cover
Contact Name
Muhammad Azwar
Contact Email
azwar.muin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
azwar.muin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Administrasi Negara
ISSN : 14108399     EISSN : 26153424     DOI : -
Jurnal Administrasi Negara menyediakan media untuk mempublikasikan artikel asli berupa pengetahuan baru yang unik dalam bidang administrasi negara. Jurnal ini membuka kesempatan seluas-luasnya untuk publikasi dan berbagi penelitian serta pengembangan upaya berkelanjutan di bidang administrasi. Jurnal Administrasi Negara menerbitkan artikel di bidang admnistrasi negara dengan pendekatan antar disiplin dengan berbagai topik kajian yang meliputi tata pemerintahan, organisasi publik, kebijakan publik pelayanan publik, manajemen, etika birokrasi, serta hukum administrasi/tata pemerintahan. Artikel harus dikirim ke kantor redaksi. Informasi lengkap mengenai cara mengirimkan artikel dan petunjuk untuk penulis tersedia di setiap edisi. Semua artikel yang disampaikan akan diseleksi oleh mitra bebestari (peer reviewed) dan dapat diedit oleh redaksi. Sejak tahun 2014 jurnal ini akan dipublikasikan tiga kali dalam setahun yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember. Tidak ada biaya yang dikenakan untuk publikasi dalam jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 65 Documents
Model Knowledge Management (Studi Perbandingan Bappeda Kota Surabaya dan Kabupaten Sragen) Chairunisa, Frida; Firdaus, Muhammad
Jurnal Administrasi Negara Vol 20 No 3 (2014): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Jurnal Administrasi Negara STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Pada era globalisasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terjadi sangat cepat dan kedua hal tersebut merupakan daya saing organisasi untuk mengembangkan diri. Konsekuensinya, dalam mengerjakan tugas pokok dan fungsi harus berbasis pengetahuan dan bukan common sense. Oleh karena itu knowledge management menjadi penting keberadaannya dalam setiap organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Model Knowledge Management, khususnya terkait dengan akuisisi, diseminasi, dan aplikasi pengetahuan pada Bappeda Kota Surabaya dan Kabupaten Sragen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data diperoleh melalui angket yang disebarkan kepada kepada pegawai Bappeda pada Kota Surabaya dan Kabupaten Sragen. Kedua daerah dan instansi di masing-masing daerah dipilih secara purposive. Dalam hal ini peneliti berasumsi bahwa instansi Bappeda karena tuntutan tugas dan fungsinya sangat tergantung pada pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dalam hal akuisisi pengetahuan antara kedua kota tersebut. Kota Surabaya banyak menggunakan teknologi dalam mengakusisi pengetahuan seperti pra-musrembang secara online. Sedangkan kabupaten Sragen masih menggunakan cara konvensional melalui rembuk warga. Untuk diseminasi pengetahuan kedua kota tersebut memiliki kesamaan model yaitu menggunakan e- Government. Sedangkan dalam mengaplikasikan pengetahuan kedua kota tersebut baru sebatas dalam bentuk SOP, notulen rapat, dan belum memiliki penerbitan berkala seperti jurnal dan majalah.Kata kunci : Knowledge Management, Akusisi, Diseminasi, dan Aplikasi Pengetahuan.Abstract : In the era of globalization, the advancement of science and technology take place in amasingly fast pace, and both are determinant of organizational competitiveness in advancing itself. Consequently, the execution of tasks and functions must be knowledge- based rather than a common sense. Therefore, knowledge management becomes important for every organization. This study attempts to investigate knowledge management, especially in relation to acquisition, dissemination and application of nowledge at the Planning Board of Sragen Regency and the City of Surabaya. This study employs a descrtiptive quantitative method. Data were gathered using questionnaires distributed to staff at the Planning Board of Sragen Regency and City of Surabaya. Both local government and institutions were selected purposively. The researcher assumes that a Planning Board, by the nature of its functions, is a type of organization which is highly reliant knowledge. The results of the study shows that there are differences between planning Boards in both local governments in terms of knowledge acquisition. The city of Surabaya intensively employs technology in acquiring knowledge such as online local planning deliberation (e-Musrenbang). Sragen regency on the other hand uses a rather traditional method called Citizen Deliberation (rembuk warga). For dissemination of knowledge, both local governments share the similar models, that is using e-Government. In the application of knowledge both local governments are in the stage of using standard operational procedures, meeting minutes, and they both have not run publications such as journal or magazine.Keywords : Knowledge Management, knowledge Acquisition, knowledge Dissemination, knowledge Application.
