cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Keolahragaan
ISSN : 23390662     EISSN : 24610259     DOI : 10.21831
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 123 Documents
PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI TERHADAP POWER TUNGKAI ATLET BOLA VOLI JUNIOR PUTRI Ismoko, Anung Probo; Sukoco, Pamuji
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 1: April 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.669 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui: (1) Peningkatan power melalui metode latihan agility hurdle drills dan agility ring drills, (2) Perbedaan pengaruh metode latihan terhadap power tungkai, (3) Perbedaan pengaruh power tungkai antara yang memiliki koordinasi tinggi dan rendah, dan (4) Pengaruh interaksi antara metode latihan dan koordinasi terhadap power tungkai. Penelitian ini merupakan eksperimen. Populasi penelitian adalah atlet klub Bola Voli Spirit dan Pervas berjumlah 44 atlet. Sampel penelitian 24 atlet ditentukan dengan teknik sampling. Pengumpulan data menggunakan tes yang dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Instrumen penelitian adalah Sargen Jump Test dan Hexagonal Obstacle Test. Teknik analisis data menggunakan ANAVA. Hasil penelitian adalah: (1) Tidak terdapat perbedaan peningkatan power tungkai yang signifikan melalui metode latihan agility hurdle drills dan agility ring drills. (2) Tidak terdapat perbedaan pengaruh antara metode latihan ter-hadap power tungkai. (3) Terdapat perbedaan peningkatan power tungkai antara yang memiliki koordinasi tinggi dan koordinasi rendah. (4) Tidak terdapat interaksi antara metode latihan dan koordinasi terhadap peningkatan power tungkai. THE EFFECT OF TRAINING MODELS AND COORDINATION ON THE LEG POWER OF JUNIOR FEMALE VOLLEYBALL ATHLETESAbstractThis study aimed to determine: (1) increase leg power through of agility hurdle drills and agility ring drills training models, (2) the differences in the effect of training models on the leg power, (3) differences in the effect of leg power between those having a high and low coordination, and (4) the effect interaction between training methods and coordination on the leg power.This study is an experimental study. The population in this study was the athletes of Volleyball Club Spirit and Pervas, totaling 44 athletes. A sample of 24 athletes was establised using the purposive sampling. The data were collected using tests and the measurements performed before and after treatment. The instru-ments used in this study was the Sargen Jump Test and Hexagonal Obstacle Test. The data were analyzed using the ANOVA. The results are: (1) There is no difference in effect between training methods of hurdle agility drills and agility ring drills on improved the leg power,  (2) There is no difference in effect between training methods on the leg power, (3) There are differences in the leg power improvement between those having high and low coordination. (4) There is no interaction between training methods and coordination on the improvement of leg power.Keywords: agility hurdle drills, agility drills ring, leg power, coordination, volleyball.
EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN RENANG DI KLUB TIRTA SERAYU, TCS, BUMI PALA, DEZENDER, SPECTRUM DI PROVINSI JAWA TENGAH Falaahudin, Ardhika; Sugiyanto, FX
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 1: April 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.545 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi konteks, input, process dan Produk pelaksanaan program pembinaan olahraga renang di Tirta Serayu, TCS, Bumi Pala, Dezender, Spectrum di Provinsi Jawa Tengah. Subjek penelitian ini adalah atlet yang pernah mengikuti kejuaraan renang tingkat Nasional di klub renang Tirta Serayu Banjarnegara, TCS Semarang, Bumi Pala Temanggung, Dezender Purbalingga dan Spectrum Semarang, pelatih dan orangtua atlet yang berjumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu análisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan hasil evaluasi program pembinaan olahraga renang klub renang Tirta Serayu, TCS, Bumi Pala, Dezender, Spectrum di Provinsi Jawa Tengah sudah baik, meliputi: (1) evaluasi konteks dukungan dari orang tua atlet kepada atlet sudah baik, (2) evaluasi input, secara umum sumber daya manusia untuk mencapai tujuan program pembinaan olahraga renang meliputi pelatih, atlet, dan pendukung lainnya seperti sarana dan