cover
Contact Name
Annisa Sarah
Contact Email
annisa.sarah@atmajaya.ac.id
Phone
+6281287643632
Journal Mail Official
jurnal.elektro@atmajaya.ac.id
Editorial Address
Prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Unika Atma Jaya Jakarta BSD City, Jl. Cisauk, Sampora, Cisauk Tangerang, Banten 15345 Tel. : +62 21 570 8826 Fax : +62 21 579 00573
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL ELEKTRO
ISSN : 19799780     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Elektro diterbitkan oleh Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Unika Atma Jaya Jakarta. Jurnal Elektro terbuka untuk penelitian dalam bidang-bidang teknik elektro seperti elektro arus kuat, elektronika, sistem kontrol atau kendali, telekomunikasi, komputer dan berbagai sub topik yang relevan terhadap perkembangan dan implementasi teknik elektro. Jurnal Elektro is published by the Electrical Engineering Bachelor Program, Faculty of Engineering, Atma Jaya Catholic University of Indonesia, Jakarta. Jurnal Elektro is open to research in the fields of electrical engineering such as power, electronics, control or control systems, telecommunications, computers and various sub-topics relevant to the development and implementation of electrical engineering.
Articles 80 Documents
ANTRIAN PEMESANAN TEMPAT DI RESTORAN BERBASIS SMARTPHONE Kevin, Alexander; Mulyadi, Melisa
Jurnal Elektro Vol 11 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Unika Atma Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.47 KB)

Abstract

Ketersediaan tempat di restoran menyebabkan pelanggan restoran harus mengantri sampai ada tempat kosong. Biasanya pelanggan mencatatkan namanya dan jumlah orang yang akan makan ke pelayan di restoran kemudian harus menunggu diluar restoran sampai dipanggil oleh pelayan. Sistem antrian seperti ini dapat diubah menjadi lebih mudah dan menyenangkan bagi pelanggan dengan mengembangkan aplikasi antrian menggunakan smartphone. Pelanggan dapat memasukkan data antrian ke smartphone yang berbasis android. Bila pelanggan tidak menggunakan smartphone berbasis android maka ia dapat memasukkan data antrian lewat keypad matriks yang ada didepan restoran selanjutnya data tersebut diolah oleh arduino kemudian dikirim ke internet melalui node MCU. Seluruh data antrian baik yang dimasukkan melalui smartphone atau keypad matriks akan tersimpan pada database yang berada di internet. Bila sudah tersedia meja bagi pelanggan yang berada pada antrian, maka sistem akan mengirimkan perintah untuk memanggil pelanggan itu melalui aplikasi android atau short message service (SMS). The limited space at the restaurant causes customer to queue until there is an empty space. Usually customers register their names and the number of people who will eat to the waiter in the restaurant then have to wait in front of the restaurant until called by the waiter. Queuing systems like this can be changed to be easier and more enjoyable for customer by developing a queue application using a smartphone. Customer can enter queue data to an Android-based smartphone. If a customer does not use an Android-based smartphone then he can enter the queue data via the matrix keypad in front of the restaurant then the data is processed by Arduino and sent to the internet via the MCU node. All queue data either entered via a smartphone or matrix keypad will be stored in a database that is on the internet. When a table is available for customer who are in the queue, the system will send an order to call the customer through an android application or short message service (SMS).
SISTEM PENGENDALIAN KONDISI LINGKUNGAN TANAMAN PADA RUMAH KACA MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ., Edhifa; Wijayanti, Linda
Jurnal Elektro Vol 11 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Unika Atma Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.879 KB)

