 (2010): Speed 7 - 2010
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.52 KB) | DOI: 10.3112/speed.v2i3.879

Abstract

Teknologi komputer merupakan hal yang tidak asing lagi dikalangan masyarakat.Komputer tidak hanya dapat digunakan oleh orang dewasa saja, akan tetapi siswa yang duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama pun layak untuk diperkenalkan pada teknologi komputer. Pendidikan anak pada usia dini sangat diperlukan karena pada tahap tersebut sistem pengajaran akan mempengaruhi tingkah laku dan pola berfikir anak. Rasa keinginantahuan anak akan timbul jika ia menemukan sesuatu hal yang baru dan ada kecenderungan ingin mencoba hal tersebut, pada saat itulah seorang anak perlu bimbingan yang tepat. Membaca adalah suatu hal yang mutlak bagi seorang anak yang duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama, yaitu mengenal komputer dan perangkatnya. Untuk belajar mengenal komputer adalah dasar yang wajib dipahami bagi anak pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul interaktif mengenal komputer. Sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih kepada banyak pihak. Antara lain bagi dunia pendidikan dapat memberikan tambahan referensi metode baru pembelajaran mengenal Komputer, penulis rancang dan kemas menggunakan perangkat lunak aplikasi Adobe Flash CS 3. Penelitian ini akan menggunakan metode analisis dan perancangan, desain antar muka dan perancangan perangkat lunak media interaktif. Diharapkan dari hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas belajar peserta didik Sekolah Menengah Pertama yang pada akhirnya mendorong dunia pendidikan kearah yang lebih maju.
Sistem Informasi Manajemen Pemesanan Percetakan Digital Pada Buana Star Print Pacitan Dwi Ariyani, Andip; ., Sukadi
Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 3, No 3 (2011): Speed 11 - 2011
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.237 KB) | DOI: 10.3112/speed.v3i3.1257

Abstract

Abstract: During this Impresso Digital Printing is still using conventional methods of recording, collating and storing data information companies, such as writing on a sheet of note as proof of order and proof of the transaction and noted the monthly report on a book. Such ways are no longer effective to use for making a waste of time, effort and cost with the use of paper for more.Therefore it is to make effective in that regard, the author aims to produce management information systems digital printing printing, an efficient and effective. So the benefit that was obtained with a computerized system is expected to be able to provide facilities in the process of consumer data entry, providing ease of storage of consumer data, see perpelanggan reports, earnings reports, daily reports, monthly, and perperiode.With research methods the authors analyzed existing data sources for manufacturing systems, design input and output according to analysis done, create a form-the form and code the program so that a desired system.Key Word         :  Management Information System Printing Digital On Buana Star Print Abstrak : Selama ini Impresso Digital Printing masih menggunakan cara-cara konvensional dalam mencatat, menyusun dan menyimpan data-data informasi perusahaan, seperti menulis pada selembar nota sebagai bukti order dan bukti transaksi dan mencatat laporan bulanan pada sebuah buku. Cara-cara seperti ini sudah tidak efektif lagi untuk digunakan karena menjadikan pemborosan waktu, tenaga dan biaya dengan adanya penggunaan kertas yang lebih banyak.Maka Oleh karena itu untuk mengefektifkan dalam hal tersebut, penulis bertujuan untuk menghasilkan sistem informasi menajemen percetakan digital printing,  yang efisien dan tepat guna. Sehingga Manfaat yang di peroleh dengan sistem komputerisasi ini di harapkan mampu memberikan kemudahan dalam melakukan proses data konsumen masuk, memberikan kemudahan dalam penyimpanan data konsumen, melihat laporan perpelanggan, laporan pendapatan, laporan perhari, perbulan, dan perperiode.Dengan metode penelitian penulis menganalisis sumber data yang ada untuk pembuatan sistem, merancang input dan output sesuai analisis yang di lakukan, membuat form-form dan code program sehingga menjadi sistem yang di inginkan.Kata Kunci       : Sistem Informasi Manajemen Percetakan Digital Pada Buana Star Print
Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Elektronika Dasar Pada Sekolah Menengah Kejuruan Teknik Elektronika Audio Video ., Winarno
Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 4, No 3 (2012): Speed 15 - 2012
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1744.484 KB) | DOI: 10.3112/speed.v4i3.1269

