cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Habitat
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 08535167     EISSN : 23382007     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 143 Documents
Technical Efficiency of Palm Oil Production in West Kalimantan Ismiasih, Ismiasih
HABITAT Vol 28, No 3 (2017)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.292 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2017.028.3.13

Abstract

This research aims to analyze the technical efficiency and source of technical inefficiency of palm oil production. The data used are secondary data from agricultural census survey in 2013 with a sample of 1229 farmer. Technical efficiency is measured by using stochastic frontier production function and is estimated using MLE method assuming that Cobb-Doughlas is the functional form of palm oil. From the research result, it is known that the factors that influence the technical efficiency of palm oil production in West Kalimantan Province are a number of productive trees, plant age, urea fertilizer, SP36, NPK, labor and dummy pesticide. Furthermore, variables of the percentage of own capital, membership of cooperative and membership of contract farming are influencing to reduce technical inefficiency. Therefore, efforts to improve the technical efficiency is to increase the role of the cooperative to its members, and increase the involvement of palm oil farmers in the plasma pattern.
Production and Efficiency of Pond Fish Farming Business Milkfish Sudarmo, Hadi; Fyka, Samsul Alam
HABITAT Vol 28, No 1 (2017)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.934 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2017.028.1.3

Abstract

Various different factors, either direct or indirect one, contribute to decreasing production of milkfish in milkfish farms located in North Konawe. Production of milkfish in the area is relatively low and it is predicted that the milkfarmers’ inability to either allocate inputs or maximize the use of the inputs becomes the cause. Therefore, the objectives of the study were to analyze the line of production factors and production efficiency of milkfish farm in South Konawe. Path analysis was the method to analyze the direct and indirect factors affecting the production of the milkfish farm while marginal product value was the one used to analyze the price efficiency and optimal input. The findings of the study indicated that: the factors that directly affected production were the number of seed and employees as well as the amount of fertilizer while the factors indirectly affecting production were the number of seeds and employees as well as the amount of fertilizer. The milkfish farms in North Konawe would become efficient when there were 7,606 milkfish seeds, 41 employees and 427 kilograms of fertilizer.
Valuasi Ekonomi Kusuma Agrowisata Kota Batu, Jawa Timur Priambodo, Oby; Suhartini, Suhartini
HABITAT Vol 27, No 3 (2016)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.849 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2016.027.3.14

Abstract

Industri pariwisata menjadi industri yang memiliki potensi untuk dilakukan pengembangan. Jenis pariwisata yang memiliki potensi besar untuk pengembangan adalah wisata alam, salah satunya Kusuma Agrowisata. Kusuma Agrowisata menjadi salah satu wisata alam berbasis agronomi yang terletak di Kota Batu. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui bagaimana persepsi konsumen terhadap fasilitas, pelayanan, dan infrastruktur di Kusuma Agrowisata, 2) Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan wisata di Kusuma Agrowisata, dan 3) untuk mengestimasi nilai surplus konsumen dan nilai ekonomi wisata dari Kusuma Agrowisata. Dengan melihat nilai tersebut nantinya dapat ditarik kesimpulan apakah biaya yang telah dikeluarkan pengunjung telah sesuai dengan wisata yang ditawarkan Kusuma Agrowisata. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive di Kusuma Agrowisata dengan mempertimbangkan bahwa Kusuma Agrowisata merupakan salah satu wisata berbasis agronomi. Penelitian dilakukan pada bulan April – Mei 2016. Sampel ditentukan dengan metode non-probability sampling dengan tipe sampling critical case sampling. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan wisata dilakukan dengan regresi linier berganda sedangkan metode untuk menganalisis nilai surplus konsumen menggunakan Individual Travel Cost Method (ITCM) yaitu melihat besar surplus konsumen dengan menganalisis seluruh biaya perjalanan yang dikeluarkan. Akumulasi nilai surplus konsumen tersebut dapat menghasilkan nilai ekonomi wisata Kusuma Agrowisata. Hasil dari penelitian ini adalah fasilitas toilet dan tempat ibadah yang disediakan oleh pengelola Kusuma Agrowisata dinilai oleh responden kurang memadai. Sementara itu, faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap permintaan wisata adalah biaya perjalanan, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, dan jumlah rombongan. Sedangkan nilai surplus konsumen dan nilai ekonomi wisata Kusuma Agrowisata masing-masing adalah Rp. 1.373.113,17 dan Rp. 419.623.385.898,00.
Analisis Faktor Faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan di Kabupaten Jombang Nirmala, Arlia Renaswari; Hanani, Nuhfil; Muhaimin, Abdul Wahib
HABITAT Vol 27, No 2 (2016)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.576 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2016.027.2.8