Abstract

Banyak jenis tanaman memerlukan kondisi lingkungan tertentu agar dapat tumbuh secara optimal, namun kondisi lingkungan tempat penanaman sering kali tidak sesuai dengan kondisi lingkungan yang dibutuhkannya. Untuk menciptakan kondisi lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman, biasanya diperlukan rumah kaca. Rumah kaca adalah bangunan yang berfungsi untuk memanipulasi kondisi lingkungan di dalamnya. Di Indonesia, pengaturan lingkungan rumah kaca kebanyakan masih dilakukan secara manual, sehingga ketergantungan pada manusia tinggi. Sistem pengaturan rumah kaca yang dirancang menggunakan mikrokontroler ATMega16 sebagai unit pemroses yang mengolah informasi waktu dari Real Time Clock DS1302 dan hasil pengukuran sensor suhu LM35 serta sensor suhu dan kelembapan SHT11. Data yang telah diolah tersebut digunakan mikrokontroler untuk mengendalikan suhu, kelembapan udara, dan penyiraman pada rumah kaca dengan mengatur kerja dari pemanas, kipas pendingin, humidifier, kipas sirkulasi, dan pompa penyiram. Hasil pengujian menunjukkan sensor suhu LM35 memiliki persentase kesalahan antara 0,14% - 0,67%, serta sensor SHT11 memiliki persentase kesalahan sebesar 0,36% untuk pengukuran suhu dan 3,11% untuk pengukuran kelembapan udara. Sistem pengaturan rumah kaca ini dapat berjalan dengan baik sesuai rancangan. Many types of plants require a certain environment in order to grow optimally, but the environmental condition of cultivation is often incompatible with the required environmental conditions. To create the environment according to the needs of plant, usually required greenhouses. Greenhouse is a structure that serves to manipulate the environmental condition in it. In Indonesia, most of the greenhouse environment settings are still done manually, so that the dependence on human is still high. Greenhouse control system that is designed uses microcontroller ATMega16 as its processing unit which processes time information from DS1302 Real Time Clock and measurements from LM35 temperature sensor and SHT11 temperature and humidity sensor. Data that have been processed by microcontroller is used to control temperature, humidity, and watering of the greenhouse by regulating the work of the heater, cooling fan, humidifier, exhaust fan, and watering pump. The test results show that LM35 temperature sensor has error percentage between 0.14% - 0.67%, and SHT11 sensor has error percentage 0.36% for temperature measurements and 3.11% for humidity measurement. This greenhouse control system can work well according to the design.
SUSUNAN REDAKSI JURNAL ELEKTRO Editor, Jurnal
Jurnal Elektro Vol 12 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Unika Atma Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.431 KB)

Abstract

-
DESAIN DAN IMPLEMENTASI PATH FOLLOWING DRONE Julius, Fernaldy; Putra, Alfa Satya; Tjahyadi, Hendra
Jurnal Elektro Vol 12 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Unika Atma Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.744 KB)

Abstract

Pada makalah ini dilakukan perancangan Drone yang dapat bergerak sendiri sesuai jalur yang sudah ditetapkan pada program komputer. Drone yang digunakan adalah Parrot AR. Drone 2.0. Drone memancarkan wifi dan komputer harus terkoneksi dengan wifi Drone untuk mengirimkan data jalur. Bahasa JavaScript dan library ar-drone digunakan untuk pemrograman Drone. Node.js digunakan untuk mengirim program dengan wifi Drone. Pengujian Drone dilakukan menggunakan jalur berbentuk segitiga dengan tiga skenario pengujian, dimana pada masing-masing skenario dilakukan lima kali pengujian. Pada skenario pertama, Drone bergerak di luar ruangan dan mendarat di titik akhir segitiga. Pada skenario kedua, Drone bergerak di luar ruangan dan mendarat di setiap titik segitiga. Pada skenario ketiga, Drone bergerak di dalam ruangan dan mendarat di titik akhir segitiga. Hasil pengujian menunjukkan Drone sudah dapat bergerak mengikuti jalur yang diberikan. Namun karena tidak adanya feedback pada sistem, Drone tidak dapat mendeteksi dan melakukan perbaikan posisi, sehingga mempengaruhi akurasi gerakan Drone. This paper discusses the design of an autonomous Drone that can follow a designated path from a computer program. The Drone used is Parrot AR. Drone 2.0. The Drone broadcasts wifi signal and the computer must connect to the Drone wifi in order to send the path data. JavaScript programming language and ar-drone library is used to program the Drone. Node.js is used to send the program using the Drone wifi. Drone testing is done by using a triangular path with three testing scenarios, and each scenario will be tested five times. In the first scenario, Drone moves outdoors and lands only on the finish point of the triangular path. In the second scenario, Drone moves outdoors and lands on each point of the triangular path. In the third scenario, Drone moves indoors and lands only on the finish point of the triangular path. Testing shows that Drone is able to follow the provided path. However, the lack of feedback in the system means the Drone is unable to detect and adjust its position, and this affects the accuracy of Drone’s movement.
PENENTUAN CAIRAN INFUS MASUK KE PASIEN SECARA OTOMATIS LEWAT PARAMETER BERAT MENGGUNAKAN JARINGAN NIRKABEL Pranjoto, Hartono; Agustine, Lanny; Werdani, Yesiana D. W.; Lestariningsih, Diana; Andyardja, Widya; Yayer, Kristina Natalia Tunga
Jurnal Elektro Vol 12 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Unika Atma Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.459 KB)