Abstract

Abstraksi: Media Pembelajaran dalam era informasi dan teknologi seperti sekarang ini adalah tuntutan serta kebutuhan. Dimana media ini memudahkan pemahaman dan penyampian materi dari guru kepada siswa. Media juga berfungsi sebagai pengganti wujud atau bahan dalam bentuk modul atau animasi yang tersedia selama proses pengajaran untuk lebih mempermudah siswa memahami materi pelajaran. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  membantu  para  guru  bidang  studi  teknik  elektronika,  baik  sekolah menengah pertama (SMP) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan teknik elektronika, kelas X (Sepuluh),   dalam   hal   mengenal   komponen   elektronika   dasar.   Ini   dibutuhkan   Karena   komponen elektronika yang banyak macamnya, bahkan  untuk mengenal saja tidak cukup harus juga tahu fungsi dan kegunaanya Dan juga ketersediaan dan terbatasnya komponen dengan banyak variasi Komponen, yang harus dipahami oleh siswa. Media Pembelajaran  ini menjawab permasalahan diatas, karena seorang guru cukup menjalankan media  pembelajaran  ini,  dan  banyak  variasi  Komponen,  mulai  dari  komponen  aktif  maupun  komponen pasip,  Jadi  ketersediaan  komponen  atau  bahan  ajar   oleh  sekolah  atau  guru  dapat  digantikan  dengan media ini, sehingga kesulitan siswa dapat diatasi. ABSTRACT: Learning Media and technology in the information age it is today is the demand and need. This  facilitates  and  understanding  of  where  the  media  and  the  material  passing  over  from  teacher  to student. The media also serve as a subtitute from or material in the from modules or animations that are available during the teaching process to better facilitate student’s understanding of subject matter. This  study  aims  to  help  teachers  field  of  electronics  engineering  studies,  both  junior  high  school. (SMP)  or  Vocational  school  (SMK)  majoring  in  electronics  engineering  the  class  X  (ten,  in  terms  of knowing thebasic electrinic components. Becouse this takes alot of kinds of electronic components,even not enough to know should also know the functions and their role       and also the limited availability and a wide variety of component parts, which must be understood by students. Learning media is to answer the above problems,because a teacher can simply run this learning media, and many variations of components, ranging from the active components and pasive components, so  the  availability  of  components  or  materials  by  the  school  or  teacher  can  be  replaced  with  this medium,so that students can overcome difficulties.Key words: Interactive  Media Pembelajaran Elektronic Media association
Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Pengolahan Data Persediaan Obat Pada Pos Kesehatan Desa Wonoanti Sri Handayani, Titin
Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Accepted Paper
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.873 KB) | DOI: 10.3112/speed.v12i1.1304

