cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science)
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) "Indonesian Journal of Animal Science". Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) diterbitkan oleh Fakultas Peternakan Universitas Andalas, sebagai media publikasi hasil penelitian, pengkajian dan pendalaman literatur tentang ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang peternakan dan kehewanan. JPI diterbitkan untuk menyempurnakan dan melanjutkan Jurnal Peternakan dan Lingkungan (JPL) yang telah ada semenjak bulan Oktober 1994. JPI diterbitkan tiga kali dalam setahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober. Tulisan/karya ilmiah yang diterima belum pernah dipublikasikan atau tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di jurnal lain.
Arjuna Subject : -
Articles 310 Documents
HALAMAN BELAKANG JPI VOL 22 NO 1 FEBRUARI 2020 Editor, Editor
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 22, No 1 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.22.1.%p.2020

Abstract

UCAPAN TERIMA KASIH Redaksi Jurnal Peternakan Indonesia memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pakar yang telah diundang Editorial Board selaku Mitra Bebestari, yang telah menelaah naskah yang kami kirimkan baik yang layak terbit maupun yang tidak layak dalam Volume 22 (1) Edisi Februari 2020. Berikut adalah daftar nama pakar yang diundang oleh redaksi:Prof. Dr. Ir. Asdi Agustar, M.Sc. Fakultas Peternakan Universitas AndalasDr. Ir. Fuad Madarisa, M.Sc Fakultas Peternakan Universitas AndalasProf. Dr. Ir. Salam N. Aritonang, MS. Fakultas Peternakan Universitas AndalasDr. Ir. Kusuma Adhianto, MP. Fakultas Pertanian Universitas LampungDr. Indri Juliyarsi, SP, MP. Fakultas Peternakan Universitas AndalasDeni Novia, STP, MP. Fakultas Peternakan Universitas AndalasDr. Ir. Sabrina, MP. Fakultas Peternakan Universitas AndalasProf. Dr. Ir. Sumiati, M.Sc. Fakultas Peternakan IPB Universitydrh. Ni Wayan Kurniani Karja, MP, Ph.D Fakultas Kedokteran Hewan IPB UniversityDr. Ir. Jaswandi, MS. Fakultas Peternakan Universitas AndalasDr. Ir. Ade Djulardi, MS. Fakultas Peternakan Universitas AndalasDr. Ir. Evy Rossi, M.Si. Fakultas Pertanian Universitas RiauProf. Dr. Ir. Yose Rizal, M.Sc. Fakultas Peternakan Universitas AndalasDr. Ir. Irma Badarina, MP. Fakultas Pertanian Universitas BengkuluDr. Ir. Sulastri, MP. Fakultas Peternakan Universitas BrawijayaProf. Dr. Ir. Edy Kurnianto, MS. M.Agr. Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas DiponegoroProf. Ir. Sri Rachma AB, M.Sc., Ph.D. Fakultas Peternakan Universitas HasanuddinProf. Dr. Ir. M. Winugroho, M.Sc. APU. Balai Penelitian Ternak Ciawi, BogorIr. Fransiskus Trisakti Haryadi, M.Si., Ph.D., IPM. Fakultas Peternakan Universitas Gadjah MadaEdi Erwan, S.Pt, M.Sc, Ph.D. Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
POSISI STATUS SOSIAL EKONOMI PETERNAK SAPI POTONG DALAM PROSES ADOPSI BIOTEKNOLOGI REPRODUKSI DI KABUPATEN DHARMASRAYA, SUMATERA BARAT Ediset, Ediset; Heriyanto, E.
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 22, No 1 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.22.1.56-65.2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi status sosial ekonomi peternak dalam proses adopsi inovasi bioteknologi di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Ada dua jenis inovasi bioteknologi; yaitu (a) Inseminasi Buatan (IB) dan (b) Transfer Embrio (TE). Penelitian menggunakan metode surveydananalisadatasekunder. Sampel adalah peternak sapi potong yang menggunakan IB sebanyak 40 orang yang ditetapkan secara quota sampling. Kemudian peternak sapi potong penerima inovasi TE sebanyak 14 orang yang ditetapkan dengan teknik sampling jenuh. Status sosial ekonomi ditandai dengan enam ukuran, yaitu; skala usaha, pendapatan, resiko yang dihadapi, umur, tingkat partisipasi, serta keaktifan diluar kelompok. Data terkumpul dianalisa secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan skala likert. Perolehan nilai skor dibandingkan dengan kategori sesuai dengan ketetapan Ditjen Peternakan (1992). Hasil penelitian menunjukkan bahwa status sosial ekonomi peternak sapi potong di Kabupaten Dharmasraya berada pada posisi tidak berpengaruh dalam proses adopsi inovasi kedua jenis bioteknologi reproduksi; Inseminasi Buatan (IB) dan Transfer Embrio (TE).
KARAKTERISTIK MORFOMETRIK AYAM KAMPUNG JANTAN DAN BETINA DI DESA TIRTOMULYO KECAMATAN PLANTUNGAN, KABUPATEN KENDAL, JAWA TENGAH Permadi, A. N. N.; Kurnianto, E.; Sutiyono, Sutiyono
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 22, No 1 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.22.1.11-20.2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik morfometrik ayam kampung yang disukai dan tidak disukai di Desa Tirtomulyo, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Materi menggunakan 105 ekor ayam kampung yang terdiri dari 5 ekor jantan dan 100 ekor betina. 30 peternak sebagai responden untuk menentukan ayam disukai dan tidak disukai. Data dianalisis menggunakanujit, Principal Component Analysis dengan menggunakan alatbantuStatistical Analysis System (SAS) University Edition. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ayam jantan memiliki perbedaan yang nyata (P<0,05) pada lingkar tarsometatarsus dan panjang sternum, sedangkan ayam betina memiliki perbedaan  nyata (P<0,05) pada bobot badan dan tinggi jengger. Parameter pembeda pada ayam kampung jantan dan betina yang disukai dan tidak disukai adalah panjang sayap yaitu 0,619 dan 0,922. Peta penyebaran ayam jantan dan betina yang disukai dan tidak disukai mempunyai ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan ayam jantan dan betina yang tidak disukai.
PENAMBAHAN TEPUNG DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA LINN) DALAM RANSUM TERHADAP SISTEM PENCERNAAN AYAM PETELUR JANTAN (GALLUS DOMESTICUS) Novita, R.; Ibrahim, W.
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 22, No 1 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.22.1.48-55.2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penambahan Tepung Daun Sirsak dalam Ransum Terhadap sistem pencernaan Ayam Petelur Jantan (Gallus domesticus). Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acaka Lengkap (RAL) yang disusun secara non faktorial, dengan 6 taraf perlakuan 4 kali ulangan sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Adapun perlakuan dalam penelitian ini adalah : U0 = Pakan komersil BR-1, U1 = 100% Pakan Komersil Tanpa Tepung Daun Sirsak, U2 = Pakan Komersil 98% + Tepung Daun Sirsak 2%, U3 = Pakan Komersil 96% + Tepung Daun Sirsak 4%, U4 = Pakan Komersil 94% + Tepung Daun Sirsak 6%, U5 = Pakan Komersil 92% + Tepung Daun Sirsak 8%. Dari hasil analisis data secara statistik diketahui bahwa perlakuan pemberian tepung daun sirsak dalam ransum terhadap sistem pencernaan ayam Petelur Jantan tidak berpengaruh nyata terhadap bobot potong, bobot gizard, bobot usus halus dan bobot usus besar. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian tepung daun sirsak pada taraf 8 % dalam ransum mempengaruhi sistem pencernaan ayam petelur jantan.
KOMPOSISI KIMIA DAN KORELASI BEBERAPA KARAKTERISTIK DAGING PIPI SAPI BALI Rosmawati, Rosmawati; Said, M. I.; Abustam, E.; Tawali, A. B.
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 22, No 1 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.22.1.89-100.2020