Abstract

Infus intravena dengan metoda gravity drip IV delivery adalah salah satu perawatan yang paling umum diberikan kepada pasien, khusus yang sedang menjalani operasi, dalam keadaan koma, kasus demam berdarah dan lainnya. Pemantauan berkelanjutan pada pasien merupakan faktor utama untuk penentu kualitas hasil perawatan. Parameter pemantauan adalah banyaknya cairan infus yang sudah masuk ke tubuh pasien, dan banyaknya cairan yang tersisa pada sistem infus. Informasi ini sangat dibutuhkan perawat untuk memberikan perawatan. Makalah membahas tentang inovasi untuk memonitor banyaknya cairan infus yang telah masuk ke tubuh pasien, dengan memonitor sisa berat cairan pada sistem infus. Volume cairan infus yang masuk ke tubuh pasien berbanding lurus dengan nilai berat hasil kalkulasi. Nilai berat tersebut adalah selisih berat awal cairan infus terhadap berat cairan yang masih tersisa dalam sistem infus. Perangkat ini menimbang cairan infus beserta kemasannya selama proses terapi, dan memonitor berkurangnya berat karena cairan telah masuk ke dalam tubuh pasien. Perangkat terdiri dari sebuah loadcell beserta strain-gauge, analog-to-digital converter HX711, single board computer Raspberry PI model 3B+, layar sentuh, dan jaringan nirkabel untuk menghubungkan dengan sistem pemantauan terpusat. Intravenous infusion with IV drip delivery method is one of the most common treatments given to the patients, especially those whose undergo surgery, in a coma, cases of dengue fever and others. Continuous monitoring of patients is a significant factor determining the quality of care outcomes. The monitoring parameter is the amount of infusion fluid that has entered the patient's body, and the amount of fluid left in the infusion system. This information is vital to the nurses for providing care. The paper discusses the innovation to monitor the amount of infusion fluid that has entered the patient’s body by monitoring the weight of fluid remaining in the infusion system. The volume of infusion fluid that enters the patient's body is directly proportional to the weight value of the calculation results. The weight value is the difference between the initial weight of the infusion fluid and the amount of fluid remaining in the infusion system This device measures the reduction of intravenous fluids weights due to fluids that entering the patient's body. The device consists of a load cell along with strain-gauges, an analog-to-digital converter HX711, a single board Raspberry PI 3B + model, a touch screen and wireless network to connect with a centralized monitoring system.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI RFID PADA DISPENSER AIR MINUM Singgeta, Ryan Laksmana; Manembu, Pinrolinvic D.K.; Sangkay, Refsi G.
Jurnal Elektro Vol 12 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Unika Atma Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.352 KB)