Peningkatan Kapasitas Fungsi Penelitian dan Pengembangan Inovasi di Daerah (Studi Kasus pada Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan) Karnaeni, Guntur
Jurnal Administrasi Negara Vol 20 No 1 (2014): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Jurnal Administrasi Negara STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Untuk kepentingan penyelenggaran pemerintahan dan  pembangunan, diperlukan adanya institusi/lembaga teknis yang memiliki kapasitas fungsi kelitbangan dalam rangka memadai dalam pelaksanaan dan peningkatan kualitas serta pemanfaatan hasil kelitbangan dan  inovasi daerah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk membahas dan  menganalisis peningkatan  kapasitas fungsi  penelitian dan pengembangan inovasi daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis  penelitian studi kasus. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa aspek sistem kebijakan pada dasarnya cukup memadai, namun masih terdapat kebijakan yang cenderung melemahkan kapasitas fungsi kelitbangan dan memerlukan penataan, penyempurnaan. Aspek  organisasi/kelembagaan cukup memadai, namun masih terdapat permasalahan yang memerlukan penataan dan penguatan pada aspek struktur organisasi, sarana dan prasarana serta anggaran. Aspek sumber daya manusia cenderung sangat lemah dan tidak mencerminkan postur organisasi “techno-structure” atau lembaga teknis daerah. Adapun aspek fungsi kelitbangan masih lemah dengan indikasi kapasitas fungsi serap IPTEK belum diaktualisasikan, kapasitas fungsi penelitian dan pengembangan pada dasarnya sudah dilaksanakan namun masih belum maksimal, dan kapasitas fungsi diseminasi dan publikasi belum diaktualisasikan.Kata kunci : Peningkatan Kapasitas, Pengembangan Kapasitas Organisasi, Penelitian dan Pengembangan Inovasi. Abstract: For the purposes of organizing governance and development, it is necessary to institutions / technical institute which has a capacity of research  and development functions in order to adequately in implementing and  improving the  quality  and utilization of kelitbangan and innovation area. This study aims to discuss and analyze the capacity of research and development functions of regional  innovation with a focus on the case of Agency for Research  and Development of South Sulawesi province in the position and function as a local technical institute in the field of research  and development of regional  innovation. This study used a qualitative approach with a case study. Results of the study revealed that aspects of the policy system is basically adequate, but there are policies that tend to weaken the capacity of kelitbangan function and  requires structuring, improvement. Aspects of the organization/institution are adequate, but there are still issues that need restructuring and strengthening the aspects of organizational structure, infrastructure and budget. Aspects of human resources tend to be very weak and do not reflect the posture of the organization “techno-structure” or a local technical institute. While aspects kelitbangan function is still weak with indications: the capacity of science and technology absorptive function has not been actualized, the capacity of research and development functions is basically already done, but still not up, and dissemination and  publication functional capacity also yet actualized.Keywords : Capacity Building, Organizational Capacity Development, Research  and Development Innovation.