prasarana dan kualifikasi pelatihan telah memenuhi ketercapaian ideal. Meskipun untuk tingkat pendidikan pelatih serta sarana dan prasarana masih ada yang belum memadai, (3) evaluasi proses, secara umum telah berjalan dengan baik. Dalam pemilihan program setiap klub renang sebelumnya menganalisis program yang telah berjalan dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan, pelatih telah mengikuti petunjuk teknis pelaksanaan program serta terdapat jadwal rutin dan target latihan serta dilaksanakan latih tanding, try out dengan klub atau atlet dari klub lain dan juga berperan aktif mengikuti kejuaraan, (4) evaluasi Produk, secara garis besar prestasi klub renang di Provinsi Jawa Tengah yang dicapai para atletnya terbilang sangat baik, dibuktikan dengan prestasi yang telah diraih melalui tingkat daerah, provinsi, nasional bahkan ASEAN.   THE EVALUATION OF POOL DEVELOPMENT PROGRAM AT TIRTA SERAYU CLUB, BUMI PALA, DEZENDER, AND SPECTRUM IN CENTRAL JAVA PROVINCEAbstract This study was aimed to evaluate the context, input, process and Produk for the implementation of swimming sports coaching program at Tirta Serayu, TCS, Bumi Pala, Dezender, Spectrum in Central Java Province. The subjects were the athletes who attended the national championships level at the swimming pool club of Tirta Serayu Banjarnegara, TCS Semarang, Bumi Pala Temanggung, Dezender Purbalingga and Spectrum Semarang, the coaches and the athletes’ parents totaled of 15 persons. Data collection techniques were using observation, interviews, questionnaires and documentation. Data analysis techniques were using quantitative and qualitative descriptive analysis. The results showed that generally the evaluation of the implementation of swimming sports development program at Tirta Serayu, TCS, Bumi Pala, Dezender, Spectrum in Central Java Province was good which consisted of (1) In the evaluation context it was good for the parents support for the athlete. (2) For the input evaluation, generally it met the ideal achievement for the human resources to achieve sports coaching program objectives included swimming coaches, athletes, and other supporting facilities and infrastructure such as training qualification, although the level of the coaches education and facilities were not adequate. (3) In the evaluation process, the implementation of swimming club training program in Central Java province generally had been going well. In the program election, each swimming club analyzing the running program based on the field and coaches who had followed the instructions and regular schedule, target practice and the practice match implementation, try out the clubs or athletes from other clubs and also actively follow the championship. (4) On the Produk evaluation, generally the performance of swimming clubs in the province of Central Java achieved by the athletes were fairly good, this was evidenced by some of the achievements that have been achieved through local, provincial, national and even ASEAN. Keywords: program evaluation, swimming sports development program
MODEL LATIHAN KETERAMPILAN GERAK PENCAK SILAT ANAK USIA 9-12 TAHUN Iswana, Bayu; Siswantoyo, Siswantoyo
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 1: April 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.077 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model latihan keterampilan gerak pencak silat anak usia 9-12 tahun. Penelitian pengembangan mengadaptasi langkah-langkah penelitian pengembangan dari Borg & Gall (1983, p.775), (1) pengumpulan informasi, (2) analisis hasil informasi, (3) pengembangan produk awal, (4) validasi ahli dan revisi tahap 1, (5) ujicoba skala kecil dan revisi, (6) ujicoba skala besar dan revisi tahap 2, (7) produk final. Uji coba skala kecil dilakukan terhadap anak Tapak Suci SD N 1 Padokan dan Tapak Suci SD Muhamadiyah Demangan. Uji coba skala besar dilakukan terhadap anak Pagar Nusa Sleman, Pagar Nusa Kota Yogyakarta yang berlatih di SD N Demangan, Persatuan Hati Bantul. Instrumen pengumpulan data, (1) wawancara, (2) skala nilai, (3) pedoman observasi model, (4) pedoman keefektifan model. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan diskriptif kualitatif. Isi dari hasil produk di dalamnya terdapat 6 model latihan, (1) kucing dan tikus, (2) bentengan, (3) gobak sodor, (4) jala ikan, (5) berburu burung, (7) elang dan anak ayam. Para ahli menyimpulkan bahwa di dalam model terdapat aspek kognitif, afektif dan psikomotor, sehingga model layak dan efektif untuk digunakan.  