cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Gender
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
marwah (Online ISSN 2407-1587 | Print ISSN 1412-6095), Jurnal Kajian Gender dan Islam adalah jurnal yang diterbitkan oleh Pusat Studi Gender dan Anak pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal ini sudah terbit sejak tahun 2002 dengan nomor ISSN 1412-6095. Terbit sebanyak dua kali dalam setahun, yaitu bulan Juni dan Desember. marwah merupakan media komunikasi ilmiah antar peminat dan pemerhati kajian gender, anak dan Islam. Dengan tujuan mengangkat harkat dan martabat perempuan dan terpublikasinya bahan bacaan/rujukan tentang kajian perempuan. Dengan demikian marwah bisa menjadi media untuk memahami permasalahan perempuan sekaligus menjadi bahan bacaan/rujukan tentang kajian perempuan.
Arjuna Subject : -
Articles 140 Documents
TRADISIONALISME “TERSAPA” HEDONISME: KEHIDUPAN SOSIALITA PEREMPUAN DI PEDESAAN MADURA Sabariman, Hoiril
Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Vol 18, No 2 (2019): Marwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/marwah.v18i2.8345

Abstract

Perempuan di daerah pedesaan berlomba untuk menjalani kehidupan sosialita dan kehidupan sosial sangatlah berarti bagi perempuan itu sendiri. Pendekatan fenomenologis dengan metode kualitatif digunakan untuk memahami fenomena tersebut. Data menunjukkan penyebab perempuan pedesaan mengikuti kehidupan sosialita adalah bentuk aktualisasi diri agar dianggap sebagai masyarakat kelas atas. Penghargaan (Prestise) dilihat dari setiap kegiatan menghabiskan waktu luang, belanja dan beberapa kegiatan lain. Kehidupan sosialita bagi sebagian perempuan di desa Tirto memiliki dua makna. Pertama, mencerminkan identitas diri perempuan tersebut. Kedua, interaksi simbolik perempuan sosialita. Kontribusi keilmuan artikel ini adalah, menjelaskan lebih lanjut tentang fenomena kehidupan sosialita tidak hanya terjadi di kota-kota besar karena mudahnya akses, tapi di pedesaan juga sudah mulai bermunculan fenomena kehidupan sosialita
IDENTITAS SOSIAL DAN KONFORMITAS PADA ANGGOTA KOMUNITAS HIJABERS Rospita, Mela; Agung, Ivan Muhammad
Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Vol 18, No 2 (2019): Marwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/marwah.v18i2.6968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan identitas sosial dengan konformitas pada anggota komunitas hijabers Pekanbaru. Jumlah subjek penelitian ini sebanyak 105 orang anggota komunitas hijabers Pekanbaru, dengan menjadikan semua populasi sebagai respondenya dengan strata sampling. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan skala konformitas dan skala identitas sosial. Hasil analisis menggunakan teknik korelasi product moment diperoleh nilai r sebesar 0,605 dan nilai signifikansi p sebesar 0,000 (p<0,01). Artinya terdapat hubungan signifikan antara identitas sosial dengan konformitas pada anggota hijabers Pekanbaru. Hal tersebut berarti semakin tinggi Identitas Sosial maka semakin tinggi Konformitas pada anggota hijabers Pekanbaru. Disamping itu Identitas Sosial memberikan sumbangsih sebesar 36,6% terhadap Konformitas komunitas Hijabers Pekanbaru.
STUDI KASUS KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN YANG DI TANGANI RIFKA ANNISA WOMAN CRISIS CENTER YOGYAKARTA Farid, Muhammad Rifa'at Adiakarti
Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Vol 18, No 2 (2019): Marwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/marwah.v18i2.7728