Abstract

berbagai bidang kehidupan manusia. Salah satu perangkat teknologi informasi yang sedang berkembang saat ini adalah teknologi RFID (Radio Frequency Identification). Pada paper ini akan dibahas mengenai implementasi teknologi RFID pada dispenser air sebagai akses untuk penyajian air minum. Beberapa komponen perangkat keras (hardware) yang digunakan dalam sistem ini antara lain, Mikrokontroller Arduino Mega 2560, tombol, RFID reader (MFRC522), relay, LCD display 16x2, dan pompa air yang diintegrasikan menjadi satu kesatuan sistem. Lima keping kartu (RFID tag) digunakan dalam percobaan dan pengujian pada sistem dispenser ini. Keping kartu tersebut akan dibaca oleh RFID reader (MFRC522) dan dikirimkan ke Mikrokontroller untuk diolah dan diproses. Berdasarkan hasil pengujian yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa implementasi teknologi RFID pada sistem dispenser air minum secara keseluruhan dapat berjalan dengan baik, efektif dan sesuai yang diharapkan. The application of information technology is developing rapidly and affects various fields of human life. One of the information technology devices currently being developed is RFID (Radio Frequency Identification) technology. In this paper we will discuss about the implementation of RFID technology in water dispensers as access to drinking water. Some hardware components (hardware) used in this system include, Arduino Mega 2560 Microcontroller, buttons, RFID readers (MFRC522), relays, 16x2 LCD screens, and water pumps integrated into a single unit system. Five card pieces (RFID tags) are used in experiments and testing on this dispenser system. The chip card will be read by an RFID reader (MFRC522) and sent to a Microcontroller to be processed and processed. Based on the results obtained it can conclude the design that applies RFID to drinking water dispenser systems that are complete with good, effective and as expected.
RANCANG BANGUN SISTEM LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM TERINTEGRASI DENGAN BATTERY LITHIUM Joewono, Andrew; Sitepu, Rasional; Angka, Peter R
Jurnal Elektro Vol 12 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Unika Atma Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.877 KB)

Abstract

Kebutuhan penerangan fasilitas umum sangat diperlukan untuk keamanan lingkungan, dan pemakai jalan, sehingga peralatan ini harus mendapat perhatian didalam penggunaannya, terutama lampu penerangan jalan umum. Didalam memenuhi kebutuhan penerangan, banyak terdapat permasalahan, misalnya, daerah yang belum dialiri oleh jaringan listrik, sehingga penerangan tidak dapat dipasang. Perkembangan yang terjadi, dibuat sistem penerangan dengan sumber tenaga matahari (konvensional), menggunakan peralatan solar panel, battery charge controller, lampu DC dan battery VRLA lead acid, kelemahan yang terjadi dengan sistem konvensional, battery yang dipergunakan membutuhkan daya yang besar, ukuran dimensi besar dan berat. Dilakukan pengembangan peralatan dengan membuat rancang bangun sistem penerangan jalan umum terintegrasi dengan penyimpan energi listrik battery jenis lithium, battery jenis lithium mempunyai keunggulan, dimensinya lebih kecil dan berat yang relatif ringan (bandingkan dengan battery VRLA), juga membutuhkan waktu yang relatif lebih cepat didalam penyimpanan energinya, sehingga rancang bangun yang akan dilakukan membuat suatu penerangan jalan umum dengan bentuk yang kompak (terintegrasi) didalam satu tempat. Dampak yang akan terjadi, tercipta desain baru untuk lampu penerangan jalan umum dengan bentuk yang terintegrasi dan media penyimpan energi battery jenis lithium. Hasil pengukuran yang dilakukan, dengan menggunakan beban lampu LED dc HPL 50 watt 12 volt dengan arus yang dibutuhkan berkisar 0,34 A hingga 1,19 A, battery lithium yang digunakan mempunyai total 20,800mAh (8x2600mAh), dengan waktu kerja 19 jam (off). Sistem ini sangat membantu dalam menciptakan lampu penerangan jalan umum yang efisien dan bersifat mudah pemasangan dan pemindahan tempatnya, sehingga peralatan mempunyai manfaat untuk daerah yang membutuhkan energi listrik untuk aktivitas kehidupannya, dengan prioritas energi sinar matahari. The lighting needs of public facilities are very necessary for environmental security, and for road users, so this equipment must be given attention in its use, especially public street lighting. In meeting lighting needs, there are many problems, for example, areas that have not been electrified by electricity, so lighting cannot be installed. The development occurred, made a solar power source (conventional) lighting system, using solar panel equipment, charge controller batteries, DC lights and VRLA lead acid batteries, weaknesses that occur with conventional systems, the battery used requires large power, large dimension size and heavy. Equipment development is carried out by making a design of an integrated public street lighting system with storage of lithium type electric energy, lithium type batteries have advantages, smaller dimensions and relatively light weight (compare with VRLA batteries), also requires a relatively faster time in storage its energy, so the design that will be carried out will make a public street lighting with a compact (integrated) form in one place. The impact that will occur will create a new design for public street lighting with an integrated form and lithium battery energy storage media. The results of the measurements carried out, using a 12 watt DCL 50 watt LED DC lamp load with the required current range from 0.34 A to 1.19 A, the lithium battery used has a total of 20,800mAh (8x2600mAh), with a working time of 19 hours (off ). This system is very helpful in creating efficient public street lighting lights and is easy to install and transfer places, so that the equipment has benefits for areas that need electrical energy for their life activities, with the priority of sunlight energy.
FORECASTING DATA TRAFFIC DEMAND FOR RURAL AREAS USING MULTI-DIMENSIONAL PARAMETERS Sarah, Annisa
Jurnal Elektro Vol 12 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Unika Atma Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.938 KB)