A TRAINING MODEL FOR PENCAK SILAT MOVEMENT SKILLS OF CHILDREN AGED 9-12 YEARSAbstract This study aims to produce a training model for pencak silat (self-defence) movement skills of children aged 9-12 years. This research and development (R & D) study was conducted by adapting the R & D steps by Borg & Gall (1983, p.775), i.e. (1) information collection, (2) information result analysis, (3) preliminary product development, (4) expert validation and stage 1 revision, (5) a small-scale tryout and a revision, (6) a large-scale tryout and stage 2 revision, and (7) final product. The small-scale tryout was conducted by involving participants of Tapak Suci SD N I Padokan and Tapak Suci SD Muhamadiyah Demangan. The large-scale tryout was conducted by involving participants of Pagar Nusa Sleman and Pagar Nusa Yogyakarta City carrying out training in SD N Demangan and Persatuan Hati Bantul. The data collecting instruments included (1) interviews, (2) a score scale, (3) a model observation guide, and (4) a model effectiveness guide. The data were anlyzed using the quantitative and qualitative descriptive techniques. The contents of the product consist of six training models, i.e. (1) kucing dan tikus, (2) bentengan, (3) gobak sodor, (4) jala ikan, (5) berburu burung  and (6) elang dan anak ayam. The experts conclude that in the model there are cognitive, affective, and psychomotor aspects so that it is appropriate and effective to use. Keywords: model, training, pencak silat, children aged 9 – 12 years
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR BOLA VOLI UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Putro, Danang Endarto; Lumintuarsa, Ria
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 1: April 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.497 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran teknik dasar bola voli untuk siswa SMP. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan. Langkah-langkah yang dilakukan sebagai berikut; (1) melakukan analisis kebutuhan, (2) mengembangkan instrumen penilaian, (3) mengembangkan dan memilih bahan materi, (4) merancang dan melakukan evaluasi formatif, dan (5) penyusunan produk akhir. Uji coba dengan skala kecil dilakukan terhadap 30 siswa SMP Negeri 1 Jetis, sedangkan uji coba skala besar sebanyak 57 siswa dengan rincian 28 siswa SMP Negeri 1 Bantul dan 29 siswa SMP Negeri 1 Imogiri. Penilaian kualitas produk melibatkan 3 orang guru pendidikan jasmani. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data antara lain: (1) petunjuk umum wawancara, (2) angket skala nilai validasi, dan (3) angket skala nilai pedoman kualitas media pembelajaran. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) data hasil validasi menurut ahli materi adalah “Sangat Baik”, (2) menurut ahli media adalah “Sangat Baik”, (3) penilaian siswa secara keseluruhan adalah “Sangat Baik”. (4) penilaian guru terhadap kualitas produk media pembelajaran dengan kriteria “Sangat Baik”. Pada uji keefektivan media pembelajaran diperoleh rerata pretest sebesar 5,4 dan posttest sebesar 8,6. DEVELOPPING LEARNING MEDIA OF VOLLEYBALL BASIC TECHNIQUE FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTSAbstract This study aims to produce learning media of volleyball basic technique for junior high scholl students. The study used research and development design. The prosedures were done as follow: (1) doing need analysis, (2) developing assessment instruments, (3) developing and selecting instructional materials, (4) designing and conducting formative evaluation of instruction, and (5) making final product. The small scale trial was conducted to 30 students of SMP N 1 Jetis, while the bigger scale trial was done to 57 students (28 students of SMP N 1 Bantul and 29 of SMP N 1 Imogiri). Product quality assessment involves 3 physical education teachers. The instruments which were used in collecting data were: (1) general interview instruction, (2) validation scale questionnaire, and (3) questionnaire of quality scale of the learning media. The research show that the validations; (1) from material expert is very good, (2) from media expert is very good, (3) from overall students is very good, (4) from teacher is very good. The effectiveness of learning media was 5.4 on pretest and 8.6 on posttest. Keywords: learning media, basic techniques volleyball.