Abstract

Kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan di Indonesia adalah momok yang mengerikan karena terkait dengan eksistensi dan hak asasi manusia. Tindakan ini dapat dilakukan oleh siapa saja dan di mana saja yang digunakan sebagai cara untuk mempertahankan dan memaksakan subordinasi perempuan terhadap laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kekerasan terhadap perempuan paada kasus-kasus yang ditangani Rifka Anisa Woman Crisis Center (RAWCC) Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan responden dan dokumentasi serta data dianalisa dengan menggunakan teknik theorytical coding Hasil penelitian menemukan bahwa ada beberapa faktor penyebab kekerasan terhadap perempuan, yaitu faktor sosial, budaya, ekonomi, politik dan agama. Ini tidak terlepas dari rendahnya pola pikir masyarakat tentang kesetaraan laki-laki dan perempuan yang terjalin di antara sesama interaksi, dan keduanya sama-sama dirugikan dalam situasi ini. Faktor utama terjadi kekerasan tersebut adalah faktor sosial budaya, dimana budaya patriarki dan ketidaksetaraan jender yang secara sepihak melemahkan perempuan telah berakar dalam kehidupan masyarakat.
KONSEP PENDIDKAN ANAK MARGINAL DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKAT Sandora, Meri
Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Vol 18, No 2 (2019): Marwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/marwah.v18i2.7588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pendidikan untuk anak-anak yang termarginalkan. Metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapatnya anak marginal pada masyarakat kita. Anak-anak marginal ini belumlah mendapatkan hak-haknya sebagaimana anak-anak pada umumnya, terutama dalam hal mendapatkan pendidikan baik itu formal maupun informal. Hal ini dilatarbelakangi oleh ekonomi keluarga, dan kondisi sosial. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa anak-anak marginal belum mendapat pendidikan yang layak, padahal sekarang ini sudah terdapat rumah singgah untuk mereka mendapatkan pendidikan dan keterampilan. Namun sayangnya rumah singgah ini belumlah tersosialisasi dengan baik kepada mereka. Rumah singgah ini adalah sebagai tempat untuk mereka mendapatkan pendidikan dan keterampilan agar mereka mempunyai keahlian guna memperoleh pekerjaan yang lebih layak
MENGAPA MENGHARGAI IBU ? ANALISIS PSIKOLOGI INDIJINUS PADA PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS DI PROVINSI RIAU Widyastuti, Ami; Munthe, Ricca Angreini
Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Vol 18, No 2 (2019): Marwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/marwah.v18i2.7505

Abstract

Tujuan penelitian adalah mencari tahu alasan menghargai ibu dari perspektif anak. Jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan Indigenous Psychology, yang melihat dari sudut pandang budaya lokal setiap fenomena sesuai konteks terkait. Menggunakan metode Survey, data dikumpulkan dengan kuesioner berisi pertanyaan terbuka dan tertutup yang dikembangkan oleh Kim (2006) dan telah disesuaikan dengan Center for Indigeonus Psychology (CIPP) Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Responden penelitian adalah 224 pelajar Sekolah Menengah Atas di Propinsi Riau. Data dianalisis dengan pengkategorisasian berdasarkan persamaan tema, ditabulasi silang dengan jenis kelamin responden. Hasil penelitian menemukan bahwa ada 7 alasan seseorang menghargai sosok ibunya yaitu : (1) orang yang terbaik (31,9%), (2) orang penting/kunci (21,8%0, (3) pecinta (17,9%), (4) penanggung jawab (13,0%), (5) tulang punggung keluarga (8,3%), (6) model perilaku (5,6%), dan (7) pemberi motivasi (1,9%). Temuan ini perlu dijadikan referensi bagi calon ibu agar dihargai anak
STRATEGI COPING PEREMPUAN TERHADAP STANDARISASI CANTIK DI MASYARAKAT Rizkiyah, Iin; Apsari, Nurliana Cipta
Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Vol 18, No 2 (2019): Marwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/marwah.v18i2.7371