Abstract

Deploying network in rural is not attractive for commercial based broadband network providers. However, it is important to provide internet access for villagers since internet may give positive impacts on social development. A failure to forecast traffic demand might lead to a sloppy network design which is inefficient and costly. The mobile traffic demand forecast method needs wider perspectives other than technical records of network providers only. This research introduces a multidimensional model to predict data traffic demand in the future, by combining government spatial planning, demography statistics, and network records. Two different areas were studied and analyzed: Panimbang and Leuwidamar districs, in Banten Province, Indonesia. The main parameter to compare single- and multi-dimensions model is the areal traffic demand. For Panimbang, the areal traffic demand for multi-dimensions model has 24 Mbps/km2 higher, compared to the single-dimension model. For Leuwidamar, the demand for multi-dimension is 10 Mbps/km2 lower, compared to the single-dimension. In case of Panimbang, a pessimistic forecasting might not be a big problem since adding cells in a dense area is not costly, however for the case of Leuwidamar, multi-dimensions models could help to design a more efficient network since the single-dimension model is too optimistic and leads to a high capital investment for providers. This multidimensional model suits best for remote and sparsely distributed users (Leuwidamar). However, it might give no high impact for residential or urban areas (Panimbang).
PERANCANGAN ANTENA MIKROSTRIP RECTANGULAR 9 RING SLOT DUAL ARRAY UNTUK APLIKASI WIFI Santoso, Ragil Iman; Alam, Syah; Surjati, Indra
Jurnal Elektro Vol 12 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Unika Atma Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.957 KB)

Abstract

Tujuan dari perancangan antenna mikrostrip ini adalah untuk memperlebar bandwidth dan meningkatkan gain dengan menggunakan metode rectangular dual array 9 ring slot untuk aplikasi Wireless Fidelity pada frekuensi kerja 2400 MHz. Antena yang diusulkan menggunakan FR4 Epoxy dengan (εr) 4,3, ketebalan substrat (h) 1,6 mm dan loss tangen (tan δ) sebesar 0,0265. Antena dirancang dengan menggunakan perangkat lunak AWR Microwave Office. Metode ini digunakan untuk memaksimalkan lebar bandwidth dan nilai gain. Dari Hasil pengukuran diperoleh nilai return loss -17.294 dB, VSWR 1.316 dan nilai Gain 5.66 dB pada frekuensi kerja dengan lebar bandwidth 220 MHz ( 2556 MHz – 2336 MHz). The purpose of designing this microstrip antenna is to widen the bandwidth and increase gain by using the 9 ring slot rectangular dual array method for Wireless Fidelity applications at 2400 MHz working frequency. The proposed antenna uses Epoxy FR4 with (εr) 4.3, substrate thickness (h) 1.6 mm and loss tangent (tan δ) of 0.0265. The antenna is designed using AWR Microwave Office software. This method is used to maximize bandwidth width and gain value. From the measurement results obtained the return loss value of -17.294 dB, VSWR 1.316 and Gain value of 5.66 dB at work frequency with a bandwidth of 220 MHz (2556 MHz - 2336 MHz).
TEMPLATE JURNAL ELEKTRO Editor, Jurnal
Jurnal Elektro Vol 12 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Unika Atma Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.609 KB)

Abstract

-