PENGARUH SIRKUIT TRAINING AWAL AKHIR LATIHAN TEKNIK TERHADAP KARDIORESPIRASI, POWER, SMASH, PASSING BAWAH ATLET BOLA VOLI Permana, Hendri; Suharjana, Suharjana
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 1: April 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.161 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan sirkuit training di awal latihan dan di akhir latihan teknik terhadap kemampuan kardiorespirasi, power, keterampilan smash dan passing bawah pada atlet bola voli klub Yuso Sleman. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian Prettest-Posttest Group Design. Populasi penelitian adalah atlet bola voli putra klub Yuso Sleman. Sampel penelitian ini terdiri dari 20 atlet ditentukan secara ordinal pairing, sehingga diperoleh 2 kelompok, masing-masing untuk mengukur kemampuan kardiorespirasi (VO2maks) menggunakan multistage. Tes power menggunakan vertical jump test, keterampilan smash menggunakan tes dari Stanley, sedangkan passing bawah menggunakan Brumbach forearms pass Wall Volley Test. Teknik analisa data menggunakan uji-t untuk memahami struktur data dalam dimensi tinggi karena melibatkan lebih dari satu variable. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa variable VO2maks bahwa kelompok I meningkatkan kemampuan kardorespirasi sebesar 5,21% atau 2.24 ml/kg bb/menit, kelompok II meningkat  2.64 atau 1.15 ml/kg bb/menit. Variable power atau vertical jump pada kelompok I terukur 66.20 meningkat  0.8 cm atau 1.2% menjadi 67.00; kelompok II terukur 69.50 cm meningkat sebesar 3.60 cm atau 5.18% menjadi 73.10 cm. Variabel smash di kelompok I terukur 27.50 kali meningkat sebesar 0.20  atau 0.73% menjadi 27.70 kali kelompok II terukur 27.20 kali meningkat sebesar 5.8 atau 31.32% menjadi 33 kali. Variable passing bawah di kelompok I terukur 49.70 kali meningkat sebesar 0.30 atau 0.60% menjadi 50.00 kali kelompok II terukur 50.40 kali meningkat sebesar 2.0 atau 3.97% menjadi 52.40 kali. Berdasarkan hasil di atas dapat dikatakan bahwa latihan pada kelompok II yang melakukan sirkuit training di akhir latihan  lebih baik dari pada kelompok I yang melakukan latihan sirkuit training di awal latihan teknik.  THE EFFECT OF TRAINING CIRCUIT THE BEGINNING THE END OF TECHNICAL EXERCISES ON THE CARDIORESPIRATION, POWER, SMASH, UNDERHAND PASSING SKILLS OF VOLLEYBALLAbstract This study aims to find out the effects of training circuit exercise at the beginning and the end of technical exercises on the cardiorespiration ability, power, and smash and underhand passing skills of the male volleyball athletes of Yuso club, Sleman. This was an experimental study using the pretest-posttest group design. The research population consisted of male volleyball athletes of Yuso Club, Sleman. The sample consisted of 20 athletes selected by ordinal pairing, and 2 groups were selected each of which was involved to measure the cardiorespiration ability (VO2 max) using the multistage. The power test used the vertical jump test, the smash skill used the Stanley test, and the underhand passing skill used the Brumbach forearms pass Wall Volley Test. The data were analized using the t-test to find out the data structure in the high dimesion because of the involvement of more than one variable. The results show that the VO2 max variable of group 1 can increase the cardiorespiration ability of 5.21 % or 2.24 litres of the oxygen volume. Group 2 increase 2.64 or 1.15 litres. The variable power or vertical jump variable in group 1 is about 66.20, increasing about 0.8 cm or 1.21 % becoming 67.00; in group 2 it is about 69.50 cm increasing about 3.60 cm or 5.18 % becoming 73.10 cm. The variable smash in group 1 is about  27.50 times, increasing about 0.20 or 0.73 % becoming 27.70 times. In group 2 it is  27.20 times increasing about 5.8 or 31.32 % becoming 33 times. The underhand passing variable in group 1 is  49.70  times increasing about 0.30 or 0.60 % becoming 50.00 times. In group 2 it is 50.40 times increasing about 2.0 or 3.97 % becoming 52.40 times. Based on the results, it can be concluded that group II whose do circuit training exercises at the end of exercises are better than group I that do circuit training exercises at the beginning of technical exercises. Keywords: circuit training exercise, technical exercise, cardiorespiration
PENGARUH METODE LATIHAN DAN POWER LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN SMASH BULUTANGKIS Prayadi, Heri Yogo; Rachman, Hari Amirullah