Abstract

Daging pipi termasuk hasil samping pemotongan ternak dan tidak dikategorikan sebagai karkas. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi sifat fisikokimia daging pipi sapi Bali untuk menjadi pertimbangan bahan baku dalam berbagai proses pengolahan pangan berbasis hewani. Sampel berasal dari Rumah Potong Hewan Tamangapa Makassar yang dianalisis setelah enam jam pemotongan. Hasil analisis menunjukkan komposisi kimia daging pipi menyerupai daging skeletal pada umumnya. Rataan pH otot berkisar pada 5,73 sampai 6,01, daya mengikat air sebagai refleksi dari kadar air lepas 32,64 sampai 51,64 mg, susut masak 26,84 sampai 35,90%, daya putus daging 2,96 sampai 3,53 kg/cm2, dan warna menunjukkan tingkat kecerahan (L) 33,86 sampai 43,13, kemerahan (a*) 18,20 sampai 24,78, dan kekuningan (b*) 0,80 sampai 3,85. Koefisien korelasi antara pH dan daya mengikat air adalah r = -0,92, artinya semakin rendah pH maka kemampuan otot melepaskan air semakin tinggi. Terdapat korelasi sangat kuat antara pH dan susut masak, yaitu r = -0,84, menunjukkan semakin rendah pH daging susut masak semakin tinggi. Kofisien korelasi antara nilai L, a* dan b*, secara berturut turut terhadap pH daging pipi adalah r = -0,62, r = -0,71, dan r = -0,56.
HALAMAN DEPAN JPI VOL 22 NO 1 FEBRUARI 2020 Editor, Editor
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 22, No 1 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.22.1.i-iv.2020

