cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 430 Documents
Analisis Tingkat Sirkulasi Alamiah pada Liquid Metal Fast Breeder Reactor dengan Pendingin Na, NaK, Pb dan Pb-Bi Juita, Refi; Fitriyani, Dian
Jurnal Fisika Unand Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.3.227-233.2019

Abstract

Telah dilakukan analisis tingkat sirkulasi alamiah pada LMFBR (Liquid Metal Fast Breeder Reactor) dengan bahan pendingin Na, NaK, Pb dan Pb-Bi. Perhitungan neutronik dan termalhidrolik pada penelitian ini menggunakan program DTRIDI berbasis delphi7 yang merupakan program simulasi untuk desain teras tiga dimensi (xyz). Teras LMFBR dirancang dengan bahan bakar UN-PuN dan beroperasi pada daya 150 MWth. Simulasi diawali dengan perhitungan neutronik yang memberikan hasil faktor multiplikasi neutron yang digunakan untuk perhitungan termalhidrolik sehingga diperoleh distribusi temperatur dan penurunan tekanan. Analisis tingkat sirkukasi alamiah dilakukan dengan pendekatan kuasistatik, dimana laju aliran massa pendingin total diturunkan secara bertahap untuk mensimulasikan hilangnya daya pompa pada keadaan kecelakaan ULOF (Unprotected Lost Of Flow). Tingkat sirkulasi alamiah diperoleh dari grafik perpotongan antara pressure drop dan driving head sebagai fungsi dari laju alir pendingin total. Sirkulasi alamiah tercapai lebih cepat pada penggunaan bahan pendingin Pb dan Pb-Bi yaitu sekitar 27,5 % dari laju aliran pendingin mula-mula, sedangkan untuk penggunaan pendingin Na dan NaK hampir tidak terjadi sirkulasi alamiah yang berarti reaktor dalam keadaan bahaya jika terjadi kecelakaan ULOF.Kata kunci:  sirkulasi alamiah, LMFBR, ULOF, Na, NaK, Pb, Pb-Bi
Pengaruh Presentase Massa Partikel Kayu dan Serat Lidah Mertua pada Core terhadap Sifat Fisis dan Mekanis Papan Partikel Yetti, Febri Erni; Mora, Mora
Jurnal Fisika Unand Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.4.380-386.2019

Abstract

Penelitian tentang pengaruh variasi massa partikel kayu dan serat lidah mertua pada core (inti) terhadap sifat fisis dan mekanis papan partikel perekat resin epoksi telah dilakukan.  Sifat fisis yang diuji meliputi kerapatan, kadar air, dan daya serap air sedangkan pengujian sifat mekanis meliputi kuat lentur, kuat tekan dan kuat tekan sejajar.  Papan partikel ini dibuat dengan memvariasikan komposisi partikel serbuk kayu dan lidah mertua yang lolos ayakan 50 mesh sebagai filler pada core dengan tiga variasi komposisi yaitu 0%:30%, 15%:15% dan 30%:0% sedangkan kadar resin epoksi 10%.  Bagian lapis muka papan dibuat dengan komposisi partikel serbuk kayu yang lolos ayakan 100 mesh sebesar 20% dan kadar resin epoksi 10%.  Hasil uji sifat fisis menunjukan bahwa papan partikel komposit memenuhi ketentuan SNI 03-2105-2006 berdasarkan kadar air dan daya serap air, namun memiliki kerapatan yang melewati batas standar SNI 03-2105-2006.  Selain itu, uji sifat mekanis yaitu kuat tekan sejajar memenuhi standar SNI 03-2105-2006, sedangkan pada kuat lentur (MOE) dan kuat tekan (MOR) tidak memenuhi standar SNI 03-2105-2006. Variasi massa yang terbaik dalam pembuatan papan partikel yaitu dengan menggunakan variasi massa core antara serbuk kayu (30%) dan serat lidah mertua (0%).Kata kunci: papan partikel, resin epoksi, serat lidah mertua, dan serbuk kayu.
Analisis Tingkat Kesuburan Tanah Melalui Nilai Suseptibilitas Magnetik Pada Lahan Persawahan Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok Rolandio, Falzi; Budiman, Arif
Jurnal Fisika Unand Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.3.281-287.2019