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 1: April 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.283 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan: (1) perbedaan pengaruh metode drill dan bermain terhadap peningkatan kemampuan smash bulutangkis, (2) perbedaan peningkatan kemampuan smash bulu-tangkis antara metode drill atlet yang memiliki power otot lengan tinggi dengan metode bermain atlet yang memiliki power otot lengan tinggi, (3) perbedaan peningkatan kemampuan smash bulutangkis antara metode drill atlet yang memiliki power otot lengan rendah dengan metode bermain atlet yang memiliki power otot lengan rendah, (4) pengaruh interaksi antara metode latihan dan power lengan terhadap kemampuan smash bulutangkis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2x2. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet PB. STIM YKPN Yogyakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive random sampling, besarnya sampel yang diambil sebanyak 36 atlet. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan desain faktorial. Uji prasyarat analisis data dengan menggunakan uji normalitas (uji Liliefors dengan α = 0.05) dan uji homogenitas varians (Uji Bartlet dengan α = 0.05).Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Ada perbedaan  pengaruh yang signifikan antara metode drill dan metode bermain terhadap kemampuan dalam melakukan smash bulutangkis. Pengaruh metode drill lebih baik dari pada metode bermain. (2) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode drill dengan power otot lengan tinggi dengan metode bermain dengan power otot lengan tinggi. Peningkatan keterampilan smash bulutangkis metode drill dengan power otot lengan tinggi lebih baik dari pada metode bermain dengan power otot lengan tinggi. (3) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode drill power otot lengan rendah dengan metode bermain power otot lengan rendah. Peningkatan keterampilan smash bulutangkis metode bermain power otot lengan rendah lebih baik dibandingkan dengan metode drill power otot lengan rendah, (4) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara metode latihan dan power otot lengan terhadap peningkatan smash bulutangkis.  THE INFLUENCE OF PRACTICE METHOD AND POWER TOWARD THE ABILITY TO PERFORM SMASH IN A BADMINTON GAMEAbstract The purposes of this study are to reveal: (1) the difference in the effect of the drilling and playing on the enhancement of badminton smash, (2) the difference in ability enhancement of badminton smash among athletes who have high arm muscle power with drilling method and those who have high arm muscle power  with playing method, (3) the difference in ability enhancement between badminton athletes who have low arm muscle power with drilling and playing methods, and (4) the interaction effect between training methods and the arm power on badminton smash skill. This research used a 2x2 factorial experimental design. The population in this study was athletes of PB STIM YKPN Yogyakarta. The sampling technique used was purposive random sampling whereas, the number of sample taken was 36 athletes. The data analysis techniques in this study was design factorial. The data analysis prerequisite test was using normality test (Liliefors test with α = 0.05) and the test of homogeneity of variance (Bartlet Test with α = 0.05). The results are as follows: (1) There is a significant difference between the methods of drilling and method of playing on the ability to perform badminton smash. The effect of drill method is better than that of the method of playing. (2) There is a significant difference between the method of drilling with the high arm muscle and that of playing with the high power  arm muscle. The enhancement skill of badminton smash with drilling method using high power  arm muscle is better than the playing method using high power  arm muscle. (3) There is a significant difference between the drilling method with low arm muscle power  and playing method using low arm muscle power . The increased ability of badminton smash skill using lower arm muscle power  is better than using drilling method with low arm muscle, (4) There is a significant interaction effect between the training methods and the arm muscle power  on the increase of the badminton smash. Keywords: badminton smash ability, arm power.