Abstract

Puji syukur kita haturkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas izin-Nya Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) dapat kembali terbit menjumpai pembaca sekalian. Tim redaksi dan penelaah telah menyeleksi naskah-naskah pada edisi ini, Volume 22 No. 1 Tahun 2020. Naskah-naskah tersebut meliputi bidang atau topik-topik sebagai berikut: Peranan Sumber Daya terhadap SDM Peternak dan Pengembangan Usaha Ternak Sapi Perah di Kawasan Peternakan Sapi Perah Nasional (KPSPN); Karakteristik Morfometrik Ayam Kampung Jantan dan Betina di Desa Tirtomulyo Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah; Studi Pemberian Bakteri Asam Laktat (BAL) terhadap Persentase Lemak Abdominal dan Berat Karkas Ayam Pedaging yang Diinfeksi E.coli; Sifat Fisik dan Akseptabilitas Keju yang Ditambahkan CaCl2 Menggunakan Ekstrak Jahe Merah; Identifikasi Pasar, Komoditas, dan Margin Bersih Usaha Pasar Rumput di Wilayah Pembibitan Sapi PO Kebumen Kabupaten Kebumen; Penambahan Tepung Daun Sirsak (Annona muricata Linn) dalam Ransum terhadap Sistem Pencernaan Ayam Petelur Jantan (Gallus domesticus); Posisi Status Sosial Ekonomi Peternak Sapi Potong dalam Proses Adopsi Bioteknologi Reproduksi di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat; Performa Ayam Merawang dalam Berbagai Umur dengan Tingkat Pemberian Bungkil Inti Sawit dalam Ransum; Pengaruh Umur Sapih terhadap Performans Babi Duroc Jantan; Aktivitas Ekstrak Etanolik Daun Jambu Mete Terhadap Otot Pectoralis Thoracicus Ayam Jawa Super; Komposisi Kimia dan Korelasi Beberapa Karakteristik Daging Pipi Sapi Bali; Pengaruh Penambahan Kulit Singkong dan Bakteri Asam Laktat sebagai Aditif Pakan terhadap Profil Saluran Pencernaan Ayam Pedaging; Pengaruh Pemberian Probiotik Kering Berbasis Susu Sapi, Kacang Hijau, dan Kedelai terhadap Performa Ayam Broiler; dan Identifikasi Kontaminasi Logam Berat pada Ayam Kuning Sukabumi di Bogor Utara.Redaksi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu penerbitan jurnal ini. Semoga dengan terbitnya jurnal ini dapat bermanfaat sebagai sarana komunikasi bagi masyarakat ilmiah, khususnya masyarakat peternakan dan umumnya bagi masyarakat luas.
PERANAN SUMBER DAYA TERHADAP SDM PETERNAK DAN PENGEMBANGAN USAHA TERNAK SAPI PERAH DI KAWASAN PETERNAKAN SAPI PERAH NASIONAL (KPSPN) Amam, Amam; Soetriono, Soetriono
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 22, No 1 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.22.1.1-10.2020

Abstract

AKTIVITAS EKSTRAK ETANOLIK DAUN JAMBU METE TERHADAP OTOT PECTORALIS THORACICUS AYAM JAWA SUPER Mawaddah, Mawaddah; Setiawan, H.; Saragih, H. T. S. S. G.
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 22, No 1 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.22.1.80-88.2020

