cover
Contact Name
ramlan
Contact Email
ramlan.mm@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ramlan.mm@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Daya Matematis
ISSN : 23547146     EISSN : 25414232     DOI : -
Core Subject : Education,
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika is a journal that provides an authoritative source of scientific information for researchers and academics, research institutions, government agencies, and teacher education.
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
PENGARUH PEMBELAJARAN QUANTUM DAN KEMAMPUAN AWAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS VIII SMP DI WATAMPONE suhatza, Patrayuna
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2016): Maret
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.593 KB) | DOI: 10.26858/jds.v4i1.2448

Abstract

Siswa perlu memiliki kemampuan memperoleh, memilih dan mengolah informasi untuk bertahan pada keadaan yang selalu berubah dan penuh dengan persaingan. Penggunaan musik dalam media pembelajaran akan memberikan dampak  positif untuk proses pembelajaran karena musik merupakan salah satu cara untuk merangsang pikiran, sehingga siswa dapat menerima materi pelajaran dengan baik. Atas dasar itu, penulis mengangkat model pembelajaran quantum yang menggunakan media berupa musik instrumental klasik yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (i) Apakah terdapat interaksi antara pembelajaran quantum dengan kemampuan awal siswa terhadap hasil belajar matematika siswa?, (ii) Apakah hasil belajar matematika siswa yang mempunyai kemampuan awal tinggi dan diajarkan dengan pembelajaran quantum yang diiringi musik instrumental klasik lebih tinggi daripada tanpa diiringi musik instrumental klasik?, (iii) Apakah hasil belajar matematika siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah dan diajarkan dengan pembelajaran quantum yang diringi musik instrumental klasik lebih rendah daripada tanpa diiringi musik instrumental klasik? Penelitian ini menggunakan penelitian quasi eksperimen dengan tekhnik pengumpulan data melalui instrument tes. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 4 Watampone dan kelas VIII C siswa SMP Negeri 2 Watampone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) secara keseluruhan komponen dari perangkat pembelajaran yang divalidasi termasuk dalam kategori “Valid” dan dapat digunakan dengan revisi kecil., (ii) hipotesis pertama terjadi interaksi antara kemampuan awal dengan pembelajaran quantum (iii) hipotesis kedua, siswa yang mempunyai kemampuan awal tinggi dan diajarkan dengan pembelajaran quantum yang diiringi musik instrumental klasik hasil belajarnya lebih tinggi dari pada tanpa diiringi musik instrumental klasik, (iv) hipotesis ketiga, siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah dan diajarkan dengan pembelajaran quantum tanpa diiringi musik instrumental klasik hasil belajarnya lebih rendah daripada diiringi musik instrumental klasik. Kata Kunci: Pembelajaran Quantum, Musik Instrumental Klasik, Kemampuan Awal.
PENGARUH METAKOGNISI, MOTIVASI BELAJAR, DAN KREATIVITAS BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SABBANGPARU KABUPATEN WAJO M, Wahyuddin
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2016): Maret
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.292 KB) | DOI: 10.26858/jds.v4i1.2453

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto yang bersifat kausalitas yang bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan metakognisi, motivasi beajar, kreativitas belajar, dan kemampuan pemecahan masalah siswa, 2) mendeskripsikan pengaruh metakognisi, motivasi belajar, kreativitas belajar secara parsial terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Sabbangparu Kabupaten Wajo yang berjumlah 75 orang dengan mengambil populasi sebagai sampel (sampel jenuh), pengumpulan data dilakukan dengan memberikan instrumen untuk mengukur metakognisi, motivasi belajar, kreativitas belajar siswa, dan tes untuk kemampuan pemecahan masalah siswa. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tingkat metakognisi siswa  berada pada kategori sedang dengan nilai sebesar 71,85, tingkat motivasi siswa berada pada kategori sedang dengan nilai sebesar 76,42, kreativitas siswa berada pada kategori sedang dengan nilai sebesar 68,27 dan kemampuan pemecahan masalah siswa diperoleh nila 74,80. Koefisien pengaruh metakognisi terhadap kemampuan pemecahan masalah sebesar 0,470 dengan nilai p = 0,000 < 0,05; Koefisien pengaruh motivasi terhadap kemampuan pemecahan masalah sebesar 0,416 dengan nilai p = 0,009 < 0,05; Koefisien pengaruh koefisien pengaruh kreativitas belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah sebesar 0,487 dengan nilai p = 0,000 < 0,05, Hal ini menunjukkan bahwa metakognisi, motivasi belajar, kreativitas belajar berpengaruh signifikan positif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa sehingga dapat diartikan bahwa semakin baik metakognisi, motivasi belajar, dan kreativitas belajar yang dimiliki siswa, maka kemampuan pemecahan masalah bagi siswa tersebut tersebut semakin tinggi.Kata kunci: Metakognisi, Motivasi Belajar, dan Kreativitas Belajar, dan                   Kemampuan Pemecahan Masalah.
PROFIL KEMAMPUAN SPASIAL DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI SISWA YANG MEMILIKI KECERDASAN LOGIS MATEMATIS TINGGI DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER Alimuddin, Musdalifah Asis, Nurdin Arsyad,
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015): Maret
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.113 KB) | DOI: 10.26858/jds.v3i1.1320