Abstract

Nilai Tukar Petani (NTP) merupakan salah satu ukuran dalam penentuan kesejahteraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan posisi NTP Padi dan Nilai Tukar Petani komoditas pangan lain di Indonesia, mengetahui penghitungan NTP Padi dan menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap NTP Padi. Penelitian dilakukan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Metode analisis yang digunakan yaitu ratio harga laspeyres antara harga yang diterima terhadap yang dibayar petani. Untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap NTP menggunakan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tukar petani dari tahun dasar mengalami kenaikan dan penurunan pada tahun berikutnya. Pada Tahun 2015 nilai tukar petani berada pada kondisi yang cukup sejahtera.
Agrowisata Berbasis Usahatani Padi Sawah Tradisional Sebagai Edukasi Pertanian ( Studi Kasus Desa Wisata Pentingsari ) Handayani, Sugiharti Mulya
HABITAT Vol 27, No 3 (2016)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.599 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2016.027.3.15

Abstract

Perkembangan pembangunan terutama di kota besar berdampak pada semakin berkurangnya lahan pertanian padi. Kondisi ini membuat generasi muda terutama yang tinggal di kota besar tidak mengenal proses usahatani padi yang berdampak pada sikap kurang menghargai pangan dan petani yang menghasilkannya. Dampak yang lebih mengkhawatirkan adalah semakin menurunnya minat generasi muda dalam pertanian. Saat ini di DIY berkembang agrowisata berbasis usahatani padi sawah tradisional dengan pelajar sebagai pangsa pasarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi agrowisata berbasis usahatani padi sawah tradisional sebagai edukasi pertanian bagi generasi muda dan mengkaji manfaat sosial ekonominya bagi petani dan masyarakat sekitar. Penelitian ini bersifat deskriptif, dan merupakan sebuah studi kasus di Desa Wisata Pentingsari. Pengumpulan data dan informasi dilakukan dengan cara wawancara mendalam (depth intreview) dengan pengelola agrowisata. Hasil kajian menunjukkan bahwa agrowisata berbasis usahatani padi sawah tradisional berpotensi untuk dikembangkan. Hal ini bisa dilihat dari semakin banyaknya wisatawan pelajar yang berkunjung untuk menikmati dan terlibat dalam pengolahan sawah (bajak sawah, tandur, maupun panen). Secara ekonomi, agrowisata berbasis usahatani padi sawah tradisional dapat meningkatkan pendapatan petani dan masyarakat, sedangkan secara sosial budaya, agrowisata ini turut menjaga kelestarian dan kearifan lokal dalam pengelolaan usahatani padi sawah tradisional.
KUALITAS LINGKUNGAN PADA USAHATANI PADI SEMI ORGANIK DAN NON ORGANIK SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PRODUKTIVITAS PADI DI KABUPATEN SRAGEN, JAWA TENGAH Suhartini, Suhartini
HABITAT Vol 24, No 1 (2013)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.595 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas lingkungan (menurut penilaian petani) pada usahatani padi semi organik dan non organik serta dampaknya terhadap produktivitas padi di Kabupaten Sragen Propinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan melakukan wawancara terhadap 188 petani padi semi organik dan non organik di Kecamatan Sambung Macan (Desa Gringging) yang bertopografi lahan datar dan Kecamatan Sambirejo (Desa Sukorejo) yang bertopografi lahan berlereng dataran tinggi pada 3 musim tanam padi dalam satu tahun. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan pada instrumen penelitian yang bersifat kualitatif. Hasil evaluasi kualitas lingkungan menurut penilaian petani diuji Korelasi Spearman dengan usahatani padi semi organik. Model ekonometri fungsi produktivitas digunakan untuk mengestimasi dampak kualitas lingkungan terhadap produktivitas padi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas lingkungan pada usahatani padi semi organik lebih baik daripada usahatani padi non organik. Ada korelasi positif yang erat antara kualitas lingkungan dengan usahatani padi semi organik. Hasil estimasi dengan FGLS (Feasible Generalized Least Square)) model heteroskedastisitas untuk fungsi produktivitas menunjukkan bahwa kualitas lingkungan yang baik pada usahatani padi semi organik berpengaruh nyata meningkatkan produktivitas padi di kedua lokasi di Kabupaten Sragen.Kata kunci : kualitas lingkungan, usahatani padi semi organik, keuntungan usahatani
DAMPAK IMPOR KENTANG TERHADAP PASAR KENTANG DI INDONESIA Andriyanto, Fendik; Setiawan, Budi; Riana, Fitria Dina
Habitat Vol 24, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150 KB)