Analisis Kualitas Pelayanan Kesehatan Pada Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar Syafaruddin, Syafaruddin; Syukur, Alam Tauhid
Jurnal Administrasi Negara Vol 20, No 2 (2014): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Jurnal Administrasi Negara STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Rumah sakit sebagai salah satu sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat memiliki peran yang sangat strategis dalam mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, rumah sakit dituntut untuk memberikan pelayanan yang bermutu sesuai standar yang ditetapkan dan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Berdasarkan hal tersebut di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan kesehatan di UGD RSUD Haji Makassar. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian adalah keseluruhan pasien UGD RSUD Haji Makassar pada kurun waktu Maret-April 2014, dengan sampel sebanyak 100 responden melalui teknik penarikan sampel teknik sampling aksidental. Teknik dan instrumen pengumpulan data terdiri atas kuesioner (angket), wawancara, observasi (pengamatan) dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data melalui editing dan tabulasi data dengan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif (tabel frekuensi dan persentase) dan skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan pada UGD RSUD Haji Makassar dilihat dari: (a)  sub variabel/aspek tangible, (b) sub variabel/aspek realibility, (c) sub variabel/aspek responsiveness, (d) sub variabel/aspek assurance, dan (e) sub variabel/aspek emphaty berada pada kategori berkualitas.Kata Kunci : Kualitas pelayanan kesehatan, Tangible, Realibility, Responsiveness, Assurance, Emphaty, Unit Gawat Darurat RSUD Haji Makassar. Abstract : Hospital as one of the health facilities that provide health care services to the public has a very strategic role in accelerating the improvement of the health of society. Therefore, hospitals are required to provide appropriate quality of service standards which can reach all levels of society. The purpose of this study was to determine the quality of health care in emergency unit of Haji Regional Hospital Makassar. The research used descriptive quantitative and qualitative methods. The population was patients of emergency unit during the period of March-April 2014, with a sample of 100 respondents through accidental sampling technique. Techniques and data collection instruments consisted of a questionnaire, interviews, observation and documentation. Data processed and anylised through editing and tabulation by using quantitative descriptive approach (frequency tables and percentages) and scoring. The results showed that the quality of health care in emergency room from: (a) sub-variables/ tangible aspects, (b) sub-variables/reliability aspects, (c) sub-variables/aspects of responsiveness, (d) sub-variables/assurance aspects and (e) the sub-variables/aspects of empathy  were in the good quality.Keywords : Quality of health care, Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, Emergency Unit Haji Regional Hospital Makassar
Measuring The Impact Of Modernized Tax Administration System On Tax Compliance By Tax Sanction, Tax Morale, And Tax Service As Intervening Variables Rahman, Abdul
Jurnal Administrasi Negara Vol 20 No 3 (2014): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Jurnal Administrasi Negara STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Sektor pajak adalah sumber utama penerimaan negara di beberapa belahan dunia. Peran pentingnya untuk pembangunan dan pembiayaan operasional membuat suatu negara secara terus menerus melakukan perbaikan di segala sektor pajak melalui reformasi perpajakan. Salah satu elemen reformasi adalah memodernisasi administrasi perpajakan. Administrasi pajak menjadi pilihan karena dalam sistem perpajakan, administrasi pajak memegang peranan penting sebagai pengorganisasi data, pengolahan data sampai dengan penyetoran uang pajak. Secara umum, penerapan sistem administrasi perpajakan modern telah menghabiskan secara signifikan uang negara, sehingga perlu dievaluasi secara menyeluruh sebagai bentuk pertanggungjawaban negara kepada masyarakat. Paper ini menawarkan sebuah model untuk mengevaluasi penerapan sistem administrasi perpajakan modern dengan menggunakan analisis jalur untuk mengukur dampak sistem ini terhadap kepatuhan perpajakan dengan sanksi pajak, moral pajak, dan pelayanan pajak sebagai variabel perantara. Dengan menerapkan model ini, diharapkan akan ditemukan faktor-faktor dengan kontribusi terendah yang akan diperbaiki untuk mencapai sistem perpajakan yang optimal.Kata kunci : Evaluasi, Modernisasi, Variable perantara, Kepatuhan, Analisis jalur Abstract : Tax sector is a main source of government income in the worldwide. Its important role for developing and financing operations makes government continuously to conduct improvements in various sectors of taxation through tax reform. One element of the reform is to modernize the tax administration. Tax administration to be an option because in the taxation system, tax administration plays an important role that handles organizing data, collecting and managing tax until remittance of the tax money. In general, the implementation of modernizing the tax administration has spent significantly the public fund so that it must be evaluated comprehensively as a manifestation of accountablity from government. This paper offers a model to evaluate the implementation of modernized tax administration system by using the path analysis to measure the impact on the tax compliance with the tax sanction, tax morale, and tax service as an intermediary variable. By exerting this model, it is expected to find factors that have the lowest contribution, which then to be improved to achieved the optimal tax system. Keywords : Evaluation, Modernization, Interventing variable, Compliance, Path analysis.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Efektifitas Organisasi Pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Ahmad, Muh. Syarif; Sumarlin, Sumarlin
Jurnal Administrasi Negara Vol 20 No 1 (2014): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Jurnal Administrasi Negara STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penilaian efektivitas organisasi merupakan suatu kegiatan yang sangat penting karena dapat digunakan sebagai instrumen dalam mengukur keberhasilan pencapaian misi organisasi tersebut. Penelitian ini mengangkat masalah mengenai kepemimpinan, disiplin dan motivasi pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas organisasi pada  BKD Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif-asosiatif. Motivasi pegawai, kepemimpinan, dan disiplin pegawai memiliki hubungan positif dengan efektivitas organisasi. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh variabel motivasi sebesar 3,96%, pengaruh variabel kepemimpinan sebesar 3,61% dan pengaruh variabel disiplin pegawai sebesar 3,24%.Kata kunci : Motivasi pegawai, Kepemimpinan, dan  Disiplin pegawai. Abstract : Assessment of the organizational effectiveness is an important activity because it can be used as an instrument to measure success  in achieving the organization’s mission. This study raised the questions of leadership, discipline and motivation faced by the Regional Employment Board (BKD) of South Sulawesi Province. Therefore, the objective of the  study  was  to understand factors (motivation, leadership, and employee’s discipline) affecting the effectiveness of BKD of South Sulawesi Province. This research using quantitative-associative methods. The result of the study showed that motivation, leadership, and employee’s discipline positively correlated  with  organizational effectiveness, in which motivation has the most influence of 3,96%, leadership of 3,61%, and employee’s discipline of 3,24%.Keywords : Employee’s motivation, Leadership, and Discipline.
Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Aparatur Pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Sudirman, Sudirman; Saputra, Achep
Jurnal Administrasi Negara Vol 20, No 2 (2014): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Jurnal Administrasi Negara STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Dalam suatu organisasi, sumber daya manusia mempunyai peranan yang sangat krusial untuk menentukan pencapaian tujuan organisasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan sumber daya manusia aparatur pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Untuk mendapatkan data yang digunakan sebagai generalisasi digunakan sejumlah sampel dan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan sumber daya manusia aparatur pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Tengah berada pada kategori Baik. Dimana rata-rata persetase skor dari keseluruhan aspek yang ditinjau adalah 77,42%. Namun demikian, masih ada aspek yang perlu diperhatikan untuk diperbaiki yaitu pada nilai kepemimpinan terutama keadilan pimpinan dalam membuat keputusan dalam hal pemberian tugas belajar yang seharusnya lebih objektif.Kata kunci : Pemberdayaan, Sumber daya manusia, Badan kepegawaian daerah. Abstract : In an organization, human resources have a crucial role to determine the achievement of organizational goals. Therefore, this study aims to determine the empowerment of human resources personnel at the Regional Employment Board of Central Sulawesi Province. The method used is descriptive-quantitative method. To obtain the data in forming a generalization, a number of samples and informants were used. The results shows that the empowerment of human resources personnel at the Regional Employment Board of Central Sulawesi Province is categorized ‘Good’, in which the average percentage score of all aspects are being reviewed as 77.42%. Nevertheless, there is still an aspect that needs to be noted that is the value of leadership, particularly leader’s justice in making decisions about the provision of learning tasks that should be more objective.Keywords : Empowerment, Human resources, Regional employment board.
Implementasi Kebijakan Transportasi Kota dilihat Dari Aspek Ketersediaan Sumber Daya Manusia (Studi Kasus Kota Makassar) Wahidin, Wahidin
Jurnal Administrasi Negara Vol 20 No 3 (2014): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Jurnal Administrasi Negara STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Masalah transportasi di Kota Makassar sudah berada pada kondisi yang sudah memprihatinkan dimana para pengguna jalan tidak lagi merasa nyaman, aman dan tenang berkendaraan disebabkan karena kemacetan,  kecelakaan, dan pelanggaran lainnya,  para pengguna jalan tidak lagi peduli pada peraturan lalu lintas dan angkutan jalan yang telah dikeluarkan pemerintah, yakni Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan sumber daya manusia (implementor) pada Dishub Kota Makassar belum memadai baik kuantitasnya maupun kulaitasnya, sehingga berdampak pada sistem transportasi di Kota Makassar belum efektif dan efisien.Untuk itu Dishub Kota Makassar seyogianya memfokuskan pada pengadaan dan pengembangan sumber daya manusia dalam rangka mewujudkan transportasi dalam Kota Makassar yang efektif dan efisien (tertib, nyaman, aman dan murah).Kata kunci : Pemerintah Kota, Implementasi Kebijakan, Ketersediaan Sumber Daya Manusia. Abstract : Transportation problems in Makassar has already been in quiet poor conditions that road users have no longer feel comfortable, safe and quiet driving due to congestion, accidents, and other violations. Road users have no longer care about traffic rules and road transportation laws which was issued by the government, such as Law No. 22 of 2009 on Traffic and Transportation. The result of this research showed that the availability of human resources (implementor) in Makassar City Transportation Service Unit is inadequate both in its quantity and quality. Thus, the impact on the transportation system in the city of Makassar was still ineffective and inefficient. In relation to that Makassar City Transportation Service Unit should focussed on recruitment and human resource development, in order to create effective and efficient transportation in the city of Makassar (orderly, comfortable, safe and cheap).Keywords : City Government, Policy Implementation, Human Resource Availability.