Abstract

ABSTRACT: Technology in the era of globalization, the very important role to support the activities of daily life - the day, whether in education, business, entertainment, government and others. One example is the development of computer technology. Computers play an important role to support the development of information technology is increasing.           Computer-based information system which will be very different with the information system is done manually or electromechanical. Data processing that still manual, how it works will be very slow and require considerable time to be able to finish it. In contrast to the computerized data processing, how it works would be fast, effective and efficient. So it can help people who do the work. The proposed solution of the problem is the need for the provision of computer equipment, as well as the training of human resources.Keywords : Data processing suppliesABSTRAKSI: Teknologi pada era globalisasi, sangat berperan penting guna menunjang aktifitas kehidupan sehari – hari, baik dalam dunia pendidikan, bisnis, hiburan, pemerintahan dan lain sebagainya. Salah satu contoh perkembangan teknologi adalah komputer. Komputer sangat berperan penting guna menunjang perkembangan teknologi informasi yang semakin meningkat.Sistem informasi yang berbasis komputer akan sangat berbeda dengan sistem informasi yang dilakukan secara manual maupun elektromekanis. Pengolahan data yang masih manual, cara kerjanya akan sangat lambat dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat menyelesaikannya. Berbeda dengan pengolahan data yang terkomputerisasi, cara kerjanya akan cepat, efektif dan efisien. Sehingga dapat membantu orang – orang yang mengerjakan tugas tersebut. Pemecahan masalah yang diusulkan adalah perlu adanya penyediaan perangkat komputer, serta adanya pelatihan sumber daya manusia.Kata kunci : Pengolahan data persediaan
Pembangunan Sistem Informasi Manajemen Front Office Pada Graha Prima Hotel Pacitan Hidayat, Taufik
Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 4, No 2 (2012): Speed 14 - 2012
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.197 KB) | DOI: 10.3112/speed.v4i2.946

Abstract

Abstract: Administrative data collection on the hospitality front office requires the precision of the mechanism and regulation are organized so that data can be packed and properly gated. Graha Prima Hotel as one of the modern hotel in the town of Pacitan, the hotel is being developed. Currently, the existing system of rent at Graha Prima  Hotel is less effective, done by way of recording the reservation book, late to find an empty room, preparing reports that are often late, and the calculation of the cost of the old check out. Therefore it is to make effective in that regard, the author aims to produce a front office information system, an efficient and effective. So the benefit that was obtained with a computerized system is expected to provide convenience to the front office to process customer data in the check in and check out, providing easy storage of customer data, view reports customers, earnings reports, daily reports, monthly. With research methods the authors analyzed existing data sources for manufacturing systems, design input and output according to analysis done, create a form - the form and code the program so that a desired system. Key Word : Construction of Front Office Management Information System at Graha Prima Hotel Pacitan Abstrak : Pendataan administrasi di front office perhotelan memerlukan ketepatan mekanisme dan penataan yang terorganisir agar data dapat terkemas dan terjaga keamanannya dengan baik. Graha Prima Hotel sebagai salah satu hotel modern di kawasan kota Pacitan, merupakan hotel yang sedang berkembang. Saat ini, sistem sewa kamar yang ada di Graha Prima Hotel masih kurang efektif,di lakukan dengan cara melakukan pencatatan buku reservasi, terlambatnya untuk mencari kamar yang kosong, pembuatan laporan yang sering terlambat, dan perhitungan biaya check out yang lama. Maka Oleh karena itu untuk mengefektifkan dalam hal tersebut, penulis bertujuan untuk menghasilkan sistem informasi front office,  yang efisien dan tepat guna. Sehingga Manfaat yang di peroleh dengan sistem komputerisasi ini di harapkan mampu memberikan kemudahan pada front office dalam melakukan proses data pelanggan yang check in dan check out, memberikan kemudahan dalam penyimpanan data pelanggan, melihat laporan perpelanggan, laporan pendapatan, laporan perhari, perbulan, dan perperiode. Dengan metode penelitian penulis menganalisis sumber data yang ada untuk pembuatan sistem, merancang input dan output sesuai analisis yang di lakukan , membuat form – form dan code program sehingga menjadi sistem yang di inginkan. Kata Kunci       : Pembangunan sistem informasi manajemen front office pada graha prima hotel pacitan