Abstract

Cantik merupakan hal yang diharapkan semua perempuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui coping positif pada perempuan dalam menyikapi standarisasi cantik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten dengan cara menjabarkan relative standar cantik dari artikel, jurnal dan buku. Penulis menjabarkan relativitas standarisasi cantik yang beragam dan strategi coping yang dilakukan oleh perempuan sebagai upaya pemenuhan standarisasi cantik ideal di lingkungannya. Hasil penelitian menemukan bahwa konstruksi cantik ideal yang berlaku di masyarakat akan selalu ada. Terdapat dua strategi coping yang terfokus pada (1) mengatasi masalah kurang cantik dengan perawatan tertentu dan (2) memodifikasi emosi dengan cara mengubah pemahaman tentang makna cantik. Perempuan mampu melakukan coping positif untuk mendistorsi pemikiran negatifnya akan kecantikan
EKSISTENSI PERAN PEREMPUAN SEBAGAI KEPALA KELUARAGA (TELAAH TERHADAP COUNTER LEGAL DRAF-KOMPILASI HUKUM ISLM DAN QIRA’AH MUBADALAH) Santoso, Lukman Budi
Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Vol 18, No 2 (2019): Marwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/marwah.v18i2.8703

Abstract

Diskriminasi gender terkesan timbul pada aturan yang menyebutkan bahwa suami adalah kepala keluarga dan istri adalah ibu rumah tangga. Artinya, jika dikaitkan dengan fenomena yang terjadi pada saat ini sudah tidak lagi relevan.Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi peran perempuan sebagai kepala keluarga ditinjau dari perspektif CLD-KHI dan Qira?ah Mubadalah.Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka dengan menggunakan metode kualitatif dan analisis gender, yang menghasilkan data secara deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukan bahwa di dalam CLD-KHI kedudukan, hak, dan kewajiban suami istri adalah setara baik dalam kehidupan rumah tangga maupun kehidupan masyarakat. Suami dan isteri dapat berperan baik sebagai kepala keluarga pencari nafkah atau mengurus rumah tangga dalam wilayah domestik. Dalam perspektif qira?ah mubadalah kebutuhan nafkah keluarga pada prinsipnya adalah tanggung jawab suami dan istri. Masing-masing dapat berbagi peran secara fleksibel, dan saling bekerja sama dalam mengemban tugas dan amanah rumah tangga
PENDIDIKAN PEREMPUAN RIAU DARI MASA KE MASA Wilaela, Wilaela
Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Vol 10, No 1 (2011): Marwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/marwah.v10i1.483

Abstract

The existence of woman education instituation in Riau province has long history, far away before the existence of Riau as a province. The history can be divided into period of Dutch colonial, Japanese colonial till the period of independence. Every period has individuality differentiating from other period. Latifah School and of Madrasah Annisa in the empire of Siak in the period of colonization differ from Diniyah Putri Pasirpangaraian, YKWI and Diniyah Putri in Pekanbaru in the period of independence. However, there was a similiarity among the periods, that is the characteristic of woman education which had lifted the ability and role of woman as the primary and first educator and teacher, either in or out of the house, in the society, and in the school. The study also found that in each period, the woman education instituation in Riau has a relationship to Diniyyah Puteri Padang Panjang.
KONSEPSI HUKUM ISLAM TENTANG AL-RADHA’AH (MENYUSUI ANAK) Syu’aib, Kholil
Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Vol 11, No 1 (2012): Marwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/marwah.v11i1.499

Abstract

A mother, when she nursed her son, she is not only to nurse her son with breast milk but she nursed her son with compassion, pity and refinement of a mother, the child will grow in character like pity and loving kindness. Otherwise, the children who do not get the love from their mothers, they grow into children with the soul complications, which forms in their soul urges evil cruelty and revenge. The experts of pedagogy and education among developed nations have been aware of this so that the empress emperors, nursed their own children and they are not willing to hand over their children to nurses.
PERAN ORANG TUA DALAMPEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK: TINJAUAN PSIKOLOGI PERKEMBANGAN ISLAM Sukaimi, Syafi’ah
Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Vol 12, No 1 (2013): Marwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/marwah.v12i1.515

Abstract

Families with any community is a group of social bonds in the domestic family life. The parents, especially the father as the head of the family and the mother as the head of household, are the main actors in the dyeing process of coaching, education, growth and development of children’s personality. Ideal personality of children relies heavily on the efforts of both parents as early as possible so that children are able to understand a wide range of recognition, social experience through guidance, exercises and education, particularly through the development process of religious well.With morale through spiritual, is a guarantee for the kids there will be hope of an Islamic character or personality of noble character.

Page 1 of 14 | Total Record : 140