Abstract

Abstrak; Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kemampuan spasial dalam  menyelesaikan masalah geometri yang disusun berdasarkan indikator kemampuan spasial yaitu kerangka acuan, konservasi jarak, representasi spasial, rotasi mental dan hubungan proyektif pada siswa yang memiliki kecerdasan logis matematis tinggi ditinjau dari perbedaan gender. Instrumen penelitian ialah tes kecerdasan logis matematis, tes kemampuan spasial dalam menyelesaikan masalah geometri (TKSMG), pedoman wawancara dan rubrik penilaian kemampuan spasial. Subjek penelitian ialah 2 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan yang memiliki kecerdasan logis matematis tinggi dilihat dari hasil tes yang diberikan kepada 51 calon subjek. Subjek kemudian diberikan TKSMG disertai wawancara untuk menghasilkan data. Setelah melakukan penafsiran data maka disimpulkan bahwa terkait: (1) kerangka acuan dan rotasi mental, subjek laki-laki dominan menggunakan kemampuan spasialnya sedangkan subjek perempuan dominan menggunakan penalaran logisnya, (2) konservasi jarak, subjek laki-laki dan perempuan kurang menggunakan kemampuan spasialnya dan dominan menggunakan logikanya, (3) representasi spasial dan hubungan proyektif, subjek laki-laki dan perempuan mengintegrasikan kemampuan spasial dan kecerdasan logis matematisnya, (4) level kemampuan spasial, kemampuan spasial subjek laki-laki dan perempuan yang memiliki kecerdasan logis matematis tinggi berada pada level tinggi. Kata Kunci:Kemampuan Spasial, Masalah Geometri, Kecerdasan Logis Matematis, Perbedaan Gender
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL BERBASIS MASALAH SETTING KOOPERATIF DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS X SMA NEGERI 11 MAKASSAR Muhammad Darwis, Jusmawati, Hamzah Upu,
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015): Maret
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.939 KB) | DOI: 10.26858/jds.v3i1.1314

Abstract

Abstrak; Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran berbasis masalah Setting  kooperatif dengan pendekatan saintifik dalam pembelajaran matematika materi trigonometri pada kelas X SMA Negeri 11 Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 11 Makassar dan sampel terdiri dari satu kelas yakni kelas X6 sebagai kelas eksperimen diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah Setting  kooperatif dengan pendekatan saintifik yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data yang dikumpulkan terdiri data atas hasil belajar siswa, data aktivitas siswa dalam pembelajaran, dan data respons siswa terhadap perangkat dan pembelajaran. Data aktivitas siswa dan respons siswa dianalisis menggunakan analisis deskriptif sedangkan data hasil belajar siswa dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterlaksanaan model pembelajaran berbasis masalah Setting  kooperatif dengan pendekatan saintifik dalam materi trigonometri terlaksana dengan baik. (2) penerapan model pembelajaran berbasis masalah Setting  kooperatif dengan pendekatan saintifik dalam materi trigonometri pada siswa kelas X SMA Negeri 11Makassar efektif ditinjau dari aspek: (a) hasil belajar siswa dengan rata-rata skor posttes lebih besar dari rata-rata skor pretes, rata-rata skor posttes adalah 84,09 ≥ KKM, rata-rata gain adalah 0,79, dan siswa yang tuntas sebanyak 94,74% ≥ 85%; (b) aktivitas belajar siswa dengan rata-rata keterlaksanaan aktivitas 3,41; dan (c) respons siswa dengan rata-rata 3,51 (kategori positif). Hasil uji hipotesis pada taraf siginifikan  dengan uji-t menunjukan bahwa model pembelajaran berbasis masalah Setting  kooperatif dengan pendekatan saintifik efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika materi trigonometri pada siswa kelas X SMA Negeri 11 Makassar. Kata Kunci: Efektivitas, Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Kooperatif,Pendekatan Saintifik, trigonometri.
PROFIL PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF DAN EFIKASI DIRI PADA SISWA KELAS VIII UNGGULAN SMPN 1 WATAMPONE Asdar, Sadriwanti Arifin, Abdul Rahman
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015): Maret
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.606 KB) | DOI: 10.26858/jds.v3i1.1313