Abstract

Telah dilakukan analisis suseptibilitas magnetik tanah lapisan atas sebagai parameter kesuburan tanah pada lahan persawahan di Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok. Sampel tanah diambil sebanyak 10 titik masing-masing di empat lahan persawahan yang berada di Nagari Sukarami (lahan A), Nagari Guguak (lahan B), Nagari Talang (lahan C), dan Nagari Koto Baru (lahan D), serta satu titik pada lahan kosong. Pengambilan sampel diambil pada kedalaman 15 cm pada setiap titik pengambilan sampel. Pengukuran suseptibilitas magnetik menggunakan MS2B Bartington Susceptibility Meter dengan dua frekuensi, yaitu 0,47 kHz low frequency (LF) dan 4,7 kHz high frequency (HF). Lahan A memiliki nilai suseptibilitas magnetik (?LF) rata-rata 157,5×10-8  m3/kg, lahan B dengan rata-rata 221,3×10-8 m3/kg, lahan C dengan rata-rata 222,3×10-8 m3/kg, lahan D dengan rata-rata 162,6×10-8 m3/kg, lahan kosong dengan nilai 570,5×10-8 m3/kg. Hasil uji XRF menunjukkan bahwa mineral magnetik yang terdapat pada semua lokasi lahan pengambilan sampel adalah hematit (Fe2O3). Semakin tinggi nilai suseptibilitas magnetik maka semakin tinggi kandungan Fe dalam tanah. Lokasi pengambilan sampel memiliki kandungan Fe yang normal, sehingga masih layak untuk dijadikan lahan pertanian. Berbeda dengan lahan kosong yang kelebihan Fe, sehingga perlu diberi tambahan pupuk agar kandungan Fe kembali pada keadaaan normal. Lahan persawahan dan lahan kosong memiliki nilai ?FD (%) kurang dari 2%, sehingga masih memiliki kondisi kesuburan yang baik untuk bercocok tanam.Kata kunci: kesuburan tanah, suseptibilitas magnetik, Fe, hematit
Analisis Suseptibilitas Magnetik Tanah Pada Lahan Perkebunan Kopi di Kabupaten Solok Ulfa, Yesi Srihandani; Budiman, Arif
Jurnal Fisika Unand Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.3.219-226.2019

Abstract

Telah dilakukan analisis suseptibilitas magnetik tanah pada lahan perkebunan kopi di kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok. Sampel tanah diambil pada dua lokasi yaitu Jorong Aka Gadang (lokasi I) dan Jorong Taluak Kenari (lokasi II). Pada setiap lokasi, sampel diambil pada 10 titik dengan tiga variasi kedalaman, yaitu 20 cm, 50 cm, dan 80 cm sehingga diperoleh 60 sampel. Jarak antar titik pengambilan sampel adalah 2 m. Pengukuran suseptibilitas magnetik menggunakan MS2B Bartington Susceptibility Meter dengan dua frekuensi, yaitu 0,47 kHz low frequency (LF) dan 4,7 kHz high frequency (HF). Pada lokasi I, nilai ?LF rata-rata yang diperoleh yaitu 2237,7×10-8 m3/kg, sedangkan nilai ?HF rata-rata yaitu 2030,3×10-8 m3/kg. Pada lokasi II, nilai ?LF rata-rata yang diperoleh yaitu 1543,7×10-8 m3/kg, sedangkan nilai ?HF rata-rata yaitu 1500,2×10-8 m3/kg. Berdasarkan nilai suseptibilitas magnetik, mineral pengontrol bersifat ferimagnetik yaitu hematit (Fe2O3). Nilai suseptibilitas magnetik berbanding lurus dengan konsentrasi Fe dalam tanah dan berbanding terbalik dengan kedalaman pengambilan sampel. Lokasi I memiliki nilai suseptibilitas lebih tinggi daripada lokasi II. Salah satu penyebabnya adalah usia lahan perkebunan pada lokasi I lebih kecil dibandingkan lokasi II. Lahan dengan nilai ?FD (%) kurang dari 2% masih memiliki kesuburan tanah yang baik untuk bercocok tanam dan tanah dengan nilai ?FD (%) 2-10% telah mengalami penurunan kesuburan tanah untuk bercocok tanam.Kata kunci: suseptibilitas magnetik, kopi, kesuburan tanah
ANALISIS KECOCOKAN NILAI PERCEPATAN TANAH PULAU LOMBOK BERDASARKAN PERHITUNGAN EMPIRIS DENGAN DATA PERCEPATAN TANAH DARI AKSELEROGRAF DI STASIUN MATARAM Saputri, Diana; Pujiastuti, Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.1.79-84.2020