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah menganalisis (1) Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan, produksi maupun harga kentang di Indonesia (2) Bagaimana dampak impor kentang terhadap permintaan, produksi, dan harga kentang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series dan dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Model disusun dengan persamaan simultan dan dianalisis menggunakan metode 2SLS (Two Stage Least Square).  Permintaan kentang dari tahun ke tahun menunjukan peningkatan. Banyaknya konsumsi permintaan kentang sebagai konsumsi sayur, olahan kentang beku, kentang untuk industri maupun kentang sebagai bahan untuk mendapatkan karbohidrat pengganti beras. Karena permintaan kentang yang begitu tinggi dengan tidak diimbangi oleh produksi kentang yang mencukupi permintaan tersebut, pemerintah berupaya dengan impor kentang ke indonesia. Namun upaya kentang impor tersebut membuat petani kentang di Indonesia menjadi rugi karena harga kentang impor merusak harga kentang lokal. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap permintaan kentang di Indonesia adalah jumlah populasi penduduk Indonesia dan pendapatan penduduk. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi kentang di Indonesia adalah luas areal, volume kentang impor, kurs asing dan produktivitas. faktor-faktor yang berpengaruh terhadap harga kentang di Indonesia adalah harga benih kentang dan pendapatan penduduk. Sedangkan Harga kentang impor tidak berpengaruh terhadap dampak impor kentang di Indonesia. Jumlah kentang impor berpengaruh terhadap produksi kentang di Indonesia. dan harga kentang impor tidak berpengaruh terhadap harga kentang di Indonesia.Kata kunci : Permintaan, Produksi, Harga
EFISIENSI TEKNIS USAHATANI MINA MENDONG DENGAN PENDEKATAN STOCHASTIC PRODUCTION FRONTIER Hikmasari, Redha; Muhaimin, Abdul Wahib; Setiawan, Budi
Habitat Vol 24, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.59 KB)