Abstract

Abstrak; Pemecahan masalah matematika telah diteliti oleh banyak ahli namun pemecahan masalah matematika yang ditinjau dari gaya kognitif dan efikasi diri masih kurang diteliti. Penelitian ini merupakan penelitian mix method dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang bertujuan menggambarkan profil pemecahan masalah matematika ditinjau dari gaya kongnitf dan efikasi diri. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrument utama yang dipandu tes GEFT,tes efikasi diri, tes pemecahan masalah matematika, dan pedoman wawancara. Subjek penelitianadalahsiswa kelas VIIIA dan kelas VIIIB SMP Negeri 1 Watampone yang terdiri dari 8 kelompok yaitu 2 orang siswa field independen, 2 orang siswa field dependen, 2 orang siswa efikasi diri tinggi, 2 orang siswa efikasi diri rendah, 2 orang siswa field independent efikasi diri tinggi, 2 orang siswa field independent efikasi diri rendah, 4 orang siswa field dependent efikasi diri tinggi, 2 orang siswa field dependent efikasi diri rendah. Pengumpulan data dilakukan dengan cara analisis tugas dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan dalam 8 kelompok tersebut terdapat warna berbeda yang bisa diperoleh dari keragaman pemecahan masalah matematika dengan memperhatikan gaya kognitif dan efikasi diri. Siswa dengan gaya kognitif field independen memilki respon pemecahan masalah matematika yang lebih kompleks dibandingkan dengan field dependen yang cara pengerjaannya lebih umum. Disinilah efikasi diri akan berperan sebagai faktor yang mempunyai pengaruh besar terhadap gaya kognitif yang dimilki oleh siswa dalam pemecahan masalah matematika. Kata kunci:  Pemecahan Masalah Matematika, Gaya Kognitif, Kecerdasan Efikasi Diri
DESKRIPSI PERSEPSI TENTANG STATISTIKA DITINJAU DARI TINGKAT KEMAMPUAN BERPIKIR STATISTIS (STATISTICAL THINKING) PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN IPS TERPADU FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Ilham Minggi, Misveria Villa Waru,
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015): Maret
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.294 KB) | DOI: 10.26858/jds.v3i1.1319

Abstract

Abstrak; Beberapa mahasiswa Ilmu Sosial menyebutkan bahwa mereka kurang menyenangi statistika dan kurang memperhatikan apabila diberikan tugas dari dosen mata kuliah statistika. Salah satu aspek yang dinilai dalam ilmu statistika adalah kemampuan berpikir statistis atau Statistical Thinking Ability. Kemampuan berpikir statistis adalah kemampuan untuk mengerti dan memahami proses statistis secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan (i) untuk mendeskripsikan gambaran persepsi tentang statistika ditinjau dari tingkat kemampuan berpikir statistis (statistical thinking); (ii) untuk  mengetahui asosiasi antara persepsi tentang statistika dengan kemampuan berpikir statistis (Statistical Thinking); (iii) untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi tentang statistika pada mahasiswa jurusan Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Sosial UNM.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari enam orang mahasiswa jurusan pendidikan IPS Terpadu yang terdiri dari dua orang berkemampuan tinggi, dua orang berkemampuan sedang, dan dua orang berkemampuan rendah..Pengumpulan dilakukan dengan triangulasi teknik atau metode yang berarti mengumpulkan data dari sumber yang sama dengan menggunakan teknik yang berbeda yaitu tes tertulis berupa angket dan wawancara.Hasil penelitian menunjukkan hasil pengujian Chi-Square tersebut diperoleh   dan , dimana , berarti terdapat hubungan atau asosiasi yang signifikan antara kemampuan berpikir statistis (Statistical Thinking) dengan persepsi tentang statistika. Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi tentang statistika yang diperoleh dari data tersebut yaitu: faktor ketelitian dan pemahaman, tingkat kesulitan atau struktur cara kerja permasalahan statistika, prestasi awal mahasiswa tentang perhitungan, kondisi ruangan kelas belajar, dan jumlah mahasiswa. 
PROFIL PEMAHAMAN NOTASI ALJABAR DITINJAU DARI KEMAMPUAN VERBAL SISWA DI KELAS V SEKOLAH DASAR Yunarni, Andi Yunarni yun
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015): Maret
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.736 KB) | DOI: 10.26858/jds.v3i1.1291