Abstract

Telah dilakukan perhitungan nilai percepatan tanah Pulau Lombok yang divalidasi dengan nilai percepatan tanah di Stasiun Mataram.  Percepatan tanah dihitung dengan beberapa rumusan empiris, yaitu Mc. Guire, Fukushima-Tanaka, Esteva dan Donovan.  Data gempa yang digunakan adalah data gempa bumi di Pulau Lombok dan sekitarnya pada periode 1979-2018.  Hasil validasi menunjukkan rumusan Fukushima adalah rumusan terbaik untuk menghitung percepatan tanah di Pulau Lombok dengan persentase kesalahan rata-rata terendah 220%, sedangkan rumusan lainnya memiliki persentase kesalahan rata-rata Mc. Guire 2.586%, Esteva 614%, dan Donovan 3.906%.  Berdasarkan hasil yang diperoleh maka rumusan Fukushima-Tanaka adalah rumusan yang paling cocok untuk menghitung nilai percepatan tanah di Pulau Lombok. The calculation of Lombok Island ground acceleration values which are validated with the value of acceleration of the land at Mataram Stationhas been carried out.  Land accelerationis calculated by several empirical formulations,  namely Mc. Guire, Fukushima-Tanaka, Esteva and Donovan.Earthquake data used is earthquake data on the Lombok Islandand its surrounding in the periode 1979-2018. Validation result show thatFukushima-Tanaka is the best formula for calculating the acceleration of land on the Lombok Island with the average percentage error 220%, while the other formulations have an average percentage error Mc. Guire 2.586%, Esteva 614%, and Donovan 3.906%. Based on the result obtained, the formula Fukushima-Tanaka is the most suitable formula for calculating the value of land acceleration on the Lombok Island.
RANCANG BANGUN SISTEM BERBASIS SENSOR PASSIVE INFRARED UNTUK MENDETEKSI MANUSIA YANG TERKUBUR DI BAWAH RERUNTUHAN PASCA GEMPABUMI Suhartinah, Rima; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.1.45-52.2020

Abstract

Telah dirancang suatu alat pendeteksi keberadaan manusia dalam reruntuhan bangunan akibat gempabumi dengan menggunakan sensor Passive Infrared (PIR) HC-SR501. Sistem bekerja berdasarkan prinsip penginderaan radiasi infrared yang dipancarkan objek. Radiasi infrared yang dindera sensor PIR HC-SR501 diubah menjadi sinyal listrik. Sinyal kemudian diolah mikrokontroler yang ada di modul Arduino Uno R3 dengan bahasa pemrograman IDE Arduino. Hasilnya berupa pengaktifan buzzer sebagai alarm dan peringatan berupa tulisan ?Infrared detected Any Human? pada LCD (liquid crystal display) ketika ada manusia dideteksi. Alat berupa tongkat akan dimasukkan pada celah-celah bangunan yang runtuh untuk mengetahui posisi korban dalam reruntuhan. Hal ini dapat mengurangi risiko korban meninggal akibat evakuasi korban dengan alat berat. Berdasarkan pengujian terhadap alat yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa alat dapat mendeteksi korban yang bergerak dengan rentang jarak manusia ke sensor adalah 1 m hingga 7 m. Pendeteksi manusia yang tidak bergerak hanya bisa sejauh 30 cm, besar sudut deteksinya 60°, lebar celah minimum yang dapat dideteksi adalah 1,5 cm. Sensor juga tidak dapat mendeteksi manusia apabila ada material yang menghalangi sensor, hal ini dipengaruhi oleh ketebalan dan jenis penghalang. Selain itu, sensor juga dapat mendeteksi objek selain manusia tapi dalam jangkauan jarak yang lebih pendek. It has been designed a detection tool of human existence in ruins of building due to earthquake by using sensor PIR (Passive Infrared) HC-SR501. The system works based on the principle of sensing infrared radiation emitted by the object. The infrared radiation of the HC-SR501 PIR sensor is converted into an electrical signal. The signal is processed by the microcontroller in the Arduino Uno R3 module with the Arduino IDE programming language. The result is the activation of the buzzer as an alarm and notifying by writing ?Infrared Detected Any Human? on LCD (liquid crystal Display) when human detected by sensor. The form of a stick, it will be inserted in the gaps of the collapsed building to determine the victim's position in the ruins. This is hopefully be able redusing the risk of death victims due to victim evacuation with heavy equipment. Based on the testing of the equipment, it can be concluded that the tool can detect a moving victim with a human distance range to the sensor is 1 m to 7 m.Detecting a man who does not move is only 30 cm, the large of detection angle is 600, the minimum slit width that can be detected is 1.5 cm. It can?t detect human when sensor is cover by thing, it is influenced by thickness and type of barrier. It can also detect other object than human but within a shorter range of distances. 
ANALISIS DOSIS RADIASI PARU-PARU PASIEN KANKER PAYUDARA DENGAN TEKNIK THREE DIMENSIONAL CONFORMAL RADIATION THERAPY (3D-CRT) BERDASARKAN GRAFIK DOSE VOLUME HISTOGRAM (DVH) Febrietri, Ovia; Milvita, Dian; Diyona, Fiqi
Jurnal Fisika Unand Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.1.110-117.2020