Abstract

Daun jambu mete memiliki senyawa bioaktif alami yang berpotensi sebagai promotor pertumbuhan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efek suplementasi ekstrak etanol daun jambu mete dalam pakan terhadap peningkatan berat badan dan otot pectoralis thoracicus ayam jawa super. Penelitian ini menggunakan 90ekorday old chick (DOC)ayamjawasuper yangdipeliharaselama 15 hari. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan perlakuan penambahan ekstrak etanol daun jambu mete pada pakan basal sebanyak 0 g/kg pakan (K); 1,25 g/kg pakan (P1); 2,5 g/kg pakan (P2); 5 g/kg pakan (P3); 10 g/kg pakan (P4); 20 g/kg pakan (P5). Metode terdiri dari pembuatan ekstrak etanolik daun jambu mete, pembuatan pakan, pemeliharaan ayam dan pembuatan preparat jaringan otot (metode parafin). Parameter pengamatan otot terdiri dari pengukuran berat otot dan luas area miofiber. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan berat badan pada P3, P4 dan P5 dibandingkan dengan kontrol (P<0,05). Berat otot pada P5 lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol (P<0,05). Luas area miofiber otot pada P3 memiliki luas yang paling lebar dibandingkan dengan kontrol (P<0,05). Kesimpulan menunjukan bahwa suplementasi ekstrak etanol daun jambu mete pada pakan dapat meningkatkan berat badan dan otot pectoralis ayam jawa super.
IDENTIFIKASI PASAR, KOMODITAS, DAN MARGIN BERSIH USAHA PASAR RUMPUT DI WILAYAH PEMBIBITAN SAPI PO KEBUMEN KABUPATEN KEBUMEN Nuraeni, N.; Aryadi, M. F. I.
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 22, No 1 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.22.1.38-47.2020

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengungkapkan tiga hal yaitu jumlah pasar rumput, jenis rumput dipasaran, dan margin bersih dari usaha. Pasar rumput muncul di wilayah pembibitan Sapi PO Kebumen karena keterbatasan waktu peternak mencari rumput dan pertambahan jumlah ternak.Waktu penelitian adalah dari Juli sampai dengan September 2019. Metode penelitian dilakukan secara survei dengan mengambil seluruh pemilik pasar rumput sebagai responden.Analisadata dilakukan dengandeskriptifkuantitatifdanstatistiksederhanasertanet profit margin (NPM). Hasil penelitian menunjukan bahwa wilayah pembibitan sapi PO Kebumen meliputi enam kecamatan. Jumlah pasar rumput di enam kecamatan Wilayah Pembibitan Sapi PO Kebumen sebanyak 126 orang pemilik pasar rumput. Komoditas pakan yang dijual di pasar rumput terdiri dari tujuh jenis, yatu: jerami padi, rumput gajah, rumput gajah odot, jerami kacang tanah (rendeng), rumput alam, kangkung, dan dedak padi.Pakanyang paling banyak diperjual belikanadalahjeramipadi. Rata-rata pendapatan usaha pasar rumput sebesar Rp.418,110.39/hari dengan rata-rata Net Profit Margin sebesar 13.11%.
IDENTIFIKASI KONTAMINASI LOGAM BERAT PADA AYAM KUNING SUKABUMI DI BOGOR UTARA Megabuana, D. R.; Wulandari, Z.; Rahayu, P.
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 22, No 1 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.22.1.119-124.2020

Abstract

Ayam kuning sukabumi adalah salah satu pangan hewani yang banyak dijual di pinggir jalan.  Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh lama penjualan terhadap kadar kontaminasi logam berat Pb, Cd dan Cu pada ayam kuning sukabumi di Kecamatan Bogor Utara.   Perlakuan pada penelitian ini adalah waktu penjualan ayam kuning sukabumi yakni 0 jam dan 3 jam.  Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai rataan kadar  Pb sebesar 112% dan Cd sebesar 55% pada ayam kuning sukabumi akibat lama penjualan selama tiga jam.

Page 1 of 31 | Total Record : 310


Filter by Year

2006 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 22, No 1 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 21, No 3 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 21, No 2 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 21, No 1 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 20, No 3 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 20, No 2 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 20, No 1 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 19, No 3 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 19, No 2 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 19, No 1 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 18, No 1 (2016): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 18, No 1 (2016): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 17, No 1 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 17, No 3 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 17, No 2 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 17, No 1 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16, No 3 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16, No 3 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16, No 2 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16, No 1 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 15, No 1 (2013): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 15, No 1 (2013): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 14, No 3 (2012): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 14, No 2 (2012): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 14, No 1 (2012): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 3 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 2 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 1 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 12, No 3 (2007): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 12, No 2 (2007): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 12, No 1 (2007): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 11, No 3 (2006): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 11, No 2 (2006): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 11, No 1 (2006): Jurnal Peternakan Indonesia More Issue