Abstract

Aljabar  merupakan bahasa simbol dan relasi, untuk memudahkan belajar aljabar siswa harus memiliki pemahaman konseptual tentang penggunaan simbol-simbol aljabar dan pemahaman ini  salah satunya dipengaruhi oleh kemampuan verbal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan mendeskripsikanpemahaman notasi aljabar siswa ditinjau dari kemampuan verbal. Instrumendalam penelitianiniadalah penelitisendirisebagaiinstrumenutamayang dipandu tes kemampuan verbal, tes pemahaman notasi aljabar (TPNA), dan pedoman wawancara.Subjek penelitianadalahsiswa kelas V Sekolah Dasar yang terdiri dari 3 kelompok yaitu 2 orang siswa verbal tinggi, 1 orang siswa verbal sedang, dan 1 orang siswa verbal rendah.Pengumpulan data dilakukan dengan cara analisis tes kemampuan verbal, tes pemahaman notasi aljabar tugas dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan dalam 3 kelompok tersebut terdapat 2karakter berbeda pada verbal tinggi, dan masing-masing 1 karakter pada verbal sedang dan rendah yang diperoleh dari tes pemahaman notasi aljabar. Siswa yang memiliki verbal tinggi memahami notasi aljabar sebagai sebuah simbol aljabar akan tetapi belum mampu membedakan antara simbol dan variabel aljabar, Siswa yang memiliki verbal sedang memahami notasi aljabar sebagai sebuah simbol aljabar akan tetapi belum mampu membedakan antara simbol dan variabel aljabar, sedangkan siswa yang memiliki verbal rendah belum mampu memahami notasi maupun variabel aljabar . Kata kunci    :   Pemahaman Notasi Aljabar, Notasi Aljabar, Kemampuan Verbal.
KEEFEKTIFAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 MAJENE Abdul Rahman, Aqsha Al A’raf, Suradi Tahmir,
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015): Maret
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.288 KB) | DOI: 10.26858/jds.v3i1.1318

Abstract

Abstrak; Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana motivasi belajar siswa sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan scientific, untuk mengetahui bagaimana hasil belajar siswa yang diajar dengan dengan menggunakan pendekatan scientific setting kooperatif, untuk mengetahui bagaimana aktifitas siswa dalam proses belajar mengajar dengan menggunakan pendekatan scientific setting kooperatif dan untuk mengetahui bagaimana keefektifan penerapan model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan scientific pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 2 Majene tahun pelajaran 2015/2016. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah stratified cluster random sampling dan terpilih  siswa kelas VIIIB dan VIIIF sebagai kelas eksperimen yang diterapkan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan scientific pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan instrumen tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas dan angket motivasi belajar siswa. Prosedur yang ditempuh di dalam penelitian ini dibagi menjadi dua tahap, yakni tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelas VIIIB hasil belajar siswa berada pada kategori tinggi, aktivitas siswa berada pada kategori sangat aktif, dan motivasi belajar siswa berada pada kategori sedang. Hal serupa juga terjadi pada kelas VIIIF dimana hasil belajar siswa berada pada kategori tinggi, aktivitas siswa berada pada kategori sangat aktif, dan motivasi belajar siswa berada pada kategori sedang. Sehingga berdasarkan kriteria keefektifan maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan scientific setting kooperatif pada kelas VIIIB dan VIIIF berada pada kategori efektif. Kata kunci: Model kooperatif, pendekatan scientific, keefektifan
PENGARUH POLA ASUH DEMOKRATIS, INTERAKSI SOSIAL TEMAN SEBAYA, KECERDASAN EMOSIONAL DAN EFIKASI DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN SE KECAMATAN MANGGALA DI KOTA MAKASSAR Suwardi, Suharti arti; Suwardi, Suharti
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015): Maret
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.419 KB) | DOI: 10.26858/jds.v3i1.1292