Abstract

Usahatani mina mendong adalah suatu usaha pertanian yang memadukan budidaya ikan di sawah dengan budidaya tanaman mendong. Usahatani ini sangat menguntungkan karena dapat menghasilkan dua pemanenan yaitu ikan dan mendong. Namun, produktivitas yang dihasilkan petani mina mendong di desa Blayu dan Wajak masih rendah. Hal ini diduga karena petani belum efisien dalam penggunaan faktor produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor produksi yang mempengaruhi hasil produksi usahatani mina mendong, tingkat efisiensi teknis, serta faktor-faktor mempengaruhi efisiensi teknis usahatani mina mendong. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan stochastic production frontier. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap produksi mina mendong adalah luas lahan, bibit ikan, pelet, dan pupuk, sedangkan  faktor produksi tenaga kerja tidak berpengaruh nyata. Usahatani mina mendong di lokasi penelitian efisien secara teknis dengan tingkat efisiensi teknis rata-rata sebesar 0,83 atau 83 persen. Faktor yang berpengaruh secara nyata dan signifikan terhadap efisiensi teknis usahatani mina mendong di lokasi penelitian yaitu umur, pendidikan formal, pengalaman usahatani, dan jumlah anggota keluarga. Untuk faktor luas lahan yang dikuasai dan keanggotaan organisasi pertanian tidak berpengaruh secara nyata dan signifikan terhadap efisiensi teknis usahatani mina mendong.   Kata kunci: mina mendong, mendong, ikan, faktor produksi, efisiensi, inefisiensi
HAMBATAN DAN TANTANGAN PENERAPAN PADI METODE SRI (SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION) Handono, Setiyo Yuli
Habitat Vol 24, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.829 KB)

Abstract

Beras adalah makanan pokok bagi masyarakat Indonesia yang merupakan sumber energi dan karbohidrat. Pemerintah Indonesia memerlukan sistem yang mampu menghasilkan padi yang lebih tinggi dan berkelanjutan. Salah satu sistem teknologi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan adalah System of Rice Intensification (SRI), yang dikemas dalam bentuk proyek atau program SRI. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana net profit (keuntungan) petani dalam budidaya padi serta menganalisis hambatan dan tantangan penerapan padi metode SRI. Analisis data digunakan statistik deskriptif mulai dari rata-rata, frekuensi dan persentase untuk mengetahui total biaya, dan hasil usaha tani serta untuk mengetahui hambatan dan tantangan petani dalam menerapkan padi dengan metode SRI. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa petani SRI mendapatkan keuntungan per hektar sekitar Rp. 16.045.593,- sedangkan petani Q-SRI (berhenti menerapkan SRI) mendapatkan keuntungan perhektar sekitar Rp 9.321.610,-. Dengan demikian laba bersih budidaya padi SRI lebih tinggi sekitar 42 persen per hektar. Hasil penelitian juga menemukan bahwa masalah dan kendala petani dalam menerapkan SRI antara lain petani kesulitan menanam bibit muda, petani kesulitan menemukan buruh tanam atau tenaga kerja, sebagian besar petani masih minded kimia, dan petani kesulitan dalam pengendalian hama dan penyakit secara terpadu. Kata kunci: Proyek SRI, keuntungan, masalah dan kendala
PENERAPAN INOVASI TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN PADA KOMUNITAS PETANI SAYURAN (Studi di Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang) Gunawan, Gunawan; Hidayat, Kliwon; Purnomo, Mangku
Habitat Vol 24, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.077 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan inovasi teknologi ramah lingkungan pada komunitas petani sayuran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso. Teknik analisis yang digunakan adalah model interaktif yang dikembangkan Miles dan Huberman. Keabsahan data diuji dengan cara menguji derajad kepercayaan, kriteria keteralihan dan kriteria kepastian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan inovasi teknologi ramah lingkungan pada komunitas petani sayuran adalah sebagai berikut; penggunaan benih unggul, penggunaan pupuk bokashi sebanyak 6-10 ton/hektar, pengurangan pupuk kimia sebanyak 60-70% pada musim kemarau dan 30% pada musim hujan, pengurangan pestisida sebanyak 40% pada musim kemarau dan 25% pada musim hujan. Sedangkan penggunaan tricodherma dan penggunaan pestisida nabati jarang diterapkan.Kata Kunci: penerapan, teknologi ramah lingkungan, petani sayuran  

Page 1 of 15 | Total Record : 143