cover
Contact Name
Dedi Mulyadi
Contact Email
d3dimulya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
riset.geotek@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal RISET Geologi dan Pertambangan
ISSN : 01259849     EISSN : 23546638     DOI : -
Core Subject : Science,
RISET (Indonesian Journal of Geology and Mining) welcomes article submissions dealing with Geology; Applied Geophysics; Mining.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 2 (2005)" : 4 Documents clear
HYDROTHERMAL MINERALIZATION AT GOMBONG AREA KEBUMEN REGENCY - CENTRAL JAVA A.F. Sumantri, Toto
JURNAL RISET GEOLOGI DAN PERTAMBANGAN Vol 15, No 2 (2005)
Publisher : Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.401 KB) | DOI: 10.14203/risetgeotam2005.v15.191

Abstract

Aktifitas magma  dan sesar di daerah Gombong, Jawa Tengah yang diekspresikan dalam bentuk-bentuk melingkar (poligonal) dan kelurusan  pada citra LANDSAT, diduga pembentukannya diikuti suatu proses mineralisasi yang diawali oleh aktifitas magmatik dan tektonik pada Kala Pliosen, ditunjukkan oleh adanya asosiasi  yang erat antara zona  mineralisasi dengan zona sesar. Mineralisasi di daerah penelitian dicirikan oleh asosiasi ubahan propilitik, pembentukan urat (terutama karbonat), dan butiran sangat halus Fe, Cu, Pb, dan Zn  sulfida pada Formasi Gabon berumur Oligosen Akhir  Boiling/lattice texture pada urat kuarsa yang tersingkap di Kali Lodeng mengindikasikan kondisi fluida hidrotermal  dalam keadaan  mendidih. Walaupun tak dijumpai kandungan inklusi fluida yang dapat dipergunakan untuk analisis mikrotermometri, asosiasi minral sulfida mengindikasi temperatur fluida hidrotermal daerah penelitian berkisar dari 300 – 350o C dan mengalami pendinginan hingga <300o C.
UJI REGRESI LINIER BERGANDA UNTUK MENENTUKAN KONDISI DAN RELASI JUMLAH ARANG DENGAN TEMPERATUR DAN WAKTU PADA PROSES KARBONISASI GAMBUT Soetjijo, Harijanto
JURNAL RISET GEOLOGI DAN PERTAMBANGAN Vol 15, No 2 (2005)
Publisher : Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.365 KB) | DOI: 10.14203/risetgeotam2005.v15.192

Abstract

Percobaan karbonisasi dengan menggunakan gambut yang berasal dari daerah Tulung Salapan, Sumatera Selatan telah dilakukan di laboratorium. Serangkaian data-data  mengenai waktu; temperatur karbonisasi; dan jumlah arang/char-yield hasil karbonisasi gambut telah dikumpulkan. Untuk menelaah hubungan antara char-yield dengan temperatur dan waktu karbonisasi serta kondisi proses karbonisasi gambut tersebut suatu metoda uji regresi linier berganda digunakan dan diwakili oleh persamaan: Z = f(temp, waktu) = {99,310 – 0,113 *temperatur – 0,390*waktu}. Pengujian keberartian terhadap persamaan diatas dengan analisa variansi uji F memperlihatkan bahwa nilai F = 92,725 yang ternyata lebih besar dari nilai Ftabel dengan tarap signifikansi 5% atau F0,05 (2; 39) yang besarnya adalah 3,23. Hal ini berarti bahwa hipotesa nol/Ho ditolak dan menunjukkan bahwa pengaruh temperatur dan waktu karbonisasi terhadap char-yield memang ada dan diakui dalam proses, beserta pula persamaan diatas (model) memenuhi persyaratan yang diinginkan sehingga dapat digunakan. Pengujian keberartian dari masing-masing koefisien regresi dengan uji t menunjukkan nilai t untuk masing-masing koefisien adalah sebagai berikut: tbo = 21,454; tb1 = -10,394; dan tb2 = -8,799. Dengan tarap signifikansi a = 5% dan dengan derajat kebebasan v = (n-k); maka nilai ttabel atau t a,(n-k) atau t0,05,(39) adalah 1,679. Hal diatas mempunyai arti bahwa: ada pengaruh positip dari X atau Y terhadap Z; pengaruh negatip dari X terhadap Z dan pengaruh negatip dari Y terhadap Z. Selanjutnya hasil perhitungan menghasilkan nilai rxz,y = -0,857, yang menunjukkan besarnya sumbangan (share) kuatnya hubungan dari X terhadap Z dengan mengandaikan Y tetap/konstan. Nilai ryz,x = -0,816 menunjukkan besarnya share dari Y terhadap Z dengan X tetap. Nilai Koefisien Korelasi Pearson (r) atau Koefisien Moment Product (multiple R) adalah 0,909 yang menunjukkan besarnya derajat keeratan dari hubungan antara variabel char-yield terhadap waktu dan temperatur karbonisasi. Perhitungan juga memperlihatkan bahwa nilai Koefisien Determinasi (R square = r2) adalah 0.826, yang berarti bahwa 82,6% besarnya char-yield dipengaruhi oleh waktu dan temperatur karbonisasi, sedangkan sisanya sebesar 17,4% ditentukan oleh faktor atau variabel lainnya. Nilai r2 yang disesuaikan (adjusted R square) adalah 0,817 yang berarti besarnya pengaruh waktu dan temperatur terhadap char-yield yang sesungguhnya adalah sebesar 81,7%. Hasil interpretasi juga memperlihatkan bahwa proses karbonisasi gambut terbaik adalah proses karbonisasi pada temperatur 350oC dengan waktu karbonisasi selama 25 menit. Hal ini didasarkan pada hasil perhitungan yang menunjukkan bahwa pada percobaan tersebut besarnya char-yield prediksi adalah 50,01% dibandingkan dengan 50,14% char-yield percobaan yang berarti bahwa nilai residualnya adalah sebesar 0,13%.
CARBONATE DEPOSITIONAL ENVIRONMENT AND PLATFORM MORPHOLOGY OF THE WONOSARI FORMATION IN THE AREA EAST OF PACITAN Mukti, M. Ma’ruf
JURNAL RISET GEOLOGI DAN PERTAMBANGAN Vol 15, No 2 (2005)
Publisher : Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1650.734 KB) | DOI: 10.14203/risetgeotam2005.v15.193