Abstract

Telah dilakukan analisis dosis radiasi pada paru-paru enam orang pasien kanker payudara yang mendapat terapi radiasi sinar-X 6 MV dengan teknik penyinaran Three-Dimensional Conformal Radiation Therapy (3D-CRT). Penelitian ini bertujuan untuk memenuhi asas optimasi dan limitasi dalam proteksi radiasi dengan mengevaluasi dosis radiasi yang diterima target kanker berdasarkan ICRU Report 62, dan dosis yang diterima paru-paru pasien kanker payudara berdasarkan QUANTEC, serta mengetahui efek yang ditimbulkan pasca terapi. Pengambilan data dilakukan pada hasil kurva Dose Volume Histogram (DVH) yang didapatkan dari perencanaan penyinaran oleh dokter dan fisikawan medis di Rumah Sakit Universitas Andalas. Hasil penelitian yang didapatkan pengobatan pasien memenuhi asas optimasi karena mendapatkan dosis radiasi yang maksimal pada daerah target kanker. Nilai dosis radiasi yang diterima paru-paru pada tiga orang pasien tidak memenuhi asas limitasi karena melebihi aturan yang ditetapkan oleh QUANTEC, dan salah satu dari pasien mengalami pneumonitis. Hasil evaluasi dosis radiasi pada Planning Target Volume (PTV) dan paru-paru yaitu dosis radiasi yang diterima paru-paru pasien melebihi aturan QUANTEC dan menjadi salah satu risiko terjadinya pneumonitis. Radiation doses in the lungs of six breast cancer patients who received 6-MV X-ray radiation therapy with the Three Dimensional Conformal Radiation Therapy (3D-CRT) radiation technique has been analysed. This study aims to fulfill the principles of optimization and limitation in radiation protection by evaluating the radiation dose received by the cancer target based on ICRU Report 62, and the dose received by the breast cancer patient's lungs based on QUANTEC, as well as knowing the effects caused post-therapy. Data collection was performed on the results of the Dose Volume Histogram (DVH) curve obtained from radiation planning by doctors and medical physicists at Andalas University Hospital. The results of the study found that the treatment of patients fulfills the principle of optimization because they get the maximum radiation dose in the cancer target area. The value of the radiation dose received by the lungs in three patients did not meet the limitation principle because it exceeded the rules set by QUANTEC, and one of the patients had pneumonitis. The results of the radiation doses on the Planning Target Volume (PTV) and lungs, is the radiation dose received by the patient's lungs exceeds the QUANTEC rule and increases the risks of pneumonitis.
PENGARUH FREKUENSI VIBRASI TERHADAP KUALITAS LAPISAN TIPIS OPAL YANG DISINTESIS DENGAN METODE DEPOSISI HORIZONTAL Putri, Yulia Eka; Muldarisnur, Mulda
Jurnal Fisika Unand Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.1.9-16.2020