Page 1 of 40 | Total Record : 392


Filter by Year

2009 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2017): Jurnal Speed 2017 Vol 9, No 1 (2017): Jurnal Speed 2017 Accepted Paper Speed 2017 Vol 8, No 3 (2016): Jurnal Speed September 2016 Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Speed Mei 2016 Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Speed Januari - 2016 Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Speed 29 - 2016 Vol 7, No 4 (2015): Jurnal Speed 28 - 2015 Vol 7, No 3 (2015): Jurnal Speed 27 - 2015 Vol 7, No 2 (2015): Jurnal Speed 26 - 2015 Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Speed 25 - 2015 Vol 7, No 4 (2015): Jurnal Speed 28 - 2015 Vol 7, No 3 (2015): Jurnal Speed 27 - 2015 Vol 7, No 2 (2015): Jurnal Speed 26 - 2015 Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Speed 25 - 2015 Vol 6, No 4 (2014): Jurnal Speed 24 - 2014 Vol 6, No 3 (2014): Jurnal Speed 23 - 2014 Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Speed 22 - 2014 Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Speed 21 - 2014 Vol 6, No 4 (2014): Jurnal Speed 24 - 2014 Vol 6, No 3 (2014): Jurnal Speed 23 - 2014 Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Speed 22 - 2014 Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Speed 21 - 2014 Vol 11, No 9 (2014): Speed 20 Vol 5, No 4 (2013): Speed 20 - 2013 Vol 5, No 3 (2013): Speed 19 - 2013 Vol 5, No 2 (2013): Speed 18 - 2013 Vol 5, No 1 (2013): Speed 17 - 2013 Vol 5, No 4 (2013): Speed 20 - 2013 Vol 5, No 3 (2013): Speed 19 - 2013 Vol 5, No 2 (2013): Speed 18 - 2013 Vol 5, No 1 (2013): Speed 17 - 2013 Accepted Paper 5 Accepted Paper 2 Vol 4, No 4 (2012): Speed 16 - 2012 Vol 4, No 3 (2012): Speed 15 - 2012 Vol 4, No 2 (2012): Speed 14 - 2012 Vol 4, No 1 (2012): Speed 13 - 2012 Vol 9, No 3 (2012): IJCSS 14 - Desember 2012 Vol 9, No 2 (2012): Speed 13 - Agustus 2012 Vol 4, No 4 (2012): Speed 16 - 2012 Vol 4, No 3 (2012): Speed 15 - 2012 Vol 4, No 2 (2012): Speed 14 - 2012 Vol 4, No 1 (2012): Speed 13 - 2012 Vol 3, No 4 (2011): Speed 12 - 2011 Vol 3, No 3 (2011): Speed 11 - 2011 Vol 3, No 2 (2011): Speed 10 - 2011 Vol 3, No 1 (2011): Speed 9 - 2011 Vol 3, No 4 (2011): Speed 12 - 2011 Vol 3, No 3 (2011): Speed 11 - 2011 Vol 3, No 2 (2011): Speed 10 - 2011 Vol 3, No 1 (2011): Speed 9 - 2011 Vol 2, No 4 (2010): Speed 8 - 2010 Vol 2, No 3 (2010): Speed 7 - 2010 Vol 2, No 2 (2010): Speed 6 - 2010 Vol 2, No 1 (2010): Speed 5 - 2010 Vol 7, No 2 (2010): Speed 09 - Agustus 2010 Vol 2, No 4 (2010): Speed 8 - 2010 Vol 2, No 3 (2010): Speed 7 - 2010 Vol 2, No 2 (2010): Speed 6 - 2010 Vol 2, No 1 (2010): Speed 5 - 2010 Vol 1, No 4 (2009): Speed 4 - 2009 Vol 1, No 3 (2009): Speed 3 - 2009 Vol 1, No 2 (2009): Speed 2 - 2009 Vol 1, No 1 (2009): Speed 1 - 2009 Vol 1, No 4 (2009): Speed 4 - 2009 Vol 1, No 3 (2009): Speed 3 - 2009 Vol 1, No 2 (2009): Speed 2 - 2009 Vol 1, No 1 (2009): Speed 1 - 2009 Accepted Paper Accepted Paper More Issue