Abstract

Abstrak; Hasil belajar matematika di pengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor eksternal diantaranya pola asuh demokratis dan interaksi sosial teman sebaya sedangkan faktor internal diantaranya kecerdasan emosional dan efikasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) seberapa besar pengaruh pola asuh demokratis terhadap hasil belajar matematika baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kecerdasan emosional dan efikasi diri siswa kelas VIII SMPN se kecamatan Manggaala di kota Makassar dan (2) seberapa besar pengaruh interaksi sosial teman sebaya terhadap hasil belajar matematika baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kecerdasan emosional dan efikasi diri siswa kelas VIII SMPN se kecamatan Manggaala di kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto yang bersifat kausalitas. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN se kecamatan Manggala di kota Makassar tahun pelajaran 2014/2015 sebanyak 1478 dengan jumlah sampel 253. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan proporsional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) angket pola asuh demokratis, (2) angket interaksi sosial teman sebaya, (3) angket kecerdasan emosional, (4) angket efikasi diri, (5) dan tes hasil belajar matematika. Data dianalisis dengan statistika deskriptif dan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pola asuh demokratis berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN se kecamatan Manggala di kota Makassar baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kecerdasan emosional dan efikasi diri, (2) interaksi sosial teman sebaya  berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN se kecamatan Manggala di kota Makassar baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kecerdasan emosional dan efikasi diri. Kata Kunci : Pola Asuh Demokratis, Interaksi Sosial Teman Sebaya, Kecerdasan Emosional, Efikasi Diri, Hasil Belajar Matematika
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN POE (PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS XI IPA-1 SMAN 22 MAKASSAR Usman Mulbar, Vida Indriana, Nurdin Arsyad,
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015): Maret
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.205 KB) | DOI: 10.26858/jds.v3i1.1317

Abstract

Abstrak; Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran matematika dengan pendekatan POE (Predict-Observe-Explain) pada siswa kelas XI IPA-1 SMAN 22 Makassar. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (calassroom action reasearch) dengan subjek penelitian siswa kelas XI IPA-1 SMAN 22 Makassar semester genap tahun 2014/2015 dengan jumlah 40 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dari model Kemmis & McTaggart yang terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanan, observasi, dan refleksi. Hanya saja Model Kemmis & McTaggart menggabungkan tahap pelaksanaan dan observasi pada setiap siklusnya. Keempat tahapan itu dilaksanakan dalam dua siklus masing-masing siklus terdiri dari lima kali pertemuan, dimana tiap siklus difokuskan pada materi tentang turunan dengan penerapan pendekatan POE. Pengumpulan data dilakukan dengan data kuantitatif dan kualitatif. Data kualitatif berupa data tentang aktivitas siswa, keterlaksanaan pembelajaran, dan respon siswa terhadap pembelajaran. Sedangkan data kuantitatif berupa hasil tes hasil belajar (kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kreatif) setelah melalui proses pembelajaran pada setiap siklus. Analisis data kualitatif dan kuantitatif dilakukan secara deskriptif, untuk data kualitatif menggunakan teknik persentase dengan analisis tingkat keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, sedangkan analisis data kuantitatif dengan menggunakan metode statistik, menghitung ketuntasan individual dan ketuntasan klasikal dengan menggunakan rubrik penilaian kemampan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah baik, karena siswa yang mendapat nilai antara 50–100 sebanyak 87,5% dan kemampuan berpikir kreatif siswa meningkat dengan skor rata-rata > 2,4 berarti ketuntasan belajar secara klasikal juga terpenuhi karena lebih dari 85% siswa dinyatakan tuntas, serta aktivitas siswa meningkat sebesar 96,25% berada pada kategori sangat baik yang artinya ada respon postif siswa terhadap pembelajaran POE. Kata kunci: kemampuan berpikir kreatif, POE (Predict-Observe-Explain).

Page 1 of 18 | Total Record : 180