PENGARUH LATIHAN FARTLEK DENGAN TREADMILL DAN LARI DI LAPANGAN TERHADAP DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI Kurnia, Maya; Kushartanti, B.M. Wara
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 1: April 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.997 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan pengaruh dari latihan fartlek dengan treadmill, latihan fartlek dengan lari di lapangan, dan kapasitas vital paru terhadap daya tahan kardiorespirasi. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen faktorial 2 x 2. Data dikumpulkan menggunakan tes daya tahan kardiorespirasi (tes Cooper 12 menit), dihitung jarak maksimal yang dapat ditempuh dalam waktu 12 menit tersebut. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Ada perbedaan daya tahan kardiorespirasi antara kelompok latihan fartlek dengan treadmill dan kelompok latihan fartlek dengan lari di lapangan. Daya tahan kardiorespirasi kelompok latihan fartlek dengan lari di lapangan menunjuk-kan pengaruh lebih baik dibandingkan kelompok latihan fartlek dengan treadmill. (2) Ada perbedaan daya tahan kardiorespirasi kelompok kapasitas vital paru tinggi dan kapasitas vital paru rendah. Daya tahan kardiorespirasi kelompok kapasitas vital paru tinggi menunjukkan pengaruh lebih baik dibandingkan kelompok kapasitas vital paru rendah. (3) Tidak ada interaksi antara latihan fartlek dengan treadmill, latihan fartlek dengan lari di lapangan, dan kapasitas vital paru terhadap daya tahan kardio-respirasi. Kelompok yang berlatih fartlek dengan lari di lapangan dan mempunyai kapasitas vital paru rendah, kelompok yang berlatih fartlek dengan treadmill dan mempunyai kapasitas vital paru tinggi, dan kelompok yang berlatih fartlek dengan lari di lapangan dan mempunyai kapasitas vital paru tinggi tidak berbeda signifikan. THE EFFECT OF FARTLEK EXERCISE WITH TREADMILL AND RUNNING ON RESPIRATORY ENDURANCEAbstract The objective of this study is to reveal the effect of fartlek with treadmill, running, and vital lung capacity on respiratory endurance. The study used the experiment factorial 2x2 block design. The data were collected using the respiratory endurance test (using the twelve minutes by Cooper’s test) with maximal distance which can be taken within twelve minutes. The results of this study are as follows: (1) There is a difference in respiratory endurance between those who were involved in fartlek with treadmill with those who ran. The respiratory endurance is better for those who ran than those who used treadmill. (2) There is a difference in respiratory endurance between those who have low vital lung capacity with those who have high vital lung capacity. The respiratory endurance is better for those who have high vital lung capacity than those who have low vital lung capacity. (3) There is no interaction between those who were involved in fartlek with treadmill, running, and vital lung capacity in respiratory endurance. Members who were involved in fartlek with ran and have low vital lung capacity, who were involved in fartlek with treadmill and have high vital lung capacity, and who were involved in fartlek with ran and have high vital lung capacity is not different significance. Keywords: fartlek training, vital lung capacity, respiratory endurance.
UPAYA PENINGKATAN PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH GAYA MENGGANTUNG DENGAN METODE BAGIAN PROGRESIF SISWA SMAN 1 CEPER Hidayat, Mufti; Tomoliyus, Tomoliyus
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 1: April 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.477 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran teknik lompat jauh gaya menggantung siswa kelas X F SMAN 1 Ceper dengan metode bagian progresif. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan adalah kajian sistematik dari upaya perbaikan pelaksanaan praktik pendidikan oleh sekelompok guru dengan melakukan tindakan-tindakan dalam pembelajaran, berdasarkan refleksi mengenai hasil dari tindakan-tindakan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Ceper Klaten semester genap tahun pelajaran 2011/2012. Subjek penelitian adalah kelas X F dengan jumlah siswa 23 anak. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-Mei 2012. Hasil analisis penilaian terhadap siswa-siswa kelas X F SMAN 1 Ceper pada cabang atletik lompat jauh gaya menggantung pada semester gasal tahun pelajaran 2011/2012, bahwa mayoritas siswa mengalami kesulitan melakukan tolakan. Hasil penelitian menunjukkan belum terjadi peningkatan hasil belajar siswa rata-rata skor pada siklus I adalah 68,75. Pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar siswa rata-rata skor adalah 80,97.  