Abstract

Penelitian lapangan dan analisa di laboratorium telah dilakukan untuk menentukan sebaran fasies karbonat dan interpretasi lingkungan pengendapan serta morfologi platform dari batugamping Tersier Formasi Wonosari di sebelah timur Pacitan. Sampel batuan diklasifikasikan berdasarkan klasifikasi Jordan (1985) yang kemudian diinterpretasikan lingkungan pengedapannya. Formasi Wonosari di timur Pacitan terdiri atas fasies coral boundstone, foraminifera packstone-wackestone, larger foram packstone, coral-larger foram rudstone, dan fasies algal-foraminiferal packstone. Fasies-fasies tersebut mewakili lingkungan-lingkungan pengendapan reef zone atau outer-shelf, lingkungan basin-outer slope dan middle-upper slope yang terletak di utara reef zone, serta lingkungan back reef-inner shelf  di sebelah selatan dan barat reef zone. 
FENOMENA GEOLOGI DAN SEDIMENTASI GUA DARI SITUS LIANG BUA – FLORES Hadiwisastra, Sapri
JURNAL RISET GEOLOGI DAN PERTAMBANGAN Vol 15, No 2 (2005)
Publisher : Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2115.154 KB) | DOI: 10.14203/risetgeotam2005.v15.190

Abstract

Penemuan sejumlah rangka manusia purba, fosil vertebrata dan artefak berupa alat batu kreasi manusia di lokasi gua, sangat menarik untuk dikaji, tidak hanya berkaitan dengan keberadaan manusia prasejarah, tetapi juga menyangkut proses geologi yang berkembang dalam gua dan lingkungan di sekitarnya.SitusLiang Bua yang merupakan suatu gua gamping besar dengan ukuran luas lebih dari 1300 m2, memperlihatkan proses perkembangan yang cukup panjang, dimulai dari proses pembentukan gua, sedimentasi sungai yang masuk ke dalam lingkungan gua, dan  gua sebagai hunian. Peristiwa tektonik berupa proses pengangkatan daerah secara menyeluruh mengakibatkan berpindahnya aliran sungai purba.Indikasi endapan sungai terungkap dengan baik pada lubang galian 1 yang memperlihatkan urutan perlapisan pasir, lanau, ataupun lempung dengan sejumlah struktur sedimen yang diakibatkan oleh arus dan proses pengerosiannya.Berdasarkan urut-urutan stratigrafi, terdapat beberapa lapisan yang memperlihatkan terjadinya sebagian runtuhan atap gua yang ditandai dengan bongkah-bongkah batugamping dan pecahan stalaktit yang ditutupi lapisan sinter (“flowstone”). 

Page 1 of 1 | Total Record : 4