Abstract

Telah dilakukan sintesis dan karakterisasi lapisan tipis opal menggunakan metode deposisi horizontal dengan penambahan frekuensi vibrasi. Sintesis dilakukan pada suhu ruang dengan variasi frekuensi vibrasi 75 Hz, 200 Hz, 300 Hz, dan 400 Hz menggunakan speaker dalam keadaan volume tetap. Karakterisasi dilakukan menggunakan Mikroskop Optik, SEM (Scanning Electron Microscopy) dan Spektrofotometer UV-Vis. Hasil mikroskop optik menunjukkan permukaan sampel dengan frekuensi vibrasi rendah lebih homogen dan tebal dibandingkan frekuensi vibrasi tinggi. Hasil SEM menunjukkan lapisan multilayer terbentuk pada semua sampel. Spektrum absobsi spektrofotometer UV-Vis menunjukkan nilai absorbansi maksimum tertinggi pada panjang gelombang 588 nm dengan nilai absorbansi 0,2. Semakin tinggi frekuensi vibrasi yang digunakan, semakin kecil nilai absorbansi dan nilai FWHM. Thin opal films have been synthesized using horizontal deposition method modified applying the addition at frequency vibration. Synthesizing was carried out with at room temperature with frequency vibration of 75, 200, 300, and 400 Hz. Characterization was carried of using optical microscope, SEM (Scanning Electron Microscopy) and UV-Vis Spectrophotometer. Characterization with optical microscope shows that small frequency vibration thickner homogenity of opal sample. SEM show that multilayer layer is all sample deposition with frequency vibration 75 Hz, 200 Hz, 300 Hz and 400 Hz. The UV-Vis spectra show that the highest maximum absorbance of 0,2 at wavelength of 588 nm for frequency vibration of 75 Hz. The higher the vibration speed used, the smaller the maximum absorbance value and the smaller the FWHM value.
THREE-STATE QUANTUM HEAT ENGINE BASED ON CARNOT CYCLE Sutantyo, Trengginas Eka Putra
Jurnal Fisika Unand Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.1.142-149.2020

Abstract

In this paper,we consider three models of quantum heat engines based on Carnot cycle using three energy levels; (1) the ground state, (2) the degenerate state, and (3) the highest energy state. We investigate the variation in the transition state by selecting three different degenerated states. The result we obtained still analogous with the classical heat engine efficiency and also the previous Quantum Carnot Engine model, which only depends on the initial width and the final width of the potential well in isothermal expansion. Moreover, the effect of transition state generally can be accepted for multistate quantum heat engines with 3D systems in cubic potential.
ANALISIS KURVA PROFILE DOSE MENGGUNAKAN LAPANGAN RADIASI ELEKTRON PADA PESAWAT LINAC TIPE CLINAC-CX DI RS UNAND Sumitra, Nanang; Milvita, Dian; Kanie, Muhammad Al Jabbar
Jurnal Fisika Unand Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.1.73-78.2020

Abstract

Telah dilakukan analisis kurva profile dose menggunakan lapangan radiasi elektron pada pesawat LINAC tipe Clinac-CX di RS Unand. Penelitian ini menggunakan berkas elektron energi 9, 12, 15,18 MeV pada lapangan radiasi no off-set, off-set 1 cm, off-set 3 cm yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh energi dan lapangan radiasi terhadap nilai symmetri, flatness dan penumbra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai symmetry dan flatness pada tiap energi dan lapangan radiasi masih dalam batas toleransi yang ditetapkan oleh AAPM TG-40 yaitu 3%. Begitu juga dengan nilai penumbra yang diperoleh masih dalam batas toleransi yaitu (10-15) mm. Research on the analysis of profile dose curves has been carried out using electron radiation fields on LINAC Clinac-CX type aircraft at Unand Hospital.  This study uses electron beam energy 9, 12, 15.18 MeV using a radiation field no off-set, off-set 1 cm, off-set 3 cm which aims to determine the effect of energy and radiation field on the symmetry, flatness and penumbra values. The results showed that the symmetry and flatness values in each energy and radiation field were still within the tolerance limits set by the AAPM TG-40 at 3%. As well the penumbra value obtained is still within the tolerance range of 10-15 mm.

Page 1 of 43 | Total Record : 430