Analisis Beberapa Variabel Yang Mempengaruhi Keputusan Nasabah Dalam Memilih Produk Jasa Perbankan (Studi pada PT. Bank Internasional Indonesia Tbk, Cabang Makassar) Fatwa, Nur; Burhanuddin, Chairul Ihsan
Jurnal Administrasi Negara Vol 20 No 1 (2014): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Jurnal Administrasi Negara STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Perbankan mempunyai peranan yang penting dalam perekonomian seiring dengan fungsinya untuk menyalurkan dana dari pihak yang mempunyai kelebihan dana kepada pihak-pihak yang membutuhkan dana. Apabila sistem keuangan tidak bekerja dengan baik, maka perekonomian menjadi tidak efisien dan pertumbuhan ekonomi yang diharapkan tidak akan tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabel paling dominan dan pengaruh variabel kualitas pelayanan, kemudahan fasilitas, produk, biaya, brand image, bunga dan kelengkapan, terhadap keputusan nasabah dalam memilih produk jasa perbankan di PT. Bank Internasional Indonesia Tbk, cabang Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah asosiatif dengan melakukan survai terhadap seratus delapan puluh satu nasabah yang terdiri dari nasabah yang memilih menutup dan membuka rekening di PT. Bank Internasional Indonesia Tbk, cabang Makassar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kualitas pelayanan, kemudahan fasilitas, produk, biaya, bunga dan kelengkapan, berpengaruh signifikan terhadap keputusan nasabah dalam memilih produk jasa perbankan di PT. Bank Internasional Indonesia Tbk, cabang Makassar. Adapun faktor yang paling dominan adalah kualitas pelayanan.Kata kunci : Kualitas pelayanan, Produk jasa perbankan, Keputusan nasabah. Abstract : Banking has an important role in the economy along with the  function to channel funds from parties who have excess funds to the parties that need funds. If the financial system is not working properly, then the economy becomes inefficient and the expected economic growth will not be achieved. This study aims to analyze the most dominant variables and variables influence the  quality of service, ease of facilities, products, pricing, brand image, interest  and premium, against a decision in choosing products customers of banking services  at PT. Bank Internasional Indonesia Tbk, a branch of Makassar. The method of this research is a field survey by interviewing one hundred and eighty-one customers that consists of customers who has chosen to close and open accounts at Bank Internasional Indonesia Tbk, Branch of Makassar. The result of this study indicates that factors such as quality of services, ease of facilities, products, costs, interest and premium, has significantly influenced customers’ decisions in choosing a banking service product at PT. Bank Internasional Indonesia Tbk, Makassar branch. While, the most dominant factor is the quality  of services.Keywords : Service quality, Bank service product, Customer’s decision.