IMPROVING THE LEARNING OF HANG STYLE LONG JUMP WITH PROGRESSIVE PART METHOD OF STUDENTS AT SMAN 1 CEPERAbstract This research is aimed to improve the implementation of hang style long jump technique with progressive part method of class XF students at SMAN 1 Ceper The type of the research is classroom action research. Classroom action research is a systematic study of improving the educational practice implementation by a group of teachers to perform actions in learning, based on their reflections on the results of the actions. This study was conducted at SMAN 1 Ceper Klaten which was in the even semester of 2011/2012 academic year and the research subject was class XF consisting of 23 students. The research was conducted from March to May 2012. Based on the assessment analysis result of class X students SMAN 1 Ceper’ on athletic hang style long jump in the even semester of 2011/2012 academic year, the majority of the students have difficulty in doing repulsion. The research result shows that there is not yet an increase of the students learning result, the average score in Cycle I is 68.75. In Cycle II there is an increase of the students learning result, the average score is 80.97 Keywords: hang style long jump, progressive part method
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PENDIDIKAN JASMANI MATERI BUDAYA HIDUP SEHAT UNTUK SEKOLAH MENENGAH ATAS Fitriadi, Arief; Rachman, Hari Amirullah
Jurnal Keolahragaan Vol 2, No 1: April 2014
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.803 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk berupa multimedia pembelajaran pendidikan jasmani materi budaya hidup sehat dalam bentuk buku dan CD (Compact Disk). Jenis penelitian adalah Research and Development (R and D) dengan pendekatan survei melalui tes pengukuran. Penelitian pengembangan ini melalui empat tahapan, yaitu pendahuluan, tahap pengembangan, tahap uji lapangan dan tahap desiminasi produk. Populasi penelitian adalah siswa kelas X dan kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Yogyakarta sebanyak 83 orang. Instrumen pengumpulan data adalah lembar validasi untuk ahli materi dan ahli media, serta lembar kuesioner untuk siswa SMA. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Hasil validasi oleh ahli materi menilai ”Sangat Mudah”. Dari ahli media menilai ”Sangat Mudah”. Rata-rata hasil uji lapangan kelas X menunjukkan bahwa aspek pengoperasian CD ”Baik”, aspek pembelajaran CD ”Baik”, aspek pembelajaran buku ”Baik”, dan aspek kemenarikan CD ”Sangat Mudah”. Untuk kelas XI aspek pengoperasian CD ”Sangat Baik”, aspek pembelajaran CD ”Baik”, aspek pembelajaran buku ”Baik”, dan aspek kemenarikan CD ”Baik”. Kata Kunci: Multimedia, budaya hidup sehat.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN GERAK DASAR UNTUK ANAK USIA 2-4 TAHUN Prayitno, Bambang; Sukadiyanto, Sukadiyanto
Jurnal Keolahragaan Vol 2, No 1: April 2014
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.863 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran gerak dasar untuk anak usia 2-4 tahun. Model pembelajaran gerak dasar disesuaikan dengan aspek pertumbuhan dan perkembangan serta karakteristik anak pada usianya yang dikemas melalui aktivitas fisik yang difokuskan pada gerak dasar lokomotor, nonlokomotor dan manipulatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan dengan tujuh tahapan, yaitu: (1) pengumpulan hasil riset dan informasi, (2) analisis terhadap produk yang akan dikembangkan, (3) mengembangkan produk awal, (4) validasi ahli, (5) uji coba skala kecil dan revisi, (6) uji coba skala besar dan revisi, dan (7) pembuatan produk final. Subjek penelitian ini adalah anak dengan rentang usia 2-4 tahun. Hasil penelitian ini berupa model pembelajaran gerak dasar anak usia 2-4 tahun yang berisikan tujuh aktivitas gerak, yaitu: (1) Merayap dan Merangkak, (2) Berjalan di Atas Tali, (3) Melempar Bean Bag ke dalam Simpai, (4) Bowling Games, (5) Parachute Games, (6) Memanjat, dan (7) Melompat dan Meloncat. Kesimpulan bahwa model pembelajaran yang disusun sangat sesuai dengan karakteristik serta pertumbuhan dan perkembangan gerak anak usia 2-4 tahun serta layak digunakan untuk pembelajaran gerak dasar pada Kelompok Bermain.Kata kunci: Model pembelajaran, gerak, usia 2-4 tahun

Page 1 of 13 | Total Record : 123