Inovasi Dan Kreativitas Manusia Dalam Manajemen Thahier, Rohana
Jurnal Administrasi Negara Vol 20, No 2 (2014): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Jurnal Administrasi Negara STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Manajemen dalam melaksanakan perannya sangat tergantung kepada seluruh manusia yang terlibat di dalamnya, khususnya bagi para manajer yang berfungsi untuk mengendalikan kreativitas dan digerakkan menuju terciptanya inovasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan mengenai inovasi dan kreativitas manusia dalam manajemen. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka atau yang dikenal pula sebagai using available data. pengumpulan data dilakukan melalui inventarisasi data. Data diolah secara kualitatif dengan melakukan reduksi data, sistematisasi data, dan display data. Selanjutnya, data dianalisis secara interpretatif sesuai pemahaman penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan inovasi sangat ditentukan oleh kreativitas manusia, bagi manusia yang tidak kreatif, maka inovasipun sulit dikembangkan, kemudian kebutuhan dan keinginan tidak mungkin dapat diwujudkan sebagaimana diharapkan sebelumnya. Untuk menemukan inovasi melalui kreativitas yang tepat dengan memberikan hasil yang memuaskan semua pihak, disinilah peranan manajemen untuk senantiasa berusaha memadukan antara kreativitas dengan inovasi terhadap suatu bidang kegiatan sehingga dapat menyumbangkan hasil yang dapat memberikan manfaat bagi kehidupan manusia pada umumnya dan manusia yang terdapat dalam manajemen pada khususnya.Kata kunci : Inovasi, Kreativitas, Manajemen. Abstract : Management in carrying out its role depends upon the whole human being involvement in it, particularly for managers who do the work to control the creativity and proceed towards the creation of innovation. Therefore, this study aims to identify and explain the human innovation and creativity in management. The study is a literature study or known as using available data. Data collection was done through inventory data. The qualitative data was processed by data reduction, data systematization, and data display. Furthermore, the data was interpretive analyzed based on researcher understanding. The results show that the success of innovation is determined by human creativity. For those who are not creative, it is difficult to develop further need for innovation and desire to develop what they are expected earlier. In searching for the right innovation through creativity by presenting the results that might would satisfy all parties. Here the role of management is striving continually, combining creativity with innovation in to the area of   activity that can contribute the results that provide benefits to human life in general and particularly to human beings in management.Keywords : Innovation, Creativity, Management.
Kualitas Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor Dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor di Provinsi Sulawesi Selatan Sayuti, Nuraeni
Jurnal Administrasi Negara Vol 20 No 3 (2014): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Jurnal Administrasi Negara STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas pelayanan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor di Provinsi Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif-kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wajib pajak  kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor di Provinsi Sulawesi Selatan yang  berjumlah 1.470.526 unit kendaraan, Sedangkan sampel dalam penelitian ini di tentukan melalui metode simple random sampling, di mana masing-masing dari kabupaten/kota  di Sulawesi Selatan di tarik 10 responden, sehingga jumlah responden keseluruhannya adalah 240 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor di Provinsi Sulawesi Selatan cukup baik di tinjau dari  dimensi tangible (nyata, berwujud), reliability (kepercayaan, kehandalan), responsiveness (ketanggapan, kepekaan), assurance (kepastian, jaminan keamanan)  dan  emphaty (kepedulian, perhatian). Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, penelitian ini merekomendasikan 3 hal, yaitu: 1) Penambahan unit-unit pelayanan khusus di seluruh  kabupaten/ kota; 2) Peningkatan kualitas sarana dan prasarana di beberapa UPTD  Samsat terutama di Kabupaten Luwu Utara yang saat ini  kantornya berada di gedung cagar budaya, yang terbuat dari papan dan tidak dapat di renovasi  karena masuk dalam kategori di lindungi Negara; 3) Perlunya sosialisasi tentang tata cara perhitungan pokok wajib pajak yang harus dibayarkan, sehingga transparansi pelayanan dapat terbangun.Kata Kunci : Kualitas pelayanan, Pajak, Bea, Kendaraan bermotor. Abstract : This study aims to assess the quality of services of motor vehicle tax and motor vehicles transfer tax in the Province of South Sulawesi. The method used in this research is descriptive-quantitative research methods. The population in this study are all compulsory motor vehicle tax and vehicle title transfer fee in South Sulawesi Province, amounting to 1,470,526 units of the vehicle, while the sample in this study determined through simple random sampling method, in which 10 respondents is determined for each of the districts/cities in South Sulawesi, so the overall number of respondents was 240 respondents. The results showed that the quality of service the motor vehicle tax and motor vehicles transfer tax in the Province of South Sulawesi is quite good in the dimensions of tangible (real, tangible), reliability (trust, reliability), responsiveness (responsiveness, sensitivity), assurance (certainty, security) and empathy (caring, attention). To improve the quality of service, this study recommends three things: 1) The addition of special care units in all districts/cities; 2) Improving the quality of infrastructure in some UPTD SAMSAT, particularly in North Luwu District Office that the office is currently located in the building of cultural heritage, which is made from the board and should not been renovated in regards to its status as protected by the State; 3) The need of socialization for taxpayer about the basic calculation procedure to be paid in order to build a transparent services.Keywords : Quality of service, Taxes, Duties, Motor vehicle.